PILIHAN REDAKSI

Kunjungi Bayi Penderita Anencephaly, Bupati Benny Dwifa Pastikan Biaya Perawatan Pemda yang Menanggung

  Bupati Sijunjung Benny Dwifa kunjungi bayi tanpa tempurung kepala (Anencephaly)di Jorong Taratak Baru,Nagari Padang Laweh Selatan. Minggu ...

Budaya

Opini

Mentawai

Padang Panjang

Peristiwa

Pariwara

Sijunjung

Tenggelam Terseret Arus Sungai Batang Asam, Lima Pelajar SDN 01 Asam Jujuhan Ditemukan Meninggal Dunia

 

Korban tenggelam di sungai batang asam, jorong koto tuo nagari sungai limau kecamatan asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya. Rabu (29/5/2024).



INFONUSANTARA.NET -- Warga Jorong Koto Tuo Nagari Sungai Limau Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya, dihebohkan dengan peristiwa ditemukannya lima (5) orang pelajar SDN 01 Asam Jujuhan Kecamatan Asam Jujuhan dalam keadaan meninggal dunia akibat tenggelam terseret arus sungai.


Lima orang pelajar SDN 01 Asam Jujuhan itu ditemukan meninggal dunia diketahui akibat terseret arus dan tenggelam di Sungai Batang Asam Jorong Koto Tuo Nagari Sungai Limau Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya, pada Rabu (29/5/2024).


Adapun identitas para korban yakni, Fitri Ani Waruwu (12 th/perempuan), Kelas 5 SD, Suku Nias, alamat Jorong. Koto Tuo Nagari Sungai Limau Kecamatan Asam Jujuhan Kabupaten Dharmasraya. 


Juviri Waruwu (9 th/laki-laki) Kelas 3 SD, Suku Nias, alamat Jorong Koto Tuo Nagari Sungai Limau Kecamatan Asam Jujuhan Kabupaten Dharmasraya. 


Maria Elsa Jelita Buulolo ( 8 th/perempuan) Kelas 2 SD, Suku Nias,alamat Jorong Kayu Aro Nagari Sungai Limau Kecamatan Asam Jujuhan Kabupaten Dharmasraya.


Aditya Pasrah K Buulolo (10 th/ laki-laki) Kelas 2 SD, Suku Nias,alamat Jorong Kayu Aro Nagari Sungai Limau Kecamatan Asam Jujuhan Kabupaten Dharmasraya 


Elisabeth Murni Buulolo (12 th/perempuan) Kelas 4 SD, Suku Nias, alamat Jorong Kayu Aro Nagari Sungai Limau Kecamatan Asam Jujuhan Kabupaten Dharmasraya.


Kronologis kejadian sekitar pukul 11.00 WIB, orang tua korban yang bernama Elina Areva pergi ke sekolah SDN 01 Asam Jujuhan untuk mengantar nasi untuk anak - anaknya karena ada acara perpisahan murid kelas VI.


Namun anaknya tidak ada di sekolah, selanjutnya orang tua korban langsung melakukan pencarian dan sekitar pukul 13.00 WIB, orang tua korban menemukan tumpukan baju seragam sekolah anaknya di pinggir Sungai Batang Asam. 


Namun ditemui disana anak-anaknya tidak ada.Kemudian orang tua korban memberitahukan kejadian ke pihak sekolah dan masyarakat sekitar untuk dilakukan pencarian.


Setelah dilakukan pencarian oleh masyarakat Sungai Limau dan anggota BPBD Kabupaten Dharmasraya.Sekitar pukul 14.00 WIB, ditemukan empat (4) orang korban, an.(Fitri Ani Waruwu,Juviri Waruwu, Maria Elsa Jelita Buulolo dan Elisabeth Murni Buulolo). Dimana kondisi korban sudah dalam keadaan kaku dan meninggal dunia dan langsung dibawa ke Puskesmas Sungai Limau. 


Berdasarkan pemeriksaan dokter Puskesmas Sungai Limau, tidak ditemukan tanda - tanda kekerasan pada tubuh korban dan korban diperkirakan sudah meninggal sekitar 5-6 jam yang lalu. 



Sedangkan korban yang ke lima, an. Aditya Pasrah K Buulolo berhasil ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB dengan melakukan pencarian / penyisiran mengunakan perahu karet milik BPBD di aliran Sungai Batang Asam.


Ikut dalam pencarian tersebut antara lain Kapolsek Sungai Rumbai AKP Suyanto, SH, beserta anggota, anggota BPBD Kabupaten Dharmasraya dan masyarakat Sungai Limau. 


Kapolres Dharmasraya, AKBP Bagus Ikhwan melalui Kapolsek Sungai Rumbai AKP Suyanto, pada Kamis (30/5/2024) menjelaskan, bahwa saat sekarang para korban telah di bawa oleh pihak keluarga untuk di  kebumikan di tempat keluarga ke tempat masing - masing hingga pagi ini. (Eko)

Laporan: MsEx 


Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »