PILIHAN REDAKSI

Soft Launching Kantor Baru PWI Luak 50, Calon Anggota DPD RI Nurkhalis Silahturahmi Dengan Wartawan

INFO|Payakumbuh - Calon Anggota DPD RI pada Pemilu 2024, Nurkhalis Kanti menghadiri soft launching pemakaian kantor baru Persatuan Wartawan...

Budaya

Opini

Mentawai

Padang Panjang

Peristiwa

Pariwara

Sijunjung

Heboh!Diduga Koperasi Sutra Bermasalah, Ratusan Juta Uang Nasabah Tak Bisa di Pertanggung Jawabkan



INFO|Limapuluh Kota - Belum selesai heboh soal Koperasi Simpan Pinjam gagal bayar di Dharmasraya berapa waktu lalu. Kali ini, muncul lagi satu koperasi yang diduga bermasalah dan gagal membayarkan uang nasabahnya di Sumatera Barat.


Koperasi itu, yakni koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan pembiayaan syari'ah Sutra Ketinggian Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota.


Dari data yang berhasil dirangkum, puluhan anggota koperasi dan masyarakat mengaku telah dirugikan oleh koperasi tersebut. Setidaknya, Ratusan Juta uang nasabah yang disimpan di Koperasi itu gagal dibayarkan oleh pihak koperasi.


Mirisnya, dari pengakuan mereka lagi, per-satu anggota uang yang mereka tabung di koperasi itu mencapai puluhan juta rupiah.


"Kami telah berkali-kali meminta penjelasan terkait uang yang kami tabung di koperasi, tapi sampai saat ini belum ada kejelasan, saat ditanya kepada pengurus mereka bilang koperasi tidak ada uang," kata salah satu nasabah, Irwandi, warga Ketinggian kepada media ini, Minggu (9/6/2024).


Pihaknya mengalami kerugian lebih kurang 20 juta di koperasi tersebut. Menurutnya, kebanyakan orang yang menabung di koperasi itu merupakan pelaku UMKM. Biasanya, petugas koperasi mengutip uang tabungan ke tempat pelaku usaha  dan rumah-rumah warga.


"Jika ditotalkan, mungkin uang warga yang tidak dibayarkan, melebihi ratusan juta," katanya lagi.


Tidak hanya tabungan rutin anggota yang tidak di bayarkan, parahnya tabungan berjangka milik masyarakat yang telah lewat masa kontrak/jatuh tempo yang semestinya wajib dibayarkan koperasi juga tidak mampu dibayarkan oleh pihak koperasi.


Seperti yang dialami ibu muda bernama Ega warga Sarilamak, Kecamatan Harau mengatakan, tahun lalu pihaknya melakukakan tabungan berjangka di koperasi tersebut, namun setelah melewati jatuh tempo ia meminta kembali uangnya, namun pihak koperasi tidak bisa membayarkan uangnya tersebut dan malah berjanji untuk mengangsurnya.


"Sampai saat ini, setelah 8 bulan belum juga lunas dibayar oleh pihak koperasi, ketika ditanya kepada pengurus malah memblokir nomor saya, "katanya.


Sementara itu, ketua pengurus KSP dan pembiayaan Sutra Ketinggian, Termizal ketika dimintai keterangannya malah tidak memberi jawaban dan meminta media ini untuk menghubungi pengurus lainnya. (Ady).


Editor : Tim Redaksi


Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »