PILIHAN REDAKSI

Diduga Banyak Langgar Aturan, Izin dan Bagunan Serta Aktivitas Bule di Katiet Perlu di Pertanyakan

INFO|MENTAWAI -  Keberadaan turis di wilayah Dusun Katiet, Desa Bosua, Kecamatan Sipora Selatan seakan tidak terawasi dengan ketat, dimana ...

Budaya

Opini

Mentawai

Padang Panjang

Peristiwa

Pariwara

Diskusi Ringan Mantan Kadis Perpustakaan, Yan Kas Bari Siap Lanjutkan Perjuangan Para Kadis Sebelumnya




INFO|Padang Panjang - Mantan kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Datuak Alvi sena ST. MT yang sekarang menjabat sebagai Kadis Perkim kota Padang Panjang, juga Jhoni Aldo mantan Kabid di perpustakaan yang sudah Purna tugas beberapa waktu lalu berkunjung ke kantor dinas yang pernah dipimpinnya selama beberapa tahun lalu.


Dalam pertemuan selain Alvi Sena, dan Joni Aldo juga hadir kepala dinas perpustakaan dan arsip sekarang yaitu Yan Kas Bari dan dua orang lagi dari alumni institut seni Indonesia (ISI) kota Padang Panjang.


Sewaktu dikonfirmasi awak media Datuak Alvi Sena Koto pada Senin (23 Mai 2022) dikantor pustaka, ia mengatakan sengaja kita lakukan diskusi ringan untuk semakin berkembang dinas Perpustakaan dan Arsip kedepannya. Karena ada ide-ide lama yang belum tersampaikan.

 

Jadi di kesempatan kali ini kami sampaikan bagaimana cara meningkatkan dunia dongeng bagi anak-anak kita ucapnya, apa lagi Padang Panjang termasuk  salah satu kota literasi yang cukup membanggakan buat kota Padang Panjang.


Dongeng itu diciptakan dalam rangka untuk menyampaikan pikiran-pikiran orang tua kepada anak. Kadang-kadang anak diberi tahu, atau dinasehati, terkadang anak-anak tidak menerimanya dengan baik.


Anak-anak kan lebih suka mendengar cerita, disamping kita dapat menyampaikan poin-poin penting, contoh kita menasehati mereka seperti untuk tidak keluar rumah di waktu tertentu, kita ceritakan melalui dongeng, seperti kalau kita keluar malam nanti ada mahluk jahat yang membawa kita pergi jauh dan tidak bertemu lagi dengan orang tua nantinya.


Bagi anak-anak banyak manfaatnya jika suka mendengar dongeng, untuk melatih cara berkomunikasi dengan orang lain, Kemampuan untuk mengembangkan diri untuk menyampaikan pokok pikirannya. ulasnya


Seiring perkembangan teknologi, kegiatan mendongeng saat ini nyaris terlupakan. Padahal banyak manfaat yang bisa didapatkan anak-anak saat mendengarkan dongeng yang dibacakan oleh orang tuanya.


Selain itu dongeng juga dapat menambah wawasan, melalui kisah-kisah dongeng, anak-anak mendapatkan berbagai informasi. anak juga dapat mempelajari sebab akibat serta belajar menganalisa.


Melalui dongeng juga pemikiran anak-anak menjadi lebih baik, lebih kritis dan cerdas. anak juga bisa memahami hal mana yang perlu ditiru dan tidak boleh ditiru, imbuhnya


Dari kegiatan mendongeng kita bisa menyelipkan ajaran norma-norma seperti sosial, agama dan sopan santun, tidak hanya teori, tapi ajarakan secara langsung bagaimana melakukannya, sebut Alvi Sena menutup.


Diwaktu yang hampir bersamaan kepala dinas perpustakaan dan arsip saat itu, ia juga mengatakan mendongeng itu adalah salah  satu kemampuan yang bisa mengasah pikiran. Kemampuan verbal, komunikasi, sehingga penonton paham dengan apa yang disampaikan.


Minimal kita ikut berpartisipasi untuk meneruskan perjuangan ini. Kita berharap kedepannya kegiatan di Padang Panjang menggambarkan kota Literasi, kita juga berharap bagi alumni perguruan tinggi, khususnya ISI dunia seni sangat erat kaitannya dengan sarana, atau keberadaan perpustakaan sekarang, sebut Kadis


Pandangan saya terhadap perpustakaan ini tentu baik, pustaka ini sudah mulai hidup kembali setelah berakhirnya pandemi, ada semangat dari dinas perpustakaan dan kearsipan (DPK) untuk tetap menjaga dan memperjuangkan kota Padang Panjang menjadi kota literasi lebih baik kedepannya.


Agar Padang Panjang selangkah lebih maju dalam segala bidang dan segala aspek.

perpustakaan itu disebut perpustakaan berbasis inklusi sosial, artinya perpustakaan ini masuk keseluruh lini. pustaka hadir dalam menjembatani diseluruh lini, sampai ke tahap kegiatan sosial di lapangan. ucapnya


Zaman teknologi informasi tentu lebih gampang kita bersosialisasi dengan masyarakat, masyarakat itu sendiri semakin cerdas, kita berharap ISI Padang Panjang berkolaborasi mewujudkan cita-cita Padang Panjang yang telah mengikrarkan sebagai kota literasi.


Ajaran-ajaran seperti menyampaikan pesan melalui dongeng itu sampai sekarang masih efektif. anak-anak akan lebih bisa menerima pesan-pesan melalui cerita, bisa mengingatkan bagaimana bersikap, berprilaku sesuai dengan norma-norma, walaupun dalam kehidupan modern sekarang ini.


Disampaikan Walikota juga sangat mendukung penuh untuk menjadikan kota Padang Panjang sebagai kota literasi, Kami juga sangat bangga dengan kunjungan bapak Alvi Sena dan mantap Kabid pustaka bapak Joni Aldo.


Memang apa yang telah dicapai oleh beliau, kita juga akan melanjutkan program yang telah direncanakan sebelumnya, beliau adalah pendahulu kami tentu kita harus  melanjutkan perjuangan beliau.


Kita belajar dari beliau, di samping itu kita tetap berinovasi, mencari solusi yang barangkali bisa menumbuh kembangkan sikap minat baca di kota yang berjulukan dengan Serambi Mekkah ini, sebut Yan Kas Bari. (Yb.Silva).


Editor : Heri Suprianto

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »