PILIHAN REDAKSI

Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir Melayat Kerumah Duka Zalmendra

  INFONUSANTARA.NET, Sijunjung--  Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M.Si Sutan Gumilang melayat kerumah duka Zalmendra (47) di Siju...

Budaya

Opini

Mentawai

Padang Panjang

Peristiwa

Pariwara

Sijunjung

Tak Ada Perhatian, Kondisi Bangunan SDN 27 Sagulubbeg Memperihatinkan
Saturday, June 15, 2024

On Saturday, June 15, 2024



INFO|MENTAWAI – Salah satu sekolah yang berada di Dusun Buga, Desa Sagulubbeg, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kepulauan Mentawai, kondisi bangunan sekolahnya sangat memperihatinkan.


Dari dokumentasi yang di update salah satu akun Sateppu Dal R terlihat bagian atap sekolah banyak yang sudah bocor termasuk loteng sekolah dan tak layak lagi di gunakan.

Tak hanya itu bangunan SD Negeri 27 Sagulubbeg yang kondisinya memperihatinkan itu, aktivitas proses belajar mengajar sangat terganggu, karena ketika matahari masuk di ruangan sekolah pelajar kepanasan.

Bahkan, ketika hujan turun, anak-anak sekolah tidak bisa belajar, karena atap sekolah hampir rata-rata bocor dan sudah rusak berat.

Melihat kondisi bangunan SDN 27 Sagulubbeg ini perlu adanya perhatian pemerintah khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mentawai untuk mencarikan solusi.

Tentu, kalau pihak pemerintah tidak turun ke lokasi untuk melihat secara langsung kondisi sekolah, maka tak ada solusi adanya perbaikan sekolah, sehingga aktivitas belajar mengajar akan lumpuh.

Editor : Tim Redaksi

Tim Omai Reskrim Mentawai Bekuk Pelaku Pencurian di Rumah Makan Anggara
Friday, June 14, 2024

On Friday, June 14, 2024



INFO|MENTAWAI – Paulinus (39) warga Dusun Getaet Desa Matobe Kecamatan Sipora Selatan, Kepulauan Mentawai di ringkus tim Omai Reskrim Polres Mentawai kasus tindak pidana pencurian.

Kejadian pencurian di ketahui hari kamis (22/2/2024) sekira 07.00 WIB di rumah makan Anggara Km.10 Dusun Kaliau Desa Goiso’oinan, Kecamatan Sipora Utara, Kepulauan Mentawai.

Perkara itu berdasarkan laporan Polisi Nomor : LP/B/12/VI/2024/Polres Kepulauan Mentawai/Polda Sumbar, Tanggal 02 Juni 2024 perkara tindak pidana pencurian satu unit handphone merk Poco F4 GT warna hitam dan uang sebanyak 1.500 ribu.

Kapolres Mentawai, AKBP Rory Ratno melalui Kasatreskrim Mentawai, AKP Hardiyasmar menjelaskan, menindaklanjuti laporan adanya 1 unit Handphone merek Poco F4 GT 5G yang hilang di rumah makan Anggara tim Omai melakukan penyisiran.

Penyisiran tim Omai yang di pimpin Kanit Pidum, Bripka Arfantias Faulizar Sababalat bersama 4 orang personel berhasil mengetahui keberadaan handphone yang hilang berlokasi di Km 5 Desa Tuapejat Kecamatan, Sipora Utara Kepulauan Mentawai.

Berdasarkan hasil cek lokasi handphone yang di lakukan tim Omai ternyata handphone yang di curi pelaku berada di tangan salah seorang bernama Hermes Sanjaya yang di berikan oleh Paulinus untuk sebagai jaminan, karena pelaku meminjam uang.

Kemudian tim Omai menggali informasi untuk mencari keberadaan pelaku dan di dapatkan informasi bahwasannya pelaku berada di rumah salah satu warga di Matorobibit.

“Pelaku berhasil di tangkap tim Omai di salah satu rumah warga di Matorobibit, Desa Goiso’oinan, Kecamatan Sipora Utara, Kepulauan Mentawai” sebut Kasat Reskrim Kepada Media, Jumat (14/6/2024).

Dari kejadian itu di perkirakan kerugian yang di alami korban Jodi Prima Anggara sekitar Rp.9.500.000 (Sembilan Juta Lima ratus ribu rupiah) yaitu satu unit Handphone merek Poco F4 GT 5G di tambah uang 1.500.000.

Saat ini pelaku bersama barang bukti sudah di amankan di Mako polres Mentawai, selanjutnya di lakukan proses hukum.

Terhadap pelaku di sangkakan pasal 363 ayat 1 ke 3 tentang pencurian diwaktu malam hari dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya yang di lakukan oleh tidak yang ada disitu tidak di ketahui atau dikehendaki oleh yang berhak, (Ers).

Editor : Tim Redaksi

Peselancar Asal Amerika di Temukan Meninggal Dunia di Perairan Pulau Pitoijat
Wednesday, June 12, 2024

On Wednesday, June 12, 2024



INFO|MENTAWAI Warga asing kebangsaan Amerika Erick Robert Soreker (43) berhasil di temukan dalam kondisi meninggal dunia saat melakukan aktivitas surfing di perairan Pulau Pitoijat, Kecamatan Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai.


Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, selasa (11/6/2024) di ketahui informasi awal bahwa Erick Robert Soreker di kabarkan warga hilang saat melakukan aktivitas di lokasi surfing di Sibigeu.

Mendapat informasi kondisi membahayakan manusia, tim gabungan SAR Mentawai melakukan pencarian dan pertolongan di hari pertama, mamun hasilnya tidak membuahkan hasil.

Kakansar Mentawai, Rudi kepada media yang di kutip dari wartaminangnews.com menyebut, operasi pencarian dan pertolongan di hari kedua, korban berhasil di temukan pihak keluarga korban bersama tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban atas nama Erick Robert Soreker (43) warga Amerika telah ditemukan SAR Gabungan pada koordinat  3° 0’43.39″S 100° 9’33.27″E dengan jarak 1.16 NM arah utara dari koordinat awal perkiraan korban di laporkan hilang  sebelumnya,”jelasnya. 

Sekira pukul 10.00 WIB, Rabu (12/6/2024) korban langsung di evakuasi tim SAR gabungan menggunakan boat untuk di bawa menuju puskesmas Sikakap.

“Sampai di pelabuhan Sikakap, Tim SAR gabungan Mentawai menyerahkan korban ke pihak keluarga,” ucap Rudi, (Ers)

Editor : Tim Redaksi

Mubes II Ikatan Alumni YPMM Sukses, Ini Pesan Ketua YPMM
Sunday, June 09, 2024

On Sunday, June 09, 2024




INFO|MENTAWAI - Mubes II Ikatan alumni Yayasan Pembinaan Masyarakat Mentawai (YPMM) yang di laksanakan ini memperbesar ruang dari pada yayasan panti.


Sesuai rapat musyawarah yang di gelar bahwasannya skop organisasi ini bukan hanya tingkat Mentawai bahkan nasional, karena para alumni YPMM sendiri banyak tersebar di berbagai daerah yang ada di Indonesia.


"Ini di dasari dari tri perjuangan dari pendiri yaitu pendidikan, dakwah dan persatuan" sebut Ketua YPMM, Cornelius Sabalaity usai Mubes II Ikatan Alumni YPMM di Aula Bappeda Mentawai, Minggu (9/6/2024).


Dia menyebut, organisasi boleh saja di kabupaten, akan tetapi sepak terjangnya lebih luas artinya skopnya Nasional, ini menyambung cita-cita awal dari pada pendiri.


Pendidikan, dakwah yang di laksanakan dalam unit kerja dari kabupaten, provinsi bahkan pusat, sedangkan persatuan itu sendiri, bahwa kita di Mentawai terpisah-pisah seperti Sikakap, Sipora dan Siberut.


"Melalui wadah ini semakin mempererat persatuan kita sesama masyarakat Mentawai khususnya alumni YPMM" ucapnya. 


Dia berpesan kepada ketua ikatan alumni YPMM terpilih dan pengurus untuk gerakan organisasi ini dengan membangun sinergitas antara alumni, yayasan dan panti asuhan.


"Intinya bagaimana menyikapi pembangunan di Mentawai dan memberikan sumbangsih sebuah kemajuan daerah" ucapnya, (Ers).



Editor : Tim Redaksi

Kejari Mentawai Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Tipikor Dana Desa Katurei
Friday, June 07, 2024

On Friday, June 07, 2024



INFO|MENTAWAI - Dua perangkat desa ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Mentawai dalam dugaan Tindak Pidana korupsi (Tipikor).

 

Keduanya, diduga melakukan penyelewengan dan penyalahgunaan keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Katurei, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kepulauan Mentawai tahun anggaran 2017,2018 dan 2019.

 

Penetapan kedua tersangka itu di gelar  di Kantor Perwakilan Kejaksaan Negeri Kepulauan Mentawai berlokasi dikantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Kamis (6/6/2024).

 

Informasi yang di rangkum awak media melalui akun resmi IG Kejari Mentawai menyebut, tersangka berinisial FS selaku Kepala Desa Katurei bersama tersangka (PS) di duga telah melakukan penyelewengan dana Desa.

 

Dugaan peyelewengan dana Desa itu rugikan keuangan negara sejumlah Rp.661.916.437.00 (enam ratus enam puluh satu juta sembilan ratus enam belas ribu empat ratus tiga puluh tujuh rupiah). 

 

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, kedua tersangka ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Anak Air Padang, Sumatera Barat, (Ers).



Editor : Tim Redaksi

Pedagang/Offtaker/RPK Tak Mematuhi Ketentuan, Pemkab Mentawai Surati Bulog Untuk Jatuhkan Sanksi
Tuesday, June 04, 2024

On Tuesday, June 04, 2024



INFO|MENTAWAI Beras SPHP adalah beras yang digulirkan pemerintah melalui Perum Bulog sejak 2023 sebagai program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Beras ini berasal dari beras cadangan pemerintah (CBP) di gudang Perum Bulog.


Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan  (SPHP) ini merupakan program pemerintah yang dijalankan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Melalui hal ini dengan banyaknya pedagang/Offtaker/RPK yang menjual beras jenis SPHP sebagai bentuk program stabilitasi pasokan dan harga pangan dalam rangka menekan angka inflasi, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai keluarkan surat edaran tentang penyaluran jenis beras SPHP di wilayah kepulauan Mentawai.

Dalam penyaluran beras SPHP ini  mempedomani ketentuan Badan Urusan Logistik (BULOG) serta Surat Perjanjian Offtaker/RPK dengan BULOG.

Ada 5 poin penegasan dalam surat edaran yang di sampaikan Pemkab Mentawai kepada pedagang/Offtaker/RPK sebagai berikut : 

a.Pedagang/Offtaker/RPK dilarang menjual beras SPHP kepada pedagang/pengecer lainya 

b. Pedagang/Offtaker/RPK dilarang menjual beras SPHP diatas Harga Eceran tertinggi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. 

c.Pedagang/Offtaker/RPK dilarang mengganti karung dengan merek yang lain. 

d.Pedagang/Oftaker/RPK dilarang mencampur dengan beras lain. 

e.Apabiila dalam pelaksanaannya tidak mematuhi ketentuan sebagaimana dimaksud huruf (a) sampai dengan (d) diatas, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai akan berkoordinasi dengan BULOG agar menjatuhkan sanksi berupa pemberhentian kerjasama dan tidak menyalurkan beras SPHP ke Pedagang/Offtaker/RPK. 

Editor : Tim Redaksi

Dandim 0319 Mentawai Berikan Bantuan Sembako dan Fasilitas Belajar di Dusun Berkat
Sunday, June 02, 2024

On Sunday, June 02, 2024




INFO|MENTAWAIGuna membantu kesulitan masyarakat, Dandim 0319/Mentawai, Letkol Inf Restu Petrus Simbolon, S.I.P., M.I.P kunjungi Dusun Berkat, Desa Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara, Kepulauan Mentawai, Sabtu (1/6/2024).


Selain mengunjungi lokasi tersebut, Komandan Kodim 0319/Mentawai melakukan kegiatan Giving Day Sekolah Minggu GMI Agape sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat termasuk fasilitas bagi anak-anak sekolah.


Dalam kegiatan itu di hadiri, Pendeta GMI Erik Estrada Pasaribu Mth, Dandim 0319/Mentawai Letkol Inf Restu Petrus Simbolon, Danramil Sipora selatan Lettu inf S.Sipayung, Majelis gereja GMI Agape Mentawai, Anak anak sekolah Minggu GMI Agape, Pelajar  dusun berkat, Masyarakat dusun berkat,Jemaat GMI Agape, Anggota Kodim 0319/Mentawai, Masyarakat Sipora selatan.


Adapun bantuan sembako yang di berikan kepada masyarakat setempat berupa, Beras, Minyak goreng, Gula, Telor ayam,kopi, teh, Susu, Roti, indomie


Sedangkan bantuan fasilitas sekolah yang di berikan Kodim 0319/Mentawai meliputi Buku, Pena, Penggaris, Kaus kaki, Pensil, Pensil warna, 0dol dan sikat gigi.


Dandim 0319/Mentawai, Letkol Inf Restu Petrus Simbolon menyebut, kegiatan diving day sekolah Minggu GMI Agape ini dalam rangka membantu kesulitan masyarakat.


“Ini sebagai bentuk wujud kepedulian TNI kepada masyarakat dan pelajar yang sangat perlu membutuhkan fasilitas sekolah” ucapnya.


Selain membantu masyarakat kurang mampu, kegiatan diving day sekolah Minggu GMI Agape ini juga memperkuat silahturahmi dengan masyarakat, (Ers).


Editor : Tim Redaksi

Membangun Masyarakat Siaga Tsunami, PJ Bupati Mentawai : Tingkatkan Level Kemampuan Antisipasi
Saturday, June 01, 2024

On Saturday, June 01, 2024

 



INFO|MENTAWAI - Dalam rangka penguatan mitigasi bencana, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui BPBD mengadakan sosialisasi tentang potensi dan antisipasi ancaman Mega trust di Huma homes stay Mapadegat, Sabtu (1/6/2024) malam.


PJ Bupati Mentawai, Fernando Jongguran Simanjuntak dalam sambutannya menyampaikan, terkait adanya patahan lempeng yang bersinggungan antara Indonesia dengan Australia, secara teori berpotensi 8,9 skala ricter yang di sebut dengan Mega trust.


Dari penjelasan yang di sampaikan BMKG Padang panjang tentu masyarakat kabupaten kepulauan Mentawai bisa meningkatkan level kemampuan antisipasinya ketika saat terjadi bencana.


Penguatan kapasitas ini nantinya perlu di lakukan pembinaan langsung kepada masyarakat, agar tangguh dalam menghadapi bencana serta mengantisipasi potensi bencana.


"Terima kasih kami sampaikan kepada Kepala stasiun Geofisika Padang panjang, Dr Suaidi Ahadi yang telah memberikan sosialisasi tentang membangun masyarakat siaga tsunami, sehingga nantinya masyarakat tahu potensi dan antisipasi ancaman Mega trust ini" ucapnya.


Masyarakat Harus Cerdas dan Memahami Potensi Bencana


Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang dan Koordinator BMKG Sumbar, Dr Suaidi Ahadi dalam paparannya menyampaikan, sosialisasi membangun masyarakat siaga tsunami ini agar tangguh menghadapi potensi antisipasi ancaman Mega trust.


Yang terpenting itu masyarakat harus cerdas dan memahami potensi bencana di wilayah atau lokasi yang di tempati, sedangkan masyarakat yang berada di wilayah tinggi memiliki potensi


Nah, memahami potensi tersebut masyarakat harus lebih cerdas, bagaimana memahami karakter alam di sekitarnya dan mampu melakukan evakuasi mandiri Itu yang paling penting,


"Kita membangun instrumen peringatan dini tanpa masyarakat cerdas itu percuma, intinya masyarakat harus memahami potensi bencana dan ancamannya serta cerdas lakukan evakuasi mandiri" terangnya.


Dia menjelaskan, evakuasi mandiri itu formatnya di sepakati antara keluarga, ketika terjadi bencana tidak mencari siapapun, tapi menuju kesuatu tempat yang sudah di sepakati bersama.


"Ini suatu rangkaian yang kita bangun untuk masyarakat siaga tsunami yang disebut dengan tsunami ready community" tuturnya.


Nah, dalam waktu dekat ini pada tanggal 24-26 Juni 2024 ini, pihaknya akan melakukan sekolah lapangan gempa dengan sasaran masyarakat Tuapeijat. Dari situ di bangun masyarakat siaga tsunami yang akan di usulkan menjadi masyarakat siaga tsunami tingkat Intenasional atau UNESCO.


Dia menjelaskan, kegiatan ini nantinya akan ada pembentukan komunitas tsunami ready community yang di pilih adalah masyarakat Desa Tuapeijat, karena Desa Tuapeijat tersebut merefrensikan kepulauan Mentawai artinya sebelumnya sudah terbentuk Desa Tangguh Bencana (Destana).


Jadi, destana ini ada 20 indikator dan tsunami ready community ada 12 indikator, cuman penguatannya berbeda, penguatannya masyarakat paham terhadap ancaman tsunami dan bagaimana dia melakukan evakuasi, (Ers).



Editor : Tim Redaksi


Komsos Dengan Warga Asing, Babinsa Serda Muskhandar Sharing Soal Wisata
Saturday, June 01, 2024

On Saturday, June 01, 2024



INFO|MENTAWAI Untuk mengetahui lebih jauh aktivitas turis mancanegara di kepulauan Mentawai, aparat teritorial yang bertugas di wilayahnya tentu harus peka dengan informasi yang berkembang, sehingga tidak ketinggalan informasi.


Hal itu di sampaikan, Babinsa Koramil 01/Sikabaluan, Kodim 0319/Mentawai, Serda Muskhandar saat melaksanakan komunikasi Sosial (Komsos) dengan Ms. Ana salah satu warga asing berkebangsaan Italia, Sabtu (1/6/2024).

Dalam kegiatan itu terlihat Babinsa Serda Muskhandar di dampingi anggota Basarnas pos unit Kecamatan Siberut Utara saat berbincang dengan warga asing.

Dalam komsos nya itu, Serda Muskhandar bahas soal wisata yang ada di kepulauan Mentawai, seperti di ketahui daerah Mentawai ini banyak di kunjungi turis mancanegara untuk bermain surfing ada juga tracking.

Tak hanya itu pembahasan juga terkait masa berlakunya visa  bagi turis mancanegara yang masuk di Indonesia, khususnya di kepulauan Mentawai.

“Prinsipnya komsos bersama turis mancanegara ini untuk kemajuan wisata yang ada di pulau Siberut” ucapnya.

Selain itu kegiatan komsos ini juga sebagai pendekatan serta menjalin silahturahmi dengan masyarakat maupun warga asing yang berkunjung ke Mentawai, khususnya di wilayah Siberut Utara, ujarnya, (Ers).

Editor : Tim Redaksi

Sosialisasi BSRS, Disperkim Mentawai Berikan Bantuan 10 Unit Perbaikan RTLH di Desa Goiso'oinan
Thursday, May 30, 2024

On Thursday, May 30, 2024




INFO|MENTAWAI - Dalam rangka peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh dengan luas di bawah 10 hektar, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Mentawai Sosialisasi Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) Perbaikan rumah tidak layak huni di Desa Goiso'oinan.


"Tahun 2024 ini kita berikan bantuan BSRS perbaikan rumah tidak layak huni kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Goiso'oinan" Sebut Kadis Perkim Mentawai, Irdelius saat sampaikan sosialisasi di Aula Desa Goiso'oinan, Kamis (30/5/2024).


Dia menyampaikan, dana yang akan disalurkan untuk BSRS ini masing-masing KPM mendapatkan Rp.20 juta dengan rincian Rp.17,5 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp.2,5 juta untuk upah tukang.


"Bantuan BSRS yang kita berikan ini, sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat agar mendapatkan perumahan yang layak" ucapnya.


Dikatakan, sosialisasi BSRS ini yang di lakukan Tim atau Pendamping bertujuan bertujuan, agar calon KPM paham tentang mekanisme dan jadwal pelaksanaan Program Bantuam Stimulan Eumah Swadaya (BSRS) yang akan di terima masing-masing KPM.


Seperti di ketahui Program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) ini merupakan program bantuan perbaikan rumah yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat atau warga yang mendapatkan bantuan.


Nah, penerima bantuan dalam hal ini merupakan masyarakat yang berkategori adalah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).


Ditempat yang sama, Kepala Desa Goiso'oinan, Sion Marsutin memyampaikan terima kasih kepada Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Mentawai yang telah memberikan bantuan perbaikan rumah kepada masyarakat.


"Kami selaku Kades Goiso'oinan sangat berterima kasih dan terbantu dengan di berikan bantuan perbaikan RTLH kepada masayarakat kami yang ada di wilayah Goiso'oinan" ucapnya.


Bantuan perbaikan RTLH kepada 10 KPM ini di harapkan dapat di manfatkan demgan sebaik mungkin,  jangan disalahgunakan bantuan tersebut" ucap Kades mengakhiri, (Ers).



Editor : Tim Redaksi

Tingkatkan Kapasitas Masyarakat, BPBD Mentawai Bersama BMKG Bakal Gelar Sosialisasi Tsunami Ready Community
Wednesday, May 29, 2024

On Wednesday, May 29, 2024




INFO|MENTAWAI - Guna meningkatkan kapasitas masyarakat menghadapi hancaman tsunami, BPBD Mentawai Bekerjasama dengan BMKG Padang Panjang pada bulan Juni 2024 akan menggelar kegiatan sosialisasi Tsunami Ready Community.


"Sosialisasi Tsunami Ready Community ini sangat penting guna meminimalkan risiko bencana gempa bumi di laut yang sewaktu-waktu bisa terjadi" ucap Kepala BMKG Padang Panjang Suadi di ruang kerja Bupati Mentawai saat sampaikan kegiatan yang akan di laksanakan, Rabu (29/5/2024).


Dia menyampaikan, bahwa Mentawai masuk dalam kategori bahaya tsunami yang mana adanya isu Megatrust dengan Golden Time terjadinya Tsunami hanya 5-10 menit dan itu waktu masyarakat bisa menyelamatkan diri.


"Apabila bencana itu terjadi gelombang Tsunami itu sendiri diprediksi 10 hingga sampai 12 meter" teramgnya.


Dengan adanya isu mengatrust ini sangat penting di berikan sosialisasi Tsunami Ready Community dalam rangka meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana ketika terjadi.


Nah, kesiapan segala aspek menghadapi Tsunami itu harus dimulai dari sekarang. Terutama bagi masyarakat dusun dan Desa yang berada di bagian pesisir pantai.


Dikatakan, kesiapan menghadapi bencana harus siap dari sekarang dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara intens, sehingga ketika terjadi bencana sudah tangguh.


"Melalui kegiatan sosialisasi Tsunami Ready Community ini di harapkan masyarakat mampu meningkatkan kapasitas dalam menghadapi bencana Gempa maupun tsunami yang terjadi kapanpun" ujarnya.


Plt Kepala BPBD Mentawai, Lahmuddin Siregar menyebut, sosialisasi Tsunami Ready Community ini akan di laksanakan bulan Juni 2024 bekerjasama dengan BMKG Padang Panjang.


Dengan adanya penetapan bahaya tsunami di Mentawai, sebutnya perlu di lakukan pelatihan kepada masyarakat, agar terbentuk kemandirian masyarakat serta peningkatan kapasitas dalam menghadapi bencana, ujarnya.


Dia menyebut, kegiatan yang akan dilakukan ini melibatkan seluruh komunitas, sehingga dapat memahami potensi ancaman Tsunami khususnya di wilayah Tuapeijat.


"Melalui kegiatan sosialisasi Tsunami Ready Community ini tentunya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana" ucapnya mengakhiri, (Ers).


Editor : Tim Redaksi

Program TORA, Pemkab Mentawai Usulkan 10 Ribu Hektar Tanah Kawasan Hutan Jadi APL dan Milik Warga
Wednesday, May 29, 2024

On Wednesday, May 29, 2024



INFO|MENTAWAI - Program nasional Tanah Reforma Objek Agraria (TORA) merupakan salah satu pendekatan untuk membangun kesejahteraan masyarakat sekaligus memenuhi dan menjamin hak warga atas tanah.


Melalui program Nasional ini, Pemkab Mentawai terus berupaya memaksimalkan program TORA dan mendukung dalam proses kegiatan yang sedang berlangsung dilakukan pihak Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Kehutanan melalui BPKHTL wilayah I Medan.


"Program TORA ini, kita mengusulkan 10 ribu hektar tanah kawasan hutan menjadi APL dan jadi hak milik warga yang menempati" sebut PJ Bupati Mentawai, Fernando Jongguran Simanjuntak di ruang kerjanya, Rabu (29/5/2024).


Dalam pertemuan itu PJ Bupati Mentawai di dampingi Asisten Pemerintahan Jufri Nelson Siregar, Kadis PUPR Asmen Simanjorang, Kabag Pemerintahan Andika Lesmana, Kadis Perhubungan Mentawai, Beni Sinaga dan Plt Kalaksa BPBD Mentawai, Lahmuddin Siregar.


Pada kesempatan itu, PJ Bupati Mentawai menyampaikan ucapam terima kasih kepada Kementrian Lingkungan Hidup dan kehutanan melalui BPKHTL wilayah I Medan dalam penyelesaian  program TORA di kepulauan mentawai.


Menurut PJ Bupati Mentawai, masyarakat yang tinggal di kawasan hutan selama ini masih merasa tidak nyaman, karena status tanah yang mereka tempati belum jelas.


Nah, dengan hadirnya program TORA ini, tanah yang di tempati masyarakat akan ada kepastian hukum serta legalitas atas penguasaan tanah yang dimiliki  masyarakat untuk pemukiman maupun perladangan, terangnya.


Dia mengaku, program Nasional soal TORA ini memiliki history bagi masyarakat Mentawai, dimana sejak terbentuk Kabupaten Kepulauan Mentawai baru kali ini bisa dilakukan untuk memberikan kepastian hukum serta legalitas atas penguasaan tanah milik masyarakat.


Asisten Pemerintahan, Jufri Nelson Siregar dalam keterangannya mengatakan, pihak Kementerian Lingkungan Hidup targetkan tahun 2024 ini bisa selesai 6.900 hektar program TORA di Mentawai.


"Kalau kita di Pemkab Mentawai mengharapkan bisa selesai 10 ribu hektar program TORA ini" ucap Jufri Nelson.


Dia menjelaskan, luas kawasan hutan di Kepulauan Mentawai ini mencapai 82 persen dan Areal Penggunaan Lain (APL) 18 persen yang berada di seluruh wilayah Mentawai. 


Jadi, kata dia program TORA ini adalah bukti negara hadir untuk melakukan percepatan penerbitan sertifikat redistribusi tanah dengan tujuan untuk kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat.


"Program TORA ini merupakan bentuk program nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat dalam memberikan legalitas kepemilikan tanah demi kesejahteraan masyarakat itu sendiri" tuturnya.


Ditempat yang sama, Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan (BPKHTL) Wilayah I Medan di wakili Bapak Akbar mengatakan, untuk Penataan Kawasan Hutan ini sudah dua kali di lakukan oleh Kementerian LHK melalui BPKHTL willayah I Medan. Pada tahun 2023 telah dilaksanakan Penataan Kawasan Hutan melalui Tata Batas Luar Kawasan Hutan yang saat ini sudah selesai prosesnya.


Sedangakan di tahun 2024 ini BPKHTL juga telah memprogramkan kegiatan TORA atau Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam rangka Penataan Kawasan Hutan ( PPTPKH) yang di lakukan di wilayah Kepulauan Mentawai.


"Program TORA di wilayah Mentawai saat ini sedang berproses" katanya.


Dia mengatakan, untuk di wilayah Mentawai, Tim sudah di turunkan dengan komposisi 14 regu dengan jumlah 1 regu sebanyak 8-9 orang melakukan survei lokasi di kecamatan dan desa dengan estimasi waktu selama 20-25 hari tugas.


"Kita perkirakan jumlah wilayah yang akan di invers dan di verifikasi itu bisa mencapai seluas 6.900 hektar" terangnya, (Ers).


Editor : Tim Redaksi

PJ Bupati Mentawai Akan Tuntaskan Program Pusat dan Provinsi Untuk Daerah
Tuesday, May 28, 2024

On Tuesday, May 28, 2024



INFO|MENTAWAI - Pasca di terima Surat Keputusan (SK) perpanjangan masa jabatan sebagai Penjabat (PJ) Bupati Mentawai, Fernando Jongguran Simanjuntak lakukan apel gabungan sekaligus rayakan momen spesial yakni hari ulang tahun di halaman Kantor Bupati Mentawai, Selasa (28/5/2024).


SK perpanjangan jabatan itu di terima Fernando Jongguran Simanjuntak di Auditorium Gubernur Sumbar yang di serahkan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansarullah.


Apel gabungan, PJ Bupati Mentawai dalam arahannya menyampaikan, bahwa perpanjangan masa jabatan ini merupakan kinerja kita semua, dimana Kabupaten Kepulauan Mentawai di anggap menjalankan roda pemerintahan dengan baik dan kondusif.


"Ini semuanya bukan kerja individu, tetapi kerjasama kita semua, dengan itu saya apresiasi kepada seluruh pegawai yang menjadi pelaku-pelaku pelayanan atau jalanya roda pemerintahan" tuturnya.


Dia mengatakan, saat penyerahan SK perpanjangan mendapat arahan langsung dari Gubernur Sumbar ada hal-hal yang menjadi perhatian yang harus di perbaiki yaitu angka stunting masih tinggi, IPM masih rendah, usia dan lama pendidikan paling rendah.


Disisi lain Gubernur Sumbar berpesan, bagaimana pelayanan wisata di mentawai bisa di tingkatkan dan benar-benar Mentawai ini adalah daerah destinasi.


"Dalam hal ini kita di tuntut serius dalam pengelolaan pariwisata, sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa meningkat, ini merupakan atensi Bapak Gubernur Sumbar kepada kita" sebut Fernando J Simanjuntak.


Kemudian menuntaskan permasalahan kemiskinan ektrem melalui peningkatan ekonomi salah satunya yang sudah di lakukan adalah gerakan bercocok tanam yang di mulai dari setiap OPD.


"Konsep ini juga bagian bagaimana kita bisa membuka lapangan pekerjaan dari sektor agraria, meski hanya menanam satu tanaman, kalau kita konsisten dampaknya akan besar kepada masyarakat" ucapnya.


Selain itu Gubernur Sumbar juga menyingung soal Pemilihan Kepala Daerah 2024 yang akan di helat, maka dari itu di harapkan kepada seluruh ASN untuk bisa menjaga netralitas dengan tidak ikut berpolitik praktis.


Pasca perpanjangan masa jabatan ini, Fernando Jongguran Simanjuntak akan menyelesaikan apa yang sudah menjadi program dari pusat yaitu penekanan angka stunting, kemiskinan ekstrem dan
mengoptimalkan pengendalian inflasi.


Dari tiga hal itu, froksinya bagaimana bisa meningkatkan jumlah tanaman pangan, sehingga dari situ, permasalahan inflasi, lapangan pekerjaan termasuk gizi bisa tercover dari kegiatan tersebut.


"Ini yang kita dorong dan di intensifkan lagi kegiatan-kegiatan yang bersifat produksi pangan serta melakukan sensus jumlah tanaman pangan termasuk luas area tanam yang terus di monitoring perkembangannya" sebut PJ Bupati, (Ers).


Editor : Tim Redaksi

SK Perpanjangan Jabatan PJ Bupati Mentawai di Serahkan Gubernur Sumbar
Monday, May 27, 2024

On Monday, May 27, 2024



INFO|PADANG Selain melantik Penjabat (PJ) Wali Kota Payakumbuh Suprayitno, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansarullah serahkan keputusan perpanjangan jabatan Penjabat Bupati Kepulauan Mentawai.


Penyerahan surat keputusan Mendagri tentang perpanjangan masa jabatan PJ Bupati Mentawai, Fernando Jongguran Simanjuntak itu di serahkan Mahyeldi di Auditorium Istana Gubernur Sumbar, Senin (27/5/2024).

Seperti di ketahui Fernando Jongguran Simanjuntak sendiri saat ini menjabat Kepala Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi KKP RI.

Mahyeldi menyebut, Dalam pergantian kepemimpinan, di harapkan adanya keberlanjutan pengelolaan pemerintahan secara berkesinambungan. Sehingga, terwujud pemerintahan yang good dan clean governance. 

“Untuk itu, kepala daerah harus menjaga keharmonisan dalam memimpin penyelenggaraan pemerintahan,” ucap Gubernur dalam arahannya.

Gubernur mengingatkan, bahwa kepala daerah dan pejabat di pemerintahan mendapatkan berbagai fasilitas dari negara, dengan fasilitas tersebut, seluruh pejabat dapat fokus melaksanakan tugas dan kewajiban, serta mengutamakan kepentingan masyarakat ketimbang kepentingan pribadi, kelompok, golongan, politik, dan berbagai kepentingan lainnya.

“Kepala daerah berkewajiban menjalin komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah pusat, provinsi, dan pihak swasta” ujarnya.

Selain itu, juga harus memaksimalkan segenap potensi yang ada di daerah masing-masing, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di samping itu, Gubernur juga mengingatkan bahwa kepala daerah wajib menyukseskan segenap program pemerintahan, seperti mengentaskan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, serta meningkatkan taraf kehidupan dan kesejahteraan masyarakat. 

Patut juga diingat, sambung Gubernur bahwa kinerja kepala daerah selalu dievaluasi setiap triwulan, terutama dalam hal pelaksanaan program unggulan pemerintah, tutupnya.

Editor : Tim Redaksi

Pimpin Upacara Bendera, Babinsa Sertu Armen Motivasi Pelajar SMPN 01 Siberut Selatan
Monday, May 27, 2024

On Monday, May 27, 2024



INFO|MENTAWAI Upacara bendera yang dilaksanakan di halaman SMPN 01 Siberut Selatan tidak seperti biasanya, dimana kali ini yang menjadi Inspektur Upacara (Irup) itu anggota Babinsa Koramil 02/Muara Siberut, Kodim 0319/Mentawai.


Pelaksanaan upacara bendera di hadiri Kepala sekolah SMPN 01 Siberut Selatan, Wakil kepala sekolah SMPN 01/ Siberut Selatan, Babinsa koramil 02/ Siberut, Guru SMPN 01 Siberut Selatan, para staf SMPN 01/Siberut Selatan dan siswa-siswi SMPN 01 Siberut Selatan, Senin (27/5/2024).

Pada kesempatan itu, Sertu Armen dalam amanatnya menyampaikan, wawasan kebangsaan sangat penting di pahami setiap pelajar, karena para pelajar adalah generasi penerus yang melanjutkan perjuangan bangsa.

Dengan demikian para pelajar harus disiplin dan rajin belajar, mentaati aturan sekolah, menjauhi narkoba, karena masa depan bangsa ada di tangan generasi muda, ujarnya.

“Siswa-siswi yang mengikuti upacara ini di harapkan lebih rajin belajar lagi untuk meraih cita-cita untuk masa depan yang lebih cerah, maka para siswa harus tekun dan rajin belajar baik disekolah maupun di luar sekolah”ajaknya memotivasi.

Dia mengajak pelajar dapat menjadi penegak kedisiplinan untuk diri sendiri salah satunya masuk sekolah tepat waktu termasuk bangun tidur harus tepat waktu.

Selain itu selama proses belajar mengajar di sekolah para pelajar taat dan patuh terhadap nasehat guru termasuk orang tua.

“Perlu meningkatkan kedisplinan sehingga kegiatan upacara di sekolah dapat berjalan lebih khidmat serta bisa memberikan motifasi dan semangat baru kepada murid-murid,” tutupnya mengakhiri, (Ers).

Editor : Tim Redaksi