Articles by "Padang Pariaman"

Showing posts with label Padang Pariaman. Show all posts

Lubuk Alung,infonusantara.net – Setelah terlaksananya Musprov Lemkari Sumbar yang di gelar di Payakumbuh beberapa waktu lalu. Pengurus Lemkari Provinsi Sumbar bergerak cepat untuk membentuk pengda Lemkari di seluruh Kabupaten di Sumatera Barat (Sumbar).

Kegiatan muscab yang dilaksanakan itu bertempat di Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman yang diikuti beberapa perwakilan dojo dan sabuk-sabuk hitam Lemkari Padang Pariaman juga dihadiri pengurus Lemkari Sumbar, Sensei Happy neldy SE.MM sebagai pembina Lemkari Sumbar.

Dalam sambutan Sensei Happy Neldy mengatakan, bahwa Lemkari itu hanya satu, tidak ada yang lain yakni Lemkari yang didirikan pertama kali di Indonesia di bawah naungan SS Anton Lesiangi SE.

Kita harus patuh dengan hukum, bahwa pemilik Lemkari itu adalah SS Anton Lesiangi” dan kita harus menegakkan hirarki kita, perbaiki mental ke seluruh kohai-kohai kita nantinya. Jangan sampai melupakan sejarah. Mari kita besarkan Lemkari kembali di Sumbar, tegas Happy Neldy.

Sementara Ketua Lemkari Sumbar Baidir SH menyampaikan secara singkat sejarah Lemkari di Indonesia, bahwa Lemkari di dirikan oleh SS Anton Lesiangi SE.

“PB FORKI hanya mensyahkan Lemkari SS Anton Lesiangi, tidak ada Lemkari yang lain, sudah final” kata Baidir.

Dikatakan, Lemkari pada dasarnya membentuk mental generasi-generasi muda agar terhindar dari pengaruh-pengaruh buruk saat ini. Selain itu membentuk atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa Indonesia di pentas dunia.

“Mudah-mudahan bisa membawa Lemkari Padang Pariaman jadi besar dan membawa ketingkat Sumbar, bahkan Nasional” harapnya kepada media Minggu (25/4/2021).

Dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Lemkari Padang Pariaman, sidang di pimpin Sekum Lemkari Sumbar, Sensei Ansharullah, SH didampingi anggota sidang Sensei M.Khair dan Senpai Budi Kurniawan.

Agenda Muscab itu sendiri Senpai Irmansyah terpilih sebagai Ketua Pengcab Lemkari Padang Pariaman secara aklamasi

“Kita siap membesarkan Lemkari padang Pariaman untuk kedepannya dengan maksimal” ucap Irmansyah selaku ketua terpilih.

Tak hanya itu untuk kebutuhan atlet dalam mencapai prestasi siapa di gembleng serta mampu mengharumkan nama Padang Pariaman sesuai target yang akan di berikan, tukasnya, (Budi Kurniawan).


Editor : Heri Suprianto


Bupati Padang Pariaman Terpilih Suhatri Bur Dilaporkan ke KPK

INFONUSANTARA.NET - DPP Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) bersama sejumlah LSM dan masyarakat Kabupaten Padang Pariaman melaporkan bupati terpilih, Suhatri Bur, atas dugaan rasuah penyalahgunaan APBD Tahun 2020 ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua Infokom DPP Pekat IB, Lisman Hasibuan, menyatakan pihaknya menduga APBD tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi Suhatri yang sebelumnya menjadi Wakil Bupati Padang Pariaman.

"Suhatri Bur diduga kuat menggunakan anggaran APBD saat cuti menjadi Wakil Bupati, beliau membagi-bagikan bantuan yang bersumber dari APBD Padang Pariaman Tahun 2020 untuk kepentingan pribadinya menjadi Calon Bupati Padang Pariaman 2020," kata Lisman dalam pesan tertulis, Senin (25/1).

"Data, fakta, foto, bahkan saksi lengkap kita serahkan ke KPK," lanjut dia.

Lisman berharap laporannya dapat ditindaklanjuti oleh lembaga antirasuah.

Sementara Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, membenarkan bahwa lembaganya telah menerima laporan tersebut. Ia meyakini KPK akan bekerja sesuai prosedur dalam menindaklanjuti sebuah laporan.

"Benar ada laporan dimaksud dan hari ini diterima di bagian persuratan KPK. Berikutnya terhadap setiap laporan masyarakat, tentu KPK akan melakukan langkah-langkah analisis lebih lanjut dengan lebih dahulu melakukan verifikasi mendalam terhadap data yang diterima," ucap Ali kepada wartawan.

Ali melanjutkan, prosedur berikutnya adalah melakukan penelaahan dan kajian terhadap informasi dan data yang turut dimasukkan ke dalam laporan.

Upaya itu, terang dia, guna mengetahui apakah laporan sesuai ketentuan Undang-undang yang berlaku masuk ke ranah tindak pidana korupsi dan menjadi kewenangan KPK atau tidak.

"Apabila dari hasil telaah dan kajian memang ditemukan adanya indikasi peristiwa pidana, maka tidak menutup kemungkinan KPK tentu akan melakukan langkah-langkah berikutnya sebagaimana hukum yang berlaku," pungkasnya.

Source: CNN Indonesia

PadangPariaman,infonusantara.net - Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Pekat IB Sungai Limau, DPD Padang Pariaman sukses melaksanakan Musyawarah Kecamatan  (MUSKA 1), Minggu, (24/1/2021). Pelaksanaan Muska sesuai aturan dalam AD/ART Pekat Indonesia Bersatu.

Ketua DPD Pekat IB Padang Pariaman Irmansyah menyampaikan muska yang barusan di laksanakan, dalam tugas DPK harus siap membesarkan ormas pekat IB di wilayahnya serta selalu bersinergi dengan instansi pemerintah, TNI-Polri.

"DPK Sungai Limau harus banyak berbuat untuk masyarakat dan daerah, agar ormas Pekat IB lebih dicintai masyarakat dan berguna bagi orang banyak dan tetap solid" ucap Irmansyah.

Muska yang di laksanakan ini, kata Irmansyah, pemilihan berdasarkan azas musyawarah dan mufakat, maka hasil pemilihan Andhika Jeck terpilih secara aklamasi dan sebelumnya memegang tampuk pimpinan secara mandat DPK Sungai Limau, terangnya.

Dikesempatan yang sama Wakil Ketua DPW Pekat IB Sumbar, Nazir Tanjung, SH, MH Dt. Jalelo menyampaikan, bahwa kader Pekat IB ibarat seperti pohon, artinya masing-masing mempunyai peranan dan fungsi di posisinya.

"Agar pohon bisa lebih kuat, daun dan batang harus berbuat,  jangan daun menjadi batang dan batang menjadi daun" sebutnya dalam istilah 

Sementara Penasehat sekaligus senior Pekat IB, Aprizal menyampaikan, supaya kader lebih tahu dengan sesepuh pekat IB harus di jalin silahturahmi, agar kader berjalan dengan baik.

Mengenal sesepuh, sebut dia bukan hanya sekedar mengetahui, akan tetapi di pekuat kebersamaan dan sinergi, sehingga bisa saling sharing pengalaman, ujarnya.

Pelaksanaan Muska 1 DPK Sungai Limau dihadiri Camat Sungai Limau, Kapolsek Sungai Limau, Koramil Sungai Limau, Wali nagari, DPK-DPK yang ada di DPD Pekat IB Padang Pariaman dan undangan lainnya. 




Editor : Heri Suprianto


PadangPariaman,infonusantara.net - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Se-Sumbar gelar Musyawarah Daerah (MUSDA)-V yang berlokasi di hotel Minang Jaya Syariah Lubuk Alung, Sabtu (23/1/2021).

Dalam Musda PAN Kabupaten Padang Pariaman itu, Suhatril Bur SE.MM kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Padang Pariaman yang disetujui oleh DPP PAN ketum Dr.(HC) Zulkifli Hasan SE.MM.

"Persetujuan itu langsung ditanyakan kepada masing-masing  DPD PAN Se-Sumatera Barat secara virtual, oleh Ketum Zulkifli Hasan, ucap Suhatri Bur.

Pada kesempatan itu disampaikan juga oleh Suhatri Bur, agar PAN Padang Pariaman tetap Matahari yang menyinari kepada siapa saja.

"Tanpa memandang etnis dan suku. Matahari tidak pernah ingkar janji. Selagi masih ada Matahari, tidak ada anak negeri yang bakal kehilangan harapan," sebutnya.

Terpilihnya Suhatri Bur mendapat banyak apresiasi dan sambutan meriah dari banyak kalangan, itu terbukti dari banyaknya ucapan selamat melalui papan karangan bunga yang tersusun rapi di depan hotel Minang Jaya Syariah Lubuk Alung.

Selain itu banyak lagi. ucapan selamat Seperti Ketua MPC PP Padang Pariaman Imran Zahdi Dt Manggung, H.Wahyu Anugrah Lestari,S.H Ketua Pemuda Gebu Minang, AL Jupri.SH Ketua Pokdar Padang Pariaman dan Triski Ketua Pokdar Prov Sumbar, Jajaran Pengurus LMP Sumbar serta Ucok Hotel Minang Jaya Syariah.

"Ucok Minang Jaya," juga mengapresiasi atas terpilihnya kembali Bapak Suhatri Bur sebagai ketua PAN Padang Pariaman, saya yakin dibawah kepemimpinan beliau PAN akan lebih berkembang lagi kedepannya, karena beliau juga mendapat amanah dari masyarakat untuk menjadi Bupati di Padang Pariaman periode 2020-2024, sebut Ucok

Begitu juga ucapan selamat dari Haji Wijaya dan Mawi pemilik Shorum Singgalang, SMK penerbangan Nusantara Kataping, Makmur Syakra.T,M.Pd, JMG (Jejak Media Grop) dan Desi Oktavia Pelaminan. (YB).

Editor : Heri Suprianto

Lubuk Alung,infonusantara.net - Untuk memajukan organisasi serta memantapkan program kegiatan, DPD Pekat IB Mentawai sambagi Sekretariat DPD Pekat IB Padang Pariaman, Jumat (22/1/2021).

Dalam pertemuan itu Ketua DPD Pekat IB Mentawai, Suharman bersama Bendahara, Heri Suprianto langsung di terima Ketua DPD Pekat IB Padang Pariaman, Irmansyah di dampingi Waka OKK, Budi Kurniawan.

Bendahara Pekat IB Mentawai sekaligus Pempred MataSumbar.com, Heri Suprianto menyampaikan, rencana untuk memberikan pembekalan jurnalis di jajaran DPD Pekat IB Padang Pariaman hingga DPK, perlu persiapan yang matang, sehingga materi teserap dengan baik dan dapat di aplikasikan dalam kegiatan nantinya.

Dalam pembicaraan hangat penuh kekeluargaan dengan Ketua DPD Padang Pariaman Heri Suprianto menyampaikan,

Dulunya, Menurut Heri Suprianto Ormas Pekat IB belum ada yang bergabung menjadi jurnalis, sementara fungsi jurnalis dengan ormas tidak berapa jauh, hampir sama- sama tujuannya yakni sebagai kontrol sosial.

Dengan seiring waktu berjalan serta kemajuan teknologi, kader Pekat IB harus memasuki dunia jurnalis, guna memberikan informasi kepada publik bukan hanya sebatas melaporkan, akan tetapi ikut serta mencerdaskan masyarakat melalui informasi.

Maka dari itu dalam memberikan informasi kepada publik, Pekat IB membentuk bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) setiap wilayah dan daerah.

Disamping itu, Ketua DPD Pekat IB Padang Pariaman, Irmansyah menanggapi perbincangan itu siap untuk melakukan pembekalan jurnalis di tingkat Kabupaten, guna memajukan informasi di setiap DPK yang ada.

"Jadi masyarakat bisa tahu informasi berkembang dan sekaligus mencerdaskan masyarakat melalui informasi" jelas Irmansyah.

Dengan peran seperti ini, kata Irmansyah kita harus menghapus pradigma preman di ormas, karena ormas Pekat IB bukan organisasi preman, akan tetapi bagaimana memberikan edukasi dan mencerdaskan masyarakat melalui informasi, terangnya.

Terkait pelaksanaan pembekalan jurnalis kepada kader Pekat IB Padang Pariaman, akan di laksanakan pada bulan maret, sebut Irmansyah dan menghadirkan beberapa narasumber nantinya serta di koordinasikan dengan DPW Pekat IB Sumbar.

"Semoga rencana kegiatan pembekalan jurnalis yang akan di laksanakan nanti dapat berjalan dengan baik serta jadi bekal bagi para kader" tutupnya (Budi Kurniawan).



Editor : Heri Suprianto

Lubuk Alung,infonusantara.net - Kodim 0308 Pariaman akan melaksanakan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang bertempat di Nagari Salibutan, Kecamatan Lubuk Alung, Sumatera Barat (Sumbar).

Babinsa Koramil 05/ Lubuk Alung Sertu Hendrizal mengatakan, kegiatan TMMD ini akan di koordinir Koramil 05/Lubuk Alung dan melibatkan seluruh instansi di Padang Pariaman, selain TNI dan Polri juga akan melibatkan ASN serta Ormas Kepemudaan di Padang Pariaman, termasuk Omas Pekat IB

Kegiatan TMMD ini, sebut Sertu Hendrizal membuka jalan baru, guna memudahkan masyarakat pedesaan untuk mengembangkan perekonomian baik itu hasil bumi maupun hasil pertanian lainnya.

"Jalan baru yang akan di buka di Nagari Salibutan ini untuk memudahkan masyarakat melakukan mobilisasi dari desa ke kota" ucap Sertu Hendrizal kepada media, Kamis (21/1/2021).

Selain kegiatan membuka jalan pada kegiatan TMMD juga ada program rehab rumah bagi masyarakat miskin, Musallah, kegiatan non fisik termasuk di fasilitas umum, ujarnya.

"Kegiatan TMMD ini akan di laksanakan minggu pertama bulan februari 2021" ucap Sertu Hendrizal.

Hendrizal juga berharap Ormas Pekat IB Padang Pariaman ikut serta dalam menyukseskan kegiatan TMMD ini dengan bersama TNI-Polri saling bahu-membahu membangun Desa.

Ditempat Berbeda, Ketua Pekat IB Padang Pariman Irmansyah menyampaikan, siap mendukung program TMMD yang akan di lanksanakan di Nagari Salibutan, Kecamatan Lubuk Alung.

"Kita berterima kasih kepada Kodim 0308 Pariaman telah memilih lokasi pembukaan jalan baru di Nagari Salibutan pada kegiatan TMMD mendatang" ucap Irmansyah saat di hubungi awak media.

Dia menyebut Program TMMD ini sudah lama di rindukan masyarakat, karena dampak dari kegiatan yang dilakukan TNI tepat sasaran dan di rasakan masyarakat.

"Kegiatan TMMD ini, saya akan mengerahkan anggota Pekat IB Padang Pariaman untuk ikut menyukseskan program hebat ini.Mudah mudahan setelah nagari Salibutan diteruskan ke nagari nagari lain yang membutuhkan" tukasnya mengakhiri (Budi Kurniawan).



Editor : Heri Suprianto

PadangPariaman,infonusantara.net - Permasalahan sampah saat ini masih menjadi pekerjaan rumah baik dikota besar maupun di pedesaan yang ada di seluruh Indonesia. Bila dibiarkan akan menimbulkan penyakit dan dampak lingkungan didaerah tersebut, termasuk Kabupaten Padang Pariaman dan Nagari Lubuk Alung khususnya.

Untuk mengatasi masalah sampah yang kian bertambah volumenya di Lubuk Alung, pemerintahan Nagari Lubuk Alung yang dinahkodai Wali Nagarinya Hilman,Amd melalui Bumnag sepakat membuat tempat pengolahan sampah berbasis serangga.

Pegolahan sampah ini dengan cara yang lebih sederhana dan biaya murah.Cara memprosesnyapun tidak butuh teknologi mahal, yang dibutuhkan hanyalah serangga.

Biokonversi ini mampu mengolah sampah organik dalam waktu yang lebih cepat dan biaya murah. Hebatnya lagi produk yang dihasilkannya pun mempunyai nilai ekonomis, alias bisa dijual dan memberi keuntungan kepada Bumnag Nagari Lubuk Alung.

Direktur Bumnag Lubuk Alung Harjuli Efendi  menjelaskan, bahwa dana pembuatan ini berasal dari dana desa di nagari Lubuk Alung yang bertujuan untuk membudi dayakan maggot sebagai pengurai sampah organik yang sangat cepat dan efisien.

Sampah organik dibuang kekolam maggot untuk diurai dan dimakan oleh ulat maggot dan hasilnya nanti bisa untuk pupuk organik dan pakan ternak.

"Sekarang masih tahap pengembang biakan maggot" ucap Harjuli di lokasi Pengolahan Sampah berbasis serangga atau disebut Maggot, yang terletak di Korong Kabun Kopi, Nagari Lubuk Alung, Rabu (13/1/2021).

Lebih jauh di katakan, untuk kedepan bisa menghabiskan sampah organik 500 kg dalam sehari, karena semakin banyak ulat maggot semakin banyak sampah yang bisa diurai.

"Kita targetkan enam bulan kedepan Lubuk Alung ini harus bersih dari sampah, tutur Harjuli.

Disamping itu Walinagari Lubuk Alung Hilman,Amd mengatakan masyarakat nantinya tidak perlu lagi pusing mencari tempat pembuangan sampah di Lubuk Alung dan bisa menjemput ke rumah rumah.

"Sampah rumah tangga seperti organik kita jadikan maggot sedangkan sampah yang non organik kita jadikan nilai ekonomis lainnya" ucap Walinagari

Terkait pengolahan sampah untuk kedepannya di harapkan bisa berkerjasama dengan Pekat IB Padang Pariaman, khususnya DPK Lubuk Alung untuk lebih lancarnya progran kegiatan yang dilakukan.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD Pekat IB Padang Pariaman, Irmansyah menyampaikan terima kasih kepada walinagari dan jajaran termasuk Bumnag telah mengajak ormas pekat IB bekerjasama soal persampahan ini.

"Progres ini merupakan kepedulian yang sangat tinggi kepada masyarakat untuk mengurangi sampah di nagari lubuk alung" tuturnya.

Irmansyah mengajak  jajaran Pekat IB DPK Lubuk Alung untuk membantu program walinagari ini secara maksimal. Agar permasalahan sampah bisa teratasi di Lubuk Alung, tukasnya, (Budi Kurniawan).



Editor : Heri Suprianto


PadangPariaman,infonusantara.net - Untuk mendukung kelancaran dalam berorganisasi serta membantu meningkatkan perekonomian anggota dan masyarakat, DPD Pekat IB Padang Pariaman bentuk Koperasi.

Seperti diketahui kondisi saat sekarang inj, rata-rata masyarakat mengalami kelumpuhan ekonomi, untuk itu di perlukan kepedulian dalam membantu ekonomi masyarakat.

Dalam hal ini di bentuk sebuah badan usaha yang diberi nama Koperasi konsumen Pekat IB Padang Pariaman.

Pembentukan koperasi tersebut di laksanakan rapat bersama pengurus di sekretariat DPD Pekat IB Padang Pariaman, Sabtu (9/1/2021) dihadiri Beni Ridola. U. SE. PPKL Kementrian Koperasi Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Kabupaten Padang Pariaman, Pengurus DPD dan pengurus DPK Pekat IB Kecamatan Padang Pariaman.

Pada kesempatan itu Beni Ridola memaparkan tentang seluk beluk perkoperasian dan cara pendirian koperasi dan pembuatan Ad/Art nya.

"Koperasi jangan sampai terlalu berharap dengan bantuan pemerintah. Tapi kalau ada bantuan dari pemerintah akan kami informasikan. Untuk saat kini belum ada, hanya bantuan sektor UKM yang ada" sebutnya.

Dikatakan, dari tahun 2019 belum ada bantuan untuk koperasi, sekarang ini dititik beratkan bantuan untuk UKM. Jadi usahakan koperasi bisa besar tanpa bantuan dari pemerintah.

Ketua DPD Pekat IB Padang Pariaman Irmansyah, Amd menyampaikan setelah dibentuk koperasi tidak ada paksaan untuk masuk menjadi anggota koperasi.

"Prinsipnya koperasi konsumen Pekat IB Padang Pariaman di bentuk atas kesadaran dari anggota, tapi kalau koperasi ingin besar di butuhkan kerjasama yang baik sesama kader Pekat IB"ucapnya kepada media, Minggu (10/1/2021).

Dia menyebut, kalau bisa koperasi konsumen Pekat IB Padang Pariaman ini nantinya jadi sentral koperasi di Sumatera Barat.

Lebih lanjut dikatakan, pengurusan koperasi yang di putuskan dalam rapat bahwa KSB DPD Pekat IB Padang Pariamann tidak boleh menjadi pengurus, akan tetapi jadi pengawas, sedangkan sebagai pembina langsung Ketum Pekat IB dan Ketua DPW pekat IB Sumbar.

Untuk pengurus koperasi ini akan dipilih nantinya dalam rapat selanjutnya dengan memgundang seluruh anggota Pekat IB baik di DPD maupun DPK yang ada di Padang Pariaman, tandasnya (Budi Kurniawan)




Editor : Heri Suprianto







PadangPariaman,infonusantara.net - Aktivitas pembuatan tambak udang yang baru di sekitar kawasan Nagari Katapiang Kabupaten Padang Pariaman meresahkan masayarakat.

Dari dasar itu masyarakat setempat menghentikan pembuatan tambak udang yang berdampak dengan lingkungan setempat baik itu amdal maupun ekonomi.

Dengan adanya pembuatan tambak udang baru di sekitar lingkungan lokasi itu, masyarakat dan nelayan tidak bisa mendapatkan hasil dari tambak tersebut.

Melihat persoalan ini, DPD Pekat IB Padang Pariaman yang di ketuai Irmansyah meminta kepada pemda Padang Pariaman untuk menertibkan tambak-tambak udang liar yang diduga tidak sesuai dengan aturan dan berdampak kepada lingkungan serta perekonomian masyarakat.

"Kalau tidak ditertibkan, masalah ini akan berlarut-berlarut akan selalu terjadi bentrok antara pengusaha tambak udang dengan masyarakat sekitar terutama masyarakat nelayan" sebut Irmansyah kepada media, Sabtu ( 9/1/2021).

Tak hanya itu, kata Irmansyah dengan adanya pembuatan tambak udang itu masyarakat tidak mendapatkan hasil dari tambak udang tersebut.

"Prinsipnya Ormas Pekat IB Padang Pariaman bersama masyarakat setempat tidak melarang adanya pembuatan tambak udang, karena nilai investasinya luar biasa serta meningkatkan perekonomian daerah" kata Irmansyah.

Namun, dalam hal ini pembuatan tambak udang harus sesuai dengan aturan yang ada serta memahami kondisi masyarakat sekitar, tidak bisa seenak pengusaha, ucapnya dengan tegas.

Untuk menertibkan tambak udang ini tentunya yang punya kewenangan Pemda Padang Pariaman baik itu izinnya maupun amdal tambak udang tesebut.

"Kalau sudah ditertibkan jelas regulasi aturannya serta menjadi pendapatan daerah sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar" ucapnya.

Terkait dengan urusan masyarakat, DPD Pekat IB Padang Pariaman siap membantu masyarakat yang terzolimi, apalagi dengan kondisi pandemi saat ini, ekonomi masyarakat sangat memprihatinkan.

Dengan kondisi yang terjadi saat ini, seharusnya pihak pemda setempat harus sigap melihat stuasi yang dialami masyarakat serta segera mengambil langkah, tutupnya (tim).



Editor : Heri Suprianto

 

Oleh : Dr. Siska Elvandari, SH.,MH Sekretaris DPD Pekat IB Kabupaten Padang Pariaman

Surau Kami yang selama ini terkenal menjadi bagian dari tonggak sejarah peradaban Islam mendadak menjadi "trending topics", atas insiden penistaan Alquran yang dilakukan seorang "pelaku" yang berdasarkan hasil penyidikan dan penyelidikan pihak kepolisian menyimpulkan sementara, bahwa"pelaku" mengalami gangguan kejiwaan.

Tentu saja, gangguan kejiwaan ini seakan-akan menjadi "alasan pemaaf", dan sangat sulit dicerna dengan akal sehat, mengingat tindakan yang dilakukan oleh pelaku telah menodai sendi-sendi kehidupan beragama, yang di khawatirkan akan merusak seluruh tatanan yang terintegrasi didalamnya.

Kenapa Saya bilang merusak..?Tentu saja dengan berbagai dasar pertimbangan. Pertama, dasar pertimbangan filosofis. Kita tidak bisa menutup mata, hati, telinga atas kejayaan sejarah dimasa lalu, bahwa kabupaten padang pariaman yang sangat tersohor dan sangat berkontribusi atas lahirnya tokoh-tokoh besar, ulama-ulama besar,  pada masa munculnya peradaban Islam.

Kedua, Dasar pertimbangan sosiologis. Insiden ini tentu akan berdampak terjadi perubahan didalam masyarakat, meningkatnya kesadaran hukum masyarakat untuk mengembalikan peran surau sebagaimana mestinya. 

Surau bukan saja ramai disaat telah masuknya waktu shalat, disaat anak-anak yang akan menjadi generasi penerus bangsa dan negara ini mengaji, tapi surau bisa di ramaikan dengan memberikan peran kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan keagamaan, sehingga keamanan akan surau ini juga terjaga, serta terhindar dari insiden penistaan Alquran.

Hal ini sejalan dengan teori Roscue Pound dalam adagium" Law is A Tool Of Social Engineering, yang jika diartikan, bahwa Hukum adalah alat atau sarana pengendalian masyarakat. Sehingga insiden ini diharapkan mampu merevitalisasi peran pemuka agama, pemuka adat, dan sejalan dengan "Adat Bersandi Syara", dan Syara' Bersandi Kitabullah".

Ketiga, Dasar pertimbangan yuridis. Insiden penistaan Alquran ini dapat digolongkan kepada tindak pidana penistaan agama, yang dari hari ke hari sering kita dengar terjadinya insiden ini di belahan daerah di Indonesia. Tentunya hal ini tugas kita bersama, yang sekaligus menjadi bahan evaluasi kita bersama.

Berdasarkan pasal 1 ayat 3 UUD 1945, menyatakan Indonesia adalah Negara Hukum, yang seseorang dapat dihukum jika telah memenuhi unsur-unsur perbuatan tindak pidana.

Jika insiden ini dibiarkan terjadi berlarut-larut tentu saja akan merusak Persatuan dan Kesatuan Bangsa. Kondisi ini tentu saja sejalan dengan apa yang menjadi Visi dan Misi organisasi kami.

PEKAT-IB Kabupaten Padang Pariaman, berada di "Garda Terdepan" untuk menjaga Keutuhan Kesatuan Bangsa, dan Negara Indonesia, yang bertujuan akhir memartabatkan manusia dan perikemanusiaan itu sendiri.

PadangPariaman,infonusantara.net - Dalam rangka menyukseskan pilkada badunsanak di Padang Pariaman, Unsur Fotkopimda, Tokoh Agama, Ormas dan Masyarakat hadiri apel kebangsaan di halaman Mapolres Padang Pariaman.

Apel kebangsaan ini turut dihadiri ketiga kandidat pilbup padang pariaman juga ikuti Ketua DPD Pekat IB Padang Pariaman didampingi Kabid Sospol dan Brigade.

Upacara apel kebangsaan ini di pimpin langsung Kapolres Padang Pariaman, AKBP Dian Nugraha di mapilres Padang Pariaman, Senin (30/11/2020) lalu.

Kapolres berpesan kepada seluruh elemen masyarakat dan peserta pemilu, mari kita jadikan Padang Pariaman ini sebagai daerah yang terbebas dari konflik dan jadikan daerah aman dan kondusif.

"Pilkada yang diselenggarakan ini  sebagai ajang untuk memilih pemimpin kabupaten padang pariaman kedepan, bukan untuk mencari musuh" tegasnya saat pimpin apel kebangsaan.

Sementara Ketua DPD Pekat IB Padang Pariaman, Irmansyah, Amd dalam apel kebangsaan menyampaikan, bahwa ormas pekat IB siap untuk mengawal jalannya pilkada di padang pariaman.

"Kita siap memantau dan mengawasi bagi pihak-pihak yang akan membuat rusuh selama berlangsung pilkada" kata Irmansyah kepada media, Rabu (2/12/2020).

Selain itu Irmansyah juga menyampaikan pesan kepada penyelenggaraan pemilu untuk bersikap adil dan jujur, karena pertanggungjawabannya nanti kepada Allah SWT, tuturnya.

"Kami ormas Pekat IB Padang Pariaman selalu siap mengawal pelaksanaan pilkada hingga sampai selesai, diharapkan moto pilkada badunsanak ini terwujud dengan baik di tengah masyarakat" tukasnya.

Usai apel kebangsaan dilakukan deklarasi pilkada badunsanak padang pariaman dengan membubuhkan tanda tangan.



Pewarta : Budi Kurniawan

Editor : Heri Suprianto

PadangPariaman,infonusantara.net - Ormas Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT IB) DPD Padang Pariaman berkomitmen untuk memenangkan FAGE di wikayah Padang Pariaman dalam pemilihan Gubernur Sumatera Barat pada 9 Desember mendatang.

Komitmen dan keseriusan untuk memenangkan FaGe di wilayah Padang Pariaman, terlihat menggeliat pemasangan spanduk, baliho stiker hingga sampai ke pelosok padang Pariaman oleh anggota DPK pekat IB dan para Brigade pekat IB Padang Pariaman.

DPK yang ada di kabupaten Padang Pariaman siap memenangkan FaGe pada pilkada yang akan diselenggarakan 9 Desember 2020. komitmen itu digerakan dengan semangat sampai titik darah penghabisan.

Melihat keseriusan dan komitmen setiap anggota Pekat IB, Ketua DPD Pekat IB Padang Pariaman, Irmansyah, Amd berikan semangat dan dorongan kepada anggota dan menyampaikan bahwa kita di jajaran Pekat IB Padang Pariaman tetap berusaha sekuat tenaga untuk menangkan FaGe di daerah ini.

"Untuk memenangkan FaGe, kita kerahkan seluruh potensi yang ada hingga sampai ke tingkat ranting dan solid mengantarkan pilihan kita menuju Sumbar menjadi gubernur Sumbar" ucap Irmansyah kepada media, Rabu (25/11/2020).

Menurut dia FaGe merupakan calon gubernur yang tepat untuk memimpin Sumbar kedepan, selain rendah hati selama memimpin sebagai Kapolda Sumbar beliau di beri julukan sebagai jendral niniak mamak, artinya beliau sangat dekat dengan masyarakat.

Beliau adalah Jendral jujur dan mempunyai rasa kepedulian yang sangat tinggi untuk masyarakat, jadi sudah sangat pas pilihan masyarakat FaGe untuk pimpin Sumbar kedepan, tuturnya.

Secara pribadi kata Irmansyah saya sudah pernah melihat sendiri sepak terjang beliau waktu jadi Kapolda Sumbar, memang benar seorang pemimpin idaman yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Sumbar saat ini.

"Mudah-mudahan dengan doa dan kerja keras kita bersama dan seluruh masyarakat Sumbar, kita bersama-sama bisa mengantarkan FaGe jadi nomor 1 di sumbar" tukasnya.



Pewarta : Budi Kurniawan

Editor : Heri Suprianto

PadangPariaman,infonusantara.net - Pembangunan Jalan yang baru selesai di kerjakan di Korong Batu mengaum, Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sei.Geringging mendapat musibah longsor akibat hujan lebat tadi malam.

Mendegar informasi itu, Ketua Ormas Pekat IB Padang Pariaman, Irmansyah, Amd terjun langsung kelapangan melihat kejadian itu dan melakukan koordinasi dengan Kadis PUPR Kabupaten Padang Pariaman.

"Kita mempertanyakan kenapa jalan yang baru di bangun semudah itu bisa terban akibat hujan ada apa? tanya Ketua Pekat IB Padang Pariaman kepada Kadis PUPR.

Selain itu Irmansyah juga mempertanyakan kenapa drainase tidak di buat serta mobil yang bermuatan berat juga bisa masuk ke jalan yang masih dalam tahap pemeliharaan, tanyanya lagi.

Sementara jalan yang dibuat ini sangat vital bagi masyarakat sebagai sarana perekonomian di Sei.Geringging untuk mobilisasi.

Koordinasi Ketua Pekat IB Padang Pariaman dengan Kadis PUPR Dedi Irwan menyebutkan bahwa jalan yang longsor itu merupakan pekerjaan Dinas PUPR Provinsi Sumbar.

"Kita sudah sampaikan informasi ini ke pihak Dinas PUPR Provinsi meminta untuk segera memperbaiki jalan yang kena longsor itu" sebut Irmansyah kepada media, Senin 23 November 2020.

Terkait hal tersebut, Ketua Pekat IB Padang Pariaman akan tetap memantau perkembangan pekerjaan perbaikan jalan yang akan dilakukan Dinas PUPR Provinsi Sumbar itu.

"Setelah dilakukan komunikasi, kalau belum juga melakukan perbaikan, kami Ormas Pekat IB Padang Pariaman akan mengguruduk ke kantor dinas PUPR Padang Pariaman dan juga Provinsi untuk mempertanyakan, tegas Irmansyah.

Dia menambahkan, soal bencana memang kita tidak tahu kapan terjadi, namun kesiapsiagaan sangat diutamakan, jadi dalam hal ini pihak pemerintah harus cepat tanggap.

"Kita berharap dengan terjadi longsor ini segera pihak bersangkutan untuk melakukan pembenahan agar akses transportasi dapat dilalui kembali masyarakat setempat, tukasnya.



Pewarta : Budi Kurniawan

Editor : Heri Suprianto

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.