July 2021

INFONUSANTARA.NETPerjalanan yang cukup jauh tidak mengurangi semangat Forkopimda mentawai untuk melakukan peninjauan gerai vaksinasi massal di daerah pulau terluar yang berada di Desa Malakopak, Kecamatan Pagai Selatan.

Untuk menuju hingga sampai di lokasi kegiatan, rombongan Forkopimda mentawai menggunakan kapal cepat KM.SB Rimata milik pemkab mentawai dengan jarak tempuh dari dermaga wisma lestari menuju Desa Malakopak di perkirakan 30 menit.

Kegiatan peninjauan gerai vaksinasi TNI-Polri ini di dampingi Kapolsek Sikakap, AKP.Tirto Edhi bersama rombongan yaitu, Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet,Wakil Bupati, Kortanius Sabeleake, Kapolres Mentawai, AKBP.Mu’at, SH,MM, Dandim 0319/Mentawai, Letkol.Czi.Bagus Mardyanto, Danlanal Mentawai serta rombongan.

Dilokasi kegiatan, Kapolres Mentawai, AKBP.Mu’at, SH,MM dan Kapolsek Sikakap AKP. Tirto Edhi, SH bersama Forkopimda melakukan koordinasi dengan Camat Pagai Selatan dan Staf Desa yang bertempat di Kantor Desa Malakopak, Kecamatan Pagai Selatan, Sabtu (24/7).

Koordinasi sekaligus diskusi pembahasan kegiatan itu dalam rangka pemberian sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat Desa Malakopak tentang Vaksinasi Covid-19.

Berikutnya membahas tentang Pos PPKM berskala Mikro yang harus diterapkan di setiap Desa untuk pencegahan Virus Covid-19 khususnya di desa malakopak, pada umumnya kabupaten kepulauan mentawai.

“Kita juga melakukan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas untuk melakukan penanganan jika ada masyarakat yang terpapar Virus Covid-19 bekerjasama dengan petugas posko PPKM setempat” ucap Kapolres di dampingi kapolsek Sikakap, Senin (26/7/2021).

Rangakaian kegiatan selanjutnya, Kapolres Mentawai bersama Forkopimda melakukan pengecekan vaksinasi yang laksanakan di mako polsek sikakap sekaligus melakukan pertemuan dengan unsur Fokopimca, Kepala Desa, Tokoh agama dan tokoh adat.

“Pertemuan kita lakukan ini sebagai tindak lanjut dalam komitmen bersama untuk satu persepsi melakukan penanganan dan pencegahan covid-19 di tingkat desa khususnya wilayah kecamatan sikakap” sebut Kapolsek.

Diakhir pertemuan di sepakati secara bersama untuk menandatangani pakta integritas duta prokes Tomas,Toga,Todat dan Toda di wilayah Sikakap, di harapkan komit mendukung penanganan pencegahan covid-19 dengan menerapkan prokes, 5M, 3T dan vaksin.


Editor : Heri Suprianto

Gubernur beri dukungan moral pada pasien COVID-19 di RSUP M.Djamil

INFONUSANTARA.NET -- Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi memberikan dukungan moral kepada pasien COVID-19 di RSUP M Djamil Padang untuk meningkatkan semangat agar bisa kembali pulih dan berkumpul dengan keluarga.

"Dekatkan diri terus kepada Yang Maha Menyembuhkan. Jaga pikiran positif agar bisa cepat pulih kembali," katanya melalui pengeras suara sehingga terdengar hingga ke kamar-kamar pasien isolasi COVID-19, Senin (26/7/2021)

Gubernur mengatakan pihak RSUP memberikan segala upaya hingga batas maksimal agar semua pasien yang masuk ruang isolasi bisa kembali pulih.

Dalam kesempatan itu ia juga mengapresiasi keikhlasan dan komitmen tenaga kesehatan yang memberikan usaha terbaik untuk pelayanan kepada pasien.

Apresiasi tinggi juga diberikan kepada seribu lebih relawan di RSUP M Djamil yang membantu tenaga kesehatan untuk menangani pasien COVID-19.

Mahyeldi mengatakan ruangan di rumah sakit rujukan itu masih tersedia, namun ada beberapa kekurangan diantaranya tempat tidur, ventilator dan peralatan lain.

"Ini akan kita komunikasikan dengan pemerintah pusat agar bisa dibantu secepatnya," ujarnya.

Ia juga meminta agar Rumah Sakit lain di Sumbar bisa memilah pasien, tidak mengirimkan semua ke RSUP M Djamil supaya tidak terjadi penumpukan pasien.

"Kita minta dukungan dari semua pihak untuk mengatasi penyebaran COVID-19 di Sumbar," katanya.

Gubernur juga mengingatkan agar masyarakat patuh protokol kesehatan agar jumlah yang terpapar bisa ditekan.

"Tingkatkan imun dan iman kita agar tidak mudah terpapar," pungkasnya.

BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

 


INFONUSANTARA.NET - Bank BPD Sumatera Barat atau Bank Nagari meluncurkan program Melawan Rentenir di Ranah Minang (Marandang) dengan Kredit pembiayaan melawan rentenir (KPMR) di auditorium Gubernuran.

"Rentenir ini kadang-kadang menjadi beban bagi usaha super mikro karena bunganya yang mencekik. Ini yang coba diantisipasi Bank Nagari dengan terobosan program Marandang ini," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat peluncuran di Auditorium Gubernuran di Padang, Senin (26/7/2021).

Menurut Gubernur, masyarakat yang terjerat praktik rente hanya akan jadi pencari uang bagi rentenir karena bunganya yang tinggi sehingga lama kelamaan akan makin terjerat.

Dengan hadirnya program marandang akan memudahkan dan memberikan keleluasaan dan menguntungkan masyarakat ekonomi lemah yang memiliki usaha.

"Dalam masa pandemi COVID-19 memang perlu terobosan yang dilakukan untuk bisa membantu usaha mikro kecil agar bisa bertahan bahkan kalau memungkinkan terus berkembang," ujarnya.

Ia menyebut pemerintah daerah juga akan berupaya memberikan keringanan lebih diantaranya dengan "membeli" bunga bank dari pinjaman usaha super mikro.

"Dalam pertemuan dengan bupati/wali kota ada yang berisiatif akan membeli bunga pinjaman di bank sehingga pinjaman di masyarakat akan lebih rendah bunganya," ujarnya.

Ia berharap dengan program Bank Nagari dan bantuan pemerintah tersebut kesejahateraan masyarakat akan bisa tingkatkan.

Dirut Bank Nagari M. Irsyad mengatakan Program KUR Super Mikro yaitu Marandang (Melawan Rentenir di Ranah Minang) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membantu erekonomian usaha mikro dalam masa sulit akibat pandemi.

"Kita mendorong perekonomian, mendorong usaha mikro dengan program ini," katanya.

Program itu tidak perlu agunan, cukup usaha yang layak. Lama usaha juga bisa kurang dari enam bulan. "Bunganya hanya 6 persen setahun. Bahkan sampai akhir tahun 2021 pemerintah memberikan subsidi bunga 3 persen sehingga masyarakat hanya perlu membayar bunga 3 persen.

Ia melanjutkan karena tujuannya melawan keberadaan rentenir, maka harus bisa menciptakan proses kredit pembiayaan cepat dan syarat yang mudah.

Bank nagari telah didukung aplikasi untuk memberikan segala kemudahan itu dengan proses pencairan cukup cepat 2-3 hari.

Kepala OJK Perwakilan Sumbar, Yusri mengapresiasi program dari Bank Nagari tersebut dan berharap itu bisa menjadi solusi bagi usaha mikro di Sumbar 

Ia menyebut persoalan bagi masyarakat yang berusaha di sektor mikro bukan suku bunga tetapi ketersediaan akses ke lembaga pembiayaan formal dan proses yang cepat disamping syarat yang mudah.

"Kalau rentenir, kapanpun orang mau, hari itu bisa langsung cair. Ini tantangan bagi perbankan untuk bisa melakukan hal yang sama," katanya.

Ia berharap program itu tidak hanya dilakukan oleh Bank Nagari tetapi juga bisa dilakukan perbankan lain.***

BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

INFONUSANTARA.NETSukseskan pelaksanaan vaksinasi di wilayah kabupaten pesisir selatan, Kasdim 0311/Pessel lakukan peninjauan vaksinasi tahap II  bagi karyawan BRI cabang Painan, jln.H.Agus Salim Painan, Kecamatan IV Jurai, Senin (26/7/2021).

Vaksinasi tahap II yang di laksanakan karyawan Bank BRI Cabang Painan ini merupakan kegiatan lanjutan vaksinasi yang sudah dilakukan sebelumnya yakni vaksin tahap I.

Kasdim 0311/Pessel Mayor Inf.Syawal mengatakan, kegiatan serbuan vaksinasi covid-19 kali ini merupakan kerja sama TNI-Polri, BRI, Dinas Kesehatan dan Pemda Kabupaten Pesisir Selatan.

“Dengan mengikuti vaksinasi ini dapat memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 yang mewabah saat ini serta mendukung program pemerintah” ucapnya.

Sementara Pasiter Kodim 0311/Pessel, Kapten. Arm.Hengky mengungkapkan, di tengah pandemi saat ini seluruh arahan dan ketentuan pemerintah harus benar -benar di pahami masyarakat.

“Bagi masyarakat yang sudah melaksanakan vaksin, tetap patuhi protokol kesehatan dan tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat” ajaknya.

Vaksinasi yang di terapkan pemerintah kepada seluruh masyarakat, agar bersama-sama mencegah dan menekan perkembangan virus covid-19 yang sudah mewabah di negeri kita ini.

“Maka dari itu vaksinasi itu sangat penting di lakukan agar meningkatkan kekebalan tubuh, tandasnya.



Editor : Heri Suprianto

INFONUSANTARA.NETUntuk menjaga imunitas tubuh agar tak mudah terserang virus corona atau penyakit lainnya, personel polres kepulauan mentawai melakukan olahraga pagi dengan cara berjemur di halaman mako polres mentawai, Senin (26/7/2021).

Selain mendapatkan vaksin untuk kekebalan tubuh, personel polres mentawai ini juga melakukan aktivitas pagi hari jelang melaksanakan tugas, setidaknya tubuh semakin sehat dan jauh dari penyakit.

“Dengan melakukan olahraga pagi dengan cara berjemur, setidaknya dapat meningkatkan imun tubuh serta vitamin D” ucap Kapolres Mentawai, AKBP.Mu’at, SH,MM.

Dia menyebut, ada beragam manfaat matahari pagi untuk kesehatan. Bukan hanya bayi, semua orang dengan berbagai tingkat usia dapat memperoleh manfaat paparan sinar matahari pagi.

Anjuran untuk berjemur di pagi hari, misalnya sambil berolahraga atau sekadar duduk di teras rumah, bukanlah tanpa alasan. Di samping meningkatkan produksi vitamin D di dalam tubuh, ada beragam manfaat paparan sinar matahari pagi bagi kesehatan.

Ada beberapa manfaat sinar matahari pagi yang dapat merangsang produksi vitamin D di dalam tubuh. Vitamin D diperlukan untuk meningkatkan penyerapan kalsium dan fosfor di usus, sehingga dapat memperkuat tulang, gigi, serta otot.

Tidak hanya itu, vitamin D juga dapat membantu mencegah beragam penyakit, seperti rakitis, osteoporosis, hipertensi, diabetes tipe 1 dan 2, serta multiple sclerosis, penjelasan ini merupakan dari berbagai para dokter, terangnya.

Selain itu, paparan sinar matahari pagi juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Saat terpapar sinar matahari, tubuh akan menghasilkan lebih banyak sel darah putih yang berfungsi sebagai perlindungan tubuh.

“Sel darah putih memegang peranan penting dalam melawan berbagai penyebab infeksi, maka dari itu kita selalu mengajak personel untuk meluangkan waktu untuk mendapatkan sinar matahari pagi” ucap Kapolres.

Olahraga pagi dengan cara berjemur ini, diharapakan menjadi rutinitas yang harus di lakukan setiap pagi, agar tetap sehat bugar serta terbendung dengan berbagai serangan penyakit, apalagi di masa pandemi saat ini, pungkasnya.


Editor : Heri Suprianto

Wakil Ketua DPRD Padang Ilham Maulana (kiri) didampingi kuasa hukumnya Yul Akhyari Satra (kanan) Mengklarifikasi Dugaan Korupsi Dana Pokir yang Dituduhkan Kepadanya.(Inf)

INFONUSANTARA.NET -- Dugaan kasus korupsi dana pokok pikiran (Pokir) dari Wakil ketua DPRD Kota Padang untuk bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat kurang mampu yang terdampak akibat pandemi Covid-19 saat ini dalam penyidikan oleh pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang.

Wakil ketua DPRD Kota Padang, Ilham Maulana yang juga merupakan Ketua DPC Partai Demokrat, didampingi kuasa hukumnya, Yul Akhyari Satra,kepada sejumlah awak media, Sabtu (24/7) di Padang, mengklarifikasi dan membantah terkait dugaan korupsi dana pokir tersebut yang dituduhkan kepada dirinya tersebut adalah tidak benar.

Diketahui dana pokir tersebut merupakan bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat kurang mampu yang terdampak akibat pandemi Covid-19 di daerah pemilihan (Dapil) Ilham Maulana, yakni di kawasan Seberang Padang.

Ia menjelaskan sebelumnya Bansos itu merupakan pengusulan tahun 2019 yang di serap melalui kegiatan agenda reses dewan untuk anggaran tahun 2020. Namun di pertengahan perjalanan terjadi Covid-19 dan APBD Kota Padang direfocusing. Kemudian kata Ilham diusulkan kembali namun jumlahnya berkurang.

Dikatakan, jika sebelumnya di anggarkan ada sekitar Rp4 hingga Rp5 Miliar, kemudian berkurang menjadi Rp1 Miliar lebih. Saat itu dari data pengusulan untuk penerima bantuan ada sekitar 320 orang, dan pas terjadi refocusing berkurang menjadi 100 orang penerima bantuan. Jadi Bansos tersebut setelah disetujui yang diperuntukan kepada 100 orang penerima, dan untuk proses verifikasi penerima Bansos ini ada di masing-masing dinas.

"Kemudian baru dari Pemko Padang melalui DPKAD untuk proses pencarian dana bantuan itu. Dan perlu kita ketahui semuanya bahwa uang tersebut ditransfer ke rekening masing-masing penerima,” ungkap Ilham.

Dikatakan, sebelum uang ditransfer, penerima bantuan diwajibkan memberikan tiga lembar surat pernyataan, seperti form isian data diri, perjanjian fakta integritas, sebagai penguat dalam penyaluran bantuan tersebut. Dalam hal ini kata Ilham, sebagai pemilik pokir, ia hanya mengusulkan nama-nama penerima Bansos. Sedangkan untuk pencairan diserahkan kepada dinas terkait kepada penerima, setelah melengkapi persyaratan.

“Jadi, saya hanya sebagai pengusul. Untuk penyalurannya oleh dinas terkait. Dan uang tidak mungkin masuk ke rekening pribadi saya. Mana mungkin saya melakukan penyelewengan tersebut,” sebutnya.

Disamping itu kata Ilham, dari hasil audit BPK RI, tidak ditemukan yang namanya temuan di dalam keuangan Pemerintah Kota atau salah dalam pentransferan yang berakibat temuan korupsi.

“Kalau APBD itu lari dari ketentuannya, maka BPK RI melalui inspektorat melakuan audit disini, jika ada temuan diberilah interval waktu kepada pemilik pokir untuk menyelesaikan kewajiban-kewajibannya. Dan ketika tidak menyelesaikan kewajiban-kewajibannya, maka naiklah laporannya kepada pihak yang berwajib,” katanya.

Ilham Maulana menyampaikan untuk menghadapi kasus ini, kenapa selama ini dirinya masih bungkam, ia menyebutkan bahwa dirinya tidak mau gegabah, dan hal tersebut langsung dikoordinasikannya dengan pengurus Partai Demokrat hingga tingkat pusat. Kemudian diarahkan agar didampingi dengan pengacara.

“Jadi saya memutuskan untuk menghadapi kasus ini dengan pengacara untuk mendampingi saya berdasarkan rekomendasi dari partai,” ungkap Ilham.

Sementara itu kuasa hukumnya, Yul Akhyari Sastra menegaskan, dalam kasus ini kliennya hanya sebagai pengusul. Sedangkan dana Bansos itu langsung masuk ke rekening masing-masing penerima bantuan dari rekening Pemda.

“Sehingga tidak ada sangkut pautnya dengan anggota DPRD lagi. Penerima bantuan bertanggung jawab terhadap uang yang didapatkannya, mau dipakai seperti apa. Jadi tidak ada Ilham Maulana meminta uang tersebut, seperti dalam berita yang beredar,” sebutnya.

"Jika kasus ini naik, pihaknya telah siap untuk menghadapi tuntutan dari pihak Kepolisian. Kita siap dipanggil pihak kepolisian, dan membeberkan semua kronologisnya dan bukti-bukti yang kita punya. Dan jika perlu kita akan menempuh jalur hukum lain jika kasus ini berlanjut,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, terungkap dugaan korupsi itu atas laporan masyarakat bahwa telah terjadi penyelewengan anggaran dana pokir. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Polresta Padang memeriksa sejumlah saksi, termasuk terlapor.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir mengatakan, dana pokir ini diperuntukkan untuk bantuan sosial (bansos) Covid-19. Namun dari laporan masyarakat, dana pokir ternyata diberikan tidak sesuai dengan aturan pemerintah.

Jadi Dana Pokir tersebut diberikan kepada 80 orang. Masing-masingnya dikasih Rp1,5 juta. Namun yang bersangkutan meminta kembalian Rp500 ribu perorangnya.

“Dana pokir itu merupakan anggaran tahun 2020. Diduga, dalam temuan ini negara mengalami kerugian hingga ratusan juta,” ungkap Kapolres Imran Amir. (inf)




 

Pelaku kuliner di Kota Medan angkat bendera putih. (Istimewa)

INFONUSANTARA.NET -- Lantaran imbas dari pandemi virus corona dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, pelaku usaha atau pedagang kuliner di Kota Medan serentak menggelar aksi pasang bendera putih di tempat usahanya, Sabtu, 24 Juli 2021.

Imbas PPKM, pelaku kuliner di Medan angkat bendera putih: kami tak sanggup! 

Hal tersebut sebagai bentuk menyerah dengan kondisi usaha kolaps dan terpuruk.

“Pak tolong kami. Kami sudah mengangkat bendera putih. Kami sudah tak sanggup lagi,” kata salah seorang pelaku kuliner malam di Pajak Kedan, Komplek MMTC, Kota Medan, Andi, kepada wartawan.

Selain di lokasi ini, seperti dilansir dari viva.co.id, Sabtu 24 Juli 2021, aksi serupa juga dilaksanakan di sejumlah pasar kuliner malam lainnya di Kota Medan.

Andi mengatakan usaha mereka terpuruk selama Covid-19 ini. Apalagi, ditambah lagi ada larangan tidak boleh melayani konsumen makan di tempat. Sehingga, mereka lebih memilih menutup usahanya dan merumahkan karyawan.

“Selain di sini, aksi juga dilakukan di Megapark, PRR Marelan, Metrolink, Pajak Kedan. Ini akan berlanjut dengan kawan-kawan yang lain. Ada ribuan pedagang yang terdampak,” bebernya.

Selama PPKM Darurat berganti menjadi PPKM Level 4 di Kota Medan. Andi dan sesama pedagang mengikuti peraturan dengan membuka usahanya hingga pukul 20.00 WIB.

Ia mengatakan, kondisi tersebut membuat omset mereka drastis menurun. Dampaknya, mereka semua mengalami kerugian.

“Kami mengangkat bendera putih sebagai tanda kami menyerah pada keadaan. Kami adalah rakyat yang taat kepada peraturan. Tapi keadaan dan peraturan itu tidak memihak kami. Tidak memihak pedagang kuliner malam,” imbuh Andi.

Atas kondisi tersebut, Andi mengatakan ada pelaku usaha gulung tikar sebab tidak mampu lagi untuk menyewa tempat usaha dan menggaji pekerja. Bahkan, sebelum PPKM diberlakukan pun, perekonomian mereka sudah memburuk.

“Kami cari makan hari ini untuk makan hari ini. Bukan untuk foya-foya. Selama ini kami mencoba untuk bertahan. Peraturan yang ada membuat kami tidak sanggup. Tidak sanggup membayar uang sekolah, tidak sanggup membayar listrik dan lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, seorang pedagang lainnya, Widiya mengatakan agar usahanya tidak semakin terpuruk, ia harus memutar otak dengan melakukan penjualan dagangan secara online. Namun, tidak mengalami peningkatan penjualan seperti offline.

“Habis omset kami. Untuk modal esok hari pun gak bisa. Terpaksa cari utangan. Terkadang sehari. Saya harus menghidupi dua anak. Karyawan saya ada lima.  Banyak yang sudah dipulangkan. Karena gak sanggup menggaji. Sementara ini pekerjaan utama kami,” ungkapnya.

Para pedagang berharap pemerintah bisa memberikan solusi. Sehingga, mereka bisa menyambung hidup di tengah pandemi Covid-19 yang belum menunjukkan tren penurunan.

“Kita minta dibantu dari sisi kebijakannya. Jadi bisa berjualan. Selama ini gak ada kami dapat bantuan. Bansos itu pekerja, saya saja tidak dapat,” imbuh Robin, pedagang lainnya.

Source: terkini.id

 

Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Istimewa)

INFONUSANTARA.NET - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati angkat suara terkait penambahan hutang negara di tengah pandemi Covid-19.

Ini alasan Sri Mulyani tambah hutang di tengah pandemi Covid-19.

Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan jika hutang tersebut untuk menyelamatkan perekonomian negara di saat menghadapi wabah pandemi virus corona.

Dia menegaskan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI merespons kondisi pandemi untuk menyelamatkan warga negara dan perekonomian.

“Kenapa kita harus menambah hutang seolah-olah menambah hutang menjadi tujuan? Padahal dia (hutang) merupakan instrumen, whatever it takes, untuk menyelamatkan warga negara dan perekonomian kita,” bebernya dalam Youtube DJPPR Kementerian Keuangan, Sabtu 24 Juli 2021.

Sri Mulyani mengungkapkan, stigma hutang sebagai sesuatu yang buruk harus diubah dengan edukasi yang baik kepada masyarakat.

“Sehingga mereka tidak hanya bicara hutang sebagai stigma,namun dia bisa memahami (hutang) sebuah instrumen yang dijaga secara profesional dan bertanggung jawab,” imbuhnya, seperti dilansir dari detikcom, Sabtu 24 Juli 2021.

Kementerian Keuangan dalam menghadapi tantangan pandemi saat ini melakukan segala cara supaya bisa menyelamatkan warga negara dan perekonomian Indonesia.

Namun ternyata berimplikasi pada defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Sri Mulyani menegaskan, Kami di Kemenkeu merespons dengan whatever it takes.

"Apapun kita lakukan untuk menyelamatkan warga negara dan perekonomian Indonesia. Dan itu berimplikasi kepada defisit APBN, "tegasnya.

(*)

INFONUSANTARA.NETBabinsa Koramil 04/Sikakap dampingi pelaksanaan vaksinasi massal hari ketiga di Desa Sikakap di ikuti sebanyak 230 orang, Sabtu (24/7/2021).

Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan personel 3 orang dari Anggota Koramil 04/Sikakap, 3 Anggota Kamla, 5 Anggota Polsek Sikakap, Satpol PP dan 6 Timkes puskesmas sikakap.

Adapun masyarakat yang ikut vaksinasi massal di hari ketiga ini sebanyak 230 orang terdiri dari vaksin tahap I di ikuti 195 orang dan tahap II sebanyak 35 orang.

Danramil 04/Sikakap,Kapten.Inf.Putra Irawan Damanik menyebut, pelaksanaan vaksinasi massal yang di mulai di hari pertama sampai hari ketiga ini dapat berjalan dengan baik.

“Kita berterima kasih kepada masyarakat yang sangat antusias berbondong-bondong datang ikut vaksin, ini menunjukan warga mendukung program pemerintah” ucapnya.

Masyarakat yang sudah divaksin, Danramil mengajak untuk tetap mematuhi prokes dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari seperti yang sudah di tetapkan pemerintah.

Semoga dengan banyaknya warga ikut melaksanakan vaksinasi, di harapkan penyebaran virus covid-19 dapat di tekan di wilayah kecamatan sikakap, khususnya di kabupaten kepulauan mentawai.



Editor : Heri Suprianto

Polres Dharmasraya Gelar Patroli Skala Besar di Jalan Lintas Sumatera Km 2 Pulau Punjung.

INFONUSANTARA.NET -- Polres Dharmasraya menggelar Patroli Skala Besar di jalan lintas Sumatera Km 2 Pulau Punjung depan Kantor Bupati Dharmasraya, pada hari Jumat malam (23/07/2021) yang di pimpin langsung oleh Kapolres Dharmasraya AKBP Anggun Cahyono didampingi oleh Kabag Ops Polres Dharmasraya Kompol Nasrul Efendi.

Dalam kegiatan Patroli Skala Besar, Menindak lanjuti surat telegram nomor: STR/ 655 NIOPS.2/2021 TGL. 23 -72021 dari Mabes Polri. Kemudian Anggota Polres Dharmasaraya bersama Anggota Kodim 0310/SS tersebut melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas di jalan lintas Sumatera baik yang menuju ke Kota Padang atau sebaliknya. 


Kapolres Dharmasraya, AKBP Anggun Cahyono yang di dampingi oleh Kabag Ops Polres Dharmasraya Kompol Nasrul Efendi mengatakan, malam ini Polre Dharmasraya bersama bersama Anggota Kodim 0310/SS,melaksanakan kegiatan Patroli Skala Besar. 

"Kemudian di lanjutkan dengan kegiatan razia kendaraan yang dari daerah Jambi menuju Padang dan sebaliknya dari Padang  ke Jambi. Kami melakukan pemeriksaan hal - hal yang mencurigakan, " terangnya.

Dikatakan, untuk Kabupaten Dharmasraya sekarang ini statusnya adalah kabupaten level 3 dalam zona orange. Dalam kegiatan ini kami tidak melakukan penyekatan kendraan hanya saja melakukan pemeriksaan  kendaraan.

Malam ini Prosonil yang di turunkan 80 % kekuatan dan masing - masing Polsek di wilayah hukum Polres Dharmasraya juga melakukan kegiatan Patroli Sekala Besar.

"Kapolres Dharmasraya AKBP Anggun Cahyono mangatakan saat ini masih dalam situasi pandemic, kami menghimbau tetap mematuhi protokol kesehatan, jaga jarak memakai masker demi perlindungan dan kesehatan kita,"pungkasnya.

Laporan:MsX

INFONUSANTARA.NETDalam rangka menyukseskan pelaksanaan serbuan vaksinasi, Dandim 0319/Mentawai bersama unsur Fokopimda turun kelapangan bertempat di Desa Malakopa, Kecamatan Pagai Selatan, Sabtu (2/7/2021).

Kunjungan unsur forkopimda mentawai yang terdiri dari Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet, Wakil Bupati Mentawai, Kortanius Sabeleake Dandim 0319/Mentawai, Letkol.Czi.Bagus Mardyanto, AKBP.Mu’at, SH,MM serta Danlal Mentawai di dampingi Danramil 04/Sikakap, Kapten.inf.Putra Irawan Damanik dan Kapolsek Sikakap, AKP. Tirto Edhi.

Peninjauan yang di lakukan unsur Fokopimda ini sekaligus sosialisasi tentang serbuan vaksinasi Kodam I BB kepada masyarakat yang berada di Desa Malakopak.

Pada kesempatan itu, unsur Fokopimda juga memantau posko PPKM di baregi dengan diskusi ringan untuk mengajak petugas, posko yang sudah di bentuk ini harus aktif serta di awasi Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Di sesi kegiatan, unsur forkopimda memberikan pemahaman terkait sosialisasi serbuan vaksinasi dan pengarahan tentang fungsi posko PPKM yang ada di wilayah kecamatan pagai utara selatan.

Diakhir kegiatan di lakukan penandatanganan pakta integritas dalam rangka mendukung penanganan pencegahan covid-19 dengan menerapkan prokes, 5M, 3T dan vaksin.

Masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut animo warga luar biasa ikut vaksinasi dan saling berbaur dengan unsur forkopimda dalam mendengarkan arahan dari pimpinan tiga pilar kabupaten mentawai.



Editor : Heri Suprianto

 


INFONUSANTARA.NET - Gubernur Sumatera Barat mahyeldi meminta dukungan tambahan 800 ribu dosis vaksin kepada pemerintah pusat dalam rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara virtual, Sabtu.

"Sumbar sudah mengusulkan tambahan vaksin sebanyak 800 ribu dosis. Sekarang sudah dipenuhi 30,7 ribu dosis. Kami berharap dukungan untuk sisa kebutuhan vaksin di Sumbar," katanya saat menghadiri rapat terkait penerapan level 4 di luar Jawa dan Bali diikuti secara virtual di Istana Bung Hatta Kota Bukittinggi, Sabtu (24/7/2021).

Gubernur mengatakan antusiasme masyarakat untuk divaksin sudah meningkat signifikan sementara ketersediaan vaksin sudah menipis bahkan sebelumnya sempat kosong.

"Karena itu dibutuhkan dukungan dari pemerintah pusat untuk menambah ketersediaan vaksin di Sumbar agar health immunity bisa tercapai," katanya.

Terkait Kota Padang yang masih masuk dalam daerah penerapan PPKM level 4, Mahyeldi mengatakan pihaknya akan terus berupaya untuk memperbaiki indikator cakupan penanganan COVID-19 agar daerahbitu segera bisa diturunkan level asesmentnya.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menambah jumlah konversi tempat tidur di Rumah Sakit untuk kebutuhan pasien COVID-19 sehingga persentase keterisian tempat tidur pasien atau BOR bisa diturunkan.

Selain rumah sakit dan Pemprov Sumbar juga sudah melakukan tambahan tempat isolasi mandiri bagi pasien dengan gejala ringan, di antaranya di asrama haji Padang.

"Ke depan kita akan terus mengupayakan perbaikan indikator penanganan COVID-19 di daerah Sumatera Barat," ujarnya.

Sementara itu distribusi bantuan sosial yang berasal dari Kementerian Sosial dan Bulog juga mulai dilakukan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam kesempatan itu mengatakan ada 45 daerah pada 21 provinsi yang akan dilanjutkan penerapan PPKM level 4 pada 26 Juli sampai 8 Agustus 2021.

Daerah itu diantaranya Kota Bengkulu di Bengkulu, Kota Jambi di Jambi, Kalimantan Barat (Kota Pontianak), di Kalimantan Selatan Kota Banjarbaru dan Banjarmasin kemudian juga beberapa kota di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Di Bangka Belitung Kota Bangka Barat Belitung dan Belitung Timur, Kepulauan Riau naik di Batam dan Tanjungpinang, di Provinsi Lampung Kota Bandar Lampung. 

Pekanbaru di Riau, Padang di Sumbar, Lubuk Linggau, Musi Banyuasin, Musi Rawas di Sumatera Selatan dan beberapa daerah lainnya.

Aturan pada penerapan PPKM level 4 masih relatif sama dengan sebelumnya yaitu sektor non esensial "work from home" 100 persen, belajar secara daring, untuk industri bisa bekerja 50 persen.

Restoran  dan cafe seluruhnya hanya melayani "take away", mal tutup 100 persen kecuali untuk apotek dan toko obat. Beribadah di rumah, kegiatan sosial budaya juga masih dilarang.

Sedikit perbedaan untuk penerapan kali ini pedagang kaki lima dan PKL diberikan keringanan untuk bisa buka dengan penerapan protokol kesehatan dan waktu yang dibatasi. 

Pasar tradisional juga boleh buka dengan beberapa pembatasan-pembatasan.

Sementara itu Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemerintah mengupayakan memanfaatkan APBN untuk membantu masyarakat terdampak. Ia juga mendorong pemerintah daerah agar secepatnya mencairkan alokasi anggaran penanganan COVID-19 melalui bantuan sosial dan program pendorong perekonomian.

Ia menyebut puluhan juta masyarakat dibantu melalui APBN dalam beberapa skema diantaranya Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos, Bantuan Sosial Dana Desa, Subsidi listrik bagi rumah tangga 450 dan 900  VA, subsidi kuota belajar hingga bantuan beras Bulog.

Ia berharap berbagai bantuan berasal dari APBN itu bisa membuat masyarakat merasakan bahwa pemerintah hadir untuk meringankan beban saat pemberlakukan PPKM.

Rakor tersebut diikuti oleh di Menteri Keuangan, Menkes, perwakilan Mendagri, Perwakilan Kapolri, Panglima dan Kejaksaan Agung, dan para seluruh Gubernur serta Bupati, Walikota.

BIRO ADPIM SETDA PROV. SUMBAR

INFONUSANTARA.NETSebagai antisipasi kesiapan dalam menangani pasien covid-19 sangat di perlukan lokasi tempat isolasi bagi warga yang terpapar covid-19, agar ketika kondisi mendadak tempat sudah tersedia.

Untuk memastikan kesiapan tempat tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy melakukan peninjauan secara langsung ke tempat isolasi terpusat di RSUD M.Zein l, Painan jalan Iliyas Yakub, Kecamatan IV Jurai, Sabtu (24/7/2021).

Peninjauan tersebut Wagub di dampingi Unsur Forkopimda terdiri dari, Wakil Bupati Pessel, Rudy Hariyansyah, Komandan Kodim 0311/Pessel, Letkol Inf Gamma Arthadilla Sakti, Kapolres Pessel, AKBP. Sri Wibowo, S.I.K, M.H, Derektur RSUD M.Zein dr.Sutarman serta rombongan.

Wakil Gubenur Sumbar Audy Joinaldy menyampaikan, sekian kota/kabupaten yang di kelilingi hanya Kabupaten Pessel yang telah memproduksi oksigen sendiri, tanpa meminta dari provinsi Sumbar.

“Patut kita berikan apresiasi kepada Pemkab Pessel dan pihak RSUD. Dr. Muhammad Zein Painan yang telah memproduksi oksigen sediri” ucap Wagub Sumbar di sela kunjungannya.

Selain itu masyarakat pessel juga sangat antusias untuk ikut vaksin, namun semua itu berkat sosialisasi yang baik dan kerja sama dengan TNI-Polri dapat meningkatkan antusias masyarakat untuk mau di vaksin, ujarnya.

Untuk solusi bagi pasien covid-19 sedang ringan daerah pessel, kata Wagub dapat menjadikan Rusunawa sebagai tempat isolasi dan tempat tersebut perlu di benahi serta perlengkapan Nakes dapat dilengkapi untuk mengecek pasien covid-19.

Ditempat yang sama, Dandim 0311/Pessel, Letkol Inf Gamma Arthadilla Sakti sampaikan pesan bahwa dalam menyikapi perkembangan covid-19 di wilayah kabupaten Pesisir selatan, warga agar betul-betul dapat menerapkan protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Kepada warga kami imbau untuk selalu disiplin dengan protokol kesehatan serta mengurangi mobilitas agar wabah virus covid-19 cepat hilang di negeri kita ini” ajak Dandim, (Pendim 0311/Pessel).



Editor : Heri Suprianto

INFONUSANTARA.NET - Jalan merupakan akses utama untuk mempermudah mobilisasi, tanpa ada jalan akan sulit bagi masyarakat untuk melakukan aktivitas, apalagi jalan yang berada di pusat kabupaten, tentu menjadi perhatian bersama.

Demi kelancaran transportasi, sejumlah warga melakukan perbaikan jalan dengan melakukan penambalan jalan yang berlobang di kawasan jalan masuk menuju IGD RSUD mentawai.

Aktivitas gotong royong bersama ini terlihat dari postingan salah satu akun Media Sosial Ilham Alif, dimana sejumlah warga tengah semangat mengangkut batuan untuk penimbunan jalan yang berlobang, Sabtu (24/7/2021).

Selain itu jalan yang di lakukan secara gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian warga yang sering melintasi jalan tersebut, karena jalan rusak ini sudah termasuk cukup lama dan butuh perbaikan secara permanen.

Akses jalan ini juga harus menjadi perhatian bersama,terutama dari pihak pemerintah, karena jalan menuju ke IGD tersebut tentunya harus bagus, sehingga pasien yang di bawa tidak menjadi parah akibat jalan berlobang.

Jalan yang di perbaiki sejumlah warga ini merupakan jalan menuju Kecamatan Sipora Utara yang di rencanakan pembangunannya tahun 2022 yang di beritakan matasumbar.com di konfirmasi melalui Kabid Bina Marga Dinas PUPR Mentawai, Asril, Senin 14 Juni 2021 lalu.

Dia menyebut, jalan dari simpang RSUD menuju kantor camat Sipora utara ini merupakan jalan prioritas kabupaten dan pengerasan jalannya juga sudah cukup lama.

“Seharusnya sudah waktunya juga untuk di bangun secara permanen, akan tetapi anggaran APBD terbatas, maka akan di upayakan anggarannya tahun 2022" sebutnya.

Menyikapi hal tersebut, pihaknya akan mengusulkan anggaran pembangunan jalan ini pada tahun 2022 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), mudah-mudahan anggarannya di setujui dan bisa di lakukan peningkatan jalan.



Editor : Heri Suprianto

 

Warga Agam kirimkan 500 kg rendang untuk perantau terkena PPKM di Jabodetabek.

INFONUSANTARA.NET -- Warga Galuang, Sungai Pua, Agam Sumatera Barat dan PMI Kota Bukittinggi mengirimkan 500 kilogram rendang untuk para perantau di Jabodetabek yang terkena kebijakan PPKM.

"Ini merupakan bentuk kepedulian warga Galuang dan PMI Kota Bukittinggi untuk masyarakat Minang di perantauan yang terkena PPKM. Ini patut diapresiasi," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat meninjau Posko Pembuatan Rendang oleh Masyarakat Galuang, Sungai Pua dan PMI kota Bukittinggi, Sabtu (24/7/2021).

Ia mengatakan apa yang dilakukan oleh masyarakat Galuang tersebut adalah bentuk dari hubungan erat antara masyarakat di ranah atau kpung halaman dengan masyarakat yang ada di rantau.

"Seperti inilah sebenarnya semangat orang Minangkabau. Kalau di rantau sedang ada kelebihan rezeki, dikirimkan ke kampung sebaliknya kalau di rantau sedang ada masalah, orang di ranah yang membantu perantau," katanya.

Ia berharap keedulian antara ranah dan rantau itu terus dipelihara karena kearifan lokal itu merupakan sebuah kekayaan yang bisa menjadi pondasi untuk kemajuan Sumatera Barat.

Ia berharap masyarakat Galuang di Jabodetabek yang sedang terkena pembatasan karena PPKM bisa terbantu dengan kepedulian masyarakat di kampung halaman.

Sementara itu Bupati Agam Andri Warman mengatakan saat ini rendang yang telah selesai dibuat tersebut sedang dalam proses pengepakan dan akan segera dikirimkan ke Jabodetabek.

Ia menyebut kepedulian masyarakat itu bisa menjadi contoh bagi Nagari lain di Sumatera Barat untuk membantu para perantau nya yang sedang kesulitan karena aktivitas dibatasi oleh kebijakan PPKM.

BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

 

Presiden Jokowi (ist)
INFONUSANTARA.NET -- Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan permohonan maaf kepada Jokowi karena tak menemukan beberapa obat terapi Covid-19 di apotek. 

Permohonan maaf itu diutarakan Menkes Budi setelah Presiden Jokowi menelepon dirinya. Hal itu saat Presiden Jokowi mengetahui sejumlah obat terapi Covid-19 tidak tersedia di pasaran usai mengecek langsung ketersediaan stok obat di salah satu apotek di Bogor.

“Pak, ini saya cek ke apotek di Bogor. Saya cari obat antivirus Oseltamivir, nggak ada. Cari lagi, obat antivirus yang Favipiravir juga nggak ada, kosong. Saya cari yang antibiotik, Azithromycin, juga nggak ada,” tanya Jokowi kepada Budi dalam sambungan telepon dalam video yang diunggah di YouTube Sekretariat Presiden, Jumat 23 Juli 2021., 

Orang nomor satu di republik ini juga menyampaikan bahwa stok obat antivirus sudah tak tersedia selama seminggu. Selain itu, juga ia tak menemukan adanya vitamin D3 5000.

“Stok nggak ada sudah seminggu lebih. Terus vitamin D3 yang 5000 juga nggak ada,” ujarnya.

Bahkan mantan Gubernur DKI itu pun menyebut dirinya hanya mendapatkan multivitamin.

“Iya ini saya yang dapat hanya multivitamin. Yang mengandung zinc. Hanya itu. Suplemen juga, suplemen ini ada yang D3 nya ada tapi hanya yang 1000. Hanya dapat yang ini saja,”bebernya.

“Vitamin D3 yang 1000. Kemudian yang suplemen yang kombinasi multivitamin ada. Jadi yang lain-lain yang obat antivirus, antibiotik nggak ada semuanya,” sebutnya lagi.

Sementara itu, Menkes Budi Sadikin pun memberikan penjelasan terkait pertanyaan Presiden Jokowi terkait kekosongan obat terapi Covid-19 di pasaran.

Ia menjelaskan setelah dirinya mengecek ketersediaan obat, bahwa obat antivirus tersebut tersedia di toko online dan beberapa apotek di Kota Bogor.

“Karena saya ada catatan pak presiden. Kita kan sudah ada yang online. Saya barusan cek ya pak ya, misalnya untuk Fapiviravir di apotek Kimia Farma Tajur Baru ada 4.900, apotek Kimia Farma Juanda 30 ada 4.300, apotek Kimia Farma Semplak Bogor ada 4.200,” kata Budi.

Dalam sambungan telepon, Budi mengatakan segera mengirimkan data ketersediaan obat kepada Jokowi. 

“Jadi saya nanti double cek ya.  Nanti ini saya kirim ke ajudan Pak. Itu ada data online yang ada di RS itu bisa dilihat by kota segala macam untuk apoteknya Kimia Farma Century, Guardian, K24,” ucap Budi 

Jokowi pun kembali menanyakan kepada Budi apakah obat tersebut tersedia.

“Adi situ ada semuanya?,” tanya Jokowi

Budi kembali menjelaskan kepada Jokowi bahwa semua obat tersedia. Masyarakat kata Budi dapat mengecek melalui online.

“Ada Online bisa dibaca semua rakyat Pak,” kata Budi.

Mendengar penjelasan Budi, Jokowi mengaku akan menuju apotek yang disebutkan Budi untuk membeli obat untuk penanganan Covid-19. 

“Oke. Ndak saya tak ke sana aja. Tak beli itu coba ada nggak,” ucap Jokowi

Budi kemudian mempersilahkan Jokowi untuk mengecek langsung ketersedian obat-obatan tersebut. 

“Ok boleh pak silahkan nanti saya kirim ke ini ya pak,” kata Budi.

Sebagai informasi, Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah meluncurkan situs https://farmaplus.kemkes.go.id/ untuk memudahkan masyarakat mengecek ketersediaan obat dan vitamin, terutama bagi pasien Covid-19.

Situs tersebut mencakup lebih dari 2.100 apotek di seluruh provinsi di Indonesia. Oleh karena itu, Presiden menyarankan kepada masyarakat yang membutuhkan obat dan vitamin tersebut untuk mengecek terlebih dahulu di https://farmaplus.kemkes.go.id/

“Anda bisa mengecek ketersediaan obat dan vitamin itu melalui situs https://farmaplus.kemkes.go.id/ yang sekarang mencakup lebih dari 2.100 apotek di seluruh provinsi di Indonesia,” ucap Presiden Jokowi dalam akun Instagram @jokowi. 

Sumber: terkini.id /suaracom 



INFONUSANTARA.NETDalam rangka memantau stuasi dan kondisi wilayah, Dua unsur Pimpinan TNI-Polri di Mentawai turun langsung kelapangan melakukan patroli gabungan serta membagikan paket sembako kepada warga terdampak.

Patroli gabungan ini di pimpin Komandan Kodim 0319/Mentawai, Letkol Czi.Bagus Mardyanto di dampingi Kapolres Mentawai, AKBP.Mu’at, SH,MM di ikuti personel Polres Mentawai, Kodim 0319/Mentawai dan Anggota Satpol PP Mentawai bertempat di mako Polres Mentawai, Jumat (23/7/2021).

“Jangan pernah bosan dan berhenti berikan himbauan kepada masyarakat soal prokes dengan menerapkan 5 M dan sebagai garda terdepan harus membentengi tubuh diri dengan prokes dan imun yang kuat” ucap Dandim sat berikan arahan kepada seluruh personel.

Lanjut di katakan Dandim, dalam pelaksanan tugas penanganan covid-19 di lapangan, petugas harus bersatu dan satu persepsi untuk memberikan himbauan kepada masyarakat yang di lakukan secara santun dan humanis.

Dia menjelaskan, patroli gabungan dan kegiatan pembagian paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid 19 ini merupakan bentuk sinergitas TNI ,Polri dan instansi terkait.

Perpaduan ini, kata dia guna mendukung program pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dalam Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Ditempat yang sama, Kapolres Mentawai, AKBP. Mu’at S.H, M.M menyampaikan,kegiatan yang di lakukan ini sudah menjadi tugas bersama untuk melaksanakan kebijakan negara.

“Kita harus bersama-sama menghadapi covid-19 ini agar cepat berlalu dan bantuan sembako yang kita berikan, semoga dapat meringankan beban ekonomi masyarakat” harapnya.

Dijelaskan, patroli gabungan yang di lakukan ini yang dibarengi dengan pembagian sembako dalam upaya menyisir masyarakat terdampak agar bantuan benar-benar di rasakan masyarakat.

Kegiatan yang di laksanakan unsur tiga pilar ini mendapat respon baik dari masyarakat, bahwasannya warga sangat berterima kasih dan bersyukur di perhatikan dengan memberikan paket sembako di masa pandemi saat ini.

“Terima kasih Pak Dandim, pak Kapolres bantuan paket sembako yang di berikan, setidaknya dapat meringankan kebutuhan sehari-hari di masa pandemi yang serba terbatas ini” ucap salah satu warga penerima sembako.



Editor : Heri Suprianto

INFONUSANTARA.NETBerdasarkan hasil swab dari laboratorium Unand Padang yang keluar pada hari jumat 23 Juli 2021, 4 warga Desa Sipora Jaya dinyatakan terkonfirmasi positif Covid 19.

Dari informasi ini, Bhabinkamtibmas Polsek Sipora, Brigadir Yasser Rinaldi bersama relawan posko PPKM skala mikro Desa Sipora Jaya melakukan langkah cepat untuk tracer terhadap 4 orang warga yang terpapar covid-19.

Selain melakukan Tracer terhadap 4 warga yang positif covid-19, Bhabinkamtibmas bersama relawan Posko PPKM juga menunggu hasil assesment ke 4 warga dari pihak RSUD Kabupaten Kepulauan Mentawai.

“Assesment yang di lakukan itu diantaranya cek labor darah, ronsen paru dan jantung” sebut Kapolsek Sipora, Iptu.Donny Putra, SH,MH, Jumat (23/7/2021).

Dia menjelaskan, setelah keluar hasil assesment terhadap 4 warga ini dinyatakan baik dan normal, maka 4 warga tersebut di sarankan untuk melakukan Isolasi Mandiri (isoma) di rumahnya masing-masing.

“Pelaksanaan isoma bagi warga yang terpapar covid-19 di lakukan pengawasan ketat oleh relawan Posko PPKM bersama Bhabinkamtibmas, agar tidak keluar rumah yang akan berdampak kepada orang lain” terangnya.

Kemudian bhabinkamtibmas bersama relawan posko PPKM melakukan penyemprotan disinfektan di 4 rumah warga yang akan menjalani isolasi mandiri.

“Masing-masing rumah warga yang menjalani isoma, petugas memasang stiker isolasi mandiri di dinding depan rumah, agar masyarakat sekitar mengetahuinya, selain itu juga guna menghindari tidak terjadi kontak erat” ucap Kapolsek mengakhiri.



Editor : Heri Suprianto

INFONUSANTARA.NETUntuk mencegah penyebaran covid-19 di nagari lunang silaut, kecamatan lunang, Babinsa Koramil 01/Pancung Soal Kodim 0311/Pessel bersama Tim Gabungan Gugus Tugas Sumatera Barat dan Gugus Tugas Pesisir selatan melaksanakan Operasi yustisi.

Sasaran operasi yustisi kepada pengguna jalan raya yang berada di wilayah nagari lunang silaut, Kecamatan lunang, Kabupaten Pesisir Selatan.

Babinsa Koramil 01/Pancung Soal, Sertu Masni mengatakan, kegiatan operasi yustisi ini rutin di laksanakan untuk mencegah dan menekan penyebaran virus Covid-19 dengan mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Razia gabungan operasi yustisi yang kita lakukan ini, masih ada terdapat masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan dan diberikan sanksi sosial berupa menyapu jalan raya dan membersihkan pasar” kata Sertu Masni, Jumat (23/7/2021).

Diberikan sanksi sosial kepada pelanggar prokes ini, di harapkan memberikan efek jera dan kesadaran untuk selalu menerapkan prokes dengan cara memakai masker,jaga jarak dan hindari kerumunan saat melaksanakan aktivitas.

Sementara itu Danramil 01/Pancung Soal, Letda. Inf. Indra Gunadi mengatakan, kegiatan operasi yustisi di lakukan secara persuasif sekaligus mengajak dan menghimbau masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

“Ini di lakukan sebagai tindak lanjut dari Perda No.6 Th 2020 untuk penanganan penyebaran Covid-19 di wilayah kabupaten pesisir selatan” ucapnya.

Dengan di lakukan rutin razia gabungan oleh petugas, di harapkan memberikan dampak serta membuka kesadaran masyarakat pentingnya menjaga prokes di masa pandemi, agar terhindar dari ancaman virus covid-19, tukasnya, (Pendim 0311/Pessel).


Editor : Heri Suprianto

Anggota Komisi VII DPR RI dari fraksi PKS, Mulyanto /goriau.

INFONUSANTARA.NET -- Politisi PKS yang merupakan anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, menanggapi kabar China yang meninggalkan vaksin buatannya sendiri, yaitu Sinovac.

Ia dengan tegas meminta Pemerintah untuk lekas mengevaluasi secara serius terkait efektivitas vaksin Sinovac.

“Pemerintah harus jujur melakukan evaluasi ini. Semua harus diungkap apa adanya,” ujar Mulyanto pada Kamis kemarin, dikutip dari Poskota pada Jumat, 23 Juli 2021.

Menurut Mulyanto, jangan sampai dana ratusan triliun yang digelontorkan justru sia-sia dan tak dapat menekan penyebaran Covid-19.

“Jangan sampai uang yang ratusan triliun untuk vaksinasi tidak berdampak terhadap upaya penanggulangan Covid-19 di Tanah Air.”

Menurutnya, Pemerintah tidak boleh ragu untuk mengganti vaksin Sinovac dengan merek lain apabila memang terbukti tidak efektif.

“Kan masih ada jenis vaksin yang lebih tinggi efektivitasnya. Jadi, wajar kalau kita minta Pemerintah mengganti vaksin Sinovac ini dengan jenis vaksin yang efikasinya lebih tinggi,” tandas Mulyanto.

Sebagai informasi, sebelumnya memang beredar kabar soal China yang meninggalkan Sinovac dan justru beralih ke vaksin buatan Amerika.

Adapun menurut keterangan yang beredar, kemungkinan besar penyebab China dikabarkan beralih dari Sinovac, yaitu karena vaksin yang lain sudah menggunakan teknologi mRNA.

Di sisi lain, turut diketahui bahwa kini Malaysia dan Thailand juga akan menghentikan penggunaan Sinovac bila persediaan sudah habis.

Source: terkini.id


INFONUSANTARA.NETDalam Rangka Hari Anak Nasional 2021, pada Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), GANN Kota Padang Panjang Melakukan edukasi dengan materi Bahaya narkoba bagi generaai muda.

GANN (Generasi Anti Narkoba Nasional) kota Padang Panjang kali ini memanfaatkan fasilitas SMPN 3 kelurahan Silaing Bawah, Jum’at (23/7/2021). untuk melaksanakan kegiatan. Alhamdulillah kegiatan itu terlaksana dengan baik berkat dukungan Kepsek MIlda Guza, SKom.

Pada kesempatan kali ini Ketua DPC GANN ,Drs. Dalius Rajab, memaparkan, bahaya bagi pengguna narkoba, kata narkotik berasal dari bahasa Inggris, yaitu narcotics yang berarti obat bius.

Secara umum, sebut dia narkotik berarti suatu zat yang dapat menimbulkan perubahan perasaan, suasana penglihatan, dan pengamatan, karena zat-zat tersebut mempengaruhi susunan syaraf pusat pemakainya.

Berdasarkan efek yang ditimbulkan terhadap pemakainya, narkoba juga dikelompokkan sebagai berbagai berikut dijelaskan oleh Dalius, Halusinogen yaitu efek dari narkoba bisa mengakibatkan seseorang menjadi ber-halusinasi dengan melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada atau tidak nyata, bila dikonsumsi dalam sekian dosis tertentu akan berakibat fatal,

Dicontohkan lagi Dalius, kokain dan LSD.
Stimulan, yaitu efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak lebih cepat dari biasanya sehingga mengakibatkan penggunanya lebih bertenaga serta cenderung membuatnya lebih senang dan gembira untuk sementara waktu.

Depresan, yaitu efek dari narkoba yang bisa menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh, sehingga pemakai merasa tenang bahkan tertidur dan tidak sadarkan diri,

Adiktif, yaitu efek dari narkoba yang menimbulkan kecanduan. Seseorang yang sudah mengkonsumsi narkoba biasanya akan ingin dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif, karena secara tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf dalam otak, sebutnya

Ganja, Heroin, dan Putaw.

Jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkoba maka lambat laun organ dalam tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna itu akan overdosis dan akhirnya mengakibatkan kematian, ucap Dalius.

Pada kesempatan itu Penasehat GANN, Drs. Deswandi, MKes, Dt. Mangkuto sati menyampaikan tentang bahaya narkoba terhadap fisik manusia yaitu terjadinya gangguan pada system syaraf, gangguan pada jantung dan pembuluh darah, gangguan pada kulit, gangguan pada paru-paru, Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati, dan insomnia

Gangguan terhadap kesehatan reproduksi yaitu gangguan pada endokrin, seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta gangguan fungsi seksual, gangguan terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe /tidak haid, Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik,

Dikatakan juga oleh Deswandi Khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian, risikonya adalah tertular penyakit seperti hepatitis B, C, dan HIV

Bahaya narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi over dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Over dosis bisa menyebabkan kematian
Bahaya narkoba terhadap psikologi, ucapan Deswandi

Kerja lamban dan ceroboh, sering tegang dan gelisah, hilang rasa percaya diri, apatis, penghayal, penuh curiga
Agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal,

Sulit berkonsentrasi, perasaan kesal, dan tertekan Cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri Bahaya narkoba terhadap lingkungan sosial, imbuh Deswandi

Gangguan mental Anti-sosial dan asusila
Dikucilkan oleh lingkungan,Merepotkan dan menjadi beban keluarga, Pendidikan menjadi terganggu dan masa depan suram, sebutnya

Diakhir kegiatan Ketua GANN Dalius Rajab berharap dengan Kegiatan ini, semoga semakin memberi ruang dan edukasi terhadap peserta didik, mengenal narkoba dan bahayanya.

Pemko Padang Panjang dan Forkopimda dapat mendukung dan memfasilitasi kegiatan ini tidak hanya di sekolah-sekolah, tetapi juga di tengah-tengah masyarakat, agar mampu menciptakan kota Padang Panjang bersih narkoba. (YB).



Editor : Heri Suprianto

Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy saat meninjau kesiapan RSUD Achmad Darwis di Suliki, Limapuluh Kota, Jumat (23/7/2021).

INFONUSANTARA.NET -- RSUD Achmad Darwis, Limapuluh Kota menambah satu ruang operasi khusus untuk menangani persalinan pasien yang terpapar COVID-19 sebagai antisipasi jika tidak bisa merujuk ke rumah sakit di Padang.

"Kita apresiasi persiapan RSUD Achmad Darwis untuk mengantisipasi pasien COVID-19, termasuk untuk pasien positif yang akan melahirkan," kata Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy saat meninjau kesiapan RSUD Achmad Darwis di Suliki, Limapuluh Kota, Jumat (23/7/2021).

Menurutnya lonjakan kasus COVID-19 di Sumatera Barat harus diantisipasi dengan baik, salah satunya dengan kesiapan Rumah Sakit, tidak saja yang menjadi rujukan di Kota Bukittinggi dan Padang tetapi juga RS di daerah.

Kesiapan itu di antaranya ketersediaan tempat tidur untuk pasien COVID-19, peralatan serta tenaga kesehatan sehingga jika terjadi lonjakan kasus di daerah penanganan bisa dilakukan secepatnya.

Ia juga menyoroti tentang ketersediaan oksigen di Rumah Sakit karena sempat terjadi kelangkaan. Hal itu sedapatnya tidak boleh terjadi lagi karena itu perlu dilakukan pemetaan kebutuhan yang jelas.

Dari hasil kunjungan tersebut didapati persentase keterisian tempat tidur (BOR) pasien COVID-19 di RSUD Achmad Darwis sudah mencapai 70 persen. Namun untuk jaga-jaga rumah sakit sudah menyiapkan lima tempat tidur cadangan.

Sementara itu Kepala Bidang Penunjang RSUD Achmad Darwis Dina Juliana mengatakan ada beberapa kasus pasien COVID-19 yang akan melahirkan tetapi tidak sempat untuk dirujuk ke Padang karena itu terpaksa dilakukan persalinan di RSUD Achmad Darwis.

Hingga saat ini pihaknya telah menangani empat pasien positif yang akan melahirkan. Dengan tingginya kasus, maka ditambah satu ruang operasi khusus pasien COVID-19.

Ruang operasi tersebut tengah dipersiapkan karena butuh peralatan penunjang untuk langkah pengamanan bagi tenaga kesehatan agar tidak ikut terpapar oleh COVID-19.***

BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.