PILIHAN REDAKSI

Gunung Semeru Keluarkan Guguran Awan Panas, BNPB Imbau Warga Untuk Tidak Beraktivitas di Sepanjang Daerah Aliran Sungai

INFONUSANTARA.NET - Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang mengalami peningkatan aktivitas vulkanik terjadinya guguran awan panas ...

Budaya

Opini

Peristiwa

Pariwara

Iklan Irwan Basir
Gunung Semeru Keluarkan Guguran Awan Panas, BNPB Imbau Warga Untuk Tidak Beraktivitas di Sepanjang Daerah Aliran Sungai
Sabtu, Desember 04, 2021

On Sabtu, Desember 04, 2021



INFONUSANTARA.NET - Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang mengalami peningkatan aktivitas vulkanik terjadinya guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronowijo.


Peristiwa gunung simeru meletus mengeluarkan awan panas ini terjadi sekitar pukul 15.20 WIB, Sabtu 4 Desember 2021.

Kejadian yang diamati dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, Dusun Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, getaran banjir lahar atau guguran awan panas tercatat mulai pukul 14.47 WIB dengan amplitudo maksimal 20 milimeter.

Sekitar pukul 15.10 WIB, PPGA Pos Gunung Sawur kemudian melaporkan visual abu vulkanik dari guguran awan panas sangat jelas teramati mengarah ke Besuk Kobokan dan beraroma belerang.

Selain itu, laporan visual dari beberapa titik lokasi juga mengalami kegelapan akibat kabut dari abu vulkanik.

Sementara catatan yang dihimpun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter dengan pusat guguran berada kurang lebih 500 meter di bawah kawah.

Sebagai respon cepat dari adanya kejadian guguran awan panas tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat dan para penambang untuk tidak beraktivitas di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Mujur dan Curah Kobokan.

Anggota BPBD Kabupaten Lumajang bersama tim gabungan lainnya segera menuju lokasi kejadian di sektor Candipuro-Pronojiwo untuk melakukan pemantauan, kaji cepat, pendataan, evakuasi dan tindakan lainnya yang dianggap perlu dalam penanganan darurat.

Tim BPBD Kabupaten Lumajang saat ini tengah mengupayakan untuk mendirikan titik pengungsian sektoral di Lapangan Kamarkajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Hingga siaran pers ini diturunkan belum ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa dan visual Gunung Semeru masih tertutup kabut disertai hujan dengan intensitas sedang. Sementara itu kerugian materil dan dampak lainnya dari erupsi Gunung Semeru masih dalam pendataan.

Sumber : Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari,Ph.D

Door To Door, Polres Mentawai Kelilingi Perkampungan Untuk Berikan Vaksinasi
Sabtu, Desember 04, 2021

On Sabtu, Desember 04, 2021



INFO|MENTAWAIDalam rangka percepatan vaksinasi di wilayah hukumnya Jajaran Polres Kepulauan Mentawai melaksanakan vaksinasi keliling dengan mengitari perkampungan.


“Giat yang kita lakukan dalam akselerasi vaksinasi kita bersama jajaran melakukan door to door vaksinasi kepada masyarakat” sebut Kapolres Mentawai, AKBP.Mu’at, SH,MM, Sabtu (4/12/2021).

Vaksinasi dengan mengitari perkampungan ini sasarannya kepada masyarakat yang belum ikut vaksin, ujarnya.

“Prinsipnya kita harus melakukan percepatan vaksinasi kepada masyarakat, kita targetkan bisa mencapai 70 persen hingga akhir desember ini” ucapnya.

Dia menyebut, untuk pelaksanaan vaksinasi di setiap jajaran yang ada di empat pulau besar mentawai terus bergerak dan terus di genjot, meski memliki tantangan berat di daerah pulau terluar.

Ini merupakan bentuk kepedulian kepolisian dalam menyukseskan program pemerintah dalam percepatan vaksinasi khususnya di bumi sikerei, ujarnya.

“Kita terus dukung percepatan vaksinasi di tengah masyarakat sesuai target, sehingga program pemerintah terwujud dalam menuju herd immunity” tuturnya.

Selain itu, kata dia untuk percepatan vaksinasi ini juga di lakukan secara bersama-sama TNI-Polri, pemkab mentawai, tokoh agama serta masyarakat.

Dia juga berharap dalam pelaksanaan vaksinasi ini semua kalangan mendukung program pemerintah, sehingga penanganan covid-19 ini benar-benar berjalan dengan masif di kepulauan mentawai.


Editor : Heri Suprianto

Keluarga Besar SMA 1 Sipora Menggelar Perayaan Natal Tahun 2021
Sabtu, Desember 04, 2021

On Sabtu, Desember 04, 2021



INFO|MENTAWAI - Keluarga besar SMA Negeri 1 Sipora, Kecamatan Sipora Selatan melaksanakan perayaan natal tahun 2021 yang di ikuti seluruh siswa/i SMAN 1 Sipora beragama Kristen dan Katholik bertempat di GKPM Dusun Paddarai, Desa Sioban, Sabtu (4/12/2021).


Perayaan natal tahun 2021 kali ini mengusung tema “Karena masa depan sungguh ada dan harapanmu tidak akan hilang (Amsal 23.18). Kegiatan di mulai sekitar pukul 16.30 WIB.

Setelah diawali dengan rangkaian pembukaan di lanjutkan dengan acara inti yang di mulai dengan memanjatkan puji-pujian yang dilengkapi dengan pembukaan dan penyalaan lilin natal.

Dalam khotbah yang disampaikan Pdt.Bilman Simanjuntak, STh bahwa kepercayaan hidup ini adalah perjuangan dan kalau ada orang berkata hidup ini seperti roda saya tidak setuju, kalau dikatakan hidup ini seperti roda inilah membuat kita sebagai umat kadang-kadang menjadi malas.

Kenapa, lanjut dia kita tunggu sajalah toh juga hidup ini seperti roda suatu ketika hidup saya akan diatas, kira kira seperti itu. Sementara firman tuhan mengajarkan kepada kita “Hidup ini seperti garis lurus, seperti satu titik melangkah ke titik yang lainnya, hidup itu bergerak seperti itu saudara saudara”,

“Hidup itu harus berjuang, puncak kehidupan itu cukup menghidupkan kita sebagai yang beriman dan hidup itu harus bermakna kepada orang lain, keluarga dan sebagainya,’ ucapnya.

Kepala Sekolah SMA N 1 Sipora, Bhinner Siallagan, S.pd dalam sambutannya menyebut, acara ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan SMAN 1 Sipora dengan sub tema, Ketahuilah sesungguhnya bersama tuhan selalu ada harapan, untuk Itu Siswa/i SMAN 1 Sipora, bukalah hatimu dan biarkan tuhan masuk demi merangkai masa depan,”

Dia menyebut, dengan persiapan panitia perayaan Natal SMAN 1 Sipora yang cukup pendek acara perayaan Natal dapat di laksanakan secara maksimal oleh siswa/i dan sekaligus apresiasi panitia penyelenggara perayaan Natal dan mengucapkan terima kasih kepada komite sekolah yang telah memberikan dukungan untuk perayaan natal tahun 2021 ini, sebutnya.

“Orang pintar tidak dibarengi dengan iman ilmunya akan punah, juga orang pintar tidak dibarengi dengan iman hidupnya akan susah,” sebut Bhinner

Dia juga berharap, kepada siswa/i jangan sekali kali anda berpikir membatasi dari pada pemberian Tuhan, dan banyak jalan lain bukan saja jadi Tentara, tapi banyak cara lain mau jadi Polri, pengusaha, sesuai keimanan kita dan permohonan kita, tuturnya.

Acara Natal SMA Negeri 1 Sipora diakhiri dengan puji-pujian, doa dan penampilan dari para pengurus yang juga panitia natal seluruh siswa/i SMA N 1 Sipora

Peserta perayaan Natal tahun 2021 yang hadir di gereja GKPM Sioban ini pun cukup banyak dan juga seluruh siswa/i yang sudah melakukan vaksinasi Covid-19, yaitu sekitar 380 orang. Peserta terdiri dari para siswa, guru dan karyawan yang beragama Kristen dan Katholik  yang ada di SMAN 1 Sipora

Perayaan Ibadah Natal berakhir sekitar pukul 20:00 WIB dengan memanjatkan pujian doa penutup serta penampilan dari para pelajar serta para undangan tampak antusias dalam menghadiri acara keagamaan ini yakni Forkopimcam Sipora Selatan, Ketua Komite SMAN 1 Sipora dan undangan lainnya, (H Sihombing).


Editor : Heri Suprianto

Kapolri : Menuju Polri Presisi Upaya Menjawab Tantangan Masyarakat Untuk Mengharapkan Polri Lebih Baik
Sabtu, Desember 04, 2021

On Sabtu, Desember 04, 2021



INFO|BALIKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan beberapa hal penting dalam Apel Kasatwil Polri. Dihadapan personel, Ia meminta agar capaian pengendalian pandemi Covid-19 yang sudah sangat baik terus dipertahankan. Atas hal ini, Kapolri mengapresiasi seluruh kerja keras personel Polri dalam penanganan Covid-19 selama ini.


“Dalam kesempatan ini saya selaku Kapolri mengucapkan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya pada seluruh personel Polri baik di Mabes, Polda, maupun di pulau terjauh, terpencil yang telah melaksanakan seluruh kerja kerasnya. Keberhasilan penanganan Covid-19 tidak lepas dari kerja keras rekan-rekan semua. Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi tingginya,” kata Kapolri saat memberikan pengarahan Apel Kasatwil, Jumat (3/12) malam.

Mantan Kapolda Banten ini menilai, kerja keras yang dilakukan seluruh personel Polri dalam menangani pandemi Covid-19 membuahkan optimisme bangkitnya negara untuk bisa keluar dari hantaman Pandemi.

Disamping itu, dengan laju Covid-19 yang dapat dikendalikan dengan baik maka Indonesia berhasil dan sukses menyelenggarakan sejumlah event nasional seperti PON di Papua, maupun internasional World Superbike di Mandalika, NTB serta
Indonesia Badminton Festival (IBF) di Bali yang sedang berlangsung.

Bahkan, berkat kerja keras bahu membahu tangani Covid-19, Kapolri menekankan, Indonesia dipercaya untuk menyelenggarakan Presidensi G20 dan event MotoGP di Sirkuit Mandalika.

“Karena itu tentunya dalam kesempatan ini saya dorong rekan-rekan terus pertahankan posisi yang diraih berbagai pencapaian dan ucapan apresiasi ke seluruh rekan-rekan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus di pertahankan,” ujar Kapolri.

Masih dalam sambutannya, Kapolri menyinggung transformasi menuju Polri Presisi. Terkait hal itu mantan Kabareskrim ini menekankan bahwa hal itu bisa menjadi upaya untuk menjawab tantangan masyarakat yang mengharapkan Polri lebih baik. Disamping itu, transformasi perubahan adalah sebuah keharusan sebagai organisasi modern.

Dari evaluasi pencapaian transisi menuju Polri Presisi, Kapolri melihat kuantitas capaian sudah cukup bagus. Dimana rata-rata di atas 95 persen. Meski secara kuantitas positif, Ia mengharapkan agar kualitas dari program-program yang dibuat serta inovasi yang dilakukan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Karena jargon salam Presisi tidak hanya berhenti sampai disitu. Tapi gimana kemudian salam Presisi betul-betul dirasakan di hati masyarakat,” ucap Sigit.

Oleh sebab itu, dalam kerangka ini Kapolri meminta agar seluruh jajarannya menghindari tindakan-tindakan kontraproduktif yang berdampak kepada organisasi. Untuk itu, lanjut Kapolri, oknum-oknum yang manfaatkan situasi sehingga mencemari dan menciderai, ia mengingatkan agar mereka menghormati komitmen personel lain yang sudah bekerja dengan baik.

“Artinya secara kuantitas turun, namun hanya beberapa peristiwa pelanggaran yang kemudian diviralkan maka kepercayaan publik ke kita langsung turun,” kata Kapolri.

Kapolri mengingatkan sekali lagi, bahwa transformasi perubahan mutlak harus dilakukan dan menjadi arus pikir bersama seluruh personel. Pasalnya, kata dia, Polri sebagai organisasi besar harus menyesuaikan dengan kondisi dan keadaan ditengah perkembangan zaman.

Lantas Kapolri mengurai, setiap personel Polri wajib memiliki tiga kompetensi didalamnya, yakni kompetensi teknis, hal ini terkait dengan profesionalisme. Kompetensi leadership yang mumpuni saat memimpin dari satuan terkecil hingga terbesar dan kompetensi etika.

Kapolri tak cukup khawatir dengan dua kompetensi yang ia anggap telah dimiliki seluruh personel. Namun ia menitik beratkan kompetensi etika, yakni bagaimana mengubah kultur budaya organisasi dalam benaknya.

“Yang paling sulit kompetensi etika inilah yang tentunya akan mereka kultur dan budaya organisasi gimana kita tanamkan nilai baik untuk dibiasakan sehingga itu menjadi perilaku keseharian itu menjadi suatu modal keutamaan tanpa kita sadar kalau ini bisa kita lakukan maka risiko untuk lakukan pelanggaran akan berkurang,” papar Kapolri.

Kapolri sangat yakin, jika dapat mengubah kultur budaya organisasi maka bisa dipastikan Polri akan sangat betul-betul dicintai dan sangat dekat dengan masyarakat.

“Ini adalah hal yang mungkin paling sulit karena memang gimana kita harus mampu mengubah dari zona nyaman namun disisi lain ini harus kita lakukan. Apabila kita ingin organisasi kita jadi baik, apabila kita ingin anggota kita baik, tanamkan budaya untuk berbuat baik. Ini harus dilakukan berulang-ulang,” ujar Kapolri.

Selanjutnya, manajemen metode yang dimana transformasi Polri Presisi untuk mengedepankan pola Pemolisian Prediktif guna mencegah dan menyelesaikan segala permasalahan sosial dan kejahatan di masyarakat. Hal itu juga mengatur soal tugas dengan melakukan pendekatan Pre-emtif, Preventif dan Represif.

“Kedepan tentunya kita juga menginginkan Polri dapat memanfaatkan teknologi informasi yang dapat terkoneksi dengan satu kesatuan big data, contohnya yang dimiliki Kemenkes untuk aplikasi PeduliLindungi. Ini tentunya menjadi sangat baik apabila kita dapat mengelola semua data menjadi satu antara kementerian/lembaga. Sehingga peristiwa di suatu tempat dapat kita baca dan kita lakukan upaya Pre-emtif dan Preventif sebelum kejahatan terjadi. Ini merupakan cita-cita dan harapan kedepan,” kata Kapolri.

Selanjutnya soal manajemen sarana dan prasarana. Dalam hal ini, jajaran Polri diminta untuk terus menyesuaikan lingkungan strategis yang akan dihadapi kedepannya. Dalam hal ini, tentunya harus dipastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan tugas disiapkan guna menghadapi tantangan tugas kedepannya.

Dan keempat adalah manajemen anggaran. Untuk hal ini, Kapolri meminta untuk terus mempertahankan tren positif yang ada dengan cara terus melaksanakan tugas dengan baik dan mempertanggung jawabkan kepercayaan yang telah diberikan oleh negara terhadap Polri.

Dalam arahannya, Kapolri juga menyinggung soal jiwa kepemimpinan yang harus bisa menjadi teladan bagi seluruh anggotanya. Sehingga, transformasi pengawasan harus terus dilaksanakan kedepannya. Karena itu para Kasatwil, kata Kapolri, harus mau turun ke bawah untuk mengetahui permasalahan dan kesulitan apa yang dihadapi oleh jajarannya.

“Sehingga pada saat kita ambil keputusan atau memberikan perintah, akhirnya perintah tersebut benar. Jadi sangat penting bagaimana saat situasi sulit kita turun ke lapangan. Kemudian kita ambil langkah untuk ambil alih terhadap permasalahan yang ada. Ini menjadi penting,” ujar Kapolri.

Tak hanya itu, menurut Kapolri, pemimpin harus mampu memberikan pemahaman terhadap anggota untuk membiasakan berbuat baik mulai dari hal terkecil. Dengan membiasakan berperilaku positif, hal tersebut akan selalu tertanam dalam mindset sehari-hari. Tentunya itu memiliki dampak untuk perseorangan maupun organisasi.

“Kita tentunya harus kita biasakan lakukan hal-hal yang sifatnya berbuat baik. Mulai dari hal kecil saja, seperti misalnya kegiatan menyeberangkan anak-anak kecil, orang tua, dorong mobil. Hal kecil seperti itu,” tutup Kapolri, (*).

Lomba Seni Mural Kapolri 2021, Jokowi Sebut Telah Menciptakan Iklim Positif Dalam Proses Demokrasi di Indonesia
Sabtu, Desember 04, 2021

On Sabtu, Desember 04, 2021



INFO|JAKARTAPresiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) memberikan apresiasi atas niat baik Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memberikan ruang kebebasan berekspresi dan berpendapat bagi masyarakat.


Jokowi menyatakan bahwa kegiatan festival atau lomba seni mural Piala Kapolri 2021 telah menciptakan iklim yang positif dalam proses demokrasi di Indonesia. Apalagi, dalam event itu, Polri mempersilahkan kepada masyarakat untuk menyampaikan ekspresi berupa kritik bernada negatif maupun positif.

“Ini kebebasan berpendapat tetapi kalau menyebabkan ketertiban masyarakat di daerah menjadi terganggu beda soal. Sehingga saya apresiasi, karena dibalik oleh Kapolri membuat lomba mural dan saya kira hasilnya positif,” kata Jokowi saat memberikan pengarahan di Apel Kasatwil Polri, Bali, Jumat (3/12/2021).

Bahkan, Jokowi mengaku, kerap mengaku mendapatkan kritikan dari masyarakat, diantaranya lewat mural. Namun hal itu, tidak dipermasalahkan oleh Jokowi.

“Urusan mural aja ngapain sih. Saya mau di hina, dicaci, difitnah udah biasa. Ada mural aja takut,” ujar Jokowi.

Sedikit kilas balik soal niat baik dari Kapolri yang menggagas Festival Mural 2021. Menurut Sigit, acara tersebut lahir ketika ramai permasalahan soal munculnya mural ‘Jokowi 404: Not Found’.

Lantaran menghormati kebebasan berekspresi dan berpendapat sebagaimana instruksi Presiden Jokowi, Sigit memutuskan untuk memberikan kesempatan atau ruang kepada masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya lewat mural.

“Kami sebagai institusi Polri. Memegang teguh aturan yang ada arahan dari Bapak Presiden terkait kebebasan berekspresi. Sehingga tentunya, ini adalah bukti bahwa kami menghormati kebebasan berekspresi dan ide ini muncul dari diskusi-diskusi karena muncul peristiwa 404 Presiden Jokowi Not Found,” ujar Sigit.

Dengan diselenggarakannya festival mural, Sigit memastikan bahwa, baik Pemerintah maupun Polri tidak anti-kritik dari masyarakat. Justru, kata eks Kapolda Banten itu, masukan yang ada akan dijadikan bahan evaluasi untuk yang lebih baik kedepannya.

“Pemerintah dan polisi tidak anti-kritik. Kita memberikan kebebasan berekspresi sebagai penyaluran dari aspirasi dan persepsi masyarakat tentang Pemerintah dan Polri. Yang tentunya itu menjadi bagian evaluasi kami untuk bisa menjadi lebih baik,” ucap mantan Kabareskrim Polri itu.

Sigit menyadari, kedepannya Polri masih harus melakukan pembenahan internal guna mewujudkan harapan masyarakat terhadap Korps Bhayangkara. Sigit memastikan, pihaknya akan terus membuka ruang kepada warga, untuk memberikan kritik dan masukan untuk menciptakan kepolisian yang lebih baik, diharapkan dan dicintai masyarakat.

Semangat anti-kritik, kata Sigit sudah digelorakan sejak dirinya mengusung konsep Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan) di internal Polri. Menurut Sigit, gagasan itu lahir karena semangat perubahan yang lebih baik untuk institusi Polri.

“Semangat awal mengusung konsep Presisi untuk mewujudkan Polisi yang tegas namun tetap humanis masih terus berjalan hingga saat ini” tuturnya.

Dalam proses menuju lebih baik tentu ada dinamika yang berkembang. Karena itu, segala kritik dan masukan yang ada, akan dijadikan bahan evaluasi untuk Polri jauh lebih profesional dan baik lagi,” tutup Sigit, (*).

Korupsi Lahan Tol Padang -Sicincin, Kajati Sumbar Resmi Tahan 12 Tersangka Dititipkan di Rutan Anak Air Padang
Jumat, Desember 03, 2021

On Jumat, Desember 03, 2021

INFONUSANTARA.NET– Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat resmi menahan 12 tersangka kasus penyelewengan dana ganti rugi lahan tol Padang –Sicincin, Rabu (1/12/2021).


Dari pantauan media, seluruh tersangka keluar dari Kantor Kejati Sumbar Jalan Raden Saleh menggunakan rompi berwarna pink dan tangan di borgol. Mereka kemudian dimasukkan ke dalam mobil tahanan kejaksaan untuk dibawa dan dititipkan sementara di Rutan Anak Air Padang.


Tersangka yang ditahan berinisial SS dari Perangkat Pemerintahan Nagari Parit Malintang, berinisial YW Aparatur Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, inisial J, RN, US dari Anggota Pelaksanaan Pengadaan Tanah (P2T) BPN, inisial BK warga masyarakat penerima ganti rugi, inisial NR masyarakat penerima ganti rugi.


Kemudian inisial SP masyarakat penerima ganti rugi, inisial KD masyarakat penerima uang ganti rugi, inisial AH masyarakat penerima ganti rugi. Inisial 10 RF masyarakat penerima ganti rugi, serta terakhir berkas 11 inisial SA penerima ganti rugi sekaligus perangkat nagari Parit Malintang. Sementara satu orang tersangka inisial Sy masyarakat penerima ganti rugi belum dilakukan penahanan.


Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumbar Suyanto didampingi Asisten Intelijen (Asintel) Mustaqpirin kepada media mengatakan, upaya paksa penahanan tersangka sudah sesuai dengan Pasal 21 KUHP alasan subjektif dan objektif sudah terpenuhi. Mereka akan ditahan selama 20 hari kedepan.


Ia mengungkapkan, penahanan sudah dilakukan kepada 12 orang tersangka. Satu tersangka berinsial SY masih sakit dan akan dipanggil ulang pada Selasa 7 Desember mendatang.


Bukti yang didapatkan Kejati Sumbar kata Suyanto, diantaranya berdasarkan penerimaan kwitansi masyarakat dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), rekening koran dan buku bank para tersangka.


Hingga saat ini sebut Suyanto belum ada pengembalian keuangan negara. Namun demikian Kejati Sumbar sudah melacak seluruh aset para tersangka untuk dilakukan penyitaan, agar bisa dikalkulasikan untuk penggantian, sesuai dengan kerugian keuangan negara.


Suyanto menyebut bahwa saat ini kerugian keuangan negara yang ditimbulkan mencapai Rp 27 miliar. Akan tetapi, pihaknya akan meminta audit dari BPKP untuk memastikan secara real penghitungan kerugian keuangan negara.


Kejati Sumbar membeberkan kasus itu berawal saat adanya proyek pembangunan tol Padang-Sicincin pada 2020, sehingga negara menyiapkan uang sebagai ganti rugi bagi lahan yang terdampak pembangunan.


Salah satu lahan yang terdampak adalah Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) di Paritmalintang, Kabupaten Padang Pariaman, dengan uang ganti rugi diterima oleh orang per orang.


Setelah diusut lebih lanjut oleh kejaksaan ternyata diketahui bahwa Taman Kehati itu statusnya masuk dalam aset daerah dan tercatat pada bidang aset Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Padangpariaman.


Lahan itu termasuk dalam objek ketika Kabupaten Padang Pariaman mengurus pemindahan ibu kota Kabupaten (IKK) ke Parit Malintang pada 2007.


Pengadaan tanah dalam kegiatan pemindahan IKK saat itu dilengkapi dengan surat pernyataan pelepasan hak dari para penggarap tanah serta dilakukan ganti rugi.


Lahan akhirnya dikuasai oleh Pemkab Padang Pariaman dengan membangun kantor bupati (2010), hutan kota (2011), ruang terbuka hijau (2012), Kantor dinas (2014), termasuk Taman Kehati (2014) berdasarkan SK Bupati seluas 10 hektare.


Pembangunan dan pemeliharaan Taman Kehati saat itu menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Lingkungan Hidup serta APBD Padang Pariaman.


Asintel Kejati Sumbar menegaskan penyidikan kasus saat ini murni terkait pembayaran ganti rugi lahan saja, bukan pengerjaan fisik proyek tol, sehingga tidak akan berdampak pada pengerjaan proyek tol, apalagi menghambat pengerjaannya.


"Pemrosesan ini bagian dari upaya kejaksaan dalam mendukung proyek tol sebagai proyek strategis nasional, jangan sampai ada pihak tak bertanggung jawab yang mengambil keuntungan pribadi dan merugikan keuangan negara," katanya.



Dua Pelaku Kasus Pencabulan Anak Bawah Umur Berhasil di Ungkap Polda Sumbar
Jumat, Desember 03, 2021

On Jumat, Desember 03, 2021


INFO|PADANGPolda Sumatera Barat berhasil mengungkap dua kasus tindak pidana pencabulan anak di bawah umur yang terjadi di Kota Padang.


Hal ini disampaikan Kasubbid Penmas AKBP Afriyani, SH didampingi Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sumbar dan PS. Panit PPA Ipda Rini Anggraini, Jumat (3/12/2021) di Mapolda Sumbar.

Ipda Rini menerangkan, dua kasus ini terdapat dua orang tersangka yang telah ditangkap dengan inisial RA (19) dan FA (24), seorang mahasiswa. Kedua kasus ini terjadi pada April dan November 2021.

“Kasus pertama terjadi pada April dengan korban berinisial AY (17). Sebelumnya, korban diajak tersangka RA jalan dengan sepeda motor oleh tersangka,” ucapnya.

Dikatakan, saat diperjalanan korban dibawa ke salah satu rumah kosong. Korban dirayu dengan bujukan akan dinikahi.

“Korban dipaksa masuk ke rumah kosong dan juga disekap mulutnya hingga dijanjikan akan dinikahi. Akibatnya, korban hamil tujuh bulan,” katanya.

Sementara untuk kasus kedua yang terjadi pada bulan November, dengan korban berinisial JN (16). Tersangka FA bahkan telah melakukan tindakan pencabulan berulang kali terjadi korban.

“Tersangka ini masuk ke rumah korban lalu melakukan pencabulan. Korban saat ini sudah melahirkan, anaknya berumur tiga bulan,” jelas Ipda Rini.

Untuk tersangka dijerat pasal 81 ayat (2) juncto pasal 76D undang-undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-undang nomor 1 tahun 2006 tentang perubahan kedua atas Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Kedua tersangka terancam hukuman lima hingga 15 tahun penjara,” pungkasnya.(*)

Festival Paralayang Taratak Kubang Bukik Lambe Nan Eksotis, H.Nurkhalis Dt.Bijo Dirajo : View Alamnya Memanjakan Mata!
Jumat, Desember 03, 2021

On Jumat, Desember 03, 2021



INFO|LIMAPULUHKOTA - Festival Paralayang yang di persembahkan oleh Dinas Pariwisata Sumatera Barat melalui Pokir ( Pokok Pokok Pikiran ) Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat H.Nurkhalis Dt.Bijo dirajo Spt dihelat tempat yang sangat indah nan eksotis, tepatnya pedataran Bukik Lambe di Jorong Taratak Nagari Kubang Kecamatan Guguak Kabupaten Limapuluh Kota.


Festival Paralayang Taratak Kubang rencana akan dihelat selama 2 hari (3 - 4 Desember 2021), diikuti oleh 50 atlet-atlet dari Kabupaten Limapuluh Kota. Kegiatan ini di buka Kadis Pariwisata Kabupaten Limapuluh Kota.


"Kami mewakili Bupati dan Masyarakat Limapuluh Kota patut berbangga karena Dinas Pariwisata Sumbar telah menunjuk Limapuluh Kota sebagai pelaksana Iven Paralayang Taratak Kubang yang luar biasa ini " ungkap Kadisparpora H.Desri dalam sambutannya, Jumat (3/12/2021).


Dia memyebut, View Taratak Kubang yang dilingkuang bukik menawarkan pesona yang eksotis memanjakan mata sehingga bisa menjadi salah satu spot yang menjadikan tempat pariwisata yang layak untuk dijual ke wisatawan.


"Pemkab Limapuluh Kota siap menjadikan Taratak Kubang sebagai tempat permanen untuk ajang olahraga paralayang ini, kalau didukung oleh Pemerintahan Nagari dan Bamus untuk menyediakan Tanah untuk dihibahkan. " tukuknya.


Dalam hal ini H.Desri berterima kasih kepada Bapak H.Nurkhalis Dt.Bijo dirajo yang telah sangat peduli dengan segala bidang. Olah raga, Kesenian, Pertanian, Pariwisata, dll. 


"Tahun depan kita doakan eksistensinya untuk kepentingan bisa berlipat lagi. Sehat selalu Pak Datuak " pungkasnya.


Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar Hendri yang mewakili Kadis, dalam keterangannya menyatakan, Festival Paralayang ini mudah-mudahan menjadi Multi Player effect, sehingga Festival Paralayang ini bisa menjadi pemicu untuk berkembangnya Bidang Pariwisata di Kabupaten Limapuluh Kota.


"Kalau Pariwisata sudah berkembang maka dengan sendirinya ekonomi akan bertumbuh dan berkembang. Itulah yang kami upayakan kedepannya  " ungkapnya.


Semnetara H.Nurkhalis Dt.Bijo dirajo yang dalam perjalanan pulang dari kunjungan dinas diluar daerah, ketika dihubungi awak media manyatakan, bahwa festival Paralayang Taratak Kubang ini merupakan aspirasi dari masyarakat yang kami masukkan dalam pokok pokok pikiran (Pokir) tahun lalu. 


"Alhamdulillah tahun ini bisa dieksekusi, mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk bidang olahraga, pariwisata dan ekonomi kawasan " ungkapnya via WA.


Potensi Taratak Kubang dengan View alam yang indah memang patut untuk dijadikan salah satu spot olahraga adreanalin ini. Disamping itu sektor Pariwisata yang bisa meningkatkan ekonomi kawasan patut juga untuk dipertimbangkan pengembangannya, (Ady).



Editor : Heri Suprianto

Apel Bersama Seluruh Kasatwil, Kadiv Humas Polri : Meski Kasus Covid-19 Mengalami Penurunan Kita Tidak Boleh Lengah
Jumat, Desember 03, 2021

On Jumat, Desember 03, 2021


INFO|BALIMabes Polri menggelar Apel seluruh Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) mulai dari Kapolda hingga Kapolres. Agenda tersebut membahas sejumlah pemantapan hal, mulai dari persiapan agenda kenegaraan hingga penanganan dan pengendalian Covid-19.


“Polri menggelar apel Kasatwil, inisial memang dalam rangka untuk menyatukan persepsi. Kemudian juga mempersiapkan agenda-agenda penting yang harus dilakukan Polri, baik diakhir tahun 2021 ini maupun diawal 2022,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Bali, Jumat 3 Desember 2021.

Dengan suksesnya event nasional dan internasional yang akan digelar di Indonesia, maka hal itu juga akan berpengaruh pada pertumbuhan perekonomian masyarakat.

Dedi mengungkapkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi), dalam pengarahannya juga meminta kepada seluruh Kasatwil untuk terus berada di garda terdepan dalam rangka penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19.

Presiden, kata Dedi, juga menekankan persiapan penanganan dan pengendalian yang dilakukan untuk mencegah dan bentuk antisipasi masuknya varian baru Covid-19, Omicron.

“Kegiatan ini antara lain tadi diharapkan oleh Bapak Presiden, mengingatkan yang pertama tentang penanganan Covid-19. Kita harus berhati-hati menghadapi varian terbaru untuk Covid-19 yaitu Omicron,” ujar Dedi.

Dedi menekankan, kepolisian diminta untuk tetap tidak lengah dan abai dengan kondisi Pandemi Covid-19 di Indonesia, meskipun sudah mengalami penurunan saat ini.

Ia menyebut, bersama dengan TNI, Polri akan terus melakukan akselerasi vaksinasi, penguatan 3M, dan 3T serta penerapan kedisiplinan protokol kesehatan (prokes).

“Kita tidak boleh lengah, kita tidak boleh abai, meskipun saat ini Indonesia diposisi bisa dikatakan cukup baik dalam hal penanganan Covid-19. Kalau kita termasuk salah negara yang sudah menduduki level 1,” tutur Dedi.

Guna mengantisipasi lonjakan pertumbuhan Covid-19 di saat Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dedi mengatakan, sebagaimana arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Polri bakal memperkuat pengawasan melalui Posko PPKM Mikro.

“Untuk Nataru kita merujuk pada Inmendagri. Bahwa, semuanya diterapkan regulasi level 3. Polri sudah persiapkan itu, dengan menggelar pos, serta melaksanakan optimalisasi posko PPKM Mikro yang ada di tingkat RT/desa itu akan diperketat. Termasuk di lokasi atas daerah yang menjadi tujuan para pemudik. Posko PPKM akan lebih dimaksimalkan,” kata Dedi.

Tak hanya itu, Dedi juga menyampaikan bahwa Presiden Jokowi memberikan apresiasi kepada Polri lantaran menggelar lomba mural dan orasi. Yang dimana, hal itu memberikan ruang soal kemerdekaan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi atau pendapat.

Kemudian beliau juga memberikan apresiasi juga, khususnya terkait masalah kemerdekaan menyampaikan pendapat. Polri sudah membuka diri, dengan langsung mensosialisasikan, menggelar mural.

Dalam hal ini Polri juga sudah menyiapkan juga kegiatan-kegiatan kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka publik. Antara lain dengan berencana kita menggelar lomba orasi unjuk rasa, ini yang beliau tekankan,” papar Dedi.

Kegiatan Apel Kasatwil tersebut digelar secara Offline dan Online. Adapun peserta yang hadir secara langsung sebanyak 27 PJU Mabes Polri dan 102 personel jajaran Kapolda, Karo Ops dan Dir Intelkam Polda. Sedangkan, yang secara daring, 1.513 jajaran, (*).

PPKM Diperpanjang, Siti Fadilah: Kekhawatiran Varian Baru Virus Omicron Terlalu Didramatisasi
Jumat, Desember 03, 2021

On Jumat, Desember 03, 2021

 




INFONUSANTARA.NET -- Indonesia kembali dihadapi kekhawatiran munculnya varian baru Covid-19 yakni virus Omicron berasal dari kawasan Afrika Selatan yang diklaim lebih berbahaya dan 500 persen lebih cepat penularannya.


Klaim itu yang kemudian menjadi ketakutan banyak orang. Hingga  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat  (PPKM) di kawasan Jawa-Bali kembali diperpanjang oleh pemerintah. Hal ini juga tentu merupakan buah   kekhawatiran perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. .


PPKM diperpanjang sejak 30 November 2021 hingga 14 Desember 2021. Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Jodi Mahardi, menegaskan  bahwa PPKM Jawa-Bali diperpanjang selama 14 hari. “Diperpanjang dua pekan,” kata Jodi, dikutip Hops.id dari Kompas.com pada Kamis, (2/12/2021).


Kendati demikian, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa penularan virus corona di Jawa-Bali mengalami perbaikan karena dampak dari PPKM yang telah berlaku selama beberapa bulan ke belakang. Hal ini disampaikan secara tertulis dari hasil rapat evaluasi penanganan pandemi Covid-19 wilayah Jawa-Bali pada Senin (29/11/2021).


Namun, Luhut mengungkap bahwa saat ini terjadi peningkatan kasus aktif nasional. Selain itu, ia juga membeberkan hasil survei Google Mobility Jawa-Bali dan Indeks Belanja Masyarakat. Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat cukup signifikan dibandingkan dengan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Tidak hanya itu, periode libur Idul Fitri 2021 juga disandingkan.


“Oleh karena itu, kita harus berhati-hati terhadap indikasi adanya kenaikan kasus dan mobilitas, terutama menghadapi periode Nataru supaya tidak terulang pembatasan sosial yang ketat,” pungkas Luhut.


PPKM diperpanjang, Siti Fadilah sebut Omicron terlalu didramatisasi


Terkait hal tersebut, mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari buka suara. Menurutnya, Omicron adalah salah satu varian produk dari suatu mutasi covid.


“Omicron itu karena mutasi dari sedikit protein, tetapi strain-nya tetap yang lama. Yang berubah sifatnya adalah yang ada di ujung dari protein itu,” kata Siti Fadilah di saluran YouTube Realita TV, dikutip Kamis 2 Desember 2021.


Namun, menurutnya varian ini terlalu didramatisasi. “Mereka sebut Omicron dramatis sekali, mati lu. No, itu cuma mutasi kecil saja, strain-nya masih tetap yang lama,” ungkapnya.


Ia kemudian menyinggung soal tingkat penularan dari virus Omicron yang diklaim 500 persen lebih cepat. Kata Siti, ada hal yang penting untuk digarisbawahi sesuai dengan hukum alam sejak lama. Menurutnya, jika penularan 500 persen lebih tinggi dari covid awal, maka tingkat keganasannya pasti ringan.


“Sifat virus memang begitu, kalau cepat menular seperti flu keganasannya rendah. Tetapi kalau semakin ganas, dia semakin sulit untuk menular,” jelasnya.


“Makanya kalau kena virus Omicron jangan takut, Insya Allah tak akan berbahaya. Terus Pemerintah juga jangan sampai menaik-naikkan level PPKM, karena dampaknya besar bagi ekonomi kita yang mulai berjalan baik,” pesan Siti Fadilah.(Hops.id)


Gerhana Matahari Total 4 Desember 2021 Tidak Dapat di Amati di Indonesia
Jumat, Desember 03, 2021

On Jumat, Desember 03, 2021

 

Fhoto gerhana matahari total


INFO|JAKARTA - Gerhana Matahari 2021 pada 4 Desember besok akan menjadi gerhana matahari terakhir di tahun ini. Gerhana Matahari terjadi ketika cahaya matahari terhalang oleh bulan yang menyebabkan tidak seluruh sinarnya dapat sampai ke bumi.


Sayangnya, tidak semua wilayah di bumi dapat mengamati fenomena gerhana matahari yang akan terjadi pada Sabtu (4/12/2021) itu. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, simak serba-serbinya berikut.


Gerhana Matahari yang akan terjadi besok berupa gerhana matahari total. Dilansir dari situs resmi NASA, gerhana matahari total 4 Desember 2021 hanya terjadi di Antartika dan perairan sekitarnya.


Gerhana matahari total terjadi ketika matahari, bulan dan bumi berada dalam satu garis lurus. Wilayah yang berada di pusat bayangan bulan ketika mengenai bumi akan mengalami gerhana matahari total. Ketika fenomena itu berlangsung maka langit akan menjadi sangat gelap seperti saat dini hari atau senja. Jika cuaca mendukung, korona matahari dapat dilihat oleh orang-orang yang berada di jalur gerhana matahari total.


Tidak seluruh bagian bumi dapat menikmati fenomena gerhana matahari total. NASA menyebut gerhana matahari di beberapa bagian selatan bumi dapat mengalami gerhana matahari total atau sebagian. Dilansir dari situs NASA, beberapa tempat yang mengalami gerhana matahari sebagian yaitu: Sebagian Saint Helena, Namibia, Lesotho,Afrika Selatan,

Georgia Selatan dan Kepulauan Sandwich, Kepulauan Crozet, Kepulauan Falkland, Chili, Selandia Baru dan Australia


Di lokasi-lokasi tersebut gerhana akan terjadi sebelum, selama dan setelah matahari terbit atau terbenam. Berikut rincian waktu gerhana matahari sebagian:


1.Dimulai pukul 02:00 EST (07:00 GMT).


2.Titik terbesar gerhana matahari total pukul 02:33 EST (07:33 GMT).


3.Gerhana sebagian berakhir pukul 03:06 EST (08:06 GMT).


Gerhana Matahari 2021: Tidak Dapat Diamati dari Indonesia.


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gerhana matahari terakhir yang terjadi di tahun 2021 tidak dapat diamati dari Indonesia. Dilansir dari situs resmi BMKG, hanya dua dari empat gerhana tahun 2021 yang dapat diamati dari Indonesia. Berikut rinciannya:


Gerhana Bulan Total pada 26 Mei 2021 - Dapat diamati dari Indonesia

Gerhana Matahari Cincin pada 10 Juni 2021 - Tidak dapat diamati dari Indonesia

Gerhana Bulan Sebagian pada 19 November 2021 - Dapat diamati dari Indonesia

Gerhana Matahari Sebagian pada 4 Desember 2021 - Tidak dapat diamati dari Indonesia.


Walau tidak terjadi di seluruh bagian bumi, masyarakat tidak perlu khawatir. Jika cuaca memungkinkan, NASA rencananya akan menyediakan siaran langsung fenomena gerhana matahari total yang diambil di Union Glacier, Antartika. Bagi yang ingin melihat fenomena tersebut dapat mengakses siaran yang ditayangkan di dua tempat yaitu:


1.Akun YouTubube NASA.


2. Laman nasa.gov/live


NASA telah mengeluarkan rincian waktu siaran fenomena gerhana matahari total yaitu:


1.Pukul 01:30 EST (06:30 GMT) = Siaran langsung dimulai.


2. Pukul 02:44 EST (07:44 GMT) = Gerhana matahari total.


3.Pukul 03:37 EST (08:37 GMT) = Siaran langsung berakhir.


Gerhana Matahari 2021: Gerhana Matahari Total Selanjutnya


Dilansir dari laman resmi Space, Gerhana Matahari total diperkirakan akan terjadi pada 20 April 2023 mendatang. Itu artinya kita perlu menunggu sekitar 18 bulan untuk menikmati fenomena gerhana matahari total selanjutnya. Fenomena tersebut nantinya akan melewati wilayah Asia bagian selatan dan timur, (**).


Inovasi Babinsa Sikakap Berbagi Ilmu Dalam Pengolahan Buah Pinang Kepada Petani
Jumat, Desember 03, 2021

On Jumat, Desember 03, 2021


INFO|SIKAKAPSebagai salah satu fungsi dan tugas Babinsa memberikan edukasi kepada masyarakat agar ilmu yang diserap dapat di aplikasikan di lingkungan keluarga.


Salah satu bentuk edukasi yang di berikan babinsa itu berbagi ilmu pengetahuan kepada warga sikakap cara pengolahan buah pinang agar memiliki harga jual yang tinggi.

“Inovasi yang di lakukan Babinsa ini agar pengolahan buah pinang memberikan hasil nilai jual memuaskan” kata Danramil 04/Sikakap, Kapten.Inf.Putra Irawan Damanik, Jumat (3/12/2021).

Cara pengolahan buah pinang yang baik, agar memiliki nilai jual tinggi ada beberapa poin yang harus di perhatikan yaitu.

Saat melakukan panen, kita harus cari buah pinang yang sudah tua, kalau buah pinang muda yang di panen akan mengurangi nilai jual.

Kemudian kita lakukan penjemuran di bawah terik matahari sampai benar-benar kering dalam keadaan terbelah, terakhir buah pinang ini di gunakan untuk salah satu bahan baku Textil seperti membatik, ujarnya.

Pemberian edukasi ini, kata Danramil setidaknya petani di wilayah kecamatan sikakap dapat mengaplikasikan ilmu yang di berikan dalam pengolahan buah pinang yang baik.

Selain itu, berbagi ilmu pengetahuan ini juga sebagai peningkatan ekonomi masyarakat ketika pengolahan buah pinang itu bagus dan memiliki nilai jual yang tinggi, ujarnya.

“Semoga inovasi yang di lakukan Babinsa kepada warga binaannya ini memberikan dampak peningkatan ekonomi kepada masyarakat” harapnya.


Editor : Heri Suprianto