June 2020


Infonusantara.net
PADANG - Wali Kota Padang H.Mahyeldi Ansharullah membagikan sebanyak 200 keranjang belanja hasil daur ulang untuk pembeli di Pasar Alai Padang, Selasa (30/6/2020). 

Hadir mendampingi Wali Kota Mahyeldi, Kepala Dinas Perdagangan Andree Algamar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mairizon dan Camat Padang Utara Fajar Sukma.

Mahyeldi mengatakan, pembagian keranjang belanja hasil daur ulang dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi dan mengendalikan limbah sampah plastik di Kota Padang. Disamping itu, untuk semakin mempertegas Peraturan Wali Kota Padang Nomor 36 Tahun 2018 tentang Pengendalian Penggunaan Kantong Plastik.

"Semoga dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini akan mampu mengurangi limbah sampah plastik yang ada di Kota Padang. Sehingga akan hadir lingkungan yang lebih bersih, nyaman dan lebih aman bagi warga Kota Padang," tukuknya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang Mairizon mengatakan, total keseluruhan keranjang daur ulang yang dibagikan sebanyak 1.465 keranjang. 400 keranjang untuk pembeli di Pasar Raya Padang, 200 keranjang di Pasar Alai dan 750 untuk pasar  lainnya di Kota Padang.

"Alhmdulillah, 400 keranjang untuk pembeli di Pasar Raya Padang sudah selesai kita bagikan, 200 keranjang untuk pasar alai yang sudah dibagikan hari ini, kemudian 750 lagi akan kita lanjutkan pembagiannya pada pasar Raya Lubuk Buaya, Pasar Ulak Karang, Pasar Banda Buat dan Pasar Belimbing," ungkapnya.

Mairizon menambahkan, sebanyak 1.465 keranjang yang dibagikan tersebut merupakan hasil produksi dari 10 Bank Sampah Kota Padang yang dibeli oleh CSR perusahaan. 

"PT Pelindo II Cabang Teluk Bayur membeli sebanyak 1.185 keranjang senilai Rp. 59.250.000, Bank Nagari Cabang Utama sebanyak 180 keranjang dengan nilai Rp. 9 juta, dan Transmart Padang sebanyak 100 keranjang dengan nila Rp.5 juta," sebutnya.

Setelah pembagian keranjang di Pasar Tradisional ini, nantinya juga dilaksanakan pembagian tas guna ulang didepan  mall/swalayan/minimarket. "Untuk itu sudah ada sponsor dari Basko Grand Mall yang siap memberikan tas gunas ulang secara gratis senilai Rp.6.500.000. Dengan adanya upaya-upaya ini kita tentunya berharap perhatian terhadap pengelolaan sampah di Kota Padang tidak pernah berhenti sehingga akan terwujud Kota Padang yang bersih dan nyaman," pungkasnya. (Muliadi)


Infonusantara.net
PADANG - Sosok Pemimpin yang dirindu masyarakat dan selalu peduli serta cepat tanggap dalam keadaan genting sekalipun. Cerminan kepribadian tersebut masih melekat dihati sosok Sang Inspirasi Dr. Fauzi Bahar, M. Si.

Fauzi Bahar mengatakan, kepemimpinan adalah sesuatu yang muncul dari dalam dan merupakan panggilan hati seseorang yang ikhlas mewakafkan dirinya menjadi pemimpin sesungguhnya.

"Seorang pemimpin haruslah memiliki perasaan, keutuhan jiwa dan kemampuan intelektual. Akan tetapi modal yang dimiliki oleh seorang pemimpin tidak hanya intektualitas saja, akan tetapi harus didukung oleh kecerdasan emosional, komitmen pribadi, merakyat dan integritas dalam mengatasi berbagai tantangan. Bersedia berada di tengah masyarakat dalam kondisi apapun," sebut Fauzi Bahar.

Adapun kegagalan yang terkadang dialami seorang pemimpin, karena secara emosional ia tidak mau atau tidak dapat memahami dirinya sendiri dan orang lain. Sehingga keputusan yang diambil bukanlah untuk mempertimbangkan banyak hal. Melainkan cenderung egois, berorientasi pada kepentingan pribadi atau golongannya saja, sehingga mengakibatkan kekecewaan pada rakyatnya. 

"Ujian merupakan rahmat dan menjadi sarana pahala, tentunya bagi mereka yang sabar. Begitu juga dalam menjalankan roda pemerintahan. Kesabaran seorang pemimpin sangat diperlukan. Dan pemimpin itu harus bisa menerima masukan ataupun kritikan dari masyarakat," ujarnya.

Sebenarnya menjadi pemimpin itu, cendrung akan lebih banyak menempuh kesulitan. Namun kesulitan tersebut akan menjadi sesuatu menyenangkan bila dihadapi dengan hati yang ihklas dan bersih.

Sesulit apapun roda pemerintahan yang dihadapi jika diterima dengan hati lapang, insya Allah akan berubah menjadi sesuatu yang mudah. Sebaliknya, semudah apapun persoalan nan di hadapi jika diterima dengan hati yang sempit, maka akan berubah menjadi beban nan berat.

Hidup tidak boleh mengeluh, namun sampaikanlah keluh kesah itu kepada Allah SWT. Semakin sering kita menyampaikannya, maka akan semakin cepat kemudahan yang kita dapati.Jangan lalai dengan persoalan kehidupan. Sebab, yang kekal dan abadi nanti setelah ini. Makanya, selalulah berbuat baik dan tetap ingat dengan Yang Maha Kuasa.

” Sesulit apapun hidup dan kehidupan, jalani saja dan shalat jangan pernah ditinggalkan. Tetap utamakan dan selalulah kerjakan shalat,” tegas Pengagas Pesantren Ramadhan ini.

“Fastabiqul Khairat” Berlomba-lombalah dalam kebaikan, Menang dan kalah bukanlah tujuan. Tapi keridhaan dan keberkahan, sebab inilah yang menjadi harapan.

Berbagilah untuk kesejahteraan rakyat. Dengan berbagi, tidak lah akan mengurangi peran kita dalam memimpin. Jangan jadikan rakyat sebagai objek kepentingan pribadi, tapi jadikanlah pribadi sebagai objek untuk kepentingan rakyat dan jangan pula berbuat kebaikan hanya untuk kekuasaan, tapi jadikanlah kekuasaan untuk berbuat kebaikan.


"Menjadi pemimpin berbagi, tidak akan mengurangi kekayaan. Menjadi pemimpin amanah, tidak akan mengurangi kebahagian. Menjadi pemimpin jujur, tidak akan mempersulit kehidupan. Menjadi pemimpin merakyat, tidak akan mengurangi kewibawaan," ungkapnya.

Satu hal yang harus disadari ungkap Fauzi , bahwa salah satu tugas utama pemimpin adalah menata baik ahklak generasi penerus bangsa ini.(Inf)

INFO NUSANTARA PERSADA






Infonusantara.net
PADANG - Ikatan pencak silat Indonesia (IPSI) Kota Padang bekerjasama dengan Kodim 0312 Padang mengadakan festival pencak silat tradisional penyelenggaraan kegiatan komsos kreatif semester I TA.2020 di wilayah Kodim 0312 Padang, 28 sampai dengan 29 Juni 2020. Bertempat di Medan Nan Bapaneh Kantor KAN Pauh IX Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Minggu (28/06/2020) Pagi.

Pada tahun 2020 dengan tema "Pencak Silat Warisan Budaya Nusantara dan Warisan Dunia"

Dalam sambutannya, Ketua Ikatan pencak silat Indonesia (IPSI) Kota Padang, Zulhardi Z Latif, SH, MM mengatakan, sebenarnya agenda ini sudah lama mau diadakan. Namun, mewabahnya pandemi virus corona ini terpaksa di undur. Lanjutnya, Alhamdulillah, atas kerjasama dan komunikasi yang intens dengan Kodim 0312 Padang.

”Pencak silat ini sebagai warisan budaya kepada generasi muda. Selain itu, juga sudah menjadi warisan dunia. Makanya, generasi milenial ini mesti kita tanamkan arti dan makna sebuah kebudayaan khususnya silat,” pungkas Zulhardi yang akrab disapa Buya.

Lebih jauh di jelaskan Anggota DPRD Padang ini, selain sebagai nilai seni dan budaya kearifan lokal, silat ini juga menjauhkan generasi muda dari persoalan kenakalan remaja. Disamping itu, generasi muda sebagai estafet pewaris budaya dan pembangun bangsa, tutur Buya yang juga sekretaris Golkar Padang.

Ditambahkan oleh Ketua Pelaksana, Erman Jamal, ST festival pencak silat tradisional penyelenggaraan kegiatan komsos kreatif semester I TA.2020 di wilayah Kodim 0312 Padang, 28 sampai dengan 29 Juni 2020. Bertempat di Medan Nan Bapaneh Kantor KAN Pauh IX Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Erman Jamal yang juga sekretaris FKAN Pauh IX ini, Panitia mengundang 10 sasaran yang ada. Kemudian, kita perlombaan nilai- seni (jurus) nya saja. Ada yang perorangan, berpasangan dan ada penampilan pergroup. Nah, nanti bagi pemenang diberikan kepadanya tropi dan sertifikat, terang Wakil Ketua IPSI Padang Bidang organisasi.

”Nantinya, para pemuncak otomatis mewakili Kodim Padang ditingkat Propinsi (Korem). Jikapun menang, maka akan berlaga di Medan untuk di utus ke Pusat. Semoga IPSI Kota Padang bisa mewakili Sumbar nantinya,” harap Erman Jamal.

Sementara itu, Ketua DPD LPM Kota Padang, yang juga Ketua MPA KAN Pauh IX, Irwan Basir Dt. Rajo Alam, SH, MM menyampaikan, kita apresiasi kepada IPSI Padang dan Kodim 0312 Padang atas aplikasi terselenggaranya festival pencak silat tradisional ini. Kegiatan ini merupakan aura positif yang melahirkan embrio baru dan gairah bagi dunia persilatan di Pauh IX ini.

” Tanpa adanya festifal ini, guru-guru tuo dan guru kako pandeka yang telah memberikan kontribusi serta pembinaan disasaran, maka tidak akan ada gairahnya dan perkembangan ilmunya,” tegas Datuk Irwan Basir yang juga Ketua MPA Pauh IX Kuranji.

Maka dari itu, lanjut Ninik Mamak suku Jambak ini mari jadikan momentum membuat suatu utusan pada generasi berikutnya, bahwa pentingnya memperkokoh adat dan nilai budaya kepada generasi muda sebagai pemersatu dan keutuhan berbangsa bernegara, ajak Irwan Basir.

” InsyaAllah, dengan adanya festifal pencak silat tradisional ini, akan melahirkan generasi yang sangat ditunggu untuk berkompetisi ditingkat level apapun dan semoga IPSI secara organisasi dapat menjalankan program sesuai dengan tupoksinya,” ujarnya Ketua DPD Kota Padang.

Saat pembukaan turut hadir Ketua DPD LPM Kota Padang sekaligus Ketua MPA KAN Pauh IX Irwan Basir Dt. Rajo Alam, SH, MM, Kodim 0312 Padang yang diwakili oleh Pasinter Kapten. Ifanteri Ikhlas Kodim 0312 Padang sekaligus membuka even tersebut.

Kemudian, Ketua Karang Taruna Kota Padang Yaldi Chaniago dan Zulhardi Z Latif, SH, MM Ketua IPSI Kota Padang beserta jajaran pengurus lainnya.(rls)

INFO NUSANTARA PERSADA


Infonusantara.net
SUMBAR - Sebanyak 1.500 Baju Hazmat dan 14.500 Masker dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Sukarnoputri Puti Reno Nilam disebar ke-127 Puskesmas dan 10 rumah sakit yang ada di 8 kabupaten/kota di Sumbar, sepekan terakhir.

“Bantuan baju hazmat dan masker dari Presiden RI kelima, Ibu Megawati Sukarnoputri ini, merupakan implementasi pengamalan spirit Pancasila dan jiwa gotong royong kader PDI Perjuangan. Total bantuan Ibu di bulan ini untuk Sumbar, sebanyak 1.700 APD dan 31.800 masker,” ungkap Ketua PDI Perjuangan Sumbar, Alex Indra Lukman melalui keterangan tertulis, Minggu (28/6/2020).  

Dikatakan Alex, seluruh kader partai bergotong royong melaksanakan berbagai program kepedulian sejak wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid19) melanda berbagai daerah di Sumbar.  

Seperti, donasi nasi bungkus untuk keperluan berbuka pada puasa Ramadhan 1441 H lalu, bantuan baju hazmat dan masker serta keperluan paramedis lainnya dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid19.  

Seluruh aktivitas itu, dilakukan kader PDI Perjuangan dengan terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat.  

“Di masa kenormalan baru (new normal) ini, kader PDI Perjuangan terus berjibaku demi memberikan rasa aman bagi paramedis yang bertugas di garda terdepan dalam memberantas penyebaran Covid19. Ini merupakan bakti kita sebagai partai politik pada rakyat. Kita tak hanya membersamai rakyat jelang pemungutan suara saja,” tegasnya.   

Penyaluran baju hazmat dan masker ini, terang Alex, jadi tanggung jawab dewan pengurus cabang (DPC) PDI Perjuangan. Titik distribusi, Puskesmas serta rumah sakit yang ada di wilayahnya.  

Untuk Solsel dibagikan pada 10 puskemas dan 1 rumah sakit, Kota Solok (4 puskesmas dan 1 rumah sakit), Kabupaten Solok (14 puskesmas, 1 rumah sakit), Kota Sawahlunto (6 puskesmas, 1 rumah sakit), Pasbar (20 puskesmas, 1 rumah sakit).  

Kemudian, Tanahdatar (23 puskesmas, 1 rumah sakit), Pesisir Selatan (27 puskesmas, 1 rumah sakit) dan Kota Padang (23 puskesmas dan 3 rumah sakit). 

Tegak Lurus 


Ditegaskan Alex, kader PDI Perjuangan di semua tingkatan kepengurusan, akan selalu tegak lurus dengan perintah Ibu Megawati Sukarnoputri, walau ada pihak-pihak yang terus memprovokasi.  

“Insiden pembakaran bendera PDI Perjuangan saat aksi unjuk rasa penolakan atas RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di Gedung DPR RI, Rabu (25/6/2020) lalu, tak akan menghentikan langkah kader untuk selalu bersama-sama rakyat terlebih di masa wabah corona ini," tegas Alex. 

“Walau masih dalam situasi pandemi Covid19, Bulan Bung Karno yang jatuh pada 1 Juni ini akan terus dihiasi dengan berbagai kegiatan bakti sosial, baik oleh pengurus di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota atau kader secara pribadi-pribadi,” tambah Alex.  

Dikatakan Alex, PDI Perjuangan memiliki sejarah panjang dalam memerjuangkan hak demokrasi rakyat, meskipun membawa konsekwensi dikuyo-kuyo, dipecah belah dan puncaknya penyerangan kantor partai pada 27 Juli 1996. 

Peristiwa ini kemudian dikenal dengan istilah Kudatuli (akronim dari Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli) atau Peristiwa Sabtu Kelabu (karena memang kejadian tersebut terjadi pada hari Sabtu) yang akhirnya melahirkan partai baru, PDI Perjuangan.  

“Kader PDI Perjuangan akan terus memperkuat persatuan dengan rakyat, karena rakyat lah cakrawati partai. Ini telah diperintahan Ibu Ketum dalam perintah hariannya yang diterbitkan dalam surat bertarikh 25 Juni 2020,” ungkap Alex.

Surat yang ditujukan pada seluruh kader tersebut menekankan bahwa PDI Perjuangan tidak pernah memiliki keinginan untuk memecah belah bangsa. Sebab, kader PDI Perjuangan adalah pengikut Bung Karno yang menempatkan Pancasila sebagai suluh perjuangan. (relis)

INFO NUSANTARA PERSADA

Salam komando, Fauzi Bahar (kiri) bersama hr1 salah seorang wartawan di Kota Padang(kanan) (ist)
Infonusantara.net
PADANG - Sosok Pemimpin yang dirindu masyarakat dan selalu peduli serta cepat tanggap dalam keadaan genting sekalipun. Cerminan kepribadian tersebut masih melekat dihati sosok Sang Inspirasi Dr. Fauzi Bahar, M. Si.

Hal itu dibuktikan oleh Fauzi Bahar, saat coffe morning bersama awak media online maupun cetak, dikediaman beliau Komplek Gunung Panggilun, Minggu (28/6/2020).

Dalam bincang- bincang ringan Fauzi Bahar sampaikan, hidup didunia hanya sementara. Jangan lalai dengan persoalan kehidupan. Sebab, yang kekal dan abadi nanti setelah ini. Makanya, selalulah berbuat baik dan tetap ingat dengan tuhan.

” Sesulit apapun hidup dan kehidupan, jalani saja dan shalat jangan pernah ditinggalkan. Tetap utamakan dan selalulah kerjakan shalat,” tegas Pengagas Pesantren Ramadhan ini di hadapan awak media.

"Ditambahkan Walikota Padang dua periode ini lagi, yang lebih utama dan besar pahalanya ketika kita melaksanakan shalat secara berjamaah. Banyak disana Allah SWT memberikan pahala. Selain itu, saling mengingatkan, memberi dan peduli itulah kebikan yang hakiki, "ujar pencetus Asmaul Husna dengan serius.

Fauzi Bahar menyatakan siap maju membangun Sumbar dengan kebersamaan yang konon kabarnya akan berpasangan dengan Ir. Mulyadi, siap bahu membahu dan mewakafkan dirinya untuk berdedikasi demi demi kemajuan dan kemakmuran masyarakat Sumbar. (hr1/Inf)

INFO NUSANTARA PERSADA


Infonusantara.net
Pengamat politik sekaligus peneliti Indonesian Public Institute Karyono Wibowo menilai, respons Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam menyikapi aksi pembakaran bendera Rabu 24 Juni 2020 kemarin, sudah tepat karena sudah menempuh jalur hukum.

Dia menuturkan, itu pilihan terbaik bagi PDIP dalam menyikapi aksi pembakaran bendera daripada membalas dengan aksi jalanan.

Sebagai partai yang sudah malang melintang dalam pergulatan politik nasional, sudah tentu berpengalaman dalam menghadapi tantangan.

"PDIP sudah teruji mampu melewati tantangan yang lebih berat saat menghadapi tekanan rezim orde baru. Berangkat dari pengalaman itu tentu semakin mendewasakan PDIP dalam menghadapi setiap gejolak yang datang," kata Karyono, Sabtu,  27 Juni 2020.

Dengan mengambil langkah hukum, menurutnya PDIP sudah mencium ada yang mencoba memprovokasi dengan umat Islam, yang memanfaatkan isu penolakan RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang diframing secara sistematis. 

Sehingga sudah bijak yang dilakukan partai berlambang banteng bermoncong putih itu.

"Apalagi, di tengah situasi pandemi covid-19 ini sangat sensitif untuk memicu kondisi chaos. Dampak pandemi ini telah meningkatkan kerawanan sosial. Karenanya, diperlukan ekstra kewaspadaan terhadap pelbagai potensi yang dapat memicu konflik," ungkap Karyono.

"Situasi pandemi ini seperti padang ilalang di musim kemarau yang mudah terbakar. Indikasi adanya pihak-pihak yang menginginkan kondisi chaos telah terbukti dengan adanya provokasi yang dilakukan kelompok anarko dan sejumlah aksi teror yang terjadi selama pandemi," lanjut dia.

Karyono pun menilai bahwa isu komunis yang dipakai menyudutkan PDIP, merupakan propaganda usang dan terbukti gagal.

"Justru semakin membesarkan PDIP. Terbukti selama pemilu pasca reformasi, partai ini 3 kali menang pemilu legislatif, 3 kali menduduki jabatan presiden, dan 1 kali menduduki wakil presiden," tuturnya.

Karena itu, dia menyarankan, para lawan PDIP harusnya membuat strategi baru yang lebih terukur, tepat sasaran."Sehingga bisa efektif dalam menundukkan banteng moncong putih," pungkasnya.

Sumber: Merdeka.com

INFO NUSANTARA PERSADA



Ring Bun by Arina hadir di Kota Padang dengan inovasi baru pembuatan roti. Walau masih baru dalam produksi rumahan, perkembangan penjualannya cukup bagus dan menjanjikan.

"Kami memproduksi berdasarkan pesanan, fresh from the oven," ungkap Arina Zulfiany, owner Ring Bun by Arina.

Bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan kue di Ring Bun by Arina menggunakan bahan-bahan berkualitas dan dijamin tidak memakai bahan pengawet dan tanpa pemanis buatan, tanpa bahan-bahan kimia umum. Insyaallah sehat.

Ring Bun by Arina baru sepuluh hari buka di Kota Padang. Alhamdulillah sudah banyak peminatnya.

Saat ini tersedia roti asin dengan rasa Cheesy Garlic Butter, Spicy Sausage dan Cheddar Cheese. Selain itu juga ada roti manis rasa Choco Honeycomb, Chocolate, Tiramisu, Kismis, Srikaya dan Stroberi.Semua rasa manis kita lumer kecuali yang kismis. 

Dengan harga terjangkau Rp30.000/ loyang. Order 10 gratis 1 loyang. Juga melayani Reseller

"Silahkan pesan sekarang juga. Pemesanan dapat dilakukan melalui Hp/Wa :08972518557 / 085216586986. Melayani pesanan yang kami kirim melalui go send,"  

Nantikan Program Promo Salam Kenal Ring Bun periode Juli 2020. Ajak 10 orang teman dapatkan gratis 1 loyang. Siap diantar ke alamat. Harga di luar ongkos kirim.

Ring Bun by Arina

"Coba Dulu Kapan Saja Bisa" (Fresh From The Oven Ring Bun by Arina)

Ini baru roti yang beda, lembut dahsyat, tanpa bahan pengawet dan tanpa pemanis buatan, tanpa bahan-bahan kimia umum. Insyaallah sehat.

Nikmati setiap gigitan sensasional roti asin rasa Cheesy Garlic Butter, Spicy Sausage dan Cheddar Cheese ,roti manis rasa Choco Honeycomb, Chocolate, Tiramisu, Kismis, Srikaya dan Stroberi, cita rasa berkualitas ,fresh from the oven Ring Bun by Arina.

"Mulai hari dengan yang fresh, be ready go with fresh from the oven Ring Bun by Arina, fresh tanpa pengawet, nggak bikin worry, enak dinikmati kapan saja". 

INFO NUSANTARA PERSADA

Puluhan WNA etnis Rohingya diturunkan warga dari kapal. Foto (Indris bendung/rakyat aceh)
Infonusantara.net
Aceh - Aksi puluhan warga Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, Aceh, yang nekat menarik kapal motor yang diketahui ditumpangi 94 imigran Rohingya, Kamis (25/6) lalu menuai pujian. 

Rakyat Aceh melansir, kapal tersebut sempat tertahan karena tak diperbolehkan mendarat oleh petugas keamanan setempat. Warga mendesak imigran etnis Rohingya supaya segera diturunkan ke daratan.

Kapal imigran yang konon dalam kondisi rusak itu awalnya tidak diizinkan oleh aparat keamanan berada dekat di bibir pantai. Posisi kapal dalam radius sekitar 800 meter dari pantai.

Tindakan masyarakat Aceh ini yang menarik kapal tersebut mendapat apresiasi dari netizen hingga tokoh politik tanah air. 

Salah satunya dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). "Apresiasi kepada masyarakat Aceh, yang membantu hampir 100 pengungsi Rohingya yang terdampar di perairan Sumatera, karena kapalnya rusak. Sekitar 30 orang adalah anak-anak. Inilah adalah wujud spontanitas bantuan kemanusiaan," cuit @AgusYudhoyono, Sabtu (27/6).

Hingga siang ini, Aceh masuk deretan trending topik Twitter di Indonesia, dan berbagai video maupun foto penyelamatan pengungsi Rohingya pun bertebaran di media sosial itu.

Sumber: Rakyat Aceh jpnn.com

INFO NUSANTARA PERSADA

Ketua PDI Perjuangan Sumbar
Alex Indra Lukman
“Setiap kader PDI Perjuangan harus terus merapatkan barisan. Tempuh lah jalan hukum, perkuat persatuan dengan rakyat karena rakyat lah cakrawati partai,” 

Infonusantara.net
PADANG - Ketua PDI Perjuangan Sumbar, Alex Indra Lukman memastikan, kader partai berlambangkan banteng moncong putih ini, akan selalu tegak lurus terhadap perintah Ibu Ketua Umum, Megawati Sukarnoputri.  

“Ibu Ketua Umum menegaskan, PDI Perjuangan tidak pernah memiliki keinginan untuk memecah belah bangsa. Sebab, kader PDI Perjuangan adalah pengikut Bung Karno yang menempatkan Pancasila sebagai suluh perjuangan. Seluruh kader, tegak lurus dengan perintah Ibu Ketum ini,” tegas Alex Indra Lukman melalui pernyataan tertulis, Sabtu (27/6/2020). 

Pernyataan ini disampaikan Alex, merujuk Perintah Harian Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Sukarnoputri. Surat bertarikh 25 Juni 2020 ini diterbitkan, menyikapi insiden pembakaran bendera PDI Perjuangan dalam aksi unjuk rasa penolakan atas RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di Gedung DPR RI, Rabu (25/6/2020).  

Kader PDI Perjuangan, terang Alex, telah diperintahkan Ibu Ketua Umum untuk tetap dan selalu menempuh jalan hukum. “PDI Perjuangan akan terus mengobarkan elan perjuangan bagi dedikasi partai untuk rakyat, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya. 

Dikatakan Alex dengan mengutip surat Ibu Ketum, PDI Perjuangan adalah partai yang sah dan dibangun melalui sejarah panjang serta berakar kuat pada sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, melalui Partai Nasional Indonesia yang didirikan Bung Karno pada 4 Juli 1927.  

Selain itu, PDI Perjuangan juga memiliki sejarah panjang dalam memerjuangkan hak demokrasi rakyat, meskipun membawa konsekwensi dikuyo-kuyo, dipecah belah dan puncaknya penyerangan kantor partai pada 27 Juli 1996.  

“Setiap kader PDI Perjuangan harus terus merapatkan barisan. Tempuh lah jalan hukum, perkuat persatuan dengan rakyat karena rakyat lah cakrawati partai,” ungkap Alex mengutip perintah dalam surat yang ditujukan pada seluruh kader tersebut. 

“Sekali merdeka tetap merdeka! Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Bendera selalu tegak. Seluruh kader siap menjaganya.” (relis)

INFO NUSANTARA PERSADA

Infonusantara.net
PADANG – Terjadinya wabah Covid-19 yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya, menunjukkan, bahwa aparatur pemerintah harus siap melakukan penyelenggaraan negara dalam kondisi apapun. “Pengabdian kepada masyarakat tidak saja dilakukan dalam kondisi yang menyenangkan saja, akan tetapi dalam kondisi sulit sekalipun harus tetap dilakukan”, ulas Wali Kota Padang Mahyeldi pada Camat dan Lurah pada acara Evaluasi Kongsi Covid-19 dan Persiapan Pool Test se-Kota Padang di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Air Pacah, Jumat (26/6/2020).

Lebih lanjut dijelaskan, upaya pemutusan mata rantai Covid-19 di Kota Padang terus dilakukan. Termasuk pembentukan Kongsi Covid-19 di kelurahan sebagai wadah edukasi masyarakat terkait Covid-19, kesehatan, kepedulian sosial, dan menumbuhkan semangat gotong royong.

“Saya sebagai Wali Kota Padang mengucapkan terimakasih atas kerja keras kita selama ini dalam penanganan Covid-19. Begitu juga, ucapan terimakasih kepada RT/RW dalam pendataan dan penyaluran bantuan. Serta pihak-pihak lain yang ikut berperan aktif dalam penanganan Covid-19 di Kota Padang”, ujar Mahyeldi.

Ia mengatakan, hingga hari ini, 46 kelurahan telah bebas dari kasus Covid-19, dari sebelumnya 80 kelurahan yang terjangkit. Sisa kasus konfirmasi (positif) sebanyak 90 kasus dari total 504 kasus. Dengan rincian; 42 kasus masih dirawat, 22 kasus isolasi mandiri dan 26 kasus dikarantina.

“Adanya penurun kasus dan meningkatnya angka kesembuhan tidak terlepas dari upaya yang dilakukan selama ini. Dan upaya tersebut harus terus dilakukan dan dikembangkan. Untuk itulah peran Kongsi Covid-19 ini kita maksimalkan dalam mengkampanyekan protokol kesehatan. Begitu juga, dengan akan dilaksanakannya poll test Covid-19”, ulasnya lagi.(hms)

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan
Megawati Soekarnoputri
Infonusantara.net
Nasional - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengeluarkan surat perintah harian kepada kadernya di seluruh Indonesia. Surat ini dikeluarkan Megawati sehari setelah pembakaran bendera PDIP oleh massa demo di depan gedung DPR kemarin.

"Ya benar ibu ketua umum mengeluarkan surat perintah harian," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, dilansir dari detik.com, Kamis, 25 Juni 2020.

Surat ini ditandatangani langsung Megawati. Isinya adalah meminta kader PDIP seluruh Indonesia siap siaga, namun mengedepankan proses hukum atas kasus tersebut.

Hasto Kristiyanto menegaskan sejak awal PDI Perjuangan selalu mengedepankan dialog dan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa.

"Bung Karno selalu mendambakan dan memperjuangkan persatuan dan kesatuan bangsa, demikian halnya kami. Semua persoalan bisa diselesaikan dengan musyawarah, " kata Hasto.

Untuk diketahui, PDIP akan menempuh jalur hukum terkait pembakaran bendera mereka. DPC PDIP Jakarta Timur bahkan hari ini menggelar long march ke Polres Jaktim untuk menuntut pengusutan pembakaran dalam demo yang digelar PA 212 dan kawan-kawan.

"PDI Perjuangan dengan tegas menempuh jalan hukum," ujar Hasto Kristiyanto sebelumnya.

Sementara itu, PA 212 mengaku akan mengusut pelaku pembakaran. Juru bicara PA 212, Haikal Hassan, mengaku sama sekali tak melihat aksi pembakaran bendera PDIP tersebut.

"Lagi diusut juga. Takutnya ada penyusup yang suka adu domba," ujar Haikal ketika dimintai konfirmasi, Kamis, 25 Juni 2020.

Berikut ini isi lengkap surat perintah Ketua Umum DPP PDIP tersebut:

SURAT PERINTAH HARIAN
KETUA UMUM PDI PERJUANGAN

Merdeka!!!

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan adalah partai yang sah dan dibangun melalui sejarah panjang serta berakar kuat pada sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, melalui Partai Nasional Indonesia yang didirikan oleh Bung Karno pada tanggal 4 Juli 1927.

PDI Perjuangan juga memiliki sejarah panjang di dalam memperjuangkan hak demokrasi rakyat, meskipun membawa konsekuensi dikuyo-kuyo, dipecah belah, dan puncaknya penyerangan kantor partai pada tanggal 27 Juli 1996.

Meskipun demikian dalam perjalanannya, PDI Perjuangan tetap dan selalu akan menempuh jalan hukum. PDI Perjuangan akan terus mengobarkan elan perjuangan bagi dedikasi partai untuk rakyat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Atas dasar hal tersebut, sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan saya tegaskan bahwa PDI Perjuangan tidak pernah memiliki keinginan untuk memecah belah bangsa sebab kita adalah pengikut Bung Karno yang menempatkan Pancasila sebagai suluh perjuangan bangsa.

Terus rapatkan barisan!
Tempuhlah jalan hukum, perkuat persatuan dengan rakyat,karena rakyatlah cakrawati Partai.

Sekali Merdeka Tetap Merdeka!
Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh!
Bendera selalu tegak!! Seluruh kader siap menjaganya!!!.(*)

INFO NUSANTARA PERSADA





Infonusantara.net
PADANG - Telah terbentuknya Badan Musyawarah Pembangunan Nagari (BMPN) Nagari Pauh IX Kuranji tentunya diharapkan bisa dijadikan sebagai wadah untuk menyambung kembali hubungan silaturrahmi antara jajaran Pauh IX Kuranji serta seluruh masyarakat yang ada di Pauh IX Kuranji termasuk tokoh - tokoh Pauh IX Kuranji yang ada di perantauan

Sehingga ke depannya bisa lebih mendorong banyak kemajuan bagi daerah dan masyarakat Pauh IX Kuranji. Hal ini diungkap Ketua Majelis Pertimbangan Adat Kerapatan Adat Nagari (MPA KAN) Pauh IX, Irwan Basir Dt. Rajo Alam, Kamis (25/6)

Irwan Basir Dt. Rajo Alam berharap agar Badan Musyawarah Pembangunan Nagari (BMPN) Nagari Pauh IX Kuranji nantinya juga bisa mendata seluruh potensi yang ada di daerah ini, termasuk diantaranya mendata potensi tokoh – tokoh yang ada di ranah ataupun di perantauan.

Karena bagaimanapun andil dan peran dari tokoh perantauan juga sangat besar perannya dalam memajukan kampung halaman selama ini.

Dia juga berharap kehadiran BMPN Nagari Pauh IX Kuranji bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebagai awal atau titik tolak untuk bisa berkiprah lebih baik lagi guna untuk kemajuan pembangunan nagari.

Disamping itu kata Irwan Basir ,seperti diketahui masih cukup banyak yang harus kita selesaikan melalui BMPN Nagari Pauh IX Kuranji, termasuk diantaranya di daerah kita juga masih ada daerah tertinggal.

"Makanya hal inilah yang perlu kita entaskan secara bersama-sama ke depannya, termasuk tentunya melalui dukungan penuh dari jajaran Pauh IX dan Pemerintah Daerah nantinya,” ujar Irwan Basir.

"Kita berharap dukungan semua pihak, baik masyarakat yang ada di ranah ataupun di rantau. Bagaimanapun kepercayaan yang diberikan ini jelas sangat berat sekali, untuk itu kita tentunya perlu saciok bak ayam sadanciang bak basi. Sehingga apapun yang akan kita rencanakan ke depannya akan bisa terlaksana dengan baik,” pungkasnya.

Kehadiran wadah BMPN Nagari Pauh IX Kuranji ungkap Irwan Basir ,bisa dijadikan sebagai solusi bersama untuk mencarikan berbagai permasalahan yang terjadi. Demikian pula halnya untuk menggali berbagai Ide – ide dan gagasan yang bertujuan untuk kemajuan masyarakat dan nagari yang ada di Pauh IX Kuranji.(Inf)

INFO NUSANTARA PERSADA

Infonusantara.net
PADANG - Wali Kota Padang Mahyeldi menyambut baik dan memberikan apresiasi atas dilakukannya pelepasan bibit ikan garing sebanyak 20.000 ekor yang dipusatkan di Bandar Ikan Larangan aliran Sungai Batang Jirek di Komplek Pagambiran Permai, Kelurahan Pagambiran Ampalu, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg).

Pelepasan bibit ikan garing bantuan dari DKP Padang tersebut, dilakukan  wali kota didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Guswardi, Camat Lubeg Wilman Muchtar serta Ketua RW/RT dan tokoh masyarakat setempat, Kamis (25/6/2020) pagi.

"Alhamdulillah, ini juga bahagian program kita di Pemerintah Kota Padang bagaimana sungai-sungai yang ada di Kota Padang termanfaatkan dan dikembangkan secara baik.   Apalagi saat ini beberapa titik sungai juga dikembangkan  menjadi cek dam seperti yang ada di Koto Pulai, Kuranji dan lainnya," sebutnya.

 Maka itu ungkap wako, atas nama Pemerintah Kota Padang sangat menyambut baik dilakukannya penebaran bibit ikan garing di Kelurahan Pagambiran Ampalu kali ini.

"Banyak manfaat didapat. Di samping pembudidayaan ikan garing, juga bisa menjadi objek wisata baru bagi masyarakat setempat. Ini tentu juga bisa membantu ketersediaan kebutuhan ikan garing di Kota Padang. Sehingga juga meningkatkan perekonomian kita," ungkap Mahyeldi mengapresiasi.

Lebih lanjut orang nomor satu di Kota Padang tersebut mengatakan, pihaknya melalui DKP akan terus melakukan pembudidayaan ikan garing di beberapa titik sungai di Kota Padang. Sebagaimana lebih kurang terdapat 117 titik sungai di Kota Padang. 

"Kita berharap, Kota Padang bisa menjadi daerah penghasil ikan garing terbesar nantinya. Karena setiap pekannya juga akan ada para pembeli ikan garing," tukasnya.

Oleh karena itu imbuh Mahyeldi lagi, dengan adanya pemanfaatan sungai-sungai melalui masyarakat setempat yang juga didukung Komunitas Peduli Sungai (KPS), lurah dan camat setempat, maka tentu sungai menjadi terawat dan termanfaatkan secara baik.

" Saya rasa kegiatan budidaya ikan garing ini bisa menjadi objek wisata yang juga dapat mendorong perekonomian masyarakat setempat. Jadi ini sangat positif dan patut ditiru menurut hemat saya," ujar Mahyeldi bersemangat.(David)

Infonusantara.net
PADANG - Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Perdagangan Kota Padang menjalin sebuah perjanjian kerjasama (PKS) tentang elektronik Retribusi (e-Retribusi) dengan Bank Nagari Cabang Pasar Raya Padang. PKS  terkait pengunaan aplikasi e-retribusi tersebut dilaksanakan di Lantai IV Kantor Pusat Bank Nagari, Jalan Pemuda No. 21 Padang, Kamis (25/6/2020).

PKS ini ditandatangani oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Andree Al Gamar dan Kepala Cabang Bank Nagari Pasar Raya Eka Andria Putra, yang disaksikan langsung Wali Kota Padang Mahyeldi, Direktur Keuangan Bank Nagari M Irsyad, Perwakilan OJK Sumbar Mendi Rahmadi, Perwakilan BI Padang Imam Suryansyah, Komisaris Utama Bank Nagari Hamdani.

Wali Kota Padang Mahyeldi dalam sambutanya menjelaskan, perjanjian kerjasama ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Padang untuk meningkatkan transparasi dalam pengelolaan pendapatan daerah sekaligus memudahkan pedagang dalam membayar retribusi. 

“Kerjasama ini juga untuk menyukseskan program pemerintah pusat untuk menggalakkan gerakan non tunai, sekaligus mendukung nawacita Presiden Joko Widodo membentuk eko-sistem digital di Indonesia,” tambahnya. 

Mahyeldi mengungkapkan, dengan diluncurkan sistem pembayaran retribusi berbasis elektronik atau e-retribusi untuk para pedagang pasar raya dan pasar-pasar pembantu di Kota Padang diharapkan akan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang. 

“Akibat pandemi covid-19 pendapatan daerah Kota Padang mengalami penurunan. Oleh sebab itu, dengan adanya kerjasama ini diharapakan akan mendorong tercapainya kembali PAD di Kota Padang,” ungkapnya.  

Mahyeldi berharap, program e-retribusi ini dapat diimplementasikan diseluruh sektor perdagangan di Kota Padang. "Sehingga kedepan kegiatan perekonomian masyarakat Kota Padang dapat berjalan lebih efisien, transparan dan terukur, sehingga terwujudnya masyarakat yang sukses dan sejahtera,” tukuknya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Andree Al Gamar mengatakan, sistem pembayaran retribusi berbasis elektronik atau e-retribusi akan diterapkan bagi para pedagang Pasar Raya Padang dan pasar-pasar pembantu, diantaranya, Pasar Tanah Kongsi, Pasar Alai, Pasar Simpang Haru, Pasar Ulak Karang, Pasar Nanggalo, Pasar Banda Buek, Pasar Lubuk Buaya dan Pasar Belimbing.

“Melalui sistem e-retribusi, kita berharap administrasi retribusi sektor pasar akan semakin baik. Disamping itu juga akan menambah pendapatan asli daerah Kota Padang,” terangnya. 

Dikesempatan yang sama, Direktur Keuangan Bank Nagari M Irsyad mengucapkan terimakasih atas kepercayaan dari Pemerintah Kota Padang dalam penerapan e-retribusi ini. “Bank Nagari siap mendukung program pemerintah dalam menghimpun dan meningkatkan penerimaan retribusi melalui online. Penerapan e-retribusi ini akan mulai kita terapkan pada 1 Juli 2020,” ujarnya. 

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Endrizal, Asisten Administrasi Umum Didi Aryadi, Kepala BPKAD Budi Payan dan pimpinan OPD dilingkup Kota Padang. (Muliadi)


Foto: Drs. Wismar Panjaitan, M.Pd.

SD Negeri Tak Boleh Lakukan Pungutan, Apalagi Sampai Menahan Lapor Siswa.
Infonusantara.net 
PADANG - Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang Wismar Panjaitan menegaskan, Sekolah Dasar Negeri (SDN) tak boleh melakukan pungutan.

Hal itu disampaikannya menanggapi pengaduan warga soal pungutan di SDN, bahkan berujung pada penahanan lapor siswa.

Berbagai alasan dijadikan pihak sekolah melakukan pungutan. Misalnya saja untuk perbaikan toilet sekolah.

"SD Negeri tak boleh melakukan pungutan. Apalagi itu sampai menahan lapor siswa, ini kan sudah menyalahi aturan yang ada," katanya dilansir dari BentengSumbar.com, Rabu, 24 Juni 2020.

Sebab, kata Wismar, SDN sudah ada dana BOS dan ketentuannya tak boleh ada pungutan yang memberatkan siswa dan orang tua murid, apalagi mereka berasal dari keluarga tak mampu.

Wismar pun meminta pihak Dinas Pendidikan Kota Padang memberikan pembinaan kepada kepala SDN yang melakukan pungutan.

"Kalau kepala sekolahnya salah langkah, tentu dilakukan pembinaan. Kalau tak mau dibina, baru dikasih sanksi sesuai tingkat kesalahan," ujarnya.

Berbeda dengan sekolah swasta, jelas Wismar, mereka dibolehkan melakukan pungutan.

"Berbeda ya dengan sekolah swasta, mereka boleh melakukan pungutan," ujar politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Padang ini.(by)

INFO NUSANTARA PERSADA

Nasrul Abit - Indra Catri memperlihatkan Surat Keputusan tersebut tertanggal 26 Februari 2020 dengan nomor 02-718/Rekom/DPP-GERINDRA/2020.(ist)
Infonusantara.net
PADANG - Calon gubernur Sumbar petahana Nasrul Abit Datuk Malintang Panai resmi berpasangan dengan Indra Catri Datuk Malako Nan Putih, pada konsestasi Pilkada untuk pemilihan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat periode 2020 – 2025.

Keduanya dipastikan akan berduet dan bertarung bersama merebut hati dan kepercayaan masyarakat Ranah Minang, setelah pada Senin 22 Juni 2020. Kepastian itu setelah sepucuk surat sakti dari Dewan Pengurus Pusat Partai Gerakan Indonesia Raya atau Partai Gerindra tentang rekomendasi bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Periode 2020 – 2025 dibawa pulang dari Jakarta.

Surat Keputusan tersebut tertanggal 26 Februari 2020 dengan nomor 02-718/Rekom/DPP-GERINDRA/2020. Surat tersebut ditandatangani langsung Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto dan Sekretaris Jendral, Ahmad Muzani.

“Ini adalah amanah dari masyarakat yang diberikan kepada kami melalui partai Gerindra. Alhamdulillah, langkah dan niat baik kita semua akan diridhoi Allah. Terima kasih kepada DPP, DPD Gerindra Sumatera Barat, seluruh kader dan partisipan,”kata Nasrul Abit, Selasa (23/6).

Nasrul Abit menegaskan, Sumatera Barat unggul untuk semua, adalah visi dirinya dan Indra Catri usung. Untuk mewujudkan hal tersebut beberapa misi program unggulan pun sudah disiapkan. Sumatera Barat saat ini, membutuhkan pemimpin yang berpengalaman, selalu hadir bersama masyarakat dan, paham terhadap dinamika daerah.

“Melihat Sumatera Barat secara luas, baik dalam skala kedaerahaan, nasional maupun internasional. Kami yakin, berbekal kemampuan, pengalaman selama ini memimpin daerah serta didukung kepercayaan masyarakat. Semua yang kita inginkan akan segera kita wujudkan,”ujar Nasrul Abit.

Lebih lanjut Nasrul Abit, perjuangan telah direstui oleh partai Gerindra. Dukungan partai, sangat diperlukan untuk syarat ikut dalam Pilkada. Hal ini sesuai dengan visi partai gerindra untuk menciptakan mensejahterakan masyarakat dalam keadilan sosial.

Maka dari itu, Nasrul dan Indra Catri mengajak semua kader dan simpatisan Partai Gerindra di Sumatera Barat semakin merapatkan barisan. Agar bisa bekerja sesuai arahan DPP Partai Gerindra. Pun kepada seluruh pendukung, Nasrul berpesan agar tetap menjaga tindakan di lapangan. Setiap Langkah dan gerakan pendukung, akan menjadi perhatian semua pihak. Sehingga kepercayaan terhadap kita makin meningkat.

“Kami mengajak untuk bersama-sama membangun Sumatera Barat unggul untuk semua. Untuk itu, sangat diperlukan persatuan dan kebersamaan. Selain kader dan simpatisan, kami juga mengajak partai dan ormas bergabung dan berjalan bersama kami. Mari kita wujudkan Pilkada Badunsanak, pesta demokrasi tertib dan menjadi contoh yang baik di Indonesia. Doakan yang terbaik untuk kami,”tutup Nasrul Abit.

Diketahui, Nasrul Abit dan Indra Catri adalah merupakan dua dari banyak kader terbaik yang dimiliki oleh Partai Gerindra Sumatera Barat saat ini. Punya pengalaman menjadi birokrat dan teruji memimpin daerah serta, didukung kepercayaan masyarakat, menjadi salah satu dari sekian banyak faktor pertimbangan kenapa kemudian DPP Gerindra mengusung kedua tokoh ini.

Sepak terjang keduanya di kancah perpoilitikan Sumatera Barat, sudah tidak diragukan lagi. Memimpin dua periode menjadi Bupati Pesisir Selatan dan saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumatera Barat, menjadikan Nasrul Abit sebagai salah satu tokoh birokrat yang tak perlu lagi diragukan kredibilitasnya.

Pun dengan Indra Catri, malang melintang di birokrasi pemerintahan serta masak di dunia perpolitikan khususnya di Sumbar, membuat kenapa ia terpilih dan diberikan amanah oleh masyarakat untuk menjabat sebagai Bupati dua Periode di Kabupaten Agam.(Bdr)

Sumber: metrokini.com

INFO NUSANTARA PERSADA

Anggota Komisi I DPRD Kota Padang
Rustam Efendi
Infonusantara.net
PADANG - Anggota Komisi I DPRD Kota Padang Rustam Efendi mengimbau pengelola kafe karaoke dan tempat hiburan untuk melakukan tes swab bagi karyawan dan para pengunjung untuk memutus mata rantai penularan virus corona.

"Kita mengimbau pengelola kafe karaoke dan tempat hiburan malam melakukan itu, sehingga pengunjung merasa aman," ungkapnya, dilansir BentengSumbar.com, Rabu, 24 Juni 2020.

Dikatakannya, memutus mata rantai penyebaran Covid-19 membutuhkan kerjasama semua pihak, termasuk pengelola kafa karaoke dan tempat hiburan malam.

"Tak mungkin hanya pemerintah memutus mata rantai Covid-19, tetapi dibutuhkan kerjasama semua pihak, termasuk pengusaha dan pengelola tempat hiburan," ujarnya.

Rustam Efendi juga mengimbau Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Kota Padang untuk melakukan pengawasan di kafe karaoke dan tempat hiburan malam dalam penerapan protokol Covid-19.

Meski demikian, ia berharap Satpol PP tak hanya melakukan pengawasan, tapi juga memberikan edukasi kepada pengelola kafe karaoke dan tempat hiburan malam.

"Penindakan secara tegas baru dilakukan jika pengelola kafe karaoke dan tempat hiburan malam membandel, tak mau menerapkan protokol kesehatan Covid-19," ujarnya.

Rustam menilai, penindakan sangat mudah dilakukan bagi yang membandel, sebab soal perizinan pasti berkaitan dengan Pemerintah Kota Padang.

"Bagi yang bandel dan nakal, kan bisa disanksi, bahkan bisa saja dicabut izinnya," tegas politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.(by/Inf)

INFO NUSANTARA PERSADA

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.