Launching Dunsanak Cak Imin Sumbar
Infonusantara (PADANG) - Bakal majunya Cak Imin sebagai calon wakil presiden (Cawapres) pada pilpres mendatang  ternyata terus menjadi perhatian masyarakat pengagum Drs. H. Muhaimin Iskandar, M.Si atau sering dipanggil dengan nama Gus Imin atau Cak Imin di Sumbar. 

Tidak hanya jadi sorotan pers di Sumbar juga puluhan generasi muda dan mahasiswa yang berasal dari berbagai elemen di Sumbar, berkumpul di Kota Padang. Mereka berkumpul dalam rangka mendeklarasikan Dunsanak Cak Imin Sumatera Barat yang menyatakan kesiapan mereka untuk menjadi garda terdepan mendukung cak Imin maju pada Pilpres mendatang di salah satu Kafe dan Restoran di kawasan Bypass Kuranji Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu, (4/11).

Koordinator launcing Cak Imin, Zamri Yahya mengatakan, terbentuknya komunitas dunsanak Cak Imin ini berawal dari kekaguman terhadap Muhaimin Iskandar. Diusianya yang muda, Cak imin sudah menjadi salah satu tokoh nasional yang sudah banyak berkarya untuk negeri ini melalui ide dan gagasannya.

Pada usia muda, umur 33 tahun, dia sudah memegang amanah sebagai anggota DPR RI. Di era kepemimpinan Presiden SBY, Cak Imin dipercaya menjadi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan di usia muda dia sudah menjadi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)," terangnya.

Launcing komunitas Cak Imin ini, lanjut Zamri, tidak ada kaitannya dengan  Partai Politik. "Ini muncul dari rasa kekaguman kami terhadap cak imin. Dari rasa kekaguman tersebut dibentuk dalam sebuah komunitas yang siap jadi garda terdepan mengantarkan Cak Imin pada Pilpres mendatang" ungkap Zamri.

Selain itu, lanjut Zamri, di Sumbar Cak Imin selama ini memang belum dikenal masyarakat banyak. Namun kami sangat optimis komunitas dunsanak Cak Imin ini  untuk menyampaikan ide ide dan gagasannya, sehingga dikenal  masyarakat secara luas di sumbar.

Pria yang akrab disapa BY ini mengatakan, Muhaimin Iskandar dikenal sebagai tokoh muda nasional yang memiliki potensi besar memegang tampuk kepemimpinan di Indonesia, generasi muda harus bangkit, tak hanya jadi penonton, namun harus berdiri memimpin negeri ini.

Lebih lanjut dikatakan Dunsanak Cak Imin murni lahir dari gagasan generasi muda di daerah ini yang kagum dengan sosok Cak Imin. Ini murni lahir dan inisiatori anak muda. Awalnya ada diskusi-diskusi terbatas  kemudian berkembang menjadi sebuah gerakan dan kini membentuk wadah dengan nama Dunsanak Cak Imin. Jadi, tak ada kaitannya dengan partai politik, termasuk PKB," tegasnya.

"Jika selama ini hanya sebatas diskusi soal pemikiran dan gagasan Cak Imin, kata BY lagi, kini pemikiran dan gagasan Cak Imin harus diberitahu ke tengah-tengah masyarakat Sumatera Barat. Wadahnya adalah Dunsanak Cak Imin ini. Siapa pun bisa menjadi Dunsanak Cak Imin di Sumatera Barat ini. Apapun latar belakang mereka, apakah mereka mahasiswa, tokoh agama, tokoh adat, tukang ojek, sopir angkot, dan dari latar apa saja," ungkap Zamri Yahya, Pemimpin Redaksi BentengSumbar.com ini ketika berbicara pada pendeklarasian tersebut.  

Ketika ditanya, apakah pendeklarasian Dunsanak Cak Imin ini berkaitan dengan Pilpres 2019, BY hanya menjawab dengan diplomatis. "Kalau saat ini Cak Imin termasuk tokoh muda yang dilirik untuk mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019, itu sah-sah saja. Cak Imin punya potensi untuk itu. "Tapi kami membentuk wadah ini bertujuan untuk menyampaikan ide-ide, gagasan dan pemikiran Cak Imin ke tengah-tengah masyarakat Sumatera Barat melalui berbagai saluran yang ada," jawabnya. 

Ansharul Hakim salah satu mahasiswa yang ikut dalam deklarasi tersebut juga menyampaikan ke kagumannya terhadap Cak Imi. Cak imin tidak hanya matang dalam politik dengan dibukti pernah jadi ketua DPR RI , akan tetapi di juga matang dalam pemerintahan dengan menjabat sebagai menteri Tenaga Kerja dan Transimigrasi RI. Dia  selalu getol memperjuangkan masyarakat buruh dan pekerja.

Menurutnya, pemikiran cak imin tidak hanya diterima dikalangan masyarakat biasa , akan tetapi juga dikalangan akademisi. Dengan pemberian gelar  kehormatan atau  honoris causaa oleh  Universitas Airlangga (Unair), Surabaya  kepada Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, menandakan bahwa pemikiran dan jasa jasanya untuk negeri ini diakui kalangan akademisi.

Cak Imin telah banyak menghasilkan pemikiran dan kebijakan. Pemikiran-pemikirannya, tidak hanya mengilhami, tapi juga sudah menjadi bagian dari bangsa Indonesia agar merawat dan mengelola keberagaman.  Buku-bukunya bisa mengilhami banyak orang untuk mengelola dan merawat kebinekaan Indonesia.

"Saya juga menilai Cak Imin sudah sepantasnya jadi presiden atau wakil president" pungkasnya.(Im7) 



 
Top