Articles by "Emdes"

Showing posts with label Emdes. Show all posts

Anggota DPRD Kota Padang Helmi Moesim dari Partai Golkar   


INFO (PADANG) - Terkait Pilkada serentak 27 Juni 2018 siapa yang akan menjadi pemimpin Kota Padang lima tahun kedepan menurut anggota DPRD Padang Helmi Moesim sebaiknya pasangan calon yang baru dan calon petahana (incumbent) sebaiknya hanya menjabat satu periode saja.

"Incumbent harusnya tidak dipilih lagi di periode kedua karena jika menjabat di periode kedua, saya yakin motifasinya sudah berbeda ," ujar politisi Partai Golkar ini dalam kesempatan itu pada media ini usai dirinya juga terpilih menjadi Ketum KB IKAPELAN Periode 2018 -2021, Rabu (20/6) lalu disalah satu hotel di Kota Padang .

Menurutnya jika kepala daerah baru di periode pertama, dia pasti dengan segala daya upaya melaksanakan programnya dan itu harus dilakukan, seperti pasangan Emzalmi-Desri yang baru akan mencoba pada periode pertama, pastinya akan melakukan yang terbaik bagi kota yang dipimpinnya.

"Apalagi kalau kita lihat pasangan Emzalmi-Desri, saya yakin periode berikutnya Pak Em akan memberikan estafet kepada Pak Des. Jadi dengan segala upaya mereka pasti akan mewujudkan apa yang menjadi program mereka," jelasnya.

Dilain sisi tambah nya, berbeda jika incumbent menjabat untuk periode kedua, sementara lanjut Helmi ada ungkapan yang dia dengar  bahwa keberhasilan pembangunan Kota Padang seperti Pantai Padang, Pasar Raya Padang, Betonisasi jalan adalah melalui program programnya periode masa jabatan Walikota Padang Mahyeldi. .

Nah dari ungkapan seperti itu harusnya masyarakat harus cerdas menilai, dengan mengklaim keberhasilan pembangunan Kota Padang tersebut adalah berkat kerja keras Mahyeldi. Hal itu sudah jelas menurut saya adalah suatu pernyataan yang telah menghilangkan suatu rasa, jasa pengorbanaan serta peran penting serta kerja keras tokoh tokoh prnting  maupun keterlibatan orang ,instansi,lembaga dan lainnya baik itu sebelum masa  jabatan periode Walikota Mahyeldi maupun mereka yang berperan dan ikut terlibat dalam menjalankan program pemko padang  dipimpin oleh Mahyeldi dan Emzalmi selalu wakil walikota.

"Siapapun itu dia ,pasti takkan mampu bekerja tanpa peranan orang lain,apalagi pemerintahan itu ada Walikota berseta Wakilnya, OPD, dan juga DPRD Kota Padang,"tegas Helmi.

Kenapa saya katakan kalau masyarakat harus cerdas menentukan siapa pempimpin kota ini lima tahun kedepan yang benar benar mampu bekerja dengan melibatkan seluruh elemen yang ada. Nah ini yang harus menjadi acuan tersebut,siapa sih yang sebenarnya juga telah berperan dan itu sebelum program Mahyeldi berjalan ,sebelumnya telah ada,

   karena sebenarnya program yang dinilai masyarakat hebat, adalah pembinaan umat, seperti Asmaul Husna dan menjilbabkan remaja, penggagasnya adalah bapak Fauzi Bahar.  Emzalmi juga sudah dilibatkan di era itu.

Hebatnya, pantai Padang dengan Muaronya, pencari sponsornya juga Fauzi Bahar dan Emzalmi juga terlibat dalam perencanaannya. Selain itu juga Tacelaknya pasar Raya, dasar programnya juga Fauzi Bahar, dan Emzalmi salah satu otaknya.

Kita harus ingat lagi dimasa itu untuk anggaran program pembangunan sangat jauh sekali, apalagi Kota Padang sering ditimpa bencana alam sehingga pada saat butuh renovasi sana sini. Selanjutnya program yang diklaim Mahyeldi sebagai suksesnya sendiri, misal betonisasi, bukankah dirancang bersama Emzalmi, ketika keduanya masih berstatus kandidat Walikota dan Wakil Walikota.

Jadi, saya ingatkan pada masyarakat Kota Padang jangan keberhasilan ini hanya dinilai berhasil berkat melalui program programnya Mahyeldi, karena keberhasilan pembangunan tersebut dalam periode itu hanya tinggal penyelenggaraan dan pelaksanaan saja, disisi lain juga melalui anggaran APBD pun ada.

Helmi menegaskan, bersama sama kami selaku wakil rakyat di DPRD Padang gigih mensuport bagaimana pembangunan Kota Padang segera terlaksana dengan baik, bahkan kita perjuangan anggaran  program program Pemko melalui Badan Anggaran di Gedung DPRD Padang .

Jadi perlu juga kita ingat kembali bahwa pembangunan Pasar Raya Padang, RSUD Dr.Rasidin, Pantai Padang , trotoar untuk disabilitas dan lainnya, kami dengan rela berkorban anggaran untuk pembangunan Gedung DPRD Kota Padang disepakati dialihkan demi keberhasilan pembangunan Kota Padang. Intinya dibalik itu semua banyak campur tangan yang lain, bukan Mahyeldi saja," ujar Helmi.

Toh nantinya ketika tidak bisa tiga periode. Maka akan ada celah, "Ibaratnya di periode kedua seakan saatnya "mengembalikan modal", jadi motifasinya beda lagi dalam melaksanakan roda pemerintahan.

"Untuk itu menurut hemat politisi Golkar ini sebaiknya masyarakat Kota Padang harus cerdas untuk menentukan pilihan siapa pemimpin Kota ini kedepan, semuanya harus kita luruskan kembali melalui pemimpin dengan paslon Walikota dan Wakil Walikota Padang yang baru saja dan incumbent cukup satu periode," ungkapnya .( baim)




INFO (PADANG) - Perhelatan besar di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 27 Juni 2018 tinggal menunggu hari, Kampanye akbar calon Walikota dan Wakil Walikota Padang Emzalmi-Desri Ayunda, digelar hari ini, Sabtu (23/6) di lapangan Imam Bonjol Padang mulai pukul 13.00 WIB. 
Ketua Tim Koalisi Emzalmi Desri Wahyu bersama Ketua DPC Demokrat Padang Ilham Maulana, Sekretaris DPC Hanura Padang Elvi Amri dan Ketua Forum Anak Nagari Evi Yandri saat memberikan keterangan terkait kampanye akbar pasangan Emzalmi Desri.
Ketua Tim Koalisi Padang Bersatu, Wahyu Iramana Putra menargetkan sedikitnya 50 ribu orang hadir pada kampanye terbuka tersebut.

"Sebenarnya yang sudah terdaftar lebih dari 100 ribu, tapi kita tak mau sesumbar dulu. Jadi target minimal peserta kampanye nanti sekitar 50 ribu orang yang terdiri dari kader partai pengusung, pendukung dan simpatisan," kata Wahyu kepada wartawan, Jumat (22/6) di lapangan Imam Bonjol saat persiapan pelaksanaan kampanye.

Dia menjelaskan untuk juru kampanye pihaknya berupaya untuk mendatangkan ketua umum partai pengusung dan partai pendukung pasangan Emzalmi-Desri Ayunda.

"Seperti kami dari Partai Golkar tentu berupaya menjadikan Airlangga Hartanto untuk menjadi juru kampanye nanti, sementara untuk Partai Demokrat juga berupaya mendatangkan Susilo Bambang Yudhoyono atau Agus Harimurti Yudhoyono dan Partai Gerindra tentu berupaya mendatangkan Prabowo Subianto menjadi juru kampanye," katanya didampingi Sekretaris DPC Hanura Padang Elvi Amri, Ketua DPC Demokrat Padang Ilham Maulana dan Ketua Forum Anak Nagari Evi Yandri Rajo Budiman.

Wahyu mengatakan, hingga saat ini (kemarin-red) pihaknya masih menunggu kepastian dari petinggi-petinggi partai di pusat akan kehadiran para Ketum. “Tapi yang jelas jurkan pusat bakal ada,” katanya.

Ia menyampaikan kampanye akbar tersebut juga dihadiri Ketua DPW atau DPD partai pengusung seperti Partai Golkar, Partai NasDem. Partai Gerindra, Partai PPP, PDI Perjuangan, Partai Hanura, Partai Demokrat dan partai pendukung lainnya.

Dijelaskan, yang akan memberi orasi seluruh ketua partai pengusung dan pendukung, tokoh masyarakat, tokoh adat hingga tokoh agama di Kota Padang.

Wahyu berharap agar pihak kepolisian dapat bekerja dengan baik agar tidak terjadi bentrokan karena jadwal kampanye pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang hampir bersamaan sehingga rawan terjadi bentrok.

"Kami berharap pengamanan kampanye dilakukan sebaik mungkin, kami telah menginstruksikan agar seluruh peserta tertib dalam melakukan kampanye," kata dia.

Sementara Ketua DPC Demokrat Padang Ilham Maulana mengatakan upaya pemenangan pasangan Emzalmi-Desri adalah perintah langsung dari Ketum Susilo Bambang Yudhoyono. “Ini adalah marwah partai kami. Kami akan berjuang habis-habisan,” katanya.

Dia mengatakan, pasangan Emzalmi-Desri adalah cerminan persatuan di Kota Padang. Mereka adalah non politisi namun didukung banyak partai, lintas agama, lintas suku dan sebagainya.

Pun demikian dengan Elvi Amri. Kemenangan Emzalmi-Desri adalah harga mati sebagai mana instruksi langsung dari Ketua Osman Sapta Odang (OSO).

“Seluruh elemen partai mulai dari DPC, PAC, hingga ranting-ranting akan bergerak, termasuk juga DPD yang ada di Padang,” katanya.

Pilkada Padang 2018 diikuti dua pasang calon, yaitu Emzalmi-Desri nomor urut satu diusung tujuh partai dan didukung lima partai lainnya. Emzalmi merupakan Wakil Walikota Padang petahana yang berpasangan dengan Mahyeldi pada Pilkada Padang 2013 dan tampil sebagai pemenang. Sedangkan Wakil Emzalmi, Desri Ayunda pada pilkada Padang 2013 juga mencalonkan diri sebagai walikota berpasangan dengan James Helyward dari jalur perseorangan.

Kampanye akbar Emzalmi dan Desri Ayunda, tersebut bakal menghadirkan Arif LIDA. Kepastian itu disampaikan Ketua Tim Relawan Pemenangan Emzalmi-Desri, Marzuki Onmar.

"Insya Allah kita menghadirkan Arif LIDA, disamping juru kampanye dari partai Koalisi Padang Bersatu," ungkap Marzuki Onmar pada kesempatan terpisah.

Kampanye Akbar Emzalmi-Desri Ayunda akan dilaksanakan Sabtu, 23 Juni 2018 siang, bertempat di Ruangan Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol Padang.

"Sebelum kampanye akbar, akan kita laksanakan pawai," tambah Martias Sarjany, Sekretaris Tim Advance Relawan Emzalmi dan Desri Ayunda.(bbg)





INFO ( PADANG) -- Politisi Partai Golkar Kota Padang yang juga seorang advokat kantor hukum Liberty , Muhammad Tito,SH (Tito Liberty) sekaligus Bacaleg DPRD Padang ini mengatakan sebagai figur Emzalmi dan Desri Ayunda, pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota nomor urut no 1 ini layak untuk memimpin Kota Padang kedepan, beliau yang selalu mendengar aspirasi dari bawah baik pemuda ingin kota padang lebih baik lagi.

Kenapa saya memilih paslon nomor urut 1, Bapak Emzalmi dan Desri Ayunda untuk memimpin Kota Padang demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat lima tahun kedepan, karena beliau  memang layak menjadi Walikota dan Wakil Walikota Padang.

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 Juni 2018 yang hanya tinggal beberapa hari lagi merupakan momentum bagi warga kota untuk menentukan figur yang layak untuk memimpin Ranah Bingkuang ini.

" Semua kemajuan untuk Kota Padang tidak terlepas dari Emzalmi selaku Wakil Walikota Padang saat itu dan yang juga sekarang maju sebagai Calon Walikota Padang didampingi Desri Ayunda selaku wakilnya yang sudah dikenal track Record nya dan juga merupakan runner Up di Pilkada periode lalu," ujar Tito,Jum'at (22/6)

Saya secara pribadi ingin pembangunan Kota Padang merata, bagaimana membangun akhlak generasi muda untuk kembali lagi ke Surau bukan slogan saja, sebab kita lihat generasi muda banyak terbawa arus moderisasi. 

"Dan saya sangat yakin Emzalmi dan Desri Ayunda akan menjadi pemimpin yang amanah bisa merangkul semua unsur dan semua lapisan masyarakat dengan satu tujuan untuk membangun Kota Padang yang lebih baik," tegas Bacaleg 2019 dari partai Golkar ini.

Menurutnya, jika Emzalmi-Desri menang, maka keduanya tidak hanya membangun pasar dan pantai di bidang infrastruktur atau fisik saja, namun juga pembangunan spritual bagi generasi muda, rindu akan suara asma Ul Husna.

Insha Allah kemenangan akan berpihak bagi pasangan calon nomor urut 1 Emzalmi-Desri Ayunda, mari masyarakat Kota Padang mengunakan hak pilihnya mari kita luruskan niat untuk kebaikan Kota Padang kedepan,"ungkapnya(Inf7)

Ketua DPC Hanura Padang Fefrizal Sampaikan Motivasi pada para Kader Hanura untuk Pemenangan paslon Walikota dan Wakil Walikota nomor urut satu Emzalmi-Desri Ayunda 

INFO (PADANG)  - DPC Partai Hanura Padang melengkapi suasana lebaran idul fitri 1439 H/2018 M, menggelar acara Halal bihalal untuk lebih mempererat hubungan silaturahmi seluruh kader sekaligus dalam rangka deklarasi pemenangan paslon Walikota dan Wakil Walikota Padang nomor urut satu Emzalmi -Desri Ayunda pada Pilkada serentak 27 Juni 2018, bertempat di kantor DPD Hanura Sumbar jalan Sawahan, Kecamatan Padang Timur Kota Padang. Rabu (20/6),

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua DPD Hanura Sumbar Marzul Veri, Ketua DPC Hanura Padang Fefrizal, calon Walikota Padang nomor urut satu Emzalmi, anggota DPRD Padang dari Fraksi Hanura Osman Ayub, Rafli Boy, H.Yendril, Elvi Amri, seluruh Ketua Ranting dan PAC Hanura, Srikandi Hanura, Bacaleg Hanura serta jajaran pengurus partai.

Ketua DPC Partai Hanura Padang Fefrizal mengatakan berdasarkan arahan dari Ketua Umum Partai Hanura bapak Osman Sapta Odang bahwa untuk Pilkada serentak 27 Juni 2018, bagi seluruh kader diwajibkan bekerja secara maksimal untuk kemenangan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang nomor urut satu Emzalmi-Desri Ayunda.

"Bagi kader yang tidak mampu dan sanggup bekerja secara maksimal akan dikenakan sanksi, karena sebagai partai pendukung untuk pemenangan pasangan Emzalmi-Desri adalah harga mati," ujarnya. 

Dalam hal ini kita berdayakan mesin partai dengan menggerakkan secara maksimal dari seluruh ranting, seluruh kader, PAC, srikandi - srikandi Hanura, Bacaleg, agar bekerja maksimal, karena kemenangan Emzalmi-Desri adalah harga mati. "Dan yang paling penting intinya kita inginkan adalah di 2019 ganti Walikota Padang, " tegasnya. 

Sebagai partai pendukung tidak mengurangi rasa kepedulian, tanggung jawab moral untuk kemenangan pasangan calon yang kita dukung. Dan kami tegaskan pada seluruh anggota dan kader jangan merasa ada ditekan dan dipaksa, jika ada yang merasa terpaksa silahkan keluar dari sekarang karena Hanura  tidak ingin ada penghianat partai, " ungkapnya. 

Sementara Emzalmi dalam kesempatan itu menyampaikan saya percaya jika betul - betul mesin partai bergerak dengan maksimal seperti kita ambil saja contoh yang jelas saja dan telah jadi saat ini, yakni dari lima orang anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Hanura tentunya ini sudah menjadi poin lebih untuk kemenangan Emzalmi-Desri yang bisa diperoleh dari konstituennya di Dapil masing masing. 

"Dan yang pasti tentunya anggota dewan kita ini sudah pasang badan untuk kemenangan pasangan Emzalmi-Desri, karena hal itu merupakan marwah bagi partai Hanura sendiri. Ini baru untuk lima anggota dewan dari Hanura saja, belum lagi dari partai koalisi yang didalam sudah tentu ada anggota DPRD nya, begitu juga dengan para kader, pengurus partai lainnya yang jika bekerja maksimal, tentu apa yang kita harapkan bersama Insha allah dapat terwujud, " ungkapnya Emzalmi. 

Sementara Ketua DPD Partai Hanura Sumbar, Marzul Veri, mengatakan untuk Pilkada serentak 27 Juni 2018 ini sudah keputusan partai harus dipertangungg jawab kan, kalau mendukung itu harus sepenuh hati  , saya tidak ingin Hanura dalam catatan sejarah kedepan tidak sepenuh hati memenangkan Emdes. (Inf7)


INFO (PADANG) - Ketua DPW Partai Gerindra Provinsi Sumatera Barat, Nasrul Abit Datuk Malintang Panai mengajak semua warga Kota Padang yang memiliki hak suara untuk datang beramai-ramai ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada tanggal 27 Juni 2018 dan memilih pasangan nomor urut 1 di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Padang, Emzalmi dan Desri Ayunda. 

Menurut Nasrul Abit, pasangan Emzalmi dan Desri Ayunda memiliki 20 program kerja yang bakal dapat mengatasi permasalahan yang ada di Kota Padang. Apatah lagi, sosok Emzalmi yang awalnya seorang teknokrat yang kemudian masuk ke dunia birokrasi, sehingga bisa dipadukan antara teknokrat dan birokrasi menjadi satu kesatuan. 

"Saya sudah membaca visi misi calon nomor urut 1, Pak Emzalmi dan Pak Desri Ayunda. Di dalam visi misi tersebut, ada 20 macam program kerja dan ini akan bisa mengatasi semua permasalahan yang ada di Kota Padang," ujarnya kemaren. 

Sebagai teknokrat, kata Nasrul Abit, Emzalmi akan bisa merencanakan pembangunan Kota Padang ini lebih baik kedepannya. Dengan pengalamannya di brokrasi, maka Emzalmi akan bisa menata ASN di Kota Padang ini. 

"Beliau paham betul, bagaimana menempatkan orang sesuai keahlian bidang masing-masing. Beliau sudah tahu kondisi Kota Padang, karena lebih kurang 40 tahun menjadi pegawai di Kota Padang," ujar mantan Bupati Pesisir Selatan 2 periode ini. 

Sedangkan Desri Ayunda, ungkapnya, adalah ahli di bidang ekonomi dan lama bekerja di BUMN. Tentu mempunyai pengalaman bagaimana memadukan birokrasi ini dengan profesional. 

"Dari sosok keduanya, saya rasa kita tidak usah ragu lagi, bahwa sosok keduanya ini akan membawa Kota Padang ke arah yang lebih baik di masa depan," tukuknya. 

Dikatakannya, program pembangunan Kota Padang yang perlu diperhatikan saat ini adalah persoalan banjir. Bayangkan saja, dalam beberapa jam saja hujan turun, Kota Padang sudah dilanda banjir. Baik itu di Lubuk Kilangan, Seberang Padang, sampai ke Rawang. Ini ternyata belum teratasi.

"Beberapa saat, beberapa waktu lalu, tiga jam saja hujan di Kota Padang, sudah banjir semua. Baik itu di Lubuk Kilangan sampai ke Seberang Padang, sampai ke Rawang dan dimana-mana. Ternyata itu belum teratasi. Di dalam 20 program kerja yang dibuat pasangan Emzalmi dan Desri, itu sudah tercakup. 

Selin itu, katanya, saat ini di Kota Padang, generasi muda sudah terpengaruh narkoba. Pengaruh dan baya narkoba ini harus diatasi bersama-sama. Sebab, ini akan merusak generasi muda harapan bangsa. 

"Untuk itu, mereka harus diarahkan, mereka harus disiapkan lapangan untuk bermain, ada tempat-tempat mereka menyalurkan hobinya. Di bidang kesenian, bisa kerjasama dengan provinsi, kita siapkan gedung budaya. Kemudian juga harus ada lapangan tempat mereka bermain, harus ada tempat penyaluran hobi-hobi mereka. Termasuk balapan pun, sudah dipersiapkan," tegasnya.

Masalah Pasar Raya, walau baru separoh yang diperbaiki, jelas Nasrul Abit lagi, di dalam program Emzalmi dan Desri, ia juga melihat ada program revitalisasi atau perbaikan Pasar Raya Padang yang menyambung ke Masjid Taqwa Muhammadiyah. Masjid Muhammadiyah yang selama ini tidak ada tempat parkirnya, tetapi di dalam konsep ini, sudah ada jalan keluarnya. 

"Artinya, disaat jam-jam salat, para pedagang sudah bersiap-siap untuk ke masjid. Karena nuansa Kota Padang, kita orang Minangkabau adalah muslim, tentu kita harus membangun tidak terlepas dari konsep religi ini. Ini program yang dirancang sangat luar bisa sekali," urainya. 

Mengenai masalah transportasi, Nasrul Abit melihat sampai saat ini, di Kota Padang belum ada terminal untuk menampung kendaraan-kendaraan, baik yang masuk kota maupun yang keluar kota. Di dalam program Emzalmi dan Desri, kata Nasrul Abit, sudah ada konsepnya, sehingga nanti terminal bayangan yang selama ini ada di mana-mana di Kota Padang dapat dikumpulkan dalam satu tempat. 

Tak hanya itu, Emzalmi dan Desri Ayunda, terang Nasrul Abit, memiliki program kerja menata lapangan tempat rekreasi atau taman kota. Yaitu, menyatukan Ruang Terbuka Hijau Imam Bonjol dengan Masjid Agung Nurul Iman. 

"Ini adalah lapangan yang luar biasa strategisnya di Kota Padang, sehingga nantinya tentu akan dibuat suatu ciri khas yang menjadi ikonnya Kota Padang yang ada di Masjid Agung Nurul Iman dan RTH Imam Bonjol," ujarnya. 

Terkait pembangunan infrastruktur jalan di daerah pinggiran, Nasrul Abit mengaku miris. Pasalnya, saat dirinya berkunjung ke pelosok Kota Padang, masih ada daerah yang belum tersentuh pembangunan jalan. Bahkan, warga menyatakan masih belum merdeka.

"Saya juga keliling Kota Padang. Saya melihat beberapa jalan yang masih belum diaspal. Dipinggir-pinggir, mohon maaf, di sebelah timur, termasuk di kampung-kampung, termasuk di daerah Pasia Jambak, ternyata juga masih memerlukan infrastruktur jalan yang harus diperbesar dan diperlebar serta diaspal. Mereka bagian dari Kota Padang, tapi saat saya berkunjung di belakang kantor pusat Pemerintahan Kota Padang di Aia Pacah, mohon maaf, mereka mengatakan kepada saya, bahwa mereka merasakan belum merdeka. Ini kan suatu hal yang sangat miris sekali," cakapnya. 

Dikatakan Nasrul Abit, sebagai Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat, dirinya juga membawahi atau menaungi pariwisata. Ia berharap, pariwisata Kota Padang tetap jalan. Pantai Padang adalah tempat rekreasi masyarakat. Namun, Gunung Padang perlu diberdayakan. 

"Perlu kita cari investasi. Bagaimana di Gunung Padang ada suatu hotel yang megah. Pemandangan di Gunung Padang 185 derajat tidak dimiliki daerah lain," ungkapnya.  

Selin itu, Pantai Air Manis punya cerita legenda Malin Kundang, ini harus diperbaiki juga. "Jadi saya mengharapkan, di bidang pariwisata, kita koordinasi dengan provinsi. Apa yang kita perbuat ke depan, tentu kita perlu kerjasama. Sinkronisasi Kota Padang dengan provinsi tentu akan kami kawal nantinya," pungkasnya.

Masih untuk pembangunan di bidang pariwisata, Nasrul Abit mengatakan, perlu diciptkan tiga kota kembar di bidang pariwisata. Yaitu Kota Padang, Pesisir Selatan dengan Mandehnya, dan Mentawai. 

"Tiga segitiga ini akan kita bangun ke depan. Dan perlu juga saya sampaikan, bahwa dalam waktu dekat, kita juga akan membangun Muaro Padang. Kawasan itu akan menjadi Pelabuhan Marina," ujarnya. 

Nasrul Abit mengaku tertarik dengan pasangan nomor urut 1 ini. Untuk itu, ia meminta warga kota untuk mendukung Emzalmi dan Desri Ayunda. Sebab, pasangan ini mengerti statistik.

"Mau tidak mau, kita harus bantu mereka, karena sangat mengerti statistik. Tadi saya tanya angka kemiskinan, ternyata sekarang 26 persen angka kemiskinan di Kota Padang. Ternyata ada angka putus sekolah. Ini jangan dibiarkan. Jadi semua anak-anak usia sekolah, mulai dari PAUD, TK, SD, SLTP, sesuai kewenangannya sudah ada programnya dan itu digratiskan," pungkasnya. 

Pada program pasangan ini, sekolah swasta yang selama ini belum terkelola dengan baik, sudah ada solusinya. Sehingga garansi kualitas, misalnya di SMP, sudah ada pada program yang mereka usung. Pada program pengentasan kemiskinan yang dibuat pasangan Emzalmi dan Desri Ayunda membuktikan, keduanya sudah punya data. Nanti akan ditugaskan, Dinas Sosial, Dinas Capil, dan statistik untuk mendata orang perorang, by name by adress untuk semua warga Kota Padang yang masih berada dalam kemiskinan, jelasnya. 

"Bagaimana juga dengan pembinaan keagamaan? Saya melihat para generasi muda kita saat ini, pada bulan suci Ramadan ini dapat dilihat, masjid hanya penuh oleh orang yang tua-tua saja, minim generasi muda. Pada program Emzalmi dan Desri saya juga melihat ada pembinaan generasi muda, dengan cara mengajak semua anak-anak untuk belajar mengaji al Quran, ada juga program magrib mengaji, bahwa pendidikan keagamaan adalah pendidikan karakter yang akan mencetak generasi muda yang cerdas," urainya. 

Dikatakannya, indeks Pembangunan Manusia diukur dengan tiga hal, yaitu tingkat pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Bagaimana semua warga Kota Padang, punya KIP, KIS dan BPJS bagi yang tidak mampu. Sehingga saat mereka datang ke sekolah, tidak ada permasalahan, ke rumah sakit tidak ada persoalan, pada saat mereka dirawat pun tidak ada permasalahan. 

"Sektor-sektor kebutuhan dasar yang menjadi kewenangan pemkot/kab, harus kita atasi. Kemudian saya juga meliat bahwa ini sangat memerlukan biaya yang sangat besar. Kita melihat, secara teknis, calon Walikota dan Wakil Walikota kita, Emzalmi dan Desri, sangat menguasai permasalahan Kota Padang. Karena pasangan nomor urut 1 ini didukung 12 partai, dan Insha Allah, diantara pucuk pimpinan partai akan ada yang menjadi menteri nantinya," terangnya. 

Ia menegaskan, tidak aka mungkin membangun Kota Padang dengan APB terbatas ini. APBD Kota Padang sangat terbatas. Tentu, Emzalmi dan Desri dengan lobi-lobinya nanti, dan komitmen daripada menteri sudah disampaikan ke calon walikota ini. Jadi semua menteri sekarang yang duduk, baik Menteri Perdagangan, Menteri PU, Menteri Perindustrian, Menteri Koperasi, Menteri Pendidikan, Menteri Kesehatan, sudah berkomitmen membantu pasangan nomor 1 ini. 

"Untuk itu, pada kesempatan ini, saya mengajak kita semua, dan saya instruksikan kepada seluruh kader Gerindra, mulai dari pengurus, sampai PAC dan seluruh kader Gerindra Sumatera Barat, sesuai dengan instruksi Ketua DPP kita, Ketua Dewan Pembina kita, Prabowo Subianto, kita harus memilih pasangan nomor 1, Emzalmi dan Desri Ayunda," pungkasnya.

Nasrul Abit juga mengajak kepada semua partai koalisi pendukung Emzalmi dan Desri Ayunda untuk mengerahkan semua potensi yang ada. Semua kader agar diinstruksikan untuk mensosiaslisasikan 20 program kerja Emzalmi dan Desri Ayunda kepada seluruh masyarakat Kota Padang.

"Sehingga masyarakat paham betul, siapa yang mereka pilih menjadi walikota kedepan. Orang Padang, masyarakat Kota Padang adalah cerdas, pasti mereka ingin pembaharuan, ingin lagi melihat Kota Padang, sebagaimana populernya Kota Padang pada zaman dahulu kala. Kota Padang terbersih, Kota Padang jadi idaman semua orang, tentu kita harapkan seperti itu," ungkapnya.

"Terakhir, saya mengajak kepada seluruh warga Kota Padang yang cerdas, yang cerdas tentu akan memilih orang yang cerdas juga. orang yang punya program, orang yang bisa menata birokrasi sampai ke ekonomi. Mudah-mudahan, dengan kerjasama yang baik, dengan pemahaman kita terhadap calon nomor 1 ini, Insya Allah, Allah SWT akan memenangkan Emzalmi dan Desri Ayunda. Untuk itu, datang ramai-ramai ke TPS pada tanggal 27 Juni 2018, jangan lupa pilih nomor 1, pasangan Emzalmi dan Desri Ayunda," harapnya.(*)


DESRI AYUNDA 

INFO (PADANG)- Menurut baginda Nabi Muhammad Saw. Ibadah bulan suci Ramadhan itu lebih berat dari segala peperangan yang pernah ia lakoni. Sebagai seorang panglima perang, ia menyatakan tak ada yang lebih berat dari perang melawan hawa nafsu, perang bathin, perang terhadap diri sendiri. Karenanya, makna kemenangannya jauh lebih berharga dari pada menang dalam perang. 

Karena itu hari raya idul fitri yang sebentar lagi tiba, adalah perayaan kemenangan yang hanya didapatkan oleh orang-orang yang ikut berperang dengan hawa nafsu di dalam dirinya. Agak sulit memang menceritakan suasana kemenangan seperti itu, kecuali pernah mengalami dan merasakannya sendiri. Seperti kita menceritakan rasa garam kepada orang yang tak pernah merasakan asinnya garam. 

Setiap tahun, bulan suci Ramadhan datang dan pergi. Ada rasa sedih, bagi orang-orang yang menikmati hari-hari penuh ibadah ini. Terasa begitu cepat waktu melibas suasana penuh hikmah di bulan suci ini sehingga cepat berlalu. Tetapi waktu tak bisa dicegat, hanya kepada Allah Swt, berdoa penuh harap agar dipertemuka pada Ramadhan berikutnya.  

Lalu tiba masanya 1 Syawal, kebahagiaan diberikan kepada yang berhak menerimanya. Semua orang pada hari itu kelihatan ceria pertanda telah melewati hari-hari perang yang berat. Mereka yang berhak adalah yang telah melaksanakan ibadah shalat wajib, ibadah puasa, ibadah sunat yang mendukung; shalat malam, dzikir, itikaf dan beramal baik dengan sesama. Seterusnya, membayar zakat. Lengkap! 

Pengalaman kebahagiaan berbeda-beda pula bagi setiap pribadi. Misalnya, bila tahun-tahun sebelumnya, lebaran petama punya anak pertama, kedua, ketiga dan seterusnya. Lalu pada tahun-tahun berikutnya, lebaran bersama anak cucu dan menantu. Begitulah, tidak sama waktu lebaran yang satu dengan waktu lebaran yang lain. Setiap orang memiliki starting point yang berbeda-beda. Ada pula, misalnya, lebaran tahun ini dengan suasana rumah baru, kenderaan baru, apalagi pengantin baru. Kebahagiaan lebaran akhirnya, memang punya nilai tersendiri, juga sangat pribadi. 

Di atas semua kebahagiaan itu, hakikatnya adalah kembali kepada suasana suci setelah pengolahan jiwa di bulan puasa. Seumpama kupu-kupu yang baru keluar dari kepompong, dari ulat yang dianggap menjijikkan, kini ia menjadi hewan dengan sayap paling indah, terbang di antara bunga-bunga yang indah. Begitulah proses alamiah sebuah kebahagiaan yang kita raih di hari nan fitri. 

Selamat hari raya idul fitri 1439 H. Selamat berbahagia. [*]


INFO (PADANG) - Pemilik Deras Record, Defi Ardi menegaskan, sudah saatnya Kota Padang dimpimpin oleh orang yang peduli dengan pekerja seni. Pasalnya, selama ini pekerja seni merasa terpinggirkan di kota ini.

"Yang tahu bau keringat seniman, ya seniman itu sendiri. Yang tahu dapur seniman, ya jelas seniman itu sendiri dan yang tahu jeritan seniman, ya iyalah, seniman itu sendiri," ungkapnya melalu pesan singkat WhatsApp kepada wartawan media ini, Rabu dini hari, 13 Juni 2018. 

Ia mengatakan, kontribusi seniman untuk bangsa ini sangat besar. Tidak akan bisa merah putih itu naik di tiang tertinggi di acara kebangsaan tanpa karya atau lagu dari seorang seniman WR. Soepratman.

"Dari satu karya cipta lagu akan membuka lapangan pekerjaan bagi anak bangsa di negeri ini. Antara lain, lahir penyanyi, pemusik, studio rekaman, operator, produser, pedagang toko kaset dan pengecer, bahkan sampai jasa organ tunggal yang kita lihat di setiap acara pesta," ungkapnya.

Tak hanya itu, karya seni juga memberikan kontribusi untuk negara dalam bentuk PPh dan PPN. Namun selama ini, silih bergantinya kepemimpinan di negeri ini, tidak ada yang peduli kepada para pekerja seni ini.

"Saya melihat di Kota Padang ini, perhatian terhadap seni tradisi daerah sangat kurang sekali. Kalau tidak ada perhatian khusus dari pemerintah kota, kita yakini akan tinggal nama dan akan digantikan dengan musik musik barat yang bukan jati diri kita," ujarnya.

Makanya, jelasnya lagi, dibutuhkan pemimpin yang peduli pekerja seni di kota ini. Harapan itu terumpang kepada pasangan Emzalmi dan Desri Ayunda. 

"Apa sebab? Karena Pak Desri Ayunda adalah seorang seniman yang mengharumkan nama Sumatera Barat di pentas nasional bersama group Balairung pada eranya. Pak Desri tahu betul bau keringat seniman di Padang ini, tahu betul dapur dan jeritan seniman," jelasnya.

"InsyaAllah, kalau pasangan ini ditakdirkan Allah swt memimpin Kota Padang, seni budaya daerah Kota Padang akan dimeriahkan dan dihidupkan lagi. Itulah janji Pak Des dihadapan seniman, waktu temu ramah seniman dan masyarakat di perumahan Griya Tui Kelurahan Kuranji Padang," ungkapnya.

Ia mengajak warga Kota Padang untuk beramai-ramai datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan menggunakan hak suara mereka. 

"Mari kita ke TPS pada 27 Juni 2018, kita gunakan hak suara kita, kita coblos nomor urut 1, Emzalmi dan Desri Ayunda," ajaknya.(*)



INFO (PADANG) - Calon Walikota Padang nomor urut 1 di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 Juni 2018, Emzalmi melakukan Safari Ramadan di Masjid Ukhuwah yang terletak di Jalan Apel IV Blok E Perumnas Belimbing Kelurahan Kuranji Kecamatan Kuranji Kenagarian Pauh IX Kota Padang, Sumatera Barat, Senin, 11 Juni 2018. 

Pada kesempatan itu, Emzalmi mengatakan, bulan Ramadan sudah memasuki hari ke 27. Artinya, malam ke 27 ini merupakan malam Lailatul Qadr, malam yang lebih baik dari seribu bulan. 

"Lailatul Qadr di dalam Alquran digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan dan juga diperingati sebagai malam diturunkannya Alquran. Malam seribu bulan memiliki arti malam ketetapan jika diartikan dalam bahasa arab," ujarnya.

Lailatul Qadr, jelasnya, dapat juga diartikan sebagai malam pelimpahan keutamaan yang dijanjikan oleh Allah kepada umat Islam yang berkehendak untuk mendapatkan bagian dari pelimpahan keutamaan itu. Keutamaan ini berdasarkan nilai Lailatul Qadr sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Emzalmi mengatakan, pada dasarnya Lailatul Qadr terjadi pada 10 malam terakhir di bulan Ramadan. Hal ini sesuai hadist dari Aisyah yang mengatakan bahwa Rasulullah beri'tikaf di sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan.

"Rasulullah bersabda, "Carilah malam Lailatul Qadr di malam ganjil pada 10 hari terakhir bulan Ramadan". Ini artinya, malam Lailatul Qadr tersebut bisa jatuh pada malam ke 23, 25, dan 27," ungkapnya.

Sementara itu, Pengurus Masjid Ukhuwah Refdarman Datuk Mantiko Bandaro menyampaikan terima kasih atas kehadiran Emzalmi memenuhi undangan warga jalan Apel IV Blok E Belimbing untuk melakukan Safari Ramadan di masjid tersebut.

Calon Wakil Walikota Padang Desri Ayunda Bersama Mastilizal Aye 

INFO (PADANG) - Sebagai salah seorang praktisi olahraga di daerah ini, Mastilizal Aye berharap lahirnya pemimpin yang peduli olahraga di Kota Padang melalui Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 Juni 2018.

"Saat ini, sebagaimana kita ketahui semua, dunia olahraga di daerah ini boleh dikatakan merosot. Untuk itu, kita perlu pemimpin kota yang memiliki kepedulian untuk memajukan dunia olahraga di daerah ini," ujarnya, Selasa, 12 Juni 2018 malam. 

Untuk itu, Bendahara DPC Partai Gerindra Kota Padang ini merekomendasikan kepada warga kota untuk mendukung dan memenangkan pasangan Emzalmi dan Desri Ayunda, calon Walikota dan Wakil Walikota Padang nomor urut 1di Pilkada 27 Juni 2018.

"Dari visi misi mereka, kita dapat melihat dengan jelas tekad mereka ingin memajukan kota ini, termasuk dunia olahraga. Saya yakin, pasangan ini mampu untuk mewujudkannya," ujar pimpinan klub Janse FC ini.

Menurutnya, sudah saatnya kota ini maju di segala bidang, baik itu dibidang infrastruktur maupun non fisiknya. 

"Emzalmi jauh-jauh hari telah menyusun program untuk memajukan kota ini. Namun sampai saat ini belum terwujud dengan baik, karena Emzalmi bukan pengambil keputusan. Makanya, Emzalmi dodorong oleh semua kalangan untuk maju sebagai calon walikota untuk mewujudkan program tersebut," cakapnya.

Demikian juga Desri Ayunda, pada Pilkada 2014 menang di tujuh kecamatan dan hanya kalah di 4 kecamatan yang merupakan basis Emzalmi. Perpaduan pasangan ini diyakini pria yang akrab disapa Aye ini dapat membawa perubahan besar ke arah yang lebih baik di Kota Padang. 

"Padang butuh pemimpin untuk semua lapisan masyarakat, bukan pemimpin untuk kelompok tertentu. Dan kita yakin, pasangan Emzalmi dan Desri Ayunda akan mampu menjadi pemimpin untuk semua warga kota. Apalagi mereka diusung oleh 7 partai besar di Kota Padang," ungkapnya.

Ia mengajak warga Kota Padang untuk datang beramai-ramai ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing untuk menggunakan hak suara dengan mencoblos nomor 1.

"Mari kita lakukan perubahan dengan menggunakan hak suara kita. Jangan golput, mari kita coblos nomor 1, Emzalmi dan Desri Ayunda," pungkas tokoh masyarakat Kecamatan Nanggalo ini.(*)


INFO (PADANG) - Calon Walikota Padang nomor urut 1 di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 Juni 2018, Emzalmi menghadiri acara berbuka bersama yang digelar Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Meja Putih Saiyo Kecamatan Pauh Kota Padang, Sumatera Barat, Senin, 11 Juni 2018. 

Acara yang mengambil tema "Mari Kita Tumbuhkan Kepedulian Kepada Dhuafa" tersebut dilaksanakan di kediaman Buya Ramlan Rasyid Tsani, Pemimpin Umum BentengSumbar.com, yang beralamat di Part One Binuang Kampung Dalam Kecamatan Pauh Kota Padang. 

Ketua LSM Meja Putih Saiyo, Mawardi mengatakan, acara buka puasa bersama dengan kaum dhuafa tersebut bertujuan untuk saling berbagi kebahagian dari donatur LSM Meja Putih Saiyo kepada kaum dhuafa dengan berbagi nikmatnya berbuka dengan makanan yang jarang mereka makan di hari biasanya.

“Selain itu, kegiatan buka bersama dhuafa dapat menjalin ukhuwah bersama kaum dhuafa, relawan LSM Meja Putih Saiyo Kota Padang yang juga turut andil dalam kegiatan ini, maupun Amil Dompet Dhuafa yang senantiasa bekerja mengurus kaum dhuafa,” lanjut Mawardi.

Ia menjelaskan, kegiatan buka puasa bersama ini sudah delapan kali dilaksanakan dalam setiap bulan Ramadan. Dengan adanya kegiatan buka puasa bersama dhuafa dapat merajut ukhuwah dan meraih berkah kepada mereka yang kurang mampu.

"Kali ini, kita mengundang sebanyak 220 orang kaum dhuafa, di tambah dengan unsur ninik mamak Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh V. Saat ini, LSM Meja Putih Saiyo sudah beranggotakan 25 orang sejak 12 tahun silam. Setiap tahun di bulan suci Ramadan ini diadakan buka bersama," katanya.

Menurutnya, semua program-program Ramadan dapat terlaksana berkat sumbangan donatur yang berdonasi untuk kegiatan ini. "Tentunya kami juga mengajak kepada saudara-saudara yang ingin berpartisipasi dalam program ini," harapnya. 

Emzalmi selaku Ketua Pembina LSM Meja Putih Saiyo mengatakan, LSM Meja Putih Saiyo berkomitmen membantu masyarakat kurang mampu, termasuk anak-anak panti asuhan yang perlu diperhatikan kesehatan dan pendidikannya.

"Ini bagian dari program dari LSM Meja Putih Saiyo. Secara tidak langsung, LSM Meja Putih Saiyo sudah membantu tugas-tugas pemerintah, maka itu kita berikan aprisiasi dan perlu kita berikan dorongan, dan motivasi," ujarnya. 

Emzalmi mengatakan, selaku pembina, ia mencoba memberikan dukungan semaksimalnya terhadap LSM Meja Putih Saiyo agar kedepannya lebih baik lagi.(*)

Wakil Ketua Korbid Kepartaian DPP Partai Golkar Darul Siska Bersama Calon Wakil Walikota Padang Desri Ayunda 

INFO (PADANG) - Wakil Ketua Koordinator bidang Kepartaian DPP Partai Golkar Darul Siska mengatakan punya tanggungjawab moral untuk kemenangan pasangan Emzalmi-Desri.

Sebab dia adalah orang yang ikut menggodok proses penetapan pasangan calon kepala daerah yang akan diusung oleh Partai Golkar.

“Saya dulu dibagian pemenangan Pemilu. Saya ikut menggodok penetapan calon kepala daerah termasuk Emzalmi-Desri. Tentunya akan menjadi tanggungjawab moril saya bahwa pilihan yang ditetapkan itu adalah benar dan disukai masyarakat,” usai buka bersama, Minggu (10/6) di G-Sport Centre.

Makanya, kata Darul Siska, dirinya sengaja datang ke empat daerah yang menggelar Pilkada di Sumbar. Dan dia mengaku memberi perhatian khusus untuk Kota Padang, karena Padang adalah ibukota Sumbar.

“Padang adalah etalase politiknya Sumbar. Kemenangan pasangan ini tentunya akan ikut menaikkan marwah Golkar,” katanya.

Terkait peluang paslon Emzalmi-Desri untuk memenangkan Pilkada 27 Juni mendatang, dia mengaku optimis melihat perkembangan situasi terkini.

“Insha Allah. Saya mendapat laporan dari Pak Emzalmi dan Pak Desri serta Pak Wahyu yang ketua tim koalisi bahwa pasangan kita ini mendapat respon luar biasa dari masyarakat,” katanya.

Namun begitu, ujarnya kita tentu harus juga mengiringinya dengan doa. Sebab hanya Allah yang mempu membalik-balikkan hati manusia.

“Mudah-mudahan Allah meridhoi perjuangan kita. Kita juga harus berusaha mengajak masyarakat untuk ke TPS 27 Juni nanti dan tentunya mencoblos pasangan calon yang kita usung, Emzalmi-Desri,” pungkasnya. 

Sementara itu, Desri Ayunda mengatakan dirinya mengapresiasi dukungan yang diberikan Golkar. “Golkar merupakan partai yang termasuk paling awal memberikan rekomendasi dan mendukung kami,” katanya.(Inf7)

Ketua DPC PDI Perjuangan Padang Albert Hendra Lukman
INFO (PADANG) - Ketua DPC PDI Perjuangan  Padang Albert Hendra Lukman mengatakan, bicara mengenai Pilkada serentak memang ini yang untuk kedua kali nya, tapi Pilkada serentak yang bertepatan dengan bulan ramadhan dan lebaran ya kali ini. 

"Nah untuk itu kita minta kearifan dan kebijaksanaan kepada Bawaslu terkait hal ini, sebab berbicara money politik itu sangat bias sekali. Apalagi kalau dikaitkan dengan budaya yang ada di bulan ramadhan dan lebaran dimana sudah biasa saling berbagi, "  ujar Albert saat ditemui di gedung HTT Jl. Kelenteng, Padang Barat,Kamis ( 8/7). 

Mengingat suasana ramadhan dan lebaran idul fitri sendiri tentunya sama sama kita ketahui ada yang namanya memberikan berupa oleh oleh, bantuan atau THR dan itu merupakan kebudayaan sudah biasa dilakukan. Namun hal ini harus disikapi secara arif dan bijaksana masalah pemberian tersebut oleh Bawaslu karena suasana Pilkada yang semakin dekat pada 27 Juni 2018 ini.

"Ya tentunya kita meminta kearifan serta kebijaksanaan pada Bawaslu dalam kondisi bulan ramadhan dan lebaran ini. Boleh saja pasangan calon yang ada melakukan pemberian atau semacam penghargaan kepada konstituen nya, tentunya berbicara tentang kenetralan, fair politik, ya diharapkan tidak ada unsur alat peraga politik atau semacam nya dalam pemberian tersebut,"  sebutnya.

Pasalnya kata Albert, berbicara money politik itu sangat bias sekali, apalagi dekat menjelang pemilihan.

Selain itu, bicara mengenai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Pilkada 2018 yang didukung oleh PDI Perjuangan, kami tidak asal asal, tentu ada kajian kajian yang telah di lakukan, ya kita optimis sekali. Apapun akan kita lakukan untuk memenangkan pasangan calon nomor urut satu Emzalmi-Desri, dengan catatan kita tetap dengan  koridor dan aturan yang berlaku, " ujar Albert. 

Pasangan Emzalmi-Desri nomor urut satu dimaknai dengan satu untuk semua, satu untuk menang. Dan putusan PDI Perjuangan untuk pasangan Emzalmi-Desri itu tertuang dalam SK DPP dan harus dipertanggungjawabkan dan diperjuangkan oleh semua kader PDI Perjuangan di Kota Padang. 

“Kita sudah pasti dan ketika kita sudah menjatuhkan pilihan untuk pasangan Emzalmi-Desri, tentu kita akan menegaskan dan mengintruksikan pada seluruh kader selaku ujung tombaknya partai yang memiliki kewajiban untuk memenangkan pasangan Emzalmi-Desri Ayunda, tanpa pengecualian," pungkasnya. (Inf7)




DESRI AYUNDA

INFO(PADANG) - Sebagai orang yang tertarik dengan seni suara sejak belia, dari sekian banyak lagu yang pernah membuat getar jiwa, adalah lagu karya Taufiq Ismail yang dinyanyikan Bimbo dengan judul *Lailatul Qadar*. Lagu itu diciptakan Taufiq Ismail atas pembacaan, penghayatan dan pemaknaan terhadap pesan Allah SWT, al-Quran Surat 57. al-Qadr: 1-5. 

Bimbo membuat musik dan bait-baitnya menjadi sebuah pesan penuh makna. Membawa suasana bathin menjadi damai dalam alunan kisah tentang malam terbaik dari seribu malam yang lain. Malam yang dirahasiakan Allah SWT, di antara sepuluh malam terakhir bulan suci Ramadhan. 

Sesungguhnya kami telah menurunkannya (Al Qur'an) pada malam kemulian. Dan tahukan kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikan dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. (Q.S. al-Qadar: 97)

Menurut para mufassir, dengan menafsirkan ayat ini didukung dengan ayat-ayat yang berhubungan, siapapun yang beribadah di malam diturunkannya Al-Qur’an ini maka pahalanya akan dilipatgandakan lebih dari 29.500 lipat. Yang sama artinya dengan terus menerus beribadah lebih dari seribu bulan atau selama 83 tahun. Menurut Hadits riwayat Abu Hurairah, “Siapa melaksanakan pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya akan diampuni.” Begitulah istimewanya Lailatul Qadar, tak heran membuat orang-orang beriman berlomba-lomba bermunajat untuk mendapatkan kemuliaannya. 

Hikmah paling jelas bagi kita ummat Islam, setiap kita dianjurkan membaca al-Quran, berdzikir, shalat malam, setiap malam di bulan Suci Ramadhan. Agar mendapatkan kemuliaan Lailatul Qadar. Implikasinya menambah keimanan di dada dan lebih berani dan benar menata kehidupan dunia dan akhirat. Lebih dari itu, hidup yang bermanfaat terhadap sesama. Bagaimanapun juga, kemuliaan di hadapan Allah SWT tentunya didapatkan setelah menggali kemuliaan demi kemuliaan dalam kehidupan melalui perbuatan-perbuatan baik. Terutama kepada kedua orang tua, kepada sanak saudara terdekat dan kepada masyarakat. 

Margasatwa tak berbunyi/Gunung menahan nafasnya/Angin pun berhenti/Pohon-pohon tunduk/dalam gelap malam/Pada bulan suci/Qur’an turun ke bumi/Qur’an turun ke bumi/Inilah malam/seribu bulan/Ketika cahaya syurga menerangi bumi/Ketika cahaya syurga menyinari bumi/Inilah malam/seribu bulan/Ketika Tuhan menyeka airmata kita/Ketika Tuhan menyeka dosa-dosa kita…

Begitulah bait-bait karya Bimbo yang berjudul Lailatul Qadar, sering diputar di radio dan di televisi, mengingatkan kita tentang kemuliaan sebuah malam yang mesti digapai di bulan Suci Ramadhan dengan membaca al-Quran, shalat malam dan berdzikir. 

Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga kita bagian dari orang-orang yang beruntung mendapat kemuliaan pada sebuah malam. Malam terbaik dari seribu malam. []


INFO (PADANG) -Calon Walikota Padang nomor urut 1 di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 Juni 2018, Emzalmi menghadiri acara nuzul al-Qur'an di masjid al-Anshar Kampung Pisang Anak Aia Kelurahan Batipuh Panjang Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, Sumatra Barat, Senin, 4 Juni 2018 malam.

Pada kesempatan tersebut, Emzalmi mengajak seluruh umat Islam, khususnya di Kota Padang untuk mewariskan nilai-nilai yang dikandung al Quran kepada generasi muda sebagai upaya memperkokoh keimanan dan keislaman untuk menciptakan generasi yang berbudi pekerti dan berakhlakhul karimah. 

"Allah menurunkan al Quran sebagai pedoman hidup bagi manusia. Untuk itu, saya mengajak kita semua untuk membumikan al Quran. Tak hanya dengan membacanya, tetapi juga memahami isi dan kandungannnya untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," ajaknya. 

Kewajiban generasi sekarang, kata Emzalmi, adalah mengajarkan al Quran itu kepada generasi berikutnya. Allah SWT menegaskan kepada umat ini agar jangan meninggalkan generasi yang lemah, generasi yang tidak paham dengan ajaran agamanya dengan baik dan benar.

"Pemerintah berusaha mendorong rakyatnya untuk mengamalkan ajaran agamanya masing-masing. Dan itu dijamin oleh konstitusi, yaitu UUD 45. Kita sebagai umat Islam, di Indonesia ini aman beribadah menurut keyakinan kita," cakapnya.(*)


INFO (PADANG) - Calon Wakil Walikota Padang nomor urut 1 di Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) serentak 27 Juni 2018, Desri Ayunda menghadiri pembukaan Semarak Ramadhan dan MTQ di Mushalla Nurul Islah Durian Tigo Batang Kelurahan Korong Gadang Kecamatan Kuranji Kota Padang, Sumatera Barat, Senin, 4 Juni 2018.

Kedatangan Desri Ayunda disambut antusias oleh warga. Satu persatu, Desri Ayunda menyalami warga yang sudah menunggu kehadiran mantan Direktur Utama PT Igasar tersebut. 

Ketua Pelaksana Fitriani mengatakan, kegiatan ini digelar dalam rangka mensyiarkan agama Islam di kalangan remaja dan generasi muda, sehingga terwujud generasi zaman now yang memahami al Quran serta mengamalkannya. MTQ tersebut memperlombakan MSQ,  tahfizh,  dan solo Islami dengn masing-masing peserta 100 orang. 

"Kegiatan ini terlaksana berkat kebersamaan masyarakat Durian Tigo Batang  dan dorongan tokoh masyarakat. Kami sangat memberikan apresiasi kepada Bapak Desri Ayunda yang telah hadir pada pembukaan acara ini. Semoga Bapak terpilih di Pilkada 27 Juni nantinya. Kami berharap, Pak Emzalmi dan Pak Desri kembali mensyiarkan Islam ketika zaman Pak Fauzi Bahar," tukuknya. 

Ketua Forum Anak Nagari Pauh IX, Evi Yandri Rajo Budiman memberikan apresiasi kepada Desri Ayunda, putra terbaik Kota Padang yang telah berkesempatan hadir pada pembukaan acara itu. 

"Terimakasih Pak Des atas kehadirannya. Kami juga mengapresiasi remaja dan generasi muda di daerah ini yang telah melaksanakan kegiatan yang bertujuan untuk mensyiarkan agama Islam. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai banteng untuk memperkuat iman dan takwa kita sebagai umat muslim," pungkasnya. 

Tak lupa, Evi Yandri mengajak masyarakat Durian Tigo Batang untuk ikut mensukseskan Pilkada Kota Padang 27 Juni 2018. Menurutnya, jika warga kota menginginkan perubahan, maka harus memilih pemimpin yang tepat, pemimpin yang berkualitas, tak hanya sekedar bermodalkan pencitraan dan banyak uang semata.

"Mari kita bantu KPU mensukseskan Pilkada ini. KPU menargetkan tingkat partisipasi pemilih 70 persen, untuk itu, jangan kita golput kalau menginginkan perubahan. Kita gunakan hak suara kita, kita coblos paslon pilihan kita pada tanggal 27 Juni 2018 tersebut," tegasnya.

Desri Ayunda pada kesempatan itu mengatakan, Semarak Ramadhan merupakan wahana untuk menumbuhkan semangat untuk mencintai mesjid dan mushalla, disamping menumbuhkan minat di kalangan remaja dan generasi muda untuk membaca serta mempelajari al Quran, sehingga benar-benar dijadikan pedoman hidup dalam menghadapi derasnya pengaruh globalisasi dewasa ini bagi umat Islam.

Dikatakannya, para remaja dan generasi muda merupakan penerus perjuangan bangsa. Arang tua harus mampu memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anak, terutama pendidikan budi pekerti dan akhlak serta agama, sehingga mereka tumbuh dan berkembag sebagai generasi yang tangguh dan teguh iman serta takwanya. 

“Saya berharap, MTQ yang akan kita laksanakan ini hendaknya menjadi acuan untuk masa-masa yang akan datang. Untuk yang para juara agar dapat meningkatkan lagi kemampuan dan prestasinya, selain itu juga bagi yang belum mendapatkan juara agar terus belajar sehingga dapat meningkatkan prestasinya kedepan," terangnya.

Kepada para qori dan qoriah, Desri Ayunda berpesan, bagi yang berhasil menjadi yang terbaik agar jangan mudah berpuas diri. Jadikan keberhasilan itu sebagai motivasi untuk meningkatkan prestasinya pada MTQ tingkat selanjutnya.

"Kita harus bertekad meraih juara umum di tingkat selanjutnya seperti tingkat kecamatan dan kota. Terakhir saya berharap kepada khafilah, sehebat apapun kita membaca al Quran, kalau al Quran tidak kita amalkan, saya rasa percuma saja. Untuk itu, mari kita amalkan al Quran sebagai landasan untuk menjalani hidup ini," ajaknya.(*) 

Ketua FKAN Pauh IX, Evi Yandri Rajo Budiman 
INFO (PADANG) - Ketua Harian Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX, Suardi Datuk Rajo Bujang mengajak anak nagari dan semua lapisan masyarakat di Kenagarian Pauh IX untuk mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Padang. Caranya, dengan beramai-ramai ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada tanggal 27 Juni 2018.

"Saya atas nama ninik mamak dan KAN mengajak anak nagari dan masyarakat yang ada di Kenagarian Pauh IX ini untuk datang ke TPS pada tanggal 27 Juni 2018. Mari kita bantu KPU untuk mensukseskan Pilkada ini," ujarnya ketika memberikan kata sambutan pada acara berbuka bersama yang digelar Forum Komunikasi Anak Nagari Pauh IX Kecamatan Kuranji Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu, 3 Juni 2018.

Hadir pada kesempatan itu, calon Walikota Padang nomor urut 1, Emzalmi, ninik mamak dari masing-masing tapian, Ketua FKAN tapian, bundo kanduang, tokoh masyarakat, Ketua Harimau Campo Emzalmi dan Desri Ayunda, Daskhirman Post, Ketua Tim Relawan Emzalmi dan Desri Ayunda, Marzuki Onmar, Karang Taruna, OKP, dan perwakilan ormas. 

Apatah lagi, katanya, pada Pilkada kali ini, ada anak nagari yang maju sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota, yaitu anak nagari Pauh IX Emzalmi dan anak nagari Koto Tangah, Desri Ayunda. Kedunya berpasangan atas dorongan ninik mamak, alim ulama dan anak nagari. 

"Jika pada Pilkada 2014 Pak Em dan Pak Des, berseberangan, namun pada Pilkada kali ini, alhamdulillah mereka disatukan oleh semua elemen. Kenapa mereka disatukan, karena kita inginperubahan di kota ini ke arah yang lebih baik," cakapnya. 

Dukungan kepada Emzalmi dan Desri Ayunda, jelasnya, bukan lantaran keduanya anak nagari semata, tetapi lebih pada kemampuan keduanya yang diyakini bisa melakukan perubahan di kota ini untuk seluruh lapisan warga kota. Emzalmi merupakan sosok birokrat handal yang ahli dalam bidang penataan kota, sedangkan Desri Ayunda sudah teruji di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 

"Soal kualitas, kita tak usah ragu dengan kedunya. Pak Em sudah teruji di birokrasi. Sedangkan Pak Des sudah teruji sebagai seorang profesional. Kita pasangkan mereka menjadi duet idel yang kita persembahkan untuk kemaslahatan Kota Padang kedepannya," tukuknya. 

Dikatakannya, sudah saatnya warga Kota Padang melakukan perubahan. Semua warga kota harus ambil bagian dalam kemajuan kota ini. Nasib kota ini, terletak dipundak warganya, terletak di pundak anak nagarinya. 

"Kita sebagai warga kota dan anak nagari yang harus melakukan perubahan itu. Kalau bukan kita, siapa lagi? Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa-apa yang pada diri mereka," ujarnya sembari mengutip firman Allah dalam Surah Ar Ra'd ayat 11.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Anak Nagari Pauh IX, Evi Yandri Rajo Budiman menyampaikan terimakasih kepada ninik mamak, dan tokoh anak nagari yang telah hadir pada acara berbuka yang dihadiri sekitar 500 orang tersebut. Ini menandakan, kekompakan selalu ada ditubuh anak nagari.

"FKAN memang bukan partai politik, tetapi dalam program kerja FKAN dinyatakan, "FKAN wajib mendorong dan mendukung anak nagari yang terjun ke dunia politik, baik itu untuk Kepala Daerah maupun anggota legislatif (DPR/DPD)." Ini merupakan amanat pada Rapat Kerja, usai kami terpilih sebagai Ketua FKAN," jelasnya. 

Untuk itu, Evi juga mengajak semua lapisan masyarakat dan anak nagari untuk mensukseskan Pilkada 27 Juni 2018 dengan menggunakan hak suara. 

"Senada dengan ninik mamak tadi, saya juga mengajak kita di nagari ini saciok bak ayam sadanciang bak basi  untuk mendukung pasangan nomor urut 1, Emzalmi dan Desri Ayunda. Mari kita gunakan hak suara kita, jangan sampai golput," pungkasnya. 

Emzalmi menyampaikan terima kasih kepada ninik mamak dan anak nagari yang kompak mendukung pasangan nomor urut 1, Emzalmi dan Desri Ayunda. Ia juga menyampaikan permintaan maaf Desri Ayunda yang tidak bisa hadir karena harus memenuhi undangan warga di tempat lain. 

"Besar harapan kami kepada ninik mamak, takoh masyarakat, anak nagari dan masyarakat untuk mengajak dunsanak, dan tetangga kita untuk datang ke TPS masing-masing. Sebab, jika tingkat partisipasi pemilih rendah, maka cita-cita dan kemenangan tersebut akan sulit terwujud," pungkasnya.(*)

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.