Infonusantara.net - PLTM Sako 1 yang berlokasi di Pesisir Selatan kapasitas 2 x 3 MW telah siap beroperasi. Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro ini telah selesai dibangun dan berhasil memproduksi listrik. 

Listrik yang kemudian dibeli oleh PLN ini akan dialirkan ke jaringan 20 kilo Volt milik PLN untuk didistribusikan ke pelanggan. 

Penandatangan Berita Acara COD atau Commercial Operation Date yang menandai tanggal beroperasinya suatu pembangkit secara komersial telah dilakukan hari Kamis (02/01) oleh General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumatera Barat, Bambang Dwiyanto dengan Direktur Utama PT Brantas Energi Cakrawala, Nurtjahja.

Dengan beroperasinya PLTM tersebut akan meningkatkan komposisi pembangkit energi terbarukan di Sumbar. Hal ini menunjukkan komitmen PLN terhadap pengembangan EBT menuju target Nasional pada tahun 2025 pembangkit EBT 23 %.

"Pembangkit EBT merupakan solusi untuk permasalahan kelangkaan bahan bakar fosil serta isu lingkungan di masa depan. Dan PLN Sumbar mendukung komitmen PLN Pusat untuk senantiasa mengembangkan pembangkit EBT karena di Sumatera Barat ini potensi EBT sangat besar, sayang kalau tidak dimanfaatkan" papar Bambang Dwiyanto.

Kehadiran PLTM Sako 1 ini diharapkan dapat meningkatkan tegangan pelayanan PLN kepada pelanggan yang ada di sekitar Lunang hingga Tapan.(bim)
 
Top