Articles by "Tanah Datar"

Showing posts with label Tanah Datar. Show all posts

BandarLampung,infonusantara.net - Setelah melaksanakan study banding di Kampar Riau, rombongan pemkab Tanah Datar bersama wartawan kembali berkunjung ke Provinsi Lampung

Kedatangan rombongan wartawan Tanah Datar bersama Plt Bupati Tanah Datar. H.Zuldafri Darma. SH ke Kantor Balai Kota Bandar Lampung. Senin (28/12/2020) disambut Sekdako Bandar Lampung. Badri Tamam dan jajaran.

Kegiatan ini sebagai bentuk penghargaan bagi para jurnalis yang telah berjasa dalam mempublikasikan dan menyebarluaskan informasi pembangunan di Kabupaten Tanah datar.

Dipilihnya kota Bandar Lampung oleh pemerintah daerah Tanah Datar untuk study Cooperative adalah bahwa daerah ini dinilai berhasil mengembangkan kerjasama dengan perusahaan pers serta awak media.

'Kita melihat publikasi yang dilakukan pemerintah kota Bandar Lampung melalui media masa baik cetak maupun elektronik sangat baik, ini tak lepas dari bentuk kerjasama yang tertata rapi antara pemerintah dengan perusahaan pers yang ada di kota ini," kata Plt Bupati Zuldafri Darma yang di dampingi Kabag Humas Yusrizal, Kepala Kesbangpol Irwan, staf ahli bidang pemerintahan politik dan hukum Nuryeddisman, Staf ahli Ekobang Nusyirwan, serta staf ahli bidang SDM dan Kesra Ermon Reflin

Dia menyebut, apa yang telah dilakukan dan diperbuat pemerintah kota Bandar Lampung bersama pekerja persnya, setelah itu bisa pula kami terapkan di Kabupaten Tanah datar.

Selain itu, Plt Bupati pada kesempatan itu pemerintah Kabupaten Tanah datar mengundang secara resmi pemkot Bandar Lampung untuk berkunjung ke Tanahdatar.

Tanah Datar, berada disisi luar Provinsi Sumbar yang berjarak sekitar 100 KM dari Kota Padang. Punya kelebihan dari sisi pariwisata alamnya. Sangat bagus untuk investasi dibidang pariwisata dan budaya, ucap Zuldafri sebagai pengenalan daerah

Secara ekonomi, sebut Zuldafri, Tanah datar jauh tertinggal dari berbagai kota di Indonesia apalagi bila dibandingkan dengan kota Bandar Lampung.

Nah, melalui pertemuan ini, pemerintah Tanah Datar mengajak Pemkot Bandar Lampung untuk membantu mengembangkan dunia pariwisata Tanah Datar, dengan harapan perekonomian masyarakat bisa terangkat dengan baik, pintanya.

Sementara, Wali Kota Bandar Lampung Drs. H. Herman HN, M.M melalui Sekdako Badri Tamam, menyampaikan selamat datang pada Plt Bupati Tanah Datar bersama rombongan di Kota Bandar Lampung.

Dia menjelaskan beberapa hal terkait pembangunan saat pandemi covid-19, anggaran untuk semua dinas terkena recofusing.

"Semua anggaran di Pemkot Bandar Lampung terkena recofusing, akibat imbas covid19," katanya.

Dikesempatan itu Kadis Kominfo Kota Bandar Lampung Ahmad Nurizki Herwandi SSTP menyampaikan, soal pengelolahan media berbasis online dibawah Kominfo, sedangkan cetak berada dibawah Humas.

Media Centre disediakan untuk wartawan yang bertugas di Pemko Bandar Lampung. Untuk pemberitaan pemko Bandar Lampung tidak takut akan kritikan wartawan.

"Kami sudah biasa terhadap kritikan wartawan," kata Kadis Kominfo.

Ditambahkan, kritikan wartawan bagi Pemkot Bandar Lampung dijadikan bahan dan sarana introspeksi diri untuk berbuat lebih baik dalam penyelenggaraan. (Bonar Surya).




Editor : Heri Suprianto


Batusangkar,infonusantara.net - Untuk mencegah terjadinya konflik ditengah masyarakat terkait pengairan sawah, Dinas Sosial Tanah Datar melaksanakan kegiatan Dialog Tematim II Forum Keserasian Sosial (FKS) Jalendo.

Selain melaksanakan dialog bersama masyarakat, pihaknya juga melakukan peresmian Tugu Keserasian Sosial di Nagari Gurun, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Kadis Sosial Tanah Datar H. Drs Yuhardi mengatakan, Keserasian Sosial (KS) untuk menjaga komplik Sosial ditengah masyarakat, termasuk kegiatan Irigasi dengan anggaran sebesar Rp.150.000.000; (seratus lima puluh juta) fisik Rp. 100.000.000; (seratus juta) non fisik Rp. 50.000.000; (lima puluh juta).

"Pengambilan Dokumentasi kegiatan sebagai bukti bagi kita untuk meminta batuan ke kementerian Sosial RI agar untuk kedepannya mudah dan lebih percaya kepada kita"ungkapnya.

Dengan adanya irigasi ini, kata dia untuk kedepan tidak ada lagi sawah yang gagal panen dan kegiatan ini merupakan keserasian sosial ditengah masyarakat mencegah terjadinya komplik.

Nah, setelah komplik ini selesai, mari kita bersama-sama menjaga irigasi ini" ajak Yuhardi kepada media, Kamis (24/12/2020.

Ketua Keserasian Sosial Zainal yang juga Kasi Penanganan Bencana mengatakan, kegiatan ini dari Kementerian Sosial, setiap tahun dibagikan anggaran ke- seluruh Kabupaten salah satunya Kabupaten Tanah Datar.

"Tahun kemaren kita mendapat program ini di Kecamatan Lintau Bou Utara. Alhamdulillah sekarang di Kecamatan Sungai Tarab Irigasi Sawah Galuang, kegiatan ini merupakan keserasian ditengah masyarakat" ucapnya

Dia menjelaskan, kegiatan KS itu adalah penanganan bencana, pada dasarnya mencegah adanya komplit ditengah masyarakat.

Sebelum ada irigasi ini, kata dia mungkin masyarakat dulu sudah ada yang bertikai atau salah paham menyangkut air untuk pengairan sawah karena airnya sedikit, sekarang tidak ada lagi komplik inilah tujuan dari Keserasian Sosial, terangnya.

"Terimakasih kepada masyarakat yang telah bergotong royong dalam membantu kegiatan ini, walaupun untuk menyelesaikan kita ditengah Covid-19 pembangunan irigasi tetap selesai" ucapnya lagi

Setelah kegiatan di laksanakan, diharapkan jangan sampai timbul permasaalahan baru, mari bersama-sama mengambil manfaat dan bersyukur kepada Allah Subhanawata'ala dan saling menjaga irigasi, pintanya, (Bonar Surya).

Editor : Heri Suprianto

Pekanbaru(Riau),infonusantara.net - Dalam kegiatan studi banding pemkab tanah datar bersama wartawan luak nan tuo, hari kedua melakukan kunjungan di kantor Haluan Riau Gedung Riau Pers Jalan Tuanku Tambusai.

Kunjungan itu langsung dipimpin Plt. Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma, didampingi Kadis kominfo Tanah Datar Drs. Abrar, Kabag humas Sekretariat Daerah (Setda) Yusrizal, Kadis BPBD Tanah Datar Thamrin,ST, kepala  Inspektorat Aldri Suandri, kabag umum Suripto dan 55 orang jurnalis luak nan tuo.

Kedatangan rombongan disambut langsung Pimpinan Perusahaan Haluan Riau Jeffry bersama Pimpinan Redaksi Haluan Riau Doni Rahim serta Pimpinan Redaksi haluanriau.co Eka Buana Putra

Pimpinan Redaksi (Pimred) Haluan Riau Doni Rahim  mengucapkan terimakasih atas kesediaan dari rombongan sudah menjadikan Haluan Riau sebagai tujuan dari kunjungan kali ini.

Dalam kesempatan itu Doni Rahim menceritakan bagaimana perkembangan Haluan Riau dari masa ke masa hingga ditahun 2020 ini bisa menjadi koran dengan penggunaan bahasa Indonesia terbaik.

Sementara itu, Kadiskominfo Pemkab Tanah Datar Drs Abrar menyebutkan bahwa maksud kedatangan rombongan, dalam rangka studi komparatif guna meningkatkan kualitas SDM.

"Kedatangan kami untuk peningkatan kualitas SDM dalam jajaran pemerintahan dan studi Komparatif bersama para jurnalis yang kami bawa,” kata pria yang biasa disapa Mak Etek ini.

Haluan Riau menjadi lokasi kedua yang menjadi tujuan rombongan tersebut, sehari sebelumnya kunjungan dilakukan ke Pemkab Kampar dengan tujuan Kominfo Kampar. Disini, rombongan mengulik bagaimana cara Haluan Riau melakukan kerja sama dengan pemerintahan Kabupaten/Kota termasuk Provinsi Riau.

“Adapun misi kami, pertama kami melihat (Haluan Riau-red) bagus dalam pengelolaan kerjasamanya. Untuk itu, hal ini yang ingin kami tanyakan terkait bagaimana pola yang diterapkan. Apa yang kami dapat, nanti akan menjadi acuan dalam penyusunan kerjasama media di Pemkab Tanah Datar,” jelasnya lagi.

Sementara itu, Plt Bupati Tanah Datar Zuldafri Dalma mengapresiasi apa yang telah dicapai oleh Haluan Riau, dia melihat adanya komunikasi yang baik dengan pihak pemerintahan dan instansi lainnya.

“Haluan Riau ini dipastikan sudah menugaskan jurnalisnya di seluruh Kabupaten dan Kota, dan sudah menjalin komunikasi yang baik dengan pihak pemerintahan,” tegasnya.

Dalam hal ini, pihaknya hendak menggali lebih jauh bagaimana pola yang diterapkan oleh manajemen Haluan Riau. “Apa yang kita dapat, kedepannya akan kita terapkan di kabupaten tanah datar, pungkasnya.




Pewarta : Bonar Surya

Editor : Heri Suprianto


KAMPAR,infonusantara.net - Untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Humas Protokol, Diskominfo serta Inspektorat bersama awak media lakukan studi banding ke Provinsi Riau.

Dalam kunjungan peningkatan sumber daya manusia itu, rombongan berjumlah sekitar 50 orang yang terdiri dari wartawan 40 orang dan dari Dinas Kominfo serta dari Humas 10 orang.

Dalam agenda studi banding, rombongan melakukan kunjungan ke Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, senin, (14/12/2020) dan hari selanjutnya, selasa, (15/12/2020) berkunjung  ke salah satu media di Kota Pekanbaru yaitu ke Haluan Riau.

Kadis Kominfo dan Persandian Kabupaten Kampar diwakili Sekretaris Herry Indra Mulya menyampaikan selamat datang atas kunjungan dan kehadiran rombongan dari Kabupaten Tanah Datar Sumbar, ia merasa terhormat dan bangga bisa bersilaturahmi untuk berbagi informasi"

"Alhamdulillah kita menerima tamu kehormatan, semoga kita bisa berbagi informasi dan bersilaturahmi serta berlanjut memperkuat persahabatan, mohon maaf karena situasi pandemi covid-19 pertemuan dibatasi hanya bisa untuk 25 personel," katanya.

Pada sesi dialog, para awak media juga mengajukan beberapa pertanyaan terkait mengenai kemitraan antara Pemkab Kampar dengan media. Kadis Kominfo Tanah Datar Abrar, juga menyampaikan, bahwa Pemerintah bersama awak media ini yang bertugas di Kabupaten Tanah Datar untuk melakukan studi banding sekaligus silaturahmi ke Kominfo Kampar.

Abrar mengajak rekan-rekan media kabupaten kampar hendaknya bisa juga melakukan kunjungan ke Tanah Datar. Karena di Kabuoaten Tanah datar juga mempunyai beberapa objek wisata, seperti Istano Basa Pagaruyung.

Dia menejlaskan, Kabupaten Tanah Datar merupakan pusat kebudayaan Minangkabau, banyak objek wisata di sana salah satunya menjadi brandnya itu Istano Basa Pagaruyung dan Nagari terindah di dunia. 

"Kami kesini ingin tahu seperti apa manajemen komimfo dalam bermitra dengan media dan para wartawannya, barangkali ada hal-hal positif yang belum kami laksanakan di Tanah Datar, apa yang sudah dilaksanakan di sini bisa kami jadikan pembelajaran," kata Abrar.

Dikatakan, dalam kunjungan studi banding saat ini hanya dihadiri 40 wartawan dari sekitar 70 wartawan yang tercatat di Tanah Datar.

Sementara, Kabid Sumberdaya dan Pelayanan Publik Kominfo Kampar, Salmi Hadi mengatakan, peralihan wewenang Humas ke Diskominfo sejak beberapa tahun, terdapat tiga pokok yang diserahkan Humas kepada Kominfo. 

"Diantaranya kerja sama media, liputan daerah, pengolahan website. Secara bertahap kita telah melakukan perbaikan dan tugas Humas yang dulu dilimpahkan sudah terselenggara dengan baik.,"kata dia

Awal berdiri Kominfo dan Persandian, sebutnya hampir 200 media di Kampar yang diakomodir, saat ini pihaknya tidak bisa mengakomodir karena anggaran yang tidak tersedia, kini Kominfo menggunakan aplikasi dengan sistem yang dikenal E Wartawan, kita kerja sama dalam bentuk advertorial," imbuhnya lagi.

"Kini dari 200 media yang ada di Kampar hanya 100 media yang bekerjasama dan setiap wartawan atau media yang bekerja sama itu ada ratingnya atau tingkatan hingga nilai advertorial bervariasi sesuai tingkatan, hal itu dipengaruhi oleh persyaratan yang ada dari wartawan, ungkapnya.

Persyaratan itu seperti jumlah pembaca medianya, telah UKW atau belum, sertifikasi medianya dari dewan pers dan hal lainnya. Nilai kerjasama advertorial tersebut antara Rp.750 ribu hingga Rp.2,5 juta setiap terbit. 

"Pemberlakuannya sejak sistem kerja sama melalui aplikasi E Wartawan, tidak ada lagi kontak fisik antara Kominfo dengan para wartawan sehari-hari," tutupnya 



Pewarta : Bonar Surya

Editor : Heri Suprianto

Batusangkar,infonusantara.net - Pengunaan pasir dan spilit yang ditambang pihak PT.Trivella Karya di Jorong Kalo-kalo Nagari Lubuk Jantan, Kecamatan Lintau Buo Utara merusak ekosistim lingkungan hidup sekitar lokasi.

Dugaan pengrusakan ekosistim lingkungan ini dilansir dari integritasmedia.com beberapa waktu lalu. Dilokasi sekitar pekerjaan itu mempergunakan alat berat, perahu, beserta dompeng  untuk pengambilan pasir disekitar aliran batang sinamar untuk pembangunan PLTMH.

Kadis lingkungan hidup, Ir. Desi Trikorina saat dikonfirmasi media, awalnya agak keberatan untuk direkam," ia mengatakan biasanya wartawan disini (wartawan Tanah Datar-red) tidak pernah merekam saat dikonfirmasi". ucapnya.

Meski demikian dia menyampaikan, bahwa setiap kegiatan ataupun program ada dampaknya, dan pihaknya telah melakukan teguran/peringatan untuk melakukan perbaikan kepihak PT. IMP. (Ikhwan Mega Power).

'Kegiatan penambangan ini bukan lah kewenangan kami, tetapi kewenangan Balai Wilayah Sungai (BWS) V,  Sumatera Barat, tapi kami hanya bersifat pembinaan, maka kami koordinasikan dengan, PTMTSP, PU, dan Balai Wilayah Sungai (BWS) V, untuk mengikat mereka dengan melakukan normalisasi, karena Pemerintah sifatnya hanyalah membina dan mengawasi, dan pihak LH telah melakukan yang sesuai dengan aturan, terangnya kepada media, Sabtu (5/12/2020). 

Terkait pekerjaan penambangan tersebut, pihak LH tidak terkait dengan hal itu, pihak LH hanyalah menangani lingkungan hidup, supaya  tidak terjadi kerusakan lingkungan hidup, tuturnya.

"Teguran atau peringatan telah kami sampaikan, apabila tidak diindahkan, kami akan memberikan sangsi sesuai dengan aturan ataupun perundang-undangan yang berlaku" tegas Desi

Saat tim mempertanyakan berapa jangka waktu teguran kepihak perusahaan IMP (Ikhwan Mega Power) tersebut, Desi terkesan menyembunyikan dan tidak mau memperlihatkan surat teguran tersebut, dengan berdalih lupa.

ini sangat signifikan, seharusnya Desi selaku Kadis LH memperlihatkan kepada awak media atau secara transparan/surat teguran ataupun peringatan dari Pemerintah Daerah Tanah datar melalui Dinas Lingkungan Hidup yang menyangkut lingkungan hidup.




Pewarta : Bonar Surya

Editor : Heri Suprianto

 

Batusangkar,infonusantara.net - Dimasa pandemi covid-19 pelajar dituntut belajar jarak jauh (pembelajaran daring), namun fasilitas yang di butuhkan tidak semua bisa memilikinya.

Dengan kondisi yang dialami anak-anak sekolah dengan keterbatasan fasilitas, beberapa pemuda-pemudi di Jorong Lurah Ampang Kenagarian Pasir Lawas, Kecamatan sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar usulkan ide untuk membentuk sebuah lembaga yaitu pusat kegiatan belajar.

Berawal ide ini muncul dari Miftahful Fajri kemudian disusul beberapa rekan lainnya untuk memastikan membentuk tempat pusat kegiatan belajar bagi anak sekolah SD yang minim fasilitas dimasa pandemi covid-19.

"Saya melihat kondisi anak-anak sekolah dilingkungan tempat tinggal sangat miris sekali fasilitas untuk belajar daring dimasa pandemi covid-19, dimana siswa dipaksa untuk menggunakan android untuk pembelajaran "daring" sebut Miftahful Fajri kepada media, Rabu 25 November 2020.

Jadi, melihat kondisi pembelajaran daring yang semakin buruk, Miftahful Fajri bersama rekan lainnya membentuk perkumpulan yaitu zona mahasiswa, kemudian setelah melakukan progres di munculkan kegiatan namnya les grtais bagi anak kelas 1 SD, ujarnya.

Dari ide itu timbul keinginan bagi pemuda-pemuda yang belum ikut bergabung dengan antusias yang tinggi di lakukan rapat sekaligus p mbentukan panitia pemuda-pemudi jorong lurah ampang.

Dari hasil rapat, sebut Miftahful terbentuklah sebuah ikatan pemuda-pemudi Lurah Ampang, yang mana nama ikatan tersebut juga berganti dengan IPLM (Ikatan Pemuda-Pemudi Luramp Madani), tuturnya.

Dia menjelaskan, dalam ikatan itu terdapat empat devisi diantaranya, Pendidikan, Ekonomi kreatif, Agama dan Humas, sebagai tenaga pengajarnya di Luramp Madani ini, pihaknya memberdayakan tenaga Mahasiswa dilingkungan Jorong.

Untuk jadwal pembelajaran di lakukan setiap hari jum'at bagi anak-anak SD yang ikut les secara gratis serta anak-anak di beri Snack dan makanan bergizi".imbuhnya.

Terkait dengan biaya yang dikeluarkan mulai fasilitas buku, alat tulis, Snack dan makanan bergizi meruakan sumbangan dari masyarakat setempat, terangnya.

"Mudah-mudahan Luramp Madani ini bisa berguna bagi masyarakat banyak dalam membangun generasi yang mandiri dan kreatif serta memotivasi generasi muda lainnya" pungkasnya, (tim).

Editor : Heri Suprianto


Batusangkar.infonusantara.net - Organisasi Masyarakat (Ormas) Pembela Kesatuan Tanah Air  Indonesia Bersatu (PEKAT-IB) Kabupaten Tanah datar tetap eksis mendukung Fage dengan no urut 3 di pilkada yang tinggal hitungan hari lagi.

Keseriusan ini terlihat dari pantauan media, anggota dari ormas pekat IB Tanah Datar melakukan pemasangan baliho Fage disetiap Nagari dan Jorong dalam wilayah Kabupaten Tanah Datar.

"Saya selalu siap dilapangan bersama anggota Pekat IB untuk memasang baliho dan mensosialisasikan visi dan misi dari fage", ucap Sekretaris Pekat IB Tanah Datar, Taufiq Novel kepada media, Rabu 25 November 2020.

Dia menyebut, ormas Pekat IB bukanlah organisasi politik tetapi kami bisa menentukan pilihan terhadap paslon yang kami anggap mampu memimpin sumbar untuk ke depannya.

Tak hanya itu pemimpin yang di harapkan adalah pemimpin yang benar-benar mampu membangun Sumatera Barat lima tahun ke depan ujar, taufik dengan penuh keyakinan".

Setelah melihat dari visi misi fage, kami  yakin fage menang di pilkada nantinya, berikut 18  visi misi Paslon Fage.

1. satu rumah 1 sarjana

2. Pendidikan dan kesehatan gratis bagi keluarga miskin.

3. Satu milyar per-Kecamatan.

4. Satu Kabupaten/ Kita satu program unggulan

5. Bantuan keuangan Khusus KAN.

6. Insentif garin/ guru ngaji dan guru PAUD.

7. Gratis biaya listrik dan air seluruh Masjid serta pengembangan rumah Tahfis.

8. Pengembangan Pariwisata  terintegritas yang berwawasan lingkungan.

9. Bantuan khusus untuk Posyandu dan insentif kader posyandu.

10. Bantuan keuangan khusus dalam pengembangan ekonomi dan pemberdayaan perempuan.

11.Program kesejahteraan anak terlantar, lansia dan penyandang distabilitas.

12. Reward untuk atlit, seniman, dan  budayawan yang berprestasi.

13.Peningkatan infrastruktur yang terintegrasi dan kemudahan investasi.

14.Pengembangan ekonomi kreatif dan banruan permodalan untuk pengusaha milenial.

15. Beasiswa khusus untuk hubungan internasional, ekonomi dan pondok pesantren.

16.Bantuan khusus riset, pengembangan dan  penilaian bagi perguruan tinggi Negri dan Swasta.

17. Pendidikan tingkat SLTA gratis.

18. Mempermudah kredit usaha rakyat dan petani. 

"Berdasarkan visi misi fage dengan nomor urut 3, yang pro dan keberpihakan terhadap masyarakat, maka dari itu Ormas Pekat IB Tanah Datar menaruhkan pilihan kepada sang jendral niniak mamak ini, (FAGE) dengan nomor urut 3". ucapnya. (Tim).




Editor : Heri Suprianto

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.