March 2020

Anggota DPRD Kota Padang Rustam Efendi dari PAN bersama Tim penyemprotan disinfektan, Lurah di Kelurahan Padang Sarai Kecamatan Koto Tangah 

Infonusantara.net -- Sebanyak 600 liter cairan disinfektan disemprotkan di Kelurahan Padang  Sarai, Kecamatan Koto Tangah oleh Anggota DPRD Kota Padang, Rustam Efendi bersama Timnya pada, Sabtu (28/3) sore.

Penyemprotan itu, dimulai di RW II, III, IV dan V. Lokasi yang disemprotkan adalah rumah-rumah masyarakat dan tempat ibadah yang ada seperti Masjid/Mushalla.

" Penyemprotan dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona serta meminimalisir korban jiwa," ujar Anggota DPRD Padang, Rustam Efendi.

Ia mengimbau, kepada masyarakat untuk tetap hidup bersih dengan sering cuci tangan dalam memulai suatu aktivitas dan mengurangi interaksi keramaian. Jika perlu kurangi perjalanan ke luar rumah, agar keselamatan terjaga dan penyebaran virus tak ditemui.

" Bila terpaksa keluar rumah juga, pakailah masker dan sarung tangan, agar tubuh sehat dan kesehatan terjaga," ucap kader PAN ini.

Sementara, Tokoh Masyarakat setempat Yusri mengucapkan terima kasih pada Anggota DPRD Padang, Rustam Efendi yang telah peduli kepada warganya dengan melakukan penyemprotan disinfektan. Semoga dengan dilakukan penyemprotan penyebaran covid 19 tak terjadi dan masyarakat aman dan nyaman.

" Kepada warga semua, mari tingkatkan kewaspadaan dan jangan lengah dalam hal ini," ucapnya.

Lurah Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Syahrul membenarkan adanya penyemprotan disinfektan yang dilakukan Anggota DPRD Padang, Rustam Efendi bersama Timnya.

Ia berharap kepada Anggota DPRD Padang, Rustam Efendi untuk terus turun ke masyarakat dan memperjuangkan aspirasi yang diperlukan warga, agar masyarakat senang dan kemajuan daerah terwujud.

" Kepada warga diminta peduli kebersihan dan kurangi aktivitas luar. Supaya kesehatan terjaga serta kenyamanan terealisasi," sebutnya.

Hadir dalam kegiatan penyemprotan Ketua RW, Tokoh Masyarakat, Karang Taruna dan lainnya.(Inf)

Foto Bersama, Anggota DPRD Kota Padang Zulhardi Z.Latif dengan Dinas Sosial Kota Padang dan Karang Taruna Kota Padang (Ist)
Infonusatara.net - Istirahat tugas di DPRD Kota Padang aksi sosial tetap berlanjut dengan melakukan penyeprotan Disinfektan untuk mencegah timbulnya Corona Virus Disease (Covid-19) dimana saat ini di Kota Padang telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Corona.

Anggota DPRD Kota Padang, Zulhardi Z.Latif mengatakan bersama Dinas Sosial Kota Padang mendampingi Karang Taruna Kota Padang yang di ketuai Yaldi Chaniago, kita melakukan penyemprotan Disinfektan di empat panti asuhan yakni, Panti Asuhan Budi Mulia, Panti Asuhan Amanah Nusantara Isafat, Panti Asuhan Wira lisna Putri, Panti Asuhan Wira Lisna Putra, agar penyebaran Covid-19 ini bisa teratasi,""ujar,nya, Jumat (27/3).

Dengan ditetapkannya status Kejadian Luar Biasa (KLB) Corona, tentunya ini juga merupakan kewajiban kita bersama melindungi anak yatim khusus yang ada di panti asuhan dan umumnya masyarakat Kota Padang. 

Dia mengatakan, sekiranya kita tidak bisa menyumbangkan gaji untuk mengatispasi virus Covid-19 ini, sumbangan tenaga juga boleh yang penting ikhlas. Semoga Corona Virus Disease (Covid-19) ini cepat berlalu.

" Fraksi Golkar DPRD Kota Padang siap sumbangkan segala -gala nya untuk masyarakat, bukan hanya gaji, ragapun kita sumbangkan untuk mengatasi penyebaran virus Covid-19, "katanya. 

Lebih lanjut disampaikan, DPRD Padang mengharapkan pengawasan dan pemeriksaan masyarakat secara ketat dilakukan di setiap pintu masuk Kota Padang. Hal ini dilakukan untuk mencegah meningkatkan jumlah yang positif terdampak Covid-19 di Kota Padang.

"Kita  harus melakukan pengawasan secara ketat tidak boleh main -main untuk masalah ini, "ujar Zulhardi Z.Latif yang akrab disapa buya ini yang juga selaku Majelis Pertimbangan Karang Taruna Kota Padang. 

Kita menyarankan dengan status (KLB) Kondisi Luar Biasa, agar setiap orang yang akan berkunjung ke Kota Padang harus membawa surat keterangan babas Covid-19 dari daerah asalnya. Menurutnya, cara ini lebih ampuh mecegah Covid-19 masuk ke Kota Padang.

Hal ini akan diperkuat ketika ada surat keterangan sehat covid-19 dari daerah asal dan ditunjukan ke petugas yang ada diperbatasan Kota Padang,” tegasnya. 

Menurutnya, dengan keterangan sehat dari covid-19 yang dipegang oleh masyarakat yang berkunjung ke Kota Padang, akan memberikan rasa aman dan nyaman terhadap warga. Kita  harus melakukan pengawasan secara ketat," pungkas kader Golkar Kota Padang ini.(Inf)

Irwan Basir Datuk Rajo Alam Ketua DPD LPM Kota Padang 

Infonusantara.net 
Kita semua meminta semua pemangku kepentingan, baik tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan segenap elemen masyarakat untuk bersatu hati, berdo'a, memohon dan meminta perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk menjaga dan melindungi warga Kota Padang, Sumatera Barat dan Indonesia terhindar dari pandemi virus Corona (Covid-19).

"Mari kita segenap masyarakat Kota Padang maupun Sumatera Barat dimanapun berada, kita bersatu hati berdoa memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk melindungi dan menjauhkan kita dari wabah virus corona yang sedang melanda dunia," ajak Irwan Basir Datuk Rajo Alam. 

Kita yakin dan percaya dengan iman, doa kita semua menjadi kekuatan untuk menjalani kehidupan di Tengah - tengah situasi dan kondisi saat ini. Kita semua pun meminta masyarakat harus menerapkan pola hidup sehat menjaga ketahanan tubuh, konsumsi makanan bergizi, sayuran dan buah-buahan.

Selain itu, Kita menyarankan agar masyarakat juga mulai menghindari keramaian yang berpotensi menyebabkan terkena virus corona. Keramaian atau kegiatan yang tidak perlu supaya dikurangi dulu sembari menjaga pola hidup sehat di rumah dan lingkungan sekitar.

"Kita semua berharap masyarakat tidak cemas berlebihan tetapi harus waspada, antisipasi, mencegah dan menjadikan situasi ini sebagai momentum memulai tata cara pola hidup sehat sebagai tatanan gaya hidup sehat sehari - hari, " ungkap Ketua DPD LPM Kota Padang ini.(*)


Infonusantara.net - Menyikapi semakin meningkatnya perkembangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) maka Fraksi PKS DPRD Kota Padang mendorong dan mendukung langkah Pemko Padang untuk segera mengambil langkah - langkah sesuai Inpres Nomor 4 Tahun 2020 dan Permendagri Nomor 20 Tahun 2020 tentang percepatan penanganan Corona Virus Disesase 2019 (Covid-19) di lingkungan pemerintah daerah.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Padang, H.Muharlion,S.Pd, dalam siaran pers nya menyampaikan, Fraksi PKS DPRD Kota Padang mendorong dan mendukung langkah Pemko Padang untuk segera mengambil langkah - langkah percepatan penanganan Corona Virus Disesase (Covid-19) disebabkan besarnya kebutuhan dan dukungan anggaran untuk penanganan Covid-19 ini.

Maka kami meminta pemerintah kota untuk segera melakukan realokasi anggaran melalui mekanisme revisi anggaran pada perubahan peraturan kepala daerah tentang penjabaran APBD 2020 untuk percepatan penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid -19) sesuai dengan Inpres Nomor 4 Tahun 2020. 

Oleh karena itu dalam pemanfaatan APBD 2020, disamping dana Belanja Tak Terduga (BTT) maka Fraksi PKS Kota Padang mendukung Pemko Padang untuk segera melakukan pergeseran anggaran dengan menunda atau membatalkan kegiatan yang dianggap kurang prioritas dan menyisir kegiatan- kegiatan yang kurang prioritas untuk penanggulangan Covid-19.

"Selaku anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PKS, kami menyatakan untuk menyumbangkan gaji selaku anggota legislative DPRD Padang untuk mendukung pemerintah kota dalam penanganan Covid-19 ini," ungkap Muharlion.

Sumbangan gaji yang akan kami anggarkan tersebut ditujukan terkhusus bagi individu atau masyarakat yang terkonfirmasi suspect Covid-19 serta masyarakat yang terganggu nafkah hariannya karena melakukan karantina atau isolasi mandiri untuk mencegah penularan dan penyebaran Covid-19 ini di Kota Padang. 

Disamping itu Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Padang ini juga mengucapkan terima kasih kepada Tenaga Medis dan Relawan Covid-19 yang berjuang digaris terdepan dalam melawan virus corona. Semoga Allah SWT memberikan perlindungan dan kesehatan kepada kita semua. (Inf)

Anggota DPRD Kota Padang Fraksi Gerindra, Budi Syahrial ( kiri) Amran Tono (tengah) Boby Rustam (kanan) 
Infonusantara.net - Anggota DPRD Kota Padang dari fraksi Gerindra meminta Pemko Padang duduk bersama menjelaskan perencanaan pemerintah Kota Padang dalam melaksanakan penanggulangan Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Padang.

Budi Syahrial anggota Komisi I DPRD Kota Padang Fraksi Gerindra meminta untuk mengagendakan di DPRD Kota Padang pelaksanaan rapat paripurna dengan agenda penanganan Covid -19.

“Jika dilakukan pembicaraan secara bersama-sama antara Pemko dengan DPRD Kota Padang, akan menghasilkan kesepakatan bersama dalam penanganan Covid -19 di Kota Padang.  Selain itu, kita mengetahui apa saja perencanaan dari Pemko Padang dalam pencegahan wabah corona masuk di Kota Padang,” ungkapnya. 

Bobby Rustam anggota Komisi II DPRD Kota Padang dari Fraksi Gerindra  menyampaikan juga bahwa Pemko Padang harus memprioritaskan proyek-proyek pemerintah pada saat ini.

“Pemerintah harus memisahkan prioritas pembangunan pro masyarakat yang dilaksanakan oleh pemerintah. DPRD harus dilibatkan dalam permasalahan covid-19 ini. Jalan keluar harus dicari bersama dengan DPRD Kota Padang, "tegasnya.

Amran Tono anggota Komisi III DPRD Kota Padang dari Fraksi Gerindra menyatakan bahwa himbauan pemerintah untuk menghindari tempat keramaian dan meliburkan anak-anak sekolah merupakan keputusan yang sulit.Tetapi, keputusan sulit harus di hadapi secara bersama-sama.

“Pilihan ini merupakan pilihan yang sulit, yang tentu berdampak kepada para pedagang yang ada di Pasar Raya. Bagaimanapun para pedagang harus siap menerima keadaan ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Amran Tono menjelaskan juga bahwa pemerintah harus memastikan kesiapan ekonomi khususnya pangan warga Kota Padang.
"Pemerintah harus melaksanakan regulasi khusus untuk ketersedian sembako ditengah-tengah masyarakat, seperti beras, minyak goreng dan kebutuhan dapur lainnya,” pungkasnya. 

Sementara Sosiolog dari UNP Erianjoni mengatakan meminta Pemko Padang mewanti - wanti  pemerintah tidak terfokus kepada upaya antisipasi Corvid-19 dan mengatasi dampak penularannya saja. Pemerintah harus merespon dan mengantisipasi sektor ekonomi sehingga tidak terjadi krisis ekonomi kelompok masyarakat menengah ke bawah yang lumpuh jika masa tanggap ini perpanjang.

"Sosial distance akan menghasilkan krisis ekonomi menengah kebawah. Kalau ini terus berlangsung akan melahirkan memunculkan chaos (kekacauan) dan memicu meningkatnya angka kejahatan sejenis blue collar crime (kejahatan agar bisa bertahan hidup). Masyarakat itu keluar hanya untuk bertahan hidup," tegasnya.

Agar ini tidak terjadi, Erianjoni menyarankan Pemko Padang mengambil kebijakan-kebijakan pro-sosial, seperti pasar murah, lembaga perbankan memberikan bantuan modal bagi UKM non-bunga, serta merescedule ulang pembayaran nasabah hingga ekonomi membaik.

"Kebijakan-kebijakan non familiar harus dilakukan pemerintah, seperti pasar murah. Perbankan harus mengucurkan pinjaman tanpa bunga, dan jika perlu lakukan rescedule ulang pembiayaan nasabah,” tutupnya. (Inf/edg)

Ketum Perpani Padang, Rustam Efendi (kiri) bersama Dansat Brimob Polda Sumbar, Kombes Pol Joni Afrizal Syafruddin S.I.K 
Ketum Perpani Padang Rustam Efendi (tengah)bersama Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Joni Afrizal Syafruddin S.I.K (kiri) dan atlet panahan Kota Padang

Infonusantara.net - Bentuk keseriusan dalam memajukan olahraga panahan khususnya di Kota Padang Sumbar, Ketua Umum Pengkot Perpani terpilih periode 2020-2024, Rustam Efendi lakukan silaturahmi bersama Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Joni Afrizal Syafruddin, S.I.K. 

"Ketua Umum Perkumpulan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Padang Rustam Efendi yang juga Anggota DPRD Padang ini mengungkapkan bahwasanya Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Joni Afrizal Syarifuddin,S,IK. yang baru beberapa bulan ini bertugas di Polda Sumbar bersedia membantu dan siap mensuport olah raga panahan ini," kata Rustam Efendi, Minggu (22/3). 

Dikatakan, dalam silaturahmi pada Sabtu (21/3) kemarin, Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Joni Afrizal Syarifuddin sangat antusias dan siap bersinergi kedepannya untuk kemajuan Perpani di Kota Padang Sumbar. Beliau siap mengenalkan olahraga panahan ini kepada anggotanya. 

Mungkin kedepannya dari kesatuan  Brimob Polda Sumbar kita berharap juga akan membuka klub olahraga panahan ini. Seperti klub panahan yang telah di SK kan oleh ketua umum Pengprov Perpani Sumbar, Prof. Dr. Phil. H. Yanuar Kiram, yakni klub panahan Semen Padang Archery Club, Wirabraja Archery Club, Padang Archery Center, Sabalango Archery Club.

Selain itu tambah Rustam Efendi, sesuai tugas dan fungsi Brimob dalam situasi darurat atau perang maka panahan ini juga bisa digunakan selain senjata otomatis lainnya yang ada di kesatuan Brimob. 

Lebih lanjut disampaikannya, bentuk keseriusan tersebut ungkap Rustam Efendi, Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Joni Afrizal Syafruddin, S.I.K bersama Peba Rasaki Sekjen Perpani Kota Padang serta atlet - etlet panahan Kota Padang lakukan latihan bersama di lapang Korem Wirabraja pada Minggu pagi.

"Kedepannya bagaimana kita mengangkat olahraga panahan ini dengan harapan di setiap kecamatan ada lapangan latihan panahan ini, agar olahraga panahan ini digemari dicintai oleh generasi muda kita dan menjadi salah satu olah raga yang bergengsi. 
Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Joni Afrizal Syafruddin S.I.K latihan memanah bersama atlet panahan Kota Padang 
"Selanjutnya bagaimana cara kita mengusahakan untuk menciptakan atlet panahan yang berkualitas yang akan mengangkat nama baik olahraga panahan khusus untuk Kota Padang,"  pungkas Ketum Perpani Padang Rustam Efendi yang juga Anggota DPRD Kota Padang ini (bim)



Foto: Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang, Wahyu Iramana Putra ketika silaturahmi dengan awak media di Pondok Ikan Bakar Bypass (22/03/2020)

Infonusantara.net - Pasca Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Barat, beberapa waktu lalu, giliran DPD Partai Golkar Kota Padang yang segera menggelar musda.

"Soal jadwalnya belum kita tentukan, saya akan segera menghadap Ketua DPD Sumbar untuk ini, agar setelah Musda DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Barat, Musda DPD Partai Golkar Kota Padang segera digelar," ungkap Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang, Wahyu Iramana Putra ketika silaturahmi dengan awak media di salah satu rumah makan di kawasan Bypass Kuranji, Ahad, 22 Maret 2020.

Wahyu berharap, minimal setekah SK Kepengurusan DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Barat keluar dan pengurus dikukuhkan, Musda DPD Partai Golkar Kota Padang juga dapat dilaksanakan.

"Setelah susunan pengurus DPD Sumbar keluar, saya berharap Musda Padang segera digelar. Kemungkinan sekitar 15 hari lagi," cakap bakal calon Bupati Tanah Datar ini.

Wahyu pun menegaskan, dirinya tidak lagi maju sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang. Meski demikian, Wahyu memastikan banyak kader internal yang siap memimpin DPD Partai Golkar Kota Padang.

"Saya tidak maju lagi. Namun kader internal banyak yang siap. Misalnya saja Zulhardi Z Latif, Miswar Jambak, Jumadi dan Yoserizal Effendi. Alhamdulillah, kaderisasi kita jalan," cakapnya.

Disamping kader internal, Wahyu mengatakan, banyak juga dari eksternal yang ingin maju sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang.

"Ya, kita lihat lah perkembangannya. Namun yang jelas, SC dan OC Musda sudah terbentuk. SC dikomandoi oleh Miswar Jambak dan Jumadi, sedengkan OC dipegang oleh Zulhardi Latif dan Yoserizal Effendi," ungkap Wahyu. (Inf/by)


Ketua MPA Pauh IX Kuranji yang juga Ketua DPD LPM Kota, Irwan Basir Dt. Rajo Alam, SH,MM.
Infonusantara.net - Ketua MPA Pauh IX Kuranji yang juga Ketua DPD LPM Kota Padang, Irwan Basir Dt. Rajo Alam, SH, MM menyampaikan dengan MTQ ke- 39 di Kecamatan Kuranji mari kita tumbuhkan dan lahirkan generasi berprestasi yang cinta Al-Qur’an dan berakhlak mulia.

"Dengan terlaksananya kegiatan ini dan berharap dengan MTQ ini lahirnya generasi yang cinta Al-Qur’an, tentunya dengan pembinaan dan pendidikan yang baik dengan mendirikan Pondok - pondok Al-Qur’an pada setiap Nagari, TPA-TPQ yang ada di setiap  Kecamatan", ujar Irwan Basir. 

Ia juga mengajak para orang tua untuk mendampingi dan mengajarkan anak mengaji setiap Magrib. "Selain itu, sebagai bekal juga barometer untuk mereka dalam menjalankan kehidupan sehari- hari serta bekal hidup diakhirat kelak, "pesan Irwan Basir Datuk Rajo Alam. 

"Juga disampaikan, agenda MTQ yang telah terprogram ini diharapkan menjadi salah satu cara untuk menambah kedekatan dan kecintaan para generasi muda harapan bangsa pada Al-Qur’an, serta membuat mereka lebih bersemangat dalam menghafalkan Al-Qur'an, "pintanya. 

Perubahan zaman pun sangat berpengaruh pada pada perilaku dan akhlak generasi penerus umat di masa depan. Artinya, dengan bersama - sama dan semua unsur wajib turun tangan dalam membina generasi muda bangsa yang cinta Al-Qur'an.

Lebih jauh disampaikan Irwan Basir, pengaruh budaya asing, baik positif maupun yang negatif saat ini dengan mudah masuk dan diserap oleh anak - anak kita generasi penerus harapan bangsa dan agama. 

Oleh karena itu untuk menghindari pengaruh budaya asing yang saat ini sangat mudah meracuni akhlak para generasi muda, Irwan Basir beramanat kepada semua orang tua bahwa peranan orang tua sangat penting untuk masa depan anak - anak kita para generasi penerus, khusus dalam mencintai Al-Qur'an.(Inf)


Infonusantara.net - Meski berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19.  Anggota DPRD Kota Padang tetap melakukan kunjungan kerja. Para wakil rakyat tersebut melakukan perjalanan dinas dalam provinsi ke berbagai daerah Sumbar selama sepekan.

Hal itu dibenarkan Kasubag Humas dan Protokol DPRD Kota Padang, Elfauzi bahwa para wakil rakyat yang ada sedang melakukan kunker komisi dan LKPJ. Perjalanan wakil rakyat tersebut dimulai sejak 18 hingga 21 Maret 2020.

"Sesuai jadwal Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Padang, para wakil rakyat tersebut melakukan kunker komisi disertai kunker pembahasan LKPJ 2019," ungkap Elfauzi.

Kunker Komisi I mengunjungi Kota Bukittinggi. Komisi IV mengunjungi Kota Pariaman, sementara Komisi II ke DPRD Solok dalam rangka kunker LKPJ 2019.

"Soal statusnya ODP, ia tak merasa cemas, sebab wakil rakyat yang pergi perlengkapannya cukup dan ia beranggapan wakil rakyat tak ada terkena virus corona, karena seusai pemeriksaan tubuh tetap sehat dan tak ada demam," katanya. 

Diketahui sebelumnya sebanyak 38 Anggota DPRD Kota Padang pulang dari Bali mengikuti bimbingan teknis (bimtek) dari pemerintah pusat, sejak Senin 16 Maret 2020 masuk orang dalam pemantauan (ODP) virus Corona atau Covid-19.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Arnedi Yarmen mengatakan dirinya menjadi satu diantara 38 Anggota DPRD Kota Padang yang masuk dalam ODP, Ia mengatakan bahwa akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan pemantauan 14 hari ke depan.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Andalas. Namun secara pribadi dirinya akan melaporkan ke pihak tim kesehatan jika muncul gejala Corona. “Semuanya normal, kalau ada gejala lain baru melapor,” katanya usai paripurna di DPRD Padang, Senin lalu. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyadi menyebutkan, para anggota DPRD tersebut akan dipantau selama 14 hari ke depan. 

“Selama 14 hari ke depan akan kita pantau adakah yang mengalami gajala batuk, pilek, demam dan sesak nafas,” kata Feri Mulyani.

Dia menyebut, para anggota DPRD Kota Padang yang masuk ODP tersebut telah menjalani pemeriksaan kesehatan. Hasilnya, mereka yang masuk ODP masih dalam kondisi sehat dan normal. (Inf/mbb)


Foto: Buya Mahyeldi Ansharullah ketika mengisi ceramah Isra' Mi'raj di Mushalla Darul Rahmah Ulakan Tapakis (Ist)

Infonusantara.net - Buya Mahyeldi Ansharullah mengajak jamaah Mushalla Darul Rahmah Ulakan Tapakis Kabupten Padang Pariaman agar selalu berzikir untuk menenangkan diri dari kerisauan terhadap wabah virus corona atau Covid-19. 

"Orang beriman tidak akan resah dan takut menghadapi virus corona. Tapi kita harus berikhtiar dalam menghadapi virus corona yang sudah menjadi isu nasional," ungkap Wali Kota Padang tersebut ketika mengisi ceramah Isra' Mi'raj di mushalla tersebut, Kamis (19/3/2020).

Menurut Mahyeldi, masjid dan mushalla adalah tempat menenangkan diri dengan berzikir serta bertahajud. "Maka Allah akan memberikan tempat yang terbaik bagi kita," sebut Mahyeldi.

Sedangkan ikhtiar melawan virus corona yang dimaksud Buya Mahyeldi adalah mencuci tangan dengan sabun dan selalu berwudhu'. "Ini merupakan salah satu cara menangkal penyakit virus corona tersebut yang dapat kita lakukan," ungkapnya.

Disamping itu, kata Buya Mahyeldi, menggunakan masker, melakukan pola hidup sehat, tidak pergi ke daerah terjangkit, menjaga etika ketika batuk dan bersih dengan menutup mulut serta menghindari kontak dengan hewan yang berpotensi menularkan virus corona.

Dalam tausyiah dengan judul "Jangan Pernah Sombong Dengan Jabatan dan Kekayaan" itu, Buya Mahyeldi juga mengingatkan agar umat tiidak sombong ketika diberikan amanah jabatan dan kekayaan.

"Kalau kita punya kekayaan dan punya jabatan, tetap kita dekat dengan Allah dan dekat dengan masjid, jangan pernah menjadi orang sombong. Supaya hati kita tidak berpenyakit, obatnya adalah zikir dan menghindari sikap sombong," urainya.

Sementara itu, Ustad Sutan DT Iskandar Zulkarnaini, guru di Mushalla Darul Rahmah Ulakan Tapakis, mengaku sangat bangga dan senang dengan ceramah Isra' Mi'raj yang diberikan Buya Mahyeldi.

"Kami dan jemaah mendoakan Buya Mahyeldi selalu sehat dan berbuat kebaikan untuk umat dan masyarakat di Sumatera Barat ini, khususnya di Ulakan Tapakis Manggopoh Ujung Selatan Nagari Manggopoh Palak Gadang Kecamatan Ulakan Tapakis," harapnya.
(Inf/by)


Infonusantara.net -Dalam rangka memantapkan persiapan menghadapi Porprov 2020 mendatang, berbagai upaya dan langkah dilakukan untuk mematangkan semangat, ilmu dan motifasi para atlit khususnya bagi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Padang.

Ketua IPSI Kota Padang yang juga Anggota DPRD Padang Fraksi Golkar Zulhardi Z Latief memaparkan, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Padang kembali menargetkan juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov 2020) Sumatera Barat yang akan dilangsungkan di Kabupaten Agam tahun ini, " kata Zulhardi Z.Latif. 

Maka dari itu, latihan para atlit terus digiatkan, baik membentuk mental dan jiwa sang jawaranya, juga dilakukan uji coba dengan beberapa daerah. Tujuan ini, agar kemampuan dan ilmu para atlit semakin terasah, ilmu dan semangatnya terus bertumbuh, harapnya.

Terkait keberangkatan itu, IPSI Kota Padang telah mengagenda dan sudah menjadi tradisi bagi atlit IPSI Kota Padang setiap akan mengikuti Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) selalu mengadakan try out (uji coba). "Kami selalu mengadakan try out ke daerah luar. Nah, saat ini kami pilih Provinsi Riau," pungkas Zulhardi yang biasa disapa Buya ini.

Lebih jauh ia terangkan, sebagai ajang memperkuat kemampuan, sebanyak 40 atlit, pelatih dan pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) mengikuti try out (uji coba) dengan atlit Provinsi Riau di Pekan Baru. Kita tahu, bahwa sang juara itu jadi pemenang bukan satu dan saat di arena, namun karena sering dan banyaknya uji coba yang dilakukannya, beber Guru gadang Silek Pauh IX ini lagi.

"Try out kali ini dengan atlit Provinsi Riau di Pekanbaru. Sengaja diambil lebih tinggi, supaya dapat melihat kemampuan atlit kita. Apalagi dalam rombongan ini juga dilibatkan atlit PON," 

Politisi Partai Golkar ini berharap, lewat try out ini kemampuan atlit IPSI Padang yang akan berlaga di arena Porprov 2020 di Kabupaten Agam kian bertambah dan semakin bersemangat serta memiliki daya juang yang tinggi, pintanya

"Sekaligus menjadi motivasi untuk menjadi yang terbaik. Tidak seperti kata pepatah "Katak di bawah Tempurung,"ujarnya. 

Terkait target, sebut Zulhardi Z Latief atlit IPSI Kota Padang mampu mempertahankan dan bahkan lebih baik dari prestasi yang dicapai sebelumnya. Dimana sebelumnya, IPSI Kota Padang dapat meraih 8 emas, 3 perak dan 3 perunggu, harapnya.

Apalagi pada pra PON kemarin, katanya lagi, dari 20 atlit Sumbar yang dikirimkan, 10 orang diantaranya berasal dari Padang. Sedangkan yang berhasil meraih prestasi dan medali sebanyak 8 orang. Selanjutnya 4 orang diantaranya merupakan atlit IPSI Padang. "Yang sangat membanggakan bagi IPSI Padang, pernah meraih medali emas saat sea games tahun 2019 kemare", ujarnya penuh semangat.

Salah satu motifasi untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi diperlukan semangat berlatih yang tinggi, serta mengikuti berbagai try out. Harapannya, agar para atlit kita tidak canggung lagi ketika tampil di arena Porprov mendatang," ulasnya.

IPSI Padang tentu memberikan perhatian lewat motivasi khusus. Hal itu sudah menjadi tradisi bagi IPSI Padang, selain atlit mendapatkan bonus prestasi dari pemerintah kota, juga tambahkan dengan bonus refreshing sebagai bonus cabang olahraga (cabor) dari IPSI Padang.

"Jika bonus refreshing sebelumnya ke Batam, maka refreshing berikutnya juga dijadwalkan ke luar provinsi, atau jika ada kesempatan ke Malaysia atau mungkin ke Singapura," pungkasnya. (Inf/ri)

Bobby Rustam anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Gerindra (Ist)

Infonusantara.net - Anggota DPRD Kota Padang, Bobby Rustam meminta Pemerintah Kota Padang untuk melakukan pemantauan di Pelabuhan Teluk Bayur mengenai virus Corona atau Covid-19.

Anggota DPRD Kota Padang yang aktif di daerah pelabuhan Teluk Bayur Padang itu mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada tindakan dari Pemko Padang. Ia berharap Pemko Padang melalui Dinas Kesehatan bisa memasang thermal scanner, menyediakan masker, dan seragam safety bagi buruh dan anak buah kapal (ABK) yang turun dari kapal.

“Mayoritas ABK di Pelabuhan Teluk Bayur itu dari China. Sampai saat ini belum ada koordinasi Pemko Padang dan pihak pelabuhan mengenai Covid-19 ini,” kata Bobby, Senin (16/03/2020).

Bobby menambahkan sentuhan dari virus Corona tidak hanya melalui ABK yang turun dari kapal. Tapi buruh yang naik ke atas kapal juga bisa terkontaminasi dengan adanya pengerjaan pembongkaran di pelabuhan.

“Seharusnya Pemko Padang sudah melakukan tindakan. Pasang thermal scanner, sediakan masker, dan seragam safety. Tidak hanya di Bandara, Pelabuhan juga harus menjadi perhatian,” tegas Bobby.

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang ini juga mengimbau tim kesehatan pelabuhan segera melakukan koordinasi dengan Pemko Padang. Ia meragukan dan tidak menjamin ABK kapal dan buruh bongkar barang di Pelabuhan Teluk Bayur Padang terbebas dari Covid-19.

“Saat ini ABK dan buruh yang naik ke kapal hanya menggunakan masker, tidak seperti terlihat di bandara-bandara atau siaran TV. Hanya menggunakan masker dan tidak ada alat untuk mendeteksi virus Corona,” sambung Bobby. (Inf/Hanny)


Infonusantara.net - Wali Kota Padang Mahyeldi didampingi Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa memimpin rapat koordinasi pencegahan penyebaran Virus Corona. Rapat tersebut dilangsungkan di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Minggu (15/3/2020).
  
Turut hadir, Sekteraris Daerah Kota Padang Amasrul, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Edi Hasymi, Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Hermen Peri dan Pimpinan OPD dilingkup Pemko Padang. 

Rapat tersebut digelar menyikapi telah ditetapkan Covid-19 atau penyakit yang disebabkan karena Virus Corona sebagai pandemi global. Dimana Indonesia sendiri menetapkan penyakit itu sebagai bencana non-alam.

Berdasarkan hasil rapat tersebut, Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan, Pemerintah Kota Padang mengambil tiga langkah utama sebagai upaya pencegahan Virus Corona.

Pertama, Pemerintah Kota Padang akan membentuk Satgas Mitigasi atau relawan pencegah penyebaran Virus Corona. Relawan ini akan turun kelapangan menyuarakan upaya-upaya pencegahan Virus Corona kepada masyarakat. 

"Kita akan membentuk relawan sebanyak 1.000 orang lebih untuk membersikan setiap sudut di Kota Padang, rumah ibadah, sekolah-sekolah dan fasilitas umum yang melayani masyarakat dan mengaktifkan kelompok relawan, Tagana, KSB, Pramuka, dan lainnya," jelasnya.   

Kedua, kata Mahyeldi, Pemerintah Kota Padang akan terus memberikan informasi setiap hari terkait perkembangan Virus Corona, di Commend Center Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Padang pada pukul 15.00 Wib, yang nantinya akan di share melalui Website Pemko Padang, media online, cetak dan elektronik.

"Disini kami menegaskan kepada seluruh masyarakat, seluruh informasi atau pemberitaan terkait Virus Corona harus bersumber dari Dinas Kesehatan Kota Padang. Kita ingin menghadirkan informasi satu pintu sehingga masyarakat tidak dibingungkan," tegasnya.

Ketiga, Pemerintah Kota Padang terus memantau masyarakat yang berpergian keluar negeri terutama dari negara-negara yang terjangkit Virus Corona. Pemerintah Kota Padang akan terus mencatat siapa saja yang datang dari luar negeri melalui dinas kesehatan, camat dan lurah-lurah di Kota Padang.

Selanjutnya, Wali kota Padang yang agamais itu mengimbau kepada masyarakat untuk terus membudayakan hidup bersih dan sehat. Dengan budaya hidup bersih dan sehat tentunya akan meningkatkan daya imun tubuh.

"Budaya hidup sehat telah diajarkan Agama Islam melalui berWudhu. Nilai-nilai islam yang tedapat dalam Wudhu harus kita terapkan melalui cuci tangan, cuci muka dan membaca doa ketika bersin. Mari kita kembalikan semua bencana yang terjadi kepada Allah karena segala sesuatu yang terjadi dimuka bumi semuanya atas izin Allah. Dan pada saat sama yang sama mari sama-sama kita berikhtiar mengatasi masalah ini" pungkasnya. 

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani Hamid menyebut, pihaknya akan terus berkoordinasi dan melakukan pemantauan supaya penyebaran Virus Corona di Kota Padang tidak semakin meluas.

"Untuk itu, bagi masyarakat yang ingin mendapat layanan informasi Virus Corona bisa melalui hotline dengan nomor 081261239600 dan 081374334117 (Whatapps)," sebutnya. (hms)

Ruang kerja Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang 
Infonusantara.net - Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang mendesak Pemerintah Kota Padang agar menyikapi kasus Covid-19 ini secepat mungkin. Apalagi setelah dikeluarkan angka oleh Dinas Kesehatan Kota Padang bahwa ada sebanyak 109 orang warga kota masuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) penyakit Corona Virus Disease-19 (Covid-19).

Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang juga meminta Pemerintah Kota Padang agar meliburkan sekolah, meminimalisir karamaian-keramaian dan mengontrol ketersediaan masker di lapangan. Fraksi berlambangkan kepala burung garuda itu juga mendesak Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan agar turun ke lapangan menindak menimbunan dan penjualan masker dengan harga tinggi.

Ketua Fraksi Gerindra, Mastilizal Aye menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Padang agar segera mengambil tindakan. “Jangan sampai ada korban baru bertindak. Apalagi sekarang masker hilang di peredaran, kalau perlu tangkap penjual masker yang nakal. Ajak pihak kepolisian dan Dinas Perdagangan mengontrol ketersediaan masker,” tegasnya,Senin (16/3)

Senada dengan Mastilizal Aye, Srikandi DPRD Kota Padang Elly Thrisyanti juga menyatakan hal demikian. Elly menyarankan Wali Kota Padang agar meliburkan anak sekolah dan gencar memberikan sosialisasi kepada masyarakat Kota Padang mengenai penularan Covid-19.

“Liburkan anak sekolah, lebih baik mencegah dari pada mengobati. Ini masalah nya tidak main-main, jangan dipandang remeh,” tegas Elly. 

Sementara itu, Budi Syahrial juga mewanti-wanti Wali Kota Padang agar segera memutuskan untuk lockdown. Ia menilai dengan semakin meningkatnya ODP Covid-19 di Padang dan mahalnya harga masker lebih baik masyarakat berdiam diri di rumah masing-masing. Ia juga menegaskan lockdown bukan berarti liburan tapi isolasi keluarga dan tetap berada dan menjalankan aktivitas di dalam rumah.

“Apalagi yang kita tunggu-tunggu. Kalau sudah lockdown maka semua kegiatan selama 15 hari ke depan akan berhenti. Jika ada kecemasan masyarakat terjadi lockdown dua minggu ke depan mengenai makanan, Kita punya Bulog dan bisa disalurkan bagi yang membutuhkan,” katanya.

Budi juga menambahkan dalam satu hari ada 2000 penumpang yang masuk ke Kota Padang dari penjuru Indonesia melalui Bandara Internasional Minangkabau, Teluk Bayur, dan angkutan darat. Ia meminta dinas terkait mengambil tindakan dan meminta Pemko Padang untuk memutuskan lockdown.

“Ribuan orang masuk ke Kota Padang dalam sehari. Apa benar dengan angka 109 yang ODP? Kita minta ketegasan Pemko, lockdown atau tidak.” tegas Budi didampingi oleh Mastilizal Aye, Elly Thrisyanti, Delma Putra, Muzni zen, Amran Tono, Bobby Rustam, Manufer Putra Firdaus.

Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang juga menghimbau agar masyarakat Kota Padang mawas diri dan rajin mencuci tangan. Jika ada yang merasa terindikasi Covid-19 jangan malu-malu untuk membuka diri. Silahkan melapor agar tidak terjadi penularan. (Inf/Hanny)


Infonusantara.net - PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumbar secara aktif melakukan berbagai langkah preventif untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, khususnya untuk seluruh pegawai PLN. Salah satu adalah melakukan kerjasama dengan RSU Bunda-BMC Padang untuk mengadakan sosialisasi bertajuk “Kenalan Novel Coronavirus” yang berlangsung pada Jumat (13/i3) di Lapangan Tenis Indoor PLN UIW Sumbar.

Sosialisasi tersebut dimanfaatkan oleh seluruh pegawai untuk bertanya langsung dengan Dokter dari pihak RSU Bunda-BMC terkait virus corona.

 Seluruh pegawai tampak antusias mendengarkan, tidak terkecuali General Manager PLN UIW Sumbar Bambang Dwiyanto dan seluruh jajaran Manajemen. Selain mendengarkan pengarahan dari Dokter, dalam sosialisasi tersebut juga disampaikan bahwa Direksi PLN telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Direksi 0002.E/DIR/2020 perihal antisipasi penyebaran virus corona. 

SE tersebut berisi pemberlakuan standar kesiagaan khusus bagi seluruh pegawai dan keluarga pegawai (baik dari level Manajemen direksi hingga level pegawai) untuk mengantisipasi penularan virus corona di lingkungan PLN.

Melalui SE tersebut Direksi PLN menghimbau seluruh elemen PLN untuk menangguhkan perjalanan dinas maupun non dinas ke luar negeri, utamanya ke negara yang terinfeksi virus corona. Bagi pegawai yang telah melakukan perjalanan ke negara-negara tersebut, maka diwajibkan melakukan prosedur deteksi dini di puskesmas atau rumah sakit setempat. Langkah-langkah tersebut adalah wujud kepedulian PLN terhadap kesehatan dan keselamatan para pegawainya.

Bahkan PLN secara khusus telah mengeluarkan pedoman penanggulangan penyebaran virus corona, mengingat saat ini virus corona telah menjadi wabah dan harus menjadi perhatian serius semua kalangan.

"PLN akan terus memantau kondisi terbaru terkait virus corona dan terus berjaga-jaga, untuk menghindari kemungkinan adanya penularan virus corona. Kita harus menanggapi dengan serius dan hati-hati," jelas Bambang Dwiyanto.

Tak sampai disitu, sejumlah peralatan penunjang pelayanan kesehatan pun juga sudah disiapkan PLN Sumbar. Mulai dari sabun cuci tangan yang telah disiapkan disejumlah titik, alat pemindai suhu tubuh (thermo gun), hingga jaminan kebersihan ruang kerja pegawai. Alat deteksi dini pun telah digunakan di pintu masuk kantor untuk mengecek suhu tubuh bagi siapapun yang memasuki lingkungan kantor PLN. Upaya pencegahan ini akan terus dilakukan untuk menanggulangi penularan virus corona di lingkungan PLN.


Infonusantara.net - DR. H. Fauzi Bahar, M.SI, mendeklarasikan diri maju dalam pencalonan di Pilkada Kepri 2020 nanti sebagai Wakil Gubernur Kepri,
Jumat (13/3/2020).

Kegiatan deklarasi akbar DR. H Fauzi Bahar, M.SI For Kepri 2 itu dilaksanakan di Aula Golden Prawn, Kecamatan Bengkong, Kota Batam dihadiri ribuan perantau minang di Batam.

Deklarasi akbar Fauzi juga dihadiri oleh beberapa petinggi daerah di Sumbar seperti Bupati Padang Pariaman, Bupati Pasaman Barat, Bupati Solok, Bupati Agam dan Bupati Tanah Datar.

Melihat antusias masyarakat yang hadir, DR. H Fauzi Bahar M.SI mengaku percaya diri untuk bersaing di Pilkada Kepri 2020 nanti. “Dengan kehadiran masyarakat yang banyak ini, adalah jawaban, bahwa saya memang didukung untuk maju di sini,” ujar Fauzi Bahar, mantan Walikota Padang yang fenomenal dengan program - programnya itu. 

Fauzi Bahar menyebutkan, sebagai masyarakat perantau, warga Sumbar yang ada di Kepri cukup mendominasi yaitu sebanyak 16,2 persen.

“Kepri adalah Jakarta kedua di Indonesia, berbagai suku ada di sini. Harusnya ada beberapa anggota DPRD Batam yang berasal dari Sumbar,” ucap Fauzi Bahar.

Fauzi mengharapkan warga yang hadir dalam deklarasi akbar ini untuk menyampaikan dan menyebarkan niatan baik tersebut.



“Jika itu terjadi, Insyallah akan terjadi perubahan di Kepri ini. Saya maju sebagai calon Wakil Gubernur, semoga Allah mudahkan segalanya,” kata Fauzi Bahar.

Bupati Padang Pariaman, Provinsi Sumbar, Ali Mukhni yang ikut hadir dan memberikan dukungan mengatakan, Fauzi Bahar sebagai tokoh pemimpin daerah yang tidak diragukan lagi pengalamannya.

“Mulai malam ini kepada seluruh warga Sumbar yang ada di Batam, mudah-mudahan Bapak Fauzi Bahar bisa menjadi wakil Gubernur Kepri. Pilihan kita untuk Wakil Gubernur Kepri cuma satu, yaitu Fauzi Bahar,” ujar Ali di depan ribuan masyarakat yang hadir.

Sebelumnya pada tahun 2016, Fauzi Bahar maju Pilkada serentak menjadi Calon Wakil Gubernur Sumbar. Namun kalah dari pasangan Irwan Prayitno dan Nasrul Abit.

Di tahun yang sama Fauzi Bahar ikut dalam pertarungan politik untuk mengisi kursi Wakil Gubernur Kepri kosong.Tetapi takdir berkata lain, Gubernur Kepri terpilih Nurdin Basirun saat itu memilih Isdianto.

Jejak karir partai politik sejak 2004 Fauzi Bahar aktif di Partai Amanat Nasional (PAN) sampai 2016. Setelah itu 2016 sampai sekarang pria kelahiran Padang, Sumatera Barat itu berada di barisan Partai NasDem.

Pada Pemilu 2019, Fauzi Bahar juga gagal melenggang ke Senayan. Purnawirawan TNI AL itu maju dari Daerah Pemilihan Sumbar 1. Fauzi kalah dari istri Bupati Pesisir Selatan, Lisda Hendrajoni saat itu.

Saat ini, Fauzi Bahar kembali ikut pertarungan politik. mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Kepri periode 2020-2024.

Dalam langkah tersebut Fauzi Bahar sebelumnya sudah memasukkan formulir untuk dukungan kepada sejumlah partai politik di Kepri semisal Gerindra dan Golkar.( Inf/ydr)


Infonusantara.net - Perdana di Kota Padang, Sabtu malam (14/3/2020) pukul 20.00 WIB bakal digelar Event Balari Malam Topsatu Night Run 2020 digagas oleh Topsatu.com (Singgalang Grup) bekerjasama dengan Karambia Runners dalam rangka HUT ke-1 media online yang bermarkas di Jalan Veteran No.17 A Padang.

Ratusan peserta Balari Malam Topsatu Night Run 2020 yang telah mendaftar datang dari berbagai daerah di Sumbar, Riau, Jambi, Bangkulu dan Sumut bahkan Kalimantan itu akan siap berlomba dengan menempuh rute sepanjang 10 kilometer memperebutkan hadiah total puluhan juta rupiah.

"Juga tak ketinggalan beberapa komunitas runners yang ada di Sumbar seperti dari Payakumbuh, Bukittinggi, Pariaman dan beberapa instansi Bank diantaranya Bank BRI, Bank Nagari dan lainnya," kata Ketua Panitia Topsatu Run Night 2020, Eriandi, Jumat (13/3).
Ketua Panitia Topsatu Run Night 2020, Eriandi
Dia mengatakan, event tersebut dipilih sebagai ajakan kepada masyarakat untuk hidup sehat melalui olahraga.

“Seiring berkembangnya zaman yang semakin canggih dan tingkat kesibukan terhadap perkerjaannya juga meningkat, sering kali membuat masyarakat lupa untuk berolahraga dan menjaga kesehatan tubuh yang akibat kelalaian itu timbul berbagai masalah kesehatan yang akan menyebabkan berbagai dampak buruk bagi tubuh,” kata Eriandi didampingi Wakil Ketua Dede Amri dan Sekretaris Aci Indrawadi.

Belari malam sedang tren di tengah masyarakat. Bahkan sudah banyak komunitas berlari. Disamping olahraga pemenang lomba akan mendapatkan hadiah dengan total puluhan juta rupiah.

Dikatakan Eriandi, Balari Malam Topsatu mengangkat tema ‘Sehat itu Top’, untuk kategori yang diperlombakan yaitu Lari 10 K kategori Master (40 tahun ke atas) dan Lari 10 K kategori Umum. Selain itu akan ada juga Bazar dan Jajanan Kuliner.

Dia menjelskan rute yang akan dilalui, titik start dimulai dari depan Kantor Harian Umum Singgalang menuju Jalan A Yani – Jalan Jenderal Sudirman – Rasuna Said – depan Masjid Raya Sumbar – Khatib Sulaiman – Jalan S. Parman Ulak Karang – Lolong – Depan Hotel Pangeran – Jalan Juanda, Jalan Samudera dan finis di depan kantor Harian Umum Singgalang lagi.

Sementara Pemimpin Redaksi Topsatu Widya Navies berharap event ini bisa berlangsung sukses. "Kita harap tidak ada kendala sehingga event ini bisa lengsung aman dan lancar," katanya.(Inf/rls)

Foto: Warga Menyerahkan Kuasa ke Dr. AM. Mendrova. Proyek Perluasan Arel PT Pelindo II Padang Berbutut Polemik, Ini Tuntutan Warga.
Infonusantara.net - Proyek perluasan areal PT Pelindo II Teluk Bayur Padang berbutut polemik. Pasalnya, warga menganggap ganti rugi yang ditawarkan pihak Pelindo belum sesuai keinginan warga. Ratusan warga Teluk Bayur masih bertahan dan meminta keadilan kepada PT Pelindo II Teluk Bayur Padang.

"Bukan dapat ganti rugi untung yang kita terima, melainkan ganti rugi buntung.Kita masyarakat Indonesia minta keadilan yang sesuai Pancasila sila ke-5, Keadilan Sosial. Saya minta pihak Pelindo sedikit membuka hati dalam penggusuran warga kami," pungkas Yanti, ketua RT 01 Teluk Bayur saat rapat dengan warga, Sabtu (7/3) 

Yanti menuding pihak Pelindo tidak melakukan keterbukaan informasi kepada masyarakat, seperti diamanatkan UUD No 02 tahun 2012. Sebab, masyarakat tidak pernah diberitahu pasti batas-batas HPL yang menjadi dasar penggusuran ini. 

"Juga dampak sosial ekonomi dan budaya yang tidak bisa dinilai dengan materi. Hal ini tidak pernah menjadi pertimbangan pihak Pelindo," tegas Yanti.

”Kami biasa hidup dan mencari nafkah di pelabuhan ini, tapi sekarang malah digusur. Nanti kami mau kerja apa lagi, satu lagi kami digusur merasa dirugikan. Kami yang terdampak langsung dengan pelabuhan, malah kami yang kurang di perhatikan. Kami tidak menolak, tapi gantilah secara wajar, bukan hanya kerugian materil yang dirugikan tapi non materil," cakap Yanti lagi.

Yanti berharap, agar bangunan dan lahan miliknya serta warga lain yang terkena dampak pengusuran PT Pelindo II mendapat ganti rugi layak dan sepantasnya.

"Penggusuran ini juga berdampak pada historis dan warisan masyarakat yang digusur. Dampaknya akan menghilangkan historis dan warisan yang akan menghilangkan kampung Teluk Bayur," ungkapnya.

Sementara itu, Dr. AM. Mendrova selaku kuasa hukum yang ditunjuk warga Kelurahan Telukbayur mengatakan, akan mengajukan gugatan kepada PT Pelindo yang akan melakukan pengusuran dengan sewenang-wenang. 

Karena dasar hukum yang mereka ajukan itu untuk menggusur warga HPL no 5/ BPN/14 Januari 1989 batal demi hukum. Menurut keterangan belum ada sertifikat HPL nya. 

"Kita akan ajukan gugatan balik ke Pengadilan Negeri Padang,"ujarnya (7/3).

Ia mengatakan, tanah di kawasan tersebut merupakan tanah verbending dahulunya yang sebelumnya digarap oleh warga pribumi selama ratusan tahun.

"Di sini mereka hidup.Mereka di sini telah turun temurun bahkan ada empat keturunan yang tinggal di sini. Dahulunya mereka menimbun pinggir laut ini, sehingga jadi pemukiman.Saya sepersen tidak dibayar, murni hati nurani saya ingin menolong masyarakat," ujarnya.

Seharusnya, katanya lagi, PT. Pelindo juga mencarikan solusi untuk warga yang telah menghuni kawasan Teluk Bayur puluhan tahun ini. Contohnya mencarikan pemukiman yang layak bukan mengganti dengan harga yang tak wajar itu.

Ketua LPM ( Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) Kelurahan Teluk Bayur Darman mengatakan, pertemuan warga tersebut bertujuan memberikan kuasa kepada Mindrova sebagai kuasa hukum atas untuk menengahi permasalahan dengan warga.

"Kita memberikan kuasa kepada  Bapak Mindrova untuk membantu kami untuk menjadi kuasa hukum. Selain itu kami juga mempertanyakan sertifikat HPL yang dimiliki Pelindo, seperti yang telah kita dengarkan dan dijelaskan oleh beliau orang yang mengerti dan paham akan ketentuan hukum.Kami sebagai ketua LPM akan memperjuangkan hak warga kami," tuturnya.

Sementara sampai berita ini ditayangkan, Divisi Hukum PT. Pelindo II Teluk Bayur Padang, Sabar dikonfirmasi melalui telepon dan pesan WhatsApp tidak ada jawab perihal persoalan ini. (Inf/By)

Foto (Ist)
Infonusantara.net - Mantan ketua DPRD Kabupaten Solok Selatan Drs. H. Khairunas, MM., terpilih secara aklamasi pimpin DPD Partai Golkar Sumbar periode 2020-2025 pada Musda X Golkar 2020, Sabtu (7/3/2020) di Hotel Imelda, Padang.

Detik-detik penentuan itu diawali ketika forum Musda Golkar menetapkan dua calon ketua, yaitu Khairunas dan Ir. H. Weno Aulia Dt. Tumangguang. Saat akan dilakukan pemilihan, Weno Aulia tiba-tiba mengundurkan diri.

“Demi keutuhan Partai Golkar, demi partai yang solid, saya legowo dan mendukung Khairunas memimpin Partai Golkar Sumbar ke depan,” kata Weno Aulia.

Dengan pengunduran diri Weno Aulia, otomatis calon hanya satu orang, sehingga dan Musda Partai Golkar Sumbar menetapkan Khairunas secara aklamasi memimpin partai berlambang pohon beringin ini untuk 5 tahun ke depan.

Khairunas merupakan kader partai yang sudah merintis dari bawah, dengan jabatan ketua DPD Golkar dan pimpinan DPRD Kabupaten Solok Selatan berulang kali, saat ini sebagai anggota DPRD Sumbar, daerah pemilihan 7 (Kabupaen Solok, Solok Selatan dan kota Solok)

“Saya akan mewakafkan diri saya sepenuhnya untuk membesarkan Partai Golkar Sumbar,” kata Khairunas usai ditetapkan menjadi Ketua DPD Partai Golkar Sumbar menggantikan Ir. H. Hendra Irwan Rahim.

Khairunas juga berjanji akan membangkitkan kejayaan Golkar, dimana pada saat ini mengalami sedikit penurunan, dan akan menempatkan kader-kader terbaik dalam memenangkan pilkada pada September mendatang.

Sementara Ir.H.Hendra Irwan Rahim ditetapkan sebagai Dewan Pertimbangan Partai Golkar Sumbar periode 2020-2025 

Musda Partai Golkar Sumbar berlangsung dua hari, 6-7 Maret 2020 , yang dibuka oleh Waketum DPP Golkar Dr. Dolly Ahmad Kurnia.(inf/*)

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.