PILIHAN REDAKSI

Hadiri Latihan Gabungan FORKI Tanah Datar, Wabup Richi : Jadikan Wadah Perkuat Tali Persaudaraan

INFO|Tanah Datar - Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Tanah Datar mengelar latihan gabungan (latgab) yang diikuti oleh seluruh p...

Budaya

Opini

Mentawai

Padang Panjang

Peristiwa

Pariwara

Penemuan Bayi di Kawasan Awera Resort, Kasat Reskrim Mentawai : Kita Akan Buru Pelakunya
Selasa, September 13, 2022

On Selasa, September 13, 2022




INFO|MENTAWAI - Penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki gegerkan warga, soalnya, bayi laki-laki tersebut saat di temukan masih terdapat tali pusar yang berada di sekitaran pohon sagu digenangi air di kawasan awera resort, Desa Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara.


Bayi laki-laki yang di temukan itu, sekira pukul 06.15 WIB, Selasa 13 September 2022.  Berawal salah seorang securty awera resort bernama James Tatoleuru panggilan Harson (35) saat berjaga di kawasan wilayah tugasnya.


Hendak pergi ke mess jarak lebih kurang 200 meter dari awera resort di perjalanan tiba-tiba securty mendegar ada suara tangisan bayi laki-laki di sekitar jembatan dekat mess.


Securty menghampiri untuk mencari sumber suara itu dan akhirnya di temukan sesosok bayi laki-laki di duga di buang oleh orang tuanya.


Setelah itu securty ini memberitahu staf Awera Resor bernama Puji (24) selaku Admin awera resort, bahwasannya ada bayi laki-laki yang di temukan di dekat pohon sagu.


Dari informasi yang di sampaikan securty itu, Puji langsung melakukan pertolongan pertama untuk menghangatkan bayi laki - laki tersebut serta melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menyelamatkan bayi laki-laki yang tak berdosa itu.


"Bayi laki-laki yang di temukan itu berhasil di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mentawai untuk mendapatkan pertolongan dan kondisi bayi tersebut saat ini masih dalam perawatan di ruang inkubator dengan berat 2,6 Kg" sebut Kasat Reskrim Mentawai, Iptu.Donny Putra,SH,MH kepada media, Selasa 13 September 2022.


Penemuan bayi laki-laki tersebut hingga sampai saat ini tim Sat Reskrim polres mentawai masih melakukan pencarian informasi siapa orang tua (Ibu Kandung) yang tega membuang bayi yang tak berdosa ini.


Kasus penemuan bayi ini, kata Donny Putra telah melakukan tindakan dengan berkoordinasi dengan pihak Dinkes untuk menyelamatkan bayi yang tak berdosa ini hingga sampai kondisinya benar-benar sehat.


Selain koordinasi dengan Dinkes, Reskrim juga berkoordinasi dengan Dinsos, berhubung orang tuanya belum di temukan, guna pengurusan, perawatan dan pengasuhan bila dinyatakan bayi ini sehat oleh medis.


Dari segi penegakan hukum dalam kasus penemuan bayi ini, kata Donny Putra akan segera memburu dan mencari siapa pelaku yang tega membuang bayi yang tak berdosa ini.


"Kita akan memburu pelaku yang membuang bayi laki-laki ini" tegas Donny Putra mengakhiri.


Editor : Heri Suprianto


Penemuan Mayat Pemuda Gantung Diri di Dusun Makilat, Kapolsek Sikakap : Diduga Soal Asmara
Minggu, September 11, 2022

On Minggu, September 11, 2022



INFO|MENTAWAISeorang pemuda inisial CDY (19) warga Dusun Makilat, Desa Matobe, Kecamatan Sikakap di temukan tewas tergantung di pohon alpukat yang berada di belakang gereja GKPM Matobe.


Peristiwa yang mengejutkan warga matobe itu terjadi, Minggu 11 September 2022, sekira pukul 06.00 WIB.

Informasi yang di rangkum awak media matasumbar.com dari Kapolsek Sikakap, Iptu Januar menyebut, penemuan sesosok mayat pria muda itu ketika salah seorang warga Budiman hendak pergi memberikan makan ayam dan melihat korban sudah tergantung di pohon alpukat dekat ladangnya.

Sosok pemuda tergantung di pohon alpukat itu menggunakan tali warna hijau biru. Dari hal itu Budiman memberitahu kejadian ini kepada warga dan Kepala Desa Matobe untuk di laporkan ke Kapolsek Sikakap.

Dari laporan itu, Kapolsek Sikakap bersama jajarannya turun ke lokasi kejadian untuk melakukan eksekusi. Di lokasi tim polsek sikakap membawa korban ke puskesmas sikakap untuk di lakukan pemeriksaan, (visum).

“Hasil pemeriksaan yang di lakukan dokter Susan tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik di tubuh korban, murni gantung diri dengan kondisi lidah terjulur dan air sperma keluar” sebut Kapolsek.

Usai di lakukan pemeriksaan di Puskesmas Sikakap, Mayat korban di serahkan kepada pihak keluarga untuk di kebumikan.

Dari keterangan Kapolsek Sikakap menyebut, aksi nekat pemuda untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di duga korban diputusin oleh pacarnya, (dugaan persoalan asmara).

Di balik kejadian ini, Kapolsek Sikakap Januar menghimbau kepada seluruh masyarakat terutama orang tua untuk selalu memberikan pemahaman kepada generasi muda dan kalau ada persoalan bisa di rembukan dengan keluarga guna mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan.

“Kejadian ini kita harapkan tidak lagi terjadi, adapun persoalan di kalangan generasi muda segera di cari solusi agar tidak terjadi hal yang merugikan diri sendiri dan juga ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga generasi muda” tutupnya.

Editor : Heri Suprianto

Sudah Hilang Akal Sehat, Orang Tua Sendiri Tega di Aniaya, Pelakunya Anak Kandung
Sabtu, September 10, 2022

On Sabtu, September 10, 2022



INFO|MENTAWAITak terima di tegur, seorang PNS yang berprofesi sebagai guru aniaya orang tuanya dengan sepotong kayu panjang lebih kurang 50 Cm.


Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami luka serius di bagian kepala belakang, bagian depan serta korban muntah darah.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi di Dusun Belekraksok, Desa Malakopak, Kecamatan Pagai Selatan sekira pukul 20.00 WIB, jumat 9 September 2022.

Diketahui pelaku bernama Laurianus (56) dan korban Mangantar Samaloisa (82) yang merupakan orang tua kandung pelaku.

Dari peristiwa itu Kapolsek sikakap, Iptu Januar di dampingi Kanit Intel, Bhabinkamtibmas Malakopak, Bhabinkamtibmas Matobe, Bhabinkamtibmas Saumanganyak dan anggota SPKT turun langsung ke lokasi kejadian di dusun Belekraksok, Desa Malakopak Kecamatan Pagai Selatan.

Kapolsek Sikakap, Iptu. Januar menuturkan, peristiwa kekerasan atau penganiayaan yang di lakukan pelaku terhadap korban berawal saat pelaku memarahi istri nya dan di tegur oleh korban selaku orang tua pelaku.

Namun, saat di tegur sama orang tuanya, pelaku merasa tidak senang, sehingga pelaku mengambil sepotong kayu dengan panjang lebih kurang 50 Cm langsung memukulkan ke bagian kepala korban.

Akibat perbuatan yang di lakukan pelaku, korban mengalami luka di bagian kepala belakang dan depan. Kondisi korban setelah terjadi pemukulan mengalami kritis.

“Pelaku sempat di bawa ke puskesmas Sikakap, akan tetapi setelah di lakukan perawatan, korban di rujuk ke RSUD Mentawai” sebutnya.

Dari kejadian ini, Kapolsek Sikakap telah mengambil tindakan dengan mendatangi TKP, mengamankan barang bukti, mengamankan pelaku serta membawa korban ke puskesmas.

Januar mengatakan, peristiwa penganiayaan yang terjadi di Dusun Belekraksok ini di duga pelaku mengalami gangguan jiwa dan peristiwa ini yang kedua kalinya selama dua tahun terakhir.

Editor : Heri Suprianto

Geger Penemuan Mayat Pria di Bibir Pantai Pulau Sibigeu Sikakap
Senin, September 05, 2022

On Senin, September 05, 2022



INFO|MENTAWAIWarga dihebohkan dengan penemuan mayat pria dalam kondisi tubuh sudah kaku di bibir pantai pulau Sibigeu, Desa Malakopak, Kecamatan Pagai Selatan, Minggu 4 September 2022.


Di ketahui identitas korban bernama Hauni Zalukhu (55) suku nias, pekerjaan tani, beralamat di Dusun Alaimonga, Desa Taikako, Kecamatan Sikakap.

Kapolsek Sikakap, Iptu.Januar membenarkan adanya penemuan mayat pria di pulau sibigeu dan mendapatkan informasi itu dari masyarakat.

Penemuan mayat pria ini, Januar mengatakan, berawal di temukan salah seorang warga bernama Ermanus Samaloisa sebagai saksi pertama yang hendak pulang dari ladang, pada hari sabtu (3/9/2022) sekira pukul 15.00 WIB,

Saat ditemukan mayat pria dengan kondisi posisi badan terlentang dan sudah kaku. Kemudian saksi pertama ini meminta pertolongan dengan memanggil temannya sebagai saksi kedua bernama Marson Sababalat untuk menolong mengangkat mayat untuk di kuburkan di sekitar lokasi pulau Sibigeu.



Dengan adanya informasi penemuan mayat tersebut, Kapolsek langsung melakukan  pulbaket dengan menurunkan personel terdiri dari, Ipda Senta, Aipda S. Ginting, Brigadir Fadly Wahyud, Brigadir Anggun, Bripda P.riky, Bripda gusmil melibatkan Tim Puskesmas Malakopa, Kepala Dusun Malakopak, Kepala Dusun Alaimonga dan Pihak keluarga Korban.

Setelah dilakukan koordinasi, tim langsung bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan longboat. Tiba di lokasi tim lakukan evakuasi dan Dokter langsung lakukan pemeriksaan terhadap korban

Menurut keterangan dokter, kata Januar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan dokter menyatakan korban meninggal murni akibat tenggelam.

Usai pemeriksaan yang dilakukan dokter, Jenazah korban dibawa oleh pihak keluarga menuju rumah korban di Dusun Alaimonga Desa Taikako Kecamatan Sikakap.

Dalam catatan kepolisian, Kapolsek Sikakap, Januar menyebut, penemuan mayat pria bahwa saksi pertama dan kedua saat ditemukan mayat tidak memberitahu pihak kepolisian, dikarenakan alat komunikasi (Handphone) tidak ada.

Informasi yang diterima polsek sikakap atas penemuan mayat ini dari salah seorang karyawan homestay atas nama Wira Telaumbanua melalui informasi dari kedua saksi untuk meminta tolong menyampaikan kejadian ini ke pihak kepolisian.


Editor : Heri Suprianto

Warga Malancan di Kabarkan Hilang, SAR Mentawai Meluncur Kelokasi Kejadian
Sabtu, September 03, 2022

On Sabtu, September 03, 2022



INFO|MENTAWAISalah satu warga Dusun Sinaki, Desa Malancan, Kecamatan Sibeut Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumbar di kabarkan hilang.


Warga yang hilang ini di ketahui bernama Philipus Paletuk panggilan Koipung berusia 74 tahun, dikabarkan hilang sejak kemaren, Jumat 2 September 2022 sekira pukul 14.00 WIB.

Informasi yang di rangkum awak media dari saudara Jay melalui WA group Info kebencanaan mentawai dia menyebut, sebelum di kabarkan hilang korban pergi ke kandang babi menggunakan sampan kecil di bekali dengan Orek (Keranjang) berisi parang dan lain-lainnya.

Sebelum berangkat, istri korban sempat melarang pergi dan tidak boleh pergi kemana-mana, karena korban dalam kondisi kurang sehat (sakit kepala) berkemungkinan pengaruh tensi.

Setelah di lakukan pencarian yang di temukan Orek (Keranjang) dan sampan yang di bawa korban, sementara sikorban tidak di temukan.

Dari informasi itu, Pencarian dan pertolongan SAR Mentawai di bawah pimpinan Kakansar Mentawai, Akmal melalui Kasiops, Hendri langsung turun ke lokasi kejadian.

“Informasi kejadian ini dari semalam sudah kita monitor, hari ini tim kita menuju ke lokasi kejadian” kata Hendri kepada media, Sabtu (3/9/2022).

Dia menyebut, keberangkatan tim SAR pencarian dan pertolongan menuju lokasi kejadian di jadwalkan memang pagi, namun terkendala dengan BBM, sehingga agak terlambat sedikit berangkat.

“Kita berharap cuaca bersahabat, sehingga tim bisa sampai ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban” harapnya.

Editor : Heri Suprianto

Habis Terbakar, Pelajar Beharap Ada Bantuan Fasilitas Sekolah
Jumat, Agustus 26, 2022

On Jumat, Agustus 26, 2022

Laporan : Gelpinus Tasilipet


INFO|MENTAWAI – Pondok atau tempat tinggal anak sekolah SMA yang kontruksinya dari kayu ludes di lalap si jago merah. Peristiwa ini terjadi sekira pukul 01.00 WIB dini hari di simpang parak batu, Kecamatan Pagai Selatan.

Diketahui pemilik pondok bernama Nespridayanti Sakeru (16) merupakan pelajar SMAN 1 Pagai Selatan yang masih duduk di bangku kelas 1. Untuk sementara korban tinggal di tempat tetangga, guna melanjutkan kembali pendidikan.

Pasca kejadian kebakaran itu, kondisi pondok tempat tinggal pelajar ini tidak ada satupun tersisa dan insiden ini tidak ada korban jiwa, hanya pelajar SMA ini kehilangan tempat tinggal.

Selain itu lokasi tempat tinggalnya ini tidak terlalu jauh dari sekolah tempat dia menuntut ilmu.

“Saat ini bantuan secukupnya sudah berada di lokasi kejadian yang di serahkan pihak terkait melalui lumbung sosial PKH pagai selatan” sebut Gelpinus melalui laporannya di WA group Info kebencanaan Mentawai, Jumat (26/8/2022).

Bantuan yang di serahkan itu berupa 10 kg beras, 1 bh tikar., 1 bh kasur lipat, 2 klg sarden, 1 dus indomi, 5 bgks daging siap saji, 1 bh selimut, 6 helai baju kaos dan 1 kantong roti.

“Bantuan ini bersumber dari lumbung sosial PKH” kata Gelpinus.

Dia menyebut, terkait kebutuhan harian menurut dia sudah mencukupi, namun yang belum ada itu fasilitas sekolah korban, karena semua fasilitas sekolahnya habis terbakar dan tak tersisa.

Melalui WA group info kebencanaan mentawai, Gelpinus meminta petunjuk kepada pihak terkait di Pemkab Mentawai agar fasilitas dan kelengkapan sekolah si korban dapat di akomodir, sehingga si korban bisa sekolah kembali.


Editor : Heri Suprianto

Penumpang Longboat Mati Mesin di Perairan Antara Sipora-Siberut Selamat di Evakuasi SAR Mentawai
Sabtu, Agustus 20, 2022

On Sabtu, Agustus 20, 2022



INFO|MENTAWAI - Satu unit longboat Sandi 05 warna biru berukuran 9 meter yang bertolak dari Tuapeijat menuju pei-pei mengalami mati mesin yang di sertai kondisi gelombang laut tinggi, sehingga di perjalanan longboat  terombang ambing.


Peristiwa ini terjadi di perairan antara pulau Sipora dan Siberut sekira pukul 14.30 WIB, Sabtu 20 Agustus 2022. Penumpang yang berada di atas longboat sebanyak 5 orang.

Sebelum tim pencarian dan pertolongan SAR Mentawai menuju lokasi kejadian, longboat yang mati mesin di perairan antara pulau sipora dan siberut ini di selamatkan oleh kapal tundo yang berada di lokasi.

“Sebelum kita melakukan evakuasi terhadap 5 penumpang longboat sudah ada kapal tundo yang menyelamatkan, dari kapal tersebut kita lakukan evakuasi menuju Tuapeijat” kata Kakansar Mentawai melalui Kasiops SAR Mentawai, Hendri kepada media, Sabtu (20/8/2022).

Perisitiwa kapal mati mesin (Longboat) di perairan antara pulau sipora dan siberut ini sebanyak 5 penumpang di evakuasi dengan kondisi selamat.

Berikut data korban yang di evakuasi yaitu,  Stefani (34) Perempuan, Hendrika Marpaung  (43) Laki-laki, Jejireh (11) perempuan, Azzarel (9) Laki-laki dan Jeriko (3) Laki-laki.

“Saat ini kondisi ke lima penumpang selamat sudah berada di dermaga tuapeijat dan di serahkan kepada pihak keluarga” sebut Hendri.

Dengan telah di lakukan evakuasi terhadap korban. Operasi SAR di usulkan untuk di tutup dan semua unsur kembali kesatuan masing-masing.

Untuk informasi bagi masyarakat yang mengetahui ketika terjadi musibah di wilayah kepulauan mentawai bisa langsung menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Mentawai dengan Call Center Emergency  call 115 atau Telp (0759) 3211503.


Editor : Heri Suprianto

Kantor Wali Nagari Muaro Sopan Padang Laweh Ludes Dilalap Jago Merah
Senin, Agustus 01, 2022

On Senin, Agustus 01, 2022

 



INFONUSANTARA.NET -- Peristiwa kebakaran terjadi terhadap Kantor Wali Nagari Muaro Sopan, Kecamatan Padang Laweh,Kabupaten Dharmasraya,Sumatera Barat pada hari Senin siang (01/08/2022).


Akibatnya seluruh isi Kantor Wali Nagari Muaro Sopan,tersebut ludes di lalap si jago merah.Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa,dan kerugian di taksir ratusan juta rupiah.


Wali Nagari Wali Nagari Muaro Sopan,Ari Asmanto, yang di temui awak media di lokasi kejadian mengatakan, tadinya saya sedang mengikuti kegiatan di Kantor DPRD Dharmasraya,tidak berapa lama saya dapat telpon dari staf saya mengatakan “Pak kantor nagari kita terbakar”.Mendapat informasi tersebut saya langsung ke kantor melihat kondisinya.


Dalam perjalanan menuju ke kantor Wali Nagari Muaro Sopan,saya mengubungi Unit pemadam kebakaran (Damkar) Pemkab Dharmasraya.


"Sesampai saya di lokasi kebakaran,kondisi kantor sudah ludes di lalap api.Tak berselang berapa lama dengan respon cepat oleh anggota Damkar Pemkab Dharmasraya tiba di lokasi untuk memadamkan api yang berkobar,"ujarnya.


Informasi yang saya dapat dari staf saya,kobaran api terjadi di bagaian plafon salah satu ruangan kantor. Dugaan mungkin dari korsleting listrik yang terjadi. 


"Untung saja tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Untuk kerugian kebakaran di taksir ratusaan juta tidak satu barang yang ada dalam kantor Wali Nagari Muaro Sopan yang di selamatan ucap  Wali Nagari Wali Nagari Muaro Sopan," sebut Ari Asmanto.


Pada tempat yang sama kepala Pos Damkar di Koto Agung, Rudi Pratama yang di hubungi awak media di TKP mengatakan, kami dari Pos Damkar mendapat informasi adanya peristiwa kebakaran di Kantor Wali Nagari Muaro Sopan ini.


Kami dari pasukan unit Damkar Kabupaten Dharmasraya langsung menuju ke lokasi untuk melakukan pemadaman api dan evakuasi yang dapat di selamatkan. Ternyata sampai di lokasi kebakaran di Kantor Wali Nagari Muaro Sopan ini,api sudah sangat besar berkobar dan kemudian tidak berapa lama tim damkar yang lain datang. Unit mobil Damkar yang di turunkan berjumlah 4 unit mobil Damkar dan bersama anggota damkar.


"Kami bersama anggota TNI dan Polri serta warga saling membantu memdamkan api yang berkobar di Kantor Wali Nagari Muaro Sopan ini. Setalah padam apinya, kemudian di lakukan gotong royong membersihkan puing - puing kebakaran tersebut.Kalau kerugian di taksir ratusan juta rupiah dan tidak ada korban jiwa.Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik," ucap Rudi Pratama.

Laporan:MsX

 Heboh! Komunitas Jajaka Indonesia Hendak Pesta Gay di Megamendung Bogor, Satpol PP Langsung Bergerak
Jumat, Juni 17, 2022

On Jumat, Juni 17, 2022

 


Ilustrasi pesta gay


INFONUSANTARA.NET -- Pesta gay bikin heboh. Tersebar adanya kabar akan diselenggarakan pesta gay pada Sabtu (19/6/2022) mendatang di sebuah villa di Megamendung, Puncak, Kabupaten Bogor.


Berdasarkan undangan yang tersebar, disebutkan pesta gay itu akan menggunakan dress code tertentu. 


Bahkan, penyelenggara pesta gay mengatasnamakan komunitas Jajaka Indonesia itu disebut telah menyewa sebuah villa.


Kabar itu dibenarkan Kanit Pol PP Kecamatan Megamendung Iwan Relawan dikutip dari Radar Bogor. “Belum sempat, kejadian di Megamendung,” ungkapnya.


Pihaknya langsung melakukan pengecekan, usai mendapat informasi tersebut,


Hasilnya, didapati salah satu villa yang sudah dibooking atas nama Jajaka Indonesia pada Jumat pekan kemarin.


“Mau dipakainya pada Sabtu malam Minggu, kalau gak salah,” beber Iwan.


Akan tetapi, setelah penjaga villa mengetahui bahwa villa tersebut akan digunakan untuk pesta gay, booking langsung dibatalkan.


“Sebelum ada kejadian sudah tidak diperbolehkan sama pemilik villanya. Dikonfirmasi, dipindahin, udah jangan di sini,” ujarnya.(fajar)


Korban Terseret Air Sungai di Mararoen Sikabaluan di Temukan Mengapung
Sabtu, Mei 07, 2022

On Sabtu, Mei 07, 2022



INFO|MENTAWAITim SAR gabungan bersama masyarakat berhasil menemukan jenazah seorang pelajar yang terseret air sungai di seputaran Mararoen Sikabaluan yang terjadi jumat sore sekira pukul 17.30 WIB.


“Hari ini sekira pukul 17.10 WIB, jenazah korban berhasil ditemukan warga bersama tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal” sebut salah satu anggota Tim KSB Sikabaluan, Sudarmono Siribere kepada media, Sabtu (7/5/2022).

Saat ini, kata dia korban sudah di evakuasi tim SAR gabungan menuju rumah duka yang berada di Desa Sikabaluan.

Sebelumnya di ketahui peristiwa naas ini terjadi saat korban Fauzandira (16) pelajar SMA tersebut berada di lokasi mararoen Sikabaluan, saat itu sejumlah masyarakat membuka pintu muara.

Setelah pintu muara terbuka, air mendadak deras, sehingga korban terseret air sungai dan saat kejadian sempat adek kakeknya menolong, akan tetapi tidak dapat terselamatkan.

Pada saat kejadian sekira pukul 17.30 WIB hingga malam, masyarakat masih terus berupaya melakukan pencarian, namun belum membuahkan hasil.

“Di hari kedua, akhirnya masyarakat bersama tim SAR gabungan berhasil menemukan korban jenazah yang sudah berada di laut tepatnya di depan pantai” ucap Sudarmono melaporkan di lokasi kejadian.


Editor : Heri Suprianto

Dua Peristiwa Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Jalan Lintas Sumatera Dharmasraya
Minggu, April 24, 2022

On Minggu, April 24, 2022



INFONUSANTARA.NET --Dua peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi di Kabupaten Dharmasraya,Sumatera Barat pada lokasi yang berbeda pada hari Sabtu (23/04/2024) yang mengakibatkan 4 unit kendaraan mengalami rusak berat dan korban mengalami luka berat dan ringan.


Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah,melalui Kasatlantas Polres Dharmasraya, Iptu Sayyid Malik Ibrahim, didampingi Kanit Gakkum Polres Dharmasraya, Aiptu Zolmi Putra mengatakan benar sekali pada hari ini telah terjadi dua peristiwa kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Dharmasraya.


Peristiwa kecelakaan yang pertama terjadi di Jalan Lintas Sumatera sekitar pukul 10:15 WIB di Jorong Tabek Guci Kenagarian Sialang Gaung Kecamatan Koto Baru, Dharmasraya, tabrakan antara minibus jenis Daihatsu Sigra Nomor Polisi BA 1942 OM dengan truk Box Mitsubishi Colt Diesel Nomor Polisi BK 8042 DA


Dalam kronologisnya, kejadian berawal ketika mini bu Daihtasu Sigra yang dikemudikan Anby Dzauoly, datang dari arah Padang menuju Bungo diduga dalam kecepatan tinggi melalui jalan tikungan, si pengemudi tersebut hilang kendali diduga kelelahan dan mengantuk.


Sementara dari arah berlawanan dari arah Bungo menuju Padang datang truck Box Mitsubishi Colt Diesel yang dikemudikan oleh Salman, dan diduga karena  jarak yang sudah dekat maka tabrakan tidak dapat dihindari lagi.


"Akibatnya sopir mini bus merek Daihtasu Sigra tersebut mengalami luka berat.Dan Kendaraan tersebut mengalami rusak berat," jelasnya.


Tidak berselang berapa lama dari peristiwa tabrakan itu, terjadi lagi kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera Jorong Koto Kenagarian Gunung Medan Kecamatan Sitiung, Dharmasraya, sekitar pukul 12:19 WIB, antara mobil Toyota Fortuner  Nopol BA 1683 VG dengan Truck Box Colt Diesel Nopol BM 8116 AO.

 

Kejadian berawal ketika mobil Toyota Fortuner yang dikemudikan oleh Defri yang datang dari arah Sitiung menuju Gunung Medan dengan kecepatan sedang, saat tiba di simpang 4 Gunung Medan, Toyota Fortuner tersebut berbelok ke kiri hendak menuju Koto Baru. 


Dan disaat yang bersamaan dari arah Koto Baru, menuju Padang datang kendaraan truck Box Mitsubishi Colt Diesel Nopol BK 8049 DA yang di kemudian oleh Michel Yusterino yang diduga hendak mendahului truk yang berada di depannya,karena jarak yang sudah dekat maka tabrakan tidak dapat dihindari lagi.Akibat kecelakaan tersebut pengemudi Toyota Fortuner mengalami kecelakaan ringan.


Saat ini korban yang mengalami kecelakaan tersebut saat ini dalam perawatan di RSUD Sungai Dareh, dan kendaraan yang mengalami kecelakaan sudah kita amankan di halaman Laka Lantas Polres Dharmasraya.


"Kami dari Satlantas Polres Dharmasraya menghimbau kepada pengguna Jalan Lintas Sumatera di wilayah hukum Polres Dharmasraya untuk berhati -hati dalam berlalu lintas, utamakan keselamatan, apa lagi saat ini akan adanya kegiatan masyarakat tentang mudik untuk merayakan hari raya Idul Fitri di kampung halaman, "ucap Kasatlantas Polres Dharmasraya Iptu Sayyid Malik Ibrahim. (***)

Laporan:Msx

Dikabarkan Tenggelam di Perairan Pulau Ragi, Korban di Temukan Polsek Sikakap Meninggal
Selasa, April 19, 2022

On Selasa, April 19, 2022



INFO|MENTAWAISalah seorang warga Dusun Pasibuat, Desa Sikakap Polipus Sarooinan (47) di kabarkan tenggelam usai melakukan aktivitas mencari gurita di sekitar lokasi pulau Ragi bersama temannya.


Dari informasi itu, Kapolsek Sikakap, Iptu.Yanuar langsung pimpin operasi pencarian bersama 6 anggota untuk menuju lokasi kejadian menggunakan boat Bhabinkamtibmas.

“Kita menemukan korban tenggelam dalam kondisi meninggal di seputaran lokasi pulau ragi” ucap Yanuar kepada media, Selasa (19/4/2022).

Dia menjelaskan, kejadian ini bermula, korban berangkat untuk mencari gurita di sekitaran pulau Ragi Sikakap dengan mengunakan bot mesin 5 PK bersama seorang temanya bernama Sesa Taileleu sekira pukul 07.00 WIB.

Sesampai di pulau Ragi mereka mulai menyelam bekisar 20 menit, kemudian salah satu temannya sesa Taileleu muncul kepermukaan, namun korban tak muncul ke permukaan dengan jarak nyelam mereka lebih kurang 100 meter dari lokasi, dari kejadian itu sesar lakukan pencarian sendiri dan tak ditemukan.

Selanjutnya sesar kembali ke Dusun untuk meminta bantuan kepada masyarakat serta menghubungi Kapolsek menyampaikan informasi orang tenggelam.

Tim kapolsek sikakap dibantu beberapa boat Nelayan lainnya menyisir sekitaran pulau Ragi dan ada yang menyelam menggunakan alat Compresor untuk pencarian korban

“Lebih kurang 30 menit operasi pencarian yang di lakukan tim polsek Sikakap berhasil korban di temukan dalam kondisi meninggal dunia” sebut Yanuar.

Selanjutnya jenazah dibawa ke Puskesmas Sikakap untuk dilakukan pemeriksaan luar dan setelah dilakukan pemeriksaan jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk di makamkan.


Editor : Heri Suprianto

Berikut Data Sementara Lokasi -Lokasi  yang Tertimpa Musibah Angin Puting Beliung di Pulau Punjung
Jumat, April 08, 2022

On Jumat, April 08, 2022

 


INFONUSANTARA.NET --Dampak akibat angin puting beliung dan disertai hujan yang sangat lebat puluhan rimah dan ruko yang terjadi di daerah Nagari Sikabau Kecamatan Pulau Punjung kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat yang terjadi pada Jumat sore (08/04/2022). 


Data yang direlis sementara oleh BPBD Kabupaten Dharmasaraya melalui  Kepala BPBD Kabupaten Dharmasraya, Eldison yang di hubungi awak media mengatakan, data sementara rumah dan toko serta sekolah yang menjadi korban dari musibah angin puting beliung di daerah Nagari Sikabau Kecamatan Pulau Punjung kabupaten Dharmasraya diantaranya lokasi di nagari sikabau kecamatan pulau punjung


Terdapat berapa jorong  antara lain Jorong Koto Panjang Nagari Sikabau 15 Ruko dengan 15 kk dan 6 unit rumah dengan 7 KK. Satu (1) unit rumah tertimpa pohon tumbang  dengan 2 kk, kemudian Jorong Tanjung Silelok 5 unit rumah dengan 6 KK dan selanjutnya  Perumnas Taratak Garden Nagari Siguntur  3 unit rumah. Dan kemudian ruangan sekolah SMP 2 Pulau Punjung rusak dan berapa pohon tumbang,


Hingga malam ini anggota kami bersama warga terus melakukan evakuasi dan potongan pohon kayu yang tumbang yang menimpa sebagian rumah dan menutupi jalan,Dan untuk kerugian di taksir semetara ratusan juta rupiah, alhamdulillah hingga malam ini belum ada korban jiwa akibat musibah tersebut ucap Kepala BPBD Kabupaten Dharmasraya, Eldison .(****)

Laporan:MsX

Cabut Kabel Genset Kondisi Menyala, Warga Dusun Mapopou Tewas Tersengat Listrik
Rabu, Maret 30, 2022

On Rabu, Maret 30, 2022



INFO|MENTAWAI Narjas Sababalat (34) warga Dusun Mapopou, Desa Makalo, Kecamatan Pagai Selatan meregang nyawa usai tersengat aliran listrik. Peristiwa tragis itu terjadi hari Rabu (30/4/2022) sekira pukul 19.00 WIB.


Kapolsek Sikakap, Iptu.Yanuar dalam keterangannya menyebut, korban tersengat listrik di ketahui saat menghidupkan mesin genset miliknya untuk penerangan di rumah, akan tetapi di saat itu aliran listrik PLTS di dusun tersebut juga menyala.

“Korban berusaha untuk mencabut kabel genset dalam kondisi menyala, namun usaha itu tidak berhasil, korban tersengat listrik di bagian telapak tangan kiri, sehingga tidak sadarkan diri, sebut Kapolsek dalam kronologis kejadian.

Kemudian melihat kejadian itu, istri korban berteriak dan meminta pertolongan kepada warga. Respon cepat, Kepala Dusun beserta warga melarikan korban ke Puskesmas Sikakap dengan menggunakan Bot Kantor Desa Makalo.

Setiba di puskesmas Sikakap dan telah di lakukan pemeriksaan, sekira pukul 21.30 WIB, Dokter menyatakan bahwa korban tersengat listrik tidak dapat di tolong alias meninggal dunia.

Saat ini Jenazah korban sedang dibersihkan oleh petugas kesehatan dan rencana pihak keluarga, jenazah korban akan dibawa ke Dusun Makalo malam ini juga, ujar Kapolsek mengakhiri.


Editor : Heri Suprianto

Belum Ditemukan Orang Hilang Diduga Hanyut Terseret Arus Sungai Batang Hari di Nagari Sungai Langkok Dharmasraya
Kamis, Maret 17, 2022

On Kamis, Maret 17, 2022





INFONUSANTARA.NET -Warga Nagari Sungai Langkok Kabupaten Dharmasraya,di gegerkan dengan adanya orang hilang yang di diduga hanyut terseret arus sungai Batang Hari.Korban yang hilang ini bernama Suprihatin, 38 tahun.Alamat Jorong Banjar Makmur Nagari Sipangkur Tiumang Kabupaten Dharmasraya.


Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), Jorong Banjar Makmur Sp 2 Nagari Sungai Langkok,Kecamatan Tiumang,Kabupaten Dharmasraya. Hingga berita ini diterbitkan pada Rabu (16/3/2022) korban belum juga di ketemukan.


Kapolres AKBP Nurhadiansyah melalui Kapolsek Koto Baru Iptu Iin Cendri yang di dampingi Koordinator kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Dharmasraya, Ardianus Effendi yang di hubungi awak media mengatakan betul sekali telah terjadi peristiwa adanya orang hilang yang terjadi Jorong Banjar Makmur Sp 2 Nagari Sungai Langkok,Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya, diduga hanyut terseret arus sungai batang hari.


Mendapat informasi dari masyarakat, kami dari Polsek Koto Baru langsung menuju Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), selanjutnya berkordinasi dengan aparat Nagari Sungai Langkok kemudian menghubungi petugas BPBD Kabupaten Dharmasraya guna bersama sama untuk melakukan pencairan korban yang hilang diduga hanyut terseret arus sungai Batang Hari.


Kami dari Polsek Koto Baru mengumpulkan keterangan dan saksi. Sementara ini keterangan dari keluarga bahwa korban yang bersangkutan meninggalkan rumah pada Selasa (15/3/2022) sekitar pukul15.30 WIB kemaren.Dan kemudian tidak kunjung pulang ke rumahnya hingga saat ini.


Dan muncul kecurigaan terhadap keluarga korban, dimana salah satu dari keluarganya yakni Sulistiyono (adik korban) inisiatif mencari korban kearah Nagari Ampalu. Diperjalanan melihat sepeda motor korban terparkir di di kebun sawit warga dekat jembatan Sungai Langkok. Selanjutnya dilakukan pencarian di sekitar daerah tersebut dan ditemukan sepasang sandal yang dipakai korban pada waktu meninggalkan rumah berada di pinggir sungai Batang Hari.


Dengan di temukan barang bukti berupa sepasang sandal yang di gunakan korban, dari pihak keluarga kuat dugaan bahwa korban terjatuh dan hanyut di seret air sungai Batang Hari. 


"Selanjutnya kami bersama - sama anggota BPBD Kabupaten Dharmasraya dan warga melakukan pencarian terhadap korban,namun hingga sore ini korban belum di ketemukan dan akan dilanjutkan pencarian terhadap korban esok hari.


"Hingga saat ini korban belum di ketemukan dan pada sore ini pukul 18:00 WIB, karena hari sudah mulai gelap, maka tim gabungan BPBD Kabupaten Dharmasraya dan Polri serta warga menghentikan pencarian dan di lanjutan pada Kamis (17/3/2022) dimulai sekitar pukul 07:00 WIB. Dan rencananya akan datang satu regu tim SAR dari Provinsi Sumatera Barat.Saat ini dalam perjalanan menuju lokasi kejadian peristiwa," ungkap Kapolsek Koto Baru Iptu Iin Cendri.(***)

Laporan:MsX