PILIHAN REDAKSI

Munas VII Gebu Minang di Kota Padang Sejumlah Tokoh Mencuat di Bursa Caketum

  Pembukaan Munas VII Gebu Minang di Kota Padang INFONUSANTARA.NET -- Munas VII Gebu Minang di Kota Padang FC yang akan berlangsung selama ...

Budaya

Opini

Mentawai

Padang Panjang

Peristiwa

Pariwara

Korban Terseret Air Sungai di Mararoen Sikabaluan di Temukan Mengapung
Sabtu, Mei 07, 2022

On Sabtu, Mei 07, 2022



INFO|MENTAWAITim SAR gabungan bersama masyarakat berhasil menemukan jenazah seorang pelajar yang terseret air sungai di seputaran Mararoen Sikabaluan yang terjadi jumat sore sekira pukul 17.30 WIB.


“Hari ini sekira pukul 17.10 WIB, jenazah korban berhasil ditemukan warga bersama tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal” sebut salah satu anggota Tim KSB Sikabaluan, Sudarmono Siribere kepada media, Sabtu (7/5/2022).

Saat ini, kata dia korban sudah di evakuasi tim SAR gabungan menuju rumah duka yang berada di Desa Sikabaluan.

Sebelumnya di ketahui peristiwa naas ini terjadi saat korban Fauzandira (16) pelajar SMA tersebut berada di lokasi mararoen Sikabaluan, saat itu sejumlah masyarakat membuka pintu muara.

Setelah pintu muara terbuka, air mendadak deras, sehingga korban terseret air sungai dan saat kejadian sempat adek kakeknya menolong, akan tetapi tidak dapat terselamatkan.

Pada saat kejadian sekira pukul 17.30 WIB hingga malam, masyarakat masih terus berupaya melakukan pencarian, namun belum membuahkan hasil.

“Di hari kedua, akhirnya masyarakat bersama tim SAR gabungan berhasil menemukan korban jenazah yang sudah berada di laut tepatnya di depan pantai” ucap Sudarmono melaporkan di lokasi kejadian.


Editor : Heri Suprianto

Dua Peristiwa Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Jalan Lintas Sumatera Dharmasraya
Minggu, April 24, 2022

On Minggu, April 24, 2022



INFONUSANTARA.NET --Dua peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi di Kabupaten Dharmasraya,Sumatera Barat pada lokasi yang berbeda pada hari Sabtu (23/04/2024) yang mengakibatkan 4 unit kendaraan mengalami rusak berat dan korban mengalami luka berat dan ringan.


Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah,melalui Kasatlantas Polres Dharmasraya, Iptu Sayyid Malik Ibrahim, didampingi Kanit Gakkum Polres Dharmasraya, Aiptu Zolmi Putra mengatakan benar sekali pada hari ini telah terjadi dua peristiwa kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Dharmasraya.


Peristiwa kecelakaan yang pertama terjadi di Jalan Lintas Sumatera sekitar pukul 10:15 WIB di Jorong Tabek Guci Kenagarian Sialang Gaung Kecamatan Koto Baru, Dharmasraya, tabrakan antara minibus jenis Daihatsu Sigra Nomor Polisi BA 1942 OM dengan truk Box Mitsubishi Colt Diesel Nomor Polisi BK 8042 DA


Dalam kronologisnya, kejadian berawal ketika mini bu Daihtasu Sigra yang dikemudikan Anby Dzauoly, datang dari arah Padang menuju Bungo diduga dalam kecepatan tinggi melalui jalan tikungan, si pengemudi tersebut hilang kendali diduga kelelahan dan mengantuk.


Sementara dari arah berlawanan dari arah Bungo menuju Padang datang truck Box Mitsubishi Colt Diesel yang dikemudikan oleh Salman, dan diduga karena  jarak yang sudah dekat maka tabrakan tidak dapat dihindari lagi.


"Akibatnya sopir mini bus merek Daihtasu Sigra tersebut mengalami luka berat.Dan Kendaraan tersebut mengalami rusak berat," jelasnya.


Tidak berselang berapa lama dari peristiwa tabrakan itu, terjadi lagi kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera Jorong Koto Kenagarian Gunung Medan Kecamatan Sitiung, Dharmasraya, sekitar pukul 12:19 WIB, antara mobil Toyota Fortuner  Nopol BA 1683 VG dengan Truck Box Colt Diesel Nopol BM 8116 AO.

 

Kejadian berawal ketika mobil Toyota Fortuner yang dikemudikan oleh Defri yang datang dari arah Sitiung menuju Gunung Medan dengan kecepatan sedang, saat tiba di simpang 4 Gunung Medan, Toyota Fortuner tersebut berbelok ke kiri hendak menuju Koto Baru. 


Dan disaat yang bersamaan dari arah Koto Baru, menuju Padang datang kendaraan truck Box Mitsubishi Colt Diesel Nopol BK 8049 DA yang di kemudian oleh Michel Yusterino yang diduga hendak mendahului truk yang berada di depannya,karena jarak yang sudah dekat maka tabrakan tidak dapat dihindari lagi.Akibat kecelakaan tersebut pengemudi Toyota Fortuner mengalami kecelakaan ringan.


Saat ini korban yang mengalami kecelakaan tersebut saat ini dalam perawatan di RSUD Sungai Dareh, dan kendaraan yang mengalami kecelakaan sudah kita amankan di halaman Laka Lantas Polres Dharmasraya.


"Kami dari Satlantas Polres Dharmasraya menghimbau kepada pengguna Jalan Lintas Sumatera di wilayah hukum Polres Dharmasraya untuk berhati -hati dalam berlalu lintas, utamakan keselamatan, apa lagi saat ini akan adanya kegiatan masyarakat tentang mudik untuk merayakan hari raya Idul Fitri di kampung halaman, "ucap Kasatlantas Polres Dharmasraya Iptu Sayyid Malik Ibrahim. (***)

Laporan:Msx

Dikabarkan Tenggelam di Perairan Pulau Ragi, Korban di Temukan Polsek Sikakap Meninggal
Selasa, April 19, 2022

On Selasa, April 19, 2022



INFO|MENTAWAISalah seorang warga Dusun Pasibuat, Desa Sikakap Polipus Sarooinan (47) di kabarkan tenggelam usai melakukan aktivitas mencari gurita di sekitar lokasi pulau Ragi bersama temannya.


Dari informasi itu, Kapolsek Sikakap, Iptu.Yanuar langsung pimpin operasi pencarian bersama 6 anggota untuk menuju lokasi kejadian menggunakan boat Bhabinkamtibmas.

“Kita menemukan korban tenggelam dalam kondisi meninggal di seputaran lokasi pulau ragi” ucap Yanuar kepada media, Selasa (19/4/2022).

Dia menjelaskan, kejadian ini bermula, korban berangkat untuk mencari gurita di sekitaran pulau Ragi Sikakap dengan mengunakan bot mesin 5 PK bersama seorang temanya bernama Sesa Taileleu sekira pukul 07.00 WIB.

Sesampai di pulau Ragi mereka mulai menyelam bekisar 20 menit, kemudian salah satu temannya sesa Taileleu muncul kepermukaan, namun korban tak muncul ke permukaan dengan jarak nyelam mereka lebih kurang 100 meter dari lokasi, dari kejadian itu sesar lakukan pencarian sendiri dan tak ditemukan.

Selanjutnya sesar kembali ke Dusun untuk meminta bantuan kepada masyarakat serta menghubungi Kapolsek menyampaikan informasi orang tenggelam.

Tim kapolsek sikakap dibantu beberapa boat Nelayan lainnya menyisir sekitaran pulau Ragi dan ada yang menyelam menggunakan alat Compresor untuk pencarian korban

“Lebih kurang 30 menit operasi pencarian yang di lakukan tim polsek Sikakap berhasil korban di temukan dalam kondisi meninggal dunia” sebut Yanuar.

Selanjutnya jenazah dibawa ke Puskesmas Sikakap untuk dilakukan pemeriksaan luar dan setelah dilakukan pemeriksaan jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk di makamkan.


Editor : Heri Suprianto

Berikut Data Sementara Lokasi -Lokasi  yang Tertimpa Musibah Angin Puting Beliung di Pulau Punjung
Jumat, April 08, 2022

On Jumat, April 08, 2022

 


INFONUSANTARA.NET --Dampak akibat angin puting beliung dan disertai hujan yang sangat lebat puluhan rimah dan ruko yang terjadi di daerah Nagari Sikabau Kecamatan Pulau Punjung kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat yang terjadi pada Jumat sore (08/04/2022). 


Data yang direlis sementara oleh BPBD Kabupaten Dharmasaraya melalui  Kepala BPBD Kabupaten Dharmasraya, Eldison yang di hubungi awak media mengatakan, data sementara rumah dan toko serta sekolah yang menjadi korban dari musibah angin puting beliung di daerah Nagari Sikabau Kecamatan Pulau Punjung kabupaten Dharmasraya diantaranya lokasi di nagari sikabau kecamatan pulau punjung


Terdapat berapa jorong  antara lain Jorong Koto Panjang Nagari Sikabau 15 Ruko dengan 15 kk dan 6 unit rumah dengan 7 KK. Satu (1) unit rumah tertimpa pohon tumbang  dengan 2 kk, kemudian Jorong Tanjung Silelok 5 unit rumah dengan 6 KK dan selanjutnya  Perumnas Taratak Garden Nagari Siguntur  3 unit rumah. Dan kemudian ruangan sekolah SMP 2 Pulau Punjung rusak dan berapa pohon tumbang,


Hingga malam ini anggota kami bersama warga terus melakukan evakuasi dan potongan pohon kayu yang tumbang yang menimpa sebagian rumah dan menutupi jalan,Dan untuk kerugian di taksir semetara ratusan juta rupiah, alhamdulillah hingga malam ini belum ada korban jiwa akibat musibah tersebut ucap Kepala BPBD Kabupaten Dharmasraya, Eldison .(****)

Laporan:MsX

Cabut Kabel Genset Kondisi Menyala, Warga Dusun Mapopou Tewas Tersengat Listrik
Rabu, Maret 30, 2022

On Rabu, Maret 30, 2022



INFO|MENTAWAI Narjas Sababalat (34) warga Dusun Mapopou, Desa Makalo, Kecamatan Pagai Selatan meregang nyawa usai tersengat aliran listrik. Peristiwa tragis itu terjadi hari Rabu (30/4/2022) sekira pukul 19.00 WIB.


Kapolsek Sikakap, Iptu.Yanuar dalam keterangannya menyebut, korban tersengat listrik di ketahui saat menghidupkan mesin genset miliknya untuk penerangan di rumah, akan tetapi di saat itu aliran listrik PLTS di dusun tersebut juga menyala.

“Korban berusaha untuk mencabut kabel genset dalam kondisi menyala, namun usaha itu tidak berhasil, korban tersengat listrik di bagian telapak tangan kiri, sehingga tidak sadarkan diri, sebut Kapolsek dalam kronologis kejadian.

Kemudian melihat kejadian itu, istri korban berteriak dan meminta pertolongan kepada warga. Respon cepat, Kepala Dusun beserta warga melarikan korban ke Puskesmas Sikakap dengan menggunakan Bot Kantor Desa Makalo.

Setiba di puskesmas Sikakap dan telah di lakukan pemeriksaan, sekira pukul 21.30 WIB, Dokter menyatakan bahwa korban tersengat listrik tidak dapat di tolong alias meninggal dunia.

Saat ini Jenazah korban sedang dibersihkan oleh petugas kesehatan dan rencana pihak keluarga, jenazah korban akan dibawa ke Dusun Makalo malam ini juga, ujar Kapolsek mengakhiri.


Editor : Heri Suprianto

Belum Ditemukan Orang Hilang Diduga Hanyut Terseret Arus Sungai Batang Hari di Nagari Sungai Langkok Dharmasraya
Kamis, Maret 17, 2022

On Kamis, Maret 17, 2022





INFONUSANTARA.NET -Warga Nagari Sungai Langkok Kabupaten Dharmasraya,di gegerkan dengan adanya orang hilang yang di diduga hanyut terseret arus sungai Batang Hari.Korban yang hilang ini bernama Suprihatin, 38 tahun.Alamat Jorong Banjar Makmur Nagari Sipangkur Tiumang Kabupaten Dharmasraya.


Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), Jorong Banjar Makmur Sp 2 Nagari Sungai Langkok,Kecamatan Tiumang,Kabupaten Dharmasraya. Hingga berita ini diterbitkan pada Rabu (16/3/2022) korban belum juga di ketemukan.


Kapolres AKBP Nurhadiansyah melalui Kapolsek Koto Baru Iptu Iin Cendri yang di dampingi Koordinator kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Dharmasraya, Ardianus Effendi yang di hubungi awak media mengatakan betul sekali telah terjadi peristiwa adanya orang hilang yang terjadi Jorong Banjar Makmur Sp 2 Nagari Sungai Langkok,Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya, diduga hanyut terseret arus sungai batang hari.


Mendapat informasi dari masyarakat, kami dari Polsek Koto Baru langsung menuju Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), selanjutnya berkordinasi dengan aparat Nagari Sungai Langkok kemudian menghubungi petugas BPBD Kabupaten Dharmasraya guna bersama sama untuk melakukan pencairan korban yang hilang diduga hanyut terseret arus sungai Batang Hari.


Kami dari Polsek Koto Baru mengumpulkan keterangan dan saksi. Sementara ini keterangan dari keluarga bahwa korban yang bersangkutan meninggalkan rumah pada Selasa (15/3/2022) sekitar pukul15.30 WIB kemaren.Dan kemudian tidak kunjung pulang ke rumahnya hingga saat ini.


Dan muncul kecurigaan terhadap keluarga korban, dimana salah satu dari keluarganya yakni Sulistiyono (adik korban) inisiatif mencari korban kearah Nagari Ampalu. Diperjalanan melihat sepeda motor korban terparkir di di kebun sawit warga dekat jembatan Sungai Langkok. Selanjutnya dilakukan pencarian di sekitar daerah tersebut dan ditemukan sepasang sandal yang dipakai korban pada waktu meninggalkan rumah berada di pinggir sungai Batang Hari.


Dengan di temukan barang bukti berupa sepasang sandal yang di gunakan korban, dari pihak keluarga kuat dugaan bahwa korban terjatuh dan hanyut di seret air sungai Batang Hari. 


"Selanjutnya kami bersama - sama anggota BPBD Kabupaten Dharmasraya dan warga melakukan pencarian terhadap korban,namun hingga sore ini korban belum di ketemukan dan akan dilanjutkan pencarian terhadap korban esok hari.


"Hingga saat ini korban belum di ketemukan dan pada sore ini pukul 18:00 WIB, karena hari sudah mulai gelap, maka tim gabungan BPBD Kabupaten Dharmasraya dan Polri serta warga menghentikan pencarian dan di lanjutan pada Kamis (17/3/2022) dimulai sekitar pukul 07:00 WIB. Dan rencananya akan datang satu regu tim SAR dari Provinsi Sumatera Barat.Saat ini dalam perjalanan menuju lokasi kejadian peristiwa," ungkap Kapolsek Koto Baru Iptu Iin Cendri.(***)

Laporan:MsX

PDIP Sumbar Peduli Warga Terdampak Gempa Pasaman Barat Langsung Kirimkan 5000 Kg Beras dan Dirikan Dapur Umum
Sabtu, Februari 26, 2022

On Sabtu, Februari 26, 2022

 



INFONUSANTARA.NET - PDI Perjuangan Sumatera Barat mengirimkan 5.000 Kg beras kualitas premium ke lokasi gempa di Kabupaten Pasaman Barat dan Pasaman, Jumat sore (25/02/2022). Beras ini merupakan bantuan spontan dari Ketua DPR RI, Dr Puan Maharani. 


Selain itu, Tim Baguna PDI Perjuangan Sumbar juga diterjunkan untuk membantu warga terdampak gempa sekaligus mendirikan dapur umum di lokasi yang akan ditentukan kemudian, sesuai keadaan di lapangan. 


“Beras bantuan spontan dari Mbak Puan ini, telah dipacking masing-masingnya seberat 5 Kg. Begitu sampai di lokasi bencana, akan langsung dibagikan pada masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Ketua PDI Perjuangan Sumatera Barat, Alex Indra Lukman melalui sambungan telepon, Jumat malam. 


Dikatakan Alex, beras bantuan ini dikoordinir pengirimannya oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumbar, Albert Hendra Lukman. Sebanyak 2.500 kg diperuntukan bagi warga korban gempa di Pasaman Barat, sisanya sebanyak 2.500 Kg lagi bagi korban gempa di Kabupaten Pasaman. 


Pelepasan pengiriman beras dilakukan Jumat malam oleh Albert didampingi Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumbar, Yenni S Tanjung dan jajaran pengurus lainnya di kantor PDI Perjuangan Sumbar, Jl. Veteran Dalam No 50 Padang. 


“Beras bantuan ini dibawa dengan menggunakan 2 unit mobil siaga bencana dengan 4 orang personel Baguna Sumbar. Diperkirakan, dinihari nanti baru sampai di Pasaman Barat,” ungkap Alex. 


Sementara itu, ungkap Alex, Ketua DPC PDIP Pasaman, Maradongan dan tim Bagunanya, juga telah bergerak menyalurkan bantuan berupa nasi bungkus untuk keperluan makan malam bagi warga terdampak gempa. 


“Sebanyak 1.000 nasi bungkus telah dibagikan ke korban gempa sejak Jumat sore, di daerah Malampah,” ungkap Alex. 


Bantuan nasi bungkus ini, diserahkan langsung ke warga yang ada di sejumlah titik pengungsian. Seperti, pengungsian di kantor camat Tigo Nagari hingga ke warga yang bertahan di tenda plastik dekat rumah mereka di Kampung Anau Ladang Panjang. 


Sedangkan untuk pendistribusian kebutuhan makan malam korban gempa di Pasaman Barat, ungkap Alex, masih belum bisa dikonfirmasikan. Karena, sambungan telepon seluler ke daerah itu terputus akibat gempa. 


Diberitakan, gempa darat dengan intensitas 6,2 SR terjadi Jumat, pukul 08.39 WIB dengan pusat gempa di 0.15 LU - 99.98 BT atau 18 km timur laut Pasaman Barat. 


Laporan BNPB per pukul 21.00 WIB, gempa ini telah menyebabkan jatuhnya 7 orang korban jiwa, 10 orang mengalami luka berat, 75 Orang luka ringan. 


Selain itu, menyebabkan, sedikitnya 5000 jiwa mengungsi di 35 titik pengungsian yang berada di Kecamatan Talamau, Pasaman, Kinali di Kabupaten Pasaman Barat. 


Kemudian, terdapat 1 KK/2 jiwa mengungsi ke rumah kerabat di Kabupaten Limapuluh Kota dengan korban terdampak sebanyak 16 KK (53 jiwa). (*)

Kebakaran Lahan Terjadi di Desa Saumanganyak, Gerak Cepat Api Dapat di Padamkan
Jumat, Februari 04, 2022

On Jumat, Februari 04, 2022



INFO|MENTAWAITelah terjadi kebakaran lahan berada di lokasi yang berdekatan dengan kantor camat pagai utara. Dalam peristiwa ini api dapat di padamkan secara bersama-sama.


Sebelumnya terjadi kebakaran, Babinsa Koramil 04/Sikakap, Serka Jafril melaksanakan tugas rutin patroli di wilayah desa binaannya yang berada di Desa Saumanganyak.


“Saat patroli saya melihat ada kobaran api di sebuah lahan kosong yang berdekatan dengan kantor camat, di lokasi dekat kebakaran ada seorang petugas PLN yang sedang mencek aliran listrik yang mati” sebut Babinsa Jafril kepada media, Jumat (4/2/2022).


Kemudian Babinsa Jafril mengambil tindakan cepat dengan melakukan komunikasi langsung dengan camat yang jaraknya tidak terlalu jauh dari lokasi kebakaran sekitar 200 meter.


“Secara bersama-sama kita memadamkan api dengan memanfaatkan sumber air yang dekat lokasi kebakaran serta menggunakan fasilitas seadanya seperti pelepah kelapa yang basah” sebut Jafril.


Dengan bantuan Camat dan anggotanya beserta warga setempat dengan sigap melihat kejadian tersebut api dapat di padamkan dan tidak sempat merambat ke pemukiman masyarakat.


“Peristiwa kebakaran lahan ini tidak ada korban jiwa” kata dia.


Kebakaran lahan tersebut, Babinsa meminta kepada camat untuk menyampaikan kepada masyarakat agar tidak membakar lahan sembarangan dan perlu di jaga tidak di biarkan begitu saja, supaya tidak berdampak kepada kebakaran besar.



Editor : Heri Suprianto

Polsek Siberut Dalami Penemuan Mayat Bocah 4 Tahun di Desa Maileppet
Selasa, Februari 01, 2022

On Selasa, Februari 01, 2022



INFO|MENTAWAI - Sebagai umat manusia, kita pasti merasa sedih dan kasihan, bahkan ngeri ketika melihat ada kejadian penemuan sesosok mayat seorang bocah yang terjadi di lingkungan tempat tinggal kita.


Dimana saat ini masyarakat di gegerkan dengan penemuan mayat seorang bocah perempuan berusia 4 tahun di Desa Maileppet, Kecamatan Siberut Selatan.


Penemuan mayat bocah ini setelah tiga orang warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Siberut pada hari Minggu 30 Januari 2022, bahwa melaporkan tidak mengetahui keberadaan seorang perempuan bernama Regensia 4 tahun warga Desa Simatalu, Kecamatan Siberut Barat.


Informasi yang di terima awak media dari Kasubsi PID Humas Polres Mentawai, Bripka Yuki Irvianda, SH, bahwa penemuan mayat seorang bocah 4 tahun ini di temukan pada hari senin 31 Januari 2022 sekira pukul 12.00 WIB di lokasi Desa Maileppet.


Kronologis yang di sampaikan salah satu warga bernama Gengsawadi (25) warga Desa Simatalu dari keterangannya yang di terima Polsek Siberut,pada  hari sabtu 29 Januari 2022 saudara Rontianus (25) warga Desa Simatalu mendatangi rumah Gengsawandi bahwa dia akan menceraikan istrinya bernama Leak dan dia mau berangkat ke Simatalu sambil membawa parang.


Kemudian keesokan hari sekira pukul 06.00 WIB, Serka Sofyan yang lagi beraktivitas joging melihat Rontianus di depan Rumah dalam kondisi tenggorokan tersayat dimana saat bersamaan dilihat oleh Leak Selaku istri Korban. Lalu Leak memanggil Sdr. Tohir untuk membantu Rontianus dimana saat bersamaan Rontianus berusaha mengambil tali jemuran.


Setelah itu sekira pukul 06.30 WIB, Rontianus dibawa ke Puskesmas Muara Siberut untuk dilakukan pertolongan pertama medis, kemudian sekira pukul 11.00 WIB Rontianus dirujuk ke RSUD Mentawai didampingi 2 orang Staff Puskesmas Muara Siberut.


Kemudian proses pencarian mayat bocah 4 tahun ini dalam pencarian melibatkan Masyarakat Desa Maileppet, Personel Polsek Siberut dan Personel Koramil 02/Siberut.


Sekira pukul 12.00 WIB kelompok Gegensia sebanyak 4 orang menemukan sesosok mayat perempuan bernama Regensia dengan jarak 300 meter dari rumah Gengsawandi.


Saat di temukan korban memakai baju warna cokelat dan celana warna biru laut dengan kondisi kepala hampir putus dan bahu sebelah kiri terdapat bacokan.


Adapun nama warga penemu mayat korban bocah 4 tahun yaitu Muhammad Yunus (32), warga Desa Muara Siberut, Adel Sagari (21), Warga Desa Saibi Samukop, Erianto (35) warga Dusun Tiop, Desa Katurei dan Gengsawandi (29) warga Dusun Samoilaklak, Desa Simatalu.


Kasubsi PID Humas Polres Mentawai, Bripka Yuki Irvianda, SH menyampaikan, berdasarkan informasi penemuan mayat ini,  maka 9 Personil Polsek Siberut di bawah pimpinan Iptu.Demestri melakukan olah TKP penemuan mayat disertai pengambilan visum oleh Puskesmas Muara Siberut. Dimana kegiatan ini juga diikuti 2  Personil Koramil 02/Muara Siberut.


Setelah dilakukan olah TKP,  pihak Keluarga Korban meminta agar jenazah Korban segera dikuburkan. Kemudian sekira pukul 15.00 WIB sampai pukul 15.40 WIB dilaksanakan penguburan Almarhum Regensia di TPU Desa Maileppet.


Berdasarkan keterangan dari Staff Puskesmas Muara Siberut yang ikut mendampingi rujukan Saudara Rontianus ke RSUD Mentawai terdapat pernyataan dari istrinya bernama Leak bahwa dia belum mempunyai anak, dimana saudari Regensia ini merupakan anak tiri leak.


Dalam berumah tangga keluarga Rontianus sering mengalami cekcok, dimana kemungkinan mayoritas permasalahan dipicu karena kehadiran korban Regensia dan Rontianus selama 2 minggu belakangan ini tinggal di rumah saudara, sebelumnya tinggal di Dusun Majubulu Desa Madobag .


Selanjutnya kejadian ini, bahwa tidak adanya usaha dari keluarga saudari Leak untuk menahan berangkat Rontianus, dimana hal ini berdasarkan kondisi waktu yang sudah sore menuju Simatalu, terakhir terkait peristiwa ini terjadi saat keluarga Saudara Rontianus tinggal di rumah Saudara Gengsawandi.


Dari keterangan yang di himpun Polsek Siberut tidak  menutup kemungkinan bahwa  kejadian ini dipicu secara langsung oleh peran keluarga Saudari Leak.


Terkait fakta bahwa saat Rontianus bersama korban Regensia berangkat menuju Desa Simatalu membawa sebilah parang dimana saat kembali kerumah dalam kondisi tenggorokan disayat tanpa ada parang di tangan.


Sementara hasil dari visum yang di lakukan tim Puskesmas Muara Siberut bahwa kondisi luka Korban akibat sayatan sebilah parang kemungkinan bahwa sebilah parang ini menjadi alat pembunuhan korban Regensia.


Kemudian fakta dalam kondisi terluka Rontianus berusaha mengambil tali jemuran kemungkinan bahwa kondisi sayatan tenggorokan pada Rontianus merupakan usaha bunuh diri dan akibat tidak berhasil kemungkinan mau melakukan usaha bunuh diri dengan cara gantung diri.


Dalam pencarian mayat seorang bocah 4 tahun ini, empat orang saksi yang menemukan di bawa ke mako polsek Siberut, guna untuk dimintai keterangan lebih lanjut oleh penyidik unit Reskrim polsek Siberut.



Editor : Heri Suprianto

Kapolda Sulteng : Baku Tembak 1 DPO Tewas, Sisa Anggota Kelompok Teroris Poso Masih Terus di Lakukan Pengejaran
Selasa, Januari 04, 2022

On Selasa, Januari 04, 2022



INFO|SULTENGSatuan Tugas (Satgas) Madago Raya terlibat baku tembak dengan kelompok teroris Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), di Bendungan Desa Dolago Padang, Parigi Selatan, Parigi Moutong.


Dalam peristiwa tersebut, satu DPO kelompok teroris Poso, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang alias Basir, tertembak sehingga meninggal dunia.

“Pada kontak tembak itu, satu anggota kelompok teroris Poso tertembak,” kata Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Rudy Sufahriadi kepada awak media, Selasa (4/1/2022).

Rudy menjelaskan, tim Satgas Madago Raya masih melakukan proses evakuasi terhadap jenazah dari satu terduga kelompok teroris tersebut.

Dalam hal ini, Rudy memastikan tim Satgas Madago Raya masih akan terus melakukan pengejaran terhadap sisa anggota kelompok teroris Poso tersebut.

“Satgas Madago Raya akan terus melakukan pengejaran terhadap DPO kelompok teroris lainnya yang tersisa,” tutup Rudy, (“).

Tenggelam di Pantai Mapaddegat, 2 Korban Selamat dan 1 Orang di Temukan Tim SAR Gabungan Meninggal Dunia
Sabtu, Januari 01, 2022

On Sabtu, Januari 01, 2022



INFO|MENTAWAI - SAR gabungan melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan dalam kondisi membahayakan manusia di lokasi Pantai Mapaddegat, Desa Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara.


Dalam operasi SAR kondisi membahayakan Manusia di kabarkan tiga orang tenggelam di pantai Mapaddegat hendak bermain di pantai. Kejadiannya sekira pukul 17.30 WIB, Sabtu (1/1/2021).

Setelah menerima informasi dari salah satu anggota Kodim bernama Purba sekira pukul 18.20 WIB, Tim SAR gabungan bergerak langsung menuju lokasi kejadian.

Kakansar Mentawai, Akmal menjelaskan, kejadian ini, dimana satu keluarga bermain di areal pantai Mapaddegat, namun pada pukul 17.30 WIB di kabarkan 3 orang tenggelam.

“Pada saat kejadian 2 orang berhasil selamat, sedangkan satu lagi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia” sebut Akmal dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/1/2021).

Adapun nama tiga orang korban tenggelam itu Ferdinan (48) selamat, Nadin (10) Selamat dan Pagoy (9) meninggal dunia.

Dalam operasi pencarian dan pertolongan, tim SAR gabungan menemukan satu orang korban meninggal dunia, kemudian di evakuasi menuju RSUD Mentawai.

Operasi SAR membahayakan manusia unsur terlibat, Tim Rescue SAR Mentawai,TNI-Polri, BPBD, Masyarakat. Dengan ditemukan korban tenggelam, operasi SAR di usulkan tutup dan semua unsur kembali di kesatuan masing masing.

Akmal menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada serta peka melihat kondisi saat berada di pantai, terutama kepada orang tua betul-betul menjaga anak-anak yang sedang mandi laut.


Editor : Heri Suprianto

Longsor Talegong Garut, 4 Rumah Tertimbun, Jembatan Rusak
Sabtu, Desember 25, 2021

On Sabtu, Desember 25, 2021

 

Ilustrasi (CNN Indonesia/Andry Novelino)



Tanah longsor terjadi di Kampung Cikaramat, Desa Mekarmulya dan Desa Mekarsari, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Sedikitnya empat rumah warga tertimbun. 



INFONUSANTARA.NET - Tanah longsor terjadi di Kampung Cikaramat, Desa Mekarmulya dan Desa Mekarsari, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Sedikitnya empat rumah warga tertimbun.



"Jumlah kepala keluarga yang terancam 45, dengan jumlah jiwa 179 orang. Korban luka nihil," Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat Hadi Rahmat, Sabtu (25/12).



Longsor dipicu hujan dengan intensitas tinggi pada pukul 15.00 WIB. Longsor juga berdampak terhadap 4 unit sarana pendidikan, 1 unit fasilitas kesehatan, 2 unit jembatan, dan 50 unit rumah terancam.



"Untuk sementara warga yang terancam dievakuasi ke tempat yang aman," ujarnya.



Hadi mengatakan pihaknya kesulitan menuju lokasi longsor karena jembatan rusak. Tim SAR hanya bisa lewat jembatan darurat yang dibuat oleh warga.



"Untuk sementara akses jalan menuju ke lokasi sulit karena dua jembatan rusak, tidak bisa dilewati. Hanya jembatan darurat buatan warga," katanya.

Source: CNN Indonesia





Terdampak Banjir Daerah Abai Siat dan Nagari Bonjol Dikunjungi Wakil Rakyat Dharmasraya Bersama PT Tunas Mandiri untuk Salurkan Bantuan
Senin, Desember 20, 2021

On Senin, Desember 20, 2021



INFONUSANTARA.NET -- Banjir yang terjadi berapa hari lalu,yang merendam berbagai daerah khususnya daerah nagari Abai Siat dan Nagari Bonjol Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat.


Peristiwa alam itu meredam ratusan rumah, sehingga membuat keperihatinan dari Wakil Ketua DPRD Dharmasraya Ade Sudarman dan Anggota DPRD Dharmasraya Salman bersama PT Tunas Rimba yang di wakili oleh Humas PT Tunas Rimba Memer TR, memberikan bantuan sembako kepeda Nagari yang menjadi korban banjir tersebut pada hari Senin sore (20/12/2021). 


Pada kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Dharmasraya Ade Sudarman yang didampingi Anggota DPRD Dharmasraya Salman yang dihubungi oleh awak media mengatakan,ini merupakan kunjungan kami yang kedua kali selaku wakil rakyat,melihat korban banjir yang terjadi di daerah Abai Siat dan Nagari Bojol ini.


"Pada kali ini kami bersama - bersama PT Tunas Rimba memberikan bantuan sembako untuk warga yang terkena akibat banjir terjadi berapa hari lalu yang merendam ratusan rumah akibat hujan yang sangat deras dan meluapnya air sungai batang siat hingga mengakibatkan aktifitas masyarakat terganggu akibat musibah ini," ujarnya.


Bantuan ini untuk sedikit meringankan beban masyarakat,kami dari Wakil Ketua DPRD Dharmasraya Ade Sudarman dan bersama anggota DPRD Salman dan  bersama PT Tunas Rimba memberikan bantuan sembako di antara beras dan mie instan serta minyak goreng. "Semoga dengan batuan ini dapat memberikan keringanan warga yang menjadi korban banjir, "ucap Wakil Ketua DPRD Dharmasraya Ade Sudarman.


Sementara itu di tempat yang sama Humas PT Tunas Rimba Memet TR yang di hubungi awak media mengatakan.Kami dari Perusahan PT Tunas Rimba,ini adalah bentuk kepedulian Perusahan kami,kepada daerah yang terkena musibah apalagi bencana alam banjir yang terjadi,dalam Corporate Social Responsibility (CRS) Perusahan kami.Yang mana kami tetap peduli sesama dalam betuk sosial kemasyarakatan.


Pada bantuan kali ini kami memberikan sembako diantaranya minyak goreng 214 bungkus, dan mie insatan 180 kardus serta Beras 160 karung,untuk dua nagari yaitu Nagari Bojol dan Nagari Abai Siat yang kami berikan pada hari ini. 


"Nantinya pihak nagari yang mendistribusikan kepada masyarakat yang terkana korban banjir yang terjadi berapa hari lalu.Tidak ada yang terlambat memberikan bantuan yang penting bisa memberikan yang terbaik dan meringankan beban masayrakat dalam musibah banjir,"ucap Humas PT Tunas Rimba Memet TR. (***)

Laporan:MsX

Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Dua Korban Pasca Perahu Terbalik di Muara Sikabaluan
Senin, Desember 20, 2021

On Senin, Desember 20, 2021



INFO|MENTAWAIOperasi ketiga pencarian dan pertolongan terhadap korban yang hilang akibat perahu terbalik di muara sikabaluan, hari ini tim SAR berhasil menemukan satu orang lagi korban atas nama Gefarni usia 8 Tahun perempuan.


“Penemuan korban ini jaraknya tak jauh dengan korban yang pertama di temukan sekitar 2 KM di depan pintu muara sikabaluan” ucap Kakansar Mentawai, Akmal kepada media, Senin (20/12/2021). 

Dia menjelaskan, peristiwa terbaliknya perahu jenis pompong di muara sikabaluan, jumlah seluruh POB sebanyak 6 orang, namun saat kejadian 4 orang berhasil selamat, sedangkan dua orang lagi hilang.

Setelah mendapat informasi, Tim SAR gabungan melakukan pencarian, namun operasi kedua hasilnya nihil, kemudian di lanjutkan operasi ketiga membuahkan hasil di temukan satu korban bernama Keilak Saguruk laki-laki berusia 50 tahun.

“Tak berapa lama selang waktu ditemukan kembali satu korban berusia 8 tahun bernama Gefarni dalam kondisi mengapung di depan pintu muara sikabaluan” ucap Akmal.

Dengan di temukan dua korban dalam peristiwa terbaliknya perahu di muara sikabaluan di usulkan operasi di tutup dan tim SAR gabungan yang terdiri dari Tim Rescue Mentawai, BPBD Mentawai, TNI-Polri dan Masyarakat setempat
kembali kepada satuan masing-masing.

Melihat dari kejadian ini, Akmal mengimbau kepada seluruh masyarakat mentawai untuk mewaspadai dengan memperhatikan 5 hal ketika berlayar atau pergi melaut.

Berikut 5 hal yang perlu di perhatikan saat berlayar atau pergi melaut, pertama perhatikan kondisi cuaca dan prakiraan cuaca yang di keluarkan BMKG, kedua pastikan kondisi tubuh sehat dan logistik memadai pada saat berlayar atau melaut.

Ketiga pada saat mau berlayar atau melaut pastikan kondisi mesin serta BBM mencukupi, keempat pastikan mempunyai peralatan septi seperti pelampung, life jacket, maupun peralatan komunikasi dan navigasi serta kepada kapal-kapal berlayar di perairan mentawai ini harus mempunyai peralatan pemancar sinyal marabahaya.

Terakhir, tak kalah pentingnya, karena saat ini masih dalam kondisi pandemi covid-19 untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan ikuti program vaksinasi.

Atas nama keluarga besar pencarian dan pertolongan mentawai mengucapkan terima kasih kepada seluruh yang telah membantu operasi pencarian terhadap kedua korban dan kami turut berduka cita, semoga keluarga yang di tinggalkan di beri ketabahan, ucapnya mengakhiri.


Editor : Heri Suprianto

Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan 1 Korban Terbalik di Muara Sikabaluan, Satu Lagi Masih Dalam Pencarian
Senin, Desember 20, 2021

On Senin, Desember 20, 2021



INFO|MENTAWAIPencarian dan pertolongan terhadap korban yang hilang terseret akibat perahu terbalik di Muara Sikabaluan, Sabtu lalu, (18/12/21) membuahkan hasil.


“Hari ini satu orang korban di temukan dalam kondisi meninggal, sedangkan 1 orang lagi masih dalam pencarian” sebut Kakansar Akmal kepada media, Senin (20/12/2021).

Dia mengatakan, peristiwa terbaliknya pompong di muara sikabaluan, jumlah seluruh korban sebanyak 6 orang. Pada kejadian awal 4 orang berhasil selamat dari insiden tersebut.

Satu orang korban yang di temukan hari ini, kata Akmal dalam kondisi mengapung memakai baju merah, celana merk levis warna biru bernama keilak Saguruk laki-laki berusia 50 tahun, kondisi meninggal dunia, ujarnya.

“Saat ini korban yang ditemukan, sudah di evakuasi ke rumah duka di Lopon Dusun Sebelen, Desa Cimpungan, Kecamatan Siberut Tengah” ucap Akmal.

Untuk pencarian satu korban lagi bernama Gerfani usia 8 tahun, tim gabungan SAR yang terdiri dari Tim Rescue Mentawai, BPBD Mentawai, TNI-Polri dan Masyarakat setempat masih berupaya terus melakukan pencarian, ujarnya.

Seperti di ketahui sebelumnya kejadian ini berawal perahu pompong dengan POB 6 orang berangkat dari cimpungan menuju muara sikabaluan.

Namun dalam perjalanan perahu pompong yang di bawah terbalik pada hari sabtu, (18/12/21) sekira pukul 16.20 WIB. Peristiwa itu ada 4 empat berhasil selamat.


Editor : Heri Suprianto