Ilustrasi (istimewa)
INFONUSANTARA.NET -- Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyebut kerja sama pemerintah dan beberapa perusahaan luar untuk vaksin covid-19 berjalan lancar.

Bahkan, ia mengklaim pemerintah telah menandatangani kesepakatan dan memberikan bayaran pada mereka.

Pembayaran dilakukan untuk biaya vaksin corona. Namun, Luhut tak merinci berapa besar pembayaran tersebut.

"Saya kira sudah jalan, sudah tanda tangan juga kontraknya. Sudah dibayar malah sebagian, saya pikir ga ada masalah, justru pingin lihat biar lebih cepat diterima dan lebih lebih banyak," kta Luhut lewat konferensi press terkait penanganan covid-19 di 8 Provinsi Indonesia, Jum'at (18/9).

Di kesempatan terpisah, ia menyebut bahwa pemerintah menargetkan 50 juta vaksin covid-19 bisa masuk ke Indonesia pada akhir 2020.

Sejauh ini, pemerintah baru mendapatkan jatah vaksin sebanyak 30 juta vaksin pada kuartal IV 2020. Sebanyak 10 juta di antaranya berasal dari perusahaan asal Uni Emirat Arab (UEA), G42 Healthcare Al Holding Rsc Ltd.

"Vaksin itu kami akan dapat kira-kira 30 juta vaksin dan kami coba sampai ke 50 juta," ucap Luhut dalam acara Sarasehan Virtual 100 Ekonom yang ditayangkan langsung CNBC Indonesia, Selasa (15/9).

Ia bilang pihaknya akan menghubungi Menteri Energi dan Industri UEA Suhail Al Mazrouei untuk menambah pasokan vaksin ke Indonesia. Namun, Luhut tak menjelaskan lebih lanjut mengenai perkiraan masuknya tambahan vaksin virus corona.

"Sore saya mau bicara sama Menteri Suhail minta tambahan 20 juta vaksin lagi untuk masuk ke sini," tutur Luhut.

Jika target ketersediaan vaksin tercapai, Luhut optimistis penanganan pandemi virus corona akan lebih baik. Terlebih, ia mengklaim tingkat penyembuhan pasien yang terpapar virus corona cukup baik, yakni 71 persen.

"Tapi pada Maret, April, Mei 2020 kami alami posisi kurang baik karena belum familiar dengan itu, tapi berjalannya waktu semakin paham bagaimana cara bereaksi dengan ini," tutur Luhut dillansir dari CNN Indonesia

INFO NUSANTARA PERSADA

 
Top