Foto: Sekretaris PW NU Sumbar, H Suleman Tanjung, didampingi Ketua Satgas COVID 19 NU Sumbar menyerahkan paket sembako kepada warga yg Terdampak covid 19.(ist)
Infonusantara.net -- Selain mendukung pemerintah dalam pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Sumbar. Nahdlatul Ulama (NU) Sumbar turut serta membantu masyarakat dari segi ekonomi dan kesehatan. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan kepada 350 KK, berupa paket sembako kepada warga kurang mampu yang terdampak pandemi Virus Korona atau Covid-19 di Sumbar.

"NU berupaya membantu meringankan beban masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok," ujar Ketua PWNU Sumbar, Prof. Ganefri didampingi Sekretaris, Suleman Tanjung dan Ketua Satgas Irwandi, Rabu (29/4).

Ganefri menjelaskan, bantuan tersebut berbentuk paket sembako terdiri enam Kg beras, 10 pcs mi instan, 10 butir telur, sarden dua kaleng, satu liter minyak goreng. Paket bantuan tersebut berasal dari para ulama, kyai, jajaran pengurus PWNU Sumbar serta para donatur atau warga yang berzakat untuk disalurkan ke warga melalui Satgas PWNU Sumbar. Bantuan tahap pertama ini akan disalurkan Satgas PWNU Sumbar di Padang, Solok dan Limapuluh Kota melalui Satgas PCWNU.

"Mari kita membantu masyarakat kurang mampu dan termasuk warga nahdliyin yang tersebar di Sumbar," ungkap Ganefri.

PWNU Sumbar mengimbau dan mengajak  seluruh masyarakat khususnya kaum nahdliyin untuk senantiasa sabar dan mematuhi anjuran pemerintah dalam memutus mata rantai Virus Korona. NU Sumbar akan  terus membantu pemerintah provinsi dalam apa pun terutama terkait dengan situasi kondisi pada saat ini.

"Karena yang dapat menghentikan virus itu kita semua, tidak bisa pemerintah dan mari kita mendisiplinkan diri dengan menjaga jarak dengan beribadah di rumah, bekerja di rumah dan stay di rumah," ajak Ketua PWNU Sumbar itu.

Situasi pandemi kian mewabah dan suasana ramadan terus berjalan. Ganefri menjelaskan, bahwa dengan situasi ini merupakan ujian dan meningkatkan ketaqwaan serta keimanan umat. Dengan kondisi ini merupakan pahala ganda didapatkan. Mengikuti anjuran pemerintah dengan berada di rumah dan beribadah di rumah. Ia mengajak untuk saling berbagi dan membantu, karena kondisi ini sangat memprihatinkan.

"NU mengajak semuanya untuk saling bahu-membahu untuk membantu warga yang kondisinya bekerja hari ini untuk makan hari ini," ujarnya.

Donasi NU Sumbar tidak tertutup bagi masyarakat untuk bersedekah membantu yang kurang mampu. NU akan membantu menyalurkannya. "Kami Satgas NU menyalurkan niat dari masyarakat yang beruntung dari sisi ekonomi untuk menyisihkan sedikit rezekinya kepada saudara kita yang masih membutuhkan," tutup Ganefri. (*)

INFO NUSANTARA PERSADA 
 
Top