March 2021

MENTAWAI,infonusantara.net – Jajaran Polsek Sikabaluan bersama Sat Reskrim Polres Mentawai melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur di Desa Malancan, Kecamatan Siberut Utara.

Pelaku di tangkap berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/K/01/III/2021/ Sek Sikabaluan, tanggal 16 Maret 2021. Pelaku perbuatan cabul ini berinisial YS (44) beraktivitas seharian sebagai nelayan warga Desa Malancan.

Kasat Reskrim Polres Mentawai, Iptu.Irmon, SH, MH mengatakan, kejadian perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur ini di ketahui hari sabtu tanggal 27 Februari 2021 sekira pukul 21.00 WIB, bertempat di Desa Malancan Kecamatan Siberut Utara.

Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan Polsek Sikabaluan didapat kasus tindak pidana perbuatan cabul anak dibawah umur yang dilakukan pelaku. selanjutnya Polsek Sikabaluan melimpahkan perkara ini ke Sat reskrim polres mentawai.

Sesuai surat perintah penyidikan : Sp. Sidik/ 08/III/2021/Reskrim, tanggal 26 Maret 2021, penyidik Sat Reskrim polres Mentawai melakukan penangkapan terhadap pelaku pada hari Senin 29 Maret 2021 setelah bukti permulaan cukup yang di lakukan Polsek sikabaluan.

Irmon menjelaskan, penangkapan pelaku ini setelah korban W (15) memberikan keterangan bahwa pelaku telah melakukan perbuatan cabul dengan cara menciumi leher dan meraba raba payudara korban.

“Bahkan perbuatan pelaku menurut pengakuan korban kepada penyidik sudah berulang sebanyak 10 kali” ucap Irmon kepada media, Rabu (31/3/2021).

Akibat perbuatan tersangka, korban menceritakan apa yang di alaminya kepada kakak kandungnya, teman, guru dan orang tuanya yang saat itu berada di Politcoman.

Dari informasi korban, pihak keluarga tidak menerima perbuatan yang di lakukan pelaku, sehingga di laporkan ke pihak Polsek Sikabaluan.

“Saat ini tersangka sudah di rumah tahanan negara polres kepulauan Mentawai selama 20 hari kedepan sesuai dengan surat perintah penahanan yang dikeluarkan penyidik” terangnya.

Terhadap tersangka dilepas Pasal 82 ayat 1 UU nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan PERPPU nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.


Editor : Heri Suprianto

 

MENTAWAI,infonusantara.net – Pelaksanaan kegiatan TMMD ke-110 tahun 2021 Kodim 0319/Mentawai yang di pusatkan di Desa Bukit Pamewa, Kecamatan Sipora Utara resmi di tutup.

Kegiatan TMMD ini di tutup Kasiter Korem 032/Wirabraja, Kolonel.Kav.Husrizon di Aula Sekretariat Daerah Mentawai di hadiri Unsur Forkopimda dan jajaran kepala OPD, Rabu (31/3/ 2021).

Pelaksanaan TMMD yang di selenggarakan di kepulauan Mentawai selama satu bulan penuh ini sudah berjalan dengan baik sesuai target yang di jadwalkan.

Bahkan target pengerjaan pembukaan jalan sepanjang 5000 meter over prestasi artinya ada penambahan 1000 meter jalan yang di buka satgas TMMD.

“Semoga jalan yang sudah di buka pada kegiatan TMMD ini, diharapkan dapat merawat dan menjaganya dengan baik” ucap Kasiter

Dia menjelaskan, tujuan kegiatan TMMD ini wujud sinergi membangun negeri, selain itu membantu kesulitan masyarakat khususnya di daerah kepulauan Mentawai.

Seperti diketahui selama pelaksanaan kegiatan, personel satgas TMMD tinggal di rumah warga tujuannya untuk lebih dekat dengan masyarakat serta membantu warga yang membutuhkan.

“Ini merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus di lakukan di tengah masyarakat” kata Kasiter.


Editor : Heri Suprianto

MENTAWAI,infonusantara.net – Kegiatan TMMD ke-110 Kodim 0319/Mentawai yang di selesaikan satgas TMMD patut di acungkan jempol, pasalnya pekerjaan sasaran fisik pembukaan jalan di lakukan over prestasi.

Pembukaan jalan baru sesuai kontrak kerja sepanjang 5000 meter dan penambahan1000 meter (Over Prestasi) yang di kerjakan satgas TMMD selama kegiatan satu bulan penuh

Dandim 0319/Mentawai, Letkol.Czi.Bagus Mardyanto menyampaikan, pelaksanaan kegiatan TMMD ini untuk membantu pemerintahan daerah dalam percepatan pembangunan di daerah.

“Kegiatan ini untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat secara serasi dan terpadu dalam membangun negeri” sebut Dandim saat menyampaikan laporan kegiatan di Aula Sekretariat Daerah Mentawai, Rabu (31/3/2021.

Pelaksanaan kegiatan, kata Dandim sebelumnya sudah dilaksanakan Pra-TMMD di mulai tanggal 8 sampai 28 Februari 2021, sedangkan pelaksanaan pembukaan TMMD di mulai 2 Maret 2021 berakhir 31 Maret 2021.

Dalam laporan kegiatan yang di sampaikan, Dandim bahwa pekerjaan di laksanakan  sesuai target yang di tentukan, sasaran fisik pembukaan jalan sepanjang 5000 meter di tambah 1000 meter (0ver prestasi) lebar 10 meter, pembuatan parit kanan dan kiri lebar 1 meter dalam 1 meter.

Sasaran fisik tambahan meliputi rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 5 unit, rehab masjid 2 unit, rehab Gereja 2 unit dan pembangunan jembatan sementara panjang 10 meter lebar 4 meter dan dua jembatan lagi panjang 23 meter lebar 4 meter.

Untuk program sasaran non fisik telah di laksanakan penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, Bela Negara, Bahaya teroris dan Narkoba, Pertanian dan Peternakan, Hukum, Penanggulangan Bencana, Penegakan Disiplin Protokol kesehatan, Kesehatan Ibu hamil, Gizi, Pola Hidup Bersih dan sehat, Pelayanan KB, Kesling, Stunting, Posyandu, Pos Bindu Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Sosialisasi Kerukunan antar umat beragama.

Bantuan Semen berasal dari PT.Semen Padang sebanyak 250 sak, Bank Nagari Cabang Utama 130 sak,Dinas PSDA Provinsi Sumbar 50 sak, Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar 16 sak, Bakeuda provinsi Sumbar sebanyak 15 sak, Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar 9 sak, Dinas PUPR Provinsi Sumbar 9 sak, Dinas ESDM Provinsi Sumbar 8 sak, Dinas PUTR Sumbar 7 sak.

Sementara bantuan bibit pohon dan beras dari Dinas Pangan Provinsi Sumbar memberikan bantuan bibit sebanyak 300 batang dan Bulog Drive Sumbar 50 Kg Beras.

Sumber bantuan lainnya

Dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumbar berupa, Mesin Genset 2 unit, Mesin potong rumput 2 unit, Mukena 10 set, Al-quran 12 Buah, Ambal Masjid 10 meter, Sajadah 10 lembar, baju Kaos 80 helai, Bola kaki 4 buah, Bola voly 4 buah, Bola Takraw 4 buah, Net Volly 2 buah, Net Takraw 2 buah, Sepatu boat 80 buah dan topi rimba 80 buah.

Dia menambahkan, kegiatan TMMD ini dilaksanakan semaksimal mungkin dengan hasil yang optimal sesuai yang diharapkan serta memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat.


Editor : Heri Suprianto

Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan keterangan pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta,Rabu(31/3). Foto: Ricardo/JPNN.com.
INFONUSANTARA.NET-- Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly mengumumkan keputusan pemerintah menolak pengesahan kepengurusan Partai Demokrat (PD) hasil Kongres Luar Biasa (KLB).

Keputusan itu diambil setelah sampai batas waktu yang ditetapkan, kubu Moeldoko belum bisa melengkapi sejumlah dokumen yang dipersyaratkan. Salah satunya terkait surat mandat Ketua DPD dan DPC PD.

Atas dasar itulah Menkumham RI atas nama pemerintah menolak permohonan pengurus PD kubu KLB. “Pemerintah menyatakan permohonan pengesahan hasil KLB Deli Serdang ditolak,” tegas pria yang menjabat sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan itu.

Keputusan yang diumumkan Yasonna secara virtual itu disaksikan Ketua Umum PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan jajaran dari kantor di kawasan Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

“Permohonan pihak kongres luar biasa atau KLB Deli Serdang yang diwakili Jenderal TNI Purnawirawan Moeldoko dan dokter hewan Jhoni Allen Marbun ditolak,” kata AHY, Rabu (31/3/2021).

Pernyataan AHY itu disambut tepuk tangan dari para kader dan pengurus partai berlambang bintang mercy yang telah hadir di kantor itu sejak pagi. AHY mengaku bersyukur atas keputusan pemerintah yang menolak hasil KLB pimpinan Jenderal Moeldoko itu.

Pensiunan TNI berpangkat Mayor itu mengatakan, keputusan pemerintah tersebut sebagai bukti bahwa anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) PD tahun 2020 adalah konstitusi yang sah.

“Artinya tidak ada dualisme di tubuh Partai Demokrat,” ucap AHY memberikan penegasan. (jpnn)


MENTAWAI,infonusantara.net – Membangun kekompakan dalam melaksanakan kegiatan cara paling efektif untuk memudahkan pekerjaan bisa cepat selesai apapun bentuk kegiatan yang di laksanakan.

Dalam pengerjaan rehab sarana ibadah, satgas TMMD bersama warga hal seperti ini yang di lakukan agar penyelesaian pekerjaan rumah ibadah segera selesai dan di bisa di gunakan.

Dikala waktu istirahat satgas TMMD dan warga tampak menjalin kebersamaan duduk di lantai masjid Al-Fajar sambil berbincang di suguhkan minuman dan makanan ringan yang di persiapkan ibu-ibu setempat.

“Menjaga kekompakan itu hal yang paling penting di lakukan, agar kebersamaan itu terus terjalin dengan baik” ucap Kopda Johan Munte, Selasa 30 Maret 2021.

Di waktu istirahat ini bisa kita lakukan silahturahmi antar sesama, ucap Johan Munte sekaligus melepas lelah sejenak sebelum melanjutkan kembali pekerjaan, ujarnya

“Suasana ini yang akan membuat keakraban menjadi kuat dan hebat dalam membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat” sebutnya lagi.

Menjalin kebersamaan ini sudah hal biasa dilakukan prajurit di kala di lapangan bersama masyarakat, hal ini harus di lakukan, karena TNI kuat itu bersama rakyat, terangnya.

Setidaknya komunikasi sosial berjalan ditengah masyarakat serta memberikan edukasi di segala aspek kegiatan di lapangan sambil berbagi pengalaman, bercerita dan bercanda gurau, tukasnya.


Editor : Heri Suprianto

MENTAWAI,infonusantara.net – Ilmu adalah buruan setiap manusia, maka ikatlah kuat-kuat ilmu itu jika telah kau dapatkan.Pepatah ini lah yang di coba anggota satgas TMMD, Prada Naldo dalam mempelajari pembuatan “Subbet” makanan tradisional Mentawai di Dusun Mapaddegat, Desa Tuapejat Kecamatan Sipora Utara, Selasa (30/3/2021).

Mempelajari pembuatan “Subbet” ini, Prada Naldo memanfaatkan waktu istirahat siang sekaligus silahturahmi dengan Ibu Wati di Dusun Mapaddegat untuk belajar membuat makanan tradisional khas Mentawai.

Untuk bahan bakunya tidak sulit untuk didapatkan di Mentawai, dimana bahan dasarnya itu keladi dicampur dengan kelapa parut dan pisang. Keladi sendiri adalah jenis umbi-umbian yang mirip dengan talas.

Karena banyak tumbuh di Kepulauan Mentawai, keladi dijadikan bahan makanan pokok untuk warga Mentawai. Cara membuatnya pun sangat mudah. Kupas dan rebus keladi hingga empuk.

Menurut Prada Naldo, dalam bersilaturahmi dengan warga, dirinya juga sekaligus ingin belajar bagaimana cara membuat masakan khas Mentawai yang sering di makan ketika warga menghantarkan makanan di lokasi TMMD.

Cara pembuatannya sesuai selera yang akan di tuju bahan utamanya keladi, pisang, kelapa parut, garam secukupnya, gulai ikan atau daging.

Proses pembuatannya itu, keladi atau ubi dibersihkan terlebih dahulu, lalu direbus hingga lunak. Setelah itu, umbi-umbian akan ditumbuk lalu dicampurkan dengan pisang yang juga sudah direbus.

Masyarakat lokal biasanya menggunakan alat tradisional untuk menghaluskan bahan makanan dari keladi itu disebut tutudduk (alat penumbuk dari kayu) dan lulak (sejenis baki kayu).

Jika keladi tak tersedia, ubi bisa jadi penggantinya. Campuran itu kemudian di kepal-kepal bulat hingga padat. Subbet disajikan bersama taburan parutan kelapa yang nikmat gurih.

Orang Mentawai suka menyantap subbet bersama gulai ikan atau berteman lauk yang dimasak dalam bambu ataupun di salai (diasap). Subbet dalam sajian yang lebih modern dihidangkan dengan parutan keju sebagai ganti kelapa parut

Sementara itu, Prada Naldo merasa senang karena pengetahuannya tentang Masakan Kas Mentawai subbet di desa Tuapejat bertambah dan bahkan bisa di aplikasikan ketika ada keinginan membuat makanan “Subbet” ini.


Editor : Heri Suprianto

MENTAWAI,infonusantara.net – Disela pengerjaan rehab masjid tahap pengecatan, satgas TMMD bersama warga manfaatkan waktu istirahat makan siang bersama di lokasi pengerjaan Masjid Al-Fajar Desa Bukit Pamewa, Kecamatan Sipora Utara.

Banyak cara untuk melakukan kebersamaan dengan masyarakat agar silahturahmi tetap terjalin dengan baik anatar sesama salah satu makan bersama.

Di lokasi pengerjaan rehab masjid ini terlihat kekompakan dan saling berbagi antar warga dengan satgas TMMD untuk menciptakan keharmonisan dan kekeluargaan.

Tak terbayangkan selama satu bulan penuh kegiatan TMMD di wilayah Desa Bukit Pamewa kebersamaan warga dengan prajurit TNI begitu sangat akrab

“Ini menandakan kemanunggalan TNI dengan rakyat itu sangat kuat di tengah masyarakat” ucap Kopda Johan Munte, Selasa (30/3/2021).

Pengerjaan rehab sarana ibadah yang memasuki tahap pengecatan ini merupakan program tambahan sasaran kegiatan TMMD untuk membantu kesulitan masyarakat di bidang keagamaan.

“Makan bersama selama kegiatan rehab masjid Al-Fajar sering dilakukan di saat waktu istirahat siang bersama warga dan satgas TMMD” sebutnya.

Dia menambahkan, menjalin kebersamaan baik dalam bekerja, ataupun saat isoma akan bisa menumbuhkan kekeluargaan antara satgas dan warga dalam melaksanakan program TMMD ini.


Editor : Heri Suprianto

MENTAWAI,infonusantara.net – Pengerjaan rehab sarana ibadah masjid Al-Fajar di Desa Bukit Pamewa tahap demi tahap dapat di selesaikan sesuai waktu dan target.

Dihari akhir pelaksanaan kegiatan TMMD, warga bersama satgas TMMD melakukan pengecatan masjid untuk menyelesaikan rehab rumah ibadah.

“Pengecatan masjid ini agar terlihat indah dan nyaman ketika menunaikan ibadah sholat” ucap Dan Unit Kodim 0319/Mentawai, Letda.inf.Safril Anwar, Selasa (30/3/2021).

Selai itu kata dia untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam bidang keagamaan serta mengajak warga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan masjid.

Dia menyebut pengecatan sarana ibadah ini merupakan tahap akhir kegiatan rehab masjid yang ada di lokasi sasaran kegiatan TMMD ke-110 Kodim 0319/Mentawai.

“Maka di akhir kegiatan kita bersama warga dan satgas TMMD kebut penyelesaiannya” sebutnya.

Kegiatan rehab rumah ibadah ini setidaknya menjadi ladang amalan bagi kita semua serta saling menjaga masjid ini agar tetap bersih.

“Semoga dengan adanya kegiatan rehab sarana ibadah ini meningkatkan keimanan kita dan senantiasa di berikan keberkahan oleh Allah SWT di Desa Bukit Pamewa ini” tuturnya.


Editor : Heri Suprianto

MENTAWAI,infonusantara.net – Di akhir pelaksanaan kegiatan TMMD ke-110 Kodim 0319/Mentawai satgas TMMD bersama masyarakat melaksanakan apel pagi di halaman lokasi rehab masjid di Desa Bukit Pamewa, Kecamatan Sipora Utara, Selasa 30 Maret 2021.

Pelaksanan apel pagi ini di pimpin Letda. Inf.Safri Anwar sekaligus berikan pengarahan sebelum melaksanakan pekerjaan di lokasi masjid.

“Apel pagi yang kita gelar ini untuk menyampaikan arahan yang di perlukan dalam melaksnakan kegiatan” kata Safril

Meski di hari akhir pengerjaan sasaran fisik program TMMD ini, satgas TMMD bersama warga tetap semangat saling bahu-membahu untuk menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai.

Penerapan kedisiplinan terhadap satgas TMMD maupun warga dalam melaksanakan pekerjaan sasaran fisik dan non fisik di harapkan dapat terlaksana dengan baik sesuai waktu yang ditentukan.

“Semoga pengerjaan perehaban masjid Al-Fajar berjalan lancar, sehingga bisa  dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk melaksnakan ibadah” pungkasnya.


Editor : Heri Suprianto

MENTAWAI,infonusantara.net – Keindahan alam dan pesona wisata di kepulauan Mentawai sudah tidak asing lagi di ketahui kalayak ramai, bahkan para turis asing lebih banyak mempromosikan wisata Mentawai ke luar negeri.

Untuk memanfaatkan waktu libur berkunjung di kepulauan Mentawai akan banyak menemui lokasi wisata salah satu wisata yang sering di kunjungi masyarakat itu pantai Mapaddegat.

Kondisi saat ini dengan adanya kegiatan TMMD ke-110 Kodim 0319/Mentawai yang di pusatkan di Desa Bukit Pamewa, Kecamatan Sipora, disela melaksanakan kesibukan kegiatan sasaran fisik Serda Aziz anggota Penrem 032/Wbr tak ketinggalan untuk berkunjung menikmati keindahan pantai Mapaddegat.

“Menikmati keindahan pantai Mapaddegat yang berada di home stay ini kita lakukan di sela kegiatan berlangsung” ucap Serda Aziz, Senin (29/3/2021).

Sambil menyusuri hamparan pantai yang berpasir putih, Serda aziz mengungkapkan kekagumannya akan keindahan pantai mapaddegat, apalagi berkunjung ke wisata lainnya yang ada di kepulauan mentawai

Pantai mapaddegat ini banyak di kunjungi masyarakat di kala waktu libur, bahkan di hari biasa juga ada yang memanfaatkan waktu untuk menghampiri pantai tersebut yang tak jauh dari pusat kabupaten.

Selain keindahan pantai Mapaddegat juga di hiasi dengan pasir putih yang bersih, di depan pantai Mapaddegat juga sering masyarakat bermain surfing bahkan ada juga turis mancanegara.

Menurut Serda Aziz keberadaan pantai mapaddegat dapat dikelola dan dikembangkan dengan baik oleh pemkab setempat, sehingga nantinya mampu menjadikan salah satu obyek wisata unggulan nantinya, kebetulan dekat dengan pusat kabupaten.

Dalam pengelolaan objek wisata yang ada ini sangat perlu keseriusan dari pihak pemerintah, selain mendapatkan PAD, perekonomian masyarakat setempat juga ikut meningkat.

Semoga objek wisata yang indah dan asri ini dapat terkelola dengan baik nantinya, sehingga SDA yang ada dapat termanfaatkan dengan baik untuk mensejahterakan masyarakat bumi sikerei, harapnya.


Editor : Heri Suprianto

SIKAKAP,infonusantara.net – Untuk membentuk sikap kepribadian, watak dan karakter, Koramil 04/Sikakap yang tergabung dalam satgas TMMD latih personel syahbandar dasar PBB di Aula Syahbandar Sikakap, Senin (29/3/2021).

Pelatihan dasar PPB yang di ikuti personel syahbandar agar tertanam sikap disiplin, ulet, tangguh, tahan uji dalam memupuk jiwa nasionalisme saat bertugas.

“Ada 7 personel syahbandar yang kita latih dasar Peraturan Baris-Berbaris” kata Danramil 04/Sikakap, Kapten.inf.Putra Irawan Damanik.

Latihan dasar PBB ini, pihaknya berikan materi secara teori terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan peragaan dan praktik praktis, mulai sikap sempurna, sikap istirahat, lencang kanan, lencang depan, berhitung, jalan ditempat, periksa kerapihan dan lainnya.

“Derap langkah kaki yang kompak akan sangat berpengaruh pada jiwa dan semangat para peserta, untuk itu kami berikan secara perlahan terlebih dahulu sehingga tempo latihan dapat mereka simak dengan baik,” kata Danramil

Pada materi latihan kali ini, para peserta tidak saja diberikan latihan baris berbaris,  tetapi juga diberikan wawasan kebangsaan agar kualitas cinta tanah air mereka semakin kuat.

“Kegiatan ini juga sebagai wadah edukasi untuk menciptakan manusia yang terampil, trengginas dan cakap, serta membentuk kondisi fisik, mental, maupun daya pikir yang fokus saat melaksnakan tugas’ sebutnya.

Pelatihan dasar PPB ini di harapkan kepada peserta dapat mengimplementasikan nantinya serta dapat membentuk kedisiplinan personil baru dan membentuk loyalitas anggota dengan atasan di instansi Syahbandar.


Editor : Heri Suprianto

MENTAWAI,infonusantara.net – Perasaan bahagia seseorang memang tidak dapat disembunyikan, seperti yang dirasakan Bapak Marjuki salah satu warga penerima manfaat program TMMD ke-110 Kodim 0319/Mentawai dengan sasaran bantuan rehab RTLH.

Program bantuan rehab RTLH ini sudah selesai di kerjakan satgas TMMD bersama warga termasuk sejumlah pembangunan infrastruktur yang berada di Desa Sipora Utara, Senin (29/3/2021).

Warga penerima manfaat bantuan rehab RTLH ini di berikan kepada warga kurang mampu salah satunya Bapak Marjuki warga Desa Bukit Pamewa.

Aktivitas keseharian Bapak Marjuki ini sebagai seorang petani dengan penghasilan hanya cukup makan bersama keluarga, saat di temui satgas TMMD mereka tengah berkumpul di halaman rumah yang sudah selesai di kerjakan satgas TMMD.

Sebelum masuk program TMMD, Marjuki menceritakan kisah bisa mendapat bantuan rehab RTLH berawal salah satu Babinsa Kopda Munthe mendatangi beliau dan menanyakan apa Bapak mau mendapatkan Program bedah rumah.

Dalam percakapan itu, Bapak Marjuki langsung menanggapi tawaran dari Babinsa bahwa dirinya siap menerima bantuan bedah rumah.

Kemudian Babinsa melakukan pendataan terhadap keluarga Bapak Marjuki bahwa data yang di rangkum sudah cukup bukan sekedar di tunjuk untuk menerima bedah rumah.

Selang tidak berapa lama akan di laksanakan kegiatan TMMD, memasuki pra-TMMD personel Kodim 0319/Mentawai sudah menyiapkan bahan material untuk persiapan rehab rumah.

Selanjutnya di lakukan pembongkaran, dengan seiring waktu berjalan pengerjaan rehab RTLH berangsur di kerjakan, dengan waktu lebih kurang satu bulan RTLH yang direhab rampung semuanya dan sudah bisa di huni pemilik rumah.

“Kita sangat senang sekali rehab RTLH sudah rampung dan sudah bisa di huni seperti warga lainnya, bahkan tidak terbayang bisa mendapat rumah layak huni sebagus ini” kata Marjuki.

Terima kasih kepada seluruh satgas TMMD yang telah membangun rumah saya bisa sebagus ini dan kami sekeluarga sudah bisa tinggal di rumah layak huni dan kemanunggalan TNI dengan rakyat hendaknya semakin erat.


Editor : Heri Suprianto

MENTAWAI,infonusantara.net -Siapa yang tidak kenal dengan covid-19 sekarang ini, nama virus yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia pada tahun 2019 yaitu Corona Virus Disease 2019 yang disingkat menjadi covid-19.

Virus ini yang pertama kali di identifikasi pada tahun 2019 di Wuhan, China ini telah menjadi pandemi dan menelan korban jiwa yang tidak sedikit.

Kita tidak harus panik dan menjadi takut terhadap virus ini, namun kewaspadaan dan mengikuti instruksi yang telah ditetapkan oleh pemerintah adalah hal yang mutlak dilakukan. Berbagai anjuran telah disampaikan oleh pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI.

Dalam kegiatan kali ini, Koramil 04/Sikakap melalui satgas TMMD ke-110 Kodim 0319/Mentawai mengikuti penyuluhan tentang bahaya Corona Virus Disease (Covid-19) di Aula Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap, Senin (29/3/2021).

Penyuluhan tentang bahaya covid-19 sebagai Nara sumber langsung dari Puskesmas Sikakap yaitu Dokter Laila Rahmadani dan Bidan Rika Napitupulu.

Kegiatan penyuluhan ini melibatkan anggota Koramil 04/Sikakap tergabung dalam satgas TMMD, Kamla Sikakap, Babinkantibmas Sikakap, Aparatur Desa Sikakap dan Perangkat Dusun se-Desa Sikakap.

Di Aula Desa Sikakap, Dokter Laila Rahmadani memberikan edukasi praktis kepada peserta penyuluhan mengenai virus corona. Hal ini sudah tidak asing ditelinga, karena beritanya ada dimana-mana.

Dokter Laila ini menginformasikan kepada peserta penyuluhan secara sederhana mengenai virus corona, penyebarannya, dan cara pencegahannya.

Mengapa ini menjadi penting? meskipun berada di lingkungan yang belum terjangkit virus, namun potensi hadirnya covid-19 selalu ada mengingat hari demi hari data persebaran yang terjangkit virus ini kian meningkat.

“Pencegahan lebih baik dari pada mengobati, Itulah yang dilakukan tim gugus tugas untuk melindungi masyarakat” sebutnya.

Agar tidak terpapar virus, maka di himbau kepada masyarakat agar hidup bersih dan sehat dengan menerapkan protokol kesehatan di lingkungan masing-masing, ujarnya.


Editor : Heri Suprianto

MENTAWAI,infonusantara.net – Hasil kerajinan kayu agar banyak di minati konsumen di pasar, tentu harus memiliki teknik tersendiri dan berinovasi.

Di Mentawai banyak pengrajin, tapi rata-rata masih banyak untuk kebutuhan lokal, melihat hal ini, satgas TMMD kunjungi salah satu pengrajin kayu perabot di Km.7 Desa Sipora Jaya, Senin (29/3/2021).

Berbicara soal kerajinan tak terlepas dari kualitas dan inovasi, bahkan bisa menjadi icon produksi kerajinan perabot rumah tangga baik di kalangan lokal maupun di luar daerah.

Untuk bisa menjanjikan hasil karya agar bisa laku keras di pasaran, satgas TMMD Serda Ficher bersama rekan lainnya motivasi pengrajin untuk meningkatkan inovasi dan kualitas perabot.

Inovasi yang di sampaikan satgas TMMD ini supaya hasil kerajinan ini memberikan dampak peningkatan ekonomi, selain itu mempertahankan kualitas.

Para konsumen rata-rata untuk membeli perabot rumah tangga tentu yang diminati yang memiliki inovasi dan variasi, jadi pengrajin harus meningkatkan inovasi agar hasilnya memuaskan di pasaran.

Untuk memotivasi pengrajin, Satgas TMMD Serda Ficher bersama personel lainnya melakukan pendampingan kepada masyarakat pengrajin yang ada di desa Sipora Jaya.

“Pendampingan yang di lakukan satgas TMMD ini agar hasil perabot di buat memiliki kualitas yang baik serta memotivasi para pengrajin untuk meningkatkan kualitas” ucap Pasi Ter Kodim 0319/Mentawai, Letda.inf.James Sipayung.

Kerajinan tangan ini dapat memberikan manfaat bagi semua konsumen, apalagi terkait perabot rumah tangga dan para pengrajin tetap melakukan inovasi agar hasil karya ber dan banyak di minati orang.


Editor : Heri Suprianto

MENTAWAI,infonusantara.net – Di wajah pemilik rumah Bapak Subardi Warsono yang sudah di kerjakan satgas TMMD terlihat ceria dan bahagia karena sudah memiliki rumah layak huni.

Dengan kondisi cuaca mendung, satgas TMMD berkunjung ke rumah Bapak Subardi Warsono pemilik rumah yang sebelumnya tidak layak huni.

Masuknya kegiatan TMMD dengan program sasaran fisik di bidang rehab rumah dapat diselesaikan dengan baik sesuai waktu yang sudah ditentukan.

Rehab RTLH pada program TMMD ke-110 Kodim 0319/Mentawai ini sebanyak 5 unit yang di peruntukan kepada warga kurang mampu melalui pendataan awal, sehingga warga yang mendapat rehab RTLH sesuai sasaran.

Rumah yang sudah selesai dikerjakan satgas TMMD ini, Bapak Subardi Warsono merasa bahagia, karena sudah memiliki rumah layak huni, bahkan sudah lama di idamkan, akhirnya terwujud.

Perbincangan Subardi Warsono dengan satgas TMMD mengaku sebelum rumah di rehab lantai rumah dan dinding kayu semua, kini lantai dan dinding sudah di hiasi dengan beton.

“Saya sangat berterima kasih adanya program TMMD masuk kementawai, semoga warga kurang mampu lainnya juga terbantu nantinya” sebut Subardi Warsono.

Rumah yang sudah di selesaikan satgas TMMD inj, Subardi Warsono bersama keluarga merasakan kenyamanan tinggal di rumah layak huni.

“Tidak terbayang rumah bisa sebagus ini dan nyaman untuk ditempati, sekali lagi terima kasih satgas TMMD semoga TNI selalu di hati rakyat” pungkasnya.


Editor : Heri Suprianto

MENTAWAI,infonusantara.net – Rumah Desa Sehat (RDS) adalah sekretariat bersama bagi para pegiat pemberdayaan masyarakat dan pelaku pembangunan Desa di bidang kesehatan.

RDS ini berfungsi sebagai ruang literasi kesehatan, pusat penyebaran informasi kesehatan dan forum advokasi kebijakan di bidang kesehatan.

Sebagai langkah awal di tahun 2021, Desa Bukit Pamewa melaksanakan pertemuan triwulan Rapat Rumah Desa Sehat (RDS) di pimpin Kades Bukit Pamewa di dampingi Ibu Sekretariat Desa di hadiri Satgas TMMD, Staf Desa dan Tim Kesehatan.

Kepala Desa Bukit pamewa Amrizon  mengatakan kegiatan ini bertujuan membentuk Rumah Desa Sehat di setiap desa serta mendayagunakan RDS sebagai sekretariat bersama bagi para penggiat pemberdayaan masyarakat dan pelaku pembangunan di desa khususnya yang bergerak di bidang kesehatan.

“Pertemuan RDS yang di laksanakan ini para penggiat di harapkan dapat mengimplementasikan kepada masyarakat Desa” ucap Amrizon di Kantor Desa Bukit Pamewa, Senin (29/3/2021).

Selain itu, mendayagunakan RDS sebagai pusat pembelajaran masyarakat yang berkaitan dengan urusan kesehatan, ujarnya

“RDS kita harapkan menjadi pusat informasi kesehatan dan forum bersama untuk kebijakan pembangunan desa di bidang kesehatan serta mendayagunakan RDS sebagai pengembangan Kader Pembangunan Manusia” imbuhnya

Dia menyebut, pembangunan kesehatan di desa harus dilakukan secara terpadu, terintegrasi dan berkesinambungan dengan mendayagunakan potensi sumberdaya maupun layanan kesehatan yang tersedia di desa.

Dalam pertemuan RDS ini merupakan salah satu evaluasi dalam memfungsikan RDS sebagai tempat pelayanan kesehatan dan juga tempat belajar bagi masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan program TMMD pada kegiatan sasaran non fisik di wilayah Desa Bukit Pamewa” sebutnya.

Pertemuan RDS ini di harapkan menjadi perubahan untuk lebih memaksimalkan RDS ini sebagai ruang literasi kesehatan, pusat penyebaran informasi di bidang kesehatan dan yang lainnya” tutup Kades mengakhiri.


Editor : Heri Suprianto

MENTAWAI,infonusantara.net– Sesibuk apapun kegiatan yang di laksanakan satgas TMMD tetap meluangkan waktu untuk berkunjung sekaligus bertamu dengan warga.

Hal yang di lakukan satgas TMMD ini untuk selalu membangun Keakraban dengan warga setempat agar kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap terjalin.

Meski rutinitas yang di hadapkan dengan kesibukan setiap hari, satgas TMMD selalu mengunjungi warga salah satunya di rumah Bapak Rohim yang barusan rumahnya di selesaikan satgas TMMD.

Rumah yang di kunjungi dan bertamu dengan Bapak Rohim ini terletak di Desa Bukit Pamewa, Kecamatan Sipora Utara.

Warga Desa bukit pamewa sangat menyambut baik kehadiran anggota Satgas TMMD yang hampir setiap hari lalu lalang di desa mereka untuk melaksanakan pembangunan jalan serta sasaran fisik lainnya.

Saat satgas TMMD bertamu di rumah keluarga Bapak Rohim warga Desa Bukit pamewa memberikan sambutan hangat dan merasa senang kehadiran satgas TMMD.

“Kami merasa senang sekali pak, dengan adanya TMMD ini, kami berharap jalan di Desa bukit pamewa yang sudah di bangun menjadi akses perekonomian masyarakat”  kata Rohim.


Editor : Heri Suprianto


INFONUSANTARA.NET-- Kejuaraa Panahan Tingkat Kota Padang ditabuh tanggal 2 - 4 April 2021. Kejuaraan ini diinisiasi Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kota Padang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Padang. 

Kejuaraan panahan ini di ikuti ratusan peserta tidak saja dari daerah di Sumbar, tetapi juga dari luar Sumbar.Mereka akan beradu ketajaman membidik lewat busur panah di Lapangan Sepakbola Batipuah Panjang, Koto Tangah, Padang. 

Ketua Umum PERPANI Kota Padang Rustam Efendi mengatakan, kita harapkan kejuaraan ini menjadi pemantik semangat atlet panahan yang sudah lebih setahun tidak merasakan atmosfir pertandingan. 

Lebih lanjut disampaikan, untuk menghadapi pelaksanaan Kejuaraan Panahan Tingkat Kota yang akan di gelar awal bulan depan tanggal 2- 4 April 2021,saat ini kata Rustam Efendi, kami tengah melaksanakan Goro persiapan dengan melibatkan elemen masyarakat setempat yakni RT dan RW se Kelurahan Batipuh Panjang dan juga Pak Lurah Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah.

Menurutnya, kegiatan Kejuaraan Panahan Tingkat Kota ini tentunya sangat membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat setempat. Kita tidak bisa bergerak sendiri dan harus melibatkan lapisan masyarakat setempat demi kesuksesan kejuaraan Panahan Tingkat Kota Padang ini.


"Kita ingin, lewat iven ini, selain untuk menggairahkan olahraga, juga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat setempat," kata Rustam Efendi yang juga anggota DPRD Kota Padang, Dapil Koto Tangah ini, Minggu (28/3/2021).

"Semoga Kejuaraan Panahan Tingkat Kota yang kita laksanakan nanti berjalan sukses dan lancar tanpa terkendala apapun dan kita harapkan panita serta seluruh peserta patuh terhadap protokol kesehatan selama bertanding," harap Rustam Efendi.

Sejumlah kelas dipertandingkan pada Kejuaraan Panahan Tingkat Kota Padang ini. Diantaranya seperti nomor usia 10 tahun dengan jarak 10 meter, usia 15 tahun jarak 20 dan 30 meter, standar bow umum jarak 40 meter, compound bow 50 meter, recurve 70 meter, curve bow 30 meter dan nomor lainnya. 

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Padang Mursalim Nafis menyebut, pihaknya akan mendukung penuh Kejuaraan Panahan Tingkat Kota Padang tersebut. Nantinya, kejuaraan ini akan dibuka langsung Plt Wali Kota Padang Hendri Septa. 

Mursalim berharap, kejuaraan ini dilaksanakan dengan standar protokol kesehatan ketat. Seperti mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. 

"Kita harapkan peserta patuh terhadap protokol kesehatan selama bertanding," harapnya. 

Sebelumnya, Pemko Padang bersama PERPANI Kota Padang melaksanakan rapat koordinasi dalam menyukseskan kejuaraan ini. Rapat yang dipimpin Plt Wali Kota Padang Hendri Septa dilaksanakan di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang di jalan A Yani. Dalam rapat itu, selain imbauan untuk disiplin prokes, Hendri Septa juga berharap tamu maupun peserta berbelanja selama di Padang. 

"Kita ingin, lewat iven ini, selain untuk menggairahkan olahraga, juga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat," kata Plt Wali Kota.

Ratusan peserta tidak saja berasal dari kabupaten/kota di Sumbar. Tetapi juga berasal dari Tangerang Selatan, Penajam Kalimantan Timur, Jambi, Kuantan, dan daerah lainnya. Setiap peserta atau atlet membayar uang pendaftaran Rp200 ribu untuk mengikuti kejuaraan ini. Peserta memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Padang, medali, serta uang pembinaan.(Inf)

MENTAWAI,infonusantara.net – Jembatan yang di bangun satgas TMMD yang merupakan penghubung dari Desa Bukit Pamewa ke Betumonga sudah bisa di lalui masyarakat.

Sebelumnya jembatan yang dulu sudah tidak layak lagi, masuknya kegiatan TMMD ke-110 Kodim 0319/Mentawai masyarakat sangat terbantu dalam akses jalan.

“Sekarang kita sudah bisa menikmati jembatan yang di bangun satgas TMMD, meski hanya terbuat dari kayu” kata salah satu warga Bapak Salikun, Minggu (28/3/2021).

Jembatan penghubung dari Desa Bukit Pamewa ke Betumonga, kata Salikun membawa dampak positif bagi masyarakat, karena akses jalan sudah bisa di manfaatkan masyarakat untuk beraktivitas.

Tak hanya itu dengan adanya jembatan penghubung ini membawa peningkatan ekonomi bagi masyarakat untuk memudahkan membawa hasil bumi mereka.

Diakuinya memang sebelum jembatan ini di bangun satgas TMMD, masyarakat sangat kesulitan karena akses jembatan tidak layak di pakai.

“Ini semua bisa lancar berkat satgas TMMD yang telah membangun jembatan untuk membantu kesulitan masyarakat ” sebut Salikun.

Bahkan, kata dia akses jalan yang sudah di bangun ini jarak dari Desa Bukit Pamewa ke Betumonga semakin dekat, kita sangat bersyukur adanya jalan dan jembatan ini” pungkasnya.


Editor : Heri Suprianto

MENTAWAI,infonusantara.net – Dalam melaksnakan tugas bisa di katakan jarang bersua dengan keluarga dan anak-anak, apalagi di sibukkan pada kegiatan TMMD dengan rentang waktu satu bulan lamanya.

Hal ini memang sangat dirasakan anggota satgas TMMD yang sudah berkeluarga, selama sebulan itu termasuk cukup lama tidak bersua dengan keluarga dan anak-anak.

Di kesibukan kegiatan TMMD pada hari libur bagi masyarakat, tiba-tiba anak dari salah seorang warga Desa Bukit Pamewa meminta gendong dengan satgas TMMD.

Tanpa ada keraguan, satgas TMMD spontan menggendong anak yang hendak mobil yang di tumpangi warga parkir di salah satu jalan di wilayah Desa Bukit Pamewa.

“Tiba-tiba salah satu anak warga minta gendong, mungkin ini salah satu cara melepaskan kerinduan kepada anak melalui anak warga di lokasi TMMD” sebut Satgas TMMD.

Saat di gendong, terlihat raut wajah anak gembira bisa bertemu dengan anggota Satgas TMMD, sehingga anak tersebut berani minta di gendong.

“Nanti kalau sudah besar anak ibu masukan saja menjadi anggota TNI, kalau di lihat dari sejak kecil anak kemauan menjadi anggota TNI”.sebut satgas TMMD

Awal untuk melakukan silahturahmi dengan warga saat bertemu memang mereka masih ada rasa takut , tetapi lama kelamaan si anak langsung dekat dengan satgas TMMD begitu juga warga yang ada.

“Kita merasakan hal yang sama ingin bisa berkumpul dengan keluarga dan anak di kala libur dan mereka juga merasa.bahagia dan senang” sebut satgas TMMD.


Editor : Heri Suprianto

Ketua Umum PERPANI Kota Padang Rustam Effendi

INFONUSANTARA.NET -- Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan minat atlet olahraga untuk mengikuti setiap iven pertandingan. Buktinya, begitu pendaftaran Kejuaraan Panahan Tingkat Kota Padang dibuka, ratusan pemanah mendaftarkan diri. Hebatnya lagi, peserta tidak saja dari Kota Padang, akan tetapi juga dari luar Sumatera Barat. 

Jika tidak ada aral melintang, Kejuaraan Panahan Tingkat Kota Padang ditabuh tanggal 2 - 4 April 2021. Kejuaraan ini diinisiasi Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kota Padang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Padang. 

"Ratusan peserta sudah mendaftarkan diri. Kita harapkan kejuaraan ini menjadi pemantik semangat atlet panahan yang sudah lebih setahun tidak merasakan atmosfir pertandingan," ujar Ketua Umum PERPANI Kota Padang Rustam Effendi, Sabtu, 27 Maret 2021. 

Dijelaskannya, hingga detik ini sekitar 350 pemanah sudah terdaftar di meja panitia. Mereka akan beradu ketajaman membidik lewat busur panah di Lapangan Sepakbola Batipuah Panjang, Koto Tangah, Padang. 

"Peserta tidak saja dari daerah di Sumbar, tetapi juga dari luar Sumbar," terangnya di dampingi Sekum PERPANI Padang Peba Rasaki. 

Sejumlah kelas dipertandingkan pada Kejuaraan Panahan Tingkat Kota Padang ini. Diantaranya seperti nomor usia 10 tahun dengan jarak 10 meter, usia 15 tahun jarak 20 dan 30 meter, standar bow umum jarak 40 meter, compound bow 50 meter, recurve 70 meter, curve bow 30 meter dan nomor lainnya. 

"Pendaftaran kita tutup 28 Maret ini," jelas Sekum PERPANI Peba Rasaki yang juga bertindak sebagai panitia pelaksana kejuaraan. 

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Padang Mursalim Nafis menyebut, pihaknya akan mendukung penuh Kejuaraan Panahan Tingkat Kota Padang tersebut. Nantinya, kejuaraan ini akan dibuka langsung Plt Wali Kota Padang Hendri Septa. 

Mursalim berharap, kejuaraan ini dilaksanakan dengan standar protokol kesehatan ketat. Seperti mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. 

"Kita harapkan peserta patuh terhadap protokol kesehatan selama bertanding," harapnya. 

Sebelumnya, Pemko Padang bersama PERPANI Kota Padang melaksanakan rapat koordinasi dalam menyukseskan kejuaraan ini. Rapat yang dipimpin Plt Wali Kota Padang Hendri Septa dilaksanakan di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang di jalan A Yani. Dalam rapat itu, selain imbauan untuk disiplin prokes, Hendri Septa juga berharap tamu maupun peserta berbelanja selama di Padang. 

"Kita ingin, lewat iven ini, selain untuk menggairahkan olahraga, juga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat," kata Plt Wali Kota.

Ratusan peserta tidak saja berasal dari kabupaten/kota di Sumbar. Tetapi juga berasal dari Tangerang Selatan, Penajam Kalimantan Timur, Jambi, Kuantan, dan daerah lainnya. Setiap peserta atau atlet membayar uang pendaftaran Rp200 ribu untuk mengikuti kejuaraan ini. Peserta memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Padang, medali, serta uang pembinaan.

Laporan; Charlie Ch. Legi


MENTAWAI,infonusantara.net – Hidup berdampingan untuk saling membantu antar sesama sudah lumrah di lakukan di tengah masyarakat yang sifatnya berjiwa sosial.

Namun dibalik dari sosial itu banyak juga yang tidak ikhlas membantu dengan mengharapkan imbalan, maka dalam meniti kehidupan keihklasan itu sangat perlu di terapkan, sehingga menjadi ladang pahala bagi setiap manusia.

Berbeda yang di lakukan satgas TMMD, selain fokus melaksanakan kegiatan fisik pembangunan secara spontan dua anggota satgas TMMD Prada Leo dan Prada Jason ini bantu warga Dusun Mapaddegat mengangkat padi.

Padi yang di angkat satgas TMMD di bawa dari sawah hendak ke rumah Bapak Bismo di Dusun Mapaddegat, Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara.

Gerakan spontan yang di lakukan satgas TMMD ini ketika melihat seorang warga sedang mengangkat padi hendak di bawa ke rumah dengan beban yang agak cukup berat.

Kemudian satgas TMMD ini mendatangi Bapak Bismo tanpa basa basi langsung mengangkat padi tersebut untuk di bawa kerumahnya.

“Kita membantu warga tulus sesuai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat serta meringankan kesulitan masyarakat” ucap salah satu satgas TMMD Prada Leo di lokasi sawah Dusun Mapaddegat, Minggu (28/3/2021).

Dia menyebut TNI selain untuk berperang dan sebagai penjaga pertahanan negara, TNI juga membantu kesulitan masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Terima kasih TNI yang sudah membantu dan memperhatikan kesulitan masyarakat, semoga kemanunggalan TNI dengan rakyat selalu kuat” ucap Bapak Bismo

Diakuinya keberadaan TNI untuk selalu bertemu memang jarang di jumpai, namun dengan kehadiran satgas TMMD dalam kegiatan membangun desa sangat dirasakan masyarakat.

Pada kegiatan TMMD inilah kesempatan masyarakat bisa bertatap muka dan bersilahturahmi untuk memperkuat kekeluargaan antar sesama” tuturnya.

“Semoga kehadiran TNI di tengah masyarakat tetap harmonis, sehat selalu, sehingga tugas yang diberikan negara berjalan dengan baik” tukasnya.


Editor : Heri Suprianto

MENTAWAI,infonusantara.net – Terkait perekonomian masyarakat di masa pandemi hampir rata-rata lumpuh, akan tetapi dengan adanya kegiatan TMMD di Desa Bukit Pamewa Kecamatan Sipora Utara ekonomi warga mulai membaik.

Selain melaksanakan pembangunan di Desa Bukit pamewa, satgas TMMD juga membantu kesulitan masyarakat salah satu contoh membantu hasil pertanian masyarakat juga meningkatkan hasil penjualan masyarakat setempat.

Ternyata kehadiran satgas TMMD ditengah masyarakat dalam membangun pedesaan sangat dirasakan masyarakat dampaknya, tak hanya itu dampak tersebut juga di rasakan di wilayah desa lain.

Untuk membantu ekonomi masyarakat di lokasi TMMD, salah satu anggota satgas TMMD Prada Herbet terlihat sedang membeli jualan ibu Fatimah untuk rekannya yang sedang bekerja.

Diakui Ibu Fatimah adanya kegiatan TMMD ini apapun jualan tetap laku seperti jualan pulsa, jualan gorengan dan kerupuk pun tetap habis.

Memang terasa dampak kehadiran TNI dengan adanya kegiatan TMMD, pasalnya ekonomi masyarakat ikut meningkat” ucap Ibu Fatimah seorang penjual makanan keliling yang beralamatkan di Desa Sipora Jaya Km.8

Sebelum masuknya kegiatan TMMD di wilayah Mentawai ini, hasil penjualan ibu Fatimah ini menurun, bahkan tak terpenuhi kebutuhan hidup.

“Inilah yang saya rasakan selama pandemi berlangsung ekonomi sangat melemah, ketika masuknya kegiatan TMMD ini terasa ada peningkatan ekonomi” sebut Ibu Fatimah, Minggu (28/3/2021).

Kehadiran satgas TMMD ke-110 Kodim 0319/Mentawai di Desa Bukit Pamewa ini membawa rejeki, pasalnya hasil jualan keliling saya meningkat tak seperti biasanya” ungkapnya.

“Biasanya hasil jualan keliling yang saya lakukan ini hanya sebatas warga Desa Bukit Pamewa, namun kehadiran satgas TMMD penjualan saya bertambah” kata dia mengakhiri.


Editor : Heri Suprianto

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.