PILIHAN REDAKSI

Hadiri Latihan Gabungan FORKI Tanah Datar, Wabup Richi : Jadikan Wadah Perkuat Tali Persaudaraan

INFO|Tanah Datar - Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Tanah Datar mengelar latihan gabungan (latgab) yang diikuti oleh seluruh p...

Budaya

Opini

Mentawai

Padang Panjang

Peristiwa

Pariwara

Hadiri Latihan Gabungan FORKI Tanah Datar, Wabup Richi : Jadikan Wadah Perkuat Tali Persaudaraan
Minggu, September 25, 2022

On Minggu, September 25, 2022




INFO|Tanah Datar - Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Tanah Datar mengelar latihan gabungan (latgab) yang diikuti oleh seluruh perguruan yang ada di daerah Luhak Nan tuo.


Latihan gabungan ini diselenggarakan di halaman depan Kantor Bupati Tanah Datar, di Pagaruyung, Minggu (25/9/2022). Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian, SH. MH saat menghadiri acara itu, mengharapkan latihan gabungan ini bisa dijadikan sebagai wadah untuk menjalin tali persaudaraan antara perguruan satu dengan yang lainnya. 


“Siapa pun boleh ikut latihan gabungan ini, apa pun perguruannya,  yang dilihat ada di seragam sebelah dada kanan, disitu ada lambang Forki. Ketika berada disini, kita tidak bicara lagi lambang di sebelah kiri, mari perkuat tali persaudaraan,” ujar Wabup Richi. 


Wabup Richi yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang II Perwasitan dan Pertandingan Forki Sumatera Barat (Sumbar) itu, menambahkan bahwa setiap Karateka di Tanah Datar berpeluang untuk ikut segala bentuk kejuaraan Karate tanpa melihat dari perguruan mana ia berasal. 


“Alhamdulillah, ada 5 Karateka Tanah Datar yang akan ikut Kejurnas, kesempatan ini tentu dimiliki setiap Karateka Tanah Datar. Terpenting itu ialah  terus berlatih, pantang menyerah dan semangat. Ikuti jejak senior yang telah dulu berprestasi baik skala daerah maupun nasional, kita yakin semua siap untuk itu,” ujar Wabup Richi. 


Wabup Richi mengatakan bersama Pengurus Forki Tanah Datar maupun Sumbar, akan terus mendukung bagi siapa saja yang ingin  tumbuh menjadi Karateka berprestasi. 


“Kita sangat terbuka untuk diskusi. Dan bersama-sama kita untuk memajukan Karate Indonesia,” pungkasnya. (YB/Prok)

Buka Festival Pesona Barulak, Bupati Eka Putra :  Progul Ini Bangkitkan Kembali Kekayaan Budaya di Nagari
Sabtu, September 24, 2022

On Sabtu, September 24, 2022




INFO|Tanah Datar - Memasuki pagelaran ke 9 Program Unggulan (Progul) Pemerintah Tanah Datar Satu Nagari Satu Event dilaksanakan di Nagari Barulak Kecamatan Tanjung Baru yang dinamakan Festival Pesona Barulak.


Bupati Tanah Datar Eka Putra saat membuka Festival Pesona Barulak, Sabtu (24/9/2022) di pasar Nagari Barulak Kecamatan Tanjung Baru kembali menegaskan, Program Unggulan (Progul) Satu Nagari Satu Event dimaksudkan untuk mengembalikan berbagai kekayaan budaya di Nagari untuk dibangkitkan kembali. 


Seperti pada Festival Pesona Barulak ini, kata dia ada prosesi pengembalian sejarah dengan peletakan batu balai barundiang suku. ini merupakan sejarah yang lama hilang dan dibangkitkan kembali. 


Hal seperti inilah salah satu tujuan Progul ini, agar bisa pembelajaran juga bagi anak cucu dan generasi muda di Nagari," katanya. 


Lebih dari itu, tambah Eka, Progul Satu Nagari Satu Event tentunya juga memberikan multiplier effect bagi berbagai sektor masyarakat. 


Tujuan lain dari Progul ini, kata dia lagi untuk menggelorakan dan menghidupkan lagi sektor pariwisata di nagari, baik itu pariwisata adat, budaya ataupun wisata alam, menggerakkan perekonomian masyarakat melalui produk UMKM yang ada di nagari,serta memacu sanggar seni dan budaya untuk aktif," sampai Eka. 


Dalam pelaksanaan kegiatan untuk mendukung progul ini, ungkap Eka, juga mampu memupuk rasa kebersamaan seluruh elemen masyarakat yang ada di nagari untuk turut menyukseskan event yang diangkat dan ditampilkan. 


"Atas kerjasama semua pihak Nagari Barulak, mulai dari Pemerintah Nagari, BPRN, KAN, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Pemuda, Bundo Kanduang, perantau dan seluruh lapisan masyarakat serta OPD terkait bersama tim Kurator, Saya haturkan terima kasih dan apresiasi menyukseskan kegiatan festival ini sebagai bentuk dukungan terhadap Progul Satu Nagari Satu Event," ujarnya. 


Dikatakan Eka lagi, Nagari Barulak memiliki beberapa keunggulan serta potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang bisa dimanfaatkan secara maksimal.


Nagari Barulak merupakan pintu masuk masyarakat luar ke Tanah Datar yang memiliki kekayaan kuliner pangek ikan lapuak, punya produk UMKM Sangkar Burung, juga ada pengobatan patah tulang serta memiliki agro wisata Boncah Raya.


"Semuanya sudah terkenal dan mampu memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat, menjadi daya tarik yang sangat menjanjikan jika dikelola dengan baik dan maksimal," tukas Eka. 


Ketua Pelaksana F. Dt. Mangiang Sati menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah atas dukungan dan menjadikan Nagari Barulak salah dari 14 Nagari yang melaksanakan Progul Satu Nagari Satu Event tahun 2022. 


"Atas nama masyarakat, Saya menyampaikan ucapan dan ungkapan terima kasih kepada Pemda atas kepercayaannya. Ini menjadi sejarah bagi Nagari Barulak karena baru kali ini menyelenggarakan event sebesar ini," sampainya. 


Selain itu, F. Dt. Mangiang Sati di kesempatan itu juga menyampaikan ucapan terima kasih juga atas dukungan semua pihak di nagari, mulai dari Pemerintah Nagari bersama unsurnya, tokoh masyarakat, perantau dan masyarakat nagari Barulak. 


"Terima kasih atas dukungan dan kerja keras kita semua, sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan lancar dan sukses," katanya. 


Adapun dalam Festival Pesona Barulak, F Dt. Mangiang Sati menerangkan akan diwarnai dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya seperti Pawai Adat Sepanjang Hayat, Pawai Pangek Lapuak, tari sangkak buruang, festival randai dari luak agam, luak limo puluah dan luak nan tuo, kemudian Barulak Bakureta Santai, Sumbar Talenta, pentas seni nagari Barulak, Saluang Oyak dan Kim. 


"Alhamdulillah, Festival ini tentu bisa dijadikan tolok ukur bagi kami, dan yang pasti ke depan kami siap mendukung dan melaksanakan Progul Satu Nagari Satu Event di Nagari Barulak. Namun tentunya dengan dukungan Pemerintah Daerah, Pemerintah Nagari dan kita semua," tukuknya. 


Hal senada disampaikan Wali Nagari Barulak M. Dt. Bandaro Bodi, pelaksanaan Festival Pesona Barulak telah mampu menampilkan berbagai potensi pariwisata, adat dan budaya di Nagari Barulak. 


"Pelaksanaan Progul Pemerintah Daerah telah mampu membangkitkan semangat, baik itu Pemerintah Nagari, Ninik Mamak, Perantau dan masyarakat untuk menghidupkan kembali apa yang telah lama hilang, salah satunya adalah Batu Barundiang Suku di jorong Koto Tuo," katanya. 


Ke depan, tambah M. Dt. Bandaro Bodi, Pemerintah Nagari siap mendukung pelaksanaan event yang sama di tahun depan. 


"Kita juga berkeinginan dengan momentum ini kita berharap tanggal dan bulan yang sama di tahun depan Nagari Barulak melaksanakan event seperti ini lagi," sampainya. 


Pembukaan Festival yang ditandai dengan membakar tungku pangek lapuak oleh Bupati Eka Putra kemudian dilanjutkan peletakan Batu Parundiangan Suku dan Peninjauan Stand UMKM  turut dihadiri Bupati periode 2005-2015 M. Shadiq Pasadiqoe, Anggota DPRD Tanah Datar, Ketua TP PKK Ny. Lise Eka Putra, LKAAM Kabupaten, Kepala OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan undangan lainnya. (YB/Prok)

Pastikan Sumber Mata Air, Wabup Richi Aprian Tinjau Perencanaan Pembangunan Embung
Jumat, September 23, 2022

On Jumat, September 23, 2022




INFO|Tanah Datar - Guna mengairi sawah persawahan, masyarakat nagari Supayang Kecanatan Salimpauang sampaikan aspirasi kepada pemerintah tanah datar untuk menginginkan adanya pembangunan embung.


Menyikapi dari aspirasi masyarakat, Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian bersama rombongan melakukan peninjauan rencana lokasi pembangunan embung di Lembah Tanjung Jati, Jumat (23/9/2022).


Untuk memastikan lokasi pembangunan embung dan sumber mata air, Wabup Richi menelusuri jalan setapak yang ditutupi semak belukar dan licin sejauh 5 kilometer dari pusat perkampungan warga, namun semangat yang tinggi  membuat Wabup yang langsung didampingi Camat Salimpaung Herru Rachman, Wali Nagari. Supayang M.Nasir dan juga masyarakat tetap bersemangat. 


Setelah sampai di lokasi menurut Wabup Tanah Datar negeri yang penuh berkah, punya gunung dan mata air yang luar biasa. Salah satu unsur tersebut akan kita manfaatkan untuk meningkatkan indeks pertanian dan ketahanan pangan, salah satunya dengan ketersediaan air untuk pertanian. 


"Alhamdulillah di perbukitan  nagari Supayang yang berlokasi di lembah Tanjung Jati ada sumber mata air dan debitnya cukup besar, untuk itu mari bersama-sama kita manfaatkan dan sebagai salah satu langkah utama dengan membangun embung," kata wabup. 


Wabup tambahkan, dengan dibangunnya nanti embung bisa mengairi sawah pertanian dari tadah hujan menjadi terairi sehingga indeks pertanian bertambah dari lebih kurang 200 hektar sawah di nagari Supayang, bahkan dengan sumber mata air yang alami ini juga bisa dijadikan sumber air bersih. 


Di kesempatan tersebut wabup juga apresiasi apa yang telah dilakukan masyarakat, yang telah bersedia  menghibahkan lahan karena pembangunan ini akan bermanfaat bagi masyarakat, mudah-mudahan kerjasama yang baik antara masyarakat, dan juga niniak mamak Supayang pembangunan ini akan cepat terealisasi.


Wabup juga berharap kepada perangkat nagari, Organisasi Perangkat Daerah terkait dalam hal ini Dinas PUPR untuk berkoordinasi dan segera melengkapi seluruh syarat-syarat yang dibutuhkan untuk pembangunan embung, untuk selanjutnya diajukan ke kementerian terkait. 


Sementara itu, Wali Nagari M.Nasir sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan daerah yang telah terjun langsung meninjau apa yang menjadi aspirasi dari masyarakat nagari Supayang, dan berharap pembangunan embung yang diharapkan masyarakat Supayang dapat segera terwujud. 


"Terima kasih atas kehadiran bapak Wabup yang langsung turun meninjau lokasi rencana pembangunan embung ke sumber mata air di perbukitan lembah Tanjung Jati ini," ucap M Nasir. 


M.Nasir juga laporkan, bahwa niniak mamak kaum yang punya lahan telah bersedia untuk menghibahkan lahan untuk pembangunan  karena bukan saja masyarakat Supayang yang akan menikmati manfaatnya tetapi juga nagari tetangga seperti Sumanik, Sungai Patai dan Sungai Tarab.  (YB/Prok)

Bupati Eka Putra Hadiri Sertijab Kepala BPK Perwakilan Sumbar
Jumat, September 23, 2022

On Jumat, September 23, 2022



INFO|Tanah Datar - Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Barat dari Yusnadewi S.E., M.Si., Ak., CA., CSFA kepada Arif Agus S.E., M.M., Ak., CPA., CSFA  di hadiri Bupati Tanah Datar Eka Putra


Pengganti Yusnadewi ini sebelumnya menjabat sebagai Kepala Auditorat Pengelolaan Pemeriksaan Auditorat Utama Keuangan Negara V dan Plt. Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat.


Pelaksanan sertijab ini digelar Jumat (23/9/202) bertempat di Auditorium Lt.4 Kantor BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Barat di Jln. Khatib Sulaiman No. 54 Padang. Pada acara tersebut juga di hadiri Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah beserta Forkompimda Provinsi Sumbar, Pimpinan DPRD Provinsi Sumbar H. Suwirpen Suib, Bupati dan Walikota se-Sumatera Barat, Ketua DPRD Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat,  Kepala Kantor Instansi Vertikal dan seluruh mitra kerja BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Barat dan undangan lainnya. 


Dikesempatan itu Bupati Eka menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Barat yang lama Yusnadewi yang selama ini telah membina Pemkab Tanah Datar dalam menggunakan anggaran APBD sehingga mendapatkan capaian tertinggi. 


"Alhamdulillah, tentunya bagi Tanah Datar ini sangat spesial karena sampai saat ini kita telah berhasil menerima predikat opini WTP sebanyak 10 kali berturut-turut. Puncaknya kita Kabupaten Tanah Datar seminggu yang lalu menerima penghargaan langsung dari Kementerian Keuangan RI atas capaian ini," ujar Eka Putra. 


Bupati Eka Putra juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada bapak Arif Agus yang kini menjabat sebagai Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Barat yang baru. 


"Kita ucapkan selamat datang di Sumatera Barat kepada bapak Arif Agus dan selamat menjalankan tugasnya yang baru. Kita berharap, khususnya Pemkab Tanah Datar kedepan bisa selalu berkomunikasi dengan pihak BPK Perwakilan sehingga kerjasama yang telah terjalin selama ini tetap terjaga dan semakin baik," pungkasnya. 


Hal senada juga disampaikan oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dalam sambutannya. Gubernur Mahyeldi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Barat yang lama atas bimbingan dan dukungan dari BPK Perwakilan Sumbar baik kepada Pemprov maupun kepada Kabupaten/Kota se-Sumatera. 


"Puncaknya baru beberapa hari lalu Pemprov Sumbar bersama Kabupaten Tanah Datar menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan RI atas capaian 10 kali berturut-turut mendapatkan opini WTP," ujar Gubernur. 


Kedepan, Gubernur Mahyeldi juga mengharapkan hal yang sama kepada Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Barat yang baru saja dilantik. 


"Keberadaan BPK ini juga akan memperlancar kita semuanya masuk surga, sebab Kepala dan segenap jajaran BPK selalu mengingatkan kita semua agar menggunakan anggaran belanja daerah sesuai dengan aturan yang berlaku, dan Alhamdulillah Pemprov dan juga Kabupaten/Kota se-Sumatera menyadari hal ini," kata Mahyeldi. 


Untuk itu Kami sekali lagi menyampaikan ucapan terima kasih atas bimbingan, dukungan dan bantuannya selama ini. "Ke depan kami harapkan sinergitas dan kerjasama ini terus berlanjut dan semakin baik demi membangun Sumatera Barat," tutur Mahyeldi mengakhiri sambutannya. 


Sementara Auditor Utama Keuangan Negara V BPK RI, Dr. Dori Santosa S.E., M.M., CSFA, CFRA, yang memimpin acara serah terima jabatan tersebut mengatakan pergantian Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sumatera Barat tersebut berdasarkan Surat Keputusan Sekretaris Jenderal BPK RI No. 235/K/X-X.3/08/2022. Yusnadewi selanjutnya akan mengemban tugas sebagai Kepala Perwakilan BPK Provinsi Lampung. 


"Proses mutasi, rotasi yang BPK lakukan ini merupakan sebuah proses yang alami bagi setiap organisasi. Mutasi ini dilakukan tidak hanya didasarkan pada pertimbangan kebutuhan organisasi, tetapi juga diharapkan dapat menjadi penyegaran dan pendorong semangat bagi para pejabat terkait untuk meningkatkan kinerjanya di unit kerjanya yang baru," terang Dori. 


Lebih lanjut dikatakan Dori, selama menjabat sebagai Kepala Perwakilan, Yusnadewi telah berhasil mendorong pengelolaan keuangan Pemda menjadi lebih baik. "Ini terlihat dari meningkatnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada entitas di lingkungan BPK Provinsi Sumatera Barat. Untuk Tahun 2022, 19 entitas Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota telah meraih opini WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA 2021, sedangkan satu entitas meraih opini WDP atas LKPD," tambahnya. 


Dori juga mengatakan bahwa sesuai dengan amanat dan mandat konstitusi yang diberikan kepada BPK RI, BPK akan terus berupaya untuk meningkatkan peran sertanya dalam pembangunan nasional melalui pemeriksaan keuangan negara. Hal tersebut sejalan dengan Visi BPK yaitu “Menjadi lembaga pemeriksa terpercaya yang berperan aktif dalam mewujudkan tata kelola keuangan negara yang berkualitas dan bermanfaat, untuk mencapai tujuan bernegara”. 


Lebih jauh Dori menjelaskan bahwa mencermati tuntutan masyarakat saat ini, Pemerintah Pusat maupun pemerintah daerah dituntut untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangannya. "Saat ini, wujud transparansi dan akuntabilitas tersebut tercermin dalam opini BPK atas penyajian laporan keuangan Pemerintah Pusat maupun pemerintah daerah," jelasnya. 


Pada kesempatan tersebut, Dori juga menyampaikan pertanggungjawaban keuangan yang memperoleh opini WTP akan lebih baik apabila disertai dengan peningkatan kinerja pengelolaan keuangan daerah yang diwujudkan dalam bentuk program, kegiatan, maupun pelayanan kepada masyarakat. 


Di akhir sambutannya, Dori menyampaikan dalam rangka meningkatkan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan daerah, sejak Tahun 2020 BPK telah menerbitkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Daerah (IHPD) yang disampaikan bersamaan dengan penyerahan Hasil Pemeriksaan LKPD Provinsi. (YB/Prok)

10 Kali Berturut Raih WTP, Penghargaan Kembali di Terima Bupati Eka Putra Dari Menkeu RI
Kamis, September 22, 2022

On Kamis, September 22, 2022




INFO|JAKARTA - Capaian yang membanggakan dari laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar. 10 kali berturut-turut terima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pelaporan keuangan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.


Penghargaan itu diterima langsung Bupati Eka Putra, SE, MM dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, pada acara Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2022 di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan Jakarta, Kamis (22/9/2022).


Kabupaten Tanah Datar juga merupakan satu-satunya kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Barat yang mendapat penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, selain Provinsi Sumatera Barat yang juga menerima penghargaan yang sama dan juga langsung diterima oleh Gubernur Mahyeldi Ansharullah. 


“Alhamdulillah kita mendapat penghargaan dari Kementerian Keuangan RI yang diserahkan langsung oleh Menkeu Sri Mulyani, dan terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah mampu menpertahankan pelaporan keuangan sehingga kita WTP 10 kali berturut-turut dan mendapat penghargaan dari Kementerian Keuangan,” ucapnya. 


Dikatakan Bupati Eka Putra bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya menpertahankan WTP dan berharap kerjasama OPD untuk mendukung ini, walau berat namun itulah upaya pemerintah daerah agar selalu tertib dalam pelaporan keuangan. 


“Sekarang ini kita sudah yang ke 11 kali menerima opini WTP, bagaimana ini kedepan terus berlanjut untuk seterusnya, Ibu Sri Mulyani berpesan, selamat untuk Kabupaten Tanah Datar, pertahankan dan jangan berpuas diri dulu,” ucapnya sembari menyampaikan pesan Menteri Keuangan. 


Bupati Eka Putra juga sampaikan rasa bangga bisa menerima langsung penghargaan tersebut, karena di Sumatera Barat hanya satu dari 19 kabupaten dan kota dan di Indonesia hanya 38 kabupaten yang langsung diundang menerima penghargaan selain kota. 


Sementara itu Menteri Keuangan Sri Mulyani pada rakor yang bertemakan, “Mengawal Akuntabilitas Keuangan dan Kinerja untuk Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat tersebut menyampaikan ucapan selamat kepada Kementerian, Lembaga, Pemerintahan Provinsi, Kabupaten dan Kota atas pencapaian WTP minimal 5 kali, 10 kali dan 15 kali berturut-turut. 


“Rakernas ini juga bertujuan memberikan apresiasi atas capaian WTP, mewujudkan penguatan kualitas dan akuntabilitas keuangan dan kinerja pemerintah, meningkatkan awareness dan menjaga komitmen serta kesamaan langkah dalam percepatan pemulihan dan kebangkitan ekonomi nasional,” ucapnya. 


Sri Mulyani menyebutkan pencapaian WTP tersebut tidak semata-mata dari hasil audit BPK saja, namun bagaimana APBN dan APBD itu bermanfaat instrumen keuangan pusat dan daerah dalam memecahkan masalah yang dihadapi oleh bangsa dan negara Indonesia. 


“Tahun ini kita mencatat banyak kementerian, lembaga dan pemerintah daerah yang mendapat WTP, kalau untuk daerah 92,25 persen naik dari tahun sebelumnya 89,7 persen atau 500 pemerintah daerah mendapat WTP, sementara untuk pusat 83 dari 87 Laporan Keuangan Kementerian dan Lembaga (LKKL) yang mendapatkan WTP,“ ucapnya. 


Disadari Sri Mulyani, jika keuangan negara Pusat dan Daerah dua tahun belakangan ini masih menjadi andalan dalam hal penanganan Covid-19 dan itu sangat ekstra ordinery dan tidak biasa serta sangat kritis namun masih mengedepankan azas akuntabilitas. 


Turut mendampingi Bupati Eka Putra saat menerima penghargaan tersebut Asisten Administrasi Umum Helfi Rahmi Harun, Kepala Badan Keuangan Daerah Darfizal, Inspektur Desi Rima, Sekretaris BKD Wina Martayeni, Kabid Pengelolaan Aset Jammi Saputra dan Kabit Akuntansi Fitria. (YB/Prok)

Bupati Eka Putra Rakor Dengan Pemerintah Pusat Untuk Perjuangkan Nasib Non ASN
Rabu, September 21, 2022

On Rabu, September 21, 2022




INFO|JAKARTA - Penghapusan pegawai Non Aparatur Sipil Negara (Non-ASN) yang masih gonjang ganjing informasinya terus menjadi perbincangan di kalangan pemerintah daerah di seluruh wilayah Indonesia mengingat kebutuhan pegawai yang bekerja di lembaga atau institusi pemerintahan itu terus meningkat, namun dengan kemampuan keuangan negara maupun daerah juga tidak semua bisa diakomodir. 


Mengingat hal itu Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, mengadakan Rapat Koordinas (Rakor) dengan tema, “Tindak Lanjut Penyelesaian Permasalahan Tenaga Non ASN Dilingkungan Pemerintah Daerah di Puri Agung Convention Hall, Hotel Sahid Jakarta Jl. Jendral Sudirman, Kav 86 Jakarta Pusat, Rabu (21/9/2022).


Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM yang menghadiri langsung rakor tersebut mengingat pentingnya hal ini dan masih banyak tenaga non ASN yang bekerja di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar dan perlu diperjuangkan, berharap tidak ada pemberhentian pegawai Non ASN yang telah mengabdi dan bekerja di Pemda. 


“Kita berharap tidak ada pemberhentian tenaga non ASN, kita beri kesempatan hingga 2025 nanti, dan terkait tenaga P3K juga harus ada anggaran dari Pemerintah Pusat karena kita daerah juga tidak akan mampu membiayai keseluruhannya, karena kita Tanah Datar juga daerah yang tidak memiliki industri ataupun sumber kekayaan alam yang dapat dikembangkan,” ujarnya. 


Dikatakan Bupati Eka Putra pada Rakor yang dihadiri hampir seluruh kepala daerah se-Indonesia itu, bahwa intinya bagaimanapun kepala daerah harus memperjuangkan agar tidak ada pemberhentian bagi tenaga non ASN. Pemerintah Pusat juga harus mengalokasikan anggaran bagi tenaga P3K untuk daerah-daerah yang memang memiliki anggaran terbatas termasuk Kabupaten Tanah Datar. 


“Kita menyampaikan aspirasi kepada Kemenpan RB, Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kepala BKN yang diundang sekaligus menjadi narasumber pada rakor kali ini,” tambah Eka Putra. 


Sementara itu, Menpan RB Abdullah Azwar Anas mengatakan permasalahan pegawai ASN maupun Non ASN terkait dengan Undang-Undang dan Peraturan Presiden (PP).


“Kami selalu berkoordinasi dengan BKN dan itu intens untuk menyamakan data sehingga tidak ada penumpang gelap yang menyusup,” ujarnya. 


Dikatakan Azwar Anas, ke depan Kemenpan akan didesign dengan sistem ke arah digital karena ini lebih murah dan lebih efisien dan ini juga arahan dari Presiden. Ini sebuah keniscayaan, tidak ada pilihan di luar distrubsi atau suatu era perubahan secara besar dan inovasi yang secara fundamental sehingga berubah pada tatanan dan sistem secara yang lebih baru. 


Digambarkan Azwar Anas teori management Peter Drucker, ASN itu dalam melayani harus cepat (Speed), punya (inovasi) dan marketing sehingga betul-betul efektif dan efisien. 


Azwar Anas menyebut terakhir pengangkatan pegawai honorer itu pada tahun 2005 PP 48 dari data BKN ada 920.702 tenaga honorer dan diangkat menjadi PNS secara otomatis dengan hanya seleksi administrasi. Tersisa sebanyak 60 ribu, dan sejak itu tidak ada lagi pengangkatan. 


Berdasarkan PP 56 tahun 2012 pendaftaran diluar PP 48 tahun 2005 membengkak lebih besar, jadi setiap pendataan terus bertambah. Terdapat afirmasi penurunan passing grade dari 100 ke 80, terus 60 kemudian tinggal 10 masih ada yang tidak lulus sebanyak 438.000, jadi kapan selesainya. 


“Dari data yang masuk usulan dari daerah sampai tadi malam dari sisa yang harus diselesaikan 438.000 masuk data sebanyak 1.100.000 non ASN dan jika ini diangkat semua tanpa ada formasi umum tentu akan menjadi masalah juga bagi daerah,” ujarnya. 


Sebelumnya Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan Bupati Dharmasraya minta Menpan RB dapat menyelesaikan permasalahan tenaga Non ASN tersebut dan juga tenaga P3K yang sesuai dengan PP Nomor 49 tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja. 


Dikatakan Sutan Riska, dari pembicaraan sebelumnya bahwa pegawai Non ASN atau honorer hingga Oktober 2023 mendatang akan dihapuskan dan ini menjadi kegelisahan bagi kepala daerah diseluruh Indonesia. 


Sementara itu daerah masih sangat membutuhkan seperti tenaga guru, kesehatan, Satpol PP dan Damkar, Perhubungan dan lainnya menjadi khawatir akan kehilangan pekerjaanya. 


“Sementara untuk kesempatan menjadi tenaga P3K melalui seleksi terbuka dengan persyaratan tertentu menjadi kendala bagi tenaga honorer yang sudah lama terlebih jika bersaing dengan lulusan sarjana yang baru lulus, sedangkan bagi pemerintah daerah pengangkatan P3K sebagai konsekuensi dan penghapusan honorer jelas akan membebani,” ujarnya. 


Dikatakan Sutan Riska terkait P3K ini, karena standar gaji sama dengan ASN, maka ia minta Pemerintah Pusat juga mengucurkan anggaran kepada daerah. (YB/Prok)

Herru Rahman Masuk 6 Nominasi Terbaik Sebagai Camat Berprestasi Tingkat Provinsi Sumbar
Rabu, September 21, 2022

On Rabu, September 21, 2022




INFO|Tanah Datar - Program Inovasi "Rajawali" yakni Rapat Kerja dengan Jajaran Wali Nagari yang digagas Camat Salimpaung Herru Rahman mengantarkannya masuk nominasi 6 terbaik Camat Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatra Barat Tahun 2022. 


Menindaklanjuti ekspos Herru Rahman beberapa waktu lalu di Provinsi Sumatra Barat beberapa waktu lalu, Tim Penilai Kompetensi Camat lakukan verifikasi langsung ke Kecamatan Salimpaung untuk menilai yang terbaik, Rabu (21/9/2022). 


Tim penilai terdiri dari dua orang pamong senior yakni Drs. Alwi yang merupakan mantan Sekda provinsi Sumbar, Drs. Mardi mantan Inspektur provinsi Sumbar, bersama Ketua Tim Verifikasi Andri Yulika Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Sumbar bersama anggota disambut Sekda Iqbal Ramadi Payana dan Organisasi Perangkat Daerah terkait. 


Dikatakan Herru, Program Rajawali mengusung tema melaksanakan rapat koordinasi pemerintah Kecamatan dengan Wali Nagari di alam terbuka. 


"Di kantor Kecamatan kita membuat sebuah ruang terbuka yang diberi nama Palanta Talampau Sayang singkatan Pelayanan Kecamatan untuk Tabek Patah, Lawang Mandahiling, Salimpaung, Sumanik, Situmbuk, dan Supayang," sampainya.


Tidak hanya itu, Herru juga menyampaikan, sejak diberi amanah menjadi Camat Salimpaung, berbagai terobosan dan inovasi dilakukan dalam peningkatan pelayanan, pembangunan, serta ikut mensukseskan isu strategis Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.


Fasilitasi pembangunan pasar Nagari Sumanik dengan pendekatan kepada masyarakat dalam upaya menciptakan Trantibum pada saat pra dan pasca pembangunan.


Inovasi Bidang Pelaksanaan Pembangunan, memfasilitasi kegiatan swadaya masyarakat dalam melaksanakan pembangunan sarana prasarana di Nagari seperti rabat beton di nagari Sumanik dengan panjang ruas 1.120 meter yang melibatkan perantau Sumanik.


Belum lama Herru juga melakukan fasilitasi program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar yakni pelaksanaan satu Nagari satu event di Talago Kamba Nagari Tabek Patah. 


Di kesempatan itu Herru juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung berbagai inovasi yang dilakukan.


"Saya menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan kerjasama semua pihak, baik Wali Nagari se Kecamatan Salimpaung, unsur Forkopimca, serta stakeholder terkait, dan elemen masyarakat di Kecamatan Salimpaung yang telah mendukung berbagai inovasi yang dilakukan," kata Herru. 


Kemudian Bupati Tanah Datar diwakili Sekda Iqbal Ramadi Payana mengatakan, dalam menentukan yang bakal mewakili Tanah Datar pada ajang kompetisi Camat, Pemda Tanah Datar tidak lantas menunjuk begitu saja.


"Pemda telah melakukan seleksi yang sangat ketat, dari 14 camat diseleksi menjadi 6 besar, selanjutnya Camat Salimpaung terpilih menjadi yang paling berprestasi untuk mewakili Kabupaten Tanah Datar dalam ajang kompetisi Camat berprestasi ditingkat Propinsi Sumatera Barat," kata Iqbal.


Sekda Iqbal mengungkapkan, selain melaksanakan tugas dan fungsinya, Camat juga harus berperan sebagai perpanjangan tangan bupati di Kecamatan.


"Seorang Camat harus tinggal di rumah dinas yang telah di sediakan, kemudian juga dituntut untuk melahirkan berbagai inovasi agar pelayanan dapat diakses dengan cepat dan tepat oleh masyarakat untuk memudahkan mereka memperoleh pelayanan," ungkapnya.


Diakhir arahan Sekda Iqbal berharap Camat Salimpaung bisa menjadi Camat terbaik di Sumbar dengan kelebihannya serta inovasi yang telah diluncurkan. 


"Selamat atas prestasi telah mampu menjadi nominasi 6 terbaik di Sumbar, semoga ke depan mampu menjadi terbaik pada penilaian tahap II ini," tukasnya. 


Sementara itu Ketua tim penilai Andri Yulika mengatakan, pada hakikatnya penilaian ini merupakan ajang pembinaan kepada Camat terkait dengan tugas pokok yang telah dilakukan.


"Untuk itu fokus penilaian akan dibagi dalam tiga bidang yaitu bidang Penyelengaraan Pemerintahan, Pelayanan Publik dan Pemberdayaan Masyarakat," sampainya.


Karena itu, tambah Andri, diharapkan Camat yang telah ditunjuk untuk dikunjungi agar memberikan informasi yang jelas dan tidak mengada-ngada. 


"Di samping menggali informasi kepada Camat, tim juga akan meminta tanggapan masyarakat atas inovasi yang telah dilakukan dan memasuki ruangan pelayanan, untuk proses penilaian kami harapkan kerja sama dari semua pihak," ujarnya. (YB/Prok)

Tim Verifikasi Kunjungi Nagari Padang Gantiang, Ny Patty Richi Aprian : Penialian ini di Harapkan Memberikan Azas Manfaat
Rabu, September 21, 2022

On Rabu, September 21, 2022




INFO|Tanah Datar - Kelanjutan penilaian lomba Gerak PKK dan Ketua Kelompok Dasawisma Berprestasi Tingkat Kabupaten Tanah Datar, tim penilai dibawah komando Wakil Ketua TP PKK Ny. Patty Richi Aprian mengunjungi TP PKK Nagari Padang Gantiang, Kecamatan Padang Ganting, Rabu (21/9/2022). 


Dikatakan Ny. Patty, kunjungan lapangan yang dilaksanakan ia bersama tim penilai merupakan lanjutan dari paparan atau ekspos dari TP PKK Nagari Padang Gantiang. 


"Kedatangan kami untuk melihat dan menilai langsung berbagai sektor penilaian yang telah ditetapkan, apakah sesuai dengan apa yang dipaparkan sebelumnya," sampainya. 


Namun yang perlu digaris bawahi, tambah Patty, apa yang dilakukan oleh TP PKK Nagari hendaknya mengedepankan azas manfaat untuk kebaikan. 


"TP PKK Nagari Padang Gantiang telah mampu masuk nominasi 6 besar, setidaknya juara harapan III sudah ditangan. Saya berharap dalam kegiatan ini tidak hanya nilai tinggi dan juara yang menjadi hal utama, namun hendaknya juga azas manfaat program yang dilaksanakan untuk turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya. 


Dan tentunya, tambah Ny. Patty, kunjungan tim penilai sebagai salah satu sarana dan wadah evaluasi bagi TP PKK dam Dasawisma yang dikunjungi. 


"Sekiranya ada hal yang dirasa kurang dan belum maksimal dari komponen yang dinilai tim, tentunya diharapkan TP PKK Nagari yang dinilai segera membenahi untuk lebih baik lagi," tukasnya. 


Sementara itu Camat Padang Ganting Ronal Satria yang menjabat pembina TP PKK Kecamatan menyampaikan, terima kasih atas kunjungan tim verifikasi ke Nagari Padang Gantiang. 


"Terima kasih atas kunjungan tim verifikasi. Dan mohon maaf sekiranya terdapat kekurangan dalam penyambutan, semoga tidak mengurangi makna kegiatan kita hari ini," ujarnya. 


Diungkapkan Ronal, prestasi mampu menjadi 6 besar sudah menjadi kebanggaan TP PKK dan bagi masyarakat Nagari Padang Gantiang. 


"Prestasi ini menjadi penyemangat dan momentum bagi TP PKK Kecamatan ataupun Nagari untuk lebih giat dan lebih baik ke depan, karena sudah dua tahun akibat pandemi banyak kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan. Dan, sekiranya ada kekurangan dimohonkan tim memberi arahan dan petunjuk agar bisa lebih sempurna dan baik lagi," tukasnya. 


Turut hadir Forkopimca Padang Ganting, Ketua TP PKK Kecamatan Padang Ganting, Wali Nagari Padang Gantiang, Ketua TP PKK Nagari Padang Gantiang beserta anggota dan undangan lainnya. (YB/Prok)

Wabup Richi Aprian Kunjungi Ponpes Tahfidz Al Hidayah Sleman
Rabu, September 21, 2022

On Rabu, September 21, 2022




INFO|Tanah Datar - Dari tahun ke tahun rumah tahfidz di Tanah Datar semakin berkembang. Melihat fenomena itu, perlu adanya langkah dari pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas maupun kuantitas dari masing-masing rumah tahfidz. 


Salah satu langkah yang diambil pemerintah daerah ialah melakukan studi banding ke tempat yang dianggap telah menerapkan metode khusus dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas di rumah tahfidz atau pondok pesantrennya. 


Seperti yang dilakukan Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian, SH. MH didampingi Kabag Kesra Setda Tanah Datar Drs. Dadan Hendarsyah beserta jajaran dengan mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Al Hidayah, di Sleman, Yogyakarta, Rabu (21/9/2022).


"Kita melihat atau pelajari metode hingga bagaimana cara pengurus ponpes Tahfidz Al Hidayah mendidik seluruh santrinya dalam menghafal Al-Quran," ujar Wabup Richi. 


Wabup Richi juga berharap dari kunjungan itu, ada cara atau metode baru yang nantinya dapat diterapkan di rumah tahfidz di Tanah Datar. 


"Insha allah kunjungan kami ini tidak hanya melakukan studi banding, akan tetapi juga menjalin silaturahmi, mudah-mudahan pengalaman ini bermanfaat bagi kami," ujar Wabup Richi. 


Sementara itu, Pengurus Ponpes Tahfidz Al Hidayah Teguh Ghozali mengatakan semenjak berdirinya ponpes ini di tahun 2013, banyak dari santriwan maupun santriwati telah berhasil menghafal Al-Quran selang waktu 2 sampai 3 tahun. 


Dikatakan Teguh Ghozali, Ponpes Tahfidz Al Hidayah secara konsisten menerapkan  metode  pembelajaran secara bertahap. Baik dilakukan mandiri, kelompok hingga ditempatkan langsung ke masjid-masjid sekitar ponpes sebagai imam dan sebagainya. 


Ia menambahkan santriwan dan santriwati di Ponpes Tahfidz Al Hidayah berasal dari berbagai daerah di Indonesia, selama berada di Ponpes tersebut para santriwan dan santriwati tidak dipungut biaya sama sekali. 


"Santri kita berasal dari berbagai daerah di Indonesia, kita selalu ingatkan kepada para santri agar berkomitmen sewaktu keluar dari Ponpes Tahfidz Al Hidayah sudah berhasil menghafal Al-Quran," pungkas Teguh Ghozali. (YB/Prok)

Tampilkan Batik Khas Batu Taba, UP2K Sariak Sarumpun Mendapat Penilaian Dari Tim PKK Kabupaten Tanah Datar
Selasa, September 20, 2022

On Selasa, September 20, 2022



INFO|Tanah Datar - TP PKK Kabupaten Tanah Datar kembali lakukan verifikasi lapangan dalam rangka penilaian lomba gerakan PKK dan Ketua Kelompok Dasawisma Berprestasi tingkat kabupaten Tanah Datar ke nagari Batu Taba kecamatan Batipuh Selatan yang dipimpin Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Datar Ny. Patty Richi Aprian, di aula kantor Wali Nagari setempat, Selasa (20/9/2022).


Pada kunjungan dalam rangka  verifikasi lapangan UP2K Sariak Sarumpun nagari Batu Taba tampilkan batik khas Batu Taba yang bemotifkan Bilih Disalo Jariamun dan Jujuang Talam. 


Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Datar Ny. Patty Richi Aprian  sampaikan apresiasi kepada gerakan PKK nagari Batu Taba yang telah membina Dasawisma untuk memproduksi batik dan juga melibatkan generasi muda kreatif untuk membuat motif. 


"Saya bangga dengan PKK nagari Batu Taba yang telah memanfaatkan peluang untuk  mengembangkan UP2K dengan membatik itupun dengan corak motif khas Batu Taba yang juga melibatkan generasi muda kreatif," sampai ny patty. 


Ny patty dalam sambutannya sampaikan kunjungan tim saat ini ke nagari Batu Taba dimana sebelumnya telah dilakukan penilaian profil dan dan lomba ekspos gerakan PKK juga Ketua Kelompok Dasawisma Berprestasi se Kabupaten Tanah Datar. 


"Verifikasi lapangan ini dilakukan guna untuk melihat lebih dekat dan melihat kebenaran atau kesesuaian antara profil yang telah disampaikan dengan kondisi riil yang ada di lapangan," ungkapnya. 


Lebih lanjut, Ny. Patty sampaikan hari ini kita akan melihat langsung kesesuaian profil yang sudah kami terima dengan fakta yang ada di lapangan. 


Sementara Camat Batipuh Selatan Beny sampaikan gerakan PKK nagari Batu Taba sudah melakukan persiapan sejak lama dan siap untuk mewakili kabupaten Tanah Datar ke tingkat provinsi.


"Segala sesuatu telah disiapkan apalagi pada akhir bulan ini nagari Batu Taba juga akan melaksanakan satu nagari event yang di beri nama Batu Taba Galundi Festival," ungkapnya.(YB/Prok)