Calon Kepala Daerah yang diusung Gerindra (ist)
INFONUSANTARA.NET
Sumbar - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menggelar deklarasi dan konsilidasi calon yang akan diusung di Kota Bukittinggi,Sabtu kemarin dan telah mengumumkan pasangan calon kepala daerah Sumatera Barat yang akan diusung di Pilkada Serentak 2020.


Pasangan calon juga telah mendapatkan formulir B1-KWK sebagai bahan untuk mendaftar ke KPU 4 hingga 6 September 2020.

Ketua DPC Partai Gerindra Bukittinggi yang juga calon Wali Kota Bukittinggi Erman Safar menyebutkan, Bukittinggi adalah kota yang melahirkan banyak pejuang tangguh.Mewakafkan tanah untuk eksisnya Republik Indonesia. Tapi sayang, saat ini penuh dengan persoalan.

"Insya Allah akan diselesaikan Ketua DPC Gerindra Bukittinggi yang maju sebagai Wali Kota,” kata Erman Safar yang dikenal sebagai pejuang dakwah ini.

Erman Safar berharap kandidat yang menerima SK di Bukittinggi akan menjadi Gubernur, Bupati dan Wali Kota di Sumbar.

Menurutnya, kemenangan telak Gerindra dalam Pileg 2019, jadi tanggung jawab semua untuk mengisi dan mempertahankannya.

"Ini harus jadi tanggung jawab bersama membesarkan terus Gerindra di Sumbar. Memenangkan Pilkada serentak 9 Desember 2020 adalah langkah di depan mata,” kata Erman Safar.

Andre Rosiade yang juga anggota DPR RI menyapa semua calon kepala daerah yang telah mendapatkan SK Gerindra.

Bahkan banyak di antaranya yang saat ini menjadi kader Gerindra, baik sebelumnya jadi PNS, bankir dan partai lain.

Kemenangan Gerindra Desember 2020, kata Andre, akan ditandai dengan dicabutnya Perwako Bukittinggi Nomor 40-41 tahun 2018 tentang Retribusi Pasar Bukittinggi oleh Wali Kota Erman Safar. Sebab, ia menilai di Bukittinggi, para pedagang merasa terancam.

Andre menegaskan Partai Gerindra harus hadir di tengah-tengah masyarakat.Apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum usai ini.

"Pilkada 9 Desember 2020 menarik. Biasanya pemenang Pileg, banyak kalah di Pilkada se-Sumbar. Tapi Gerindra akan menang. Karena itu, kita terus konsolidasi, terus kerja keras memenangkan kontestasi Pilkada ini dari Gubernur sampai ke Bupati Wali Kota,” kata Andre.

Andre menyebut, dia sudah melihat para calon-calon yang berdatangan dan meyakini akan memenangkan Pilkada.

Dia mencontohkan, seperti di Pesisir Selatan,Rusmayul Anwar, ketua DPC Gerindra Pessel. Diusung untuk mengalahkan Hendrajoni.


Kader Gerindra tangguh, siap bertarung dan mendapatkan hati rakyat.

"Kami berharap, tidak hanya memastikan calon Bupati/Wali Kota menang, tapi memastikan NA-IC menang di Sumbar,” kata Andre.

Untuk Abdul Rahman-Rosman Effendi di Solok Selatan, kata Andre telah resmi jadi kader Partai Gerindra. Meneruskan dua periode Gerindra di Kabupaten Solok Selatan.

“Di Kabupaten Pasaman ada Wakil Bupati Atos Pratama yang juga sudah punya Kartu Tanda Anggota (KTA) Gerindra."

"M Rahmad dan Asyirwan di Limapuluh Kota. M Rahmad ber-KTA Gerindra setahun lalu,” kata Andre.

Untuk Pilkada Pasbar, Andre menyebut yakin dengan H Maryanto-Yulksman. Apalagi Maryanto sudah pensiun dari Bank Nagari dan fokus jadi kader Gerindra.

“Di Agam, dua tokoh Taslim dan Syafrizal. Dua-duanya adalah kader Partai Gerindra dan siap memenangkan pertarungan,” sebut Andre.

Pilkada Tanah Datar yang batal diikuti incumbent Irdinansyah Tarmizi, Gerindra mengusung Eka Putra-Richi Aprian. “Bang Eka Wabendum Demokrat yang punya kans menang. Richi adalah kader Gerindra yang muda dan energik." sebut Andre.
 
"Di Kabupaten Solok ada politisi nasional PAN, Pak Epyardi Asda dan tokoh muda Jon Firman Pandu, punya nyali maju dan meninggalkan jabatan Ketua DPRD Solok,” tambah Andre.

Calon lainnya di Dharmasraya, kata Andre, Panji Mursyidan-Yosrizal dan Gerindra komit dengan tagline
2020 Ganti Bupati.

Untuk Kota Solok, Reinier-Andi Maran. Reinier sudah ada KTA Gerindra.

Di Sijunjung Arrival Boy-Mendro Suarman dari koalisi Gerindra-Perindo. "Ketua Umum DPP Perindo Pak Hari Tanoe sendiri sudah memberikan jalan untuk pasangan ini,” kata Andre.

Andre menegaskan, semua kandidat harus memenangkan pasangan NA-IC. Apalagi Ketum Gerindra Prabowo sangat mempercayai NA untuk maju memimpin Sumbar.

“Mari bersama kita antarkan NA-IC jadi Gubernur dan Wakil Gubernur. Semua pengurus, sayap partai, kader dan lainnya bersama memilih dan memenangkan NA-IC."

"Keduanya adalah tokoh yang sukses sebagai birokrat,” katanya yang menyebut Prabowo dan Sandi akan turun ke Sumbar memenangkan NA-IC.

Ketua Dewan Penasehat DPD Gerindra Sumbar yang juga calon Gubernur Nasrul Abit mengaku bangga dengan Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade. Bahkan dia meneriakkan kalau Andre sangat layak menjadi Menteri.

“Terima kasih Pak Ketua DPD yang telah memberikan dukungan penuh pada NA-IC dan juga calon di Kabupaten/Kota se-Sumbar,” katanya yang menerima lembaran B1 KWK untuk mendaftar ke KPU Sumbar 6 September 2020.

NA bertekad akan menaikkan derajat 125 nagari yang masih tertinggal di Sumbar. 
Selain itu, juga akan membuat komitmen Bupati/Wako menyelesaikan hal itu.

“Kita akan membangun SDM bersama-sama. Fokus selesaikan nagari tertinggal. Kesehatan, pendidikan dan recovery ekonomi karena Covid-19. Termasuk 400 tower yang dibutuhkan untuk kelancaran belajar online,” jelas Nasrul Abit. (*)

INFO NUSANTARA PERSADA


 
Top