Articles by "padang"

Showing posts with label padang. Show all posts

Wakil Ketua DPRD Padang Ilham Maulana (kiri) didampingi kuasa hukumnya Yul Akhyari Satra (kanan) Mengklarifikasi Dugaan Korupsi Dana Pokir yang Dituduhkan Kepadanya.(Inf)

INFONUSANTARA.NET -- Dugaan kasus korupsi dana pokok pikiran (Pokir) dari Wakil ketua DPRD Kota Padang untuk bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat kurang mampu yang terdampak akibat pandemi Covid-19 saat ini dalam penyidikan oleh pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang.

Wakil ketua DPRD Kota Padang, Ilham Maulana yang juga merupakan Ketua DPC Partai Demokrat, didampingi kuasa hukumnya, Yul Akhyari Satra,kepada sejumlah awak media, Sabtu (24/7) di Padang, mengklarifikasi dan membantah terkait dugaan korupsi dana pokir tersebut yang dituduhkan kepada dirinya tersebut adalah tidak benar.

Diketahui dana pokir tersebut merupakan bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat kurang mampu yang terdampak akibat pandemi Covid-19 di daerah pemilihan (Dapil) Ilham Maulana, yakni di kawasan Seberang Padang.

Ia menjelaskan sebelumnya Bansos itu merupakan pengusulan tahun 2019 yang di serap melalui kegiatan agenda reses dewan untuk anggaran tahun 2020. Namun di pertengahan perjalanan terjadi Covid-19 dan APBD Kota Padang direfocusing. Kemudian kata Ilham diusulkan kembali namun jumlahnya berkurang.

Dikatakan, jika sebelumnya di anggarkan ada sekitar Rp4 hingga Rp5 Miliar, kemudian berkurang menjadi Rp1 Miliar lebih. Saat itu dari data pengusulan untuk penerima bantuan ada sekitar 320 orang, dan pas terjadi refocusing berkurang menjadi 100 orang penerima bantuan. Jadi Bansos tersebut setelah disetujui yang diperuntukan kepada 100 orang penerima, dan untuk proses verifikasi penerima Bansos ini ada di masing-masing dinas.

"Kemudian baru dari Pemko Padang melalui DPKAD untuk proses pencarian dana bantuan itu. Dan perlu kita ketahui semuanya bahwa uang tersebut ditransfer ke rekening masing-masing penerima,” ungkap Ilham.

Dikatakan, sebelum uang ditransfer, penerima bantuan diwajibkan memberikan tiga lembar surat pernyataan, seperti form isian data diri, perjanjian fakta integritas, sebagai penguat dalam penyaluran bantuan tersebut. Dalam hal ini kata Ilham, sebagai pemilik pokir, ia hanya mengusulkan nama-nama penerima Bansos. Sedangkan untuk pencairan diserahkan kepada dinas terkait kepada penerima, setelah melengkapi persyaratan.

“Jadi, saya hanya sebagai pengusul. Untuk penyalurannya oleh dinas terkait. Dan uang tidak mungkin masuk ke rekening pribadi saya. Mana mungkin saya melakukan penyelewengan tersebut,” sebutnya.

Disamping itu kata Ilham, dari hasil audit BPK RI, tidak ditemukan yang namanya temuan di dalam keuangan Pemerintah Kota atau salah dalam pentransferan yang berakibat temuan korupsi.

“Kalau APBD itu lari dari ketentuannya, maka BPK RI melalui inspektorat melakuan audit disini, jika ada temuan diberilah interval waktu kepada pemilik pokir untuk menyelesaikan kewajiban-kewajibannya. Dan ketika tidak menyelesaikan kewajiban-kewajibannya, maka naiklah laporannya kepada pihak yang berwajib,” katanya.

Ilham Maulana menyampaikan untuk menghadapi kasus ini, kenapa selama ini dirinya masih bungkam, ia menyebutkan bahwa dirinya tidak mau gegabah, dan hal tersebut langsung dikoordinasikannya dengan pengurus Partai Demokrat hingga tingkat pusat. Kemudian diarahkan agar didampingi dengan pengacara.

“Jadi saya memutuskan untuk menghadapi kasus ini dengan pengacara untuk mendampingi saya berdasarkan rekomendasi dari partai,” ungkap Ilham.

Sementara itu kuasa hukumnya, Yul Akhyari Sastra menegaskan, dalam kasus ini kliennya hanya sebagai pengusul. Sedangkan dana Bansos itu langsung masuk ke rekening masing-masing penerima bantuan dari rekening Pemda.

“Sehingga tidak ada sangkut pautnya dengan anggota DPRD lagi. Penerima bantuan bertanggung jawab terhadap uang yang didapatkannya, mau dipakai seperti apa. Jadi tidak ada Ilham Maulana meminta uang tersebut, seperti dalam berita yang beredar,” sebutnya.

"Jika kasus ini naik, pihaknya telah siap untuk menghadapi tuntutan dari pihak Kepolisian. Kita siap dipanggil pihak kepolisian, dan membeberkan semua kronologisnya dan bukti-bukti yang kita punya. Dan jika perlu kita akan menempuh jalur hukum lain jika kasus ini berlanjut,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, terungkap dugaan korupsi itu atas laporan masyarakat bahwa telah terjadi penyelewengan anggaran dana pokir. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Polresta Padang memeriksa sejumlah saksi, termasuk terlapor.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir mengatakan, dana pokir ini diperuntukkan untuk bantuan sosial (bansos) Covid-19. Namun dari laporan masyarakat, dana pokir ternyata diberikan tidak sesuai dengan aturan pemerintah.

Jadi Dana Pokir tersebut diberikan kepada 80 orang. Masing-masingnya dikasih Rp1,5 juta. Namun yang bersangkutan meminta kembalian Rp500 ribu perorangnya.

“Dana pokir itu merupakan anggaran tahun 2020. Diduga, dalam temuan ini negara mengalami kerugian hingga ratusan juta,” ungkap Kapolres Imran Amir. (inf)




INFONUSANTARA.NET - Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang kembali melakukan penggeledahan terhadap badan dan kamar warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Giat rutin ini dipimpin langsung oleh Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib) Rusdi yang merupakan Koordinator Tim Satopspatnal, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Bagus Dwi Siswandono dan diikuti oleh jajaran pengamanan Lapas Kelas IIA Padang.

Kasi Adm. Kamtib Rusdi mengatakan, razia tersebut digelar sebagai upaya penanganan serta pencegahan penggunaan narkoba, ponsel, dan barang-barang terlarang lainnya oleh WBP di dalam lapas.

“Upaya ini demi mewujudkan Lapas Padang yang bersih dari Halinar, segala upaya pemberantasan barang terlarang akan terus digelar. Tetap waspada dan hati-hati dalam melaksanakan penggeledahan”, ujar Rusdi kepada media, Jumat (23/7/2021).

Ka. KPLP Bagus Dwi Siswandono juga menuturkan hal yang sama. Menurutnya, seluruh jajaran khususnya jajaran pengamanan berkomitmen akan terus upayakan pemberantasan terhadap barang terlarang di dalam lapas baik itu dalam giat razia atau tidak, seluruh jajaran pengamanan baik itu JFU maupun regu pengamanan telah berkomitmen untuk berantas barang terlarang di dalam lapas,” jelasnya.

Meskipun tidak ditemukannya satupun ponsel dan narkoba, petugas berhasil menyita beberapa potongan besi, gelas kaca, charger HP, pemanas air, sendok besi, seutas kabel dan beberapa barang terlarang lainnya.

Seluruh hasil sitaan dicatat dan dilaporkan, kemudian dilakukan pemusnahan. Kegiatan penggeledahan blok hunian WBP berlangsung dengan tertib dan kondusif tanpa menimbulkan keributan dan gejolak.

“Sesuai atensi Kalapas Era Wiharto, Tim Satops Patnal beserta jajaran Kamtib dan KPLP akan melakukan razia secara insidentil maupun rutin lebih giat lagi dan memusnahkan barang terlarang dari barang temuan penggeledahan guna mencegah timbulnya gangguan kamtib di dalam Lapas Kelas IIA Padang,” tambah Ka. KPLP Bagus Dwi Siswandono usai razia digelar. (Yb.Rel/Ag).



Editor : Heri Suprianto

INFONUSANTARA.NET -- Seringnya musibah kebakaran yang menimpa warga Kota Padang beberapa minggu terakhir ini, membuat prihatin Ketua DPD LPM Kota Padang Irwan Basir Datuk Rajo Alam, SH, MM.

Seperti kebakaran di Seberang Padang, Ketaping, Kelurahan Anduring, Belimbing dan Kelurahan Dadok Tunggul Hitam yang hanya berselang beberapa hari terjadi dua musibah kebakaran.

Dilansir dari radarbi.id, Irwan Basir yang didampingi oleh Wakil Sekretaris LPM Kota Padang Martias Sarjanny, SE dan Ketua DPC LPM Koto Tangah Abdul Pandi, Humas LPM Yoserizal dan Dedi Prima dan Mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol, Kelurahan Lambung Bukit saat menyerahkan bantuan kepada keluarga korban kebakaran, berupa 6 dus Mie Instan, 6 dus Air Mineral, 9 karung beras dan Uang Tunai. Bertempat di Jalan Dakota Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Kamis (22/07/2021) Siang.


Ketua Dewan Pengurus Daerah(DPD) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat ( LPM) Kota Padang Irwan Basir mengatakan, masyarakat diharapkan selalu waspada bahaya kebakaran. Seiring dengan masuknya musim kemarau, bencana kebaran cukup sering melanda Kota Padang.

Belakangan ini bahaya kebakaran cukup sering terjadi. Penyebabnya pada umumnya, korsleting listrik. Kondisi itu ditambah dengan cuaca lebih banyak terik. Untuk itu, hendaknya masyarakat juga memperhatikan instalasi listrik yang sudah kadaluarsa.

“Kita seringkali mendengar, penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Hendaknya ini menjadi perhatian kita bersama,”harapnya.

Irwan Basir berharap ada sosialisasi pada warga dari rukun warga dan rukun tetangga (RT/RW) agar memperhatikan kondisi instalasi listrik.

“Kita berharap pada warga, supaya jaringan listrik yang sudah kadaluarsa dapat dideteksi, hal kecil yang perlu diperhatikan,” pintanya.

Menurutnya, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam adalah salah satu daerah padat penduduk di Kota Padang. Diperlukan pemberitahuan dan pemahaman bagi warga pentingnya waspada bahaya kebakaran.

“Bencana kebakaran ini dekat sekali dengan kehidupan kita. Tiap sebentar kita mendengarnya. Padahal dampaknya sangat buruk. Korban kebakaran akan langsung menjadi warga tidak mampu. Karena semua kekayaan materil yang dimiliki akan langsung habis hangus,” ulasnya.

Khusus bantuan dari LPM Kota Padang, katanya adalah bentuk perhatian organisasi semata. Tidak ada tujuan apa-apa.

“Ini hanya bentuk keprihatinan kami dari DPD LPM. Bukan nilainya, tapi perhatian dan kebersamaan. Mudah-mudahan kepedulian kita ini dapat memancing yang lain ikut membantu,”paparnya.

Meski begitu, Irwan Basir berharap korban juga tetap mengambil hikmah dari bencana tersebut. ” Mari kita tawakal dengan kejadian ini. Instropeksi diri,” 

Mudah - mudahan bantuan ini bisa dimanfaatkan oleh warganya dan menjadi amal ibadah bagi Ketua dan Pengurus DPD LPM Kota Padang. 

Terakhir, dia berharap semoga nantinya juga ada donatur donatur yang akan datang membantu warganya yang ditimpa musibah kebakaran, ujarnya Irwan Basir yang akrab disapa Datuk IB.

Sementara itu, Lurah Dadok Tunggul Hitam Engky Espito, mengucapkan terimakasih atas bantuan tersebut. Dengan bantuan tersebut hendaknya dapat meringankan beban korban kebakaran.

“Terimakasih pada Pengurus DPD LPM Kota Padang ikut peduli. Langsung turun ke lapangan saat ini,”ujarnya.

Engky juga mengakui, persoalan instalasi listrik tersebut adalah masalah klasik pemicu kebakaran. Setuju dengan Irwan Basir, Engky mengimbau agar warga jangan mengabaikan intalasi listrik yang sudah daluarsa.

“Musibah adalah kekehendak yang diatas. Mengatisipasi adalah ikhtiar kita, untuk itu marilah bagi instalasi listrik yang kurang baik segera diganti. Agar terhindar dari musibah ini,”pungkas.

Sumantri, (berusia 56 tahun) salah seorang korban kebaran sangat bersyukur dengan bantuan tersebut. Karena dengan bantuan itu dirinya bisa bertahan hidup. Apalagi dirinya saat ini harus hidup menumpang dengan saudaranya.

“Kalau saya, semuanya habis, tidak ada yang bisa diselamatkan. Terimakasih atas bantuan ini,”katanya.

Sebelumnya, kebakaran menghanguskan empat petak rumah di Jalan Dakota, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Selasa (20/7/2021) sekira pukul 09.30 WIB.

Rumah petak tersebut ditempati oleh tiga kepala keluarga. Mereka yakni, Sumantri, Swasta. Suharli, 60 tukang jahit dan Zulhaini penjual minyak eceran.(*)

 

Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda memeriksa pasangan sesama jenis gay. Mereka terduga terlibat prostitusi gay online/ Dok: (Budi Sunandar/MNC Portal).

INFONUSANTARA.NET -- Prostitusi online sesama jenis atau Gay di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) terbongkar. Hal ini terjadi lantaran si muncikari berinisial HN bertengkar dengan pemuda yang dijualnya ke pria sesama jenis.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan, kasus itu terungkap ketika AN dan AV terlibat pertengkaran di dalam mobil kawasan Simpang Haru, Padang.

AV merupakan  pelajar di salah satu SMA swasta di Kota Padang dan AN salah seorang karyawan swasta. Keduanya diantarkan warga ke Mapolresta Padang.

"Kami awalnya menerima laporan dan pengaduan dari masyarakat," kata Rico, Kamis (22/7/2021) sebagaimana dilansir dari 

Rico menambahkan, pertengkaran ini diduga karena ada yang tidak sesuai dengan kesepakatan ketika pelaku AN menjual AV.

"Karena dipicu permasalahan setoran prostitusi online yang tidak sesuai dengan kesepakatan mereka," kata dia.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui kalau AN yang merupakan pekerja swasta menjalani hubungan sesama jenis AV. Pelaku AN kemudian menjual AV lewat aplikasi daring ke pria penyuka sesama jenis.

"Dari pemeriksaan diketahui bahwa tarif yang ditawarkan terhadap calon pelanggan di dalam aplikasi berkisar antara Rp200.000 hingga Rp1 juta," katanya.

Rico mengatakan perbuatan pelaku AN dapat dijerat dengan pidana perbuatan cabul dan eksploitasi seksual sesama jenis terhadap anak di bawah umur.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 82 Juncto (Jo) 76 E, 76 I, pasal 88 Undang-undang RI nomor 17 tahun 2016, dan sub pasal 292 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Sumber:  iNews.id

Ketua DPRD Kota Padang, Syafrial Kani.SH

INFONUSANTARA.NET - Ketua DPRD Kota Padang sekaligus Ketua DPC Gerindra Kota Padang, Syafrial Kani, SH sebagai inisiator pertemuan antara Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansarullah dengan pemilik PT CASSIA COOP Adrian Akhza di Kerinci, Jambi beberapa waktu lalu.

Syafrial Kani mengatakan, perjalanan dalam jangka waktu satu malam tepatnya berangkat pada 17 Juli sore hingga 18 Juli malam.

“Perjalanan ini bertujuan untuk mempertemukan Gubernur Sumbar langsung dengan pemilik Perusahaan PT CASSIA COOP Adrian Akhza,” kata Syafrial Kani, Kamis (22/7/2021).

Sebagai fasilitator, Syafrial Kani juga menindaklanjuti kunjungan sebelumnya Jumat (2/7) lalu, terkait rencana investasi kakap PT Cassia COOP di Sumbar, khususnya di Kota Padang.

Adrian Akhza sendiri merupakan putra asli Balai Baru Kuranji yang saat ini sukses mengembangkan pabrik kulit manis dengan kualitas ekspor. Perusahaannya sudah go internasional sampai ke Eropa dan Amerika Serikat.

Selain itu, Pria yang bergelar Datuak Rajo Jambi itu menyebut kunjungan yang ia lakukan bukan merupakan kunjungan resmi kedewanan DPRD Padang dan tidak menggunakan dana APBD Kota Padang.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk menumbuhkembangkan hasil pertanian dan perkebunan di Sumbar agar tembus pasar internasional.

Ia mengakui, dalam pertemuan itu membuahkan hasil bahwa Adrian berjanji datang ke Sumbar untuk mempresentasikan usahanya dan akan membantu para petani di Sumbar khususnya Padang dalam hal eksport hasil bumi seperti kayu manis, nilam dan pala.

“Saya bersama Gubernur Sumbar mengunjungi eksportir asal Padang di Kerinci yang bernama Adrian. Kami disambut langsung oleh Adrian di pabriknya, yang mempekerjakan karyawan sebanyak 250 orang. Jadi, kunjungan saya ke Kerinci murni bertujuan untuk meningkatkan taraf kehidupan petani di Kota Padang dan Sumbar umumnya. Perlu disampaikan juga, kunjungan tersebut tanpa menggunakan dana APBD,” katanya.

Lebih lanjut Syafrial Kani menambahkan, potensi untuk ekspor komoditi hasil bumi dari Sumbar berpeluang dapat bersaing di pasar internasional, jika digarap dengan profesional.

“Ke depannya, Adrian berjanji kepada kami untuk datang ke Padang dalam hal mempresentasikan cara eksport produk hasil bumi dari Sumbar yang berpeluang besar dipasarkan di Eropa maupun Amerika,” terangnya.

Selanjutnya, Syafrial Kani menegaskan dalam pertemuan tersebut dirinya merupakan inisiatornya. “Tidak mungkinlah saya tidak ikut, karena saya inisiator pertemuan pengusaha tersebut dengan Gubernur Sumbar,” ujarnya.

Menjawab kenapa berangkat ke Kerinci saat Kota Padang menjalankan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat, Syahrial Kani menjawab, kunjungan tersebut telah dijadwalkan jauh-jauh hari. Untuk mencocokkan jadwal pertemuannya dengan Gubernur Sumbar sangatlah susah, karena agenda Gubernur yang sangat padat.

“PPKM Darurat artinya kita bukan tidak boleh bepergian. Saya ulangi lagi, Keberangkatan saya ini demi menjawab semua kebutuhan warga kota dalam hal ini sektor pertanian dan perkebunan. Lebih dari 2500 Hektare lahan terbengkalai, kenapa tidak kita kembangkan, apalagi gubernur Sumbar menjanjikan 10 persen dari APBD untuk pertanian,” tuturnya

“Di samping itu juga saya menjalankan perintah Pak Prabowo Ketua Gerindra yang menyatakan bahwa, kader Gerindra harus hadir ditengah tengah masyarakat, untuk membangkitkan ekonomi masyarakat,”tegasnya.

Sementara itu, Kasubag Humas DPRD Padang Suzi Helda mengatakan, perjalanan Ketua DPRD Padang ke Kerinci beberapa hari lalu bukan perjalanan kedewanan.

“Artinya perjalanan pak Ketua bersama Gubernur Sumbar menggunakan anggaran pribadi. Bukan perjalanan dinas,” katanya.

Selain itu, Suzi menyebutkan, selama PPKM tidak ada kunjungan kerja anggota DPRD Padang ke luar daerah.(*/Inf)


DPC Demokrat Kota Padang Sembelih 3 Sapi Qurban, Daging Diantar Panitia Kerumah Warga.

INFONUSANTARA.NET - DPC Demokrat Kota Padang sembelih 3 ekor sapi di Hari Raya Idul Adha 1442 H / 2021 M di kantor DPC Demokrat pada, Kamis (22/7).

Ketua Pelaksana kegiatan, Endi Ruspital menyampaikan bobot daging sapi yang disembelih kali ini bervariasi diantaranya 180 kg, 130 kg dan 90 kg.

" Penyembelihan sapi ditahun sekarang meningkat dari tahun lalu jumlahnya yang hanya 2 ekor sapi. Daging qurban akan disebar ke masyarakat dan pengurus, anggota fraksi. Jumlah kuponnya sekitar 300," ucap Sekretaris DPC Demokrat Padang ini.

Ia mengatakan, peserta qurban tahun ini berasal dari Pengurus DPC, Anggota Fraksi dan Sekretariatnya.

" Pelaksanaan penyembelihan sengaja tak menghadirkan banyak warga karena situasi PPKM Darurat.Penyelenggaraannya menerapkan Prokes,"paparnya 

Ia menyampaikan, panitia qutban akan mengantar dagingnya ke penerima pada rumah masing-masing. Termasuk warga kurang mampu yang datanya telah ada pada panitia.

Sementara, Ketua DPC Demokrat Padang, Ilham Maulana menyampaikan pelaksanaan penyembelihan sapi  qurban ini adalah agenda rutin DPC Demokrat setiap tahunnya.

" Kepengurusan DPC Demokrat akan berakhir pada Februari 2023. Sepmoga pengurus terpilih nanti dapat melanjutkan program ini di masa selanjutnya," ujar Ilham, Wakil Ketua DPRD Padang ini.

Ia mengucapkan terima kasih banyak kepada kader dan anggota fraksi yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga amal ibadahnya dibalasi oleh Allah SWT dan rezeki dimudahkan.(Inf)


Izet Preman Tukang Palak Merengngek di Tangkap di Tanah Datar 


INFONUSANTARA.NET
-- Sepandai pandainya tupai melompat akhir nya jatuh juga. Sepandai pandai nya Izet melarikan diri akhirnya ketangkap juga.

Sempat viral bahkan aksi Izet menjadi bahan bully-an oleh warga netizen di Facebook. Pelarian Izet preman tukang palak sopir truk di area PT Semen Padang, Indarung, ditangkap Polda Sumbar. Ia ditangkap di Kabupaten Tanah Datar.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumatra Barat (Sumbar), Kombes Imam Kabut Sariadi mengkonfirmasi pihaknya berhasil menangkap Izet.

Diketahui, Izet dicari polisi lantaran aksi pemalakan dan dugaan tindakan kekerasannya yang kadung viral di media sosial (medsos).

“Pagi ini pelaku sudah ditangkap di Kabupaten Tanah Datar dan sekarang sedang menuju Polda Sumbar,” kata Imam, Kamis (15/7/2021) pagi.

Diketahui, Izet dicari polisi lantaran aksi pemalakan dan dugaan tindakan " Basibagak"  kekerasannya yang terlanjur viral di media sosial (medsos).

“Pagi ini pelaku sudah ditangkap di Kabupaten Tanah Datar dan sekarang sedang menuju Polda Sumbar,” kata Imam, Kamis (15/7/2021) pagi.

Seperti diketahui, Izet menjadi ‘idola baru’ di tengah masyarakat lantaran aksi nekatnya melakukan pemalakan terhadap sopir truk di Kompleks Packing Plant Indarung (PPI) PT Semen Padang beredar luas di dunia maya sejak Sabtu (10/7/2021) lalu.

Sejumlah respon dan tanggapan pun membanjiri pasca-beredarnya video viral tersebut. Bahkan, akun Facebook yang diduga milik Izet juga dihujat oleh warganet.

Tak sampai di situ, sejumlah warga biasa hingga pegiat medsos hingga sejumlah kanal YouTube  pun membuat sejumlah konten parodi dengan menirukan aksi dari Izet melakukan pemalakan tersebut. (Inf/FN)


Penerapan PPKM, Boby Rustam Berharap Walikota Padang Berikan Solusi untuk Masyarakat Golongan Bawah. (Inf)

INFONUSANTARA.NET -- Kita berharap dan berdo'a semoga Kota Padang dengan penanganan yang bagus dan baik dari walikota, akan ada penurunan status Covid 19 dan tidak akan ada perpanjangan dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang saat ini telah ditercapkan terhitung 8 - 20 Juli 2021.

Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi II DPRD Kota Padang,Boby Rustam, pada Rabu (14/7) di DPRD Padang, yang juga berharap kepada masyarakat agar mematuhi apa apa yang menjadi aturan pada protokol kesehatan.

Lebih lanjut Boby Rustam menyampaikan, kita tetap mendukung adanya penerapan PPKM ini guna memuluskan mata rantai Covid 19 namun pemko harus juga memperhatikan kondisi ini.Sebab  ketika PPKM itu diberlakukan otomatis banyak sendi - sendi perekonomian terutama perekonomian masyarakat golongan bawah akan terganggu. 

"Jadi pada prinsipnya tolong berikan juga solusinya.Apa solusinya yang terbaik bagi masyarakat kita, " kata kader Gerindra Kota Padang ini.

Sekali lagi kata Boby Rustam, walikota harus memikirkan kehidupan perekonomian masyarakat golongan bawah. Harus ada sosialisasi yang jelas,karena pemahaman masyarakat itu kan semuanya tidak sama.

Jangan nantinya ketika datang tiba-tiba sidak dari para petugas kita dilapangan sudah dikenakan sangsi saja pada  pelaku usaha yang dimana mereka adalah masyarakat golongan ekonomi bawah, bukan pelaku usaha besar.

Dengan adanya sangsi denda sebesar 500 ribu, itu cukup besar bagi mereka, khususnya pelaku ekonomi atau masyarakat golongan bawah.Jangankan untung malah buntung yang dapat dimana omset mereka tidak mencapai 500 ribu, terus di denda lagi. 

"Ketika vonis harus membayar denda itu dilakukan harus kajiannya dan ada toleransinya. Ada kalanya dan baiknya diberikan peringatan (SP1 - SP3) yang sifatnya mendidik, bukan mematikan untuk pedagang atau pelaku usaha," pungkas Bobby Rustam.(inf)

MPC PP Kota Padang Gelar Rapat di Kator Baru Jln Khatib Sulaiman

INFONUSANTARA.NET --Dalam rangka memperkuat rasa persaùdaraan, MPC Pemuda Pancasila Kota Padang, menggelar rapat di Kantor MPC PP Kota Padang yang baru di Jln Khàtib Suĺaiman sòre ini.

Pada kesempàtan itu Ketua MPC PP Kota Padang Roy Madea Oka akrab disapa Boni mengucapkan terimakasih kepada seluruh para senioŕ dan sesepuh PP MPW Sumbar dan MPC Kota Padang Ma i, Ujang Saraf, Jang Sangaì, Ade Nazar Pùtra yang telah berkenañ meluangkan waktunya, besèrta semua teman-teman baik MPC maupun DPC, datang untuk memperkokoh rasa persaùdaraan PP Kota Pàdang.

Boni menggambarkan kondìsi MPC PP Kota Padang semenjak Ia mulai dipercaya menjabàt ketua MPÇ Kota Padang tahun 2016 lalu.

Semenjak Ia memimpin, ada ķeputùsan yang perlu ditegaskan. "Bahwa semua DPC yang berada di Kota Padang tidak dibenarķan menjalankàn proposal untuk kelangsungan organisasi".

Alhamdulillah, sampai dengan hari ini, semua teman-teman di DPC masih dapat menjaga marwah Pemuda Pancasila Kota Padang.

Ia menyadari, dalam memimpin dan mengambil keputusan organisasi, memang banyak onàk dan duri yang dilalui. Namun itu tidak menjadikan Ia lalai, dan menyadari terkadang tidak semua keputusan bisa menyenangkan semua pihak.

Pada kesempatan yang dihadiri para sènior PP Sumbar ini, Ia berharap dan meminta kepada seluruh saùdara-sàudara PP khususnýa MPC Kota Padang untuk selalu menjaga rasa persaudaraan dan marwah Pemuda Pancasila.

"Sebagai manusia biasa, memang tidàk ada sesuatu yang sempurna, dan kesempurnaan itu hanýa milik Allah," ucapnyà.(Inf)

Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang Tunda Perjalanan Dinas Selama PPKM.

INFONUSANTARA.NET -- Fraksi Partai Gerindra Kota Padang akhirnya memutuskan untuk menunda semua perjalanan dinas atau kunjungan kerja ke luar Sumatera Barat.

"Kami fraksi Partai Gerindra sepakat untuk menunda perjalanan dinas selama waktu yang belum ditentukan," ungkap Mastilizal Aye, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Padang, usai rapat fraksi, Selasa, 13 Juli 2021.

Dikatakan Aye, keputusan itu diambil berdasarkan arahan dari Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Sumatera Barat Andre Rosiade.

"Kita menyadari, saat ini di Kota Padang dan beberapa daerah di Sumbar sedang diterapkan PPKM. Hal serupa juga terjadi di beberapa daerah di Indonesia," kata Aye.

Meski demikian, jelas Aye, Fraksi Partai Gerindra akan mengalihkan kegiatan ke beberapa titik penyekatan di Kota Padang.

"Kami akan turun ke lapangan, ke lokasi penyekatan untuk memantau pelaksanaan PPKM," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, DPRD Kota Padang melalui Bamus telah menyepakati akan melakukan kunjungan kerja ke Kota Pekan Baru.

Namun dengan telah disepakatinya penundaan perjalanan tersebut, Fraksi Gerindra Kota Padang memanfaatkan untuk memantau penerapan PPKM di Kota Padang.(Inf)


 


INFONUSANTARA.NET -- Sepertinya penyekatan keluar masuk Kota Padang yang dimulai 13 -20 Juli 2021 tidak berlaku bagi DPRD Kota Padang. Pasalnya, 13 Juli 2021, Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Padang melenggang ke Pekanbaru dan Kampar, Riau untuk melakukan perjalanan dinas.

Ketua BK DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye menjelaskan, perjalanan ini dalam rangka mempertajam wawasan keanggotaan lembaga Badan Kehormatan (BK) DPRD Padang serta pengayaan pada lembaga.

"Perjalanan akan diikuti 5 orang anggota BK ditambah 4 pimpinan DPRD. Jika tak berhalangan, akan di ikutsertakan beberapa Sekretariat dewan,"ujar Ketua Fraksi Gerindra DPRD Padang ini.

Aye menyampaikan, kunker tetap jalan karena sudah ditetapkan jadwalnya lewat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Padang.

Sementara itu, Ketua DPRD Padang, Syafrial Kani membenarkan perjalanan BK DPRD Padang ini telah diagendakan  berlangsung selama lima hari yang akan datang.

Ia mengatakan, perjalanan yang akan dilakukan ini sudah merupakan tugas dan tanggungjawab DPRD sebagai wakil rakyat.

"Kunker tetap menerapkan prokes. Setiap anggota BK yang berangkat telah melakukan rapid test," ucapnya. 

Pemko Padang resmi memberlakukan PPKM Darurat yang dimulai dari 13 – 20 Juli 2021 yang akan datang.  Hal sesuai dengan surat edaran Walikota Padang dengan nomor 400.628/BPBD-Pdg/VII/2021

Salah satu point dalam surat edaran tersebut dibunyikan dibunyikan masyarakat yang keluar masuk Kota Padang wajib melampirkan kartu vaksin (minimal vaksin pertama), menunjukan hasil PCR H-2/rapid antigen H-1. 

Seperti telah di ketahui, tidak banyak anggota DPRD Kota Padang yang telah mendapatkan vaksinasi. Jika anggota DPRD bisa melenggang keluar masuk Kota Padang selama masa PPKM Darurat ini, komitmen Pemko Padamg dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 hanya cuap-cuap dimedia saja.

Berdasarkan data Dinkes.Padang.go.id, warga Kota Padang yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada tanggal 11 Juli 2021mencapai 311 orang dan meninggal dua orang. (Inf)

Irwan Basir Dt Rajo Alam Didampingi TAGANA Sumbar Serahkan Bantuan Pada Keluarga Korban Kebakaran di Anduring.

INFONUSANTARA.NET -- Ketua DPD LPM Kota Padang Irwan Basir Datuk Rajo Alam, SH,. MM didampingi TAGANA Sumbar meninjau rumah warga yang kebakaran di Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Rabu, (07/07/2021) Siang.

Salah seorang anggota keluarga pemilik rumah ibuk Yelmaini,  usia 43 th menceritakan kepada ketua DPD LPM Kota Padang, bahwa peristiwa kebakaran ini terjadi Selasa kemaren sekitar pukul 15 sore.

Api dengan cepat melahap Rumah bertingkat yang dihuni oleh  3 kepala keluarga itu dan menghabiskan seluruh harta benda termasuk pakaian dan perabotan. 

Irwan Basir menyampaikan, atas nama Ketua DPD LPM Kota Padang ikut berduka cita atas musibah kebakaran ini. Ini adalah musibah yang datang dari Allah dan bisa menimpa kepada siapa saja. Hanya kita diminta untuk selalu bersabar dan bertawakal terhadap musibah ini. 

Dalam kesempatan itu, ketua DPD LPM Kota Padang ini juga menyerahkan bantuan sembako berupa beras, mie instan, air mineral dan juga uang tunai.

Irwan Basir mengungkapkan bantuan ini nilainya tidak lah seberapa dan mudah - mudahan nanti juga akan memancing donator donatur lain untuk ikut meringankan beban saudara kita yang ditimpa musibah ini. 

Camat Kuranji Eka Putra Buhari menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dt. Irwan Basir, atas kepedulian Ketua DPD LPM Kota Padang ini yang telah membantu warganya yang ditimpa musibah. 

Mudah2an ini sangat membantu kepada keluarga korban kebakaran dan mengharapkan semoga nanti akan banyak tokoh tokoh yang juga akan memberikan bantuan.

Ikut mendampingi ketua DPD LPM Kota  Padang Wakil Sekretaris DPD LPM  Kota Padang, Martias  Sarjanny, Deni Yanti dan Pengurus DPD LPM Anizar dan Ketua LPM Kel. Anduring Winarso.

Dari pihak Pemerintahan Kecamatan Kuranji, hadir Camat Kuranji Eka Putra Buhari, Kasi Trantib Kec. Kuranji, Lurah Anduring dan segenap tokoh masyarakat.(*/Inf)

Mukerda DPD LPM Kota Padang Ditunda Menyikapi Kondisi Terkini Status Pemberlakuan PPKM.

INFONUSANTARA.NET -- Mukerda DPD LPM Kota Padang yang direncanakan dilaksanakan pada 10 Juli 2021 ditunda  sementara mengingat Kota Padang ditetapkan sebagai salah satu kota dengan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terhitung mulai 8 - 20 Juli 20021.

Penundaan Mukerda DPD LPM Kota Padang itu ditindaklanjuti oleh panitia Mukerda dengan menemui Kabag  Pemerintahan Kota Padang, Ances Kurniawan SSTP. MSi.,di ruang kerjanya pada hari Kamis (08/07/2021) Pagi.

Ketua SC Mukerda, Nofrialdi Nofi Sastra mengatakan, kami menemui Kabag Pemerintahan Kota Padang untuk menyampaikan keputusan panitia dan pengurus DPD LPM tentang keberlangsungan acara Mukerda.

Dikarenakan Kota Padang sudah ditetapkan sebagai salah satu Kota dengan status PPKM, maka panitia memutuskan mengundur atau menunda kegiatan ini sampai situasi kembali pulih dan boleh berkegiatan lagi," sebut Nofrialdi Nofi Sastra yang turut didampingi oleh Sekretaris Panitia Aķhiruddin S.Pd, Koordinator acara dan tempat Mukerda Martias Sarjanny dan Bidang Konsumsi Deni Yanti.

Dikatakan, meskipun Mukerda ini sangat penting bagi program kerja untuk 11 kecamatan dan 104 kelurahan LPM Kota Padang. Namun ada kepentingan lebih besar yaitu keselamatan dari bahaya Covid-19 yang belakangan ini semakin menanjak sampai Kota Padang diberlakukan PPKM.

Lebih lanjut sebut Nofi Sastra, kalau keputusan penundaan acara Mukerda ini juga sudah dibicarakan dengan Ketua DPD LPM Kota Padang Irwan Basir, Dt. Rajo Alam, SH.MM. 

Keputusan ini bentuk dukungan LPM kepada Pemerintah Kota Padang dalam setiap keputusannya dalam menangani bencana Covid-19 agar pandemi ini cepat berlalu sesuai dengan arahan ketua DPD LPM, Mukerda diundur untuk menyikapi kondisi terkini. 

Kabag Pemerintahan Kota Padang, Ances Kurniawan sangat menghargai keputusan DPD LPM Kota Padang untuk menunda kegiatan Mukerda. Ini adalah bentuk keperihatinan pengurus DPD LPM terhadap kondisi yang terjadi, sehingga kegiatan penting ini ditunda demi kepentingan yang lebih besar. 

"Jika kondisi Kota Padang kembali pulih, Pemko Padang akan siap selalu mendukung Program Kerja DPD LPM ke depan," pungkas Ances Kurniawan. (MS/DP)

 

INFONUSANTARA.NET - Menindaklanjuti perintah Panglima TNI dalam rangka serbuan Vaksinasi untuk mengantisipasi  penanggulangan penyebaran Covid 19, Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M. ikuti Vidcon dengan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Lapas Muaro Padang Minggu, (4/7/2021).

Video Confrens ini dipimpin langsung Panglima TNI diikuti Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Arief Gajah Mada, Kasiops Kasrem 032/Wbr, Letkol Inf Bobbie Triyantoh, S.I.P , Karumkit  Rumkit RST Reksodiwiryo Padang Letkol Ckm Dokter Paisal, Dandim 0312/Padang Kolonel Inf Moh Ghoffar, Kalapas Era Wiharto. 

Dalam arahannya pada kegiatan vidcon, Danrem mengatakan bahwa serbuan vaksin di Sumbar akan terus di geliatkan karna, masih bnyak masyarakat yang belum menerima vaksin.

"Kita targetkan semua lapisan masyarakat menerima vaksin, agar terhindar dari serangan virus covid-19" ucap Danrem kepada media, Senin (5/7/2021).

Lebih lanjut dijelaskan Danrem di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Muaro Padang di targetkan sebanyak 500 warga binaan akan divaksin. 

"Dengan terselenggaranya vaksin bagi warga binaan, kita berharap tidak ada lagi yang terpapar Covid-19, meski sudah divaksin tetap harus selalu mematuhi protokol kesehatan" ungkap Danrem mengakhiri (penrem032).




Editor : Heri Suprianto

Peduli Sesama,DPD LPM Kota Padang Turun Beri Bantuan Korban Kebakaran di Seberang Padang Utara

INFONUSANTARA.NET - Korban kebakaran rumah di Seberang Padang Utara, Kecamatan Padang Selatan, Rt 02/Rw 03, Sabtu (3/7/2021) sore atas nama Tachfif Salim (pak E) habis dan luluh oleh sijago merah.

Atas kejadian kebakaran tersebut, Ketua DPD LPM Kota Padang Irwan Basir Dt. Rajo Alam, SH, MM bersama Sekretarisnya Akhiruddin dan Martias Sanjani melihat langsung ke lokasi kejadian, Minggu (4/7/2021).

Dikatakan Irwan Basir, pagi ini kami rombongan DPD LPM Kota Padang, meninjau lokasi kebakaran yang menimpa rumah saudara sekaligus warga kita, atas nama Bapak Tachfif Salim. Kita sangat prihatin melihat kondisi rumah yang luluh lantak akibat dilalap sijago merah sore kemarin.

" Hari ini, sedikit bantuan yang diberikan dalam bentuk Beras, Mie Instan, Air Mineral dan Uang Tunai semoga dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh keluarga yang mendapat musibah," terangnya.

Kami menghimbau kepada seluruh warga kota Padang, agar selalu waspada dan berhati-hati dalam setiap aktifitas apapun.

Apalagi saat ini cuaca tidak menentu dan tidak bisa diprediksi. Bencana datang kapan saja, baik itu banjir, hujan badai bahkan kebakaran, pungkas Ketua Tagana Sumbar ini mengingatkan.

" Mari mawasdiri dan jaga kewaspadaan dari setiap bencana, terutama kebakaran," imbuh Datuk IB begitu ia disapa. (Hr1)



Masjid Al Quwait Kelurahan Banuaran Serahkan Bantuan Biaya Pendidikan Bagi 39 Anak Yatim

INFONUSANTARA.NET - Masjid Al Quwait Kelurahan Banuaran Nan XX,  Kecamatan Lubuak Bagaluang, Kota Padang serahkan bantuan biaya pendidikan bagi 39 anak yatim, dalam program Jumat Berkah Berbagi hasil kerjasama dengan Rumah Gadang Basamo (RGB) Alumni SMA 1 Padang tamatan 1987, Jumat, 2 Juli 2021.

Koordinator Program Jumat Berkah Berbagi, Herawaty Taher mengatakan kegiatan ini merupakan pekan ke-15 yang telah berlangsung sejak 12 Maret 2021. Mualaf yang berasal dari etnis Tionghoa ini mengatakan program ini berawal dari niat salah seorang pengusaha yang kembali bangkit, setelah terpuruk oleh dampak pandemi. 

"Namun berdasarkan kesepakatan dengan Ketua Masjid Al Quwait, Pak Saribulih, program ini terus berlanjut setiap ba'da Shalat Jumat. Juga kita sepakati dengan nama Jum'at Berkah Berbagi atau JBB," ujar Herwaty Taher yang juga Ketua RT 01 RW 10 Kelurahan Banuaran ini. 

Dia menambahkan, sebelum adanya Jumat Berkah Berbagi juga telah dilaksanakan Pendidikan Peduli Anak Yatim di Masjid Al Quwait ini, pada Akhir Desember 2020. 

"Ternyata program ini mendapat respon positif dari teman teman alumni yang tergabung dalam RGB. Maka, pada saat itu disepakati Pendidikan Peduli dilaksanakan 2 kali setahun atau setiap awal semester. Namun karena telah disepakati program JBB, maka kegiatan ini menjadi bagiannya," ujarnya. 

Sementara, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Quwait yang juga Penanggung Jawab Jumat Berkah Berbagi, Saribulih berharap program ini terus berlanjut setiap pekan. Untuk itu, dia bersama Pengurus JBB lain sepakat membuka peluang untuk menjadi donatur tetap dan insidentil. 

"Saat ini donatur tetapnya dari RGB. Ke depan kita juga membuka peluang kerjasama dengan pihak lain. Hari ini kita juga undang Jaringan Pengusaha Nasional Sumbar atau Japnas untuk bisa sebagai donatur tetap JBB ini. Karena menyantuni anak yatim merupakan tanggung jawab kita bersama," ujar Saribulih yang juga Ketua RT 04 RW 11 Kelurahan Banuaran ini. 

Saribulih mengungkapkan santunan kali ini, untuk 39 anak yatim yang ada di Kelurahan Banuaran. "Dari 10,7 juta dana yang terkumpul berasal dari RGB ditambah dari donatur lainnya. Pada kesempatan kali ini, juga tercatat Anggota DPR RI, Pak Darul Siska sebagai donatur, " ujarnya. 

Dia menjelaskan untuk pelajar SMA/SMK/MA yang berjumlah 13 orang, masing masing mendapat Rp 400 ribu. Sedangkan SMP/Mts berjumlah 17 orang, masing masing Rp Rp 300 ribu dan SD/MI 9 orang masing-masing Rp 250 ribu. 

"Kekurangan dari dana santunan diambilkan dari Kas Anak Yatim Masjid Al Quwait. Mudah mudahan ada donatur yang akan  ikut berpartisipasi untuk menalangi kekurangan tersebut," ujarnya. 

Bak gayung bersambut, Camat Lubuak Bagaluang, Heriza Syafani menyambut positif program Masjid Al Quwait ini. Dia membandingkan, di zaman Rasulullah, masjid merupakan pusat kegiatan umat. Bukan hanya sekedar ibadah shalat wajib saja. 

"Ini hal yang patut disyukuri, adanya kerjasama masjid dengan pihak ketiga. Apalagi, pemberian santunan ini dilakukan rutin setiap pekan. Mudah mudahan ini terus berlanjut," ujar Heriza Syafani yang mengaku baru 2 bulan bertugas sebagai camat di Kecamatan Lubuak Bagaluang. 

Pada kesempatan itu, dia juga mengapresiasi penghapal Al Quran, Febri dengan dua lembar uang 50 ribu. Febri yang merupakan santri Tahfizh Masjid Al Quwait mendapat giliran tampil pada JBB pekan ke-15. Para Hafizh tampil secara bergiliran pada setiap pekan. "Luar biasa Masjid Al Quwait yang telah melahirkan Hafizh melalui program Tahfizh," ujarnya. 

Sementara Ketua Umum JAPNAS Sumbar, Gun Sugianto yang diwakili pengurus JAPNAS Berbakti (Jabat) Ozi menyambut baik atas ajakan sebagai donatur tetap JBB. Menurutnya, Jabat merupakan Badan Otonom organisasi Japnas yang bertindak sebagai lembaga pelaksana kegiatan sosial organisasi.

"Kita akan bicarakan dengan teman teman untuk ikut terlibat sebagai donatur kegiatan santunan untuk anak-anak yatim dan fakir miskin. Kemarin kita juga sudah salurkan bantuan, namun melalui panti asuhan yang ada di Kota Padang," ujarnya. 

Hadir dalam Jum'at Berkah Berbagi, Camat Lubuk Begalung Heriza Syafani, Umum JAPNAS Sumbar, Gun Sugianto yang diwakili pengurus JAPNAS Berbakti (Jabat) Ozi menyambut baik atas ajakan sebagai donatur tetap JBB. Menurutnya, Jabat merupakan Badan Otonom organisasi Japnas yang bertindak sebagai lembaga pelaksana kegiatan sosial organisasi.

"Kita akan bicarakan dengan teman teman untuk ikut terlibat sebagai donatur kegiatan santunan untuk anak-anak yatim dan fakir miskin. Kemarin kita juga sudah salurkan bantuan, namun melalui panti asuhan yang ada di Kota Padang," ujarnya. 

Hadir dalam Jum'at Berkah Berbagi, Camat Lubuk Begalung Heriza Syafani, Ketua Umum JAPNAS Sumbar, Gun Sugianto yang diwakili Pengurus JAPNAS Berbakti Lurah Banuaran Nan XX yang diwakili Sekretaris Lurah Yanti Ginting, Ketua RW 11, H. Hudi Sutomo, Ibu Majelis Taklim, Guru Tahfizh Masjid Al Quwait, orang tua penerima santunan, para penerima santunan dan undangan lainnya. (Inf)

 


INFONUSANTARA.NET - Ratusan anggota Majelis Taklim Indonesia (MTI) se kelurahan Pengambiran Ampalu Nan XX Kecamatan Lubeg ikuti silaturahmi akbar dan sosialisasi vaksinasi covid-19 di Balai Basuo, Pengambiran, Minggu (26/6).

Pembina MTI Kelurahan Pengambiran Ampalu Nan XX Elly Thrisyanti mengatakan kegiatan ini dilaksanakan adalah untuk meningkatkan silaturahmi sesama anggota MTI di kelurahan itu.

"Biasanya dilakukan di masjid-masjid, namun kini dilaksanakan serentak sebanyak 13 masjid sekelurahan," kata Ketua Komisi I DPRD Padang ini.

Di kesempatan itu, politisi Gerindra ini mengimbau agar anggota MTI dan masyarakat senantiasa melaksanakan protokol kesehatan dalam keseharian.

"Jangan lupa terapkan protokol kesehatan 5M. Memakai masker adalah salah satu upaya kita menangkal penyebaran covid-19 ini," katanya.

Disamping itu, vaksinasi juga sangat diperlukan untuk membentuk imun tubuh mencegah tertular virus covid.

"Alhamdulillah saya sudah divaksin dan sampai sekarang masih sehat dan aman, meskipun berkeliling ke berbagai daerah yang bukan saja daerah merah, tapi sudah hitan seperti Bandung, Jakarta dan Surabaya. Itulah pentingnya vaksin," katanya.

Selain silaturahmi, juga dilaksanakan sosialisasi vaksinasi covid-19 oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani.

Senada dengan Elly, Feri Mulyani pun mengimbau agar warga tidak takut untuk divaksin.

"Jangan mudah percaya dengan hoaks dan berita bohong yang disebarkan oknum tak bertanggungjawab. Vaksin itu aman dan halal. Sudah ribuan yang kita vaksin, alhamdulillah aman-aman saja," katanya 

Dalam kegiatan itu juga dilaksanakan pemeriksaan kesehatan sekaligus vaksinasi covid-19 bagi anggota MTI yang ingin divaksin.(Inf)

Moderator bedah buku Ibu Kemanusiaan, Edy Utama (kanan) bersama pembedah, Rektor UNP Prof Ganefri (tengah) dan Muhammad Taufik (kiri) dalam kegiatan yang digelar secara daring dan luring ini, Jumat (25/6/2021) sore. (istimewa)

INFONUSANTARA.NET - Sosiolog Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB), Muhammad Taufik menilai, Buya Ahmad Syaf’i Ma’arif (ASM) merupakan tokoh yang mampu menjadikan makrokosmos Minangkabau sebagai pakaian dalam berfikir dan bersikap. 

“Meskipun kita tidak banyak melihat dan menemukan gagasan tersebut secara teks, tapi dari alur dan diksi, kita melihat nilai-nilai Minangkabau tersebut hidup dalam gagasan (tulisan) beliau yang banyak tersebar di berbagai forum dan media massa,” ungkap Taufik di Padang, Jumat (25/6/2021) sore.

Penilaian Taufik ini, disampaikan saat jadi salah seorang pembedah buku tentang Buya ASM berjudul Ibu Kemanusiaan: Catatan-catatan Perempuan untuk 86 Tahun Buya Syafii Ma’arif. Buku ini merupakan bunga rampai tulisan 32 orang penulis perempuan dan 2 editor yang juga perempuan. 

Buku ini berisi beragam pikiran dan pandangan dalam melihat sosok Buya ASM, sesuai latar belakang penulisnya. Mulai dari aktivis (NGO), seniman, akademisi, sastrawan, pegiat media, politisi serta ulama perempuan dari kalangan NU dan Muhammadiyah. Tidak ketinggalan pula tokoh agama perempuan dari non-muslim.

Ada 32 orang penulis yang menyumbang tulisan untuk buku, dimana empat orang di antaranya adalah “Bundo Kanduang” (perempuan-red) Minang. Mereka yakni Silfia Hanani, Devi Adriyanti, Ka’bati dan Rezki Khainidar. 

Keempat penulis ini dihadirkan dalam kegiatan yang diinisiasi Komunitas Halaqah Budaya di Kampus UNP, Padang. Kegiatan ini didukung UNP, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, SaRang Yogyakarta, Magistra Indonesia, Ruang Kerja Budaya, PPASB, valoranews tv dan Fast. 

Dalam paparannya, Taufik menegaskan, Buya ASM merupakan sosok yang memiliki kemampuan dalam memberi sikap tengah, tidak konservatif dan tidak juga liberal, dalam mengemukakan spirit kepemimpinan perempuan menurut Islam dan Negara. 

“Cara berpikir Buya Syafii dengan mengelaborasi model neo-modernis Islam dan pendekatan kritis, telah menjadikannya sebagai integritas keislaman yang unik dan independen,” ungkap Taufik yang juga aktivis Tarbiyah-Perti Sumbar.

“Indonesia butuh buya, memberikan kontribusi terhadap pencitraan Islam Indonesia, neo-modernis Islam dan pendekatan kritis,” tambah Taufik yang juga dosen Siyasah Syar'iyyah (Hukum Tatanegara) UIN IB. 

Hal senada juga dikatakan Rektor UNP, Prof Ganefri yang juga Ketua PWNU Sumatera Barat tentang buku yang diterbitkan dan diluncurkan tepat di hari ulang tahun, Buya ASM pada 31 Mei lalu. Menurut Prof Ganefri, banyak dari sifat buya yang mesti ditiru publik. Di antaranya, peduli dan rendah hati, mandiri dan egaliter, arif dan bijaksana serta konsisten.

Kemudian, Prof Ganefri berharap, buku ini bisa jadi penguatan dalam perspektif gender ditengah diskursus keislaman, keindonesia dan kemanusiaan. Melihat berbagai sudut pandang perempuan ketika merespon ada ruang dari ketokohan Buya ASM dalam menyampaikan gagasan dan kritikannya. 

Selanjutnya, buku ini diharapkan jadi salah satu sumbangan literatur untuk studi kritis tentang gender dalam pesan pluralistik serta penulisnya yang berasal dari berbagai kalangan dan latar belakang serta organisasi. 

“Dalam buku ini, sepertinya para penulis menyetujui pemikiran buya, memberi penguatan pada pemikiran serta menetralisir pandangan negatif oleh segelintir orang pada Buya ASM,” tegas Prof Ganefri.

Penilaian Prof Ganefri ini, tersirat langsung dari testimoni yang disampaikan pembahas lainnya. Seperti, penilaian Ismail Novel, akademisi IAIN Bukittinggi yang juga aktivis Muhammadiyah. Begitu juga pendapat yang disampaikan dua orang budayawan muda Minangkabau, Yusrizal KW dan Zelfeni Wimra. 

Dimoderatori budayawan Minang, Bung Edy Utama, keempat penulis berdarah Minang serta para pembahas lainnya, diberikan kesempatan berbicara ataupun mengungkap latar belakang dan motivasi mereka menulis tentang Buya ASM. Pemaparan mereka selain bisa disimak secara daring melalui aplikasi zoom meeting, juga bisa disaksikan di akun youtube valoranews tv. 

Disambut Antusias

Jumaldi Alfi, menyebut diri sebagai salah seorang 'Santri Nogotirto' karena kerap berkunjung ke rumah Buya Syafii di kawasan Nogotirto, Sleman --untuk menimba ilmu dan kearifan dari Buya maupun sekadar silaturahim-- menyebutkan, kerangka acuan buku ini disiapkan dalam rentang relatif waktu singkat, dua bulan.

Kerangka acuan itu antara lain menyoal sedikitnya Buya Syafii membahas masalah perempuan dan ketimpangan gender, yang kemudian jadi sasaran kritik berbagai pihak. 

"Para penulis yang telah berkontribusi, merupakan pihak yang paling berjasa terhadap lahirnya buku ini. Para penulis menyambut rencana ini sangat antusias untuk menulis buku yang akan jadi kado bagi Buya Syafii ini," terang Jumaldi Alfi. (Inf)

Berikut linkvideo:https://youtu.be/hSjJE1jmkec

Mukerda DPD LPM Kota Padang Segera Dilaksanakan, Irwan Basir dampingi Panitia Audensi bersama Kabag Umum 

INFONUSANTARA.NET - Untuk mematangkan persiapan acara Mukerda DPD LPM Kota Padang, Ketua DPD LPM Kota Padang Irwan Basir Datuk Rajo Alam, SH., MM didampingi panitia Mukerda beraudiensi dengan Kabag Umum Pemko Padang Bobby Firman diruang kerjanya, Selasa (22/06/2021).

Pada kesempatan itu, Irwan Basir menyampaikan kalau Mukerda LPM Kota Padang ini sangat penting bagi kelanjutan program kerja LPM Kota Padang sebagai mitra  dalam membantu Pemerintah Kota Padang untuk kedepannya.

Jadi memang harus dipersiapan dengan matang agar acara ini bisa berjalan dengan lancar dan sukses.

Sebagai Ketua DPD LPM Kota Padang, Irwan Basir juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Walikota Padang yang telah berkenan memfasilitasi kegiatan Mukerda ini untuk dilaksanakan di Palanta.

Hal ini membuktikan bahwa LPM sangat bersinergi dengan Pemko Padang dalam mewujudkan Pembangunan di Kota Padang.

Mukerda yang rencananya dihelat tanggal 10 Juli 2021 akan dilaksanakan di Palanta rumah Dinas Walikota Padang dan dibuka langsung oleh Walikota Padang Bapak Hendri Septa.

Hadir pada kesempatan itu mendampingi ketua DPD LPM, Ketua SC Nofri Sastra, Ketua Pelaksana Afma Sasma Tampan, Sekretaris Akhiruddin dan Wakil Sekretaris Martias Sarjanny.(*)

Irwan Basir: Off Road Bisa Jadi Ajang Promosi Pariwisata Padang Pinggiran Kota 

INFONUSANTARA.NET  - Pembina penyelenggaraan kegiatan Off Road di Kota Padang Irwan Basir Datuk Rajo Alam, SH. MM melepas peserta survey offroad di lapangan Padang Fhising Club (PFS) Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Minggu (20/06/2021) Pagi. Kegiatan tersebut dalam ajang memperingati hari Kemerdekaan 17 Agustus 2021.

Pembina penyelenggaraan kegiatan Off Road di Kota Padang Irwan Basir diwakili oleh tim panitia lapangan Ad Kadril lansung survey lokasi Off-Road dengan jalur Kuranji - Lambuang Bukit - Sungkai - Batu Busuk - Bukit Bulek Tumbes Pasar Lalang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Rencana akan di adakan tingkat se-Sumbar. Kegiatan ini merupakan media untuk memupuk semangat persaudaraan dan cinta tanah air antar sesama offroader, katanya saat dihubungi melalui telepon selulernya, Minggu (20/06/2021) Pukul. 16.06 WIB.

Selain sebagai olahraga, menurutnya kegiatan juga sebagai ajang promosi daerah Pariwisata Padang Pingiran Kota. Alasannya karena memiliki budaya yang kental serta memiliki keindahan dan kekayaan alam Minangkabau.

“Daerah kita ini sangat kaya budaya, ini perlu kita lestarikan," tutur Irwan Basir yang akrab disapa Datuk IB.

Menurutnya sangat tepat penyelenggaraan kegiatan Pesona Padang Pingiran Kota memperingati hari Kemerdekaan 17 Agustus 2021. Ia berharap para offroader dapat menjadi agen, motivator dan contoh bagi masyarakat.

Dengan diselenggarakannya kegiatan pada bulan Agustus 2021 ini, ia berharap hendaknya juga mampu menjadi daya cegah dan daya tangkal terhadap berbagai bentuk kejahatan, seperti penyalahgunaan narkoba, judi, asusila dan lain-lain.

Narkoba sudah terjangkit mulai dari masyarakat hingga kepada aparat penegak hukum. Presiden juga mengatakan bahwa narkoba sudah menjadi bencana nasional, maka untuk itu akan kita berantas.

"Kegiatan ini merupakan uji nyali serta dapat membuka daerah - daerah bisa tidak produktif dari segi pontensi ekonomi," pungkasnya.(*)

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.