PILIHAN REDAKSI

Kegiatan Inovatif Produktif Tingkatkan Perekonomian Warga Binaan

  INFO|MENTAWAI - Melalui kegitan inovatif produktif, Babinsa Koramil 03/Sipora, Kodim 0319/Mentawai, Sertu Togu Purba motivasi warga binaa...

Budaya

Opini

Mentawai

Padang Panjang

Peristiwa

Pariwara

Nasional

 Setoran Capai Rp4 M,Puluhan Pegawai Rutan KPK Diduga Terlibat Pungli!
Tuesday, June 20, 2023

On Tuesday, June 20, 2023

 

ilustrasi pungli.




INFONUSANTARA.NET, Jakarta - Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan puluhan petugas Rumah Tahanan (Rutan) KPK diduga terlibat pungutan liar (pungli) dari para tahanan kasus korupsi.

"Diduga yang terlibat bahkan puluhan pegawai Rutan KPK," ujar anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris melalui pesan tertulis, Selasa (20/6).


Haris enggan berbicara banyak termasuk ketika dikonfirmasi perihal motif pungli yang disinyalir dilakukan petugas Rutan KPK. Dewas KPK, terang dia, telah melaporkan temuan tersebut kepada pimpinan KPK.


"Tunggu saja hasil penyelidikan KPK karena Dewas sudah menyerahkan dugaan tindak pidana yang dilakukan para staf pengelola Rutan KPK tersebut kepada pimpinan KPK," imbuhnya.


KPK membenarkan telah membuka penyelidikan terkait dugaan pungli tersebut. Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menegaskan KPK tidak pandang bulu dalam melakukan proses penegakan hukum ini.


"Temuan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar yang dilakukan oleh oknum ya, oleh oknum di Rutan KPK sedang ditangani dan saat ini pada proses penyelidikan," kata Asep.


Berdasarkan temuan Dewas KPK, setidaknya terdapat setoran Rp4 miliar yang terjadi dalam kurun waktu Desember 2021-Maret 2022 dari para tahanan kasus korupsi kepada petugas Rutan KPK.

(ryn/ugo)

Pertamina Bakal Luncurkan Produk Baru BBM Awal Juli Ini!
Tuesday, June 20, 2023

On Tuesday, June 20, 2023

 




INFONUSANTARA.NET,Jakarta -- Indonesia akan memiliki produk Bahan Bakar Minyak (BBM) baru yang memiliki campuran bioetanol dengan RON 92 atau Pertamax. Adapun yang akan memasok kebutuhan bioetanol tersebut adalah PT Perkebunan Nusantara III (PTPN).


Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana.


Selain PTPN, Dadan juga mengatakan bahwa ada pula perusahaan swasta yang juga memproduksi bioetanol di Indonesia.


"PTPN dan ada Molindo salah satu swasta di malang," jelas Dadan saat ditanya siapa produsen yang akan memasok produksi bioetanol, saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, dikutip Selasa (20/6/2023).


Dadan mengatakan dari total target produksi Bioetanol hingga tahun 2030 yaitu sebesar 1,2 juta kl. Sedangkan, dari kedua perusahaan bioetanol yang ada saat ini, Dadan menyebutkan yang bisa diproduksi di dalam negeri mencapai 40 ribu kl per tahun.


"Sekarang itu secara kapasitas yang selalu produksi ya, kalau secara siap 100 ribu kl, ada tapi yang selalu produksi 40 ribu kl," ujar Dadan.


Selain itu, target produksi sebesar 1,2 juta kl sampai dengan tahun 2030 tersebut sudah tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 40 tahun 2023. Sehingga Dadan mengatakan bahwa perintah pencampuran antara BBM dengan bioetanol merupakan titah Presiden Indonesia, Joko Widodo.


"Nah sekarang karena presiden meminta untuk berjalan kan Perpres sudah ditandatangani untuk itu mudah-mudahan ini di awal Juli kita bisa melaksanakan untuk wilayah yang terbatas," kata Dadan.


Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir angkat suara mengenai rencana PT Pertamina (Persero) meluncurkan BBM jenis baru. Menurutnya, sudah ada beberapa SPBU di Surabaya yang siap untuk menjualnya.


"Tanya Bu Nicke (Dirut Pertamina), tapi yang pasti ada beberapa belas pom bensin yang sudah siap di Surabaya, di Jakarta sudah mulai ada. Ini yg kita dorong supaya ada solusi bersama," kata Erick ketika ditanya mengenai kapan BBM jenis baru ini di jual.


Erick belum mengetahui terkait kapan BBM jenis baru ini akan di Jual di wilayah Jakarta. Tapi setidaknya sudah ada 15 pom bensin di Surabaya yang siap menjualnya pada akhir bulan ini, meski Ia belum mau membeberkan harga jualnya.


Untuk diketahui produk Bahan Bakar Minyak (BBM) terbaru daru PT Pertamina (Persero) itu adalah, pencampuran antara Bahan Bakar Nabati (BBN) bioetanol pada BBM non subsidi, khususnya untuk jenis Pertamax (RON 92).


Sebelumnya, Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati membeberkan Pertamina berencana untuk meluncurkan produk BBM baru. Peluncuran produk baru tersebut merupakan upaya perusahaan dalam mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Di samping itu, hal ini juga sebagai upaya perusahaan untuk menurunkan emisi karbon dan mewujudkan kemandirian energi.


"Jadi nanti kita di bulan ini, gak papa ya Pak Alfian kita bocorin dulu, kita mau launching produk baru. Yaitu bioetanol, jadi Pertamax kita campur dengan etanol," ujar Nicke dalam Media Briefing Capaian Kinerja 2022, Selasa (6/6/2023).


Menurut Nicke, produksi produk baru BBM ini nantinya tidak akan mengganggu pasokan tebu untuk kebutuhan industri gula. Adapun, bioetanol sendiri diproduksi dari hasil fermentasi molases (tetes tebu).


Selain dari tebu, Indonesia juga masih memiliki potensi bahan baku yang cukup besar sebagai sumber bioetanol. Pasalnya, sumber bioetanol juga dapat berasal dari singkong dan jagung. "Jadi kita akan terus lakukan riset-riset untuk menghasilkan bioenergi dari bahan baku nabati. Jadi tantangannya yang kedua adalah ke orangnya ya," ujar Nicke.

(pgr/cnbc)


 Srikandi BUMN Goes to Campus : Bio Farma Bagikan Pengalaman kepada Mahasiswa UNPAD
Monday, June 19, 2023

On Monday, June 19, 2023




INFONUSANTARA.NET -- Srikandi Bio Farma menggelar kegiatan Srikandi BUMN Goes to Campus (SGTC) di Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung pada 15 Juni 2023. Srikandi BUMN Goes To Campus merupakan rangkaian event yang diinisiasi oleh Srikandi BUMN. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 300  mahasiswa yang terdiri dari berbagai Fakultas di UNPAD. 


Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Dr. Rina Indiastuti, menyampaikan apresiasi kepada Bio Farma atas terselenggaranya kegiatan Srikandi BUMN di UNPAD.


“Kami menyampaikan apresiasi kepada pihak BUMN, baik dari Kementerian serta BUMN Penyelenggara. Dalam rangka menyambut Indonesia Emas 2045, Universitas Padjadjaran siap bekerjasama dengan BUMN untuk memberikan kontribusi positif kepada negara,” ungkap Rina. 


Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap mahasiswa di UNPAD termotivasi dan punya keinginan untuk melanjutkan karir di perusahaan milik pemerintah (BUMN).


“Saat ini, UNPAD memiliki 36.500 mahasiswa, dimana diantaranya (sebanyak) 32.000 adalah mahasiswa S1 dan D4. Sebanyak 60% diantaranya adalah kaum perempuan, sedangkan untuk posisi dosen di UNPAD, sebanyak 55% diisi oleh srikandi.  Dengan semakin besarnya peluang di BUMN, maka kami harapkan mahasiswi kami dapat menjadi Srikandi-Srikandi BUMN di masa mendatang, dan tidak hanya menjadi karyawan saja, namun juga dapat menduduki posisi manajerial dan bahkan jajaran Direksi," tambahnya.


Direktur Human Capital Bio Farma, Endang Suraningsih saat sesi sharing menyampaikan bahwa BUMN merupakan salah satu komponen penting dalam mendorong Indonesia sebagai Big Five kekuatan ekonomi dunia.


“Pada perayaan 100 tahun hari lahir Republik Indonesia nanti, diharapkan Republik Indonesia dapat menjadi kekuatan ekonomi yang diperhitungkan, bahkan bisa mencapai lima besar atau Big Five dari segi ekonomi. Dan dengan pola pertumbuhan yang konsisten saat ini, BUMN merupakan katalisator yang menjadikan cita-cita tersebut terwujud,” papar Endang.


Endang juga menyampaikan, bahwa partisipasi kaum perempuan sangatlah penting dalam mengejar cita-cita tersebut.


“Komitmen pemerintah RI adalah untuk mendorong partisipasi atau keterwakilan sebesar 30% dari kaum wanita di aspek pembuat kebijakan di masa depan. Komitmen ini telah diteruskan oleh Kementerian BUMN dalam program pengembangan talenta untuk kaum perempuan agar dapat mengisi 25% posisi eksekutif di BUMN. Diharapkan Srikandi-Srikandi penerus ini dapat menjadi agent of development untuk mendorong kemajuan Indonesia dalam berbagai bidang, tidak hanya ekonomi saja,” ungkap Endang. 


Srikandi Bio Farma Goes to Campus bertujuan untuk mengamplifikasi kemajuan BUMN dan semua kegiatan serta kreativitas Srikandi BUMN,  melakukan engagement dan memberikan inspirasi untuk menarik minat para mahasiswa untuk berkarir di BUMN, mengenalkan Bio Farma Group, Srikandi Bio Farma, Talenta, serta produk-produk unggulan dan prestasinya untuk memberikan inspirasi kepada mahasiswa.


Srikandi BUMN Goes To Campus merupakan kegiatan Srikandi BUMN yang dilakukan di 25 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta dari Sabang sampai Merauke, dengan total peserta yang akan diundang mencapai 25.000 mahasiswa. Penyelenggaraan Srikandi BUMN Goes to Campus merupakan kolaborasi dari seluruh BUMN, dan Bio Farma merupakan salah satu BUMN yang berkontribusi dan menjadi PIC penyelenggaraan event di kota tempat Bio Farma berada, yaitu di kota Bandung. 


Dukung Program Kerjasama Global Pemerintah:  Bio Farma Kembali Siapkan 850 ribu Dosis Vaksin Pentavalen untuk Nigeria
Wednesday, June 14, 2023

On Wednesday, June 14, 2023

 



INFONUSANTARA.NET -- Bio Farma, sebagai induk Holding BUMN Farmasi menandatangani surat perjanjian dengan Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) atau dikenal dengan Indonesian Aid Kementerian Keuangan RI, untuk melaksanakan paket pekerjaan penyediaan vaksin pentavalent tahap II untuk Dukungan Program Vaksinasi Pentavalent di Nigeria.


Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Medis dan Hubungan Kelembagaan Bio Farma, Sri Harsi Teteki dan Direktur Investasi dan Penyaluran Dana Indonesian Aid/ LDKPI, Iwan Nur Hidayat di Kantor Pusat Bio Farma Bandung pada 9 Juni 2023.

  

Bio Farma kembali menyiapkan 850 ribu dosis vaksin pentavalen (merk dagang Pentabio) yang diserahkan pada 11 Juni 2023 di Kantor Bea Cukai Soekarno Hatta untuk memenuhi program hibah vaksin tahap ke II dari Indonesian AID /LDKPI Kementerian Keuangan RI kepada Pemerintah Nigeria.


Penyaluran vaksin pentavalen dilakukan dalam dua tahap. Penyaluran tahap pertama telah dilakukan pada bulan Maret 2023 sebanyak 730 ribu dosis dan penyaluran tahap kedua sebanyak 850 ribu dosis dilakukan pada Juni 2023, sehingga total vaksin pentavalen yang dikirimkan adalah 1,5 juta dosis.


Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya mengatakan bahwa langkah ini merupakan realisasi komitmen Holding BUMN Farmasi dalam mendukung program pemerintah untuk menjaga ketahanan kesehatan dunia.


“Telah menjadi komitmen bagi Bio Farma sebagai Holding BUMN Farmasi untuk mendukung program pemerintah, dalam kerjasama di bidang kesehatan yang bertujuan untuk menjaga ketahanan kesehatan global. Hal ini akan menjadi program yang berkelanjutan dengan Pemerintah Nigeria,” tutur Shadiq.


“Produk vaksin yang diserahkan kepada Pemerintah Federal Nigeria ini sebagai salah satu bentuk solidaritas global untuk mendukung kesetaraan dalam mendapatkan Vaksin. Produk Vaksin yang diserahkan kepada Pemerintah Nigeria adalah produk unggulan dari Bio Farma dengan kualitas yang telah memenuhi standar dunia yaitu Pre-qualified WHO (sertifikasi WHO),” tambahnya.

 

Direktur Medis dan Hubungan Kelembagaan Bio Farma, Sri Harsi Teteki mengungkapkan terima kasih atas kepercayaan Indonesian AID kepada Bio Farma.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Indonesian AID /LDKPI Kementerian Keuangan RI yang telah memberi kepercayaan kepada Bio Farma dalam menyediakan vaksin untuk dihibahkan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Nigeria atas kepercayaan penggunaan produk vaksin yang diproduksi oleh Bio Farma untuk digunakan sebagai program imunisasi nasional di Nigeria. Kami berharap ke depannya Bio Farma dapat bekerja sama dengan Nigeria dalam menyehatkan masyarakat Nigeria juga global,”papar Sri.

 

Kedepannya Bio Farma berencana akan melakukan kerja sama teknologi transfer untuk vaksin Pentavalen dengan mitra Perusahaan farmasi lokal di Nigeria. Jumlah penduduk dan angka kelahiran yang tinggi di Nigeria serta wilayah regional Afrika Barat, menjadi peluang Bio Farma untuk melakukan ekspansi pasar vaksin dengan menjadikan Nigeria sebagai Hub produksi vaksin untuk kebutuhan program vaksin global.



Apresiasi Talenta Terbaik : Bio Farma berikan Apresiasi Penghargaan Haji
Sunday, June 11, 2023

On Sunday, June 11, 2023

 



INFONUSANTARA.NET -- Bio Farma melepas Calon Jemaah Haji Karyawan & Purnabakti Bio Farma  2023 di Kantor Pusat Bio Farma Bandung pada 9 Juni 2023. Sebanyak 33 orang calon jamaah yang merupakan karyawan dan pensiunan  Bio Farma berserta pasangan akan berangkat melaksanakan ibadah pada musim haji tahun ini.


Dalam sambutannya saat kegiatan pelepasan, Wakil Direktur Utama Bio Farma, Soleh Ayubi, menyampaikan bahwa sebagai salah satu bentuk apresiasi perusahaan kepada karyawan, Bio Farma memiliki program  penghargaan haji bagi karyawan.


“Setiap tahunnya kami memberikan ibadah penghargaan haji bagi karyawan yang terpilih, ini merupakan salah satu bentuk apresiasi kami bagi karyawan dan merupakan komitmen Bio Farma yang dilaksanakan secara konsisten untuk mempertahankan talenta terbaik serta memberikan apresiasi atas segala dedikasi karyawan bagi kemajuan Bio Farma,” ungkap Soleh Ayubi.


Soleh Ayubi mengucapkan selamat  kepada karyawan yang berangkat ibadah haji ketanah suci “Insyaallah itu menjadi panggilan yang luar biasa untuk berangkat ibadah haji dan doakan Bio Farma dengan sangat baik dan ikhlas agar Bio Farma selalu menjadi tumpuan ketahanan kesehatan di Indonesia, serta menjadi penyedia solusi kesehatan bagi ratusan jutaan orang penduduk dunia,” ungkapnya.


Direktur Human Capital Bio Farma, Endang Suraningsih mengungkapkan bahwa penghargaan ibadah haji ini diberikan kepada karyawan yang telah berkontribusi dalam jangka waktu yang panjang kepada Perusahaan


“Karyawan yang menerima penghargaan ibadah haji ini tentunya akan menjadi teladan bagi karyawan yang lain dan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh karyawan Bio Farma untuk  memiliki kinerja cemerlang dan berdedikasi tinggi kepada perusahaan,” papar Endang.


Mewakili karyawan yang akan berangkat haji, Mohamad Usman, menyampaikan rasa terimakasih atas perhatian Bio Farma 


“Saya mewakili teman - teman jemaah haji Bio Farma yang akan berangkat tahun ini mengucapkan  terimakasih kepada Bio Farma. Rasa bahagia yang tak terhingga bagi kami diberikan kesempatan untuk ibadah haji. Semoga menjadi wasilah dan berkah bagi perusahaan ini agar terus maju dan berkembang memberikan kontribusi bagi kemaslahatan dan peningkatan kualitas hidup umat manusia pada umumnya dan khususnya bagi kesejahteraan karyawan dan masyarakat disekitarnya,”ungkap Usman.


Kegiatan pelepasan ibadah haji ini ditutup dengan tausyiyah yang disampaikan oleh Ustad  Uus M. Ruhiyat yang mengangkat tema Perjalanan Suci Menuju Kebahagiaan Abadi. 


Kementerian BUMN Angkat Shadiq Akasya sebagai Dirut Biofarma Group
Thursday, June 08, 2023

On Thursday, June 08, 2023

 



INFONUSANTARA.NET – Kementerian BUMN menetapkan Shadiq Akasya sebagai Direktur Utama Bio Farma dengan surat keputusan Nomor: SK-110/MBU/06/2023 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) Bio Farma pada 5 Juni 2023.


Tidak hanya mengangkat Direktur Utama, pada Surat Keputusan (SK) tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir mengangkat nama-nama baru sebagai anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bio Farma. SK Menteri BUMN tersebut diserahkan oleh Wakil Menteri I BUMN RI, Pahala Nugraha Mansury.


Pahala Nugraha Mansury menyampaikan terima kasih atas dedikasi Honesti Basyir selama menjabat sebagai Direktur Utama Bio Farma terutama saat melalui masa pandemi.


”Kami atas nama Pemegang Saham tentunya mengucapkan terima kasih kepada Pak Honesti yang selama ini sudah menjabat sebagai Dirut,” kata Pahala.


Pahala menyebut, tidak hanya berkontribusi dalam pembentukan Bio Farma sebagai Holding,  Pak Honesti juga berperan pada masa-masa yang cukup sulit di dunia farmasi.


”Di mana pada waktu itu kita mengalami masa pandemic Covid-19, mencari solusi untuk kebutuhan vaksin Covid-19, mendistribusikan, dan juga melakukan pengembangan IndoVac, vaksin karya anak bangsa. Merupakan salah satu upaya kita semua untuk melakukan penanggulangan pandemi dan tentunya juga melakukan berbagai upaya untuk bisa melakukan pengembangan organisasi,” papar Pahala.


Berkaitan dengan itu, Pahala juga menyampaikan harapan kepada Direktur Utama beserta anggota Direksi Bio Farma yang baru dilantik. Kepada Direktur Utama Bio Farma khususnya, Pahala berharap, bersama-sama juga dengan direksi lain untuk merealisasikan visi untuk Biofarma Group menjadi sebuah grup farmasi yang memiliki value lebih 10 Billion Dollar.


”Harapannya, dalam 3-4 tahun dapat merealisasikan untuk menjadi grup Healthcare yang terintegrasi, karena semua komponen ekosistemnya sudah ada. Mulai dari perusahaan vaksin, farmasi, Indofarma sebagai perusahaan yang kita harapkan bertransformasi juga, Kementerian BUMN berharap Bio Farma sebagai holding memainkan peran yang aktif dalam hal melakukan transformasi,” tuturnya.


”Saya berharap pengalaman Shadiq Akasya di perusahaan Life Insurance sebelumnya, yang memiliki pengalaman komersialisasi bisa menjadi pendorong organisasi Holding Farmasi ke depan,” tandasnya.


Sementara itu Direktur Utama Bio Farma yang baru, Shadiq Akasya mengungkapkan terima kasih atas amanah baru yang diberikan.

”Amanah baru yang saya terima ini, sangat berharga sekali. Ini industri baru, saya telah berkarya selama 30 tahun di industri keuangan dan lima tahun terakhir di industri asuransi. Harapan dari Pak Wamen I BUMN menjadi penyemangat bagi kami di Biofarma Group. Ada beberapa entitas usaha di bawah Biofarma Group yang akan kami dorong untuk lebih sehat ke depannya,” ungkap Shadiq.


Shadiq mengungkapkan, harapan valuasi 10 Billion Dollar itu tentu tidak mudah. Dibutuhkan transformasi serta dukungan dan kolaborasi dari banyak pihak. ”Kita harus sama-sama bergerak, mengubah mindset”, artinya.

Sementara itu, Direktur Utama Bio Farma periode 2019-2023, Honesti Basyir menyampaikan rasa bangga telah menjadi bagian penting dalam perjalanan Biofarma Group. 


”Saya bangga diberikan kepercayaan bergabung di industri farmasi selama lebih dari 6 tahun. Berawal di PT Kimia Farma Tbk pada 2017, kemudian diberikan Amanah di PT Bio Farma selama 3 tahun terakhir. Ini menjadi hal yang paling berharga dalam journey saya”.


“Pada tiga bulan pertama saya bergabung  di Bio Farma, langsung disambut dengan tantangan pandemi Covid-19. Rasanya seperti berada dalam mimpi. Belum saya memahami cara pembuatan vaksin, namun sudah diberikan tugas oleh Pemerintah untuk membuat vaksin Covid-19. Saya beruntung memiliki tim solid di Bio Farma, tim yang saling dukung membantu, knowledge-nya ada di mereka semua yang lebih dulu berkiprah di Bio Farma. Hal inilah yang membuat saya merasa bangga. Saya sangat berterima kasih dan juga mohon maaf kepada teman-teman, jikalau style saya dalam berinteraksi mungkin dirasa agak nyeleneh,” ungkap Honesti.


Komisaris Utama Bio Farma, Tanri Abeng menekankan pentingnya teamwork untuk mencapai tujuan perusahaan.


“Sejak awal saya bergabung, kita mendapatkan dukungan penuh karena kita punya kesempatan yang luar biasa. Bio Farma dalam 3 tahun terakhir ini berperan penting dalam menangani pandemi covid. Kita sudah punya perencanaan untuk korporasi dan sudah berjalan untuk eksekusinya. Jadi kita butuh teamwork dan teamwork membutuhkan leadership” ujar Tanri.


“Dengan tim yang baru saya berharap bahwa langkah–langkah yang kita lakukan untuk mencapai tujuan pertumbuhan melalui eksekusi yang tepat. Saya harapkan tim yang baru ini fokus kepada proses yang harus dikejar. Dewan komisaris akan selalu menjadi bagian pendorong dan pengawas sekaligus. Kita tidak hanya mengawasi, tapi kita dorong juga,” tambahnya.


Bio Farma Group Umumkan Perubahan Susunan Pengurus Perusahaan
Tuesday, June 06, 2023

On Tuesday, June 06, 2023

 



INFONUSANTARA.NET -- Jakarta (05/06), PT Bio Farma (Persero) mengumumkan perubahan susunan pengurus perusahaan, sesuai Surat Keputusan Menteri BUMN Selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bio Farma Nomor: SK-110/MBU/06/2023 tanggal 5 Juni 2023 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bio Farma.


Pada Surat Keputusan tersebut, Menteri BUMN mengangkat nama-nama baru sebagai anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bio Farma:


1. Shadiq Akasya - Direktur Utama

2. Kamelia Faisal – Direktur Pemasaran

3. Iin Susanti - Direktur Produksi dan Supply Chain


Menteri BUMN juga menetapkan pengalihan penugasan sebagai anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bio Farma, yaitu :


1. Yuliana Indriati, semula sebagai Direktur Penelitian dan Pengembangan Bisnis menjadi Direktur Pengembangan Usaha;

2. Sri Harsi Teteki, semula sebagai Direktur Hubungan Kelembagaan menjadi Direktur Medis dan Hubungan Kelembagaan


Selain itu, PT Bio Farma (Persero) juga mengumumkan perubahan susunan komisaris perusahaan, sesuai Surat Keputusan Menteri BUMN Selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bio Farma Nomor: SK-111/MBU/06/2023 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bio Farma.


Pada Surat Keputusan Menteri BUMN tersebut, mengangkat nama Didik Kusnaini sebagai anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bio Farma.


Sehingga Susunan Pengurus Perusahaan PT Bio Farma (Persero) menjadi sebagai berikut :


       Board of Commissioners PT Bio Farma (Persero) :

1. Komisaris Utama : Tanri Abeng

2. Komisaris Independen : Nizar Yamanie 

3. Anggota Dewan Komisaris : Arianti Anaya

4. Anggota Dewan Komisaris : Roni Dwi Susanto

5. Anggota Dewan Komisaris : Ahmad Ramli

6. Anggota Dewan Komisaris : Didik Kusnaini


       Board of Directors PT Bio Farma (Persero) :

1. Direktur Utama : Shadiq Akasya

2. Wakil Direktur Utama : Soleh Udin Al Ayubi

3. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko : IGN Suharta Wijaya

4. Direktur Medis dan Hubungan Kelembagaan : Sri Harsi Teteki

5. Direktur Pengembangan Usaha : Yuliana Indriati

6. Direktur Human Capital : Endang Suraningsih

7. Direktur Produksi dan Supply Chain : Iin Susanti

8. Direktur Pemasaran : Kamelia Faisal


Corporate Secretary Bio Farma memberikan catatan atas nama-nama baru pada Susunan Pengurus Perusahaan PT Bio Farma, sebagai berikut :

1. Shadiq Akasya, Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), sebelumnya adalah Direktur Utama BNI Life

2. Kamelia Faisal – Direktur Pemasaran PT Bio Farma (Persero), sebelumnya adalah Direktur Sales & Marketing PT Indofarma Tbk

3. Iin Susanti - Direktur Produksi dan Supply Chain PT Bio Farma (Persero), sebelumnya Vice President Perencanaan Strategis dan Pengendalian Kinerja Korporasi

4. Didik Kusnaini, Komisaris PT Bio Farma (Persero), saat ini adalah Direktur Harmonisasi Peraturan Penganggaran Kementerian Keuangan RI.



Prioritaskan Partnership B to B Untuk Peningkatan Kinerja Indofarma 2023
Thursday, June 01, 2023

On Thursday, June 01, 2023

 





INFONUSANTARA.NET -- Pada Rabu, 31 Mei 2023, diselenggarakan Public Expose, di Kimia Farma Corporate University, Jl. Cipinang Cempedak I No 36, Jatinegara, Jakarta Timur, setelah penyelenggaraan RUPS Tahunan Perseroan, Tahun Buku 2022. Hadir pada Public expose jajaran Direksi PT Indofarma Tbk, yaitu Bapak Agus Heru Darjono selaku DIrektur Utama, Bapak Ariesta Krisnawan, selaku Direktur Keuangan, Managemen Risiko dan SDM, Bapak Jejen Nugraha, selaku Direktur Produksi dan Supply Chain, Ibu Kamelia Faisal selaku Direktur Sales & Marketing.


Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2022, menyampaikan 6 (enam) Mata Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2022 , diantaranya sebagai berikut:


1.Persetujuan Penerimaan Pinjaman dari Pihak Terafiliasi dan Memiliki Nilai yang Material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 dan Nomor 17/POJK.04/2020, yaitu permohonan persetujuan SHL 157 M kepada PT Bio Farma (PERSERO) dalam rangka restrukturisasi Perseroan.


2.Pengukuhan Pemberlakuan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor:

a.PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.

b.PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara.

c.PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara.


Guna meningkatkan kinerja, Perseroan melaksanakan program restrukturisasi yang diharapkan mampu menciptakan arus kas operasi yang positif dan posisi keuangan yang sehat pada tahun 2023 sehingga dapat memicu kesinambungan bisnis yang baik bagi Perseroan.


Dalam paparan Laporan Direksi, Direktur Utama PT Indofarma Tbk, Agus Heru Darjono menyampaikan, di tahun 2023 ini Perseroan memproyeksikan pendapatan sebesar Rp. 1,86 Triliun, dengan pertumbuhan sebesar 63,36% dari realisasi Pendapatan di tahun 2022. Dengan Laba Kotor sebesar Rp. 406 Miliar atau margin sebesar 22%, diharapkan Laba Tahun berjalan yang diperoleh di tahun 2023 sebesar Rp. 5,1 Miliar.


Di awal tahun 2023 Direktur Utama PT Indofarma Tbk, Agus Heru Darjono menginisiasi perubahan strategi (shifting strategy) dengan mengubah cara pendekatan dari hanya Business to Consumer (B to C) menjadi Business to Business (B to B) dengan pola partnership dalam proses produksi dan pemasaran.


“Selain itu, Perseroan fokus pada kelompok produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan kapabilitas yang dimiliki Perseroan, optimalisasi pasar export dan pemanfaatan fasilitas pabrik Perseroan untuk produksi Natural Extract yang telah tersertifikasi CPOTB, Halal dan HACCP,” ujar Agus.


Hingga bulan Mei 2023, Shifting strategy telah direalisasikan dalam beberapa kerjasama Business to Business (B to B), diantaranya melalui Penandatangan Kerjasama distribusi dengan PT Bintang Kencana Artha (“BAK’), Perjanjian Kerjasama Produksi dan Pemasaran dengan PT Quantum Laboratoris Internasioanl, Perjanjian Kerjasama toll manufacturing dengan PT Rama Emerald Multi Sukses dan Kolaborasi dengan Smesco Indonesia dalam peningkatan pemasaran produk koperasi dan usaha kecil menengah berbasis teknologi, guna optimalisasi produksi natural extract Perseroan.


Kepada Publik dan Investor, PT Indofarma Tbk memberikan keterbukaan akses untuk memperoleh informasi melalui alamat seperti yang tertera di bawah ini:


Jl. Tambak Nomor 2, Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur 13150

Mobile Phone: 0812 999 2076

Telepon : (021) 85908349

Faksimile : (021) 88323972/73

Email : headoffice@indofarma.id


Informasi ini tersedia di www.indofarma.id


Public Expose Tahunan PT Indofarma Tbk (“Perseroan”) Tahun Buku 2022 diselenggarakan dalam rangka memenuhi Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, butir V tentang Public Expose.

Dorong Kinerja Penjualan, Indofarma dan Quantum Laboratoris Jalin Kerja Sama Produksi dan Pemasaran
Tuesday, May 30, 2023

On Tuesday, May 30, 2023

 



INFONUSANTARA.NET -- PT Indofarma TBK (INAF), anak usaha Biofarma Group senantiasa meningkatkan potensi bisnis dengan menandatangani Perjanjian Kerja Sama Toll Manufacturing antara PT Indofarma Tbk dengan PT Quantum Laboratoris Internasional di Kantor Pusat Indofarma Cikarang Barat pada 26 Mei 2023. Kerjasama ini sebagai salah satu bentuk B2B partnership khususnya  dalam memanfaatkan kapasitas dan kapabilitas masing-masing perusahaan agar berkembang lebih baik. 


Perjanjian kerjasama ditandatangani oleh Direktur Produksi & Supply Chain PT Indofarma Tbk,  Jejen Nugraha dan Direktur PT Quantum Laboratoris Internasional, Veronica Susi Setyaningsih, disaksikan oleh  Direktur Utama  PT Indofarma Tbk, Agus Heru Darjono dan Direktur Utama PT Quantum, Edwin Tjahyadi.


Direktur Utama PT Indofarma Tbk, Agus Heru Darjono, menyampaikan bahwa dengan adanya kerja sama ini akan memaksimalkan potensi kedua belah pihak.


“Kerja sama antara Indofarma dan Quantum Laboratoris Internasional, dapat meningkatkan utilitas produksi Indofarma dan di satu sisi akan mendorong Quantum Laboratoris Internasional untuk meraih  market share sesuai dengan yang diharapkan. 


Agus Heru juga menegaskan bahwa Indofarma senantiasa menjadikan kualitas produksi obat Indofarma menjadi prioritas utama. 


“Hingga saat ini, fasilitas produksi PT Indofarma Tbk telah tersertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta tersertifikasi ISO 9001 : 2015 Sistem Manajemen Mutu,” papar Agus.


“Melalui rangkaian proses pengawasan dan pemastian mutu, produk sirop obat produksi Indofarma telah memenuhi ketentuan, dan aman digunakan dikonsumsi masyarakat sepanjang sesuai aturan pakai, sebagaimana tercantum dalam penjelasan BPOM RI Nomor HM.01.1.2.05.23.75 tanggal 12 Mei 2023.  Sehingga kerja sama ini dapat meningkatkan ketersediaan obat yang berkualitas untuk derajat Kesehatan masyarakat Indonesia yang lebih baik,” ungkapnya.


Hal ini senada dengan pernyataan Direktur Utama PT Quantum, Edwin Tjahyadi yang hadir menyaksikan penandatangan Kerja sama.


“PT Quantum memiliki tim dan jaringan pemasaran yang tersebar di wilayah Indonesia dan fokus kami adalah tingkat ketersediaan produk harus terjaga baik untuk pemenuhan kebutuhan pasar. Kami meyakini bahwa dengan kapabilitas yang dimiliki, kerja sama tersebut akan meningkatkan kinerja penjualan kedua perusahaan secara signifikan,”ungkap Edwin.


Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama Holding BUMN Farmasi, Honesti Basyir menyampaikan bahwa Biofarma Group senantiasa meningkatkan kapasitas dan kapabilitas produk perusahaan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk kesehatan.


“Melalui kerjasama yang terjalin ini, Indofarma dapat meningkatkan pengembangan bisnis dan juga pemasaranya produknya, sehingga mempercepat waktu tercapainya produk sampai ke pasar. Masyarakat menjadi lebih mudah untuk memperoleh obat yang berkualitas. Hal ini sesuai dengan tujuan dari holding farmasi yaitu untuk meningkatkan ketersediaan produk, dengan menciptakan inovasi bersama dalam penyediaan produk farmasi.(*)

 



Jaga Ketahanan Kesehatan Dunia: Bio Farma Kapalkan 1,5 juta Dosis Vaksin Pentavalen untuk Nigeria
Tuesday, May 30, 2023

On Tuesday, May 30, 2023

 



INFONUSANTARA.NET -- Bio Farma, sebagai induk Holding BUMN Farmasi mendukung langkah Pemerintah untuk menjaga ketahanan kesehatan dunia dengan menyediakan 1,5 juta dosis vaksin pentavalen (merk dagang Pentabio) untuk program hibah vaksin dari Indonesian AID (Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional/LDKPI) Kementerian Keuangan RI kepada Pemerintah Nigeria. 


Penyaluran vaksin dilakukan dalam dua tahap. Penyaluran tahap I produk pentavalen sebanyak 730 ribu dosis dan tahap II sebanyak 850 ribu dosis. Pelepasan hibah vaksin tahap I dilaksanakan pada 28 Mei 2023 di Kantor Bea dan Cukai Soekarno Hatta Jakarta, sebanyak 730 ribu dosis, dihadiri langsung oleh Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, Menteri Luar Negeri RI, Retno L.P. Marsudi serta Sekretaris Kementerian BUMN, Rabin Indrajad Hattari.


Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa pelepasan produk vaksin pentavalen dalam rangka pemberian hibah kepada pemerintah Nigeria.


“Saya menghargai LDKPI, yang mendukung penting diplomasi Indonesia dalam mewujudkan cita-cita Indonesia menjadi negara yang secara aktif ikut menjaga perdamaian dan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Pengiriman vaksin ke Nigeria ini merupakan langkah awal dari berbagai program melalui LDKPI dari hasil kelolaan endowment fund yang telah dialokasikan sebesar 8 triliun rupiah untuk mendukung diplomasi, khususnya soft diplomacy yang dilakukan Kementerian Luar Negeri ataupun instansi terkait,” tambah Sri Mulyani.  


Sementara itu Menteri Luar Negeri RI. Retno L.P Marsudi menyampaikan bahwa ekspor Indonesia ke Nigeria merupakan ketiga terbesar di Afrika setelah Afrika Selatan dan Kenya. 15 perusahaan Indonesia beroperasi di Nigeria mulai dari bisnis makanan, obat-obatan, kosmetik dan lain sebagainya. 


“Indonesia dan negara-negara Afrika sudah berjuang bersama sejak tahun 1955 pada saat Konferensi Asia Afrika diselenggarakan yang menghasilkan Spirit Bandung. Pengiriman vaksin Pentavalent produksi Bio Farma Indonesia ke Nigeria adalah refleksi dari spirit Bandung, refleksi solidaritas, dan refleksi kebersamaan antara dua negara dari the global south,” ungkap Retno 


“Pengiriman vaksin ini diharapkan akan dapat membantu vaksinasi lebih dari 500 ribu bayi di Nigeria dan Indonesia juga akan mengirim vaksin ke beberapa negara Afrika lainnya. Kerjasama di bidang vaksin merupakan salah satu yang patut dikembangkan di masa depan, Indonesia memiliki kapasitas untuk mengembangkan kerjasama ini yang saling menguntungkan dan akan terus memberi makna dan menghidupkan spirit Bandung Indonesia,” tambah Retno. 


Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir menyampaikan bahwa Penyediaan vaksin Pentavalent ke Pemerintah Federal Nigeria ini sebagai salah satu bentuk solidaritas global untuk mendukung kesetaraan dalam mendapatkan vaksin. 


“Produk vaksin yang diserahkan kepada Pemerintah Nigeria adalah produk unggulan dari Bio Farma dengan kualitas yang telah memenuhi standar dunia, yaitu pre-qualified WHO (sertifikasi WHO) dan dibuat di Pabrik Bio Farma, Bandung Indonesia,” ujar Honesti


“Nigeria menjadi salah satu pembuka program ini. Sinergi Bio Farma dan Indonesian AID juga merambah ke beberapa negara di Afrika lainnya, yaitu, Kenya dan Zimbabwe dengan nilai hibah lebih kurang 4 juta USD, berdasarkan tujuan yg sama yaitu diharapkan menjadi strategi penetrasi produk Bio Farma Group ke pasar non tradisional, khususnya Afrika,” ungkapnya.


Direktur Operasi Bio Farma, Rahman Roestan menyampaikan bahwa kedepannya, direncanakan Bio Farma akan melakukan kerja sama teknologi transfer untuk vaksin Pentavalen dengan mitra Perusahaan farmasi lokal di Nigeria.


“Jumlah penduduk yang besar dan angka kelahiran yang tinggi di Nigeria serta wilayah regional Afrika Barat, menjadi peluang Bio Farma untuk melakukan ekspansi pasar vaksin dengan menjadikan Nigeria sebagai Hub produksi vaksin untuk kebutuhan program vaksinasi nasional," papar Rahman.

 

Sementara itu Direktur Hubungan Kelembagaan Bio Farma juga mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program hibah ini. 

 

“Kami berterima kasih kepada Kementerian Luar Negeri RI, khususnya KBRI Abuja yang mendukung sejak awal program ini dicanangkan. Kerjasama yang baik ini menghasilkan percepatan registrasi vaksin pentavalent di NAFDAC Nigeria. Dengan registrasinya produk vaksin pentavalen, membuka akses pasar di Nigeria dan terimakasih pula kepada pemerintah Nigeria (melalui Nigerian Embassy) atas kepercayaan penggunaan produk vaksin yang diproduksi oleh Bio Farma, untuk digunakan sebagai program imunisasi nasional di Nigeria. Harapan kedepan untuk dapat terealisasinya produksi lokal di Nigeria melalui kerjasama dengan Bio Farma”.

 

Vaksin Pentavalen sendiri merupakan vaksin kombinasi DTP-HB-Hib yang membantu pencegahan 5 (lima) macam penyakit sekaligus, yaitu: difteri, tetanus, pertussis, hepatitis B dan Haemophilus influenzae tipe B (Hib). Vaksin Pentavalen memberikan multi respon imun, dimana dengan satu kali suntikan  diperoleh kekebalan tubuh terhadap 5 jenis penyakit (Diphtheria, Pertusis, Tetanus, Hepatits B, Haemophilus Influenza tipe B) yang diberikan pada bayi usia 2, 4 dan 6 bulan, sebanyak tiga dosis untuk setiap bayinya. Ijin Edar produk ini telah disetujui di Indonesia sejak 2013 dan telah mendapat PQ WHO sejak 2014.(*)



 Bio Farma dan Kemenkes Berkontribusi pada World Health Assembly (WHA) ke-76 di Jenewa, Swiss
Monday, May 29, 2023

On Monday, May 29, 2023

 



INFONUSANTARA.NET -- Bio Farma menjadi bagian dalam World Health Assembly (WHA) ke-76 (WHA76) dengan tema WHO at 75: Saving lives, driving health for all  berlangsung 21-30 Mei 2023 di Jenewa, Swiss yang diselenggarakan oleh World Health Organization (WHO). 


Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir menyampaikan, Bio Farma sebagai bagian dari delegasi dari Kementerian Kesehatan RI berkontribusi secara rutin pada kegiatan tahunan WHA. 


”Bio Farma setiap tahunnya rutin mengikuti kegiatan WHA untuk turut memberikan kontribusi  bersama delegasi dari seluruh negara anggota WHO untuk merancang agenda kesehatan dalam memperkuat keamanan kesehatan masyarakat global,” ungkap Honesti.


Sementara itu, mewakili Bio Farma, Project Integration Manager Pengembangan Translasi Produk Life Science, Neni Nurainy, menyampaikan berbagai perkembangan vaksin di Bio Farma, termasuk mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan pengembangan teknologi mRNA dalam bentuk wawancara rekaman video yang dilakukan pada pertemuan WHO/Medicine Patent Pool (MPP) Technology Transfer Program tanggal 17-21 April di Cape Town, Afrika Selatan. 


Pada pertemuan WHO/MPP Technology Transfer Program, setiap perwakilan negara penerima teknologi mRNA (Spoke) dari WHO/MPP menyampaikan  capaian terkait program pengembangan mRNA di masing-masing negara. Terdapat 15 negara penerima teknologi mRNA dari WHO/MPP.

 

”Bio Farma saat ini bekerjasama dengan Universitas Manchester, Inggris dalam penguasaan basis know how terkait mRNA. Di samping itu delegasi Indonesia dari Bio Farma telah mendapat pelatihan dari mRNA Technology Transfer Hub yaitu Afrigen, Afrika Selatan di April 2022.  Bio Farma dan beberapa negara Spoke telah menerima Introductory Package dari WHO/MPP untuk establishment teknologi mRNA pada skala Riset dan Pengembangan ,” papar Neni.


Selain itu, Neni menyampaikan, mRNA program yang saat ini berjalan di Bio Farma menggunakan Covid-19 sebagai model penyakit. Terdapat berbagai target penyakit untuk pengembangan vaksin yang direncanakan diantaranya Tuberculosis (TB), dengue, Malaria yang merupakan penyakit yang masih menjadi kendala kesehatan di Indonesia.  Pada kesempatan pertemuan di Cape Town, Bio Farma menyampaikan kerjasama antara Akademisi, Business & Government, termasuk dukungan pemerintah RI dalam bentuk dana Penanaman Modal Negara (PMN) untuk fasilitas Pilot scale mRNA.


Di sisi lain, sesi World Health Assembly tahun ini akan menentukan masa depan WHO dalam waktu dekat dan jangka panjang. Terlebih, dunia menghadapi keadaan darurat kesehatan dan kemanusiaan yang sedang berlangsung. Maka dari itu, adanya rapat kesehatan World Health Assembly ke-76 akan lebih berfokus pada mendorong kesehatan untuk semua.


Dari jalannya sidang di 22 Mei 2023, Negara-negara Anggota menyetujui Anggaran Program WHO untuk 2024-2025, berkomitmen untuk meningkatkan 20% dari kontribusi yang dinilai (biaya keanggotaan). Delegasi juga akan membahas tentang peran penting yang dimiliki WHO dalam Arsitektur Darurat Kesehatan Global.  


WFA merupakan badan pengambil keputusan WHO. Sidang ini dihadiri oleh delegasi dari seluruh negara anggota WHO dan berfokus pada agenda kesehatan tertentu yang disiapkan oleh Dewan Eksekutif. WFA diselenggarakan  untuk menentukan kebijakan Organisasi, menunjuk Direktur Jenderal, mengawasi kebijakan keuangan, dan meninjau serta menyetujui anggaran program yang diusulkan.(*)



Tingkatkan Daya Saing UMKM, Indofarma dan Smesco Indonesia Siap Wujudkan Supply Chain Herbal Nasional
Saturday, May 27, 2023

On Saturday, May 27, 2023

 




INFONUSANTARA.NET -- PT Indofarma TBK (INAF), anak usaha Biofarma Group, melakukan kerjasama dengan Smesco Indonesia terkait pengembangan produk herbal untuk UMKM pada pertemuan yang dilaksanakan di Kantor  Indofarma Bekasi pada 23 Mei 2023. 


Kerjasama ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial Indofarma untuk meningkatkan daya saing produk UMKM di Indonesia, terutama dalam hal penggunaan bahan-bahan herbal yang teruji kualitas dan keamanannya.  


Direktur Utama Indofarma, Agus Heru Darjono, menyampaikan bahwa Indofarma dengan fasilitas pengolahan herbal yang mumpuni sangat siap menjadi sentra dari supply chain herbal nasional, terutama untuk meningkatkan kapabilitas UMKM yang bergerak di bidang herbal. 


“Kerja sama ini memberikan peluang bagi UMKM untuk memanfaatkan keahlian dan teknologi yang dimiliki Indofarma dalam mengembangkan produk herbal yang berkualitas, seperti melalui proses pengecekan bahan baku dan proses manufaktur yang baik. Selain itu, sebagai tanggungjawab sosial, Indofarma juga akan memberikan pelatihan dan konsultasi bagi UMKM untuk meningkatkan kualitas dan sertifikasi produk, hingga dapat memenuhi standar nasional maupun internasional,” papar Agus.


Direktur Utama Smesco Indonesia, Leonard Theosabrata saat mengunjungi fasilitas manufaktur herbal Indofarma di Bekasi menyampaikan bahwa aksesibilitas UMKM herbal saat ini sangat minim akses terhadap high level manufacture. 


“Saya yakini bahwa keberadaan Indofarma dapat mejembatani kesenjangan tersebut. Sedangkan Smesco akan membantu dalam pengembangan dan pemasaran produk herbal UMKM melalui akses pasar dan jaringan distribusinya yang luas,” ungkap Leonard. 


Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama Holding BUMN Farmasi, Honesti Basyir menyampaikan bahwa Biofarma Group senantiasa hadir ditengah masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, salah satunya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan UMKM produk herbal  dan juga meningkatkan ketersediaan obat herbal yang berkualitas bagi masyarakat. 


“Indonesia memiliki sumber daya alam  yang berpotensi menjadi bahan obat herbal yang pemafaatan masih belum masimal. Menurut data dari LIPI, Indonesia memiliki 33 ribu spesies bahan obat yang berpotensi menjadi bahan obat herbal, namun saat ini pemanfaatnya masih belum maksimal. Biofarma Group melalui Indofarma siap membantu UMKM Indonesia di bidang herbal agar dapat menghasilkan obat herbal yang bermutu dan dapat bersaing di dunia global sehingga selain dapat meningkatkan kesejahteraan para UMKM bidang herbal, juga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan obat herbal yang berkualitas,”papar Honesti.


Melalui kerja sama ini, UMKM di Indonesia akan semakin mampu berkompetisi secara global, dengan produk herbal yang berkualitas dan teruji keamanannya. Selain itu, dapat meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia melalui penggunaan produk herbal berkualitas dari UMKM lokal.(*)


Bio Farma Berbagi Ilmu Kepada Peserta Workshop Vaccinology for Clinical and Public Health Practice
Friday, May 26, 2023

On Friday, May 26, 2023

 



INFONUSANTARA.NET -- Bio Farma menerima kunjungan 80 peserta “Policy Conference and Workshop Vaccinology for Clinical and Public Health Practice" yang diselenggarakan oleh PHARCI UNPAD, bersama dengan London School of Hygiene and Tropical Medicine (LSHTM), Saw Swee Hock School of Public Health (SSHSPH) - National University of Singapore (NUS) dan Health Intervention and Technology Assessment Program (HITAP) di Kantor Pusat Bio Farma pada 15 Mei 2023. Secara keseluruhan program workshop ini diselenggarakan pada 15-18 Mei 2023.


Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir menyambut baik kegiatan ini sebagai kesempatan untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak.


“Bio Farma senantiasa terbuka untuk berkolaborasi dengan para ahli lainnya di berbagai bidang. Bagi kami kolaborasi adalah kunci dari keberhasilan. Saat pandemi covid-19, Bio Farma berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk percepatan penanggulangan pandemi. Kami menyadari bahwa kita harus bekerjasama untuk memperkuat ketahanan kesehatan bangsa,” ungkap Honesti.


Direktur Operasi Bio Farma, Rahman Roestan dalam sambutannya saat hadir membuka kegiatan workshop pada hari pertama menyampaikan rasa terimakasih karena Bio Farma

dipercaya untuk dapat sharing knowledge dan terlibat dalam acara yang dapat mengarah pada kolaborasi jangka panjang dibidang vaksinologi.


“Saya mengucapkan terimakasih telah melibatkan kami dalam kegiatan penting ini. Workshop yang dilaksankan menjadi kesempatan yang penting untuk berkerjasama dengan industri lain dalam mengahadapi kekurangan vaksin, kekurangan obat-obatan, dan alat kesehatan,“ungkap Rahman.


Director of Innovation and Corporation UNPAD, Prof. Dr. Tomy Perdana dalam sambutannya mengungkapkan, dirinya mendukung acara ini dan berharap acara berlangsung berjalan dengan baik, para peserta dapat memperoleh informasi teknologi kesehatan lainnya.


“Kolaborasi ini untuk mempersiapkan praktik klinis dengan mengundang lebih dari 70 peserta dalam Policy Conference dan Workshop yang dihadiri oleh para peneliti lainnya. Acara ini

dilakukan untuk pengembangan penelitian klinis dan terkait kebijakan dibidang vaksinologi. Berfokus pada epidemiologi dan topik penting lainnya untuk memberikan perhatian lebih bagaimana penyakit dapat dicegah oleh vaksin dan memperoleh teknologi kesehatan lainnya,“ungkap Tomy.


Pada hari ke 2 Workshop, Direktur Operasi Bio Farma, Rahman Roestan menjadi salah satu narasumber yang mengangkat tema "Vaccine Journey: from The Lab To The People" bersama Prof. Rizky Abdulah, Director of Research and Community Engagement

UNPAD; Dr. Hannah Clapham, NUS Saw Swee Hock School of Public Health (SSHSPH); Prof. David Heymann, London School of Hygiene and Tropical Medicine (LSHTM) dan Prof. Paul Fine, London School of Hygiene and Tropical Medicine (LSHTM) serta narasumber nasional maupun internasional lainnya.


Sementara itu, dalam paparan saat menjadi narasumber, Rahman Roestan memaparkan pelajaran yang didapatkan serta inovasi yang dikembangkan oleh Biofarma Group dari pandemi Covid-19 dan perjalanan proses pengembangan vaksin untuk ketahanan kesehatan global, mulai dari penelitian, pengembangan, manufakturing dan quality control yang harus dijaga ketat agar mendapatkan kualitas vaksin yang baik.


“Masyarakat harus selalu siap di vaksinasi. Research and Development antara Universitas, Industri, dan Lembaga Penelitian harus selalu berkolaborasi, bekerjasama untuk mendapatkan vaksin secepatnya. Saat ini Kementerian Kesehatan memiliki program TKDN untuk mendorong swadaya vaksin, maka dari itu negara perlu merencanakan praktik permanen yang melibatkan industri vaksin,” ungkap Rahman.


“Teknologi dan proses digitalisasi merupakan lingkup industri baru dalam menjadi produsen vaksin. Namun, dari lingkup regional dan nasional hal itu merupakan harmonisasi dari regulasi. Inovasi dan kolaborasi harus terus dilakukan oleh industri kesehatan untuk ketahanan kesehatan global,” papar Rahman.


Pada workshop ini membahas isu - isu utama dalam vaksinologi, bagaimana pembuatan kebijakan dapat mengatasi tantangan dalam kebijakan vaksin sebagai prioritas bagi sistem kesehatan dan pembuatan keputusan. Fokus acara ini pada sains dan ekonomi vaksin, topik yang mendapatkan perhatian dalam krisis kesehatan COVID-19 dan akan tetap relevan dalam upaya terkait kesigapan menghadapi pandemi.


Acara ini dihadiri oleh lebih dari 70 peserta yang terdiri dari peneliti internasional, akademisi dan profesional klinis atau kesehatan masyarakat dibidang vaksinologi dari 4 negara yaitu Laos, Thailand, Filipina, dan Indonesia.(*)


Jalin Potensi Kerjasama: Bio Farma Terima Kunjungan Kementerian Kesehatan Ghana
Wednesday, May 24, 2023

On Wednesday, May 24, 2023

 



INFONUSANTARA.NET -- Bio Farma menerima kunjungan dari Kementerian Kesehatan Ghana (Ghana Health Service/GHS) di Kantor Pusat Bio Farma Bandung pada 17 Mei 2023, diterima langsung oleh Direktur Operasi Bio Farma, Rahman Roestan dan Direktur Penelitian dan Pengembangan Bisnis Bio Farma, Yuliana Indrianti. 


Hadir dari delegasi Kementerian Kesehatan Ghana, Deputi Chief Health Planner GHS, Sophia Kesewa Ampofo Kusi, bersama 6 staf, didampingi Direktur Pengelolaan Imunisasi, Direktorat Jenderal Pencegahan dan pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Dr. Prima Yosephine.


Kunjungan Kementerian Kesehatan Ghana ini dalam rangka Program International Study to Health Instutions of Excellence in Immunization yang bertujuan untuk mempelajari sistem dan best practices di Indonesia dalam menjalankan program imunisasi sekaligus penjajakan potensi kerja sama bidang kesehatan antar kedua negara.


Direktur Penelitian dan Pengembangan Bisnis Bio Farma, Yuliana menyambut baik kunjungan Kementerian Kesehatan Ghana untuk berbagi pengalaman Pengelolaan industri vaksin di Bio Farma. ‘’Saya sangat senang menerima kunjungan dari delegasi Ghana Health Service, untuk dapat berbagi pengalaman kami mulai dari manajemen, distribusi dan proses penyimpanan vaksin di Bio Farma,” ungkap Yuliana.


Sementara Direktur Operasi Bio Farma, Rahman Roestan menyampaikan bahwa Indonesia perlu memperkuat kolaborasi antar negara. “Melalui kunjungan ini kita dapat menjalin potensi kerjasama antar negara dan berbagi perspektif dari negara lain agar bisa mendukung diplomasi kesehatan global. Kami sangat senang bisa berbagi informasi kepada delegasi Kementerian Kesehatan Ghana,” ungkap Rahman.


Deputi Chief Health Planner GHS (Ghana Health Service) Sophia Kesewa Ampofo Kusi menyampaikan rasa terima kasih kepada Bio Farma atas penerimaan dan kesempatan untuk berdiskusi mengenai industri vaksin. 


“Kami sangat senang bisa berada di sini untuk berdiskusi dan melihat fasilitas yang ada. Kesempatan kali ini saya berharap dapat memperoleh beberapa konsep baru dan beberapa rekan untuk menanyakan beberapa hal mengenai manajemen vaksin dan fasilitas di Bio Farma,” ungkap Sophia.


"Beliau menambahkan, ini adalah kunci untuk melihat bagaimana Bio Farma bekerja khususnya pada trasformasi kesehatan yang juga dapat kita manfaatkan untuk meningkatkan layanan kesehatan di Ghana,” papar Sophia.(*)


Raih Penghargaan dari Kementerian Kesehatan, Bio Farma Group Komitmen Dukung Kemandirian Farmasi Nasional
Monday, May 22, 2023

On Monday, May 22, 2023

 



INFONUSANTARA.NET -- Induk Holding BUMN Farmasi Bio Farma dan anak usahanya Kimia Farma serta Indofarma meraih penghargaan kategori Industri Farmasi yang Memproduksi Bahan Baku Obat Kimia, Natural, Produk Biologi, dan Zat Aktif Vaksin dan Serum dengan Bahan Baku Dalam Negeri pada kegiatan Forum Hilirisasi dan Peningkatan Penggunaan Sediaan Farmasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI. 


Bio Farma dianugerahi sertifikat penghargaan  sebagai Industri Farmasi yang Memproduksi dan Memformulasi Produk Biologi dan Zat Aktif Vaksin. Kimia Farma mendapatkan sertifikat penghargaan sebagai industri farmasi dengan item paling banyak menggunakan Bahan Baku Obat (BBO) produksi dalam negeri, sementara Indofarma mendapatkan sertifikat penghargaan sebagai Industri Farmasi yang Menggunakan Bahan Baku Obat (Active Pharmaceutical Ingredient) PARACETAMOL  Produksi  Dalam Negeri. Penghargaan diserahkan oleh Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.


Forum Hilirisasi dan Peningkatan Penggunaan Sediaan Farmasi yang bertempat di Hotel Borobudur Jakarta ini dihadiri langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.  

Menkes menyampaikan bahwa dalam rangka mendorong pembangunan industri farmasi dan alat kesehatan secara hulu dan hilir, perlu membangun ekosistem, melakukan pemetaan masalah, perizinan, transparansi data, regulasi yang memaksa dan insentif sehingga dapat meningkatkan minat industri berinvestasi dalam memproduksi bahan baku obat dan alat kesehatan. Hal ini sebagai upaya mewujudkan kemandirian kefarmasian dan alat kesehatan, meningkatkan layanan masyarakat dan Indonesia lebih siap dalam menghadapi tantangan pandemi berikutnya.


“Oleh karenanya, Pemerintah berusaha menyusun aturan hilirisasi bagi industri farmasi tersebut dengan keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK01.07/Menkes/1333/2033 tentang peningkatan penggunaan sediaan farmasi yang menggunakan bahan baku produksi dalam negeri” papar Menkes. 


“Keputusan itu tidak hanya akan berbicara soal farmasi yang memproduksi obat saja. Namun juga alat kesehatan, alat tes diagnosis, vaksin dan lain sebagainya” ujarnya.


Direktur Utama Holding BUMN Farmasi, Honesti Basyir menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima ini merupakan bukti atas komitmen Biofarma Group dalam  penggunaan bahan baku dalam negeri pada setiap produk yang dihasilkan.


“Penghargaan yang kami terima ini tentunya menjadi suntikan semangat bagi kami untuk meningkatkan penggunaan bahan baku dalam negeri. Hal ini sejalan dengan program Kementerian Perindustrian RI yaitu Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas industri nasional” ungkap Honesti. 


“Inovasi Vaksin terbaru Bio Farma yaitu vaksin Covid 19 yang diberi nama Vaksin Indovac memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hampir 90%, melebihi dari yang telah ditetapkan. Beberapa produk KAEF dengan TKDN tinggi di atas nilai yang ditetapkan Pemerintah yaitu Atorvastatin KAEF dengan TKDN 67,94% dan Batugin dengan TKDN 69,13%, dimana Pemerintah mendorong nilai TKDN obat dan obat tradisional minimal 52% dan untuk Bahan Baku Obat  Paracetamol Produksi Dalam Negeri tersedia dalam produk Indofarma Paracetamol Drops 100 mg / ml memiliki TKDN diatas 50.00%.” paparnya.


Direktur Hubungan Kelembagaan Bio Farma, Sri Harsi Teteki saat menerima penghargaan menyampaikan bahwa perusahaan akan terus meningkatkan penggunaan bahan baku dalam negeri  pada setiap inovasi produknya.  


“Bio Farma senantiasa meningkatkan penggunaan bahan baku dalam negeri Sesuai Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Republik Indonesia No HK.01.07/MENKES/1333/2023 tentang Peningkatan Penggunaan Sediaan Farmasi yang Menggunakan Bahan Baku Produksi Dalam Negeri, memutuskan bahwa barang yang dilaksanakan melalui katalog elektronik untuk obat dan tradisional memiliki nilai tingkat komponen dalam negeri paling sedikit 52%, sementara untuk vaksin dan serum paling sedikit 70% sesuai penetapan dari kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintah di bidang perindustrian,” papar Sri Harsi Teteki. 


“Vaksin Covid 19 IndoVac, karya anak bangsa ini memiliki TKDN diatas ketentuan yang telah ditetapkan.  Dengan tingginya komponen dalam negeri untuk vaksin Covid-19 Indonesia ini, memberi arti bahwa Indonesia mampu dan memiliki kompetensi yang tidak kalah dengan negara maju dalam pembuatan vaksin Covid-19,” jelasnya.(*)