May 2020



Infonusantara.net - Ketua DPD LPM Kota Padang Irwan Basir Datuk Rajo Alam, SH, MM sekaligus Ketua Penasehat BMPN Pauh IX Kuranji memotivasi warga Blok A Perumnas Belimbing Kuranji melaksanakan gotong royong membersihkan lingkungan RT. 01 sampai RT.08 di RW.08, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sabtu (30/05/2020).

Pantauan media di lapangan, atas kedatangan Irwan Basir Datuk Rajo Alam di sambut antusias warga setempat.

Dalam sambutannya Irwan Basir menyampaikan, kegiatan gotong royong ini bagian program kegiatan Lembaga Perdayaan Masyarakat (LPM), dalam memberdayakan masyarakat terutama membersihkan lingkungan khususnya di RT. 05 sampai dengan RT 08 di wilayah RW.08 Perumnas Belimbing Kelurahan Kuranji.

Kegiatan gotong royong ini semua warga harus meninggalkan status dan kasta Masing - masing, dalam menyinsingkan lengan baju untuk melalsanakan gotong royong. Sebab, warga diharapkan tidak lagi mengedepankan statusnya, tapi bagaimana membangun kebersamaan dalam suasana gotong royong.

Kita sangat mengapresiasi kekompakan masyarakat Delima Blok A dengan bergotong royong dalam menghadapi pandemi Covid-19. Terutama agar masyarakat terus menggaungkan semangat gotong royong saat harus menghadapi wabah virus corona Covid-19, ujarnya.

Selain itu, Irwan Basir juga mengatakan, memang daerah ini sebelumnya merupakan Nagari Pauh IX, sebelum suasana pemerintahan nagari luar Padang Kota, Kabupaten Padang Pariaman. Namun, kini nagari sudah masuk dalam administrasi pemerintahan kota, sehingga pemerintahan terendah Kelurahan dibantu RW dan RT.

Namun, rasa sistem kekerabatan adat msih kental. Maka, warga disini meninggalkan embel embel kasta masing masing. Artinya, ditinggalkan dusanak dicari dusanak.

Semangat gotong royong antar masyarakat, telah banyak dilakukan salah satunya diwujudkan dalam bentuk aksi kepedulian dan solidaritas terhadap sesama, baik dalam rangka melawan Covid-19 maupun bersatu mengurangi beban perekonomian masyarakat.

“Tidak hanya peduli mengatasi Covid-19 namun juga kepedulian agar roda ekonomi masyarakat tetap bergerak dan berputar serta adanya berbagai bantuan kemanusiaan, sikap gotong royong sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua BMPN Pauh IX Kuranji M Fikar Datuk Rajo Magek, S. Ag, MM menyampaikan kegiatan gotong royong ini sudah berlangsung selama 1 Minggu mulai dari tanggal 25-31/05/2020 di Perumnas Belimbing, Blok A. Bahwa kunci dari pengendalian wabah virus corona (Covid-19) adalah kedisiplinan dan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat untuk melakukan upaya-upaya pencegahan.

“Disiplin yang kuat mematuhi peraturan dan semangat gotong rotong untuk saling membantu. Hal ini harus dilaksanakan secara bersama-sama dan terus menerus, tidak boleh terputus," ujarnya M Fikar yang akrab disapa Datuk Rajo Magek.

Selian itu, M Fikar didampingi Ketua RW.08 Kadril Rajo Darek, SH menyampaikan, ini bagian dari program LPM dalam memberdayakan masyarakat. Diantara kegiatan gotong royong dalam menciptakan kebersihan lingkungan dan terima kasih bantuan terhadap warga Gotong royong senilai Rp.500 ribu untuk memotivasi warga melaksanakan gotong royong, ujarnya.

“Goro ini bagian program kegiatan LPM, dalam memberdayakan masyarakat terutama dalam membersihkan lingkungan khususnya di RT 05/08 Perumnas Belimbing Kelurahan Kuranji,” ujar kata M Fikar yang akrab disapa Datuk Rajo Magek.

Selain itu, M Fikar berharap rasa kemanusiaan dan gotong royong turut ditunjukkan dengan terus membantu, tidak mengucilkan dan tidak memberikan stigma negatif terhadap tetangga yang terpapar covid-19. Sebaliknya dukungan moral, sosial dan ekonomi sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kepercayaan diri penyintas covid-19, ujarnya.

Sekretaris BMPN Pauh IX Kuranji sekaligus Ketua RW.08 Kadril, SH Rajo Darek mengatakan, pengawasan ketat di setiap RT. 01 sampai RT.08 di RW.08 mampu memutuskan mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19. Perumahan Delima, Belimbing harus mampu memanfaatkan organisasi pemerintahan yang bagus ini untuk mencegah penularan masif.

Organisasi yang juga menjangkau setiap RT adalah Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Sedang di level warga dan kelurahan ada berbagai organisasi yang bisa dikerahkan untuk memerangi wabah virus corona (Covid-19).

Yakni organisasi kemasyarakatan termasuk kepemudaan, dan sebagainya. Upaya pencegahan sebaran Covid-19 melalui rapid test atau pemeriksaan cepat dan massal serta penelurusan kontak yang cepat tidak akan berhasil apabila tidak melibatkan berbagai elemen masyarakat, ujarnya.

Ketua RW. 08 Kadril Rajo Darek, SH mengucapkan terimakasih kepada Bapak Irwan Basir dan M Fikar atas kehadiran, peduli membantu dalam kegiatan gotong royong bersama warga Delima, Blok A, Perumnas Belimbing. Semoga Bapak Irwan Basir dan M Fikar selalu diberikan kesehatan dan selalu dimurahkan reziki, pangkasnya.

Sumber: Humas LPM Kota Padang.

INFO NUSANTARA PERSADA

Foto: Kampus Universitas Negeri Padang (ist)

Infonusantara.net - Aksi Mahasiswa Minang Jakarta beberapa waktu lalu terindikasi tunggangan politik semata menurut pernyataan Alumni Mahasiswa Universitas Negeri Padang, yang merupakan mahasiswa Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan, yang selama ini berkarir dan melanjutkan pendidikan di Jakarta.

Menurut Bobby Darmanto Alumni Mahasiswa Universitas Negeri Padang selama dia di Jakarta belum pernah mendengar yang namanya Solidaritas Mahasiswa Minang Jakarta.

"Saya mengenal beberapa ceruk jejaring mahasiswa Minang di Jakarta baik yang berasal dari Sumatera Barat sendiri, maupun mahasiswa Minang yang di Jakarta, saya yakin aksi ini hanya aksi politik karena spanduknya berisi ujaran untuk mencopot Rektor UNP yang beberapa waktu lalu terpilih mutlak baik di internal kampus maupun di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," ucap bobby

"Sebagai Alumni saya mendorong Rektor Universitas Negeri Padang Prof. Drs. H. Ganefri, M.Pd., Ph.D. untuk melaporkan aksi ini karena telah mencoreng nama baik lembaga UNP serta nama besar pak Rektor," tuturnya

"Korupsi itu persoalan hukum, dan jalan penyelesaiannya juga memiliki jalurnya tersendiri, kalau idenya mendesak untuk mengungkap kasus korupsi, itu baru masuk akal, tapi kalau ujuk-ujuk meminta menteri mengganti rektor tanpa ada satu putusan ingkrah terhadap sebuah kasus, jelas ini politisasi," tutup bobby.

Senada dengan itu, alumni UNP lainnya Geri menyatakan, bahwa menuntut Rektor terpilih untuk mundur atau dicopot sementara persoalan yang disangkakan kepadanya belum melalui proses hukum seharusnya adalah tidak etis.

"Saat persoalan dugaan korupsi yang disangkakan belum diproses hukum, sementara sudah diklaim saja Rektor terlibat, tentu sangat tidak etis. Apalagi sampai meminta Menteri mencopotnya," ujar Geri.

Lain halnya jika demo yang dilakukan itu untuk meminta aparat hukum untuk mengusut tuntas dugaan korupsi yang ada di kamois UNP.

"Saya rasa lebih cocok kalau meminta pengusutan tuntas lasus dugaan korupsi. Bukan malah mengklaim rektor terlibat namun belum ada keputusan yang inkrach," pungkasnya.

Senada dengan Ketua Badko HMI Sumbar Wendi Juli Putra, yang juga alumni UNP menduga aksi yang mengatasnamakan "Solidaritas Mahasiswa Minang" tersebut terkesan ditunggangi. Sebab peserta aksi tersebut tidak jelas identitasnya siapa dan yang jelas tidak memakai almamater yang menandakan mahasiswa.

"Saya sebagai Alumni mengecam aksi tersebut jika memang ada oknum yang sengaja menunggangi karena sudah mencemari nama baik kampus UNP," ujarnya.

Terkait dengan tuntutan aksi, pertama permasalahan dugaan korupsi sebaiknya diserahkan kepada hukum yang berlaku untuk memproses.


"Tuntutan untuk meminta rektor mundur juga sangat tidak rasional. Hal ini mengindikasikan adanya politik yang tidak sehat di internal kampus. Karena UNP baru saja selesai melaksanakan pemilihan rektor dan Prof. Ganefri terpilih untuk periode ke 2," katanya.(rls)

INFO NUSANTARA PERSADA

Infonusantara.net
PADANG - Sebanyak 137 orang atau 39 persen dari total kasus positif covid-19 yang berjumlah 361 orang dinyatakan sembuh. Dengan angka kematian 18 orang. 

Data tersebut merupakan rekapitulasi kasus covid-19 Kota Padang yang tercatat di Dinas Kesehatan Kota Padang hingga Jumat (29/5/2020). 

"Hari ini (Jumat-red) ada delapan orang yang dinyatakan sembuh," kata Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis, Jumat (29/5/2020).

Dijelaskannya, delapan kasus sembuh tersebut tersebar di Kelurahan Pagambiran 4 orang, 1 orang di Kubu Dalam Parak Karakah, 1 orang di Jati Baru, 1 orang di Kuranji, dan 1 orang di Flamboyan. 

Sementara itu, dari data RSUD Rasidin yang saat ini menjadi rumah sakit khusus Covid-19, jumlah pasien sembuh yang telah dirawat berjumlah 34 orang. 

"RSUD Rasidin tidak hanya merawat pasien Covid-19 dari Kota Padang, tapi juga memfasilitasi pasien dari daerah lain", ujar Amrizal. 

Lebih lanjut dikatakan, Pemko Padang juga memberikan pelayanan bagi pasien Covid-19 yang dirawat di RS rujukan lainnya yang ada di Kota Padang. (hms)

Infonusantara.net
PADANG - Sebanyak 137 orang atau 39 persen dari total kasus positif covid-19 yang berjumlah 361 orang dinyatakan sembuh. Dengan angka kematian 18 orang.

Data tersebut merupakan rekapitulasi kasus covid-19 Kota Padang yang tercatat di Dinas Kesehatan Kota Padang hingga Jumat (29/5/2020).

"Hari ini (Jumat-red) ada delapan orang yang dinyatakan sembuh," kata Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis, Jumat (29/5/2020).

Dijelaskannya, delapan kasus sembuh tersebut tersebar di Kelurahan Pagambiran 4 orang, 1 orang di Kubu Dalam Parak Karakah, 1 orang di Jati Baru, 1 orang di Kuranji, dan 1 orang di Flamboyan.

Sementara itu, dari data RSUD Rasidin yang saat ini menjadi rumah sakit khusus Covid-19, jumlah pasien sembuh yang telah dirawat berjumlah 34 orang.

"RSUD Rasidin tidak hanya merawat pasien Covid-19 dari Kota Padang, tapi juga memfasilitasi pasien dari daerah lain", ujar Amrizal.

Lebih lanjut dikatakan, Pemko Padang juga memberikan pelayanan bagi pasien Covid-19 yang dirawat di RS rujukan lainnya yang ada di Kota Padang. (hms)

Infonusantara.net

PADANG – Kawasan Sungai Pisang Kecamatan Bungus Teluk Kabung, bakal menjelma sebagai primadona baru destinasi wisata di Kota Padang. Hal itu menyusul dibangunnya dermaga terapung untuk transportasi antar pulau.

“Sungai pisang nanti menjadi gerbang wisata pulau, baik di Kota Padang maupun kawasan Mandeh. Menyusul pembangunan dermaga terapung dan faslitas pendukung lainnya,” kata Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah saat meninjau dampak abrasi di Sungai Pisang, Kamis (28/05/2020).

Menurut Mahyeldi, potensi wisata di Sungai Pisang bukan saja alamnya yang indah akan tetapi juga ada sejarah di sini. Hal itu dibuktikan dengan adanya tiga prajurit pejuang yang dimakamkan di sini.

Di samping itu, lanjut Mahyeldi, posisi strategis Sungai Pisang sangat menguntungkan masyarakat setempat. Banyak peluang usaha yang bisa dikembangkan.

“Masyarakat di sini tidak harus menjadi nelayan karena banyak peluang usaha yang bisa dijalani, baik antar jemput wisatawan, pemandu wisata maupun menjual souvenir dan kuliner,” ujar Mahyeldi.

Terkait rencana pengembangan Sungai Pisang dibiayai dari APBD Kota Padang, APBD Provinsi dan APBN. Saat ini sudah teralokosi anggaran sebesar Rp.35 milyar untuk pembangunan dermaga terapung.

“Ada tiga sumber pendanaan untuk rencana pengembangan kawasan wisata Sungai Pisang. APBD kota dan provinsi serta APBN. Saat ini ada sebesar Rp. 35 milyar untuk biaya pembangunannya,” jelas Mahyeldi.

Untuk penataan pemukiman masyarakat nelayan di kawasan tersebut, menurut Mahyeldi sudah ada perumahan nelayan yang menampung mereka. Sehingga nantinya warga tidak lagi terancam abrasi dan penataan kawasan pantai Sungai Pisang lebih mudah.

“Dengan menempati perumahan yang disediakan, warga tidak terancam abrasi dan kawasan ini lebih mudah ditata. Sudah ada 58 rumah yang disediakan. Berjarak 800 meter dari lokasi pantai,” katanya.

Beberapa hari sebelumnya kawasan pantai Sungai Pisang dan pantai lainnya di Kota Padang dilanda abrasi. Dampak yang ditimbulkan abrasi mengakibatkan 53 rumah terendam dan 7 bagian dapur rumah terseret ombak di Sungai Pisang.

“Dinas Sosial sudah mengatasinya dengan membantu kebutuhan dasar warga yang terdampak,” ujarnya.

Dalam peninjauan ke Sungai Pisang Walikota Padang didampingi Kepala Dinas PUPR Yeni Yuliza, Kepala DPRKPP Tri Hadianto, Kepala Dinas Sosial Afriadi, Sekretaris dan Kabid pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amarizal Rengganis serta Camat Bungus Teluk Kabung M. Latif. (hms)

Infonusantara.net 
PADANG - Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 yang masih mewabah di Kota Padang, organisasi sosial kemasyarakatan Karang Taruna ikut melakukan berbagai hal positif, salah satunya mengembangkan budidaya ikan nila.

Hal itu merupakan hasil usaha ekonomi produktif (UEP) Karta Jaya hasil binaan Karang Taruna Kota Padang yang berlokasi di Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan. 

Dalam hal ini juga didukung Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Kelautan dan Perikanan beserta Dinas Sosial dan pihak terkait lainnya.

Ketua Karang Taruna Kota Padang, Yaldi Chaniago mengatakan, ia bersama pengurus UEP Karta Jaya bersyukur karena budidaya ikan nila yang selama ini dikelola berhasil dan dapat dipanen untuk pertama kalinya.

"Alhamdulillah, kita mampu menggelar panen perdana ikan nila hasil UEP Karta Jaya hari ini. Kita bersyukur panen ini dihadiri langsung bapak Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa serta beberapa kepala OPD terkait di Pemko Padang dan undangan lainnya," ungkap Yaldi dalam prosesi acara panen perdana ikan nila hasil UEP Karta Jaya tersebut, Kamis pagi (28/5/2020). 

Dalam kesempatan itu juga hadir  Ketua MPKT Karang Taruna Kota Padang Zulhardi Z. Latif yang juga anggota DPRD Padang, Camat Lubuk Kilangan Yalmasril serta unsur Forkopimca dan elemen masyarakat setempat. Juga hadir Ketua Karamg Taruna Sumbar Mahdianur serta Camat Lubuk Begalung Wilman Muchtar.

Yaldi menceritakan, untuk budidaya ikan nila tersebut diawali dari menerima bibit awal sebanyak 20.000 dengan masa panennya lebih kurang selama lima bulan. 

"Jadi proses pendanaan dari UEP ini berasal dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang dalam pemberian bantuan bibit. Sementara pakannya swadaya atau iuran dari anggota dan juga bantuan dari hibah Karang Taruna. Insya Allah panen ikan nila UEP Karta Jaya ini diperkirakan mencapai lebih dari 1 ton kg lebih. Dan kemana hasilnya di samping untuk kemajuan UEP Karta Jaya juga untuk kebutuhan lainnya. Apalagi sekarang dalam masa pandemi Covid-19, tentu kebutuhan pangan menjadi utama seperti ikan nila ini," sebut Yaldi.

Terkait usaha budidaya ikan nila tersebut, Ketua UEP Karta Jaya  Hendratmo yang juga Wakil Ketua Karang Taruna Kota Padang menyebut, hasil panen ikan nila ini akan dimanfaatkan untuk mengembangkan UEP Karta Jaya ke depannya.

"Sesuai arahan Karang Taruna Kota Padang, hasilnya akan kami kembangkan untuk kemajuan UEP Karta Jaya. Kalau bisa hasilnya juga dimanfaatkan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan nantinya," ungkapnya.

Hendratmo menambahkan, adapun UEP Karta Jaya ini didirikan bertujuan untuk memancing dan merangsang agar generasi muda di Kota Padang khususnya melalui wadah Karang Taruna, mau berwirausaha. Karena Karang Taruna juga menjadi wadah pemberdayaan kegiatan ekonomi produktif.

"Karang taruna bukan hanya organisasi sosial kepemudaan saja, Karang Taruna juga wadah pembinaan dan pemberdayaan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomi produktif dengan pendayagunaan semua potensi, baik SDM maupun SDA yang telah ada," katanya didampingi Sekretaris UEP Karta Jaya Feryanto Irawan.

Sementara itu Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa dalam sambutan dan arahannya memberikan apresiasi terhadap UEP Karta Jaya di bawah binaan Karang Taruna Kota Padang yang sukses mengelola budidaya ikan nila yang cukup banyak dengan beberapa kolam tersebut. 

"Atas nama Pemerintah Kota Padang kami bersyukur dan bangga Karang Taruna hadir memberikan solusi melalui UEP ini, apalagi sekarang sedang pandemi Covid-19, tentu hasil panen ikan nila ini sangat penting untuk kebutuhan dan ketersediaan pangan masyarakat. Bahkan hasilnya tentu untuk keberlanjutan UEP ini juga," ungkap wawako.

Lebih lanjut Hendri pun memotivasi seluruh pemuda di Kota Padang untuk dapat melakukan hal serupa yang dilihatkan pengurus UEP Karta Jaya tersebut.

"Dengan upaya seperti ini tentu sangat positif dan banyak yang terbantu baik pemerintah, Karang Taruna dan masyarakat. Maka itu semoga hal ini terus dipertahankan dan dilanjutkan oleh Karang Taruna Kota Padang. Minimal setiap kecamatan ada satu UEP yang bisa dihasilkan. Maka itu selamat atas panen perdana ikan nila ini dan semoga bermanfaat bagi kita semua," imbuh wawako mengakhiri.(David)


Infonusantara.net - Warga Ganting buncah, sebab salah seorang warga di Kelurahan Ganting Parak Gadang, Kecamatan Padang Timur tersebut Positif terjangkit virus corona (covid-19).

Salah seorang warga Armen Djon (69) mengatakan, Erizona (40) diketahui tertular virus corona pada Senin (25/5) malam, saat salah seorang tetangga yang merupakan saudara dari istri korban positif covid-19 melapor kepada RT setempat.

"Erizona merupakan pekerja kebersihan  
Pasar Raya Padang yang sudah 2 bulan tinggal dirumah orang tua yang juga beralamat di Ganting. Ia pulang kerumah mertuanya yang juga tinggal diseputaran Ganting Sabtu malam," katanya, Selasa (26/5).

Disebut Armen Djon, Erizona kesehariannya melakukan kebersihan di area sandang pangan dan telah mengikuti hasil swap yang hasilnya baru keluar Senin (25/5) sore.

"Korban sendiri ditelpon oleh pihak kecamatan untuk dilakukan penjemputan Senin sore jam 4, namun pasien menolak untuk dilakukan penjemputan," pungkasnya. 

Sampai berita ini diturunkan, Selasa (26/5) belum ada pihak dari Kesehatan Kota Padang yang melakukan penangan pada korban virus corona (covid-19). (**Arman)

INFO NUSANTARA PERSADA 


Infonusantara.net - Sebanyak 500 paket lebaran khusus untuk warga terdampak Coronavirus Disease 2019 (Covid19) di kelompok keagamaan, dibagikan PDIP Sumbar, sepanjang Jumat dan Sabtu (22-23/5/2020). Penyaluran bantuan ini melalui kader PDIP yang bergiat di sayap partai, Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Sumbar.

“Ini adalah bentuk gotong royong PDIP Sumbar untuk warga yang kesehariannya lebih banyak melakukan syiar agama Islam. Yang kita bantu, da’i yang tidak tercatat sebagai aparatur sipil negara (non ASN),” ungkap Ketua PDIP Sumbar, Alex Indra Lukman melalui pernyataan tertulisnya, Senin (25/5/2020).

Diakui Alex, da’i merupakan kelompok masyarakat yang cukup parah terdampak Covid19. Hal itu berkaitan dengan nyaris tidak adanya aktivitas keagamaan umat Islam, pada ribuan masjid dan mushalla yang ada di Kota Padang, terutama ibadah qiyamul lail (aktivitas ibadah di malam hari-red) selama Ramadhan 1441 H ini. 

“Bingkisan kita ini berupa kain sarung, beras, masker, hand sanitizer, minyak goreng dan mie instan. Semoga bantuan kita yang tak seberapa ini, bisa meringankan beban para da’i kita yang telah mengabdikan hidupnya di jalan dakwah,” harap Alex. 

Dikatakan, 500 paket lebaran itu dibagikan langsung oleh kader PDIP Sumbar pada Ikatan Mubaligh (73 orang), ustad/guru mengaji (77 orang), marbot dan imam masjid (321 orang) dan petugas Tim Reaksi Cepat/TRC (29 orang). 

“Kita antar langsung bantuan ini ke da’i-da’i kita melalui kader PDIP yang ada di Kota Padang. Tentu saja, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan di masa pandemi,” ujar Alex. 

Kegiatan berbagi PDIP Sumbar untuk warga terdampak Covid19 ini, telah dimulai sejak awal Ramadhan 1441 H lalu. Dimana, PDIP Sumbar merancang program nasi bungkus untuk keperluaan berbuka warga. Setiap harinya, dibagikan sebanyak 500 nasi bungkus. 

Sebaran kegiatan program nasi bungkus untuk keperluan berbuka puasa ini, telah menyebar pada warga yang ada di 11 kecamatan di Kota Padang. Nasi bungkus itu diantar langsung kader PDIP Sumbar ke pintu-pintu rumah warga. 

Selain itu, PDIP Sumbar bersama Fraksi PDIP DPRD Sumbar, juga telah mendistribusikan 900 set Alat Pelindung Diri (APD) serta 78 kotak masker medis, pada tiga rumah sakit Tipe B (RS Bhayangkara, Yos Sudarso, Reksodiwiryo) dan 23 Puskesmas di Kota Padang. 

Perlengkapan sarana pendukung untuk paramedis ini, diharapkan bisa membangkitkan kepercayaan diri mereka dalam merawat pasien Covid19, yang pertambahan kasusnya masih belum bisa dikendalikan itu. 

Tak hanya itu, petugas di posko perbatasan dan pos pengamanan lebaran, juga tak luput dari perhatian PDIP Sumbar sepanjang Ramadhan 1441 H ini. 

“Kita tak boleh menyerah dengan keadaan yang memang serba sulit seperti sekarang ini. Kesetiakawanan sosial dan semangat gotong royong harus terus kita tumbuhkan. Dengan begitu, kita bisa bangkit dari dampak ini secara lebih cepat,” harap Alex. (relis)

INFO NUSANTARA PERSADA 


Infonusantara.net
PADANG - Sebanyak enam belas petak toko di Pasar Raya Padang hangus terbakar, Senin (25/5/2020) sore. Tepatnya, dibelakang kantor Balaikota Padang lama. Api berhasil dipadamkan 9 unit Pemadam Kebakaran sekitar pukul 18.35 WIB.

Wali Kota Padang Mahyeldi saat meninjau lokasi kebakaran tersebut, mengatakan, agar warga Kota Padang terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran. Baik itu rumah, toko maupun tempat lainnya.

“Kita ucapkan terimasih kepada tim Pemadam Kebakaran yang telah menuntaskan pekerjaannya. Begitu juga kepada TNI, Polri dan masyarakat yang juga ikut memadamkan api. Api tidak menjalar ke bangunan lainnya ”, ujar Mahyeldi.

Sementara itu, Kadis Damkar Dedi Henidal, mengatakan, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Dan akan diselidiki pihak kepolisian. “Dugaan sementara arus pendek listrik. Tapi untuk penyelidikan lebih lanjut kita serahkan kepada pihak kepolisian. Dalam musibah kebakaran ini tidak ada korban jiwa ”, ulas Dedi Henidal (hms)

Irwan Basir Dt Rajo Alam serahkan bantuan pada salah seorang anggota pemancing di Padang Fishing Club 
Infonusantara.net - Kepedulian Irwan Basir Dt. Rajo Alam dalam berbagi rezki ternyata tidak pernah habis-habisnya.

Buktinya, di saat malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H, giliran para pemancing (pemancing mania) yang mendapatkan bantuan paket lebaran berupa beras masing-masing 10 kg dan kain sarung.

Sebanyak 430 kg beras dan 43 kain sarung dibagikan secara cuma-cuma kepada para pemancing yang rutin menyalurkan hobinya di Padang Fishing Club (PFC) milik Irwan Basir tersebut, selama ini.

"Para pemancing ini adalah keluarga besar Padang Fishing Club. Karena sudah keluarga besar, tentu kita juga perlu berbagi untuk memperkuat tali silaturrahmi dengan mereka," ungkap Irwan Basir kepada wartawan usai acara penyerahan bantuan, Sabtu (23/5/2020) malam.

Ia menyebutkan, kegiatan bagi-bagi paket lebaran ini sudah rutin dilakukannya setiap tahun sebagai bentuk apresiasi terhadap mereka. Apalagi, di tengah wabah covid-19 (virus corona) ini, tentu semua orang merasakan dampaknya.

"Mudah-mudahan dengan berbagi seperti ini, silaturrahmi kita tetap terjaga dan kebutuhan keluarganya bisa terbantu," ucap Ketua MPA KAN Pauh IX Kecamatan Kuranji itu sambil tersenyum.

Sementara itu, salah seorang pemancing,  Eri (42), ketika dimintai komentarnya usai menerima bantuan dari Irwan Basir tersebut, mengaku sangat senang.

"Alhamdulillah. Kami sangat berterimakasih dan merasa dihargai oleh beliau. Semoga pak Irwan Basir sehat selalu dan rezkinya terus berlimpah," kata Eri dengan wajah sumringah. (noa)

INFO NUSANTARA PERSADA 


Infonusantara.net - Anggota DPRD Kota Padang Elly Thrisyanti mengingatkan agar masyarakat agar tetap mematuhi protokol Covid-19 kesehatan anjuran pemerintah meski di suasana hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 H/2020 M yang jatuh pada Minggu (24/5). 

Tak dipungkiri, kata Elly Thrisyanti seperti biasanya ada budaya berbelanja baju lebaran dan kebutuhan lainnya jelang perayaan hari raya idul fitri, apalagi di penghujung ramadhan ini  masyarakat akan berbondong-bondong ke mall, pertokoan maupun pasar.   

Elly Thrisyanti menyampaikan, tidak ada larangan bagi masyarakat untuk berbelanja baju lebaran di pusat perbelanjaan seperti di mall, pertokoan maupun di pasar - pasar tradisional.

"Namun demikian harus tetap mematuhi protokol Covid-19, untuk mencegah penyabaran dan penularan virus corona ," ujarnya, Sabtu (23/5).

Menurut Elly Thrisyanti, di kondisi saat ini lebih baik persiapkan kebutuhan pangan sehari - hari untuk keluarga. Jangan biasakan membeli barang-barang yang keperluannya bisa ditunda. Kita belum tahu sampai bila wabah ini berakhir dan tentunya kondisi ini akan sangat berdampak buruk terhadap kegiatan perekonomian Kota Padang. 

Elly Thrisyanti selaku Ketua Komisi I DPRD Kota Padang ini sangat gigih mengingatkan beberapa protokol Covid-19 sesuai anjuran pemerintah. Yang pertama, kata Elly, social dan physical distancing, rajin cuci tangan apalagi saat ini hampir di setiap tempat disediakan tempat cuci tangan.

“Kemudian selalu gunakan masker. Mungkin ada yang mulai enggan karena merasa malah susah nafas. Tapi ini masalah kebiasaan saja. Harus dibiasakan, ini demi kesehatan dan keselamatan bersama,” ujarnya.

Kita ketahui penelitian yang sudah dilakukan pakar dunia, sampai saat ini belum ditemukan vaksin yang digunakan untuk menangani, mencegah, dan mengobatinya. Maka saat ini hal yang terbaik adalah memutuskan rantai penularan Covid-19 ini. 

"Jika masyarakat patuh maka angka penularan dan kasus positif yang saat ini kian meningkat akan berkurang kedepannya," sebut Srikandi Gerindra DPRD Kota Padang dua periode ini.

Semoga badai wabah virus corona ini segera berakhir di bumi nusantara ini  khususnya Sumatera Barat, Kota Padang. Mari bersama - sama ikut berperan agar dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. "Mari kita panjatkan do'a ke hadirat Allah SWT, agar pandemi ini segera berakhir dan kita dapat melanjutkan hidup seperti sediakala, aamiin ya rabbal alamin,"  pungkasnya.

"Kepada masyarakat Kota Padang mari rayakan hari raya idul fitri tahun ini dengan sesederhana mungkin. Ikuti instruksi pemimpin (umara) kita, untuk  melaksanakan shalat 'ied di rumah. Selamat hari raya idul fitri 1441 H, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan bathin," tutup Elly Thrisyanti. (Inf)

Stay at home....
Di rumah aja...

INFO NUSANTARA PERSADA 

Wakil Sekretaris DPD LPM Kota Padang Martias Syarjani didampingi Humas DPD LPM Dedi Prima saluran bantuan beras dari Irwan Basir Dt Rajo Alam pada Roslaini 

Infonusantara.net - Ketua DPD LPM Kota Padang Irwan Basir Dt Rajo Alam diwakili Wakil Sekretaris DPD LPM Kota Padang Martias Syarjani didampingi Humas DPD LPM Kota Padang Dedi Prima, pada Kamis malam (21/5) menyalurkan bantuan berupa beras kepada orang tua jompo dan janda miskin di daerah Kampung Tanjung Kelurahan Lubuk Begalung XX, Kecamatan Lubuk Begalung

Irwan Basir yang dikenal sebagai sosok yang rendah hati, peduli sesama dan dermawan itu tak hentinya memberikan bantuan kepada warga yang terdampak Covid-19.

Melihat keprihatinan para jompo dan janda miskin yang diterpa dampak ekonomi akibat wabah ini, Irwan Basir Selaku Ketua DPD LPM Kota Padang memberikan santunan dan uluran tangannya untuk meringankan sedikit beban masyarakat yang terdampak secara ekonomi.

Mewakili Irwan Basir Dt Rajo Alam, Wakil Sekretaris DPD LPM Kota Padang Martias Syarjani didampingi Humas DPD LPM Kota Padang Dedi Prima mengatakan, bahwa bantuan ini jangan dilihat nilainya, tapi lihat keikhlasan hatinya.

" Bantuan ini hendaknya dapat bermanfaat bagi si penerima, dan berdoa agar kondisi wabah ini cepat berakhir agar kehidupan bisa kembali normal," tutur Martias kala menyambangi rumah Roslaini (80th) salah seorang jompo di Kampung Tanjung Kelurahan Lubuk Begalung Nan XX.

Ditambahkan Dedi Prima, semoga Ibuk Roslaini ini yang kini dalam keadaan sakit agar lekas sembuh sediakala. "Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan keikhlasan Irwan Basir Datuak Rajo Alam dalam menyantuni keluarga kurang mampu dalam situasi yang serba sulit akibat wabah Covid-19," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Roslaini pun sangat berterima kasih dengan bantuan yang diberikan Ketua DPD LPM Kota Padang Irwan Basir, melalui, Matias Syarjani dan Dedi Prima. 

Nenek jompo ini mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Bapak Irwan Basir, semoga kemulian hati beliau membantu meringankan beban kaum dhuafa ini diganjar melalui pahala oleh Allah SWT, "pungkasnya.(mond)

INFO NUSANTARA PERSADA 



Infonusantara.net - Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) Regina Eye Center bersinergi dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Padang menyalurkan bantuan 150 paket sembako pada masyarakat sekitar yang terdampak COVID-19, pada Rabu, (20/05) kemarin.

Direktur RSKM Regina Eye Center, dr. Miss Berlyanti, MARS mengungkapkan bahwa kegiatan itu merupakan program kepedulian Regina Eye Center bersinergi dengan ACT Padang untuk memberikan bantuan pada masyarakat sekitar ring 1 di tengah masa pandemi COVID-19.

"Alhamdulillah kita diberi kesempatan untukmu dan aku tidak dapat memberikan bantuan sembako pada masyarakat sekitar yang terdampak COVID-19," ujarnya.

Ia menjelaskan, awalnya ia sempat merasa pesimis dengan jumlah bantuan yang akan disalurkan, namun ia tidak menduga ternyata bantuan yang terkumpul tersebut jumlahnya hingga mencapai 150 paket sembako berisi kebutuhan sehari-hari. Bantuan yang terkumpul itu katanya terkumpul dari banyak dokter dan pengelola yang ada di RSKM Regina Eye Center.

"Semoga bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat bagi penerimanya dan dapat meringankan beban masyarakat yang terkena dampak terutama penurunan pendapatan dan ekonomi karena wabah COVID-19," katanya.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa selama pandemi COVID-19, seluruh stakeholder RSKM Regina Eye Center berkomitmen untuk tidak melakukan PHK atau Lay Off pada karyawan yang bekerja di rumah sakit khusus mata yang terletak di jalan jalan H. Agus Salim Nomor 11A, Sawahan, Kecamatan Padang Timur ini.

Menurutnya ada alasan yang mengharukan dan menyentuh dibalik keputusan tersebut. Alasannya yakni selama sebelum pandemi terjadi, seluruh karyawannya telah melakukan hal yang terbaik secara bersama-sama dalam menghasilkan benefit pada Regina Eye Center.

"Wabah COVID-19 ini terjadi tidak berasal dari kelalaian para karyawan. Jadi untuk apa merumahkan para karyawan. Mudah-mudahan kami bisa bangkit dari keterpurukan karena wabah pandemi ini. Kami pun akan tetap berusaha memberikan pelayanan yang terbaik dalam kondisi apapun pada masyarakat yang datang berobat mata ke Regina Eye Center," ujarnya.

Sementara itu, Kepala ACT Padang, Zeng Well menyampaikan ucapan terima kasih keada RSKM Regina Eye Center atas bantuan yang diberikan pada masyarakat yang membutuhkan di tengah wabah COVID-19.

"Semoga bantuan ini dapat mendatangkan amal dan berkah pada yang memberi dan yang menerima," ujar Zeng Well.
Sementara itu, ia juga menjelaskan, selama pandemi COVID-19, ACT Padang telah menyalurkan bantuan sekitar 20 ton beras di Sumbar terutama di Kota Padang. Lebih kurang dari bantuan tersebut, telah didalurkan sekitar 6.000 paket pada mereka yang membutuhkan.

Selama wabah pandemi katanya, bantuan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang terdampak COVID-19 yakni sembako berupa kebutuhan harian. Karena banyak dari masyarakat yang terkena dampak baik secara ekonomi dan lainnya karena pandemi COVID-19. Ia juga bersyukur bahwa Regina Eye Center tidak merumahkan karyawannya.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa sebelumnya ACT Padang juga telah memberikan bantuan APD berupa masker pada RS Rujukan dan masyarakat.

"Mari kita sama-sama berdoa agar wabah COVID-19 ini segera berakhir. Mari lakukan imbauan pemerintah untuk tetap di rumah saja jika tiada urusan yang penting dan mendedak. Gunakan masker jika keluar dan lakukan social distancing," tuturnya.


Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Amril Amin 
Infonusantara.net - Wakil Ketua DPRD Kota Padang Amril Amin mengajak warga kota untuk taat menjaga kedisiplinan dalam menghadapi wabah pandemi Covid-19.

"Harapan saya kepada masyarakat dalam masa wabah Covid-19, supaya lebih taat menjaga kedisiplinan untuk tidak berkumpul-kumpul dan terus berada di rumah, sehingga tidak tertular virus corona," ujarnya, Rabu (20/5/2020) kemarin.


Bagi masyarakat yang dapat bantuan warga terdampak Covid-19, kata Amril Amin, agar dapat memanfaatkan dengan baik, sehingga dapat menjalani kehidupan yang lebih baik di tengah wabah Covid-19.

"Kalau sekarang lebih penting kita mengutamakan pangan kita, daripada sandang. Kebutuhan sandang dapat kita undur, baik itu pemakaian dan pembeliannya," ujarnya. 

Selain itu Wakil Ketua DPRD Kota Padang dari PAN ini juga mengimbau dan meminta agar warga kota untuk merayakan lebaran idul fitri tahun ini dengan sesederhana mungkin.

Lebaran tahun ini kita rayakan sesederhana mungkin. Mari lebih fokus kepada kehidupan kita supaya pangan kita tidak kekurangan. 

Untuk itu, warga tidak perlu membeli barang-barang tak perlu, seperti baju baru buat lebaran atau alat-alat baru.

"Lebih penting bagi kita bagaimana stabil dalam menghadapi Covid-19 ini," pungkas Amril Amin yang akrab disapa Aciak Amin ini. (Inf/by)

INFO NUSANTARA PERSADA 


Infonusantara.net - Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat memberikan Paket Lebaran untuk para muallaf sebanyak 274 paket, Rabu (20/3). Paket lebaran untuk muallaf ini merupakan inisiatif dari ACT Sumbar untuk memberikan bantuan berupa paket lebaran kepada muallaf kita yang ada di Sumatera Barat yang juga merupakan terdampak dari wabah Covid-19 ini. 

Zeng Wellf, Branch Manager ACT Sumatera Barat mengatakn, di Ramadan kali ini ACT mengambil inisiatif berbagi kepedulian bersama para muallaf di Kota Padang dan Kota Padang Panjang lebih kurang sebanyak 274 orang. Untuk Padang ada 240 paket dan Padang Panjang ada sebanyak 34 paket. Masing-masingnya menerima paket lebaran berisikan beras 10 kg, minyak goreng, kurma, kain sarung dan gula.

"Semoga paket lebaran yang merupakan sumbangan dari para donatur ini, dapat membantu saudara-saudara kita yang muallaf di Padang dan Padang Panjang. Dan kita juga berharap, semoga semua muallaf tetap istiqamah dan memiliki pendirian yang kuat untuk menegakkan ajaran Islam, mempelajari Islam dan sebagainya," harapnya.

Sementara itu Wakil Ketua Komunitas Bina Muallaf Sumatera Barat, Muhammad Esra Karo-karo mengungkapkan rasa terima kasihnya mewakili muallaf di Kota Padang atas bantuan yang diberikan oleh ACT kali ini.

"Kita berharap, mudah-mudahan aksi mulia ini selalu berkelanjutan dan semuanya saling bersinergi untuk kita para muallaf yang ada di Kota Padang," tutur Esra yang juga Ketua Lembaga Da'i Peduli Muallaf Kota Padang itu bersyukur. 

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menyampaikan dalam sambutannya, atas nama Pemerintah Kota Padang mengucapkan terima kasih kepada ACT Sumbar yang senantiasa konsen memberikan kepedulian dan perhatian, bukan hanya di dalam negeri maupun juga di luar negeri.

"Alhamdulillah, kali ini ACT membantu warga atau saudara-saudara kita yang tergabung dalam organisasi muallaf di Kota Padang. Semoga bermanfaat bagi yang menerimanya dan bernilai ibadah bagi ACT dan donatur," harap wako mendoakan.

INFO NUSANTARA PERSADA 


Infonusantara.net - Kediaman Frengky Malinmarajo salah seorang warga di Kampung Sago Timbalin, RT.01/RW.9, Kelurahan Bungus Timur, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Selasa (19/5) malam disambangi  Humas DPD LPM,Dedi Prima, Masmarp Efendi, Afranafan mewakili Ketua DPD LPM Kota Padang Irwan Basir Datuk Rajo Alam untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan. Bantuan yang diserahkan berupa Beras, Kain Sarung serta sejumlah uang tunai.

Frengki Malinmarajo dalam kesempatan itu mengucapkan terimakasih banyak atas bantuannya Bapak Irwan Basir Datuk Rajo Alam dan semoga rezeki pak datuk lancar dan di ridho oleh Allah SWT,”.

Menurut Frengky sosok Datuk Irwan Basir Datuk Rajo Alam memang luar biasa. Selain memiliki jiwa sosial yang tinggi, juga mudah bergaul dengan siapa saja tanpa memandang status sosial.

“Itu yang saya salut dari kepribadian beliau. Sangat peduli dengan warga yang membutuhkan bantuan, seperti kami ini,” ujarnya.

Humas DPD LPM Kota Padang Dedi Prima mengatakan, diimana saat ini keterbatasan waktu bekerja menimbulkan banyaknya Kekurangan - kekurangan dalam mencukupi kebutuhan keluarga disini, biarlah apa yang kita nikmati hari ini menjadi berkat kita semua dimana ini adalah wujud kepedulian dari sosok Irwan Basir Datuk Rajo Alam.

Jangan dilihat dari nilainya tapi kita lihat kebersamaan dan kepedulian sesama kita umat manusia di muka bumi ini. Saling berhubungan "hablum minallah dan hablum minannas". Maka oleh sebab itu, kita malam ini datang menyalurkan bantuan yang diberikan Ketua DPD LPM Kota Padang Irwan Basir Datuk Rajo Alam sebagai wujud peduli sesama. 

Sebagai makhluk sosial, tidak ada manusia yang bisa hidup sendiri. Ia harus bisa berinteraksi dengan orang lain. Di antara bentuk interaksi yang diatur dalam agama ini adalah silaturahmi.(Inf)

Infonusantara.net
PADANG - Bantuan untuk Warga Kota Padang yang terdampak sosial ekonominya akibat wabah virus Corona kembali diberikan oleh Baznas Kota Padang kepada Pemerintah Kota Padang.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Baznas Kota Padang Epi Santoso dan diterima langsung oleh Wali Kota Padang Mahyeldi diruang kerjanya, Balai Kota Padang, Selasa (19/5/2020).

Adapun bantuan itu diantaranya, Baznas Kota Padang memberikan bantuan Sembako kepada masyarakat sebanyak 16.380 Kepala Keluarga (KK) dengan nilai sebesar Rp. 2.457.000.000 yang disalurkan melalui masjid/mushalla di Kota Padang dan bantuan Sembako kepada 4.244 guru TPQ-TQA dan MDA-MDTA senilai Rp.636.600.000.

Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Padang mengucapkan terimakasih kepada Baznas Kota Padang yang telah menjadi penawar dan obat bagi warga Kota Padang atas bantuan yang telah diberikan. "Mudah mudahan bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat Kota Padang," ungkap Wako Mahyeldi didampingi Sekretaris Daerah Kota Padang Amasrul.

Ia menambahkan, bagi masyarakat yang sama sekali belum mendapatkan bantuan untuk segera melapor kepada RT setempat. "Insha alllah untuk tahap berikutnya bantuan akan kita berikan," sebutnya. 

Selanjutnya, orang nomor satu di Kota itu juga mengucapkan terimakasih kepada lurah, RT/RW yang telah melakukan pendataan dan berkontribusi menyalurkan bantuan kepada masyarakat. 

"Mari kita saling bahu membahu, membantu dan meringankan beban warga  yang terdampak covid-19 ini dan kita sama-sama berharap dan berdoa semoga virus corona di Kota Padang cepat berlalu," tukasnya mengakhiri.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Padang Epi Santoso mengungkapkan, menghadapi pandemi covid-19 ini, Baznas meluncurkan tiga program bantuan. Pertama, bantuan untuk masjid dan mushalla se Kota Padang, kedua, bantuan untuk guru TPQ-TQA dan MDA-MDT se Kota Padang dan yang ketiga, bantuan untuk masyarakat yang terdampak sosial ekonominya.

Untuk bantuan kepada guru TPQ dan TQA, Epi Santoso menjelaskan, masing-masing guru diberikan uang insentif senilai Rp.150 ribu/orang. Pendataan bagi yang mendapat bantuan ini dilakukan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Padang. 

"Sementara untuk masjid dan mushalla, pendataan dilakukan melalui pengurus masjid dan mushalla dengan kriteria tidak menerima bantuan BLT, tidak guru TPQ TQA dan tidak PNS," ujarnya. 

Ia menambahkan, ketiga bantuan yang telah disebutkannya itu telah disalurkan kepada masyarakat Kota Padang. "Semoga bantuan yang telah kita berikan ini dapat meringankan dan membantu masyarakat Kota Padang," pungkasnya. (hms)

Infonusantara.net
PADANG - Pemerintah Kota Padang terus didukung sejumlah pihak untuk percepatan penanganan virus corona (Covid-19) di Kota Padang.

Kali ini bantuan diberikan PT Wira Inno Mas berupa masker 45 kotak dan alat pelindung diri (APD) pakaian hazmat sebanyak sebanyak 20 stel. Bantuan tersebut diserahkan Gunawan Ginting (Human Resources General Affair) PT Wira Inno Mas kepada Wali Kota Padang Mahyeldi di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Selasa (19/5/2020).

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Padang tentu sangat berterima kasih atas pemberian bantuan tersebut.

"Bantuan ini dan bantuan yang terus diberikan kepada kami, tentu akan mendukung upaya kita dalam penanganan penyebaran virus corona di Kota Padang," ucapnya bersyukur.

Oleh karena itu, Wali Kota Mahyeldi pun mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada PT Wira Inno Mas yang telah melihatkan kepeduliannya. 

"Semoga ini menjadi ibadah bagi kita semua. Dan juga dapat ditiru oleh pihak-pihak lainnya," harap wako.

Sementara itu pimpinan PT Wira Inno Mas diwakili Gunawan Ginting (Human Resources General Affair) menyampaikan bantuan ini sebagai upaya dukungan untuk percepatan penanganan Covid-19 di Kota Padang.

"Kita melihat petugas medis kita baik yang ada di rumah sakit, puskesmas dan Gugus Tugas Covid-19 di lapangan sangat membutuhkan kelengkapan medis dan APD. Maka itu kita ikut membantunya dengan penyerahan bantuan kali ini. Semoga ikut melengkapi kebutuhan dan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," imbuhnya sembari berharap Covid-19 segera berakhir. 

Dalam kesempatan itu juga hadir Kepala BPBD Kota Padang Barlius, Kepala DPMPTSP Corri Saidan dan Kasi IKP Diskominfo Charlie Ch. Legi. (David)

Irwan Basir Dt Rajo Alam 
Infonusantara.net

"TERUSLAH MELANGKAH IRWAN BASIR DT RAJO ALAM, TERUSLAH MENEBAR KEBAIKAN"

By : Isa Kurniawan. 

Terakhir bertemu dengan Irwan Basir Dt Rajo Alam putra Kuranji Padang yang saat ini menjadi buah bibir masyarakat Kota Padang dengan aktivitas sosialnya ketika bulan puasa tahun lalu saat berbuka puasa bersama di rumah Anggota DPR RI Asli Chaidir di kawasan Ujung Gurun Padang.

Sebagai seorang sahabat, memang sudah lama saya tidak berjumpa dengan Irwan Basir (IB). Kami pernah sama beraktivitas dalam organisasi kepemudaan, dimana IB menjadi Ketua KNPI Padang, dan saya termasuk salah seorang wakil ketuanya.

Pada masa itu, sekitar tahun 2000-an, kami KNPI Padang menggelar kembali lomba "Selaju Sampan" di Banjir Kanal GOR H Agus Salim Padang, dengan memperebutkan Piala Mendagri, dimana acara lomba dayung sampan tradisional Kota Padang itu dibuka secara langsung oleh Mendagri M. Ma'ruf.

Itulah awal kembalinya iven lomba "Selaju Sampan" digelar setelah berhenti sekian lama di Batang Arau Palinggam. Kemudian, di Banjir Kanal, oleh Walikota Padang Fauzi Bahar dilaksanakan lomba "Perahu Naga". Lomba "Selaju Sampan" tradisional sebentar ada dilaksanakan, tapi kemudian ke sininya tidak lagi.


Terlihat bahwa komitmen IB terhadap pelestarian budaya tradisional Kota Padang, tidak diragukan lagi. Budaya tradisional "Selaju Sampan" merupakan asset budaya Kota Padang. Lainnya bisa juga dilihat, dimana kiprah IB sebagai ninik mamak dalam mengangkat kearifan lokal / budaya tradisional di kampungnya Kuranji pun sangat tinggi.

Oh iya, hampir lupa. Pada waktu bertemu di rumah Asli Chaidir itu, tidak banyak yang bisa kami bicarakan. Hanya kangen-kangenan saja karena sudah lama tidak jumpa. Di samping itu untuk bicara banyak pun tidak kondusif karena orang ramai. Kemudian IB pun bersama rombongannya sepertinya tergesa mau pulang.

****
Setahu saya, sosok IB merupakan seorang organisatoris tulen. Berorganisasi bagi IB sudah menjadi bagian dari hidupnya. Saat ini IB menjadi Ketua DPD Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Padang, Ketua Majelis Permusyawaratan Adat Pauh IX Kuranji, Ketua Penasehat Badan Musyawarah Pembangunan Nagari (BPMN) Pauh IX Kuranji, serta memimpin / pengurus beberapa organisasi alumni dan ormas.


Di Kuranji, keluarga IB termasuk yang terpandang karena memiliki tempat pemancingan ikan PFC (Padang Fishing Club) dan heler padi, dengan tanah yang luas. Jadi kalau ada yang mempertanyakan bagaimana IB bisa membantu banyak pihak yang terdampak akibat corona, ya saya rasa orang tersebut belum mengenal IB secara lebih jauh.

Dan juga, IB merupakan seorang ASN/PNS dengan jabatan yang mumpuni di Dinas Sosial Pemprov Sumbar. Pas sebenarnya IB di sana karena jiwa sosialnya sangatlah tinggi. Selalu tersentuh hatinya untuk membantu mereka yang dalam kesulitan, seperti halnya yang kita lihat saat ini, dimana IB terus bergerak untuk membantu masyarakat.

****
Sejarahnya KNPI Kota Padang itu, biasanya mantan ketuanya menjadi kepala daerah. Sebutlah Irdinansyah Tarmizi, menjadi Bupati Tanah Datar, kemudian Irfendi Arbi, menjadi Bupati Limapuluh Kota, tapi ke sininya terputus. Saya yakin, salah satu mantan yang akan menyambung kembali ghiroh tersebut adalah IB.

Sekira langkah IB dengan segala aktivitas sosialnya, ada yang memandang ini bagian dari persiapan ke arah sana untuk maju di Pilkada Padang 2024, saya kira itu hak mereka. Tapi sekira iya, saya yakin 1000% kawan-kawan IB, alumni KNPI Padang akan mendukung upaya-upaya yang dilakukan IB.

Tapi menurut saya, apa yang dilakukan IB saat ini, mengalir saja. Kalau untuk "bertanam", semenjak jadi Ketua KNPI Padang, IB sudah melakukannya. Bakti IB untuk Kota Padang, dengan segala aktivitas sosialnya sudah didengar/dirasakan banyak orang. Jadi apa yang dilakukan saat ini hanyalah bagian dari panggilan jiwanya, yang secara rutin dilakukan.


Dari "bertanam" itu nanti akan memetik "buahnya", itu adalah soal lain. Wajar saja dari bertanam, kemudian orang menuai hasilnya. Yang tidak wajar itu, menanam tidak, tapi ingin pula mendapatkan hasil. Maka dari itu, teruslah melangkah Irwan Basir Dt Rajo Alam, teruslah menebar kebaikan.

(ISA KURNIAWAN)
Warga Padang

INFO NUSANTARA PERSADA 

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.