Articles by "Pariwisata"

Showing posts with label Pariwisata. Show all posts

Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang Tunda Perjalanan Dinas Selama PPKM.

INFONUSANTARA.NET -- Fraksi Partai Gerindra Kota Padang akhirnya memutuskan untuk menunda semua perjalanan dinas atau kunjungan kerja ke luar Sumatera Barat.

"Kami fraksi Partai Gerindra sepakat untuk menunda perjalanan dinas selama waktu yang belum ditentukan," ungkap Mastilizal Aye, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Padang, usai rapat fraksi, Selasa, 13 Juli 2021.

Dikatakan Aye, keputusan itu diambil berdasarkan arahan dari Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Sumatera Barat Andre Rosiade.

"Kita menyadari, saat ini di Kota Padang dan beberapa daerah di Sumbar sedang diterapkan PPKM. Hal serupa juga terjadi di beberapa daerah di Indonesia," kata Aye.

Meski demikian, jelas Aye, Fraksi Partai Gerindra akan mengalihkan kegiatan ke beberapa titik penyekatan di Kota Padang.

"Kami akan turun ke lapangan, ke lokasi penyekatan untuk memantau pelaksanaan PPKM," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, DPRD Kota Padang melalui Bamus telah menyepakati akan melakukan kunjungan kerja ke Kota Pekan Baru.

Namun dengan telah disepakatinya penundaan perjalanan tersebut, Fraksi Gerindra Kota Padang memanfaatkan untuk memantau penerapan PPKM di Kota Padang.(Inf)


PASBAR,infonusantara.net – Pasca kebakaran tiga unit rumah warga di Jorong Pasar Lama, Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat alami kerugian diperkirakan lebih kurang Rp 400.000.000.

Bhabinkamtibmas Polsek Lembah Melintang, Bripka Riski Amalia bersama Babinsa Pelda Firman menyebut, insiden kebakaran di di duga api dari konsleting arus pendek dari rumah Gufron (65).

Dia menyebut, rumah berdempetan serta rumah kontruksinya dari kayu sehingga dengan begitu cepat api menyambar deretan rumah tetangga yang ada di lokasi.

“Akibat kebakaran yang mengalami tiga unit milik Gufron (65) Basri (70) dan rumah Narli (40) menelan kerugian di perkirakan lebih kurang Rp.400 juta” sebutnya kepada media, Minggu (25/4/2021).

Dikatakan, kebakaran hebat itu posisi rumah berdempetan, sedangkan rumah Gufron yang tempat titik arus pendek berada di posisi tengah, sehingga rumah yang tetangga sebelah juga kena imbas api dan membakar hangus rata dengan tanah.

Pada saat kejadian Babinsa Wilayah Kecamatan Lembah Melintang, Koramil 06 Ujung Gading, Kodim 0305 Pasaman Bersama Forkopimca Lembah Melintang dibantu 4 (empat) unit Mobil Pemadam Kebakaran Pasaman Barat dan Masyarakat segera membantu melakukan pemadaman api.

Namun saat pemadaman tidak banyak yang bisa di selamatkan barang-barang yang ada di dalam rumah milik warga, karena api cepat membakar dan merembet ke rumah tetangga, sehingga tiga rumah ludes terbakar.

Api sudah dapat dipadamkan, Kondisi warga yang rumahnya terbakar saat ini tinggal sementara waktu di rumah familinya, direncanakan besok pagi dikakukan pembersihan puing-puing rumah yang terbakar. (wisnu utama).


Editor : Heri Suprianto

Kapolsek Padang Selatan AKP Ridwan S.Ag,MH pimpin giat pengamanan dan pengawasan terhadap objek wisata Pantai Air Manis Kelurahan Air Manis Kecamatan Padang Selatan, Jum'at (12/2/2021) 

INFONUSANTARA.NET -- Jajaran Polsek Padang Selatan laksanakan giat pengamanan dan pengawasan Objek Wisata Pantai Air Manis laksanakan perintah Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir Sik MH kepada seluruh personil Polri Polresta Padang dan Forkopimda serta dalam rangka menyikapi Surat Edaran (SE) Walikota Padang bernomor 200/58/Kesbangpol-pdg/2-2021.

Diketahui, SE bernomor 200/58/Kesbangpol-pdg/2-2021 itu, Pemko Padang mengimbau masyarakat untuk mengurangi kegiatan di luar rumah. Kemudian kepada pengusaha, pengelola mal/pusat perdagangan, tempat wisata, hiburan dan lainnya agar membatasi kegiatan operasional usahanya.

Adapun lokasi pengamanan di wilayah objek wisata itu diantaranya,Gerbang Pemko Padang, Gerbang Anto Baret, Simpang Empat jalan baru. 


Pada Jum'at (12/2/2021) pukul 07.00 WIB Polsek Padang Selatan langsung pimpinan Kapolsek Padang Selatan AKP Ridwan S.ag,MH melangsungkan giat pengamanan serta pengawasan objek wisata Pantai Air Manis Kelurahan Air Manis Kecamatan Padang Selatan.

Kapolsek Padang Selatan AKP Ridwan S.Ag,MH, menyampaikan saat ini melalui kami dari jajaran Polsek Padang Selatan, TNI serta Satpol PP  melangsungkan pengawasan sekaligus pengamanan objek wisata Pantai Air Manis dari keramaian wisatawan lokal maupun luar daerah untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran virus Covid-19, pada libur Tahun Baru Imlek 2021 ini, dimulai pukul 07.00 -18.00 WIB dari Jumat (12 /2) sampai Minggu (14/2).

AKP Ridwan menjelaskan, dalam giat ini kami hanya membatasi dan bagi pengunjung silahkan datang namun dalam penerapan protokol kesehatan. Giat ini merupakan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

Jika dalam pandangan kepolisian serta petugas lainnya dilapangan nanti tidak protokes dalam berkumpul -kumpul dan perpotensi covid, maka kunjungan itu  di buburkan. Namun jika pengunjung masih dalam keadaan normal dan prokes, ya tidak ada masalah. 

"Kami dari kepolisian hanya membatasi keramaian para pengunjung di objek wisata Pantai Air Manis bukan menutup. Pengunjung hanya sampai pukul 18.00 WIB di lokasi wisata, " ujar AKP Ridwan.

Menurut AKP Ridwan diperlukan penguatan koordinasi untuk pelaksanaan pengawasan masyarakat dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19. "Apalagi di wilayah Padang Selatan terdapat beberapa destinasi wisata yang berpotensi mengundang kerumunan orang banyak di saat libur Imlek 2021 ini, "pungkas Kapolsek Padang Selatan AKP Ridwan S.ag,MH.


Sebelumnya, Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir Sik MH, kepada wartawan, Kamis (11/2/2021) menyampaikan,"Kami bersama unsur Pemerintah Kota Padang sudah menyiapkan langkah-langkah mengantisipasi libur panjang dalam perayaan hari Imlek.

"Dalam hal ini kami telah menyiapkan langkah. Pertama kami mengimbau kepada masyarakat mulai nanti malam pukul 21.00 WIB, semua tempat hiburan malam, kafe, restoran dan tempat keramaian yang ada ditutup," sambungnya. 

Imran menegaskan upaya ini dilakukan untuk menekan penyebaran covid-19 di Kota Padang. Apalagi dari data pihaknya, hunian atau pesanan hotel saat ini telah penuh. 

"Kami tahu data terkahir hunian, pesanan hotel sudah full dalam tiga hari ini. Kami mengantisipasi jangan sampai terjadi klaster baru dan peningkatan positif covid-19," jelasnya. 

Selain lokasi tempat hiburan malam dan restoran, pihak kepolisian juga akan membatasi mobilitas keluar masuk masyarakat ke objek wisata Pantai Air Manis dan Pantai Padang. Beberapa jalan alternatif menuju kawasan pantai ditutup. 

Menurut Imran, untuk pintu keluar dan masuk kawasan Pantai Padang hanya ada dua. Di antaranya awal Jalan Samudera dekat Masjid Al Hakim dan persimpangan Pool NPM.

"Mulai pagi besok sampai 07.00-18.00 WIB dari Jumat sampai Minggu, kami buat aturan titik keluar masuk hanya ada dua. Untuk semua akses pintu masuk lainnya ditutup mati," tuturnya. 

"Untuk masyarakat yang berada di kawasan Pantai Padang, kata Imran, pihaknya juga membatasi waktu selama empat jam. Jika melebihi waktu, masyarakat diminta untuk keluar dari area Pantai Padang.Atau sebelum waktu yang ditentukan sudah mulai banyak kerumunan, kami akan lakukan pembubaran," ungkap Kapolresta Padang.(Inf)


 


INFONUSANTARA.NET - Rumah makan Muara Baru merupakan salah satu pilihan bagi wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Pasir Jambak Kota Padang.

Rumah makan ini terletak di tepi pantai nan indah dipandang mata di Pasia Jambak Kelurahan Pasia Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. 

Menu yang disajikan pun beragam dari olahan ikan dan hasil laut lainnya plus masakan tradisional Kota Padang. 

Mulai dari ikan bakar, cumi bakar, udang bakar, ikan gulai, ikan goreng, latur cumi, udang gulai, kepala ikan, dan kepiting dengan beragam olahan.

Tak kalah mengundang selera, di RM Muara Baru Anda juga akan disuguhkan masakan tradisional Kota Padang, seperti samba lado tanak, rakik bada, palai bada, telur dadar, samba jariang mudo, dan lainnya.

"Di sini, yang enak dan selalu saya cari itu, ya ikan bakarnya. Enak sekali, bikin ketagihan," ungkap Melizawati, salah seorang pengunjung yang ditemui media ini saat menikmati makanan di Rumah Makan Muaro Baru, Minggu, 31 Januari 2021.

"Kalau saya, ya udang bakar dan cumi bakarnya. Terasa nikmat di lidah, anak saya juga suka," ungkap Hanny Tanjung, pengunjung lainnya.

Keduanya mengaku, setelah puas menikmati keindahan pantai Pasia Jambak, mereka pun mengisi perut yang lapar di siang hari ke Rumah Makan Muara Baru.

Menariknya, pengunjung rumah makan yang satu ini, tidak hanya wisatawan, tetapi juga para pejabat dan pengusaha, banyak menyambangi rumah makan yang terbilang sederhana ini. 

Soal harga, jangan khawatir. Harga menu yang ditawarkan bervariasi sesuai selera pengunjung. Pokoknya, pas didompet lah.

"Harga bervariasi. Misalnya ikan bakar, itu tergantung berat ikannya, berapa kilo," ungkap Delma Putra,mewakili keponakannya, Darmawan pemilik Rumah Makan Muara Baru.(By/Inf) 


Ketua Komisi I DPRD Kota Padang Elly Thrisyanti

INFONUSANTARA.NET - Walau masa liburan di akhir tahun telah tiba, membiasakan dan mewajibkan diri untuk mematuhi protokol kesehatan merupakan salah satu kunci agar COVID-19 dapat ditekan penyebarannya. 

Namun hal ini dibutuhkan perilaku disiplin dari diri sendiri yang sangat perlu untuk dilakukan secara kolektif dengan penuh kesadaran. Kalau tidak perlu sekali untuk keluar, lebih baik di rumah saja 'Stay At Home' ini lebih baik. 

Hal itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kota Padang Elly Thrisyanti berkaitan dengan momen libur panjang di penutup Desember 2020, sekaligus menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dimasa pandemi ini.

Selain itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Padang Elly Thrisyanti meminta pelaku industri wisata dan dinas terkait menerapkan protokol kesehatan secara ketat terhadap pengunjung di tempat destinasi wisata yang ada Kota Padang.

Hal ini bertujuan agar tidak menciptakan cluster baru pasca libur panjang.Apalagi Januari 2021 pemerintah berencana membuka kembali pembelajaran tatap muka di sekolah.

“Bagaimanapun yang menggeliatkan ekonomi di Kota Padang itu adalah sektor wisata. Oleh karena itu, saya meminta pemerintah dan pelaku industri pariwisata di Kota Padang untuk komitmen menerapkan protokol kesehatan terhadap pengunjung. Pemerintah juga harus tegas terhadap pengunjung tanpa penerapan protokol 3M,” sebut Elly Thrisyanti dihubungi media ini, Selasa (29/12).

Untuk memberikan kenyamanan dan lingkungan obyek wisata bagi pengunjung, Elly Thrisyanti meminta masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan Kota Padang, khususnya di tempat-tempat pariwisata.

“Bagaimanapun, kita harus memberikan kenyamanan dan suasana lingkungan sehat bagi pengunjung. Oleh karena itu, selalu jalani protokol 3M, buang sampah pada tempatnya. Dan dinas terkait, harus menjaga kebersihan Pantai Padang yang menjadi daya magnet bagi wisatawan,” tambahnya.

Selain itu, untuk memberikan rasa aman bagi pengunjung, Elly Trhrisyanti meminta aparat terkait menindak tegas tindakan pungli-pungli yang dilakukan oleh masyarakat, dan juga penertiban petugas parkir liar yang biasanya tumbuh subur saat musim liburan tiba.

Walau di masa pandemi, kita harus menjaga ketertiban di Kota Padang. Berikan rasa aman, nyaman, dan sehat terhadap wisatawan yang datang ke Kota Padang. 

"Oleh karena itu, kami meminta, dilakukannya penertiban terhadap oknum masyarakat yang masih melakukan pungli. Selain itu, juga dilakukan penertiban terhadap oknum petugas parkir liar yang ada di sudut-sudut Kota Padang, khususnya tempat obyek wisata,” pungkasnya.

Sementara Kadis Pariwisata dan Budaya Kota Padang, Arfian menyampaikan bahwa untuk lokasi objek wisata tetap buka,namun kita tetap melakukan pengawasan ketat kepada pengunjung dalam hal penerapan protokol kesehatan.

Sesuai maklumat Kapolri melalui Kapolres terkait prokes, kita sudah membentuk tim gabungan SK4 dalam mengawasi lokasi wisata, tempat tempat hiburan malam cafe dan karaoke, antisipasi kerumanan disaat libur panjang sambut tahun baru ini.

Tim gabungan akan membubarkan kerumunan massa, apa lagi yang tidak menggunakan masker. "Mari sama - sama menerapkan protokol kesehatan, jaga jarak,cuci tangan dan gunakan masker agar cluster baru tidak terjadi di pasca libur akhir tahun ini," pungkas Arfian.(Inf) 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang,Arfian.(ist)

INFONUSANTARA -- Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, Arfian menyampaikan bahwa untuk lokasi objek wisata pada  libur panjang akhir tahun tetap buka.

Kondisi pandemi saat ini kita tetap melakukan pengawasan ketat kepada pengunjung dalam hal penerapan protokol kesehatan.

"Sesuai maklumat Kapolri melalui Kapolres terkait prokes, kita sudah membentuk tim gabungan SK4 dalam mengawasi lokasi wisata, tempat - tempat hiburan malam cafe dan karaoke, tujuan antisipasi kerumanan disaat libur panjang sambut tahun baru ini," ujarnya.

Tim gabungan akan membubarkan kerumunan massa, apa lagi yang tidak menerapkan protokol kesehatan, menggunakan masker. 

"Mari sama - sama menerapkan protokol kesehatan, jaga jarak,cuci tangan dan gunakan masker agar cluster baru tidak terjadi pasca libur akhir tahun ini," pungkas Arfian.(Inf) 



Infonusantara.net -Pagelaran anak nagari Pauh IX Kuranji Urak Balabek yang digelar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Padang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kota Padang di Medan Nan Bapaneh Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX merupakan bagian dari pelestarian nilai - nilai adat dan budaya Pauh si Ampek Baleh (XIV), yaitu Pauh V dan Pauh IX Kecamatan Kuranji Kota Padang.

Ketua IPSI Kota Padang Zulhardi Z.Latif 
Urak Balabek merupakan rangkaian prosesi tradisi dalam rangka malewakan (pengukuhan) guru tuo silek (silat) di daerah Pauh si Ampek Baleh. Dimana ratusan pandeka (Pendekar) silat Pauh IX, Kecamatan Kuranji diarak  menggunakan bendi start di halaman kantor KAN Pauh V menuju kantor KAN Pauh IX.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Walikota Padang Hendri Septa,BBus.MIB, dan hadir pada kegiatan itu anggota DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, anggota DPRD Kota Padang Mastilizal aye, Zalmadi Malin Basa, Yandri Hanafi, Muzni Zein, Irwan Basyir Dt Rajo Alam Ketua MPA ( Majelis Pertimbangan Adat) KAN Kuranji, M.Fikar Datuak Rajo Magek, Niniak mamak, bundo Kanduang, ratusan pandeka silek dan masyarakat Pauh Kuranji Kota Padang.

Zulhardi Z.Latif selaku Ketua umum IPSI Kota Padang menyampaikan kegiatan Urak Balabek ini di angkat sebagai upaya melestarikan budaya. Urak Balabek merupakan prosesi pelewaan mengangkat guru-guru tuo silek di daerah Pauh si Ampek Baleh. Dimana guru tuo silek ini lah yang akan mengajarkan kepada murid di Sasaran sasaran Silat di Pauh Kuranji sebagai regenerasi silek Pauh

Tahun depan kita minta kegiatan ini akan di adakan di Pauh V , agar terjadi kembali singkronisasi antara Pauh V dan IX yang disebut Pauh si Ampek Baleh (XIV) dikecamatan Kuranji.

Ia mengatakan, kita hidupkan sasaran -  sasaran silek dan kalau lah sudah hidup sasaran -sasaran silek ini tentunya dapat mengatasi permasalahan anak anak generasi muda kita dalam hal negatif seperti , tawuran, narkoba, pergaulan bebas dan lainnya.

Lebih lanjut disampaikan, melalui Dinas Pariwisata dan budaya yang telah diaganggarkan melalui pokir - pokir anggota dewan. Kita menginginkan kegiatan ini dijadikan ivent agenda tahunan di Kota Padang. Ini tidak kalahnya dengan festival Siti Nurbaya yang telah dilaksanakan sebagai agenda pariwisata tahunan.

"Selain itu Zulhardi Z.Latif juga mengatakan untuk Silek Prestasi IPSI Kota Padang dua kali meraih juara proprov dan dari sepuluh atlet provinsi, empat atlet yang akan bertanding pada kejuaraan PON di Papua adalah dari Kota Padang. Kemudian Silat tradisi selalu juara provinsi dan nasional dan kejuaraan Silat internasional kita berhasil membawa Piala Presiden RI di Batusangkar 2018 lalu, " papar Zulhardi Z.Latif anggota DPRD Kota Padang ini, Kamis (27/2) malam kemarin.
Irwan Basir Datuk Rajo Alam Ketua MPA KAN Pauh IX 
Pada kesempatan itu Irwan Basir Datuk Rajo Alam, Ketua Majelis Pertimbangan Adat (MPA) KAN Pauh IX mengatakan, Rancak Kampung dek Nan Tuo Rami Kampung dek Nan Mudo. Dia mengatakan kegiatan yang digelar ini bisa menjadi Icon yang bisa kita jual menjadi suatu aset wisata budaya yang ada di Kota Padang.

Irwan Basir juga menegaskan, ivent ini jangan untuk hari ini saja, kedepannya kita berharap juga bisa mengundang saudara kita dari negeri seberang seperti Malaysia, Brunei di Medan Nan Bapaneh ini.  "Pauh IX lengkap dengan segala komponennya. Tibo dimato indak di piciangan tibo diparuik indak dikampihan. Mari sama  -sama kita  membangun nagari dengan potensi - potensi yang kita miliki, " pungkasnya.

Sementara Wakil Walikota Padang Hendri Septa mengatakan kegiatan ini adalah tradisi adat budaya yang bisa kita warisi turun temurun kedepannya kepada generasi muda kita.

"Kalaulah acara ini dimasukkan dan kami terima di akhir tahun 2019 lalu, maka kegiatan ivent adat istiadat dan budaya Pauh IX ini sudah pasti masuk dalam List of Ivent Kota Padang, dimana di 2020 ini Kota Padang di penuhi dengan ivent - ivent agenda tahunan, "kata Wawako

Di 2021 kegiatan ini kita akan masukan dalam agenda tahunan. InsyaAllah
kita akan jadikan ivent ini bisa seperti Tabuik di Pariaman yang sudah mendunia, juga seperti di Bali,pariwisata dan adat terus dipertahankan dan di olah anak nagari. Kita inginkan Ivent yang diselenggarakan ini sebagai momentum Kuranji bangkit. Kegiatan adat dan budaya di Kuranji ini bisa tampil nasional juga mendunia. Kita harapkan setiap kecamatan itu punya satu icon


"Basamo kito menjadikan Nagari ini aman. menjadi perhatian kita bersama
terhadap penyakit masyarakat (pekat)
Pergaulan bebas, narkoba,
LBGT,  begal, tawuran. Peran Ninik mamak bundo Kanduang, kita semuanya," ungkap Hendri Septa dalam sambutannya sekaligus secara resmi membuka kegiatan Urak Balabek yang  dimulai 27 hingga 29 Februari 2020. (bim)




dolphin watching
Infonusantara.net - PADANG-Jelang libur akhir tahun 2019 dan mengawali Januari 2020, Nat Dive Sumatra bersama Arsaloka Tours mengajak Anda untuk menghabiskan malam pergantian tahun di pulau. Berbagai rencana telah disiapkan untuk Anda termasuk keluarga, dan kerabat untuk menikmati serta merayakan malam pergantian tahun dengan hal berbeda di Sumatera Barat (Sumbar).

Turtle watching 
Salah satu agen tours di Sumbar mempersembahkan paket hemat khusus untuk meramaikan libur Anda secara bersama-sama, dengan tema Experience of the Marine. Harga paket dimulai harga Rp995.000/orang untuk dua hari satu malam (2H1M). Paket hemat khusus itu, para tamu akan diajak menikmati keindahan bahari di Pulau Pandan atau Kawasan Taman Wisata Perairan Pulau (TWP) Pieh, Sumbar. Bagikan Experience of The Marine kepada keluarga, dan lakukan pemesanan segera sebelum kuota habis, di 0751-8951516, hotline 0813-7622-5434 / 0811-660-1203. Bila lebih lanjut kunjungi kantor kita di Jalan Bundo Kandung No20-28, Padang, Sumbar.

"Tawaran spesial buat tamu Nat Dive Sumatra dan Arsaloka Tours, telah meliputi fasilitas, termasuk agenda untuk memeriahkan pergantian tahun dengan gembira dan bahagia di alam terbuka," kata Erick Smile didampingi Tanhar, Rabu (11/12).

Mulai dari mengenal hewan dilindungi seperti Penyu (Turtle Watching), Historical Island, menjejaki bangunan bekas peninggalan Belanda di tengah pulau. Mengunjungi lokasi sarang semi alami penetasan penyu, melakukan pelepasan tukik (anak penyu). Diajak menikmati keindahan pantai Pulau Pandan (TWP Pieh) hingga sunset menjelang. Kemudian ada Dolphin Watching (monitoring Cetacea/ Mamalia Laut), api unggun, BBQ Jagung dan ikan bakar, hingga pelepasan lampion secara bersama-sama dengan pasangan, keluarga dan atau rekan komunitas di mana pun.

"Kami membuat tamu bahagia, sedalam keinginannya dari lubuk hati untuk mengharapkan yang terbaik, dan sebagai jalan menyelami hidup. Selain itu, para tamu tidak perlu pusing akan fasilitas," kata Tanhar menambahkan.

Pasalnya, manajemen mengutamakan pelayanan, kepuasaan, serta fasilitas bagi setiap tamu atau pelanggan salah satu agen tour di Padang, Sumbar. Katanya, telah meliputi kapal, tiket, makan, tenda, P3K, asuransi jiwa, underwater foto, snorkel, asuransi. Tidak termasuk fasilitas transportasi darat dari lokasi penjemputan ke titik kumpul di Dermaga Muara (Sungai Batang Arau), konsumsi tambahan di luar paket. 

Meski demikian, pihak manajemen menyarankan agar tamu berkeadaan sehat, membawa peralatan obat sendiri selain disediakan manajemen. Ini tentunya agar memeriahkan pergantian tahun gembira dan menjadi pengalaman baru untuk dibagikan kepada relasi, keluarga dan dinding media sosial pribadi, "Semoga Anda Puas dengan pelayanan kami dan sampai jumpa pada kegiatan menarik lainnya," tutup Erick Smile. (*)


Foto: Andre Algamar ( pakai peci) mewakili Kadisbudpar Padang bersama Herry Kurniadi Owner DBFOODS (baju hijau),Tuako HTT dan tokoh masyarakat setempat 

Infonusantara.net - Outlet Pusat Oleh-oleh DBFOODS, yang berlokasi di Jalan Hos Cokroaminoto No. 17A Padang, resmi dibuka usai dilaunching, Minggu pagi (1/12). Pada saat launching ini, DB Foods memberikan diskon sebesar 20 persen.

Pusat Oleh-Oleh Khas Padang seperti Dendeng Balado (DB) Foods ini diresmikan outletnya oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Padang, Kadis Arfian, diwakili melalui Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Wisata Disbudpar Padang, Andree Algamar.

DBFOODS merupakan perusahaan makanan yang bergerak di bidang makanan cepat saji, khususnya spesialis produk makanan khas Padang. Toko oleh-oleh ini sudah dirintis sejak tahun 1969 dengan nama "Dendeng Belakang Kongsi Se-Lie". Tahun 2009 dilakukan rebranding dengan nama DB Foods dan didirikanlah Pusat Oleh-Oleh DB Foods (Factory Outlet) di Jalan Niaga Dalam No 39 Padang.
Herry Kurniadi, Owner DBFOODS (Premium Outlet) Jalan HOS Cokroaminoto No. 17A Padang. 
Untuk merayakan 50 tahun DBFOODS Foods (1969-2019), didirikanlah Pusat Oleh-Oleh DB Foods (Premium Outlet) Jalan HOS Cokroaminoto No. 17A Padang. Perusahaan ini memproduksi makanan utama dendeng balado, selain itu juga memproduksi dendeng lado hijau, dendeng kering, dan rendang.

"Harganya terjangkau, untuk kemasan single Rp 23 ribu, kemasan travel berisi 4 potong Rp 80 ribu, kemasan premium dengan berat 250 gram Rp 125 ribu. Sementara untuk ukuran berat setengah kilogram Rp 150 ribu," ungkap Owner DB Foods Herry Kurniadi.

Dia menambahkan, DB Foods juga mendistribusikan dan menjual produk-produk UMKM khas Padang seperti keripik balado, karak kaliang, kerupuk jangek, dan berbagai macam makanan khas Padang lainnya.
Pemotongan pita peresmian Outlet Pusat Oleh-oleh Khas Padang DB Foods oleh Andre Algamar dan Tuako HTT di di Jalan Hos Cokroaminoto No. 17A Padang
Lebihlanjut sebutnya, yang membedakan dengan yang lain adalah, DB Foods memproduksi makanan dengan menggunakan teknologi sterilisasi dan teknologi vakum. Sehingga produk-produk DB Foods bisa bertahan hingga enam bulan tanpa bahan pengawet. Bahkan jika dimasukkan ke dalam freezer bisa bertahan sampai dua tahun.

"Selain dihasilkan dari olahan menggunakan alat berteknologi tinggi, keunggulan produk-produk, DB Foods sendiri adalah telah tersertifikasi halal dari MUI sejak tahun 2009. Kemudian selain di Kota Padang, produk-produk DB Foods ini juga telah dipasarkan di Jakarta, di sejumlah distributor di kota besar seperti Surabaya, Bandung, Medan, dan Pekanbaru," sebutnya.

DBFOODS saat ini menjadi satu-satunya brand dari Sumatra Barat yang berhasil menembus supermarket premium di ibukota Jakarta dan sekitarnya seperti Ranch Market, Foodhall, Kemchicks, Gelael Supermarket, Lulu Supermarket, dan AEON. Totalnya ada 30 supermarket premium.

Sedangkan di Kota Padang sendiri, ada Christine Hakim, CHIP, Shirley, 4x7, Nan Salero, Rohana Kudus, Silungkang, dan beberapa  Pusat Oleh-Oleh lainnya. Pada tahun 2013, DBFOODS dipercaya oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (saat itu dipimpin oleh Menteri Perdagangan Bapak Gita Wirjawan) untuk mewakili Indonesia di ajang International Food Taipei selama 2 tahun berturut-turut bersama perusahaan-perusahaan raksasa seperti Sosro dan Garudafood.

"Selain itu, sejak tahun 2009, DBFOODS menerapkan sistem produksi modern berteknologi tinggi yang membuat DBFOODS dapat meningkatkan daya tahan produk selama 60 hari di suhu ruang tanpa bahan pengawet, dan 6 bulan di pendingin. Bahkan untuk ekspor, DBFOODS telah mampu memenuhi persyaratan daya tahan 2 tahun di freezer tanpa bahan pengawet. Itu sebabnya DBFOODS telah mampu menjangkau pasar Taiwan dan Singapore sejak tahun 2013," paparnya. 

Dia menyampaikan, bagi pelanggan yang ingin melakukan pemesan melalui media sosial bisa mengakses akun Instagram DB Foods @dbfoods.id, atau bisa menghubungi ke nomor (0751) 30286 dan 0811156166.a Langsung mengunjungi langsung outlet DB Foods kami juga bisa. Outlet kami ada di dua lokasi yakni Factory outlet di Jalan Niaga dan Premium outlet di Jalan Hos Cokroaminoto No. 17A Padang. Kami buka setiap Senin-Sabtu dari mulai pukul 08.00-18.00 WIB.

"Bagi masyarakat yang ingin merasakan citarasa khas Padang, yang sudah bertahan sejak tahun 1969, cobalah DB Foods. Karena kami benar-benar menjaga kualitas, mulai dari bahan baku dengan menggunakan daging pilihan segar bukan daging beku, hingga ke packagingnya," ungkap Herry.


Lebih lanjut dia mengungkapkan, untuk para pecinta kopi, pihaknya juga menyediakan tempat minum kopi yang nyaman berada disamping outlet DB Foods yaitu HER Coffee dengan ciri khas kopi dari Solok Selatan.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Wisata Disbudpar Padang, Andree Algamar mewakili Kadisbudpar Padang mengapresiasi kehadiran outlet DB Foods ini dan berharap ramai dikunjungi konsumen maupun wisatawan. Asalkan para pelaku usaha bisa menggerakkan ekonomi dengan menjadikan iklim usaha yang lebih baik di Kota Padang dan khususnya di Pondok ini, tentunya kita sangat mendukung dan apresiasi sekali.

Selain itu para pelaku usaha diharapkan dapat memajukan dan memberdayakan produk lokal agar bisa menambah inkam bagi masyarakat dilingkungan kita sendiri. Serta bagaimana para pelaku usaha dapat memberikan inovasi inovasi baru serta mempertahankan citarasa produk khususnya spesialis produk makanan khas Padang," pungkas Andre Algamar . (inf)

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Muhammad Taufik Tuanku Rajo Mangkuto bersama awak media. (ist)
Infonusantara.net - Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Muhammad Taufik Tuanku Rajo Mangkuto meminta para pihak yang mempersoalkan pernyataan anggota DPR RI, Alex Indra Lukman terkait pariwisata halal untuk melakukan tabayyun.

"Harusnya mereka tabayyun ke Pak Alex. Ini penting dilakukan, sehingga tidak terjadi salah persepsi terkait pernyataan Pak Alex tersebut. Saya justru melihat Pak Alex berfikir subtantif, ketimbang label. Karena label cenderung membatasi," ujarnya ketika berbincang-bincang ringan dengan awak media, Sabtu, 3 Agustus 2019.

Dikatakannya, bisa jadi Alex mengejar halal sebagai nilai-nilai yang diterapkan dalam kehidupan orang Minangkabau, ketimbang melihat label halal itu sendiri.

"Konotasinya, kalau Minangkabau pasti Islam, Islam ya pasti halal. Seperti kita masuk rumah makan Padang, pasti kita yakin kehalalannya. Beda dengan kita masuk rumah makan di Bali atau NTT misalnya, maka baru dibutuhkan label halal itu," tukuknya.

Apalagi, kata Taufik, Alex menginginkan pariwisata Sumbar itu menjual nilai-nilai adat Minangkabau yang berpedoman kepada Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Ini artinya, nilai-nilai Islam yang menyatu dengan kehidupan orang Minangkabau itu sendiri.

"Bagi saya, soal lebel halal itu sudah selesai bagi orang Minangkabau. Kenapa? Karena orang Minangkabau itu sudah pasti Islam, kecuali Mentawai ya," terangnya.

Menurut Taufik, berfikir halal haram di Minangkabau justru berfikir mundur. Kecuali orang Minangkabau itu sendiri gagal membangun culture Islam yang menjadi pedoman hidupnya sebagaimana falsafah ABSBK. 

"Kalau di Minangkabau ini, jika kita berfikir wisata halal, secara subtantif, kita berfikir mundur," pungkasnya. 

Bisa saja, kata Taufik, label wisata halal tersebut tidak produktif. Sebagaimana yang disampaikan Alex, lebel wisata halal bisa jadi membatasi dunia pariwisata Sumbar.

"Halal dari segi apanya yang kita maksud? Apa turis yang berkunjung ke Sumbar? Atau kita yang menantinya? Kalau yang dimaksud turis yang datang ke Sumbar, tentu jadinya membatasi. Apa bule-bule itu tidak boleh memakai celana pendek di Sumbar? Kalau kita yang menanti, tentu sudah pasti halal, karena kita semuanya muslim, kuliner yang ada pun dijamin kehalalannya. Masih banyak yang perlu dipertanyakan soal konsep wisata halal ini," urainya.

Taufik juga meminta Alex untuk menjalin komunikasi dengan berbagai pihak soal gagasannya terhadap pariwisata Sumatera Barat kedepan, termasuk dengan para ulama yang ada, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman. 

(by)

Kondisi Pondasi Tugu Merpati Perdamaian Pantai Padang pasca diterjang ombak 
Infonusantara.net, PADANG - Monumen Merpati Perdamaian yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 12 April 2016 di Taman Muaro Lasak adalah salah satu destinasi wisata pantai Padang yang ramai pengunjung. Saat ini destinasi wisata pantai Padang itu mengalami kerusakan.

Tugu Merpati Perdamaian yang terletak di Muaro Lasak mengalami kerusakan akibat terjangan ombak yang cukup besar dari malam hingga dini hari tadi, pondasi tugu tersebut mengalami rusak parah.

Kepala Bidang Distinasi, Usaha Industri Pariwisata (DUIP) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, Andree Algamar mengatakan, langkah-langkah penyelamatan dan pengamanan sementara tugu Merpati Perdamaian telah dilakukan dengan memasang karung pasir sebagai antisipasi datangnya ombak yang dikhawatirkan menambah kerusakan pondasi Tugu Perdamaian.

“Berdasarkan informasi yang kami peroleh, dikhawatirkan malam ini terjadi ombak besar karena siklus bulan. Untuk itu perlu kita lakukan pengamanan”, ujar Andree, Minggu (16/6/2019) siang.

Ia menjelaskan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang Arfian Amhar telah berkoordinasi dengan Kalaksa BPBD Edi Hasymi dan Plt Kadis PUPR Yenni Yuliza untuk pengamanan dan perbaikan lebih lanjut pondasi Tugu Merpati Perdamaian.

“Besok, pondasi ini akan langsung diperbaiki. Batu pondasi akan dipasang lebih dalam lagi”, imbuh Andree.

Ia menambahkan, Dandenma Lantamal II Padang, Letkol Bambang juga menyatakan kesiapan Lantamal II membantu perbaikan Tugu Merpati Perdamaian tersebut. “Pemasangan karung pasir tadi dilakukan rekan-rekan BPBD dan BKO Satpol PP. Dan akan kita lakukan penambahan”, tutup Andree. (Hms)


Infonusantara.net, PADANG - Festival bakcang ayam dan lamang baluo siap meramaikan libur Lebaran di Kota Padang, Sumatera Barat. Dalam acara yang dilaksanakan 6 -7 Juni 2019 ini akan dibagikan 10.000 bakcang ayam dan 10.000 lamang baluo kepada para pengunjung. 

Diprediksi, event akbar yang dihelat dari perpaduan dua etnis di Padang, yakni Minangkabau dan Tionghoa ini nantinya juga akan memecahkan dua rekor MURI untuk kategori pembuatan 10.000 bacang ayam dan 10.000 lamang baluo. 

"Kita tentu berharap, Kota Padang akan semakin ramai lagi pada libur Lebaran nanti. Salah satu upayanya dengan digelarnya festival yang berpusat di kawasan Kota Tua jalan Batang Arau ini," ujar Wali Kota Padang Mahyeldi sewaktu menggelar konferensi pers di Media Center Dinas Kominfo Padang, Rabu (29/5).

Mahyeldi menyebutkan, festival tersebut diharapkan bakal meningkatkan pariwisata Kota Padang dengan menarik wisatawan dan mengembalikan warga Tionghoa asal Sumbar untuk datang kembali ke Padang.

"Selain itu, melalui festival tersebut kita juga menunjukkan bahwa kerukunan antar etnis atau proses akulturasi budaya di Padang sangat terjaga dengan baik," katanya.

Lebih lanjut Mahyeldi menyampaikan, kegiatan ini sengaja dipilih pada hari kedua Lebaran karena biasanya masyarakat sudah mulai berekreasi serta bertepatan dengan tanggal hari makan bakcang sedunia yang jatuh pada 7 Juni.

"Festival ini akan kita rencanakan menjadi agenda rutin dan dikemas lebih besar lagi tahun depan. Kita harapkan seluruh pihak dan juga warga masyarakat Kota Padang dapat mensukseskannya," tambah wako didampingi Plt Kadisbudpar Didi Aryadi.

Sementara itu, Alam Gunawan, ketua panitia pelaksana festival mengatakan, festival tersebut bertujuan untuk mempromosikan wisata, kuliner, dan budaya serta turut memajukan perekonomian masyarakat Sumbar, khususnya di bidang kuliner.

"Bukan hanya penyajian bakcang dan lamang baluo saja, kegiatan juga akan diisi serangkaian acara kebersamaan seperti penampilan kebudayaan kedua etnis, musik, pakaian, tarian dan lainnya," kata Alam.

Ungkap Alam, untuk pembuatan 10.000 bakcang dan 10.000 lamang baluo, pihaknya sudah meminta tenaga profesional yang sudah terbiasa membuat dua kuliner khas Tionghoa dan Minangkabau itu.

"Untuk bakcang ada tujuh orang profesional yang kita minta dan 15 orang untuk lamang baluo," ujarnya.

Ditargetkannya, dalam festival yang digelar selama dua hari ini akan ada sebanyak 15.000 orang yang akan berkunjung. "Kita juga sudah mengimbau saudara kita dari etnis Tionghoa asal Padang yang berada di luar daerah untuk datang. Begitu juga perantau Minangkabau," jelasnya.

Seperti diketahui terang Alam, Bakcang adalah makanan tradisi etnis Tiong Hoa.Saat sekarang ini bakcang sendiri sudah mengalami banyak variasi rasa, seperti rendang, vegetarian, dan ayam.

"Bak artinya daging dan cang artinya kue. Bakcang ini makanan tradisi China," lanjutnya.

Sedangkan lamang baluo adalah makanan klasik Minangkabau yang biasanya dibawa ketika hendak mengunjungi rumah mertua.

"Makanan ini sama-sama makanan klasik dan rasanya sama-sama enak," papar Alam Gunawan.

Puncak festival tersebut tambahnya lagi, terjadi pada tanggal 7 Juni 2019 dan dimulai pada pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini didukung oleh Kementerian Pariwisata, Wali Kota Padang, BUMN, dan pengusaha-pengusaha.(David/*)

Wako Mahyeldi Ansharullah Tinjauan Kawasan Pantai Air Manis Padang 
Infonusantara.net, PADANG - Pemerintah Kota Padang terus fokus mengembangkan objek wisata Pantai Air Manis sebagai salah satu dari sejumlah ikon pariwisata di Kota Padang. 

Pembenahan objek wisata yang melegenda dengan 'history' batu Malin Kundang itu pun terus dilakukan. Di samping mempercantik kawasan pantai, juga menjaga keasrian Batu Malin Kundang sekaligus membangun sarana dan prasarana pendukung lainnya.

Seperti diketahui, dalam upaya pembenahan ini seperti dilansir berbagai media massa ebeberapa waktu lalu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) berniat akan membangun kawasan wisata Pantai Air Manis pada 2019 ini. Kementerian dan Pemerintah Kota Padang telah menyepakati desain kawasan pantai tersebut. Permintaan kita sudah direspon Kementerian PUPR. Urusan pembebasan lahan menjadi tanggungjawab Pemko Padang.

Wali Kota Padang Mahyeldi pun berharap upaya ini terwujud dalam waktu yang tak terlalu lama. Demikian disampaikannya sewaktu meninjau beberapa tempat yang direncanakan bakal dijadikan lahan parkir bagi kendaraan roda empat dan roda dua di luar pintu gerbang objek wisata tersebut usai menghadiri salah satu acara bersih-bersih Pantai Air Manis bersama PT Semen Padang, Kamis (25/4). 

Dalam kesempatan itu Wali kota menyarankan kepada lurah dan Ketua LPM serta OPD terkait dan tokoh masyarakat setempat untuk dapat bersinergi mendukung penyediaan lahan parkir 

"Kalau kita sediakan tempat parkir di luar gerbang, tentu pengunjung akan berjalan memasuki kawasan pantai. Sehingga dengan demikian kita harapkan pengunjung dapat menikmati kuliner di sepanjang jalan sebelum menuju lokasi. Tentu berdampak ekonomis bagi warga," tutur wako.


Selain itu wako pun meminta warga di sepanjang kawasan Pantai Air Manis untuk senantiasa menjaga kebersihan, keindahan, kenyamanan dan ketertiban. "Kita ingin warga senantiasa mendukung kemajuan pantai ini. Semoga dengan itu berbagai berdampak positif dapat kita rasakan semua," tukasnya mengingatkan.(hms)

Traveloka
Trans studio bandung
Infonusantara.net, BANDUNG - Trans Studio Bandung adalah salah satu tempat wisata modern yang dahulu keberadaannya cukup menghebohkan. Hal ini disebabkan karena keasyikan wahana wisata yang ditawarkannya. Untuk anda yang akan pergi ke sana, berikut ini adalah beberapa panduan yang wajib anda ketahui.

Informasi Tentang Trans Studio Bandung
seperti yang kita tahu, Trans Studio Bandung berlokasi di TS atau Trans Studio Mall. Untuk alamat lengkapnya ada di Jalan Gatot Subroto No. 289, Cibangkong, Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat. Tempat wisata ini merupakan tempat wisata yang bisa dibilang cukup baru, usianya belum mencapai 10 tahun karena baru beroperasi dari tanggal 18 Juni 2011. Untuk saat ini Trans Studio Bandung bisa dikunjungi setiap hari. untuk anda yang akan mengunjunginya di hari biasa anda bisa datang dari jam 10 pagi sampai jam 6 sore. Tapi jika anda datang di hari Sabtu Minggu maka maka anda bisa berkunjung dari jam 10 pagi hingga jam 7 malam.

Trans Studio Bandung tidak hanya populer dengan wahananya yang menarik. Selain itu, Trans Studio Bandung juga sangat populer sebagai salah satu taman wisata indoor yang terluas, hal ini disebabkan karena bangunan dari Trans Studio Bandung ini dibangun di atas lahan seluas 4.2 hektar. Hal inilah yang menyebabkannya menjadi tempat wisata indoor terbesar di Indonesia.

Harga Tiket Reguler
lalu berapa uang yang perlu anda keluarkan jika ingin mengunjungi Trans Studio Bandung ini? untuk berkunjung ke taman wisata ini biaya yang perlu anda siapkan adalah sekitar Rp 180.000 hingga Rp 280.000. 
Jika anda berkunjung dari Senin sampai Kamis maka tiket yang akan dikenakan pada anda memiliki harga Rp 180.000, jika nada berkunjung di hari Jumat maka harganya naik menjadi Rp 200.000. lalu jika anda berkunjung ke Trans Studio Bandung pada hari Sabtu, Minggu dan peak season maka harga tiketnya adalah Rp 280.000.

Wahana di Trans Studio Bandung
Lalu bagaimana dengan wahananya?, Trans Studio Bandung dibagi menjadi tiga area yaitu area studio central terdiri dari Yamaha Racing Coaster (merupakan permainan yang disponsori oleh Yamaha), Super Heroes 4D, Transcar Racing, Vertigo, Trans City Theater (merupakan permainan yang disponsori oleh Sariayu), Giant Swing, Ocean World Science Center, Si Bolang Adventure (merupakan permainan yang disponsori oleh Indomie), Dunia Anak, The Lost City Area, Kong Climb Jelajah By Sky Pirates, Amphitheater, Magic Corner, Black Hearth Pirate Ship, Pulau Liliput, Dragon Rider, Special Effect Action Dunia Lain dan Negeri Raksasa. Selain wahana dari Trans Studio Bandung yang disebutkan sebelumnya, ada beberapa mainan yang baru yaitu Pemburu Badai dan juga CNN Indonesia.

Pertunjukan di Trans Studio Bandung
Selain ada wahana untuk dimainkan, di Trans Studio Bandung anda juga bisa menemukan beberapa atraksi yang menarik serta pertunjukan. Beberapa pertunjukan yang mungkin anda saksikan di Trans Studio Bandung ini antara lain adalah 
- Its magic-Witness The Impossible
- The Book of The World
- The New Parade Laser Show
- Special Effect Action Show

Tips Wisata di Trans Studio Bandung
untuk anda yang akan berkunjung ke Trans Studio Bandung, ada beberapa tips yang akan kami berikan. Tips tersebut adalah :
Mengenai Makanan 
Ketika anda mengunjungi Trans Studio Bandung, pastikan anda tidak membawa makanan atau minuman di tas anda. hal ini disebabkan karena pada saat masuk tas akan dicek dan digeledah. Jika ada makanan yang ditemukan maka makanan akan diminta untuk dititipkan. 

Membeli Tiket
Untuk membeli tiket masuk di Trans Studio Bandung anda bisa melakukannya dengan banyak cara. Bisa membeli langsung melalui official website, membeli dari ticket booth dan bisa juga membelinya dari Traveloka . Jika anda ingin mendapatkan harga tiket masuk Trans Studio Bandung yang lebih mudah. Membeli dari Traveloka akan sangat menguntungkan bagi anda. (Ril)

Pelaksanaan Program KOTAKU Kementrian PU-PR  Kawasan Batang Arau Kecamatan Padang Selatan Kota Padang 
INFONasusantara, - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan penataan Kawasan Batang Arau Kecamatan Padang Selatan Kota Padang, Sumatera Barat. Penataan dilakukan berkat perjuangan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Alex Indra Lukman.   

Dalam kurun waktu 4 tahun (2015-2018), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melakukan penataan kawasan kumuh di berbagai lokasi di Indonesia dengan  total seluas 23.407 hektare. Penataan kawasan kumuh salah satunya dilakukan melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dengan melibatkan peran aktif Pemerintah Daerah dan pemberdayaan masyarakat sekitar. 

Batang Arau 
“Kalau Pemerintah Daerah tidak bergerak dan masyarakat tidak terlibat aktif, maka program tidak akan berjalan. Bahkan kawasan yang sudah ditata akan kembali kumuh,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Salah satu kawasan kumuh yang ditangani tahun 2018 adalah Kawasan Batang Arau, Kota Padang, Sumatera Barat. Kawasan yang dilintasi Sungai Batang Arau ini sebelumnya memiliki tingkat kepadatan bangunan yang tinggi, dan kualitas bangunan serta sarana dan prasarana yang tidak memenuhi syarat. 

Penataan dilakukan Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya diantaranya berupa pembangunan jalur pejalan kaki, Saluran/Drainase, Taman Siti Nurbaya yang dilengkapi arena skateboard, tempat sampah, WC, Lampu Taman, Gapura, dan jalan lingkungan. Pekerjaan dilakukan sejak bulan April 2018 dan selesai akhir tahun 2018 dengan anggaran sebesar Rp 25,4 miliar. 


Manfaatnya, disamping meningkatkan kualitas lingkungan, Kawasan Batang Arau yang semakin tertata rapi menjadi potensi destinasi wisata yang akan meningkatkan ekonomi lokal. Di kawasan tersebut terdapat Pelabuhan Muaro yang merupakan pelabuhan tertua di Kota Padang serta sebagai lokasi legenda Siti Nurbaya dimana terdapat Makam Siti Nurbaya dan Jembatan Siti Nurbaya.


Beberapa warganet menyambut positif dilakukannya penataan Kawasan Batang Arau. Akun @Andrebinarto memposting “One fine afternoon in Padang, suka banget sama langit dan juga pemandangan Batang Arau, lokasinya di sebelah kota tua, Padang. Dari sini banyak kapal yang bisa di carter buat ke Mentawai…,” yang dilengkapi dengan foto di Jembatan Siti Nurbaya.    

Akun lainnya @antoni.chaniago memposting “Kawasan pinggir Batang Arau terlihat indah dan bersih, semoga warga juga ikut memelihara keindahan dan kebersihannya,” disertai photo jalur pejalan kaki di Jembatan Siti Nurbaya.

Pada tahun 2019, penataan akan dilakukan terhadap 888 hektare kawasan kumuh yang ada diberbagai daerah sehingga hingga 2019 total kawasan yang ditangani menjadi 24.295 hektare. Dalam melakukan penataan, Kementerian PUPR tidak hanya memperbaiki fisik infrastrukturnya, tapi juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah dan limbah sembarangan sehingga meningkatkan derajat kesehatan dan mengembangkan potensi ekonomi lokal. 

Anggota DPR RI Alex Indra Lukman 
Sementara Alex Indra Lukman anggota Komisi V DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan mengatakan, dari semua program serupa yang ada diseluruh tanah air, dari Aceh hingga Papua, Kelurahan Batang Arau Kecamatan Padang Selatan Kota Padang mendapat anggaran paling besar dan akan dijadikan proyek percontohan. 

Kawasan Batang Arau ini memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh kota - kota lain. Pasalnya kawasan ini mempertemukan laut, sungai, gunung dan kota. Nah keunggulan yang dimiliki ini tentunya perlu penataan. Sehingga saya mendorong pelaksanaan program Penataan Kawasan Permukiman Kumuh tahun anggaran 2018 lalu di Kota Padang. 

Disampaikan, program ini bertujuan untuk menata dan mempercantik kawasan Batang Arau mulai dari perbaikan jalan, trotoar, drainase hingga sanitasi. Selain itu, juga dibuat taman-taman tempat bermain berasantai dan areal pedagang UMKM dan kuliner. Juga ada panggung untuk pergelaran seni budaya, areal untuk kegiatan olahraga serta areal parkir yang memadai.

“Dengan menjadikan kawasan ini sebagai tempat wisata, tentu akan berdampak kepada terbukanya lapangan pekerjaan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” ujar ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Barat ini.

“Alhamdulillah, kita semua bersyukur apa yang telah kita perjuangkan bersama dapat dilihat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Saya berharap pada masyarakat agar bisa merawat dan menjaga serta memanfaatkan kawasan ini semaksimal mungkin, serta meminta pada pemerintah daerah untuk mengawasi secara ketat pemanfaatan kawasan ini sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ungkap anggota DPR RI asal Sumatera Barat ini.(*)


Penyalaan Lampion Menyambut Tahun Baru Imlek ke 2570 di Kelenteng See Hin Kiong. Berharap Negara Indonesia Diberikan Cahaya Terang, Aman, Damai dan Sentosa 


INFO PADANG - Sejak sepekan lalu ratusan lampion (lentera atau tenglong,red) terlihat menghiasi suasana Kota Tua Pecinan Pondok Kota Padang, dimana dalam waktu dekat warga etnis tionghoa setempat akan melangsungkan perayaan tahun baru Imlek atau yang disebut Sincia dan perayaan puncaknya Cap Go Meh.



Perayaan tahun baru Imlek, Sincia ke -2570 tahun 2019 ini jatuh pada hari Selasa, 5 Februari dan puncaknya Cap Go Meh, Selasa 19 Februari 2019 mendatang. 

Iswanto Kwara, salah seorang tokoh masyarakat Tionghoa setempat menyampaikan, setiap tahunnya di kawasan Pondok, khususnya di Jalan Kelenteng selalu dipasang lampion dan ini merupakan tradisi dalam rangka menyambut perayaan tahun baru Imlek. 

"Lampion (lentera atau tenglong,red) berarti terang, dan ada sebanyak 300 lampion sebelum dinyalakan perlu ritual melalui atraksi barongsai dari Marga LIM yang dilakukan di Kelenteng See Hin Kiong Baru, Jalan Kelenteng No.312, Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatra Barat," kata Iswanto Kwara yang juga anggota DPRD Kota Padang itu, Minggu malam (20/1) 

Atraksi barongsai sebelum menyalakan lampion itu memiliki makna serta simbolis tersendiri yang melambangkan pengharapan agar mendapatkan kebaikan juga rezeki di tahun baru terus berkembang dan  dilancarkan segala urusan. 

Iswanto Kwara juga mengatakan dengan adanya berbagai kegiatan  dalam menyambut tahun baru Imlek yang sudah menjadi agenda tahunan seperti pasar malam Sincia, tentu akan menunjang sektor kepariwisataan melalui budaya dan tradisi dari etnis tionghoa yang bisa memicu banyaknya wisatawan berkunjung ke Kota Tua  Kawasan Wisata Terpadu di Kota Padang, " ujar kader PDI Perjuangan tersebut. 

"Selain itu kata Iswanto Kwara, pada puncak perayaan di Cap Go Meh pada , Selasa(19/2) nanti, akan ada kegiatan tradisi arak - arakkan Kio dan Sipasan dari perkumpulan etnis tionghoa Kota Padang dan rencananya juga akan ikut turun Kio dari pulau Jawa " ungkapnya.

Ketua Kelenteng See Hin Kiong, David Chandra didampingi Wakil Ketua Samsi Kosasi mengatakan dengan dinyalakan nya lampion sebagai simbol penerangan dalam menyambut tahun baru Imlek ke-2570, tentunya berharap negara kita tercinta Indonesia ini diberikan cahaya terang, bisa aman, damai,sentosa, diberikan kebaikan rezki serta semua urusan bisa berjalan lancar dan dijauhkan dari semua bencana 

Apalagi tahun 2019 ini adalah tahun politik, dimana akan ada pemilihan serentak untuk Pileg dan Pilpres pada 17 April 2019 mendatang. Untuk itu masyarakat Indonesia, sebagai warga negara yang baik harus bisa mensukseskan pemilihan nanti dengan  menggunakan hak suaranya untuk memilih sesuai hati nurani siapa yang terbaik di Pileg dan Pilpres nanti," pungkasnya. (inf)




Foto: Program KOTAKU Program Kementrian PU-PR Anggaran tahun 2018 di Kawasan Batang Arau Muaro Padang (Baim)
Wajah Baru Kawasan Wisata Terpadu Segera Terwujud di Batang Arau Padang Selatan 

INFO PADANG - Warga Kota Padang Sumatera Barat, khususnya kawasan Batang Arau Kecamatan Padang Selatan sudah dapat merasakan manfaat dari program Penataan Kawasan Permukiman Kumuh Perkotaan KOTAKU, program dari Kementerian PUPR tahun anggaran 2018.

Meski masih dalam tahap pengerjaan yang terus di kebut, setidaknya sudah terlihat sekali perubahan infrastruktur yang cukup signifikan untuk kawasan Batang Arau saat ini.

Foto: Hasil Pengerjaan Sarana Untuk Pejalan Kaki yang luas serta Pagar di Kawasan Batang Arau Muaro Padang (Baim)
Ketika kita meluangkan waktu untuk jalan - jalan santai baik itu bersama teman, keluarga maupun orang tercinta,  pastinya suasana baru, pembangunan sarana infrastruktur akan sangat terlihat mulai dari bawah jembatan Siti Nurbaya hingga ke ujung Muaro Padang.

Anda akan menemukan pemandangan baru untuk kawasan Batang Arau ini. Dimana saat ini sudah ada sarana untuk pejalan kaki (trotoar,red) yang cukup lebar di sepanjang pinggiran sungai hingga ujung Muaro Padang dilengkapi dengan pagar stainlis serta lampu jalan yang elegant.

Taman Ruang Terbuka Hijau Siti Nurbaya Batang Arau Kecamatan Padang Selatan (Baim)
Makin terlihat lebih menawan lagi ketika kita berada di ujung jalan muaro Padang, dilokasi ini dahulunya terdapat sebuah lapangan bola, namun kini sudah disulap dengan dilakukan penataan sarana infrastruktur sedemikian rupa menjadi sebuah areal untuk kegiatan olahraga, bisa juga untuk panggung pergelaran seni dengan nuansa alami berupa taman ruang terbuka hijau (TRTH) sebagai tempat favorit untuk bersantai di sore hari hingga menjelang senja sembari menyaksikan pesona keindahan matahari tergelam di ufuk barat pantai Padang.

Taman Ruang Terbuka Hijau 
Taman ruang terbuka hijau di ujung muara Padang ini pun bisa dinikmati wisatawan domestik untuk beristirahat sejanak sebelum atau sesudah menempuh perjalanan wisata ke Pantai Air Manis dimana disana ada kisah legenda Batu si Malin Kundang, maupun kunjungan wisata ke Taman Puncak Gunung Padang yang dikenal dengan kisahnya Siti Nurbaya.

Foto: Drainase, Lokasi Parkir dan UKM di Batang Arau Muaro Padang .
Pengunjungpun tak perlu risau untuk fasilitas toilet (WC Umum, red), begitupun untuk sarana ibadah (masjid /mushalla) , karena dikawasan ini ada tiga titik dibangun fasilitas Wc umum sementara tempat beribadah khusus muslim ada beberapa masjid dan mushalla yang berada di kawasan Batang Arau ini.

Selain itu melalui program KOTAKU ini juga ada areal pedagang UMKM dan kuliner serta areal parkir yang memadai. Tidak hanya itu saja, perbaikan drainase yang berada di depan rumah para warga setempat juga dilakukan. Perbaikan drainase ini sekaligus dipasangkan lapisan batu granit/ pualam sebagai lapisan atas disepanjang aliran drainase berfungsi sebagai trotoar.

Pengerjaan Infrastuktur Terus Dikebut

Senin, 15 Oktober 2018,  hasil pantauan infonusantara.net, dilapangan untuk pengerjaan proyek program KOTAKU dikawasan Batang Arau ini masih terus dikebut. Terlihat tak seberapa jauh dari bawah jembatan Siti Nurbaya, puluhan para pekerja sibuk melakukan aktifitasnya untuk melanjutkan penuntasan proyek pembangunan program Kementrian PU-PR ini, meski saat itu cuaca tak bersahabat di iringi guyuran hujan yang cukup deras.

Foto: Kondisi Hujan Pengerjaan Terus Berjalan  
Pengerjaan trotoar, pagar, drainase, serta taman taman ruang terbuka hijau sebagian besar sudah terlaksana pada jalan menuju ujung muaro Padang Kampung Pambayan. Sementara pelaksanaan pengerjaan dari Masjid Nurul Huda Kampung Pangalangan hingga lokasi di bawah jembatan Siti Nurbaya tepatnya di depan kantor lurah Batang Arau masih banyak pengerjaan yang mesti di sempurnakan. Begitupun pengerjaan hingga depan SD Tirto Nadi Kampung Batu.

Suksesnya sebuah kegiatan perkerjaan pembangunan tentu tak lepas dari komunikasi yang baik dan intens antara Owner, pihak pengawas, juga dukungan masyarakat sekitar, dan bagian inti yang paling terpentingnya adalah perkerjaan tersebut di laksanakan oleh Perusahaan kontraktor  yang profesianoal dan berpengalaman dalam bidangnya.


Kegiatan  peningkatan kualitas Kawasan Pemukiman Kumuh Batang Arau kota Padang yang di anggarkan oleh Dirjen Cipta Karya Kementrian PUPR ini di targetkan akan selesai selama 240 Hari Kalender pasca penanda tanganan kontrak, yang di kerjakan oleh PT.Mari Bangun Nusantara JO PT.Mari Bangun Persada Spesialis selaku kontraktor pelaksana, dengan nilai kontrak Rp25.463.890.000-.

Salah seorang selaku bagian dari pihak pelaksana yang tak mau namanya disebut menjelaskan, “kami terus memacu kegiatan perkerjaan secepat mungkin, dan sejauh ini kegiatan berjalan lancar, bahkan dapat dikatakan tidak ada kendala sama sekali, hanya saja jika kondisi cuaca buruk di guyur hujan yang cukup deras tentu pengerjaan sedikit terhambat, "ungkapnya.


Lebih lanjut di jelaskan, seperti kita lihat bersama, lokasi kegiatan ini berada pada kawasan rame aktivitas penduduk dan lalulalang kendaraan, perlu pemetaan system kerja yang matang, agar dalam penerapan kegiatan perkerjaan di lapangan tidak mengganggu aktivitas warga sekitar dan pengguna jalan raya." Dan kami sangat yakin kegiatan ini akan dapat di selesaikan tepat waktu"  tegas dengan penuh optimis.

Alex Indra Lukman: 
Penataan Kawasan Batang Arau Akan Dijadikan Proyek Percontohan Melalui Program KOTAKU 


Anggota Komisi V DPR RI Alex Indra Lukman 
Anggota Komisi V DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan, Alex Indra Lukman mendorong pelaksanaan program Penataan Kawasan Permukiman Kumuh tahun anggaran 2018 di kota Padang.

Program dari Kementerian PUPR tersebut, dialokasikan sebesar Rp.25 Miliar lebih untuk penataan daerah sepanjang muara sungai di Kelurahan Batang Arau Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumbar.


Dari semua program serupa yang ada diseluruh tanah air, dari Aceh hingga Papua, Kelurahan Batang Arau mendapat anggaran paling besar dan akan dijadikan proyek percontohan. Kawasan Batang Arau ini memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh kota - kota lain. Pasalnya kawasan ini mempertemukan laut, sungai, gunung dan kota.

"Nah keunggulan yang dimiliki ini tentunya perlu penataan, sehingga saya meminta Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk menata lewat program KOTAKU sehingga nanti menjadi kawasan wisata baru di kota Padang,” kata Alex.

Disampaikan, program ini bertujuan untuk menata dan mempercantik kawasan Batang Arau mulai dari perbaikan jalan, trotoar, drainase hingga sanitasi. Selain itu, juga dibuat taman-taman tempat bermain berasantai dan areal pedagang UMKM dan kuliner. Juga ada panggung untuk pergelaran seni budaya, areal untuk kegiatan olahraga serta areal parkir yang memadai.

“Ini adalah implementasi kebijakan Bapak Presiden Joko Widodo untuk membuka kawasan ekonomi baru, di mana dengan menjadikan kawasan ini sebagai tempat wisata, tentu akan berdampak kepada terbukanya lapangan pekerjaan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” ujar ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Barat ini.

“Saat penataan kawasan ini telah siap nanti, saya berharap pada masyarakat agar bisa merawat dan menjaga serta memanfaatkan kawasan ini semaksimal mungkin, serta meminta pada pemerintah daerah untuk mengawasi secara ketat pemanfaatan kawasan ini sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ungkap anggota DPR RI asal Sumatera Barat ini.(*)

Red: Baim 


Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.