Infonusantara.PADANG – Pemerintah Kota Padang memberikan penghargaan wajib pajak terbaik tahun 2016 kepada wajib pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, dan pajak mineral bukan logam dan batuan.

Hal tersebut dalam rangka memotivasi masyarakat pengusaha agar taat wajib pajak guna peningkatan PAD Kota Padang, disampaikan Wali Kota Padang Mahyeldi pada pelaksanaan upacara bendera bulanan Pemko Padang di GOR H. Agus Salim, Jumat (17/2).

Sampai saat ini, pajak daerah masih sebagai penyumbang terbesar untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang sebesar 69% dari total APBD. Namun, kontribusi PAD terhadap APBD masih sangat kecil, yaitu sebesar 18%.

Penyelenggaraan pemerintahan Kota Padang dibiayai dengan dana perimbangan sebesar 67%, artinya Kota Padang masih sangat bergantung pada dana pemerintah pusat. Sedangkan, pembangunan tidak pernah berhenti dan dana dari pemerintah pusat sangat terbatas. Oleh sebab itu, PAD Kota Padang perlu ditingkat.


Untuk peningkatan PAD, kita perlu berinovasi, baik untuk pajak, retribusi, maupun PAD lainnya yang sah menurut undang-undang. Saat ini dinilai ketaatan masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi masih rendah, maka perlu sosialisasi dan penyuluhan yang berkesinambungan, baik melalui media massa, ataupun tatap muka.

“Membayar pajak itu butuh kesadaran. Untuk itu perlu diberikan sangsi dan reward, agar wajib pajak jujur dan tepat waktu dalam menjalankan kewajibannya,” ujar Mahyeldi.
   
Ditambahkannya, sebagai warga Kota Padang dan pelayan masyarakat, ASN Pemko Padang harus memberikan contoh kepada masyarakat sebagai warga yang taat pajak, terutama dalam pembayaran PBB.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang, Adib Alfikri menjelaskan, PAD Kota Padang naik sekitar 80 Miliar dibandingkan tahun lalu. Artinya, Bapenda selalu dituntut untuk menaikkan PAD Kota Padang.

“Kita terus melakukan inovasi-inovasi dalam meningkatkan PAD, dengan meningkatkan kajian dan pemetaan potensi-potensi PAD, termasuk PAD dari sektor pajak, terang Adib. Kita berharap, di tahun mendatang, PAD kita bisa mencapai angka 800 Miliar,” terang Adib.

Untuk meningkatkan dan memotivasi kepatuhan wajib dalam membayar pajak daerah, dikesempatan itu, Wali Kota Padang Mahyeldi menyerahkan piagam penghargaan kepada wajib pajak daerah terbaik masa pajak tahun 2016.

Penghargaan wajib pajak terbaik diterima oleh wajib pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, dan pajak mineral bukan logam dan batuan. Penghargaan pajak hotel terbaik diterima oleh Hotel Mercure, Pangeran Beach Hotel, dan Ibis Hotel Padang.

Pajak restoran terbaik diterima oleh Lamun Ombak, Ikan Bakar Pak Tris, dan Waroeng Halin. Pajak Hiburan terbaik, Tee Box (karaoke), Happy Puppy, dan Cinema XXI. Pajak reklame terbaik, Kade Advertising, CV. Multi Media Tama dan PT. Buana Lestari. Pajak penerangan jalan oleh PLN, dan Pajak mineral bukan logam dan batuan terbaik oleh PT. Semen Padang Persero. (im7/Nnd).
 
Top