Isu Reshuffle Kabinet,Gerindra Bantah soal Jatah Menteri

Gerindra membantah soal jatah menteri di tengah isu reshuffle. 

INFONUSANTARA.NET - Presiden Joko Widodo dikabarkan akan memanggil calon menteri Kabinet Indonesia Maju untuk diperkenalkan kepada masyarakat sebelum reshuffle atau perombakan kabinet.

Menyusul isu reshuffle atau perombakan kabinet yang dikabarkan akan dilakukan Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat tersebut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman membantah anggapan yang menyatakan bahwa jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan merupakan jatah untuk partainya

Menurutnya, tidak ada istilah jatah untuk partai politik dalam penunjukan menteri di Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Enggak ada-lah. Enggak ada jatah menjatah," kata sosok yang akrab disapa Habib itu kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin (21/12).

Dia menyampaikan bahwa perombakan kabinet merupakan hak prerogatif Jokowi sebagai presiden. Menurutnya, Gerindra tidak mau berspekulasi dan mengintervensi masalah perombakan kabinet.

Ia juga enggan mengomentari kabar tentang Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono yang bakal menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan menggantikan Edhy Prabowo.

Menurutnya, Gerindra tidak memiliki kapasitas untuk mengusulkan Trenggono menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan.

Ia meminta tidak ada pihak yang mengartikan bahwa nama Trenggono yang beredar menjadi menteri lantaran memiliki hubungan harmonis dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

"Terlepas memang Trenggono itu dengan Pak Prabowo kan baik sekali hubungannya. Beliau berdua itu di Kemenhan sangat harmonis. Tapi jangan diartikan kami yang mengusulkan juga, karena kami enggak ada kewenangan di situ," ucap Habiburokhman.

Anggota Komisi III DPR RI itu menambahkan, Gerindra belum menerima informasi soal rencana Jokowi melakukan perombakan kabinet pada Rabu (23/12).

Namun, ia tidak menutup kemungkinan informasi tersebut akan diterima pihaknya mendekati waktu pelaksanaan perombakan kabinet.

"Belum-belum. Begitu kan bisa, bisa ini, bisa injury time," katanya.

Sebelumnya, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa partainya tidak mengusulkan nama pengganti Edhy Prabowo di kursi Menteri Kelautan dan Perikanan.

Menurutnya, internal Gerindra tidak pernah membahas pengganti Edhy dan menyerahkan hal tersebut ke Presiden Joko Widodo.

"Di internal Gerindra tidak ada pembahasan mengenai siapa yang akan menggantikan Menteri Kelautan dan Perikanan, dan diserahkan kepada Presiden," kata Dasco lewat pesan singkat belum lama ini.

Isu perombakan Kabinet Indonesia Maju mulai berembus di tengah masyarakat sepekan terakhir. Isu reshuffle kabinet itu sempat dilontarkan salah oleh Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid.

Jazilul mengatakan kemungkinan besar Joko Widodo bakal merombak komposisi kabinet pada 23 Desember mendatang atau pada Rabu Pon, berdasarkan penanggalan Jawa. Ia mengatakan, prediksi itu berdasarkan kebiasaan Jokowi melakukan reshuffle kabinet di waktu-waktu sebelumnya.

Source: CNN Indonesia

[blogger]

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.