Pelaksanaan Surveilance Upgrade ISO 9001:2015 di Stasiun KIPM Kelas I Padang
Infonusantara(PADANG) -- Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Kelas I Padang, Jalan Raya Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang-Pariaman, Padang, Sumatera Barat menerima Sertifikat ISO 9001 yang merupakan ketentuan standar diakui secara internasional untuk sertifikasi sistem manajemen mutu.

Kepala Stasiun KIPM Kelas I Padang Sugeng Prayogo didampingi Kasubsi Tata Pelayanan Stasiun BKIPM Kelas I Padang, Rini Sardi mengungkapkan Sertifikat ISO 9001 tersebut diperoleh dari PT. QAI Certification Service, Jalan Surabaya No11 Menteng, Jakarta Pusat dengan masa berlaku selama satu tahun, terhitung dari 11 September hingga 11 September 2018.

"Maka dengan diterimanya Sertifikat Terakreditasi ISO 9001: 2015 ini fungsi BKIPM di Padang, Sumbar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dapat  optimal," ujarnya pada KORAN PADANG, Kamis (2/11).

Sugeng menerangkan, sertifikat ISO 9001:2015 adalah suatu standar internasional untuk sertifikasi sistem manajemen mutu atau sertifikasi system manajemen kualitas. Kemudian, suatu lembaga atau organisasi telah memeroleh akreditasi (pengakuan secara independen). Sudah barang tentu telah memenuhi persyaratan serta rekomendasi untuk desain dan penilaian dari suatu sertifikasi sistem manajemen berkualitas. Artinya, menjamin dapat memberikan suatu produk dalam bentuk jasa dan barang sesuai standar internasional.

"Lebih lanjut katanya, yang kami peroleh merupakan sistem manajemen mutu yang fokus memberikan pelayanan dan proses terhadap pelanggan atau masyarat konsumen," ujar Sugeng, saat ditemui di ruang kerjanya di Stasiun KIPM Kelas I Padang.

Tidak hanya itu KIPM sendiri telah memiliki suatu prosedur pelayanan sesuai ruang lingkup untuk sertifikasi kesehatan ikan ekspor dan antar area dalam wilayah Indonesia. Artinya untuk domestik keluar serta domestik masuk. Bahkan, telah melakukan mitigas terhadap resiko yang berkemungkinan dapat terjadi dan itu merupakan salah inti dari syarat untuk memeroleh ISO9001:2015, " sela Rini Kasubsi Tata Pelayanan Stasiun KIPM Kelas I Padang dalam kesempatan itu.

"Maka dapat membuktikan bahwa aktifitas inspeksi barang yang masuk dan barang yang keluar telah diakui secara Internasional terutama bagi negara yang tergabung dalam beberapa asosiasi seperti APLAC dan ILAC," ungkapnya.

KIPM pun akan terus mengawasi dan membuktikan atas komitmen dalam menjaga entry dan exit point Indonesia.(Im7)



 
Top