February 2020

Foto: (Doc Humas)
Infonusantara.net - Sebuah sejarah ditorehkan klub Persatuan Sepakbola Padang (PSP) U-15 yang mampu membawa harum Ranah Minang di kancah persepakbolaan nasional.

Pandeka Bungsu, begitu julukan klub yang diarsiteki Coach Tri Gustian dan M. Jeki itu pun sukses menjadi kampiun Piala Soeratin U-15 usai mengandaskan lawannya Gabsis Sambas wakil Kalimantan Barat dengan keunggulan 2-1.

Kemenangan itu pun diraih klub kebanggaan Kota Padang tersebut secara dramatis pada partai final yang dilangsungkan di Stadion Manahan, Solo, Sabtu sore lalu (29/02/2020). Sempat tertinggal di babak pertama, PSP ternyata mampu mengunci kemenangan 2-1 di babak kedua.

"Ini penantian panjang kami setelah 53 tahun akhirnya PSP Padang U-15 kembali masuk final dan alhamdulillah menjadi juara. Hasil ini tidak kejutan lagi, melainkan luar biasa bagi kami," kata Pelatih PSP U-15, Tri Gustian didampingi penanggung jawab tim PSP U-15, Agus Suardi usai pertandingan kepada wartawan.

Dalam laga itu, Gabsis Sambas yang bermain taktis sesungguhnya mampu menguasai jalannya babak pertama. Mereka bahkan unggul lewat gol Krisna Sulistia Budianto.

Namun, PSP yang pantang menyerah justru berbalik menekan di paruh kedua. Akhirnya, mereka sukses membalikkan keadaan dengan masing-masing gol dicetak oleh Zulkifli Yahya di menit ke-43 dan Haviv Mumtaza di menit ke-53.

"Semua pemain telah bekerja keras di laga ini. Dan kami sudah melalui perjalanan panjang hingga tingkat nasional sampai babak final dan menjadi juara," tegas mantan pemain PSP Padang puluhan tahun silam tersebut.

Sementara itu Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa yang juga Ketua Umum PSP hadir langsung menyaksikan partai puncak itu mengucapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut.

Melalui akun Instagramnya Hendri menuliskan; "Kemenangan ini tentu kemenangan warga Padang, Sumatera Barat yang sekaligus kebanggaan bagi publik Ranah Minang. 

"Untuk itu kepada semua pemain, pelatih, offisial, pembina dan semua pendukung PSP Padang dimana saja berada, saya sebagai Ketua Umum PSP mengucapkan terima kasih atas kebersamaan, perjuangan dan doa kita semua. Sehingga PSP U-15 meraih prestasi membanggakan ini. Dan juga kepada para pemain semua kami mengucapkan selamat dan sukses atas perjuangan kerasnya dari awal hingga akhir. Tetap terus berlatih, terus rendah hati dan tak henti raih prestasi," tulisnya.

Dalam kesempatan itu sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemko Padang juga hadir memberikan 'support' diantaranya Kadispora Padang Mursalim, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal, Kabag Umum Budi Payan dan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan yang diwakili Kabid Destinasi, Usaha dan Industri Pariwisata Andree Algamar. Selain itu juga hadir anggota DPRD Padang Faisal Nasir dan Mukhlis.

Sementara itu terpisah, Walikota Padang H.Mahyeldi ketika mendapat kabar gembira dari Ketua Umum PSP Hendri Septa menyambut gembira dan merasa terharu atas keberhasilan PSP U-15 mengharumkan nama Sumatera Barat di pentas nasional."Kami bangga dan terharu atas keberhasilan PSP tersebut menjadi Sang Juara di pentas Nasional," sebut Wako Mahyeldi.

Seperti diinformasikan, Sang Juara PSP U-15 akan  membawa Piala Soeratin ke Kota Padang pada Minggu (1/3/2020). Rombongan pun akan  disambut langsung secara resmi oleh Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah sekira pukul 15.00 WIB di BIM dengan prosesi pengalungan bunga. Setelah itu para jawara nasional tersebut langsung diarak keliling Kota Padang dengan finis di GOR H.Agus Salim Padang.(David/Rengga/*/Humas Padang)


Infonusantara.net - Pemerintah Kota Padang melalui Inspektorat Kota Padang mengadakan Sosialisasi Peraturan Wali Kota (Perwako) Padang Nomor : 21 Tahun 2016 tentang Pengendalian Gratifikasi dilingkungan Pemerintah Kota Padang.

Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris Daerah Kota Padang Amasrul di Ruangan Bagindo Aziz Chan, Balaikota, Aia Pacah, Rabu (29/1/2020).

Sekda mengatakan, sosialisasi Perwako Nomor: 21 Tahun 2016 tentang Pengendalian Gratifikasi sejalan dengan misi Pemerintah Kota Padang yaitu menciptkan tatakelola  Pemerintah yang bersih dan pelayanan publik yang prima.

"Misi ini memiliki tujuan untuk mewujudkan aparatur pemerintahan yang bersih dari tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme sekaligus merupakan amanat dari Inpres nomor 5 tahun 2004 tentang pemberantasan korupsi," jelasnya.

Amasrul menjelaskan, penerapan kebijakan pengendalian gratifikasi hingga saat ini belum sepenuhnya dipelajari oleh semua ASN dilingkungan Pemko Padang. Disamping itu belum juga memiliki pemahaman dan sikap yang sama tentang gratifikasi tersebut.

"Kita tentunya mengingikan, melalui  Sosialisasi  ini setiap ASN di Kota Padang  mengetahui substansi nilai-nilai dan norma kebijakan yang telah ditetapkan terhadap gratifikasi sehingga  dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi masing-masing," paparnya.

Ia pun berharap, sosialisasi ini dapat menghasilkan upaya yang bersifat edukatif, pengawasan, maupun pengembangan sistem deteksi dini bagi aparatur pemerintah khusus para pejabat penyelenggara negara.

 "Sehingga semua pihak yang terkait dalam penyelenggara negara dapat terhindar dari tindakan-tindakan yang patut diduga sebagai tindak pidana korupsi," ujarnya.

Inspektur Kota Padang Andri Yulika mengatakan, tujuan diselenggarakan kegiatan sosialisasi pengendalian gratifikasi adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman seluruh jajaran Pemko Padang khususnya peserta sosialisasi tentang program pencegahan dan pengendalian tindak pidana korupsi dan peraturan-peraturan yang berkaitan dengan program tindak pidana korupsi.

"Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini diharapkan semua pihak dapat mengimplementasikan, mengevaluasi, dan menindaklanjuti kebijakan yang telah ditetapkan sehingga pemerintah kota Padang secara simultan bisa mewujudkan pembangunan zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani dalam (WBBM)" jelasnya.

Peserta sosialisasi gratifikasi melibatkan kepala Puskesmas PPTK, bendahara pengurus barang dan pejabat pengadaan di lingkungan pemerintah kota Padang lebih kurang 115 orang, dengan nara sumber dari tim Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Kota Padang dengan materi program pengendalian gratifikasi dan Perwako No.21 tahun 2016, sebut Andri Yulika yang diwakili sekretaris Inspektur Kota Padang Arfi Anis.(hms)

Foto :(Doc Humas) 
Infonusantara.net- Rombongan Komisi VIII DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Ihsan Yunus kali ini melakukan kunjungan kerja (kunker) reses ke Kota Padang, Jumat (28/2/2020).

Seperti diketahui, kunker ke Kota Padang kali ini dalam rangka menjaring aspirasi warga masyarakat Kota Padang terutama salah satunya membantu tindak lanjut upaya mengatasi abrasi di kawasan Monumen Merpati Perdamaian, Muaro Lasak, Pantai Padang.

Sebagaimana Komisi VIII DPR RI sendiri mempunyai ruang lingkup tugas di bidang agama, sosial kebencanaan serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Adapun dari 18 anggota Komisi VIII DPR RI tersebut, terdapat 3 orang wakil rakyat yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Sumatera Barat diantaranya H. Muhammad Asli Chaidir, Ny. Lisda Hendrajoni dan John Kennedy Aziz.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Laksdya TNI (Purn) Moekhlas Sidik mengatakan, ia dan rombongan pun mengaku prihatin setelah melihat secara langsung kondisi sekitar bibir pantai yang tergerus abrasi di Monumen Tugu Perdamaian Muaro Lasak.

"Maka itu, kita di Komisi VIII DPR RI akan berupaya membantu mencarikan solusi untuk segi penganggaran dari APBN nantinya. Apakah yang bisa dibangun dan dilakukan sehingga abrasi dapat dikendalikan di sepanjang Pantai Padang ini," sebutnya di sela peninjauan di Tugu Merpati Perdamaian, Jumat siang (28/2/2020).

Ia menyebut, untuk penanganan abrasi pihaknya akan mengupayakan dibangunnya infrastruktur dinding pembatas dan penahan ombak permanen nantinya. Selain itu juga dibutuhkan infrastruktur alam berupa pohon penahan ombak seperti salah satunya pohon cemara udang.

"Harus ada kombinasi untuk mengatasi abrasi ini. Butuh infrastruktur buatan dan alam berupa pohon penahan ombak. Semoga saja bisa kita realisasikan secepatnya karena ini penting," tutur Moekhlas.

Sebelumnya diberitakan, Monumen Merpati Perdamaian yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada April 2016 tersebut sedikit lagi ambruk akibat abrasi.

Tangga yang ada di belakang monumen pun terlihat sudah rusak parah akibat dikikis gelombang laut. Di bagian belakang monumen saat ini hanya dipasangi karung pasir pemecah ombak, namun hal itu tidak mampu mengatasi abrasi yang kembali terjadi sewaktu-waktu. Dan kerusakan akibat abrasi itu sudah terjadi sejak delapan 11 bulan belakangan.

Sementara itu Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa yang memandu langsung peninjauan itu menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Padang sangat menyambut baik dan berterima kasih kepada Komisi VIII DPR RI yang telah merespon informasi dan harapan yang disampaikan melalui BPBD dan Dinas PUPR Kota Padang.

"Yaitunya sekaitan upaya mengatasi abrasi di bibir pantai kawasan Tugu Merpati Perdamaian Pantai Muaro Lasak ini. Tentu harapan kita adalah, bagaimana pimpinan dan anggota Komisi VIII DPR RI ini bisa memperjuangkan anggaran yang tadinya telah dijanjikan juga oleh BNPB untuk pembuatan penahan ombak sepanjang 19 km dari Pantai Padang sampai Pantai Pasir Jambak dengan lama pengerjaan 7 tahun. Sekarang masih sedang tahap perencanaan dan akan dilakukan pengkajian," sebut wawako didampingi Kepala BPBD Barlius dan Kepala Dinas PUPR Yenni Yuliza.

Untuk sementara sebelum pembangunan itu selesai, Hendri pun menyebut Pemko Padang sangat mengharapkan dukungan pihak terkait untuk melakukan antisipasi sementara agar abrasi tidak mengancam keutuhan Tugu Merpati Perdamaian khususnya.

Seperti diketahui, sebelum meninjau Tugu Merpati Perdamaian 
rombongan Komisi VIII DPR RI ini sebelumnya menggelar pertemuan di Kantor Balai Kota Padang. Rombongan pun disambut baik Wali Kota Padang Mahyeldi, Wakil Wali Kota Hendri Septa dan sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemko Padang. Dalam pertemuan yang dilangsungkan di Ruang Abu Bakar Ja'ar Balai Kota Padang itu, masing-masing pimpinan dan anggota Komisi VIII DPR RI mendengarkan harapan yang ditujukan oleh OPD terkait untuk kemajuan masyarakat dan Kota Padang ke depan. (David/Ulil/Humas Padang)



Infonusantara.net -Pagelaran anak nagari Pauh IX Kuranji Urak Balabek yang digelar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Padang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kota Padang di Medan Nan Bapaneh Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX merupakan bagian dari pelestarian nilai - nilai adat dan budaya Pauh si Ampek Baleh (XIV), yaitu Pauh V dan Pauh IX Kecamatan Kuranji Kota Padang.

Ketua IPSI Kota Padang Zulhardi Z.Latif 
Urak Balabek merupakan rangkaian prosesi tradisi dalam rangka malewakan (pengukuhan) guru tuo silek (silat) di daerah Pauh si Ampek Baleh. Dimana ratusan pandeka (Pendekar) silat Pauh IX, Kecamatan Kuranji diarak  menggunakan bendi start di halaman kantor KAN Pauh V menuju kantor KAN Pauh IX.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Walikota Padang Hendri Septa,BBus.MIB, dan hadir pada kegiatan itu anggota DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, anggota DPRD Kota Padang Mastilizal aye, Zalmadi Malin Basa, Yandri Hanafi, Muzni Zein, Irwan Basyir Dt Rajo Alam Ketua MPA ( Majelis Pertimbangan Adat) KAN Kuranji, M.Fikar Datuak Rajo Magek, Niniak mamak, bundo Kanduang, ratusan pandeka silek dan masyarakat Pauh Kuranji Kota Padang.

Zulhardi Z.Latif selaku Ketua umum IPSI Kota Padang menyampaikan kegiatan Urak Balabek ini di angkat sebagai upaya melestarikan budaya. Urak Balabek merupakan prosesi pelewaan mengangkat guru-guru tuo silek di daerah Pauh si Ampek Baleh. Dimana guru tuo silek ini lah yang akan mengajarkan kepada murid di Sasaran sasaran Silat di Pauh Kuranji sebagai regenerasi silek Pauh

Tahun depan kita minta kegiatan ini akan di adakan di Pauh V , agar terjadi kembali singkronisasi antara Pauh V dan IX yang disebut Pauh si Ampek Baleh (XIV) dikecamatan Kuranji.

Ia mengatakan, kita hidupkan sasaran -  sasaran silek dan kalau lah sudah hidup sasaran -sasaran silek ini tentunya dapat mengatasi permasalahan anak anak generasi muda kita dalam hal negatif seperti , tawuran, narkoba, pergaulan bebas dan lainnya.

Lebih lanjut disampaikan, melalui Dinas Pariwisata dan budaya yang telah diaganggarkan melalui pokir - pokir anggota dewan. Kita menginginkan kegiatan ini dijadikan ivent agenda tahunan di Kota Padang. Ini tidak kalahnya dengan festival Siti Nurbaya yang telah dilaksanakan sebagai agenda pariwisata tahunan.

"Selain itu Zulhardi Z.Latif juga mengatakan untuk Silek Prestasi IPSI Kota Padang dua kali meraih juara proprov dan dari sepuluh atlet provinsi, empat atlet yang akan bertanding pada kejuaraan PON di Papua adalah dari Kota Padang. Kemudian Silat tradisi selalu juara provinsi dan nasional dan kejuaraan Silat internasional kita berhasil membawa Piala Presiden RI di Batusangkar 2018 lalu, " papar Zulhardi Z.Latif anggota DPRD Kota Padang ini, Kamis (27/2) malam kemarin.
Irwan Basir Datuk Rajo Alam Ketua MPA KAN Pauh IX 
Pada kesempatan itu Irwan Basir Datuk Rajo Alam, Ketua Majelis Pertimbangan Adat (MPA) KAN Pauh IX mengatakan, Rancak Kampung dek Nan Tuo Rami Kampung dek Nan Mudo. Dia mengatakan kegiatan yang digelar ini bisa menjadi Icon yang bisa kita jual menjadi suatu aset wisata budaya yang ada di Kota Padang.

Irwan Basir juga menegaskan, ivent ini jangan untuk hari ini saja, kedepannya kita berharap juga bisa mengundang saudara kita dari negeri seberang seperti Malaysia, Brunei di Medan Nan Bapaneh ini.  "Pauh IX lengkap dengan segala komponennya. Tibo dimato indak di piciangan tibo diparuik indak dikampihan. Mari sama  -sama kita  membangun nagari dengan potensi - potensi yang kita miliki, " pungkasnya.

Sementara Wakil Walikota Padang Hendri Septa mengatakan kegiatan ini adalah tradisi adat budaya yang bisa kita warisi turun temurun kedepannya kepada generasi muda kita.

"Kalaulah acara ini dimasukkan dan kami terima di akhir tahun 2019 lalu, maka kegiatan ivent adat istiadat dan budaya Pauh IX ini sudah pasti masuk dalam List of Ivent Kota Padang, dimana di 2020 ini Kota Padang di penuhi dengan ivent - ivent agenda tahunan, "kata Wawako

Di 2021 kegiatan ini kita akan masukan dalam agenda tahunan. InsyaAllah
kita akan jadikan ivent ini bisa seperti Tabuik di Pariaman yang sudah mendunia, juga seperti di Bali,pariwisata dan adat terus dipertahankan dan di olah anak nagari. Kita inginkan Ivent yang diselenggarakan ini sebagai momentum Kuranji bangkit. Kegiatan adat dan budaya di Kuranji ini bisa tampil nasional juga mendunia. Kita harapkan setiap kecamatan itu punya satu icon


"Basamo kito menjadikan Nagari ini aman. menjadi perhatian kita bersama
terhadap penyakit masyarakat (pekat)
Pergaulan bebas, narkoba,
LBGT,  begal, tawuran. Peran Ninik mamak bundo Kanduang, kita semuanya," ungkap Hendri Septa dalam sambutannya sekaligus secara resmi membuka kegiatan Urak Balabek yang  dimulai 27 hingga 29 Februari 2020. (bim)




Foto (Humas)
Infonusantara.net  - Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa meletakkan batu pertama pembangunan Masjid/Musala Al- Hidayah yang berlokasi di Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (27/2/2020).

Masjid/musala tersebut digagas oleh Majelis Dzikir Al-Hidayah (MZA) Asia Fasifik Perwalian Sumatera Barat yang perwalian untuk Kota Padang.

Turut Hadir dikesempatan itu, Syekh Maulana Muhammad Said Sulaiman, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Arnedi Yarmen, Anggota DPRD Kota Padang Azwar Sari, Rustam Efendi, UPT.1 Irigasi Air Dingin Dinas PUPR Kota Padang Oky Syamdilova, Jamah Majelis Zikir Al Hidayah di lingkup Sumbar dan Kepulauan Riau, unsur Forkopimka Setempat serta tamu undangan lainnya.

Wawako Hendri dalam arahan menyampaikan apresiasi dan sangat menyambut baik pembangunan Masjid/Musala Al Hidayah. Menurutnya, dengan akan dibangunnya masjid/musalah oleh Majelis Dzikir Al-Hidayah  (MZA) Asia Fasifik Perwalian Sumatera Barat ini tentunya akan bertambah sarana ibadah di Kota Padang.

"Atas nama Pemko Padang kami akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini. Kami mendoakan semoga pengerjaan pembangunan dapat segera dilaksanakan dan dapat segera bermanfaat untuk warga sekitar," terangnya.

Selanjutnya, Wawako Hendri mengharapkan dukungan dari Majelis Dzikir Al-Hidayah (MZA), khususnya yang berada di Kota Padang untuk bersama-sama memperhatikan perkembangan generasi muda.

Seiring dengan tingginya animo masyarakat menjadikan Kota Padang sebagai tujuan. Apakah tujuan  bisnis, parawisata dan tujuan lain, tentu akan dapat mengiring masuknya perilaku-perilaku menyimpang ke Kota Padang.

"Kenakalan remaja, begal, tawuran, penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas. Maka dalam hal ini kami mengharapkan peran Majelis Dzikir Al-Hidayah (MZA) untuk mengatasi perilaku-perilaku tersebut sehingga masa depan generasi muda akan selamat," ulasnya.

Wawako mengingatkan, jika pemerintah maupun masyarakat saat ini tidak memikirkan bagaimana menyelamatkan generasi muda dari perilaku-perilaku menyimpang, maka yakinlah masa depan generasi muda tidak akan baik.

"Hari ini kami sangat bahagia dengan adanya Majelis Zikir Al Hidayah akan membantu pembangunan di Kota Padang terutama dalam membangun generasi muda yang baik untuk bangsa dan negara," pungkasnya. (hms)


Infonusantara.net - Pemerintah Kota Padang bekerja sama dengan Al Hamas Islamic Event Organizer menggelar Lomba News Presenter Tingkat Pelajar SLTP se-Kota Padang di Ruang Bagindo Aziz Chan Balaikota Padang, Aie Pacah, Kamis (27/02/2020).

Lomba yang diikuti oleh masing-masing dua orang perwakilan dari 45 SLTP se-Kota Padang tersebut diadakan dalam rangka memeriahkan Hari Pers Nasional yang puncaknya jatuh pada 9 Februari lalu, di samping mencari bibit-bibit baru di dunia news presenter atau pembaca berita.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Habibul Fuadi mewakili Wali Kota Padang membuka secara resmi kegiatan tersebut.

"Dengan adanya event ini, generasi muda di Kota Padang diharapkan mampu menjadi karakter yang positif dan mengerti tentang dunia jurnalistik, serta dapat menyaring informasi dalam setiap berita yang diperoleh dari berbagai media", ujar Habibul.

" Lomba semacam ini juga akan membuka peluang bagi generasi muda untuk lebih menggali keilmuan tentang news presenter yang akan melahirkan para presenter andal, sebagai profesi yang menjanjikan", imbuhnya.

Dari hasil penilaian dewan juri yang terdiri dariFirdaus Abie, wartawan senior yang merupakan General Manager dan Pemimpin Redaksi Harian Umum Rakyat Sumbar, yang juga pernah menjabat sebagai Pemred Padang Ekspres dan Manager Program Padang TV; sertaNashrian Bahzein, Pemred Padang TV  ditetapkan 6 (enam) pemuncak dalam lomba tersebut.

Juara I diraih oleh Intan Maharany dari SMPN 17 Padang. Juara II ditempati Aditya Putra Pratama, siswa SMPN 5 Padang. Juara III jatuh kepada Meytania Anjella Zaluhu dari SMP Frater Padang.

Sedangkan Juara Harapan I diraih oleh Gita Maharani Wismuller perwakilan SMPN 9 Padang, Harapan II jatuh kepada Zhafira Putri Yuddia dari SMPN 11 Padang Dan Harapan III M. Ammar Al-Farug dari SMP Islam Ar Risalah Padang. Para pemenang mendapatkan hadiah piala dan uang tunai. (hms)

Foto: (Doc Humas) 
Infonusantara.net Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mendorong para milenial mengembangkan usaha kreatif yang mencakup hulu dan hilir. Seperti halnya L’ile Chocolate Factory & Museum besutan pengusaha muda Priscila Partana yang diresmikan siang tadi, Rabu (26/02/2020).

“Kami dari Pemerintah Kota Padang terus mendorong para milenial menggagas usaha kreatif. Keberadaan rumah coklat sekaligus museum dan outlet yang dimulai Priscila adalah contoh bagus untuk memotivasi milenial lainnya,” kata Mahyeldi disela peresmian L’ile Chocolate yang beralamat di Jalan MH. Thamrin Alang Laweh, Padang Selatan tersebut.

Mahyeldi juga mendukung cita – cita Priscila yang ingin memperkenalkan produk coklat asal Sumatera Barat ke dunia internasional. Dia akan mengikuti festival coklat berskala nasional dan internasional.

“Cita – cita Priscila yang ingin mengikuti kontestasi coklat internasional sudah pasti kita dukung bersama,” ujar Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi, pengembangan coklat yang dari hulu hingga hilir ini merupakan yang pertama, setidaknya untuk wilayah Sumatera.
“Ini yang pertama, setidaknya di Sumatera,” ulasnya.

Walikota yang kerap disapa Buya itu menyebut, kehadiran L’ile Chocolate menjadi salah satu solusi meningkatkan gairah pertanian, khususnya petani kakao.

“Selama ini petani kakao mengalami kelesuan, namun sekarang bisa lebih bergairah. Menyusul adanya rumah coklat yang mengelola dari perkebunan sampai ke pengolahan dan melahirkan beragam produk coklat,” tutupnya.

Pada Grand Opening L’ile Chocolate ini Walikota Padang didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Terlihat hadir Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Arfian, Kepala Dinas Perdagangan, Endrizal, Kadis Tenaga Kerja dan Perindustrian Yunisman serta Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Corri Saidan. (Humas)


Infonusantara.net - Penerapan kebijakan pengendalian Gratifikasi sesuai peraturan Walikota (Perwako)  nomor 21 tahun 2016 sudah memasuki tahun ke 4.  Belum semua Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Padang memiliki pemahaman serta sikap yang sama, sehingga melalui sosialisasi ini diharapkan kepada perangkat  Daerah dan unit kerja berkomitmen menerapkan kebijakan yang telah ditetapkan dan melakukan inovasi terkait pelaksanaannya sesuai karakteristik unit kerja.

Hal itu disampaikan Sekda  Amasrul saat mewakili walikota Padang membuka sosialisasi peraturan walikota nomor 21 tahun 2016 tentang pengendalian gratifikasi di gedung Dinas Pendidikan kota Padang Selasa 25/2/2020

Selanjutnya,  diharapkan kepada perangkat Daerah dan unit kerja melakukan epaluasi atas penerapan kebijakan secara priodik. Menindaklanjuti hasil evalusai atas penerapan program pengendalian gratifikasi, dan melindungi pelapor gartifikasi serta menjadikan kebijakan  sebagai salah satu instrumen penilaian prilaku budaya kerja ASN Pemerintah Kota Padang yakni budaya integritas. Dan memberikan keyakinan yang memadai antara gratifikasi  sumbangan, pungutan dan infak.

Untuk mewujudkan aparatur Pemerintah yang bersih dari tindak pidana korupsi serta mewujudkan tata kelola Pemerintahan bebas dari tindak pidana korupsi, diperlukan berbagai upaya yang bersifat edukatif. Agar terhindar dari tindakan yang patut diduga sebagai tindak pidana korupsi dilakukan  pengawasan, maupun pengembangan sistim deteksi dini bagi aparatur Pemerintah khususnya para pejabat penyelenggara Negara.", Jelas Amasrul.

Disamping itu, Tujuan dilaksanaka sosialisai Peraturan walikota nomor 21 tahun 2016 agar setiap Aparatur Sipil Negara pemerintah Kota Padang mengetahui nilai-nilai dan norma kebijakan yang telah ditetapkan. Dan mengimplementasikan dalam pelaksanaan tugas pokok dan pungsinya. Disamping itu agar setiap institusi dapat mengendalikan fungsi organisasi melalui pemahaman,penglihatan, pendengaran, dan analisis imbuhnya.

Pada saat yang sama Kepala Inspektorat Kota Padang  Andri Yulika, SH,M.Hum melaporkan. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi terhadap 16 sekolah yang dilaksanakan pada tahun 2019 dapat disimpulkan, belum semua ASN dan komite sekolah mendapat sosialisasi program pengendalian gratifikasi. Ada indikasi peristiwa pemberian dan penerimaan gratifikasi, tetapi belum menyampikan lapoaran kepada tim UPG Kota Padang. Dan selanjutnya bersedia membuat komitmen melaporkan kepada tim UPG Kota Padang apabila menerima atau menolak hadiah dari atau pihak lain.

Adapun Peserta sosialisai perwako nomor 21 tahun 2016 tentang pengendalian gratifikasi di ikuti oleh kepala sekolah, Komite sekolah, bendahara sekolah, bendahara BOS dan guru dilingkungan Pemerintah Kota Padang sebanyak 120 orang. (hms).


Foto: (Doc Humas) 

Infonusantara.net - Seiring adanya perubahan nomenklatur di tubuh birokrasi Pemerintah Kota Padang, menjadikan sejumlah pejabat eselon II, III dan IV kembali dilantik dan dikukuhkan sesuai Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) terbaru.

Pelantikan dan pengukuhan itu dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa di Ruang Serbaguna Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Senin (24/2/2020).

Wakil Walikota Hendri Septa dalam pelantikan tersebut menyebutkan, perubahan ini dilakukan berdasarkan perhitungan beban kerja pada masing-masing OPD. Ada OPD yang mengalami perampingan jabatan struktural dan ada juga yang mengalami penambahan jabatan struktural.

"Sehingga perubahan tersebut tentunya membuat jabatan struktural terkait perlu dikukuhkan, agar dapat berjalan dan beraktivitas melayani masyarakat sesuai dengan struktur yang baru," sebut Hendri Septa dalam sambutan dan arahannya.

Beberapa OPD dan jabatan yang mengalami perubahan nomenklatur tersebut diantaranya adalah di lingkup Sekretariat Daerah Kota (Setdako), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan. Total keseluruhan pejabat yang dilantik sebanyak 72 orang.

Khusus di Bagian Sekretariat Setdako, terjadi perubahan untuk jabatan Asisten Pemerintahan yang kini berubah menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat dengan masih diisi pejabat lama Edi Hasymi.

Selanjutnya jabatan Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan kini berubah menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan dengan tetap dijabat Hermen Peri. Kemudian jabatan Asisten Administrasi yang kini berubah menjadi Asisten Administrasi Umum dengan tetap dijabat oleh Didi Aryadi.

Sementara untuk tingkat Kepala Bagian (Kabag) di lingkup Setdako Padang juga terjadi perubahan, seperti Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan dijabat oleh Amrizal Rengganis yang sebelumnya Kabag Humas, Kabag Pemerintahan sekarang menjadi Kabag Tata Pemerintahan ditempati oleh Rachmadeny Dewi Putri, Kabag Perekonomian berubah menjadi
Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam ditempati
Swesti Fanloni, Kabag Pembangunan kini berobah menjadi Kabag Administrasi Pembangunan dan Perencanaan yang ditempati Hermansyah. Sedangkan untuk jabatan Kabag Hukum, Kabag Kerjasama, Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kabag Pengadaan Barang/Jasa (PBJ), Kabag Umum dan Kabag Organisasi tidak mengalami perubahan pada nomenklatur baru tersebut.   

Beberapa jabatan Sub Bagian di masing-masing Bagian tersebut juga ada yang mengalami perubahan. Begitu juga untuk jabatan Kepala Bidang (Kabid), Sub Bidang (Subbid) dan Kepala Seksi (Kasi) di sejumlah OPD yang mengalami perubahan nomenklatur terkait di atas.

Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa menyebutkan, pelantikan dan pengukuhan kali ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 56 Tahun 2019 tentang Pedoman dan Nomenklatur Unit Sekretariat Provinsi dan Kabupaten/Kota.

"Alhamdulillah, hari ini kita telah menyaksikan bersama-sama pengukuhan jabatan bagi pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Padang. Tentu, yang kita harapkan adalah meskipun itu cuma merubah nomenklatur, namun sangat diharapkan  menjadi langkah awal atau titik nol bagi yang dilantik untuk lebih bersemangat lagi melakukan pengabdian dan mengejar target kinerja dengan bekerja sungguh-sungguh. Karena selaku ASN kita bekerja harus melayani dengan hati," ujar wawako.

Hendri Septa juga lanjut menekankan kepada setiap pejabat atau pun ASN di lingkungan Pemerintah Kota Padang harus superior dengan artinya harus senantiasa berupaya mempersembahkan kinerja di atas rata-rata. 

"Semoga dengan itu Pemko Padang bisa memberikan bukti dari janji-janjinya kepada masyarakat, karena seluruh pejabat dan ASN-nya dapat bekerja dan melayani publik/masyarakat secara baik dan prima sesuai Undang-undang dan aturan yang mengatur," harap wakil wali kota muda itu mengakhiri.(Humas Padang)

Foto :(Doc Humas) 

Infonusantara.net
-
Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa menyambut baik keberadaan Rumah Pintar yang terletak di kawasan Perumahan Cimpago Permai, Kelurahan Koto Luar, Kecamatan Pauh.

Menurutnya, keberadaan rumah pintar mampu menunjang peningkatan kualitas pendidikan di Kota Padang. Melalui rumah pintar anak-anak dapat menambah ilmu setelah selesai belajar di sekolah.

"Dirumah pintar ini anak-anak diajarkan mata pelajaran diantaranya pelajaran agama islam, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris," ujar Wawako Hendri Septa saat mengunjungi Rumah Pintar tersebut, Minggu (23/2/2020).

Wawako mengatakan, peningkatan kualitas pendidikan merupakan bagian visi pemerintah Kota Padang lima tahun kedepan yaitu menciptakan masyarakat madani berbasis pendidikan.

"Dengan kehadiran kita disini, kita tentunya berharap proses belajar yang dilaksanakan semakin meningkat dan kita akan mencarikan solusi supaya rumah pintar ini lebih berkembang," jelasnya.

Senada dengan itu, Anggota DPRD Kota Padang Rafdi menyambut baik keberadaan Rumah Pintar ini. Ia berharap Rumah Pintar ini segera memiliki legalitas, sehingga dapat menerima bantuan dari pemerintah.

"Dengan adanya legalitas, maka kami dari pihak DPRD atau pemerintah bisa menganggarkan melalui dana pokir maupun APBD dan nanti Rumah Pintar ini dapat berkembang," jelasnya.

Sementara itu, pendiri Rumah Pintar Ifnul Dinata mengatakan, Rumah Pintar didirikan sejak 21 Januari 2019. Memiliki murid lebih kurang 176 yang terdiri dari tingkat PAUD hingga SLTP.

Dalam rumah pintar ini, anak-anak diajarkan pelajaran matematika, pendidikan agama, bahasa Indonesia, Pertanian berbasis perkotaan dan perikanan. "Untuk guru, kita minta kesedian dari mahasiswa Unand, UIN dan UNP yang berjumlah 20 orang," sebutnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wawako juga menjumpai Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (Himsekta) Universitas Andalas yang tengah melakukan bakti sosial. Kepada Himsekta, Wawako Hendri menyampaikan apresiasi yang sangat luar biasa atas bakti sosial yang dilaksanakan. Semoga kegiatan yang dilaksanan dapat memberikan pengalaman baru bagi Himsekta. (Mul/Humas Padang)

Evi Yandri Rajo Budiman Ketua FKAN Pauh IX Kuranji periode 2020-2025 
Infonusantara.net - Evi Yandri Rajo Budiman kembali dipercaya secara aklamasi sebagai Ketua Forum Komunikasi Anak Nagari (FKAN) Pauh IX Kuranji untuk periode 2020-2025 pada Mubes FKAN Pauh IX, Minggu 23 Februari 2020.

Usai terpilih, Evi Yandri menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang kembali memberikan amanah ke pundaknya sebagai Ketua FKAN Pauh IX.
Evi Yandri Rajo Budiman bersama Irwan Basir Datuk Rajo Alam Ketua MPA KAN Pauh IX Kuranji 
"Saya menyampaikan terimakasih kepada anak nagari, ninik mamak, tokoh masyarakat,  OKP dan ormas yang ada di Pauh IX telah mempercayakan kepada saya sebagai Ketua FKAN periode 2020-2025," ujarnya.

Untuk periode ke depan, kata Evi Yandri, pihaknya akan melanjutkan program yang telah direncanakan FKAN Pauh IX, baik itu di bidang pembangunan fisik maupun sumber daya manusia.

"Untuk itu, kita akan melakukan penguatan pengurus FKAN Tapian. Sebab, FKAN Tapian akan menjadi ujung tombak ke depannya," ungkap Evi Yandri yang merupakan Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Barat ini.

Selain itu, kata Evi, pihaknya juga akan melakukan komunikasi dan koordinasi antar lembaga yang ada di Pauh IX, termasuk lembaga pemerintahan mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kota dan provinsi.

"Kita akan rampungkan kepengurusan dalam waktu dekat ini. InsyaAllah, semua pihak akan kita rangkul. Kita akan bekerjasama bagaimana kepengurusan FKAN ke depan ini memang memenuhi unsur-unsur yang ada. Kita membutuhkan orang-orang yang betul-betul mau bekerja ikhlas untuk nagari Pauh IX ini," cakap politisi Partai Gerindra ini.(inf/by)


Infonusantara.net - Evi Yandri Rajo Budiman terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Forum Komunikasi Anak Nagari (FKAN) Pauh IX Kecamatan Kuranji Kota Padang, Sumatera Barat untuk kedua kalinya, Minggu 23 Februari 2020.
Evi Yandri Rajo Budiman terpilih secara aklamasi dalam Mubes FKAN Pauh IX yang ke-2. Prosesi pemilihan dipimpin oleh Ketua SC Mubes FKAN Pauh IX Tan Gusli Rajo Batuah yang didampingi Sekretaris SC Khalid Syaifullah dan dua orang anggota SC, yaitu Zamri Yahya, dan Zulwagni.

Terpilihnya Evi Yandri secara aklamasi karena didukung penuh oleh sembilan FKAN Tapian yang ada di Kenagarian Pauh IX, sehingga ia ditetapkan SC Mubes FKAN Pauh IX sebagai calon tunggal.

SC Mubes FKAN Pauh IX Memimpin Jalannya Sidang Mubes 
Jalannya sidang pemilihan Ketua FKAN Pauh IX sempat berlangsung sengit dan sempat membuat pimpinan sidang cukup kewalahan dalam menampung interupsi peserta mubes.

Rata-rata yang melakukan interupsi menghendaki agar Evi Yandri segera ditetapkan sebagai Ketua FKAN Pauh IX terpilih, tanpa melalui proses sidang pemilihan yang telah ditetapkan SC.

Pasalnya, kata mereka, masing-masing FKAN Tapian sudah memberikan dukungan penuh kepada Evi Yandri untuk memimpin FKAN Pauh IX untuk kedua kalinya.

“Karena peserta sidang Mubes menghendaki demikian, maka kami dari SC hanya menetapkan apa yang kita sepakati dalam Mubes ini,” ujar Tan Gusli Rajo Batuah sembari menetapakan Evi Yandri Rajo Budiman sebagai Ketua FKAN terpilih.

Dengan ditetapkannya Evi Yandri sebagai Ketua FKAN Pauh IX terpilih untuk ke dua kalinya, maka Pimpinan Sidang Mubes menetapkan pula formatur untuk menyusun kepengurusan 2020-2025 yang akan membantuk Evi Yandri Rajo Budiman melaksanakan dan melanjutkan program FKAN

Mubes FKAN Pauh IX tersebut dibuka oleh Camat Kuranji Eka Putra Bukhari, dan dihadiri oleh Ketua MPA KAN Pauh IX Irwan Basir Datuk Rajo Alam, Ketua BMPN Pauh IX M Fikar Datuk Rajo Magek, Ketua KAN Pauh IX Suardi Datuk Rajo Bujang, Kabag Humas Setdako Padang Amrizal Rengganis, dan undangan lainnya.(inf/By)

Foto: (Doc Humas) 
Infonusantara.net -- Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa tak henti-hentinya memuji inovasi dan kegiatan yang positif dilakukan oleh warga masyarakat Kota Padang. Salah satunya seperti yang dilihatkan Keluarga Besar Pemuda-Pemudi Kampung Kalawi, Kelurahan Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji.

Kumpulan pemuda yang dinamakan Pemuda ARUS itu kembali menggelar turnamen sepakbola mini ARUS Cup di tahun 2020 ini di lapangan sepakbola bawah jembatan Kalawi.

Adapun pesertanya terdiri dari 40 tim yang ada di Kota Padang dengan sistem setengah kompetisi. Sementara permainan sedikit berbeda dengan sepakbola pada umumnga karena hanya diikuti sebanyak 8 pemain yang bertanding.

"Atas nama Pemerintah Kota Padang kita sangat mengapresiasi turnamen sepakbola ini. Terutama kepada panitia penyelenggara  dan pihak pendukung yang telah berupaya menggelar kegiatan positif ini," ungkap Wawako sewakti membuka secara resmi turnamen tersebut, Minggu sore (23/2/2020).

Ia melanjutkan, besar harapan melalui turnamen sepakbola ini tidaksaja untuk prestasi namun juga bagaimana menjalin silaturrahmi sesama masyarakat dan sesama pemain sepakbola dan lainnya.

"Terlebih juga memberikan hiburan bagi masyarakat. Semoga dengan hal-hal positif seperti ini akan mengurangi hal-hal negatif di tengah masyarakat khususnya generasi muda. Untuk itu mari kita tiru dan lakukan lagi kegiatan-kegiatan positif di tengah kehidupan kita," imbau wakil wali kota muda tersebut.

Dalam kegiatan pembukaan Turnamen Sepakbola ARUS CUP 2020 tersebut juga dihadiri Sekcam Kuranji Arnoldi, Ketua DPD LPM Kota Padang Irwan Basir, Ketua BMPN Pauh IX M.Fikar serta seluruh elemen dan tokoh masyarakat Kuranji.(hms)

Rustam Efendi Ketua Umum Pengkot Perpani Kota Padang periode 2020-2024 
Infonusantara.net -Perkumpulan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Padang melaksanaan Muscab dan terpilih secara aklamasi Rustam Efendi sebagai Ketua Umum Pengkot periode 2020-2024 yang menggantikan Joni Ismet, Ketua Umum Pengkot Perpani sebelumnya. 

Muscab tersebut dihadiri oleh empat pengurus cabang (Pengcab) Kota Padang yang terdaftar di Pengprov Perpani Sumatera Barat yakni, Padang Archery Center (PAC), Semen Padang Archery Club,  Wirabraja Archery Club (WAC) dan Sabalango Archery Club. Muscab juga dihadiri oleh Dispora dan KONI Sumbar serta dua peninjau club panahan lainnya. 


Rustam Efendi Ketua umum terpilih Pengkot Perpani periode 2020-2024 mengatakan setelah dilakukan Muscab Perpani pada (20 /2) lalu,  dirinya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengkot Perpani. Dikatakan Joni Ismet selaku Ketua Umum sebelumnya menyerahkan mandat pada dirinya setelah melalui Muscab. 

"Kita akan secepatnya membentuk kepengurusan yang baru ini. Sehingga kendala - kendala tidak ada lagi, dengan adanya kepengurusan yang baru ini kedepannya," kata Rustam Efendi yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Padang ini pada, Minggu (23/2).

Lebih lanjut disampaikan olah raga panahan ini juga merupakan salah satu olah raga yang ada di islam. Selain berkuda dan berenang, Nabi Muhammad Saw, gemar olahraga panahan.Sudah sehat, bisa mengamalkan anjuran nabi pula. Subhanallah, dan kita menginginkan agar olah raga panahan ini lebih familiar dan berkembang lagi khusus untuk Kota Padang. 

"Kedepannya bagaimana kita mengangkat olahraga panahan ini dengan harapan di setiap kecamatan ada lapangan latihan panahan ini, agar olahraga panahan ini digemari dicintai oleh generasi muda kita dan menjadi salah satu olah raga yang bergengsi. 

"Selanjutnya bagaimana cara kita mengusahakan untuk menciptakan atlet panahan yang berkualitas yang akan mengangkat nama baik olahraga panahan khusus untuk Kota Padang," pungkas Rustam Efendi. 

Kita akan coba undang link pengurus - pengurus Perpani yang ada di Sumbar maupun pengurus olahraga panahan yang ada diluar seperti di Malaysia dan Brunei. 

Sebelumnya, Sekretaris umum, Padang Archery Center (PAC), Ir. Darma Hendra, ST, MT, IPP, CST, mengatakan empat klub panahan di atas telah di SK kan oleh ketua umum Pengprov Perpani Sumbar, Prof. Dr. Phil. H. Yanuar Kiram. Adapun nomor surat keputusan Pengurus Persatuan Panahan Indonesia Provinsi Sumbar masing-masing klub panahan tersebut antara lain: 

Semen Padang Archery Club : 01/Ketum-Perpani-Sumbar/VIII/2020 tanggal 21 Januari 2020, tentang Penetapan dan Pengukuhan Pengurus Klub Panahan Semen Padang Periode 2020 hingga 2024 – Pengcab Perpani Kota Padang.

Wirabraja Archery Club : 02/Ketum-Perpani-Sumbar/VIII/2020 tanggal 21 Januari 2020, tentang Penetapan dan Pengukuhan Pengurus Klub wirabaraja (Wirabaraja Archery Club) Periode 2020 hingga 2024- Pengcab Perpani Kota Padang.

Padang Archery Center (PAC) : 03/Ketum-Perpani-Sumbar/VIII/2020 tanggal 27 Januari 2020, tentang Penetapan dan Pengukuhan Pengurus Klub Panahan Padang Atchery Center (PAC) Periode 2016 hingga 2021- Pengcab Kota Padang. Dan Sabalango Archery Club : 04/Ketum-Perpani-Sumbar/VIII/2020 tanggal 28 Januari 2020, tentang Penetapan dan Pengukuhan Pengurus Klub Panahan Sabalango Archery Club Periode 2020 hingga 2025 – Pengcab Kota Padang.

Susunan personalia Pengurus PERPANI Kata Padang periode 2020-2024. 
Dewan Pembina : Hendri Sepia, B.Bus.(ACC), MIB, Joni Ismet, SH 
Dewan Penasehat : Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar, M.Pd, Ketua Umum: Rustam Efendi, Ketua Harian: Anton Wijaya, Amd, Sekretaris Umum :Peba Rasaki Syafrizal, S.IP,  Bendahara : Darma Hendra,ST.MT.IPP. CST. 

Komisi Pelatih dan Prestasi : Ibnu Kaldun S.pd,Komisi Perlombaan dan Perwasitan : Linda Sari MPd, anggota Zuriyati Darma, S.Si, Komisi Humas : Akieno, anggota Nopriadi, Komisi Perlengkapan: Ana Dewantara, anggota Reza. (inf)



Infonusantara.net - Dalam menjaga Kota Padang agar tetap bersih dan asri, Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus melakukan inovasi di samping menjalankan tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) secara rutin per harinya.

Pengelolaan lingkungan merupakan kewajiban semua manusia bukan tugas pemerintah saja. Maka itu kita harapkan semoga semua unsur, elemen dan masyarakat di Kota Padang harus mendukung pengelolaan sampah dimulai dari hulu sampai hilir secara baik. Untuk ini kita di Kota Padang sudah ada Perda No.21 tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah,.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang Mairizon dalam kegiatan diseminasi informasi di Media Center  Balai Kota Padang, Rabu (19/2/2020).

Di samping itu upaya lainnya telah diterbitkannya Perwako Nomor 109 Tahun 2019. Di sana, ada pasal yang menjelaskan soal insentif bagi masyarakat yang membantu melaporkan bagi pembuang sampah sembarangan.

 Perekam video bisa langsung mengirim aktivitas buang sampah sembarangan ke http://bit.ly/insentifsampah dengan mengisi formulir di https://forms.gle/XLrJqGjkJcAKCTyKA atau dengan scan code QR khusus yang telah disediakan DLH.

"Jika ada warga Kota Padang yang melihat secara langsung dan memvideokan orang atau pihak yang membuang sampah sembarangan Pemko Padang akan berikan insentif uang sebesar Rp100 ribu. Semoga dengan ini dapat memberikan 'warning' bagi siapa saja agar tidak lagi membuang sampah sembarangan. Karena yang rugi kita juga, kita yang akan rasakan dampaknya seperti banjir," tuturnya.

Di sisi lain, Mairizon pun mengimbau seluruh masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya sesuai aturan yang diberlakukan.

"Jangan lagi ada yang buang sampah ke sungai, tidak pada tempatnya dan lainnya. Kalau kita sayang dengan kota ini," cetusnya. (David)


Infonusantara.net - Pentingnya menjaga serta melestarikan adat istiadat dan budaya Minangkabau khusus di Pauh IX Kuranji, pada Kamis (20/2) besok, Karapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX Kuranji menggelar ivent perlombaan sasambah adat yang bertempat di Medan Nan Bapaneh KAN Pauh IX.

Pembukaan Ivent perlombaan sasambah adat (Basurah Adat) ini  dimulai pada Kamis, pukul 20.00 Wib  dan akan digelar hingga Sabtu (22/2) datang.

Ketua Majelis Pertimbangan Adat (MPA) Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX Kuranji yang juga Ketua DPD LPM Kota Padang, Irwan Basir Dt Rajo Alam menyampaikan, ivent yang akan diselenggarakan berupa perlombaan sasambah adat yang di ikuti oleh sembilan tapian sembilan suku di Pauh IX Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat.

Sembilan tapian sembilan suku Pauh IX Kuranji tersebut adalah tapian Korong Gadang, Kelurahan Koronggadang ( Suku Chaniago), tapian Gunung Sarik, Kelurahan Gunung Sarik (Suku Jambak Baduo),tapian Kuranji, Kelurahan Kuranji (Suku Jambak Batujuh), tapian Anduring, Kelurahan Anduring (Suku Sikumbang), tapian Ampang, Kelurahan Ampang (Suku Tanjuang), tapian Lubuk Lintah, Kelurahan Lubuk Lintah (Suku Melayu), tapian Sei Sapih, Kelurahan Sei Sapih( Suku Guci),tapian Pasa Ambacang, Kelurahan Pasa Ambacang (Suku Koto Batujuh) dan tapian Kalumbuk, Kelurahan Kalumbuk (Suku Koto Baduo).

"Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan motivasi pada masing-masing suku tapian. Dimana kader - kader Basurah Adat yang sudah ada bisa melakukan penguatan muatan - muatan nilai adat budaya lokal setempat,"  kata Irwan Basir Dt Rajo Alam.

Selain itu dalam rangka mendorong
meningkatnya kemampuan dan keterampilan anggota terutama dalam bertutur bahasa atau barundiang, sesuai dengan falsafah adat Minangkabau, guna menunjang kelancaran pelaksanaan berbagai kegiatan ditengah-tengah masyarakat.

"Juga untuk meningkatnya minat dan kepedulian masyarakat memahami nilai-nilai ajaran adat Minangkabau untuk akhirnya dipakai dalam kehidupan sehari-hari sebagai pedoman dan sistem berperilaku terutama berhadapan dengan situasi kekinian," ujarnya

Lebih lanjut disampaikan, dalam perlombaan ini masyarakat Kota Padang akan dapat melihat bagaimana tata cara adat istiadat, penyelenggaraan kenduri secara adat.Seperti acara mancari hari baralek / ma-arek-an tunangan, manjapuik Marapulai, Batagak Gala, Maanta Marapulai

Seperti Basurah Adat batagak gala untuk mempelai pria dari mamak (paman) ke anak  kemenakan (ponakan,red). Acara ini disebut dengan Malewakan gelar pusaka. Acara malewakan gelar pusaka tersebut dihadiri oleh Ninik Mamak dari 4 paruik Bajinih, rang sumando, induak bako, dan anak pisang.

"Untuk mengantarkan peresmian gelar pusaka tersebut, tampil seorang ahli adat untuk menyampaikan pidato yang disebut petatah dan petitih dalam bentuk untaian pantun,"  jelas Irwan Basir Dt Rajo Alam.

Kemudian penyelenggaraan adat dibawah payuang, Basurah adat kematian. Disini penyelenggaraan jenazah sesuai ajaran syarak, juga diawali dengan penyelenggaraan jenazah secara Adat, yang lazim dikenal dengan Adat dibawah Payuang.               

"Untuk itu, Irwan Basir mengajak semua elemen masyarakat di Kota Padang untuk hadir dan mensukseskan acara tersebut. Ini merupakan salah satu upaya kita dalam melestarikan adat istiadat dan budaya kita di Pauh IX Kuranji Kota Padang. Sehingga generasi muda kita tidak kehilangan jati dirinya sebagai orang Pauh khususnya dan Minangkabau pada umumnya," pungkas Irwan Basir Dt Rajo Alam. (inf)

Anggota DPRD Kota Padang Budi Syahrial 
Infonusantara.net - Revisi peraturan daerah (Perda) nomor 11 tahun 2005 tentang Ketertiban Umum dilakukan antara lain untuk mencegah tindakan kenakalan remaja dan pelajar serta pelanggaran - pelanggaran ketertiban umum ditengah masyarakat yang sering terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat.

"Revisi Perda Ketertiban Umum dibahas selama empat hari dan sudah selesai direvisi. Dalam Perda tersebut diantaranya akan diberlakukan pengawasan jam malam untuk pelajar yaitu hanya boleh keluar malam sampai jam 23.00 WIB." kata Ketua Pansus II DPRD Kota Padang, Budi Syahrial ketika dikonfirmasi melalui selulernya pada Selasa (18/2).

Ia turut prihatin atas kasus kenakalan remaja seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, aksi tawuran dan balap liar yang sering terjadi di Kota Padang. Dimana dalam kasus ini pada aksi tawuran banyak terjadi pada pelajar tingkat SMP hingga SMA. 

Dikatakan, dalam Perda itu, Satpol PP dapat mengamankan pelajar yang keluyuran di atas pukul 23.00 Wib yang tidak didampingi orang tua. Kita hanya bisa preventif bukan reprensif. Jadi jika kalau ada yang ngumpul lewat waktu ya diamankan dan diminta jemput oleh orangtuanya.

"Kan tidak mungkin kita tindak, kecuali terjadi pidana murni, dan itu tentu ranah pidana dan dijadikan anak binaan negara. Sudah ada penjaranya di Payakumbuh, kalau yang pidana penganiayaan berat dan pembunuhan,"  ujarnya. 

Ia juga menyebutkan beberapa hal yang sudah direvisi dalam Perda Nomor 11 Tahun 2005 tentang Ketertiban Umum. Seperti membentuk satuan perlindungan masyarakat (Satpinmas) di setiap RW yang terdiri dari 10 orang dan perlindungan masyarakat (Linmas) tingkat RT yang anggotanya berasal dari masyarakat setempat.

Menurut dia untuk meningkatkan keamanan di Kota Padang pemerintah tidak bisa berharap sepenuhnya ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Untuk itu diperlukan partisipasi masyarakat dalam menjalankan ketenteraman dan ketertiban di Kota Padang dengan melibatkan Satpinmas dan Linmas tersebut. 

Peranan dari Satpinmas dan Linmas disetiap kelurahan di masing-masing RW dan RT ini akan sangat menentukan. Jika sudah dilakukan antisipasi keamanan dari tingkat paling bawah maka yang namanya kegiatan berkumpul berkelompok dan keluyuran hingga larut malam bisa di atasi. Sehingga tidak ada lagi terjadi tawuran ataupun begal serta penyakit masyarakat (pekat) di Kota Padang. 

Juga seperti halnya pada tempat Kos - kosan. Mengantisipasi terjadinya prilaku menyimpang seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, maka waktu untuk bertamu ditempat ini tidak boleh terlalu malam. Baik mahasiswa putra maupun putri tidak boleh bertamu di dalam ruangan walaupun pintunya terbuka walaupun di siang hari.

"Tidak hanya itu, kita juga melakukan revisi Perda terhadap peraturan tempat hiburan malam," terang Kader Gerindra ini.

"Kita dari DPRD sudah membahas dan menetapkan suatu peraturan dan ini harus bisa didukung penuh oleh masyarakat agar Perda ini berjalan dengan baik," kata Budi Syahrial. 

Lebih lanjut ia mengatakan hasil Bamus tentang perubahan Perda tersebut sudah selesai dirampungkan bersama pihak terkait. Kemudian mengenai pembahasan dan pengesahan Perda tersebut akan disahkan pada saat Paripurna pekan depan. 

"Ia berharap melalui Perda yang sudah direvisi tersebut keamanan di Padang lebih meningkat dan Satpol PP mempunyai landasan hukum untuk melakukan tindakan terhadap pelaku pelanggaran," pungkasnya .(inf)

Penyerahan hadiah umroh oleh Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani didampingi Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar Andre Rosiade 
Infonusantara.net - Penampakan lautan manusia warnai kegiatan jalan santai dalam rangka memperingati HUT Gerindra ke -12 di Kota Padang pada Minggu (16/2/2020).

Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat Andre Rosiade mengklaim sekitar 10 ribu orang dari berbagai daerah di Sumbar ikut serta memeriahkan jalan santai yang digelar untuk memperingati HUT Gerindra ke-12 di Kota Padang.
“Alhamdulillah kegiatan ini diikuti hingga 10 ribu orang, bahkan kabarnya kegiatan Car Free Day (CFD) yang digelar Pemprov Sumbar di Jalan Khatib Sulaiman pada waktu bersamaan sepi,”  kata Andre Rosiade. 

Dikatakan kegiatan jalan santai ini juga sebagai bentuk terima kasih partai kepada masyarakat Sumbar yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada partai sehingga menjadi pemenang pemilu legislatif di daerah itu pada 2019.

Partai Gerindra berhasil mengirimkan tiga kadernya duduk di DPR RI dan 14 kader di DPRD Sumatera Barat serta menjadi pimpinan DPRD di sejumlah daerah.

“Ini bentuk kepercayaan masyarakat dan kami minta seluruh anggota DPRD agar selalu bersama rakyat dan memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat Sumbar,” ujarnya. 

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Ketua Pembina Partai Gerindra Sumbar Nasrul Abit, Ketua Partai Demokrat Sumbar Mulyadi, Indra Catri dan lainnya.

Lebih lanjut dia mengatakan saat ini pihaknya memang belum dapat mendatangkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ke Sumatera Barat karena memang kesibukan menjalankan tugas sebagai Menteri Pertahanan.

“Dalam enam bulan ke depan Pak Prabowo sibuk dengan pekerjaan mempersiapkan sistem pertahanan kita mulai dari bernegosiasi mendapatkan alutsista terbaik dengan harga bersaing dan lainnya. Kami belum dapat menjanjikan beliau datang ke Sumatera Barat dalam waktu dekat,” kata Andre. 

Meskipun demikian petinggi Partai Gerindra akan terus mendukung kegiatan DPD Gerindra Sumbar dan hari ini didatangi oleh Sekjen yang juga Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani.

“Dalam waktu dekat kita akan datangkan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Ini bentuk dukungan petinggi partai kepada kita agar Gerindra Sumbar terus bekerja untuk rakyat,” kata Andre.  
Dalam kegiatan tersebut DPD Gerindra Sumatera Barat membagikan sejumlah hadiah kepada peserta jalan santai mulai dari hadiah umroh kepada tiga orang pemenang, tiga sepeda motor dan sejumlah hadiah lainnya melalui sistem pengundian dari kupon yang diberikan kepada peserta.

“Ini sebagai bentuk terima kasih kepada masyarakat Sumbar dan kami akan menjalankan amanah yang telah diberikan untuk kepentingan masyarakat Sumbar,” pungkasnya.

Penarikan dan penyerahan pemenang doorprize berhadiah umroh perdana dilakukan oleh Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani didampingi Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar, Andre Rosiade. (inf)

Zulhardi Z.Latif serahkan hadiah doorprize pada warga setempat di akhir kegiatan Reses masa sidang I tahun 2020 
Infonusantara.net- Reses masa sidang I tahun 2020 anggota DPRD Kota Padang Zulhardi Z Latief menjemput aspirasi warga Kuranji bertempat di Sasaran Pencak Silat Durian Tapak dan di halaman Kantor Pemuda IPRITAS RW 12 Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji. 

Anggota DPRD Padang, Zulhardi Z Latief mengatakan betonisasi perlu dilaksanakan agar akses warga lancar dan kemajuan daerah terwujud secara bertahap. Betonisasi Jalan di Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji akan dilakukan melalui pokir dewan di RW 12 ini.

"Kita meminta kepada warga agar segera memasukkan proposal supaya ini bisa diusulkan pada OPD terkait untuk segera di beton," sebut kader Golkar ini, Sabtu (15/2) ketika dikonfirmasi media ini. 

Selain itu, Zulhardi Z.Latif menyampaikan soal data penerima bantuan sosial diminta kepada Dinsos untuk menyeleksi sesuai kebutuhan. Jangan warga mampu yang diajukan. Lalu, kepada RW, RT diminta tak menaikkan data warga yang mampu dalam penerima bantuan.

Ajukanlah data yang benar - benar warga kurang mampu yang memang patut dan butuh bantuan agar tujuan bantuan sosial melalui dana APBD tersebut sesuai tujuan dan tepat sasaran. 

Kita meminta kepada pihak kelurahan menelusuri hal ini ke bawah, agar warga  penerima bantuan sosial tepat sasaran dan keraguan tak ada lagi," sebut anggota Komisi IV DPRD Padang ini.

Kemudian, untuk pembenahan Balai Pemuda dan Masjid Nurul Islam juga akan dibantu demi kelancaran aktivitas pada masing-masingnya.

Lebih lanjut disampaikan, untuk realisasi aspirasi yang diusulkan warga tentu akan bertahap dilaksanakan, sebab semuanya butuh proses. Kita berharap kepada warga untuk bersinergi dalam pembangunan serta sabar dalam menanti realisasinya, sebab semua itu ada mekanismenya," pungkasnya mengakhiri. 

Diketahui pada reses Zulhardi Z Latief di akhir kegiatan ditutup dan diisi hiburan Kim dengan menyediakan beraneka ragam doorprize. Hadir dalam acara LPM, Tokoh Masyarakat, Ketua Kecamatan Golkar dan antusias ratusan warga .(inf)


H.Muharlion, S.Pd dalam kegiatan reses masa sidang I tahun 2020 di Kecamatan Koto Tangah 
Infonusantara.net - Pada agenda Reses Masa Sidang I Tahun 2020, selaku anggota DPRD Kota Padang Dapil I ( Koto Tangah), H.Muharlion,S.Pd , langsung turun menjemput aspirasi masyarakatnya di tiga tempat berbeda,  pertama bertempat di Kantor Camat Koto Tangah, selanjutnya di Komplek Lubuk Gading V Batang Kabung Ganting RW 12, Kelurahan Batang Kabung Ganting dan terakhir di Komplek Wisma Indah Lestari Lubuk Buaya, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah. 
"Koto Tangah sebagai Kecamatan dengan jumlah penduduk lebih kurang 187 ribu Jiwa yang tersebar di 13 kelurahan. Dari silaturrahim dalam agenda Masa Reses I Tahun 2020 yang dilaksanakan terhitung 9 - 14 Februari 2020, banyak persoalan yang di sampaikan masyarakat diantaranya adalah Perbaikan Jalan, Masalah Drainase, Penambahan ruang kelas baru (RKB) sekolah, Pemberdayaan Ekonomi, Masalah Sosial dan lainnya,"  jelas Muharlion, Minggu (16/2) ketika dikonfirmasi media ini.

Disampaikan, untuk fisik masih perbaikan jalan dan drainase. Masih ada di beberapa titik untuk dilakukan perbaikan jalan, juga di beberapa titik jika hujan turun termasih ada terdapat genangan air atau juga banjir.

Kemudian persoalan kurangnya sarana dan prasarana sekolah menjadi perhatian untuk segera diatasi. Beberapa kepala sekolah yang hadir dalam reses meminta agar kekurangan ruang kelas untuk segera diatasi. Hal itu guna mewujudkan sekolah satu shif di Kota Padang.

Dikatakan, memang saat ini Pemko sudah merencanakan pembangunan 500 RKB untuk mewujudkan sekolah satu shif. Untuk 2021 mendatang, Dinas Pendidikan Kota Padang sudah mengusulkan 110 RKB lagi yang tersebar di seluruh Kota Padang. 

 "Jika sudah terwujud, maka Padang bisa melaksanakan fullday school, sehingga murid dapat pembimbingan secara maksimal," sebut Muharlion.
Lebih lanjut disampaikan, untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat guna meningkatkan taraf perekonomian masyarakat kecil, Muharlion mengatakan dengan cara melakukan pembinaan - pembinaan UMKM, KUBE, pelatihan - pelatihan untuk kelompok masyarakat seperti pelatihan menjahit, memasak dan lainnya, dengan demikian perekonomian masyarakat bisa terbantu.

Kemudian persoalan kerawanan sosial ditengah masyarakat, banyak saat ini terjadi perilaku menyimpang, penyakit masyarakat yang perlu kiranya dalam hal ini adanya Perda atau aturan - aturan yang bisa mengantisipasi atau memproteksi kerawanan sosial ditengah masyarakat ini.
Selain itu juga persoalan Basis Data Terpadu (BDT). Validitas BDT sangat diperlukan karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Terutama pada masyarakat kurang mampu namun tidak bisa diberi bantuan sosial melalui dana APBD, karena mereka tak masuk ke dalam BDT.

"Ini yang harus kita perjuangkan. Kita inginkan validitasi dan pendataan aktual dari pihak RT dan RW tentang BDT ini. Sehingga bantuan sosial untuk masyarakat kurang mampu betul-betul tepat sasaran," cakap Muharlion.
Diberi amanah tiga periode, H.Muharlion S.Pd yang juga Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Padang ini mengatakan, dirinya memiliki tanggungjawab moral untuk menampung dan mengawal setiap aspirasi masyarakat sehingga dapat terwujud dan terealisasi sebagaimana diharapkan. 

Makanya, kata anggota Muharlion dalam reses yang diselenggarakan tersebut, dia sudah mencatat berbagai kebutuhan yang menjadi prioritas untuk dimasukkan ke dalam program APBD 2021 mendatang. "Kami siap mensukseskan program unggulan pemerintah kota," pungkas Muharlion. (inf)



Evi Yandri Rajo Budiman Serahkan Berkas Pencalonan Ketua FKAN Pauh IX Kecamatan Kuranji 
Infonusantara.net - Sebagai calon tunggal Evi Yandri Rajo Budiman Ketua Forum Komunikasi Anak Nagari (FKAN) Pauh IX Kecamatan Kuranji menyerahkan berkas pencalonan Ketua FKAN Pauh IX untuk masa bakti 2020-2025 kepada OC (Organizing Committee). Bertempat di Pukunaga Pauh IX Kuranji, Kota Padang, Sabtu (15/02/2020) pukul 23.00 Wib.

Dalam kesempatan ini, Evi Yandri Rajo Budiman turut apresiasi Steering Committee (SC) dan OC (Organizing Committee) yang sudah menetapkan berbagai mekanisme dan aturan dalam menyongsong pelaksanaan Mubes FKAN Pauh Kuranji Tahun 2020. Sehingga di harapkan kedepannya FKAN Pauh IX  bisa menjadi organisasi yang mapan dan besar.

Sebagai calon tunggal Ketua Forum Komunikasi Anak Nagari (FKAN) Pauh IX Kecamatan Kuranji Evi Yandri Rajo Budiman ditetapkan pada hari Minggu (16/02/2020) pukul 00.42 WIB.

Selanjutnya, Evi Yandri Rajo Budiman mengajak anak nagari dan semua lapisan masyarakat di Kenagarian Pauh IX untuk mensukseskan Pemilihan Ketua Forum Komunikasi Anak Nagari (FKAN) Pauh IX Kuranji, dengan beramai - ramai datang ke Kantor KAN Kecamatan Kuranji pada tanggal 23 Februari 2020, ujarnya.

Sementara itu, Organizing Committee (OC) melalui Ketua Erman Jamal, ST mengatakan, bahwa dalam Mubes FKAN Pauh IX Kuranji ini berjalan dengan sesuai dengan aturan yang telah dilahirkan oleh Steering Committee (SC), serta berharap dalam pelaksanaan Mubes pada tanggal 23 Februari 2020 yang akan datang bisa berjalan dengan sukses dan lancar, tuturnya.

Selian itu, Tan Gusli, S.Pd, MM, sebagai Ketua Steering Committee (SC) mengatakan, apresiasi atas kesediaan Bapak Evi Yandri Rajo Budiman dalam mentaati mekanisme dan aturan yang telah di tetapkan oleh SC, karena semua regulasi dan tata tertib pencalonan dimaksud, bertujuan untuk meningkatkan kualitas organisasi FKAN Pauh IX.

Kampanye dari tanggal 16-19 Februari 2020 ditiadakan. Demikian juga penyampaian visi misi pada tanggal 20 Februari 2020 juga ditiadakan. Tanggal penyelanggaraan Mubes yang semula tanggal 22 Februari 2020 kita undur menjadi hari Minggu, 23 Februari 2020, pangkasnya. (inf/dp)

Rustam Efendi laksanakan Reses masa sidang I tahun 2020 di Kelurahan Anak Aie Koto Tangah 
Infonusantara.net - Reses masa sidang I tahun 2020 yang dilaksanakan terhitung  dari tanggal 9 - 13 Februari 2020 lalu,
Anggota DPRD Padang Rustam Efendi turun langsung menjemput aspirasi ketengah warga di Kampuang Pisang, Batipuh Panjang Kelurahan Anak Aie dan di Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah.

Dalam kegiatan reses masa sidang I tahun 2020 tersebut warga minta agar pembangunan drainase, batu pemecah ombak (grib) di sepanjang pantai Pasia Nan Tigo , bantuan modal untuk  pengembangan usaha kelompok UMKM, penyediaan air bersih PDAM, bantuan anak sekolah.

Alhamdulillah, agenda reses yang telah di laksanakan beberapa hari lalu berjalan lancar dihadiri oleh antusias masyarakat serta tokoh masyarakat setempat, Lurah, LPM, Ketua RT/RW, serta pihak kepolisian Polsek Koto Tangah.

Hal itu disampaikan Rustam Efendi anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PAN, Dapil I Kecamatan Koto Tangah, ketika dikonfirmasi media ini melalui selulernya, Minggu (16/2).

Reses Rustam Efendi di Kelurahan Pasia Nan Tigo 
Rustam Efendi menyampaikan, permintaan penambahan batu pemecah ombak (grip) yang disampaikan oleh salah seorang tokoh masyarakat setempat di RW 14 Kelurahan Pasia Nan Tigo akibat dari persoalan abrasi yang memang mengancam keselamatan warga. Abrasi itu perlu ditangani segera, agar rumah warga tak tergerus dan keselamatan warga terjamin.

"Lanjutnya, walaupun sudah dilakukan instansi terkait namun hal itu baru separuh dan diminta agar ditambah batu pemecah ombak di sepanjang pantai," terang Kader Gerindra ini.

Selain itu, pembuatan drainase juga diharapkan warga, supaya aliran air mengalir lancar dan banjir tak lagi menggenangi pemukiman warga jika hujan turun lama. "Juga permintaan modal pengembangan usaha kelompok agar UMKM berkembang pesat dan usahanya bertahan, serta permintaan warga di Kelurahan Anak Aie, selain batuan modal usaha juga meminta penyediaan air bersih PDAM dan bantuan anak sekolah," papar Rustam Efendi.

Lebihlanjut Rustam Efendi menyampaikan, selaku anggota dewan yang telah diberikan kepercayaan dan amanah oleh masyarakat, dirinya tentu akan berusaha mengakomodir aspirasi masyarakatnya, apa yang diminta serta siap perjuangkan di pemerintahan Kota Padang baik di legislatif maupun di eksekutif melalui OPD terkait.


Semua aspirasi dalam kegiatan reses tersebut kata Rustam Efendi tentu  tampung semua dan mana yang skala prioritas akan diperjuangkan secepatnya. Semua aspirasi masyarakat akan diperjuangkan sesuai mekanisme yang ada.

Kita sudah mencatat berbagai kebutuhan yang menjadi prioritas untuk dimasukkan ke dalam program APBD 2021. Untuk itu warga diminta agar menyiapkan proposal secepatnya supaya dapat terealisasi di 2021 mendatang.

Ia juga meminta agar seluruh lapisan masyarakat, RT, RW, LPM, Tokoh Masyarakat setempat bersama Lurah setempat untuk dapat bersinergisitas menjalin komunikasi yang baik, ikut berperan dalam mengawasi pembangunan, agar kemajuan daerah terealisasi dan perubahan dapat dirasakan masyarakat.


"Kebaikan dan keberhasilan suatu pembangunan tidak terlepas dari dukungan dan peran serta masyarakat itu sendiri. Bersama-sama kita akan memperjuangkan apa saja yang menjadi kebutuhan mendesak ditengah masyarakat," pungkasnya. (inf)






Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.