Panitia pemilihan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Adabiah Padang
Infonusantara (PADANG) - Panitia pemilihan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Adabiah Padang, merencanakan pemilihan ketua periode 2017/2018 dengan mengadopsi sistem pemilihan umum (pemilu). Sejumlah teknis kegiatan mereka diskusikan dengan Kasubag Teknis dan Hupmas KPU Padang, Sutrisno di Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU Padang, Selasa (28/11/2017) sore.

"Pemilihan Ketua OSIS SMA Adabiah dengan mengadopsi sistem pemilu ini, terinspirasi dari Jambore Demokrasi Pelajar yang digelar KPU Padang di Lemdadika Padang Besi, Padang pada 6-8 Oktober 2017. Mekanisme pemilihan Walikota Jambore pada kegiatan itu, akan kami coba terapkan dipemilihan ketua OSIS kami periode 2017/2018," ungkap Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan OSIS SMA Adabiah Padang, Angger Katon Trisulla disela-sela diskusi. 

Waktu itu, Jambore Demokrasi Pelajar ini melibatkan 358 orang Pramuka Penegak yang berasal dari SMA/sederajat se-Kota Padang. Sebanyak 10 orang di antaranya, merupakan pramuka penegak SMA Adabiah. "Empat orang dari peserta Jambore Demokrasi Pelajar dulu, sekarang dipercaya jadi panitia pemilihan," ungkap Angger yang juga ikut di ajang jambore demokrasi pelajar perdana di Indonesia itu. 

Dalam diskusi yang berlangsung hingga jelang Magrib itu, sebanyak 15 orang panitia pemilihan berdiskusi mulai dari teknis pencalonan, masa kampanye, pencoblosan, penghitungan suara hingga teknis penetapan calon terpilih. Tahapan itu dibicarakan secara ditail, agar proses demokrasi di kalangan pelajar ini berjalan sesuai dengan agenda yang telah disusun.  

Dikatakan Angger, panitia pemilihan mengagendakan masa kampanye pada Rabu (29/11/2017) mulai pukul 08.00-11.45 WIB. Kampanye ini akan dibagi dalam tiga sesi. Sesi I mulai pukul 08.00-09.15 WIB, dengan peserta kampanye dari kelas XII. kampanye sesi kedua, pukul 10.00-10.45 (untuk kelas XI) dan kampanye sesia tiga 11.00-11.45 WIB (untuk kelas X). 

"Kampanye akan digelar di ruang aula SMA Adabiah. Nantinya, tiga orang kandidat ketua diberi kesempatan untuk berkampanye menyampaikan visi dan misinya di masing-masing sesi," ungkap Angger. 

Ketiga calon yang akan bertarung memperebutkan 1.100 (termasuk guru-red), yakni Tommy Rizki kelas XI  IPA 5
Muhammad Ihsan dari kelas XI IPA 5 dan Yulia Ersi dari kelas X IPA 4. "Proses pemilihan akan dilangsungkan pukul 08.00-13.00 pada Kamis (30/11/2017). Pemilih akan menggunakan hak pilihnya di dua tempat pemungutan suara (TPS)," terang Enggar. "TPS 1 nantinya khusus untuk siswa kelas IPA dan TPS 2 untuk siswa khusus kelas IPS," tambahnya.  

Dikatakan, ketiga calon yang maju sebagai kandidat ketua ini, sebelumnya telah lulus serangkaian ujian. Yakni test visi-misi, public speaking, kemampuan akademik, kreatifitas, bakat dan minat serta pembentukan karakter dan mental. 

Menurut Sutrisno, pembelajaran kepemiluan yang ditularkan selama pelaksanaan Jambore Demokrasi Pelajar yang diinisiasi KPU Padang medio Oktober 2017 lalu, ternyata telah menular kekalangan pelajar di lingkungan sekolahnya. 

"Kita menyambut gembira, kedatangan adik-adik dari SMA Adabiah ini. Sayang, kedatangan mereka untuk berkonsultasi, sudah berdekatan dengan agenda kampanye dan pemilihan. Sehingga, bantuan kita lebih bersifat pada supervisi pelaksanaan. Kalau datang lebih awal, tentu banyak hal yang bisa dikerjasamakan," terang Sutrisno. 

Sutrisno menjanjikan, personel KPU Padang akan datang mendampingi proses kampanye dan pencoblosan sebagaimana jadwal yang telah ditetapkan panitia pemilihan. "Semoga semua berjalan lancar. Nanti kita akan bantu spanduk dan mendesainkan surat suara yang digunakan saat pemilihan," terangnya.(Im7/Rls) 
 
Top