Articles by "Pasaman Barat"

Showing posts with label Pasaman Barat. Show all posts

PASBAR,infonusantara.net - Sebagai bentuk rasa syukur rekan-rekan jurnalis yang tergabung di perkumpulan AJO Pasaman Barat, TNI-Polri melakukan aksi peduli sosial dengan menyambangi panti asuhan Aisyiyah di ranting Sungai Jernih, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu 23 Januari 2021.

Aksi sosial di hadiri rekan-rekan jurnalis bersinergi dengan Polres Pasaman Barat yang diwakili Kabag Sumda, Kompol Muzhendra, SH dan Koramil 03 Talu diwakili Pelda Mukrizal.

Ketua PerkumpulAn Jurnalis Online (AJO) Pasaman Barat, Muhammad Fadli mengatakan, Kegiatan Peduli sosial ini dalam rangka memperingati satu tahun berdirinya AJO Pasaman barat dan hingga saat ini masih eksis di bidang jurnalis, menyajikan pemberitaan yang akurat dan terpercaya.

"Hari ini sebagai bentuk rasa syukur kami bersama TNI-Polri berikan bantuan sembako di salah satu panti asuhan Aisyiyah" ucapnya.

Pada kesempatan itu, Kompol Muzhendra, SH tak lupa mengucapkan selamat hari jadi AJO Pasbar yang pertama, semoga kedepannya AJO Pasbar semakin jaya dan sukses dalam mencerdaskan masyarakat melalui informasi yang di sajikan

"AJO Pasaman Barat luar biasa karena baru satu tahun berdiri nama AJO Pasbar tidak Asing lagi di kalangan instansi pemerintah dan khususnya masyarakat Pasaman Barat," ujar Kompol Muzhendra, SH

Kompol Muzhendra, SH menghimbau kepada anak-anak Panti Asuhan Aisyiyah yang telah menyelesaikan pendidikan tingkat SLTA sederajat, jika berminat menjadi anggota Polisi atau Polwan silahkan mendaftarkan diri ke Polres Pasaman Barat pada penerimaan anggota Polri.

"Untuk syarat pendaftaran, Insyaallah akan kita fasilitasi di Polres Pasaman Barat" ucapnya.

Ketua Panti Asuhan Aisyiyah, M. Naim mengucapkan terimakasih kepada AJO dan Polres Pasbar dan Koramil 03/Talu atas kunjungan dan bantuan sembako yang diberikan kepada anak yatim di bawah naungan Panti Asuhan Aisyiyah.

"Syukur alhamdulillah kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Tentunya bantuan ini sangat bermanfaat untuk anak-anak asuh kami," sebutnya. (Wisnu Utama).




Editor : Heri Suprianto

PASBAR,infonusantara.net - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat mengungkap kasus dugaan pelanggaran terbanyak pada Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Perangkat Nagari yang ada di Kabupaten Pasaman Barat.

Hal itu disampaikan oleh Komisioner Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Beldia Putra, SH setelah selesai mengadakan acara Sosialisasi Hasil Pengawasan Tahapan Pilkada Serentak 2020 di Aula Hotel Guchi, Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat, Selasa (19/01/21).

Selain Beldia Putra, acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Emra Patria, Komisioner Bawaslu, Aditiya Pratama, Anggota Pramuka Saka Adhyasta dan SKKP Kabupaten Pasaman Barat.

Beldia Putra mengatakan, di dalam pelaksanaan pilkada tahun 2020 ini, Netralitas ASN dan Perangkat Nagari menjadi pelaporan dugaan pelanggaran terbanyak di Kabupaten Pasaman Barat. Pelanggaran tersebut, berupa ikut dan aktif mengkampanyekan salah satu Paslon yang peserta pada Pilkada 2020, terutama berkampanye melalu media sosial.

Bahkan, salah satu Wali Nagari juga terbukti melakukan pelanggaran pidana yang berujung dengan diberikan sanksi denda.

"Pelanggaran terbanyak dilakukan oleh ASN, mereka aktif mengajak orang lain untuk mendukung salah satu Paslon terutama melalui media sosial,” ucapnya.

Beldia Putra menambahkan, pelanggaran yang lain seperti melanggar protokol kesehetan Covid-19, Kampanye tanpa STTP dan Pemungutan Suara Ulang (PSU) juga ditemukan.

“Ada sebanyak 2 (dua) TPS yang melakukan Pemungutan Suara Ulang pada Pilkada 2020, di Kecamatan Kinali dan Kecamatan Lembah melintang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Pasaman Barat, Emra Patria mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi sekaligus berterimakasih atas semua informasi, pengaduan dan pelaporan yang dilakukan masyarakat kepada Bawaslu Pasbar terkait dugaan pelanggaran Pemilu.

Ia mengharapkan, dengan tingginya partisipasi masyarakat ini, pengawasan dalam pelaksanaan Pilkada bisa menjadi lebih maksimal dan tentunya akan menjadi lebih baik untuk kedepannya.

“Terima kasih kepada Saka Adhyasta, SKKP, Masyarakat dan teman-teman media yang telah mau bekerja sama dengan kami, dan kami berharap partisipasi masyarakat ini bisa lebih meningkat agar pengawasan pada pemilu yang akan datang bisa lebih maksimal,” pungkasnya, (Wisnu/Rido).



Editor : Heri Suprianto

PASBAR,infonusantara.net - Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pasaman Barat (Sat Pol PP Kab Pasbar) menggrebek seorang oknum Pegawai Sipil Negara (PNS) Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Sumatera Barat (Dinas PSDA Sumbar) disalah satu hotel di Simpang Empat, Kabupaten Pasbar, Sumbar, Sabtu (16/01/21) lalu.

Penggerebekan AM (56) tersebut, berawal dari laporan istrinya yang berinisial MSDA (54) kepada Satpol PP Pasbar tentang dugaan perselingkuhan sang suami yang akan melakukan perbuatan tak senonoh di salah satu Hotel tersebut. Sebelum melapor, MSDA juga telah membututi suaminya dari Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kab Pasbar Abdi Surya membenarkan kejadian tersebut.

“Oknum PNS dipergoki saat tengah berduaan bersama seorang wanita didalam salah satu kamar hotel”, ucap Abdi kepada Perkumpulan Jurnalis Online (AJO) Kabupaten Pasbar, Selasa (19/01/21).

“Atas laporan dari istri pelaku, kita langsung melakukan penggrebekan pada Sabtu malam tanggal 18 Januari 2021 sekira pukul 00.30 WIB. Namun pada saat itu, kita memang sengaja belum memberikan informasinya kepada awak media, sebab pada saat itu kita masih melengkapi data dengan memeriksa dan memanggil saksi-saksi dan pihak lainnya,” ujar Abdi.

Abdi Surya menambahkan, meski pelaku sempat mengelak dan sempat mengelabui petugas dengan menunjukkan surat nikah palsu, AM (56) tidak dapat berkutik lagi setelah Pihak Sat Pol PP Kab Pasbar untuk menghadirkan istri sahnya di hadapan oknum PNS ini.

"Seharusnya AM (56) sebagai ASN memiliki moral seorang PNS yang menjadi teladan di tengah-tengah masyarakat, bukan malah sebaliknya,” sebut Abdi Surya.

Abdi Surya juga menjelaskan, penggerebekan ini merupakan penegakan atas Peraturan Daerah (Perda) No 13 tahun 2018 tentang perubahan Perda No 9 Tahun 2017 tentang Keamanan dan Ketertiban Umum yang didalamnya terdapat aturan pemberantasan maksiat dan penyakit masyarakat. Sat Pol PP, berkewajiban untuk memberantas maksiat di Pasaman Barat.

“Kita akan tidak tegas siapapun yang melanggar, agar penyakit masyarakat dan perbuatan maksiat dapat hilang dari Kabupaten Pasaman Barat, sehingga bisa memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat, sekaligus menciptakan suasana yang kondusif,” pungkas Abdi Surya sambil mengahiri, (Wisnu Utama).



Editor : Heri Suprianto

PASBAR,infonusantara.net - Satuan Reserse Narkoba Polres Pasaman Barat, berhasil mengamankan seorang Laki-laki berinisial NM (30) diduga melakukan penyalahgunaan Narkotika Golongan I Jenis Ganja Kering.

Tersangka diamankan Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Pasaman Barat, Senin, 18 Januari 2021 sekira pukul 19.30 WIB di Jorong Muara Tapus, Nagari Sungai Aua, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat

Kapolres Pasaman Barat, AKBP. Sugeng Hariyadi, S.IK melalui Kasubag Humas AKP. Defrizal, SH mengatakan, penangkapan terhadap tersangka MN (30) berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada peredaran Narkotika Golongan I jenis Ganja Kering  di daerah Jorong Muara Tapus, Nagari Sungai Aua Kecamatan Sungai  Aur Kabupaten Pasaman Barat.

Menindaklanjuti informasi itu anggota Satresnarkorba Pasbar di pimpin Kasat Narkoba, Iptu.Eri Yanto, SH langsung kelokasi di pinggir jalan jorong muara tapus mengamankan pelaku

"Kita berhasil meringkus seorang pemuda pelaku penyalahgunaan narkotika golongan jenis I ganja kering bersama barang bukti" ucap Eri Yanto kepada media, Selasa (19/1/2021).

Dari tangan tersangka di amankan barang bukti satu paket besar ganja kering yang di bungkus lakban warna kuning, satu unit sepeda motor merk honda supra x warna hitam, satu buah katong plastik wana merah hitam, 1 unit HP merk Realme C2 warna warna biru dan uang tunai berjumlah Rp. 600.000,-

"Saat ini tersangka bersama barang bukti dibawa ke Mapolres Pasaman Barat untuk proses Penyidikan lebih lanjut. Perbuatan tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 111 ayat (2) Undang-undang No. 35 tahun 2009, (Wisnu Utama).


Editor : Heri Suprianto

PASBAR,infonusantara.net - Pencarian hari ke 3 (tiga) terhadap salah seorang warga yang dilaporkan hilang diseret Buaya di aliran Sungai Batang Sikabau Deviasi 4 PT. BPP Air Balam, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, akhirnya ditemukan dalam kondisi mengapung dengan jarak lebih kurang 3 (tiga) kilometer dari lokasi tempat kejadian, Selasa, 19 Januari 2021 sekitar pukul 09.00 WIB.

Diketahui sebelumnya, pada hari Minggu 17 Januari 2021, korban Rusdi (40) yang diduga diseret buaya saat hendak mengambil wudhu di Sungai Batang Sikabau untuk melaksanakan sholat Dzuhur yang berada dipinggir kebun korban.

Kepala Badan BPBD Pasaman Barat, H. Edy Busti melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Decky H. Syaputra, SH mengatakan, setelah di lakukan pencarian bersama personil BPBD, Basarnas, TNI/Polri, dan dibantu oleh pihak Nagari, Kecamatan dan masyarakat setempat, akhirnya korban dapat ditemukan pada hari ke 3 (tiga) pencarian korban.

"Alhamdulillah, pagi tadi sekitar pukul 09.00 Wib, korban sudah dapat kita temukan dengan kondisi mengapung sekitar 3 (tiga) kilometer dari lokasi kejadian," terangnya.

Decky H Sahputra menjelaskan, saat ditemukan, jasad korban dalam keadaan utuh, namun terdapat luka-luka dibeberapa bagian tubuh korban. 

"Korban telah kita evakuasi kerumah duka dengan kondisi utuh, hanya terdapat luka-luka pada tubuh korban," jelasnya.

Ia juga menghimbau, kepada seluruh masyarakat Pasaman Barat khususnya yang berada dipinggiran sungai, agar senantiasa berhati-hati dan melihat kondisi terlebih dahulu sebelum masuk kedalam sungai. Begitu juga bagi masyarakat yang akan memancing agar memberikan jarak paling tidaknya 2 meter dari tepi sungai saat memancing.

"Kepada masyarakat agar dapat selalu waspada, serta hati-hati dan tidak menganggap sepele akan bahaya binatang buas, khususnya buaya yang memang banyak kami temukan disepanjang aliran sungai pada saat pencarian korban tiga hari belakangan ini," Pungkas Decky H Sahputra,(Wisnu Utama).



Editor : Heri Suprianto

PASBAR,infonusantara.net - Seorang Warga dilaporkan hilang saat hendak mengambil air wudhu untuk melaksanakan sholat Dzuhur di aliran Sungai Batang Sikabau Deviasi 4 PT. BPP Air Balam, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (17/1/2021).

"Kami mendapat informasi dari Pj. Wali Nagari Koto Sawah Ujung Gading bahwa ada seorang warga yang di serang Buaya di lokasi aliran sungai batang sikabau Deviasi 4 PT. BPP Air Balam" ucap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasbar, Decky H Syahputra

Korban diketahui bernama Rusdi (40) Warga Kampung Joring, Ujung Gading, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, yang hendak mengambil Air Wudhu untuk melaksanakan sholat Dzuhur.

Setelah menerima laporan, BPBD Pasaman Barat langsung berkoordinasi dengan  Basarnas Pasbar dan pihak terkait, langsung menuju lokasi kejadian.

"Kita melakukan penyisiran di sepanjang jalur sungai di bantu pihak TNI, Polri, Nagari, Kecamatan dan Masyarakat" imbuhnya.

Sepanjang penyisiran sungai di lakukan pencarian terhadap korban, hingga sampai saat ini belum membuahkan hasil, terangnya

Meski belum di temukan, kita tetap berusaha untuk melakukan pencarian, semoga korban dapat ditemukan secepatnya" ucap Decky mengakhiri, (Wisnu Utama).



Editor : Heri Suprianto

PASBAR,infonusantara.net - Mempermudah masyarakat melakukan mobilisasi, Pemkab Pasaman Barat mulai kembali hidupkan rute Kapal Sabuk Nusanatara untuk beroperasi di Pelabuhan Teluk Tapang, Kabupaten Pasaman Barat.

Sebelumnya Kapal Perintis Sabuk Nusantara dijadwalkan berlabuh, Selasa,(12/1/2021). Januari 2021, namun kapal datang lebih awal, Senin (11/1/2021). setelah direncanakan akan bersandar di pelabuhan Teluk Tapang Pasaman Barat.

Kedatangan kapal sabuk nusantara, Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Perhubungan langsung meninjau ke pelabuhan yang dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Rizaldi bersama stakeholder lainnya.

"Terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Forkopimda dan masyarakat atas kerja kerasnya selama ini dalam pembangunan pelabuhan Teluk Tapang Sehingga Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara mulai bersandar di Pelabuhan Teluk Tapang - Pasaman Barat, Sebut Rizaldi

Tak hanya itu, ucapan terima kasih juga di sampaikan Rizaldi kepada tim Dinas Perhubungan Pasaman Barat yang telah sukses melakukan koordinasi sehingga Kapal Perintis dapat kembali beroperasi dan bersandar di pelabuhan teluk tapang, imbuhnya.

"Masyarakat nantinya bisa memanfaatkan Kapal Perintis ini sebagai transportasi laut maupun membawa barang" ucap Rizaldi.

Sementara Kapten Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara, Zainal Karim mengatakan bahwa kapal Perintis dapat mengangkut penumpang dengan jumlah sebanyak 400 orang, dan kapasitas barang 200 ton.

"Jadwal kapal masuk di Pelabuhan Teluk Tapang dua kali dalam sebulan. Untuk itu, masyarakat yang ingin ke Padang-Mentawai-Teluk Tapang-Pelabuhan Bajau bisa memanfaatkannya. Terkait dengan tarif nanti akan kami informasikan melalui dinas Perhubungan," tandasnya, (Wisnu Utama).




Editor : Heri Suprianto

PASBAR,infonusantara.net - Untuk mempermudah pelayanan kepada pelanggan, Perusahan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Gemilang Kabupaten Pasaman Barat luncurkan aplikasi berbasis android menggunakan sistem E-Paymen.

Launching perdana aplikasi ini diberi nama Perumdam Pasbar dan dilaksanakan di Balerong Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat, dipimpin langsung Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, SH.,MM bersama Ketua DPRD Pasbar, Parizal Hafni, ST didampingi Direktur Perumdam Pasbar, Helju Sepli Tuhari. Kegiatan itu juga dihadiri seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Pasbar, Camat dan Wali Nagari, Selasa, (12/1/2021).

Direktur Perumdam Pasaman Barat, Helju Sepli Tuhari mengatakan, polemik dan kendala terbesar di dalam pengeloaan perusahaan air bersih di Kabupaten Pasaman Barat diantaranya adalah suply aliran air bersih yang macet dan sulitnya akses pelanggan untuk menyampaikan keluhan mereka.

"Dalam program 100 hari kerja yang kita lakukan, seluruh saluran air yang rusak telah kita perbaiki dan di normalisasi kembali, selain itu kita juga menciptakan aplikasi untuk memaksimalkan pemberian layanan kepada pelanggan," ucap Helju

Aplikasi Perumdam ini, sebut Helju memiliki beberapa fitur yang di antaranya adalah fitur tagihan, pembayaran dan layanan informasi konsumen.

"Di aplikasi ini, setiap pelanggan bisa melihat total tagihan air bersih setiap bulannya dan membayar melalui via transfer Bank, dan juga bisa melalui E-Paymen seperti Dana dan Wallet, itu semua demi mempermudah pelanggan didalam situasi pandemi seperti saat sekarang ini," terangnya.

Sebagai informasi, aplikasi Perumdam Pasbar bisa di download melalui Play Store di Handphone Android, sebut Helju

Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, SH.,MM mengapresiasi puncuran aplikasi Perumdam Pasbar, sehingga memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran serta informasi

Dalam hal ini, Yulianto meminta pihak Perumdam Pasbar agar dapat terus berbenah dan memberikan layanan terbaik kepada seluruh pelanggan, karena ketersediaan air bersih sangat penting bagi kesehatan masyarakat.

"Saya minta Perumdam Pasbar dapat terus berbenah, memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat dan menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang terkemuka dan maju di Kabupaten Pasaman Barat," ucap H. Yulianto, (Wisnu Utama).




Editor : Heri Suprianto

PASBAR,infonusantara.net - Bandara Pusako Anak Nagari, Jorong Laban, Nagari Kapar, Kacamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, mulai beroperasi kembali, dan Jadwal penerbangan mulai dibuka Jum'at, 8 Januari 2021.

Seperti diketahui Bandara Pusako Anak Nagari Pasaman Barat, sempat tidak beroperasi selama dua tahun. Penerbangan Perdana dengan rute Pasaman Barat - Pekan baru ini disaksikan langsung oleh Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, SH., MM Kepala Dinas Perhubungan Pasbar, Rizaldi, Kepala UPT Bandara, Eva Wardi Putra, KTU UPT Bandara/Pemandu komunikasi penerbangan, Ari Surya Putra dan Tokoh Mayarakat lainnya.

Kepala Dinas Perhubungan Pasaman Barat, Rizaldi mengatakan, pengoperasian kembali Bandara Pusako Anak Nagari ini merupakan hadiah dan kado terindah untuk Kabupaten Pasaman Barat yang telah genap berusia 17 Tahun.

Selain Pengoperasian Bandara, kata dia Kabupaten Pasaman Barat juga akan memiliki rute pengangkutan kapal perintis yang akan beroperasi pada hari Selasa, 12 Januari 2021 mendatang.

"Alhamdulilllah, di HUT Kabupaten Pasaman Barat yang Ke 17., kita sudah memiliki rute transportasi udara dan laut yang akan memudahkan masyarakat untuk membawa hasil komoditi ke luar daerah, sekaligus mempersingkat waktu perjalanan," sebutnya. 

Untuk jadwal, kata Rizaldi penerbangan hanya satu kali setiap minggunya, yaitu pada hari jum'at, dengan rute Pekan baru-Pasaman Barat yang berangkat pukul 09.10 WIB dan Pasaman Barat-Pekan Baru pukul 10.20 yang masing-masing membutuhkan waktu sekitar 45 menit di dalam perjalanan.

Sementara jadwal pengoperasian kapal perdana, yang akan dilaksanakan pada hari Selasa pukul 18.00 dengan rute dari Sigolo-Golo Sumatera Utara menuju Teluk Tapang," jelasnya. 

"Kita sangat berterima kasih kepada semua unsur Pemerintah dan DPRD khususnya Komisi III DPRD Pasaman Barat yang telah memperjuangkan hingga ke Kementrian agar Bandara Pusako Anak Nagari ini dapat beroperasi kembali. 

Ini semua, berkat kerjasama Pemerintah Kabupaten dan DPRD Pasaman Barat, terutama Komisi III yang dipimpin oleh Bapak Drs. H. Baharuddin R, MM yang telah memperjuangkan untuk Pengoperasian Bendara ini kembali," sebutnya (Wisnu Utama).




Editor : Heri Suprianto

PASBAR,infonusantara.net - Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi umum tahun 2019 di Kabupaten Pasaman Barat yang terdiri dari Guru, Kesehatan dan Teknis Terima Surat Keputusan pengangkatan.  

Surat Keputusan (SK) diserahkan langsung oleh Bupati Pasaman Barat H. Yulianto, SH.,MM didampingi oleh Sekteraris Daerah Yudesri, S.IP., M.Si, Rabu, (30/12/2020) di Balerong Tuah Basamo Pasaman Barat. 

Formasi yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat pada CPNS tahun 2019 ini adalah sebanyak 266 formasi, dengan rincian guru sebanyak 233 orang, tenaga kesehatan sebanyak 19 orang dan tenaga teknis 24 orang.

Bupati Pasaman Barat H. Yulianto, SH., MM menyampaikan kepada CPNS formasi tahun 2019 Kabupaten Pasaman Barat untuk dapat bekerja dengan maksimal. Karena, formasi yang disediakan oleh Pemerintah Pasaman Barat diisi oleh pelamar.

"Saudara sendiri yang datang melamar, maka bekerja lah dengan maksimal. Jangan sedikit-sedikit minta pindah, karena saudara satu tahun ini baru CPNS," ucap Yulianto.

Selain itu, Yulianto meminta kepada CPNS untuk senantiasa mengembangkan diri serta memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan sekitar. Karena CPNS diperoleh melalui seleksi yang ketat oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Jadi, saya yakin saudara memiliki potensi yang bisa untuk dikembangkan" imbuhnya.

Kepala BKPSDM Kabupaten Pasaman Barat, Saifuddin Zuhri mengatakan, pihaknya telah melaksanakan seleksi terhadap 5.457 orang pelamar yang mendaftar pada Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat  yang terdiri dari seleksi administrasi, Seleksi kompetensi Dasar (SKD), dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

"Dari proses seleksi tersebut di atas, 266 peserta dinyatakan lulus akhir oleh Panselnas dan telah selesai proses pemberkasan serta telah ditetapkan nomor induk kepegawaiannya oleh BKN pada 21 Desember lalu,"terangnya.

SK yang diserahkan itu 10 orang untuk golongan II c, dan sebanyak 252 orang untuk golongan III a, serta 4 orang untuk golongan III b, (Wisnu Utama).



Editor : Heri Suprianto

Bahu Bagian Kiri Petugas BNN Pasbar Kena Cerulit saat menangkap pelaku pengedar ganja

PASBAR,infonusantara.net - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Pasaman Barat, meringkus seorang pemuda inisial ET (28) pengedar Narkotika jenis Ganja kering. 

Pelaku ditangkap dirumahnya di Kampung Cubadak, Jorong Langgam, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Senin, 28 Desember 2020 malam. Saat ditangkap pelaku melawan petugas dengan sabit (celurit) sehingga mengakibatkan Kepala BNN Kabupaten Pasbar, Irwan Effendri mengalami luka sabetan di bagian bahu kiri. 

"Saat kita meminta tersangka memperlihatkan barang bukti, pelaku sempat menyerang dengan menggunakan sebilah sabit (Cerulit) yang terletak di didinding rumahnya" kata Kepala BNN Pasbar, Irwan Effendri kepada awak media, Selasa (29/12/2020).

Dia menyebut, lokasi tempat pelaku ini jauh dari keramaian dan suasana gelap, disitu tersangka ambil kesempatan untuk melawan petugas, namun pelaku berhasil di amankan serta memperlihatkan barang bukti yang akan di edarkan itu.

"Insiden terjadinya perlawan terhadap tersangka itu bagian bahu kiri saya mengalami luka sabetan, dengan 18 jahitan" ungkap Irwan.

Ia menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka ET (28) dilakukan setelah pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat yang sudah merasa resah akibat aktivitasnya yang sering melakukan jual beli narkoba jenis ganja kering dirumahnya.

Setelah keberadaan tersangka dipastikan, Ia bersama anggota BNN Kabupaten Pasaman Barat langsung bergerak untuk melakukan penangkapan. Akhirnya tersangka dapat dilumpuhkan, meskipun sempat melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan.

"Meski melawan, tersangka berhasil kita amankan dengan barang bukti, ganja 250 gram, satu botol air mineral merek Aqua yang didalamnya berisi ganja kering, satu paket kecil ganja kering yang dibungkus dengan plastik warna biru, satu unit handphone, dan satu celurit," ternagnya.

Setelah diperiksa, tersangka saat ini telah dititipkan di sel tahanan Mapolres Pasaman Barat, dan seterusnya BNN Kabupaten Pasaman Barat akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. (Wisnu Utama).





Editor : Heri Suprianto

    Kasat Lantas Polres Pasbar, Iptu.Indra KS

PASBAR,infonusantara.net - Menyambut perayaaan tahun baru 2021, Polres Pasaman Barat siapkan Pos Pelayanan dan Pengamanan yang berlokasi di Bundaran Simpang Empat, Ujung Gading dan Sasak Ranah Pasisia.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP. Sugeng Hariyadi, S.IK melalui Kasat Lantas, Iptu  Indra. KS mengatakan, pos pelayanan yang disiapkan ini untuk mengantisipasi tingginya mobilitas kendaraan bermotor menjelang Perayaan malam tahun baru 2021 nanti.

"Kita telah menyiapkan sekitar 35 personel Satuan Lalu Lintas untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas bersama ratusan Personel gabungan lainnya yang terdiri dari TNI, Polri, Dishub dan Pol PP" sebut Indra kepada media, Senin (28/12/2020).

Dia menyebut, personel gabungan ini berjumlah ratusan yang disiapkan untuk melakukan pengamanan dan pelayanan bagi pengendara yang ingin istirahat di Pos yang telah kita siapkan.

Untuk pelayanan bagi pengendara kendaraan bermotor, kata dia setiap pos pelayanan telah disiapkan beberapa fasilitas seperti, pelayanan kesehatan dengan tenaga medis, tempat untuk istirahat dengan pengamanan dari personil gabungan TNI, Polri, Dishub, Pol PP.

"Bagi pengendara yang merasa lelah dalam melakukan perjalanan, untuk dapat beristirahat sejenak di pos pelayanan kita, karena berkendara dalam keadaan capek akan sangat berisiko," sebutnya.

Satlantas Polres Pasaman Barat menghimbau kepada seluruh pengendara agar senantiasa melengkapi semua kelengkapan surat-surat kendaraan, dan selalu hati-hati dengan mengutamakan keselamatan diri serta keselamatan orang lain saat berkendara.

"Tetap hati-hati, lengkapi surat dan syarat berkendaraan, serta jangan lupa untuk selalu mematuhi protokol kesehatan covid 19 dengan cara, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," pungkasnya.

Dari pantauan matasumbar.com hingga malam hari ini, arus lalu lintas di sekitar Bundaran Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat, menjelang perayaan malam pergantian tahun baru terpantau dalam keadaan aman dan lancar, (Wisnu Utama)




Editor : Heri Suprianto

 

PASBAR,infonusantara.net - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasaman Barat melakukan pemusnahan barang bukti  Narkotika jenis sabu seberat 22,29 Gram, di depan ruangan Satnarkoba, Selasa, (22/12/2020).

Barang bukti berupa narkotika jenis sabu dimusnahkan dengan cara di blender ini merupakan hasil penangkapan terhadap tersangka AS (30), warga Rimbo Binuang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat.

Pemusnahan barang bukti disaksikan langsung tersangka AS (30), pihak Kejaksaan Negeri Pasaman Barat, BNNK Pasaman Barat, dan Pengadilan Negeri Pasaman Barat. 

"Barang bukti yang kita musnahkan ini merupakan hasil pengungkapan Tim Opsnal Satnarkoba Polres Pasaman Barat pada tanggal 7 Desember 2020 yang lalu" ucap Wakapolres Pasbar, Kompol Abdus Syukur Felani, S.IK di dampingi Kasat Narkoba, Iptu Eri Yanto, SH

Petugas berhasil mengamankan tersangka AS (30)  berserta barang bukti berupa 2 paket besar, 1 paket sedang dan 11 paket kecil Narkotika jenis sabu berserta alat hisap (bong) di rumahnya.

Dari hasil pemeriksaan petugas, tersangka AS (30) menyimpan sabu dalam berbagai bentuk dan mengaku mengedarkan Narkoba tersebut di Pasaman Barat." sebutnya

Dia menjelaskan, barang bukti seluruhnya yang dikumpulkan berjumlah 28,29 Gram dan di sisihkan untuk kepentingan persidangan, sedangkan sisanya dimusnahkan guna menghindari penyalahgunaan.

Sementara itu, Kasat Narkoba Iptu Eri Yanto, SH mengatakan, pengungkapan kasus narkoba ini berkat kerjasama tm dan bantuan berbagai pihak.

"Tim berupaya menangkap pelaku dan bandar yang terlibat dalam peredaran Narkoba. Kita selalu bekerjasama dengan semua unsur dan komitmen berantas peredaran Narkoba di Pasaman Barat" ucapnya.

Perbuatan tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 2 Jo pasal 112 ayat 2 undang undang Negara RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dan paling lama 20 tahun atau seumur hidup.

"Pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu ini, diharapkan juga kepada masyarakat ikut serta membantu kepolisian untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum polres pasbar, tukasnya.(Wisnu Utama).




Editor : Heri Suprianto

PASBAR,infonusantara.net - Dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan Tahun baru (Nataru) 2020-2021, Polres Pasaman Barat melaksanakan apel gelar pasukan operasi lilin singgalang di halaman Mapolres Pasaman Barat, Senin, (21/12/2020).

Kapolres Pasaman Barat, AKBP. Sugeng Hariyadi, S.IK mengatakan, operasi lilin singgalang ini ada beberapa penekanan untuk dipedomani guna mendukung keberhasilan dalam pelaksanaan tugas.

"Ada 7 poin yang harus kita pedomani dalam pelaksanaan tugas pengamanan operasi lilin singgalang dalam pengamanan Nataru" ucapnya.

Tujuh poin yang dipedomani selama ops lilin singgalang itu siapkan mental dan fisik serta jaga kesehatan, pertama niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa, kedua Lakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang sebagai langkah antisipasi sedini mungkin untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat.

Ketiga, Tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum Natal 2020 dan perayaan tahun baru 2021. Keempat, Laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, lengkapi sarpras, dan perlengkapan perorangan yang memadai serta lakukan penugasan anggota dengan buddy system.

Kelima, Laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas. Keenam, mantapkan kerja sama, sinergi, dan solidaritas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi.

Ketujuh, Tetaplah menjadi teladan bagi keluarga, rekan, dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

Peserta apel pasukan operasi lilin Singgalang diikuti Pabung Kodim 0305 Pasaman, Waka Polres Pasaman Barat Kompol Abdus Syukur Felani, S.H,.S.I.K, Kajari Pasaman Barat, Jasa Raharja, Kadis Perhubungan Pasbar, Para Kabag Polres Pasaman Barat, Para Kasat Polres Pasaman Barat, Para Kapolsek sejajaran Polres Pasaman Barat, Para Perwira Polres Pasaman Barat, Personil Polres Pasaman Barat, Personi Polsek sejajaran Polres Pasbar, personil TNI, Dinas Perhubungan Pasbar, Sat Pol PP Pasbar, Dinas Pemadam Kebakaran Pasbar, (Wisnu Utama).



Editor : Heri Suprianto

PASBAR,infonusnatara.net -Jajaran Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor (Polsek) Kinali berhasil mengamankan dua orang pemuda yang tertangkap tangan melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan satu bukan tanaman diduga jenis sabu. 

Kedua pelaku berhasil di tangkap, Jajaran Satreskrim Polsek Kinali di Lubuak Anua, Jorong Langgam Saiyo, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, beserta barang bukti berupa narkoba jenis sabu senilai Rp. 500.000, Rabu, 16 Desember 2020, sekira pukul 16.00 WIB.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP. Sugeng Hariyadi, S.IK melalui Kapolsek Kinali Iptu. Rifki Yudha Ersanda mengatakan, kedua tersangka ini melancarkan aksinya dengan cara berpura-pura pergi mandi ke Batang Air Lubuak Lansek Kinali dan disaat itulah terjadinya transaksi jual beli narkotika.

Kedua tersangka berinisial KR (25) warga Kampung Jambu, Jorong Langgam Sepakat, Nagari Kinali dan FA (24) warga Bateh Uba, Jorong Langgam Sepakat, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali, terangnya.

Dia menjelaskan,kedua tersangka ini diketahui sudah lebih kurang satu tahun menggunakan barang haram ini

 "Kita amankan tersangka ini setelah membeli paket sabu senilai Rp.500.000 dengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Scoopy warna merah" ucapnya kepada media, Kamis (17/12/2020). 

Setelah dilakukan penggeledahan terhadap kedua tersangka KR (25) dan FA (24), ditemukan bukti yang cukup, selanjutnya tersangka dibawa ke Mapolsek Kinali untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, sebutnya.

Iptu. Rifki Yudha Ersanda, mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di wilayah hukum Polsek Kinali untuk tidak mendekati apalagi mencoba dan menggunakan Narkotika. Karena narkotika ini hanya memberikan kesenangan sesaat dan akhirnya menyesal seumur hidup serta menghancurkan masa depan.

"Narkotika ini adalah musuh kita semua, maka perlu di berantas dan juga tidak hanya menjadi tugas dari pihak kepolisian saja. namun, masyarakat juga mempunyai peran aktif untuk memberikan informasi apabila diketahui adanya penyalahgunaan narkotika di lingkungan tempat tinggal masing-masing" pintanya.

Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti telah di amankan di Mapolsek Kinali untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Tersangka diancam dengan pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara minimal 4 tahun maksimal 20 tahun penjara.




Pewarta : Wisnu/Romi

Editor : Heri Suprianto

PASBAR,infonusantara.net - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati H. Hamsuardi - H. Risnawanto (HamRis) deklarasikan kemenangan pada Pilkada serentak 2020 Kabupaten Pasaman Barat, di Taman Latifa - Jalur 32 Simpang Empat. Rabu malam.

H.Hamsuardi-H.Risnawanto bersujud syukur dihadapan seluruh relawan pemenangan pada acara Deklarasi kemenangan sekaligus menggelar Jumpa Pers bersama para awak media.

Tangis Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pasbar, H. Hamsuardi - H. Risnawanto pecah, saat Ketua Tim Pemenangan Ham-Ris, Fajri Yustian mengumumkan hasil Quick Count sementara yang menyatakan kemenangan Ham-Ris untuk menjadi Pemimpin Kabupaten Pasaman Barat, 5 (lima) tahun kedepan.

Fajri Yustian mengatakan, hasil Quick Count sementara tersebut merupakan hasil perhitungan suara cepat dari seluruh data C1 yang dilaporkan oleh masing-masing saksi di setiap TPS yang ada di Kabupaten Pasaman Barat.

"Saat ini, Tim tabulasi perhitungan suara kita telah berhasil mengumpulkan semua data-data C1 di setiap TPS dan telah mencapai 100 persen dari total 1.034 TPS yang ada di Kabupaten Pasaman Barat" ujarnya kepada media, Kamis (10/12/2020).

Fajri Yustian juga menyebutkan, perhitungan sementara yang dilakukan Tim Ham-Ris tersebut, jumlah total suara pemilih di Kabupaten Pasbar adalah 181.187 suara, sedangkan suara yang tidak sah sekitar 2 persen atau sebanyak 2.716 suara. 

"Alhamdulillah, dari 181.187 total suara tersebut, HamRis berhasil meraih 56.313 suara atau 31.08 persen suara secara keseluruhan, semoga perhitungan ini tidak jauh berbeda dari versi KPU Pasbar nanti," harapnya.

Ketua Tim Pemenangan Ham-Ris, Fajri meminta kepada Tim Relawan di tingkat Nagari, Kecamatan, hingga Kabupaten untuk dapat menjaga dan mengawal semua proses perhitungan suara baik itu di tingkat PPS, PPK dan Kabupaten.

"Tetap solid, jangan lengah dan kawal proses perhitungan suara di tahap berikutnya, karena kita tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, apalagi jarak kemenangan kita hanya sekitar 2,27 persen di atas Paslon lainnya," ucap Fajri. 

Sementara itu, H. Hamsuardi yang didampingi oleh H. Risnawanto menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Pasaman Barat yang telah mempercayai dan memberikan dukungan untuk menjadi pemimpin Pasaman Barat 5 tahun kedepan

"Kemenagan ini merupakan amanah dari masyarakat yang diberikan kepada kami. Keberhasilan ini merupakan keberhasilan masyarakat Kabupaten Pasaman Barat. Semoga setelah dilantik nanti, kami dapat menjalankan semua Visi Misi yang kami sampaikan, dan tentunya bisa membawa Kabupaten Pasaman Barat ke arah yang lebih baik," ujarnya.

Sementara itu, H. Risnawanto juga meminta kepada seluruh Tim dan Relawan pemenangan, agar dapat menjaga situasi yang aman dan kondusif, dalam suasana Pilkada serentak 2020 ini.

"Saya meminta,  jangan terlalu berlebihan dalam euforia kemenangan ini, tetap bersama-sama menjaga suasana yang aman dan kondusif. Kita rangkul teman-teman yang lain dan mari kita akhiri segala bentuk perselisihan dalam suasana Pilkada ini mari kita bersatu untuk bersama-sama membangun kabupaten pasbar, tukasnya.



Pewarta : Wisnu Utama
Editor : Heri Suprianto

PASBAR,infonusantara.net - Dalam rangka pengamanan pilkada serentak 2020, Polres Pasaman Barat gelar apel pergeseran pasukan bertempat dihalaman Mapolres Pasaman Barat, Selasa (8/12/2020).

Pergeseran pasukan untuk pengamanan setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), Polres Pasaman Barat menurunkan sebanyak 395 Personel.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP. Sugeng Hariyadi, S.IK, MH dalam arahan  menyampaikan, agar seluruh personil menjaga keamanan selama pilkada berlangsung hingga selesai, menjaga kelancaran setiap tahapan pilkada, menjaga keselamatan dan kesehatan diri dan masyarakat supaya terhindar dari penambahan kluster baru covid-19.

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengunakan hak pilihnya tanpa takut covid- 19 namun tetap waspada.Kemudian mengantisipasi kerawanan keamanan pilkada seperti serangan fajar, berita hoax dll.

"Mari kita kawal bersama penyelenggaraan pilkada ini, sehingga dapat berjalan dengan baik tanpa ada kegaduahan" ucapnya.

Selain itu mari bersama mendukung semua elemen penyelenggara pilkada, calon, dan masa pendukungnya, Pemda, Media, Tokoh Masyarakat serta Pengawas Pemilu Independen untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diemban sesuai dengan peraturan yang berlaku. ujarnya.

Apel pergeseran pasukan tutut hadir Seluruh Waka Polres Pasbar, Kompol. Abdus Syukur Felani,S.I.K, Para Kabag, Para Kasat, para Kapolsek, Para Perwira, Personil Polres Pasaman Barat, Personil Polsek, personil BKO dari polda Sumbar dan Personil BKO Brimob Polda Sumbar.




Pewarta : Wisnu Utama

Editor : Heri Suprianto

 

Calon Gubernur Sumbar Nasrul Abit berkunjung ke Pasaman

INFONUSANTARA.NET -- Masyarakat Pasaman meminta calon Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Nasrul Abit, untuk terlibat mengembangkan ojek wisata Pantai Sasak dan Taman Wisata Equator Bonjol. 

Mereka menyampaikan permintaan itu karena melihat Nasrul Abit sukses mengembangkan Pantai Carocok Painan dan objek wisata Mandeh.

“Kami ingin Pantai Sasak ini berkembang seperti Pantai Carocok Painan sehingga kami bisa menggantungkan hidup dari pawisata sebab penghasilan melaut mulai berkurang,” ujar Amri warga Jorong Pondok, Nagari Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, saat Nasrul Abit mengunjungi kabupaten tersebut pada 25 November 2020.

Hal senada juga disampaikan Oyong, warga Jorong Pandam, Nagari Lima Koto, Kecamatan Bonjol. Menurutnya, Taman Wisata Equator Bonjol yang terkenal karena dilintasi oleh garis khatulistiwa belum dikelola dengan baik.

“Kami ingin Taman Wisata Equator Bonjol ini banyak dikunjungi. Untuk dikunjungi, tentu perlu dikelola dengan baik. Beliau pemimpin yang berhasil membangun pariwisata Pessel. Jika sudah di Sumbar, kami ingin beliau turun tangan langsung untuk memajukan Taman Wisata Equator Bonjol ini,” tuturnya.

Ia berpendapat bahwa pengelolaan titik nol derajat bumi yang melintasi Sumbar itu belum maksimal. Padahal, Equator bisa mengangkat ekonomi masyarakat setempat di sektor pariwisata, bahkan bisa menjadi pusat perekonomian masyarakat Bonjol.

Nasrul Abit mengatakan bahwa pemerintah provinsi bisa ikut terlibat dalam pengembangan pariwisata daerah. Ia sendiri merupakan Ketua Tim Percepatan Pariwisata Sumbar. Jika menjadi gubernur, ia akan bekerja sama dengan bupati dan wali kota.

“Di Pasaman insyaallah Pak Benny Utama. Kita akan kerja sama, termasuk untuk pengembangan pariwisata,” ucap Wakil Gubernur Sumbar yang sedang cuti pilkada itu.(*)

PASBAR,infonusantara.net - Untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat non muslim dalam pengurusan penetapan perkawinan yang terlambat, Pengadilan Negeri Pasaman Barat meluncurkan kegiatan yang diberi nama, "Ksatrio Sirancak" 

Dalam kegiatan ini, petugas turun langsung kelapangan untuk melakukan sidang penetapan tanpa harus hadir di Pengadilan Negeri, dimana kegiatan diselenggarakan di Pemerintahan Nagari setempat yang juga telah dilaksanakan di Nagari Persiapan Tandikek, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat.

"Kegiatan ini bertujuan dalam rangka memudahkan masyarakat non muslim untuk pengurusan penetapan perkawinan" sebut Ketua Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Aries Sholeh Edendi, SH., MH melalui Humas Pengadilan Negeri, Warman Priatno, SH kepada media, Selasa 17 November 2020.

 Humas Pengadilan Negeri Pasbar, Warman Priatno, SH mengatakan, kegiatan ini merupakan kerjasama antara Pengadilan Negeri dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pasaman Barat.

"Program Ksatrio Sirancak ini untuk mempermudah masyarakat dalam pengurusan penetapan perkawinan tanpa harus datang ke pengadilan," ujarnya

Pengurusan perkawinan ini, pihaknya langsung turun ketempat tinggal masyarakat melalui Pemerintah Nagari setempat untuk melakukan sidang penetapan dilapangan. Hal itu dilakukan demi menghemat waktu dan biaya masyarakat, karena hanya cukup menyerahkan persyaratan ke kantor Camat atau Pemerintah Nagari tanpa perlu lagi hadir ke Pengadilan, jelasnya.

"Ini merupakan sidang kedua yang kita lakukan dengan jumlah 4 (empat) perkara yang disidangkan, setelah sebelumnya juga kita laksanakan di Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat," tuturnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat membantu masyarakat non muslim yang ingin mengurus penetapan perkawinannya, sehingga nantinya tidak ada lagi kendala yang ditemui dalam pengurusan surat menyurat karena belum adanya penetapan perkawinan.

"Semoga di Kabupaten Pasaman Barat ini tidak ada lagi masyarakat non muslim yang  terkendala dalam pengurusan penetapan perkawinan dengan adanya pelayanan Ksatrio Sirancak ini," harapnya

Kegiatan dihadiri oleh, Imam Kharisma Makkawaru, SH. selaku Hakim yang menyidangkan Perkara, Warman Priatno, SH., MH selaku Panitera dan Bayu Agung Kurniawan, SH, selaku penanggung jawab Perkara permohonan.



Pewarta : Wisnu Utama

Editor : Heri Suprianto




Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.