Articles by "Tanah Datar"

Showing posts with label Tanah Datar. Show all posts

INFONUSANTARA.NETPetugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Sungayang Feni Surgana wakili Tanah Datar, akhirnya berhasil mengharumkan nama Luhak nan tuo setelah berkompetisi menjadi TKSK terbaik tingkat Sumbar.

Sesuai surat dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat tertanggal 14 Juni 2021 yang ditandatangani Kadis Sosial Sumbar Jumaidi, Veni Surgana menjadi Peringkat I, mengungguli utusan Kabupaten Padang Pariaman di peringkat II dan Kabupaten Solok di peringkat III.

Atas prestasi ini, Bupati Eka Putra menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Feni Surgana yang telah mengharumkan nama Tanah Datar.

“Selamat buat Feni Surgana, kami atas nama pemerintah daerah dan mewakili masyarakat merasa bangga dengan capaian ini. Jangan berpuas diri, tetap berkarya dan menjadi motivasi untuk prestasi yang lebih tinggi,” pesan bupati usai mengikuti Bimbingan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri secara virtual di Indo Jolito, Selasa (15/6/2021).

Keberhasilan ini, Bupati Eka mengharapkan Feni bisa menularkan pengalaman dan ilmunya kepada yang lain sehingga estafet prestasi ini terus berlanjut di tanah datar, ujarnya.

“Terima kasih juga kepada Dinas Sosial dan Camat Sungayang atas bimbingan yang diberikan kepada Feni. Pemerintah daerah pun siap mendukung pelaksanaan tugas TKSK di lapangan, kita akan upayakan bantuan sarana penunjang kerja,” ungkapnya lagi.

Terpisah Kadis Sosial Tanah Datar Yuhardi handphone selulernya menyampaikan, bahwa proses penilaian yang telah dilaksanakan pada April dan Mei lalu ternyata mendaulat utusan TKSK dari Tanah Datar meraih peringkat I.

“Kita sangat bersyukur, karena dalam suasana Pandemi Covid-19, Tanah Datar masih bisa menorehkan prestasi,” ujarnya.

Tentunya, sebut Yuhardi, prestasi ini tidak lepas dari usaha keras Feni dan dukungan semua pihak serta do’a dari masyarakat Tanah Datar.

“Terima kasih atas dukungan semua pihak, Bupati dan Wakil Bupati, Camat Sungayang dan seluruh lapisan masyarakat Sungayang, Selamat kepada Feni atas prestasi yang diraih ini” ucapnya

Dia menambahkan, untuk ke depan mari persiapkan diri dengan lebih baik lagi sehingga bisa menjadi juara di tingkat Nasional,” harapnya. (Humas-dvd).


Editor : Heri Suprianto

INFONUSANTARA.NET - Mekanisme penerapan protokol kesehatan di Emersia dan resort Batusangkar di apresiasi Bupati Tanah Datar Eka Putra saat mendengarkan paparan di sampaikan General Manager Emersia hotel dan Resort Batusangkar Rafizon Chaniago dalam meeting room hotel, Jumat (4/6/2021).

Penerapan Prokes yang disampaikan itu mulai dari loby, front office, kamar dan fasilitas lainnya sudah memenuhi standar protokol kesehatan.

Di lokasi hotel di terpampang tulisan tanda jaga jarak, menyediakan pengukur suhu, pencuci tangan, penyediaan handsanitaizer dan melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala.

“Dengan mengikuti anjuran pemerintah dalam standar prokes, tentunya pemerintah daerah berterima kasih kepada manajemen hotel yang telah mendukung program pemerintah untuk memutus rantai covid-19” ucap Bupati Eka Putra

Dalam kegiatan meeting room, pada kesempatan itu Bupati Eka Putra juga berpesan ke pihak hotel untuk terus meningkatkan penerapan prokes, sehingga tamu yang akan menginap merasa nyaman.

“Prinsipnya standar prokes yang di lakukan Emersia hotel dan resort Batusangkar sudah terlaksana dengan baik dna kita menyakinkan tamu bisa menginap” ucap Bupati

Ditempat yang sama GM Emersia Hotel and Resort Batusangkar Rafizon Chaniago menyampaikan, bahwa seluruh karyawannya telah melakukan vaksin, ada yang baru tahap pertama dan ada yang sudah tahap kedua.

“Kami berkomitmen untuk terus menerapkan protokol kesehatan secara disiplin di Emersia Hotel dan Resort Batusangkar ini dengan mengacu kepada pedoman layanan untuk hotel selama masa pendemi covid-19 guna memutus penyebarannya” tutur Rafizon Chaniago.

Dlaam kegiatan meeting room turutnhadiri Kajari Tanah Datar Hardijono Sidayat, Kapolres Tanah Datar diwakili Kapolsek Lima Kaum Iptu Harmen, S.Sos, Dandim 0307 TD diwakili Pasi Intel Kapten Inf. H. Sirait, Plh. Sekda Edi Susanto, Asisten Administrasi Umum Helfy Rahmy Harun, Kepala Dinas Parpora Abdul Hakim, Kepala Dinas Kesehatan dr. Yesrita Zedrianis dan Kalaksa BPBD Thamrin. (Humas/rhn-nd).


Editor : Heri Suprianto

INFONUSANTARA.NET - Untuk memperkuat hubungan kerjasama, Bupati Tanah Datar, Eka Putra lakukan silahturahmi dengan Kepala Bagian Umum BPS Sumatera Barat, Januarto Wibowo di Kota Padang, Kamis (3/6/2021).

“Pertemuan ini, kita berharap semakin meningkat sinergitas antar dua instisusi terutama dalam sinergi data” ucap Eka Putra

Disampaikan, pemerintah daerah dengan BPS harus saling memperkuat kerjasama dan sinergi terutama soal data sebagai tolak ukur dalam perencanaan di segala sektor, agar berkualitas.

Untuk kedepan, Eka Putra juga berharap pembaharuan data (update) hingga tingkat nagari menjadi perhatian dna perlu di lakukan, sehingga membantu BPS dalam menjalankan tugasnya, jika ini berjalan bisa memetakan potensi nagari” terangnya.

Tak hanya itu, Eka Putra juga meminta kepala perangkat daerah agar kooperatif dan komunikatif untuk memenuhi kebutuhan data yang di perlukan BPS.

Ditempat yang sama, Plt.Kepala BPS Tanah Datar, Januarto Wibowo berharap dukungan pemerintah daerah untuk BPS

“BPS siap menjadi mitra pemerintah daerah sesuai tugasnya yang kami emban soal data” ungkapnya.

Apalagi saat ini, kata dia BPS sedang melakukan pendataan Potensi Desa (Podes) 2021 untuk pendataan ketersediaan infrastruktur dan potensi yang dimiliki wilayah administrasi setingkat desa/nagari, kecamatan dan kabupaten,” sebutnya.

“Ketersediaan data, konsisten data dan responden menjadi tantangan dan permasalahan yang harus diselesaikan bersama” tutupnya mengahkiri (Humas).


Editor : Heri Suprianto

TANAH DATAR,infonusantara.net – Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) adalah program bantuan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang bertujuan untuk mengentaskan pengangguran dengan diberikan dana stimulus dalam bentuk pelatihan kepada masyarakat.

“Bagi peserta yang telah mendapatkan pelatihan bisa menambah keterampilan, sehingga bisa memperoleh pekerjaan atau menciptakan lapangan pekerjaan” ucap Bupati Tanah Datar, Eka Putra.

Kegiatan pengimbasan Baik Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) ini di buka secara resmi Bupati Tanah Datar di Aula Lembaga Kursus dan Pendidikan Palapa (LKP) Komputer, Batusangkar, Selasa (25/5/2021).

Pada kegiatan itu di hadiri Direktur Binsuslat Kemendikbud RI diwakili Hendi Gunadi dan Badrutaman dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar Riswandi dengan peserta pimpinan LKP, PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) dan SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) dari 7 kabupaten/kota di Sumatera Barat.

“Kami sangat mengapresiasi LKP Palapa Komputer Batusangkar menjadi satu dari 30 LKP se-Indonesia untuk menyelenggarakan pengimbas program PKK tahun 2021 ini” ucap Bupati.

Kegiatan di gelar Ini sebut Bupati sebuah penghargaan yang sangat luar biasa, LKP Palapa Komputer dinilai sebagai salah satu lembaga kursus dan pelatihan yang telah berstandar Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dijadikan contoh sekaligus dijadikan pengimbas bagi lembaga kursus sejenis dalam pelaksanaan program pendidikan kecakapan kerja tahun 2021 ini,” ujarnya.

“Prinsipnya kita menyambut baik kegiatan ini, karena dinilai dapat membantu masyarakat mendapatkan ilmu pengetahuan dan menjadi jalan bagi para pencari kerja sebagai modal dalam memasuki dunia usaha” imbuh Bupati.

Dengan adanya kegiatan seperti ini pemkab tanah datar sangat terbantu dalam mengurangi angka pengangguran serta menjadi modal bagi masyarakat untuk mengembangkan usahanya dengan adanya ketrampilan, tuturnya.

“Kami mengharapkan kepada para peserta pengimbasan baik program PKK dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan hasil yang maksimal,” pungkasnya (Rel).


Editor : Heri Suprianto

TANAH DATAR,infonusantara.net – Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian, SH, MH meluncurkan penggunaan Quick Respon Indonesia Standard (QRIS) untuk penerimaan infaq dan sedekah di Mesjid Nurul Amin, Pagaruyung, Batusangkar, Jumat (21/5/2021).

Launching QRIS ini bertepatan dengan wirid Kopri yang rutin dilaksanakan oleh pemerintah daerah dua kali setiap bulannya, agenda ini sempat terhenti karena maraknya covid-19.

“Alhamdulillah kehadiran QRIS dapat menjadi solusi pembayaran infaq, sedekah dan zakat secara mudah. Kita menyakini, dengan bersedekah dapat membuka pintu rejeki. Insha Allah, semakin besar sedekah semakin besar rejeki diraih,” ujar Wabup Richi.

Selain itu, Wabup Richi berharap mesjid Nurul Amin menjadi mesjid percontohan, baik penerapan protokol kesehatan, pengaplikasian Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS SBK) dan hal positif lainnya.

“Setiap ASN harus menjadi cerminan masyarakat sekitar baik penerapan protokol kesehatan maupun pengaplikasian ABS SBK guna mewujudkan visi pemerintah daerah itu sendiri” ucaonya

Karena, kata dia selain masyarakat sekitar, jemaah mesjid Nurul Amin adalah ASN dilingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Dari sinilah, Insha Allah menjadikan mesjid Nurul Amin sebagai mesjid percontohan bagi mesjid lainnya,” ujarnya lagi.

Dikatakan, dengan telah berlalunya bulan suci Ramadhan 1442 H, wabup Richi berharap tidak menurunkan semangat untuk memakmurkan mesjid.

“Jangan sampai berakhirnya Ramadhan menurunkan semangat beribadah di mesjid, tentu dengan tertib menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya.

Kepala Bank Nagari Syariah Batusangkar Dewi Purnama mengatakan kehadiran QRIS mendukung pengembangan digitalisasi.

“Dengan QRIS setiap transaksi dilakukan dengan menscan kode yang telah disediakan. Kehadiran program di mesjid Nurul Amin memudahkan kita untuk pembayaran sedekah dan infak,” ujar Dewi Purnama, (Rel).


Editor : Heri Suprianto

TANAH DATAR,infonusantara.net – Pembangunan gedung Interne RSUD MA Hanafiah SM Batusangkar yang sedang tahap pengerjaan di tinjau langsung Bupati Tanah Datar Eka Putra.

Peninjauan lokasi pembangunan itu Bupati Tanah Datar di hadiri Ketua DPRD Rony Mulyadi Dt Bungsu, Kajari Hardijono Sidayat dan Kapolres AKBP Rokhmad Hari Purnomo serta perangkat daerah terkait.

“Pembangunan gedung rawat inap penyakit dalam (interne) RSUD MA Hanafiah SM Batusangkar ini jangan sampai mangkrak, Pesan Eka Putra saat melakukan peninjauan, Rabu (19/5/2021).

Dia menyebut, pemerintah daerah sangat berharap pembangunan gedung interne bisa berjalan sesuai harapan bersama, sehingga fasilitas pelayanan di rumah sakit kita semakin representatif, dan dapat di gunakan masyarakat untuk berobat.

Bupati menegaskan, mangkraknya pembangunan gedung sebelumnya jangan sampai terulang lagi, karena merugikan daerah dan masyarakat Tanah Datar.

“Saya minta kepada pelaksana agar serius mengerjakannya, rumah sakit adalah untuk kepentingan masyarakat banyak,” pesannya.

Sementara Plt. Direktur RSUD dr Nurman menjelaskan anggaran pembangunan gedung rawat inap interne sebesar Rp.20,191 Miliar yang bersumber dari DAK tahun 2021.

“Gedung rawat inap dibangun 4 lantai yang di lengkapi dengan gedung-gedung baru yang sudah ada dan secara bertahap akan dilanjutkan sesuai master plan, ucapnya, (Humas/Rel).


Editor : Heri Suprianto

BandarLampung,infonusantara.net - Setelah melaksanakan study banding di Kampar Riau, rombongan pemkab Tanah Datar bersama wartawan kembali berkunjung ke Provinsi Lampung

Kedatangan rombongan wartawan Tanah Datar bersama Plt Bupati Tanah Datar. H.Zuldafri Darma. SH ke Kantor Balai Kota Bandar Lampung. Senin (28/12/2020) disambut Sekdako Bandar Lampung. Badri Tamam dan jajaran.

Kegiatan ini sebagai bentuk penghargaan bagi para jurnalis yang telah berjasa dalam mempublikasikan dan menyebarluaskan informasi pembangunan di Kabupaten Tanah datar.

Dipilihnya kota Bandar Lampung oleh pemerintah daerah Tanah Datar untuk study Cooperative adalah bahwa daerah ini dinilai berhasil mengembangkan kerjasama dengan perusahaan pers serta awak media.

'Kita melihat publikasi yang dilakukan pemerintah kota Bandar Lampung melalui media masa baik cetak maupun elektronik sangat baik, ini tak lepas dari bentuk kerjasama yang tertata rapi antara pemerintah dengan perusahaan pers yang ada di kota ini," kata Plt Bupati Zuldafri Darma yang di dampingi Kabag Humas Yusrizal, Kepala Kesbangpol Irwan, staf ahli bidang pemerintahan politik dan hukum Nuryeddisman, Staf ahli Ekobang Nusyirwan, serta staf ahli bidang SDM dan Kesra Ermon Reflin

Dia menyebut, apa yang telah dilakukan dan diperbuat pemerintah kota Bandar Lampung bersama pekerja persnya, setelah itu bisa pula kami terapkan di Kabupaten Tanah datar.

Selain itu, Plt Bupati pada kesempatan itu pemerintah Kabupaten Tanah datar mengundang secara resmi pemkot Bandar Lampung untuk berkunjung ke Tanahdatar.

Tanah Datar, berada disisi luar Provinsi Sumbar yang berjarak sekitar 100 KM dari Kota Padang. Punya kelebihan dari sisi pariwisata alamnya. Sangat bagus untuk investasi dibidang pariwisata dan budaya, ucap Zuldafri sebagai pengenalan daerah

Secara ekonomi, sebut Zuldafri, Tanah datar jauh tertinggal dari berbagai kota di Indonesia apalagi bila dibandingkan dengan kota Bandar Lampung.

Nah, melalui pertemuan ini, pemerintah Tanah Datar mengajak Pemkot Bandar Lampung untuk membantu mengembangkan dunia pariwisata Tanah Datar, dengan harapan perekonomian masyarakat bisa terangkat dengan baik, pintanya.

Sementara, Wali Kota Bandar Lampung Drs. H. Herman HN, M.M melalui Sekdako Badri Tamam, menyampaikan selamat datang pada Plt Bupati Tanah Datar bersama rombongan di Kota Bandar Lampung.

Dia menjelaskan beberapa hal terkait pembangunan saat pandemi covid-19, anggaran untuk semua dinas terkena recofusing.

"Semua anggaran di Pemkot Bandar Lampung terkena recofusing, akibat imbas covid19," katanya.

Dikesempatan itu Kadis Kominfo Kota Bandar Lampung Ahmad Nurizki Herwandi SSTP menyampaikan, soal pengelolahan media berbasis online dibawah Kominfo, sedangkan cetak berada dibawah Humas.

Media Centre disediakan untuk wartawan yang bertugas di Pemko Bandar Lampung. Untuk pemberitaan pemko Bandar Lampung tidak takut akan kritikan wartawan.

"Kami sudah biasa terhadap kritikan wartawan," kata Kadis Kominfo.

Ditambahkan, kritikan wartawan bagi Pemkot Bandar Lampung dijadikan bahan dan sarana introspeksi diri untuk berbuat lebih baik dalam penyelenggaraan. (Bonar Surya).




Editor : Heri Suprianto


Batusangkar,infonusantara.net - Untuk mencegah terjadinya konflik ditengah masyarakat terkait pengairan sawah, Dinas Sosial Tanah Datar melaksanakan kegiatan Dialog Tematim II Forum Keserasian Sosial (FKS) Jalendo.

Selain melaksanakan dialog bersama masyarakat, pihaknya juga melakukan peresmian Tugu Keserasian Sosial di Nagari Gurun, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Kadis Sosial Tanah Datar H. Drs Yuhardi mengatakan, Keserasian Sosial (KS) untuk menjaga komplik Sosial ditengah masyarakat, termasuk kegiatan Irigasi dengan anggaran sebesar Rp.150.000.000; (seratus lima puluh juta) fisik Rp. 100.000.000; (seratus juta) non fisik Rp. 50.000.000; (lima puluh juta).

"Pengambilan Dokumentasi kegiatan sebagai bukti bagi kita untuk meminta batuan ke kementerian Sosial RI agar untuk kedepannya mudah dan lebih percaya kepada kita"ungkapnya.

Dengan adanya irigasi ini, kata dia untuk kedepan tidak ada lagi sawah yang gagal panen dan kegiatan ini merupakan keserasian sosial ditengah masyarakat mencegah terjadinya komplik.

Nah, setelah komplik ini selesai, mari kita bersama-sama menjaga irigasi ini" ajak Yuhardi kepada media, Kamis (24/12/2020.

Ketua Keserasian Sosial Zainal yang juga Kasi Penanganan Bencana mengatakan, kegiatan ini dari Kementerian Sosial, setiap tahun dibagikan anggaran ke- seluruh Kabupaten salah satunya Kabupaten Tanah Datar.

"Tahun kemaren kita mendapat program ini di Kecamatan Lintau Bou Utara. Alhamdulillah sekarang di Kecamatan Sungai Tarab Irigasi Sawah Galuang, kegiatan ini merupakan keserasian ditengah masyarakat" ucapnya

Dia menjelaskan, kegiatan KS itu adalah penanganan bencana, pada dasarnya mencegah adanya komplit ditengah masyarakat.

Sebelum ada irigasi ini, kata dia mungkin masyarakat dulu sudah ada yang bertikai atau salah paham menyangkut air untuk pengairan sawah karena airnya sedikit, sekarang tidak ada lagi komplik inilah tujuan dari Keserasian Sosial, terangnya.

"Terimakasih kepada masyarakat yang telah bergotong royong dalam membantu kegiatan ini, walaupun untuk menyelesaikan kita ditengah Covid-19 pembangunan irigasi tetap selesai" ucapnya lagi

Setelah kegiatan di laksanakan, diharapkan jangan sampai timbul permasaalahan baru, mari bersama-sama mengambil manfaat dan bersyukur kepada Allah Subhanawata'ala dan saling menjaga irigasi, pintanya, (Bonar Surya).

Editor : Heri Suprianto

Pekanbaru(Riau),infonusantara.net - Dalam kegiatan studi banding pemkab tanah datar bersama wartawan luak nan tuo, hari kedua melakukan kunjungan di kantor Haluan Riau Gedung Riau Pers Jalan Tuanku Tambusai.

Kunjungan itu langsung dipimpin Plt. Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma, didampingi Kadis kominfo Tanah Datar Drs. Abrar, Kabag humas Sekretariat Daerah (Setda) Yusrizal, Kadis BPBD Tanah Datar Thamrin,ST, kepala  Inspektorat Aldri Suandri, kabag umum Suripto dan 55 orang jurnalis luak nan tuo.

Kedatangan rombongan disambut langsung Pimpinan Perusahaan Haluan Riau Jeffry bersama Pimpinan Redaksi Haluan Riau Doni Rahim serta Pimpinan Redaksi haluanriau.co Eka Buana Putra

Pimpinan Redaksi (Pimred) Haluan Riau Doni Rahim  mengucapkan terimakasih atas kesediaan dari rombongan sudah menjadikan Haluan Riau sebagai tujuan dari kunjungan kali ini.

Dalam kesempatan itu Doni Rahim menceritakan bagaimana perkembangan Haluan Riau dari masa ke masa hingga ditahun 2020 ini bisa menjadi koran dengan penggunaan bahasa Indonesia terbaik.

Sementara itu, Kadiskominfo Pemkab Tanah Datar Drs Abrar menyebutkan bahwa maksud kedatangan rombongan, dalam rangka studi komparatif guna meningkatkan kualitas SDM.

"Kedatangan kami untuk peningkatan kualitas SDM dalam jajaran pemerintahan dan studi Komparatif bersama para jurnalis yang kami bawa,” kata pria yang biasa disapa Mak Etek ini.

Haluan Riau menjadi lokasi kedua yang menjadi tujuan rombongan tersebut, sehari sebelumnya kunjungan dilakukan ke Pemkab Kampar dengan tujuan Kominfo Kampar. Disini, rombongan mengulik bagaimana cara Haluan Riau melakukan kerja sama dengan pemerintahan Kabupaten/Kota termasuk Provinsi Riau.

“Adapun misi kami, pertama kami melihat (Haluan Riau-red) bagus dalam pengelolaan kerjasamanya. Untuk itu, hal ini yang ingin kami tanyakan terkait bagaimana pola yang diterapkan. Apa yang kami dapat, nanti akan menjadi acuan dalam penyusunan kerjasama media di Pemkab Tanah Datar,” jelasnya lagi.

Sementara itu, Plt Bupati Tanah Datar Zuldafri Dalma mengapresiasi apa yang telah dicapai oleh Haluan Riau, dia melihat adanya komunikasi yang baik dengan pihak pemerintahan dan instansi lainnya.

“Haluan Riau ini dipastikan sudah menugaskan jurnalisnya di seluruh Kabupaten dan Kota, dan sudah menjalin komunikasi yang baik dengan pihak pemerintahan,” tegasnya.

Dalam hal ini, pihaknya hendak menggali lebih jauh bagaimana pola yang diterapkan oleh manajemen Haluan Riau. “Apa yang kita dapat, kedepannya akan kita terapkan di kabupaten tanah datar, pungkasnya.




Pewarta : Bonar Surya

Editor : Heri Suprianto


KAMPAR,infonusantara.net - Untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Humas Protokol, Diskominfo serta Inspektorat bersama awak media lakukan studi banding ke Provinsi Riau.

Dalam kunjungan peningkatan sumber daya manusia itu, rombongan berjumlah sekitar 50 orang yang terdiri dari wartawan 40 orang dan dari Dinas Kominfo serta dari Humas 10 orang.

Dalam agenda studi banding, rombongan melakukan kunjungan ke Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, senin, (14/12/2020) dan hari selanjutnya, selasa, (15/12/2020) berkunjung  ke salah satu media di Kota Pekanbaru yaitu ke Haluan Riau.

Kadis Kominfo dan Persandian Kabupaten Kampar diwakili Sekretaris Herry Indra Mulya menyampaikan selamat datang atas kunjungan dan kehadiran rombongan dari Kabupaten Tanah Datar Sumbar, ia merasa terhormat dan bangga bisa bersilaturahmi untuk berbagi informasi"

"Alhamdulillah kita menerima tamu kehormatan, semoga kita bisa berbagi informasi dan bersilaturahmi serta berlanjut memperkuat persahabatan, mohon maaf karena situasi pandemi covid-19 pertemuan dibatasi hanya bisa untuk 25 personel," katanya.

Pada sesi dialog, para awak media juga mengajukan beberapa pertanyaan terkait mengenai kemitraan antara Pemkab Kampar dengan media. Kadis Kominfo Tanah Datar Abrar, juga menyampaikan, bahwa Pemerintah bersama awak media ini yang bertugas di Kabupaten Tanah Datar untuk melakukan studi banding sekaligus silaturahmi ke Kominfo Kampar.

Abrar mengajak rekan-rekan media kabupaten kampar hendaknya bisa juga melakukan kunjungan ke Tanah Datar. Karena di Kabuoaten Tanah datar juga mempunyai beberapa objek wisata, seperti Istano Basa Pagaruyung.

Dia menejlaskan, Kabupaten Tanah Datar merupakan pusat kebudayaan Minangkabau, banyak objek wisata di sana salah satunya menjadi brandnya itu Istano Basa Pagaruyung dan Nagari terindah di dunia. 

"Kami kesini ingin tahu seperti apa manajemen komimfo dalam bermitra dengan media dan para wartawannya, barangkali ada hal-hal positif yang belum kami laksanakan di Tanah Datar, apa yang sudah dilaksanakan di sini bisa kami jadikan pembelajaran," kata Abrar.

Dikatakan, dalam kunjungan studi banding saat ini hanya dihadiri 40 wartawan dari sekitar 70 wartawan yang tercatat di Tanah Datar.

Sementara, Kabid Sumberdaya dan Pelayanan Publik Kominfo Kampar, Salmi Hadi mengatakan, peralihan wewenang Humas ke Diskominfo sejak beberapa tahun, terdapat tiga pokok yang diserahkan Humas kepada Kominfo. 

"Diantaranya kerja sama media, liputan daerah, pengolahan website. Secara bertahap kita telah melakukan perbaikan dan tugas Humas yang dulu dilimpahkan sudah terselenggara dengan baik.,"kata dia

Awal berdiri Kominfo dan Persandian, sebutnya hampir 200 media di Kampar yang diakomodir, saat ini pihaknya tidak bisa mengakomodir karena anggaran yang tidak tersedia, kini Kominfo menggunakan aplikasi dengan sistem yang dikenal E Wartawan, kita kerja sama dalam bentuk advertorial," imbuhnya lagi.

"Kini dari 200 media yang ada di Kampar hanya 100 media yang bekerjasama dan setiap wartawan atau media yang bekerja sama itu ada ratingnya atau tingkatan hingga nilai advertorial bervariasi sesuai tingkatan, hal itu dipengaruhi oleh persyaratan yang ada dari wartawan, ungkapnya.

Persyaratan itu seperti jumlah pembaca medianya, telah UKW atau belum, sertifikasi medianya dari dewan pers dan hal lainnya. Nilai kerjasama advertorial tersebut antara Rp.750 ribu hingga Rp.2,5 juta setiap terbit. 

"Pemberlakuannya sejak sistem kerja sama melalui aplikasi E Wartawan, tidak ada lagi kontak fisik antara Kominfo dengan para wartawan sehari-hari," tutupnya 



Pewarta : Bonar Surya

Editor : Heri Suprianto

Batusangkar,infonusantara.net - Pengunaan pasir dan spilit yang ditambang pihak PT.Trivella Karya di Jorong Kalo-kalo Nagari Lubuk Jantan, Kecamatan Lintau Buo Utara merusak ekosistim lingkungan hidup sekitar lokasi.

Dugaan pengrusakan ekosistim lingkungan ini dilansir dari integritasmedia.com beberapa waktu lalu. Dilokasi sekitar pekerjaan itu mempergunakan alat berat, perahu, beserta dompeng  untuk pengambilan pasir disekitar aliran batang sinamar untuk pembangunan PLTMH.

Kadis lingkungan hidup, Ir. Desi Trikorina saat dikonfirmasi media, awalnya agak keberatan untuk direkam," ia mengatakan biasanya wartawan disini (wartawan Tanah Datar-red) tidak pernah merekam saat dikonfirmasi". ucapnya.

Meski demikian dia menyampaikan, bahwa setiap kegiatan ataupun program ada dampaknya, dan pihaknya telah melakukan teguran/peringatan untuk melakukan perbaikan kepihak PT. IMP. (Ikhwan Mega Power).

'Kegiatan penambangan ini bukan lah kewenangan kami, tetapi kewenangan Balai Wilayah Sungai (BWS) V,  Sumatera Barat, tapi kami hanya bersifat pembinaan, maka kami koordinasikan dengan, PTMTSP, PU, dan Balai Wilayah Sungai (BWS) V, untuk mengikat mereka dengan melakukan normalisasi, karena Pemerintah sifatnya hanyalah membina dan mengawasi, dan pihak LH telah melakukan yang sesuai dengan aturan, terangnya kepada media, Sabtu (5/12/2020). 

Terkait pekerjaan penambangan tersebut, pihak LH tidak terkait dengan hal itu, pihak LH hanyalah menangani lingkungan hidup, supaya  tidak terjadi kerusakan lingkungan hidup, tuturnya.

"Teguran atau peringatan telah kami sampaikan, apabila tidak diindahkan, kami akan memberikan sangsi sesuai dengan aturan ataupun perundang-undangan yang berlaku" tegas Desi

Saat tim mempertanyakan berapa jangka waktu teguran kepihak perusahaan IMP (Ikhwan Mega Power) tersebut, Desi terkesan menyembunyikan dan tidak mau memperlihatkan surat teguran tersebut, dengan berdalih lupa.

ini sangat signifikan, seharusnya Desi selaku Kadis LH memperlihatkan kepada awak media atau secara transparan/surat teguran ataupun peringatan dari Pemerintah Daerah Tanah datar melalui Dinas Lingkungan Hidup yang menyangkut lingkungan hidup.




Pewarta : Bonar Surya

Editor : Heri Suprianto

 

Batusangkar,infonusantara.net - Dimasa pandemi covid-19 pelajar dituntut belajar jarak jauh (pembelajaran daring), namun fasilitas yang di butuhkan tidak semua bisa memilikinya.

Dengan kondisi yang dialami anak-anak sekolah dengan keterbatasan fasilitas, beberapa pemuda-pemudi di Jorong Lurah Ampang Kenagarian Pasir Lawas, Kecamatan sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar usulkan ide untuk membentuk sebuah lembaga yaitu pusat kegiatan belajar.

Berawal ide ini muncul dari Miftahful Fajri kemudian disusul beberapa rekan lainnya untuk memastikan membentuk tempat pusat kegiatan belajar bagi anak sekolah SD yang minim fasilitas dimasa pandemi covid-19.

"Saya melihat kondisi anak-anak sekolah dilingkungan tempat tinggal sangat miris sekali fasilitas untuk belajar daring dimasa pandemi covid-19, dimana siswa dipaksa untuk menggunakan android untuk pembelajaran "daring" sebut Miftahful Fajri kepada media, Rabu 25 November 2020.

Jadi, melihat kondisi pembelajaran daring yang semakin buruk, Miftahful Fajri bersama rekan lainnya membentuk perkumpulan yaitu zona mahasiswa, kemudian setelah melakukan progres di munculkan kegiatan namnya les grtais bagi anak kelas 1 SD, ujarnya.

Dari ide itu timbul keinginan bagi pemuda-pemuda yang belum ikut bergabung dengan antusias yang tinggi di lakukan rapat sekaligus p mbentukan panitia pemuda-pemudi jorong lurah ampang.

Dari hasil rapat, sebut Miftahful terbentuklah sebuah ikatan pemuda-pemudi Lurah Ampang, yang mana nama ikatan tersebut juga berganti dengan IPLM (Ikatan Pemuda-Pemudi Luramp Madani), tuturnya.

Dia menjelaskan, dalam ikatan itu terdapat empat devisi diantaranya, Pendidikan, Ekonomi kreatif, Agama dan Humas, sebagai tenaga pengajarnya di Luramp Madani ini, pihaknya memberdayakan tenaga Mahasiswa dilingkungan Jorong.

Untuk jadwal pembelajaran di lakukan setiap hari jum'at bagi anak-anak SD yang ikut les secara gratis serta anak-anak di beri Snack dan makanan bergizi".imbuhnya.

Terkait dengan biaya yang dikeluarkan mulai fasilitas buku, alat tulis, Snack dan makanan bergizi meruakan sumbangan dari masyarakat setempat, terangnya.

"Mudah-mudahan Luramp Madani ini bisa berguna bagi masyarakat banyak dalam membangun generasi yang mandiri dan kreatif serta memotivasi generasi muda lainnya" pungkasnya, (tim).

Editor : Heri Suprianto


Batusangkar.infonusantara.net - Organisasi Masyarakat (Ormas) Pembela Kesatuan Tanah Air  Indonesia Bersatu (PEKAT-IB) Kabupaten Tanah datar tetap eksis mendukung Fage dengan no urut 3 di pilkada yang tinggal hitungan hari lagi.

Keseriusan ini terlihat dari pantauan media, anggota dari ormas pekat IB Tanah Datar melakukan pemasangan baliho Fage disetiap Nagari dan Jorong dalam wilayah Kabupaten Tanah Datar.

"Saya selalu siap dilapangan bersama anggota Pekat IB untuk memasang baliho dan mensosialisasikan visi dan misi dari fage", ucap Sekretaris Pekat IB Tanah Datar, Taufiq Novel kepada media, Rabu 25 November 2020.

Dia menyebut, ormas Pekat IB bukanlah organisasi politik tetapi kami bisa menentukan pilihan terhadap paslon yang kami anggap mampu memimpin sumbar untuk ke depannya.

Tak hanya itu pemimpin yang di harapkan adalah pemimpin yang benar-benar mampu membangun Sumatera Barat lima tahun ke depan ujar, taufik dengan penuh keyakinan".

Setelah melihat dari visi misi fage, kami  yakin fage menang di pilkada nantinya, berikut 18  visi misi Paslon Fage.

1. satu rumah 1 sarjana

2. Pendidikan dan kesehatan gratis bagi keluarga miskin.

3. Satu milyar per-Kecamatan.

4. Satu Kabupaten/ Kita satu program unggulan

5. Bantuan keuangan Khusus KAN.

6. Insentif garin/ guru ngaji dan guru PAUD.

7. Gratis biaya listrik dan air seluruh Masjid serta pengembangan rumah Tahfis.

8. Pengembangan Pariwisata  terintegritas yang berwawasan lingkungan.

9. Bantuan khusus untuk Posyandu dan insentif kader posyandu.

10. Bantuan keuangan khusus dalam pengembangan ekonomi dan pemberdayaan perempuan.

11.Program kesejahteraan anak terlantar, lansia dan penyandang distabilitas.

12. Reward untuk atlit, seniman, dan  budayawan yang berprestasi.

13.Peningkatan infrastruktur yang terintegrasi dan kemudahan investasi.

14.Pengembangan ekonomi kreatif dan banruan permodalan untuk pengusaha milenial.

15. Beasiswa khusus untuk hubungan internasional, ekonomi dan pondok pesantren.

16.Bantuan khusus riset, pengembangan dan  penilaian bagi perguruan tinggi Negri dan Swasta.

17. Pendidikan tingkat SLTA gratis.

18. Mempermudah kredit usaha rakyat dan petani. 

"Berdasarkan visi misi fage dengan nomor urut 3, yang pro dan keberpihakan terhadap masyarakat, maka dari itu Ormas Pekat IB Tanah Datar menaruhkan pilihan kepada sang jendral niniak mamak ini, (FAGE) dengan nomor urut 3". ucapnya. (Tim).




Editor : Heri Suprianto

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.