Latest Post

 

Denny Siregar
INFONUSANTARA.NET -- Denny Siregar, pegiat media sosial mengaku bahwa ia tidak yakin polisi bisa menangkap tersangka penistaan agama, Jozeph Paul Zhang.

Hal itu Denny Siregar sampaikan dalam video YouTube berjudul ‘Denny Siregar: Yahya Waloni Juga Harus Ditangkap? (Gaspol #40)’ yang diuggah 2045 TV pada Selasa, 20 April 2021.

“Saya nggak yakin yah bahwa Jozeph Paul Zhang bisa ditangkap oleh kepolisian negara kita,” kata Denny.

Ia berargumen bahwa Jozeph Paul Zhang bisa saja berada di negara yang tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Indonesia.

“Karena mungkin saja dia ada di daerah-daerah atau di negara-negara yang negara kita tidak punya perjanjian ekstradisi dengan negara itu,” ujar Denny.

“Seperti misalnya, saya dengar dia di Jerman. Jozeph Paul Zhang kalau memang ada di Jerman, kemungkinan dia akan lolos karena yah itu tadi, kita tidak punya perjanjian ekstradisi dengan Jerman,” tambahnya.

Selain itu, Denny juga menilai bahwa kepolisian harus memikirkan untung dan ruginya menangkap Jozeph Paul Zhang.

Hal ini mengingat bahwa kerja sama dengan Interpol untuk menangkap Jozeph Paul Zhang yang tidak berada di Indonesia akan memakan biaya yang besar.

“Dan ongkos untuk melakukan penangkapan dia dengan kerja sama interpol itu juga sangat besar,” ujar Denny.

“Jadi, gini loh. Harus dipikir juga untung ruginya untuk menangkap seorang Jozeph Paul Zhang yang bukan siapa-siapa,” sambungnya.

Terlebih, menurut Denny, Jozeph Paul Zhang bukanlah orang yang merugikan keuangan negara seperti koruptor. Maka, tidak layak untuk dikejar dan mengeluarkan ongkos banyak.

“Kecuali, misalnya dia adalah koruptor yang melarikan uang sekian triliun rupiah, misalnya. Jadi layak ketika kemudian negara harus kengeluarkan dana untuk menangkap orang itu,” ungkap Denny.

“Tetapi Jozeph Paul Zhang ini siapa? Dia kan malah makin dikenal orang ketika negara sebesar ini, kepolisian sebesar ini harus memburu dia ke sebuah negara yang diperlukan effort atau usaha yang lebih karena memang kita tidak ounya perjanjian ekstradisi,” sambungnya.

Denny pun mengusulkan agar pihak kepolisian cukup bekerja sama dengan pihak YouTube untuk memblokir akun Paul Zhang.

“Saya nggak yakin polisi bisa menangkap Jozeph Paul Zhang di sana. Yang bisa dilakukan polisi adalah blokir YouTubenya dia. Bekerja sama dengan YouTube untuk siapapun yang bernama Jozeph Paul Zhang itu di-ban. Yah itu saja sih sebenarnya,” tandasnya.

Source: Terkini.id


Bupati Sutan Riska Resmi Lantik Enam Wali Nagari Terpilih Pilwana Serentak Kab. Dharmasraya 

INFONUSANTARA.NET -- Enam wali nagari terpilih hasil Pilwana (Pemilihan Wali Nagari) serentak Kabupaten Dharmasraya pada 31 Maret lalu resmi dilantik oleh Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Rabu (21/4/21). Prosesi pelantikan dilangsungkan dengan protokol kesehatan ketat, di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya. 

Hadir Forkopimda, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, pejabat Dinas PMD Provinsi Sumatera Barat, Kepala Perangkat Daerah, Ketua TP PKK Dharmasraya, Ketua DWP Dharmasraya, Camat terkait dan Wali Nagari se Kabupaten Dharmasraya.

Enam wali nagari terpilih yang dilantik tersebut yakni Burhanudin sebagai Wali Nagari Batu Rijal, Hamdan sebagai Wali Nagari Siguntur, Khairul Rasyid Dt. Sinaro sebagai Wali Nagari Gunung Medan, Edi Warman sebagai Wali Nagari Abai Siat, Lukman Fauzi sebagai Wali Nagari Koto Ranah, dan Efendi sebagai Wali Nagari Sungai Limau.

Pelantikan enam wali nagari terpilih ini juga diikuti dengan pelantikan Ketua TP PKK Nagari oleh Ketua TP PKK Kabupaten Dharmasraya, Ny. Dewi Sutan Riska.

Mengawali sambutannya, Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan, atas nama pribadi dan pemerintah daerah mengucapkan selamat kepada enam wali nagari yang baru saja dilantik. 

"Tugas berat telah menanti saudara semua," ujar bupati.

Bupati menekankan, sejumlah tugas yang harus dilaksanakan segera oleh wali nagari diantaranya adalah pemberantasan Covid-19. Bupati meminta Wali Nagari untuk memastikan masyarakat di wilayahnya senantiasa menerapkan protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan.

"Wali Nagari juga saya minta untuk dapat mengajak masyarakatnya mengikuti vaksinasi Covid-19, terutama yang mempunyai mobilitas tinggi, banyak berinteraksi dan juga para lansia. Hal ini sangat penting guna memutus rantai penyebaran kasus Covid-19," ujar bupati.

Terlebih, imbuh bupati, saat ini kasus Covid-19 di Kabupaten Dharmasraya masih terus bertambah. "Bahkan daerah kita sekarang sudah berada di zona orange. Sedikit lagi mendekati zona merah. Kalau sudah di zona merah, susah. Kita harus melakukan pembatasan ketat terhadap aktivitas masyarakat. Jadi tolong kerjasama yang baik dari semua wali nagari, untuk bisa menakan kasus Covid di nagari masing-masing, dan mengajak masyarat untuk vaksin," tegas bupati. 

Selain itu, bupati juga meminta wali nagari untuk segera menyelesaikan RPJM Nagari paling lambat tiga bulan setelah pelantikan. Serta mensukseskan pendataan IDM berbasis SDG's Nagari yang saat ini tengah berlangsung.

"Wali Nagari harus rajin turun ke lapangan. Pastikan semua pelayanan program dan kegiatan tepat sasaran. Bekerjalah secara profesional dengan dedikasi dan loyalitas yang sepenuhnya bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan nagari, tanpa memandang aspek apapun," tandas bupati.

Kepada para penjabat wali nagari sebelumnya, bupati juga mengucapkan terimakasih karena telah menjalankan roda pemerintahan nagari mencegah terjadinya kekosongan pimpinan menjelang dilantiknya wali nagari definitif, sehingga tidak mengganggu terhadap pelayanan masyarakat.(*/MsX)

PESSEL,infonusantara.net – Dalam upaya menekan penyebaran Covid-19, Koramil 05/Batang kapas Kodim 0311/Pessel bersama Polsek batang kapas melakukan aksi gabungan penertiban dan disiplin penggunaan masker di nagari taluak, Kecamatan Batang Kapas, Rabu (21/4/2021).

Mengingat kondisi wilayah kabupaten pesisir selatan masih zona orange artinya kasus covid-19 masih tinggi, maka Koramil 05/Batang Kapas, Dpp.Kapten.Arh.Warsidi dengan Polsek Batang Kapas, Iptu.Erisman melakukan penegakan disiplin prokes di tengah masyarakat.

Untuk menekan terjadinya penyebaran covid-19 di lakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai aturan yang di keluarkan pemerintah pusat melalui Provinsi Sumbar sejak tanggal 19 April 2021.

“Aksi gabungan penertiban dan pembatasan kegiatan masyarakat ini guna meminimalisir penyebaran covid-19 yang semakin hari meningkat” ucap Danramil.

Selain penertiban penggunaan masker, pihaknya juga melakukan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat, ujarnya.

“Kegiatan kolaborasi penertiban ini untuk mencegah penyebaran Covid-19, supaya warga setiap keluar dari rumah selalu memakai masker dan menghindari kerumunan dan berinteraksi” tuturnya

Danramil 05/Batang Kapas berharap kepada masyarakat di nagari taluak menyadari supaya ikut berperan dalam upaya pemulihan dari masa pandemi ini.karena itu kita bersama-sama membantu pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 ini, (Pendim 0311/Pessel).


Editor : Heri Suprianto

PASBAR,infonusantara.net – Maraknya aksi balap liar di sepanjang jalan lintas Pujorahayu – Plasma, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat mengakibatkan pengguna jalan terganggu.

Mengantispasi hal itu, Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polres Pasaman Barat mengamankan 14 unit kendaraan bermotor roda dua yang terjaring dalam aksi balap liar

Kapolres Pasaman Barat, AKBP. Sugeng Hariadi, S.IK melalui Kasat Lantas, Iptu. Indra Kusuma, SH diwakili oleh Kanit Tujawali, Ipda Heddy Permana Putra, S.Tr.K mengatakan, Operasi ini di lakukan karena adanya informasi dari masyarakat terkait aksi kebut-kebutan dan balapan liar oleh sejumlah oknum dan remaja menjelang waktu berbuka puasa.

“Aksi yang di lakukan para remaja ini sangat membahayakan para pengguna jalan yang melintas menjelang waktu buka puasa” sebut Heddy Permana, Rabu (21/4/2021).

Penjaringan terhadap kendaraan aksi balap liar ini sebagai tindak lanjut laporan dari masyarakat yang sudah meresahkan pengguna jalan dan kendaraan yang di amankan petugas tidak sesuai dengan kelengkapan kendaraan, ucapnya.

Dia menyebut, dari 14 unit kendaraan bermotor yang terjaring dalam operasi belum dapat dipastikan memiliki surat-surat kendaraan dan di lakukan penindakan terhadap oknum atau para remaja yang diduga melakukan aksi balap liar.

Sanksi para pengendara yang melakukan pelanggaran, kita akan tahan kendaraan sampai yang bersangkutan melengkapi surat-surat kepemilikan kendaraan bermotor seperti, SIM, STNK dan Kelengkapan sepeda motor sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Selanjutnya, berkas tilang akan dikirimkan ke Kejaksaan Negeri Pasaman Barat dan akan ditindak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk knalpot racing kita akan melakukan penyitaan dan pemusnahan” sebutnya.

Ipda Heddy Permana Putra menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat mematuhi aturan lalu lintas, dan melengkapi surat-surat serta kelengkapan kendaraan bermotor.

“Khususnya kepada para generasi muda untuk dapat melakukan kegiatan yang bermanfaat selama bulan suci ramadhan 1442 H dan jangan sampai merugikan diri sendiri dan orang lain, jadilah pelopor keselamatan dalam berlalu lintas, pungkasnya (Wisnu Utama).


Editor : Heri Suprianto

MENTAWAI,infonusantara.net – Untuk memastikan kepatuhan masyarakat dalam disiplin protokol kesehatan, Kapolres Mentawai bersama unsur Forkopimda turun kelapangan berikan masker kepada pengguna jalan.

“Hari ini kita bersama Forkopimda Mentawai berikan masker kepada penggendara roda dua maupun roda empat yang tidak menggunakan masker” ucap Kapolres Mentawai, AKBP.Mu’at, SH,MM, Rabu (21/4/2021).

Pemberian masker secara gratis ini, agar masyarakat tidak lagi mengabaikan protokol kesehatan sekaligus memberikan edukasi dan pemahaman, agar patuh dengan aturan yang di tetapkan pemerintah, ujarnya.

Melonjaknya kasus covid di Mentawai akhir-akhir ini, sebut Kapolres di karenakan masyarakat banyak mengabaikan aturan prokes, sehingga kasus covid meningkat.

Dikatakan, untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 di wilayah Mentawai sangat perlu kesadaran diri setiap masyarakat untuk memastikan kesehatan dengan menerapkan 5 M.

Makna gerakan 5M protokol kesehatan adalah sebagai pelengkap aksi 3M yaitu:
Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak,
Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi.

Di sisi lain, masih banyak orang yang melanggar bahkan belum tahu dengan protokol kesehatan terbaru gerakan 5M covid.

Kebijakan tersebut dibuat pemerintah guna memerangi virus corona yang tampak semakin ganas dari hari ke hari. Maka dari itu virus ini tidak bisa di anggap sepele.

Bahkan sebelumnya Mentawai tidak ada mengalami kematian akibat covid-19, namun akhir-akhir ini Mentawai pecah telur dengan adanya warga meninggal.

Tak hanya itu Mentawai untuk di tingkat Sumatera Barat termasuk salah satu yang terbaik dalam penanganan covid-19 di karenakan selama tahun 2020 tidak ada kasus kematian akibat covid-19.

Dalam hal ini kita harus belajar dari pengalaman yang terjadi, maka dari itu saya selaku Kapolres Mentawai mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi prokes agar terhindar dari serangan virus Corona.

Selain itu ikuti aturan pemerintah yang telah di tetapkan dengan melakukan Swab atau vaksinasi untuk memastikan kesehatan, guna mengantispasi terjadinya penyebaran covid-19 ditengah masyarakat, tukasnya.


Editor : Heri Suprianto

SIKAKAP,infonusantara.net – Sebagai bentuk kepedulian antar sesama aparat negara, Koramil 04/Sikakap bersama Muspika melayat kerumah duka di Dusun Cimpungan, Desa Matobe, Kecamatan Sikakap.

Alhmarhum meninggal di usia 85 tahun orang tua ibu Siti yang merupakan istri dari anggota Polsek Sikakap Bripka Silvester Saleleubaja

“Kegiatan melayat yang kita lakukan ini sebagai bentuk empati atas meninggalnya mertua dari anggota Polsek Sikakap” ucap Danramil 04/Sikakap,Kapten.inf.Putra Irawan Damanik, Selasa (20/4/2021).

Duka yang mendalam ini sama yang di rasakan karena kita sesama abdi negara, semoga almarhum di tempatkan di sisi Allah SWT dan di lapangan kuburnya.

Dia menyebut, kegiatan sosial ini sering di lakukan bersama unsur muspika guna menjalin persatuan dan kesatuan sesama aparat negara dan juga masyarakat

Selain itu juga mempererat rasa persaudaraan tanpa membedakan agama satu sama lainnya, inilah kebersamaan yang harus di pupuk, ujarnya.

Atas nama keluarga besar Koramil 04/Sikakap mengucapkan duka yang mendalam atas di panggilnya beliau kepangkuannya, keluarga yang di tinggalkan di berikan ketabahan.


Editor : Heri Suprianto

MENTAWAI,infonudantara.net – Mengingat kasus covid-19 di wilayah kepulauan Mentawai semakin meningkat, Dandim 0319/Mentawai, Letkol.Czi.Bagus Mardyanto mengajak seluruh stakeholder dan elemen masyarakat untuk bersama-sama memutus rantai covid-19.

Hal demikian di sampaikan Dandim dalam rapat evaluasi penanganan covid-19 bersama wakil Bupati, Unsur Forkopimda, Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat di Aula Sekretariat Umum Daerah Mentawai, Selasa (20/4/2021).

Untuk menekan angka covid-19 kita harus memperkuat pengawasan di setiap masing-masing wilayah desa dengan mendirikan posko pemeriksaan setiap wilayah” sebutnya.

Selanjutnya, kata Dandim tokoh agama agar menerapkan protokol kesehatan di setiap rumah ibadah, selain itu juga akan di lakukan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) guna mengantispasi penyebaran virus Corona, ujarnya.

“Penerapan kembali PPKM dan meningkatkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan ke Mentawai kita dukung penuh” kata Dandim.

Rapat evaluasi penanganan covid-19 ini di harapkan memberikan aplikasi yang baik untuk kedepan dalam rangka menekan angka penularan covid-19, dimana saat ini Mentawai sudah memasuki zona orange sebelumnya zona kuning.

“Menekan angka pasien covid-19 di butuhkan dukungan semua pihak dengan secara bersama-sama untuk meningkatkan rasa kepedulian dan kesadaran dalam memutus rantai covid-19” ucapnya.

Kebijakan pemerintah dalam memperketat pengawasan bagi setiap pelaku perjalanan ke Mentawai sangat di butuhkan dukungan semua pihak, sehingga kasus covid-19 menurun dan lebih baik lagi, tukasnya.


Editor : Heri Suprianto

MENTAWAI,infonusantara.net – Guna memenuhi kebutuhan struktur organisasi di lingkungan TNI AD khususnya di jajaran Kodam l/Bukit Barisan, Kodim 0319/Mentawai melepas 15 orang anggota Tamtama remaja untuk pindah di kesatuan korps masing-masing.

Tradisi pindah satuan ini dipimpin langsung Komandan Kodim 0319/Mentawai Letkol Czi Bagus Mardyanto bertempat di lapangan apel Makodim, Jalan Raya Tuapejat KM.9, Sipora Utara, Mentawai, Sipora Jaya, Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai.

“Tamtama remaja yang pindah satuan ini, guna mengoptimalkan kualitas kinerja, sehingga memperoleh pengalaman baru serta lebih meningkatkan kemampuan secara optimal sesuai dengan dinamika dan tantangan tugas yang dihadapi” sebut Dandim kepada media, Selasa 20 April 2021.

Dia menyebut dari 15 orang tamtama remaja yang pindah tugas 10 orang masuk satuan Yonif Raider 136/Tuah Sakti, 1 orang di kesatuan Kikav 6/RBT, sedangkan 4 orang lagi masuk di kesatuan Yonif 131/Braja Sakti.

Potensi dan pengalaman penugasan yang telah dimiliki selama ini, kata Dandim akan dipadukan serta di selaraskan di tempat tugas yang baru, tuturnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada tamtama remaja yang telah mengabdi lebih kurang 8 bulan di Kodim 0319/Mentawai, semoga di tempat tugas yang baru akan lebih sukses lagi” harapnya.

Setelah bertugas di tempat yang baru, segera menyesuaikan diri dan jabarkan apa yang telah di dapat selama bertugas di tempat yang lama, sehingga semua tugas dan tanggungjawab berjalan optimal di tempat tugas yang baru, imbuhnya.

Dandim sampaikan pesan kepada tamtama remaja untuk tetap belajar dari pengalaman, kembangkan setiap kemampuan yang kalian miliki, lanjutkan seluruh tugas dengan profesional dengan tetap mempedomani Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI, tukasnya.


Editor : Heri Suprianto

PASBAR,infonusantara.net – Seorang Pria inisial SY (40) berhasil di tangkap satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) polres Pasaman Barat di duga melakukan penyalahgunaan narkotika jenis ganja dan sabu.

“Tersangka di amankan tim opsnal dirumahnya bertempat di plasma 3 jorong bukit Nilam, nagari Aur kuning, kecamatan Pasaman, kabupaten Pasaman barat sekira pukul 16.30 WIB, Senin (19/4/2021)” Kapolres Pasbar, AKBP.Sugeng Hariadi melalui Kasubag Humas AKP, Defrizal.

Dari tangan tersangka berhasil diamankan barang bukti berupa 23 batang tanaman ganja yang ditanam di dalam polybek warna hitam, 5 batang diduga tanaman ganja, 4 paket kecil jenis sabu yang dibungkus mengunakan plastik warna bening, 1 set alat hisap Shabu (bong), 1 unit handphone merek realme warna biru, terangnya.

Dia menyebut penangkapan terhadap tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa adanya tanaman Narkotika Gol I jenis ganja di daerah Plasma 3, Jorong bukit Nilam, Nagari Aur Kuning, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat.

Berdasarkan informasi itu tm opsnal Satresnarkoba Polres Pasbar yang dipimpin oleh Kasat Narkoba, Iptu Eri Yanto, SH langsung melakukan penyelidikan sekaligus melakukan penangkapan terhadap tersangka, ujarnya.

Selanjutnya tersangka beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Pasaman Barat untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Terhadap tersangka dijerat Pasal
114 ayat (2) Jo Pasal 111 ayat (2) dan pasal 112 ayat (1) Undang-undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, tutupnya.(Wisnu Utama).


Editor : Heri Suprianto


 

dr Lisa Amarta (Suara)
INFONUSANTARA.NET -- Salah seorang simpatisan Habib Rizieq Shihab (HRS), Lisa Amarta Tara mengaku kecewa atas pernyataan Juru Bicara Prabowo Subianto, yakni Dahnil Anzar Simanjuntak soal HRS.

dr Lisa mengaku kecewa karena pernyataan Dahnil tidak menurutnya tidak menghargai HRS.

Menurut Lisa, HRS sendiri yang saat itu ikut meminta umat Islam untuk mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

“HRS bilang Jaga kotak suara, saya pun jaga, Semua teman-teman juga pasti demikian!” cuit dr. Lisa seperti dikutip dari akun twitter @Lisaamartatara4 pada Minggu, 18 April 2021..

“Jadi jangan sombong lu @Dahnilanzar, Gua dan teman-teman kagak pake uang elu atau Prabowo Subianto atau Sandiaga Uno,” ujarnya.

Bahkan Lisa dalam cuitannya membeberkan usaha yang ia lakukan demi mendukung pihak Dahnil.

“Tanya aja caleg yang gua bantu, kalo gua Baksos bawa Obat, Itu Uang Gua sendiri!!!,” ucap dr. Lisa.

Pada cuitan dr. Lisab yang lain, ia mengatakan bahwa sungguh nista seorang Dahnil jika benar mengatakan hal tersebut.

“Astagfirullah, kalo bener ini pernyataan anda @Dahnilanzar, sungguh Nista anda!,” cuit dr. Lisa Amarta seperti dikutip mantrasukabumi.com dari akun twitter @Lisaamartatara4 pada Sabtu, 17 April 2021.

Bahkan, menurut dr.Lisa, pihak Dahnil yanya memperalat dukungan ulama.

“Ternyata Dukungan Ulama, hanya Kalian buat permainan! Wamakaru Wamakarallah Wallahu Khoirul Makirin,” ucapnya.

Sebagai informasi, pernyataan Dahnil Anzar mengenai Habib Rizieq beredar di media sosial.

“Dia siapa? Bukan siapa-siapa bagi saya justru saya yang bantu dan bela imamu dulu. Tapi sebaliknya dia tak pernah berkontribusi untuk membantu saya. Persamaannya saya pernah lawan Ahok sama dengan dia, dan dia pernah dukung PS sama dengan saya,” jawab Dahnil saat ditanyai mengenai isu penurunan baliho HRS oleh TNI.

“Selebihnya saya bantu hak-hak dia, tapi dia tak pernah bantu hak-hak saya, itu terang jelas ya,” kata dia.

Source:Terkini.id

 

Ketua PDI Perjuangan Sumatera Barat, Alex Indra Lukman
INFONUSANTARA.NET - Padang Mengatas merupakan sebuah kawasan peternakan warisan Pemerintah Hindia Belanda yang dibangun pada 1916 silam di kaki Gunung Sago, Kabupaten Limapuluh Kota. Padang sabana yang luasnya mencapai 280 hektare itu, pernah jadi peternakan terbesar di Asia Tenggara pada 1955. 

“Jika Menteri BUMN, Erick Thohir ingin membeli peternakan sapi di Belgia untuk mengatasi impor sapi 1,5 juta ekor tiap tahun, lebih bijak rasanya jika mengoptimalkan Balai pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Padang Mengatas yang terletak di Kabupaten Limapuluh Kota,” ungkap Ketua PDI Perjuangan Sumatera Barat, Alex Indra Lukman di Padang, Senin (19/4/2021).

Pernyataan Alex ini terkait keinginan Menteri BUMN, Erick Tohir saat jadi pembicara webinar Milenial Hub: Milenial Fest x PPI Belgia. Dalam webinar itu, Erik menyampaikan keinginanannya untuk membeli peternakan di Belgia. Hal tersebut langsung disampaikan ke Dubes Indonesia untuk Belgia, Andri Hadi yang juga peserta webinar itu.

Dalam webinar itu, Erick menegaskan, yang diinginkan saat ini adalah peternakannya. Nantinya, BUMN yang membeli dan mengelola, demi memenuhi kebutuhan daging sapi dalam negeri. 

“Potensi Padang Mengatas, bisa memenuhi kebutuhan daging sapi dalam negeri jika pemerintah mau serius mengelolanya,” terang Alex.

Dikatakan Alex, BPTUHPT Padang Mengatas merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian. Memiliki luas areal mencapai 280Ha dengan populasi mencapai 1300 ekor, yang terdiri dari wilayah padang pengembalaan, kebun rumput dan lokasi perkandangan serta perkantoran.

BPTUHPT Padang Mengatas ini, ungkap Alex, juga telah dikunjungi Kepala Badan Perencanaan Nasional (BAPPENAS)/Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa yang melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 8-10 April 2021.

“Ada baiknya, koordinasi antar menteri diintensifkan lagi. Sehingga, potensi yang ada di dalam negeri bisa dimanfaatkan secara optimal,” harap Alex. 

Pada 2015 lalu, ungkap Alex, Presiden Joko Widodo juga telah meninjau peternakan sapi di BPTUHPT Padang Mengatas ini. Saat itu, Presiden Joko Widodo memastikan, kedatangannya untuk melihat dan memastikan bahwa Indonesia bisa melakukan sesuatu yang berkaitan dengan peternakan sapi dengan jumlah yang besar. 

Jokowi mengungkapkan, konsep BPTUHPT Padang Mengatas ini akan di ‘copy’ ke daerah lainnya di Indonesia. “Setiap daerah pasti mempunyai kawasan dengan areal kurang lebih 280 ha lalu ditanemi rumput yang bisa dipakai untuk pakan sapi dan sapinya tidak dikandangkan,” katanya.

Menurut Presiden, peternakan sapi Padang Mengatas ini sebuah contoh peternakan dengan biaya yang murah sehingga bisa ditiru daerah lain. Presiden yakin jika setiap daerah memiliki peternakan seperti ini, maka kebutuhan daging dalam negeri akan terselesaikan. (Inf)

MENTAWAI,infonusantara.net – Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Corona, Personel SPKT Polres Mentawai melakukan patroli malam di sejumlah pusat keramaian.

KA SPK A selaku komandan jaga unit SPKT, Aiptu Sahar menyebut, patroli malam yang di lakukan ini untuk memantau penerapan PPKM mikro dan penegakan disiplin protokol kesehatan di tengah masyarakat.

“Sasaran patroli penerapan PPKM ini di lakukan di tempat pusat perbelanjaan, Hiburan malam, Kafe dan warung yang masih buka di atas pukul 22.00 WIB” ucap Sahar, Minggu malam, (18/4/2021).

Dia mengatakan, sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah bahwa ketentuan dimasa pemberlakuan PPKM Mikro ini waktu operasionalnya hanya sampai pukul 21.00 WIB.

“Bagi yang masih membuka di fasilitas di tempat umum, maka diberikan teguran dan himbauan kepada pemilik tempat dan bagi pengunjung di suruh untuk kembali kerumah masing-masing” tuturnya.

Lebih lanjut di katakan, penerapan PPKM ini, pihaknya memberikan himbauan agar pemilik ataupun pengunjung untuk dapat mematuhi aturan yang telah di tetapkan pemerintah selama masa pandu covid-19.

Terpisah Kapolres Mentawai, AKBP,Mu’at,SH,MM mengatakan, patroli yang dilakukan personel ini dalam rangka penerapan PPKM mikro penegakan disiplin protokol kesehatan.

“Penerapan PPKM yang kita lakukan ini sesuai anjuran dari pemerintah yang sudah ditetapkan untuk melindungi masyarakat agar tidak terpapar virus corona serta menuju Indonesia sehat” sebutnya.

Untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19, Kapolres mengajak untuk tetap menerapkan 5M dalam menjalankan aktifitas sehari selama masa pandemi covid-19, ujarnya.

Dia menyebut selain memberikan himbauan, pihaknya juga memberikan penegakan disiplin berupa sanksi bagi yang kedapatan melanggar protokol kesehatan.

“Bagi pelanggar prokes kita berikan himbauan kamtibmas serta sangsi sebagai efek jera dengan menyanyikan lagu wajib sampai tindakan fisik berupa push-up serta di harapkan memahami dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah” tukasnya.


Editor : Heri Suprianto

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.