September 2018

Pencarian Korban Hanyut Terbawa Air Bah di Bukit Gado-gado Kecamatan Padang Selatan 

INFO PADANG - Memasuki hari ke lima untuk pencarian  Reksa Hardiansah (10) murid SDN 40 Kelurahan Bukit Gado-gado Kecamatan Padang Selatan yang  hanyut terbawa arus dari aliran banda dekat Masjid Jabaldin menuju pantai laut bukit gado-gado hingga Minggu (30/9) masih belum mendapati titik terang. 



Dalam pencarian  itu terlihat Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Kota Padang, Pemuda Pancasila (PP) MPC kota Padang, Pemuda Panca Marga (PPM),Kelompok Siaga Bencana (KSB), Team Resque Cepat (TRC) Semen Padang, Menwa Maharuyung, KBRC, KPA, serta masyarakat setempat. 

Informasi yang diperoleh,  peristiwa hanyutnya Reksa terjadi pada, Rabu (26/9), dimana Kota Padang saat itu di guyur hujan dengan intensitas yang cukup tinggi. Hilangnya berawal dari, Reksa sepulang sekolah dan ia bermain-main bersama temannya di banda Masjid Jabaldin. Namun malang bagi Reksa saat itu mendadak terjadi air bandang di aliran banda Masjid Jabaldin tersebut, sehingga Reksa langsung terbawa arus yang sangat deras.



Danru Alfa Tim Basarnas Padang, Riko Likardo menyampaikan pencarian sudah dilakukan dengan menggunakan dua perahu karet untuk  menyisiri pesisir pantai. Satu perahu hingga pulau si Nyaru dan satu perahu lagu hingga pulau pisang kecil dan besar. Informasi terbaru juga kami peroleh setelah sampai di pulau si Nyaru, ada satu korban jatuh kelaut diantara pulau Sinyaru dan Sirandah.

Lebih lanjut disampaikan hingga hari ini(Minggu,red) kita masih belum mendapat hasil keberadaan korban bernama Reksa (10) yang  hanyut terbawa arus dari aliran banda dekat Masjid Jabaldin bukit gado-gado, semua tenaga sudah dikerahkan untuk menyisir aliran banda Masjid Jabaldin hingga ke laut, " ujar Riko dari lokasi bukit gado-gado. 

"Untuk pencarian akan dilakukan selama seminggu,saat ini merupakan hari kelima dan kami akan lanjutkan pencarian semaksimal mungkin hingga Selasa (2/10) depan. Jika belum ada titik terang hingga hari ketujuh tersebut maka pencarian akan dihentikan, namun jika ada titik terang pencarian akan kembali dilakukan, "pungkasnya. 



Dari pantauan media ini dilapangan, kenyataan ini tidak bisa ditampik, meski  telah berjibaku selama lima hari mencari bocah yang hanyut di Kelurahan Bukit Gado-gado pada Rabu (26/09) lalu, namun rasa lelah dan putus asa tidak terlihat dari raut wajah mereka (anggota PP,red). Semangat kebersamaan dalam melakukan pencarian baru mereka sudahi pada pukul 19.30 WIB. 

Ketua PP MPC Kota Padang, Roy Madea Oka menyampaikan, bahwa kami dari organasi kepemudaan telah melakukan pencarian selama lima hari, namun belum ada titik terang, padahal kami telah menelusuri aliran banda Masjid Jabaldin bukit gado-gado dalam pencariannya." ujar Roy Madea Oka yang akrab dengan panggilan Boni ini.

Saya selaku Ketua MPC PP Kota bersama Sekretaris Denni Darlizon, telah menginstruksikan dan memotivasi seluruh jajaran untuk tetap melanjutkan pencarian atas hanyutnya Reksa. 



Kami akan mengerahkan seluruh tenaga untuk pencarian Reksa ini. Hal ini sesuai dengan motto nya, "Sekali Layar Terkembang, Surut Kita Berpantang" telah mengalir diseluruh urat nadi anggota PP dalam memberikan bantuan terhadap masyarakat," ungkapnya. 

Selaku Ketua PP MPC Padang dia pun  motivasi kepada seluruh anggota PP, "berikut tulisan motivasi tersebut 
Pancasila  !!!
Salam buat saudaraku, betul kita lelah  bung. Tapi kami yakin kita tak akan pernah mundur. bisa kah kita mengembalikan lagi sang anak kepangkuan ibunya ?. Apapun kondisinya.? Kita buatkan makam yang layak buat anak kita ini. Kita mandikan. Kita kafani. Kita sholat kan bersama.Kita tempatkan di tempat yang layak. Jangan menyerah saudaraku. !!! Semoga TUHAN besok hari memberikan izin bagi kita dan di mudahkan dalam pencarian dan evakuasi. Abadi, salam buat anak istri di rumah. MPC PADANG. (inf)




INFO PADANG - Mengenang 9 tahun  bencana gempa 30 September 2009 lalu yang meluluhlantahkan sebagian besar bangunan juga merenggut banyak korban jiwa, Pemko Padang Sumatera Barat dalam upaya menanggapi darurat kebencanaan masih perlu banyak untuk membenahi segala fasilitas, sarana prasarana dalam mitigasi kebencanaan.

Anggota Komisi III DPRD Kota Padang, Wismar Pandjaitan menyampaikan usia 9 tahun Padang Gempa 30 S sekarang masih banyak pekerjaan yang harus dikejar oleh Pemko Padang dalam mitigasi bencana, diantaranya jalur evakuasi apabila terjadi bencana seperti gempa disertai tsunami dan sosialisasi bencana kepada masyarakat.

Ia melihat item tersebut sekarang tampaknya tidaklah sempurna keberadaannya. Sehingga jika gempa itu terulang kembali saat ini, maka kondisi kita tidak ada bedanya pada 2009 yang lalu.

Ia meminta kepada Walikota Padang membenahi sarana dan prasarana dalam menghadapi bencana yang akan terjadi. Jangan sampai bencana datang, baru pemko bergerak. Ini kan tidak benar.

" Ya, Pemko Padang harus menyiapkan fasilitas bagi masyarakat dalam menghadapi bencana yang terjadi. Tujuannya agar warga tidak susah payah mencari lokasi penyelamatan diri dan jatuhnya korban jiwa yang banyak tidak terlihat," ujar kader PDI Perjuangan ini , Minggu (30/9).

Menurutnya, diusia 9 tahun sekarang kemajuan pembangunan padang memang sudah terlihat seperti pasar raya padang dan sebagian sarana dan prasarana objek wisata yang ada di Padang. Namun hal itu belum lah cukup jika tidak diiringi dengan pembenahan yang menyentuh pada fasilitas bagi warga. 

" Untuk itu, ia menginginkan pemko dapat menyelesaikan kekurangan yang masih tertinggal, agar saat bencana terjadi kepanikan masyarakat tidak terlihat dan keselamatan mereka terjamin, " kata Wismar Ketua Bapemperda DPRD Padang ini.

Sementara, Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Edi Hasymi mengatakan pihaknya sudah melakukan pembenahan terhadap sarana dan prasarana pendukung dalam menghadapi bencana. Untuk shalter yang tersedia sekarang ada 20 buah yang lokasinya tersebar didekat pesisir pantai dan 4 sirine. Namun begitu sarana yang ada memang belum mampu meminimalisir warga semua dengan kendala anggaran APBD.

" Ia mengimbau kepada warga tidak lengah dalam menghadapi bencana serta berusaha mencari penyelamatan diri jika bencana terjadi. Ini demi menghindari jatuhnya korban jiwa serta mewujudkan keselamatan, kenyamanan pada masyarakat, "pungkasnya. (Inf)

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra 
INFO PADANG - Sejumlah tamu rombongan dari Negeri Sembilan, Malaysia yang di pimpin oleh Datuk Mohd Noor Nordin bin Abdullah usai menghadiri rangkaian acara pengukuhan Yang Mulia Raja Alam Pagaruyung di Batusangkar langsung di jamu makan malam oleh Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra disalah satu restoran ternama di Kota Padang, Sabtu malam (29/9) 

Jamuan makan malam itu sekaligus dalam rangka mempererat jalinan silahturahmi sekaligus membuka peluang investasi kepada tamu dari Negeri Sembilan Darul Khusus, Malaysia dengan Kota Padang Sumatera Barat, Indonesia. 

Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra dalam kesempatan itu menawarkan peluang kerjasama  investasi di Kota Padang kepada rombongan tamu dari Negeri Sembilan, Malaysia.

Menurutnya, banyak peluang investasi yang bisa ditanamkan di Kota Padang.Jika berkenan, investor dari Malaysia dapat menanamkan investasi di bidang perhotelan, restoran dan lain sebagainya. "Kami sangat membuka peluang investasi sebesar besarnya  dari Malaysia, " ujarnya. 

Wahyu juga mengatakan, jika orang berkunjung ke Ranah Minang, khususnya Kota Padang, maka pasti yang dicoba pertama kali adalah kulinernya yang sudah dikenal dimana mana. 

"Masakan Padang itu hanya ada dua pilihan, kalau tidak enak, ya enak sekali,"  ungkap Wahyu dibarengi candaan ringan dihadapan para tamu rombongan dari Negeri Sembilan, Malaysia tersebut. 

"Selain itu Wahyu juga menyampaikan bahwa dirinya dan Datuk Mohd Noor Nordin sudah berteman lama. Kami sama-sama aktif di organisasi kepemudaan. Saya di KNPI, beliau di Majlis Belia Malaysia (MBM). Hubungan kami terus terjalin, apalagi kami sama-sama mengurus olahraga karate," ujar Wahyu.

"Mungkin Datuk Yusuf mau berinvestasi di bidang perhotelan. Bisa, kita fasilitasi nanti. Kalau minat untuk perhotelan seperti disini ada Hotel Bumi Minang. bisa saja nanti ada hotel namanya Datuk Yusuf," ajak Wahyu kepada Datuk Yusuf, salah seorang pengusaha Malaysia di bidang perhotelan, property, dan kilang minyak.

Sementara Datuk Haji Mohd Noor Nordin bin Abdullah dalam kesempatan itu menyambut kami rombongan usai menghadiri acara pengukuhan di Batu Sangkar dan rombongan menginap di Kota Padang. Dan dalam kesempatan ini kami langsung di undang untuk jamuan makan malam oleh Wakil Ketua DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra 

Dalam kesempatan itu Datuk Mohd Noor Nordin menyambut baik tawaran yang disampaikan Wahyu. Menurutnya, hubungan kedua negeri, Indonesia dan Malaysia, sangat baik selama ini, apa lagi negeri serumpun.

"Kita berharap, kedua negeri ini makin berjaya. Saya dan Pak Wahyu ini berteman lama sekali, sudah 30 tahun. Bahkan, saya salah satu saksi pernikahan beliau 28 tahun silam," pungkasnya sembari diiringi gurauan ringan. 

Hadir pada kesempatan itu, anggota DPRD Kota Padang, Jumadi, Rafly Boy, Dasman, Kepala Bagian Humas DPRD Kota Padang, Hermanto dan mantan Sekretaris DPRD Kota Padang, Ali Basar. Sedangkan rombongan dari Malaysia, disamping pengusaha, juga mengikut sertakan wartawan News StraitsTimes, Mohd Rashdan Jamaluddin.

Usai jamuan tersebut Wahyu Iramana Putra melantunkan sebuah tembang  melalui suara emasnya, begitupun sebaliknya dari salah satu perwakilan rombongan Negeri Sembilan melantunkan sebuah tembang Minang berjudul ayam den lapeh, selanjutnya  kedua pihak saling tukar cinderamata ditutup dengan foto bersama. (Inf)




Ketua DPRD Padang Elly Thrisyanti

INFO
PADANG
- Proses Pergantian Antar Waktu ( PAW) lima anggota DPRD Padang masih dalam proses. Saat ini usulan PAW itu sudah diteruskan ke Walikota Padang untuk dimintakan SK pengangkatan anggota DPRD pengganti.

 "SK pemberhentian dengan hormat lima anggota DPRD Padang sudah dikeluarkan Gebernur pada 17 September lalu. Kini kita tengah menunggu SK pengangkatan yang baru. Usulannya sudah disampaikan ke walikota," kata Ketua DPRD Elly Thrisyanti, Jumat (28/9) di Padang.

Seperti diketahui, lima anggota DPRD Padang mengundurkan diri sebagai anggota dewan karena mencalonkan diri di lain partai dari yang mereka wakili saat ini. Kelima anggota DPRD itu adalah Zaharman pindah dari Hanura ke PKS, Osman Ayub dari Hanura ke NasDem, Yendril dari Hanura ke PKB, Nila Kartika dari PPP ke Partai Demokrat dan Helmi Moesim dari Partai Golkar ke Partai Berkarya. Dijelaskan Elly, dalam proses PAW ini DPRD hanya sebagai penyalur surat-surat saja. Usulan PAW dimasukkan masing-masing fraksi lalu diteruskan ke KPU Padang.

"Dari KPU sudah diterima balasan lalu diteruskan ke walikota untuk dimintakan SK pengankatan anggota penganti. Kami tidak tahu apakah sudah sampai ke gubernur atau belum. Namun kita berharap dalam bulan Oktober ini sudah selesai semua proses itu," katanya.

Dikatakan, yang pasti, DPRD tentunya akan segera memproses PAW itu jika sudah ada SK dari Gubernur Sumbar. "Karena itu hak mereka. Lagipula saat ini agenda kedewanan sangat padat tentu butuh anggota yang lengkap demi kelancaran agenda-agenda tersebut. Kalau SK-nya sudah keluar kita akan segera paripurnakan,"  ungkapnya  (Inf)



INFO PADANG - DPRD Padang tetapkan Rencana Kerja (Renja) 2019 dalam rapat paripurna internal dipimpin Ketua DPRD Elly Thrisyanti, Jumat (28/9).

Elly mengatakan penyusunan Renja ini didasarkan pada PP No.12 tahun 2018 yang mengatur tata kerja DPR, DPD, DPRD yang harus berdasarkan rencana.

"Berdasarkan PP itu, DPRD diwajibkan mengakomodir kedalam Tatib paling lambat 30 September 2018," katanya.

Dijelaskan penetapan Renja ini bertujuan agar kinerja DPRD selama setahun lebih terarah sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan.

"Kami menetapkan Renja 2019 agar kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan tahun 2019 nanti benar-benar efektif, terukur, terarah dan dijadikan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai wakil rakyat,’’ kata politisi Gerindra ini.

Renja ini disusun secara berjenjang dari alat kelengkapan mulai dari komisi, badan-badan, kemudian dihimpun di tingkat pimpinan baru kemudian di paripurnakan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Wahyu Iramana Putra mengatakan selain supaya terarah, pedoman yang disusun ini tujuannya agar dalam menjalankan tugas bisa berjalan efisien dan efektif untuk kurun waktu yang telah ditentukan. Tentu renja menyesuaikan tata tertib yang ada.

"Selain sebagai dokumen, tujuan dari penyusunan Renja adalah sebagai acuan RKA Sekretariat DPRD, dasar pengukuran dan evaluasi kinerja dan kepastian hukum hubungan kerja antara DPRD dengan SKPD," sambung Wahyu.

"Harapannya dokumen yang ditetapkan dapat memberi manfaat dan memenuhi harapan kita bersama, apalagi pembuatan Renja berdasarkan landasan hukum. Sehingga dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah DPRD dapat mengemban tanggung jawab secara demokrasi, menjamin keterwakilan rakyat, meningkatkan kualitas dan produktivitas serta mengembangkan hubungan dan mekanisme check and balance antara DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat dengan pemerintah daerah," lanjutnya.

Renja ini nantinya akan menjadi acuan bagi alat kelengkapan dewan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya terutama yang berkaitan dengan OPD mitra masing-masing.(Inf)


Sejumlah Barang Bukti yang Akan Dimusnahkan di Kajari Padang 
INFO PADANG - Sepanjang tahun 2017 jumlah perkara narkoba yang ditangani di Pengadilan Negeri Padang sebanyak 323 perkara. Dan pada tahun 2018 sampai bulan September meningkat menjadi 398 perkara.

Hal tersebut diungkap Ketua Pengadilan Negeri Padang, Bambang Heri Mulyono yang mengatakan bahwa untuk perkara narkoba setiap tahun angkanya terus bertambah. Hingga September 2018 ini PN Padang menangani sebanyak 398 perkara narkoba yang sebelumnya sebanyak 232 perkara. 

Melalui Kejaksaan Negeri Padang, kali ini telah dilakukan pemusnahan sejumlah barang bukti (BB). Pemusnahan BB yang telah disidangkan di Pengadilan Negeri Padang dilangsungkan di halaman Kantor Kejari Padang Jalan Gajah Mada, Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Rabu (26/9) kemarin.

"Pemusnahan barang bukti kali ini adalah pemusnahan barang bukti terhadap perkara yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Sebagaimana penyitaan barang bukti ini adalah bentuk keterpaduan antar penegak hukum baik kejaksaan, pengadilan, dan kepolisian yang harus tetap dijaga," katanya.

Dalam pemusnahan BB ini berupa ganja dengan berat total  24934,57 gram, sabu 361,57 gram dan ekstasi 4,45 gram. Selanjutnya mie instan yang telah kadaluarsa 234 karung ditambah 130 kardus, minuman keras 1320 botol, obat-obatan tanpa izin edar 135 macam, kosmetik tanpa izin edar 9 macam dan ribuan rokok tanpa pita cukai.

Melalui pemusnahan barang bukti ini diharapkan bisa menjadi pembelajaran kepada masyarakat agar jangan coba-coba menguasai, memakai, apalagi mengedarkannya terutama barang yang dilarang.

"Terima kasih kepada BPOM dan Dinas Kesehatan yang telah melakukan operasi. Jangan pernah ragu membawa kasus seperti ini ke ranah hukum. Terima kasih juga kepada Kajari dan jajarannya, semoga kegiatan ini bisa menimbulkan efek jera kepada siapapun," tambahnya.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang, Syamsul Bahri menyampaikan, pemusnahan barang bukti ini adalah bagian dari tugas penegakan hukum yang titik akhirnya adalah pemusnahan barang bukti. "Hal ini juga dilakukan di Polresta Padang maupun Polda Sumatera Barat," kata  Syamsul.

Walikota Padang diwakil Kepala Kantor Kesbangpol Mursalim menyambut baik pemusnahan BB tersebut. Ia pun berharap perkara yang telah disidangkan dan dimusnahkan kali ini terus ditekan di Kota Padang.

"Melalui pemusnahan BB ini kita tentu berharap dapat memberikan efek jera bagi masyarakat agar jangan sekalipun mencoba menguasai, memakai, apalagi mengedarkan barang yang terlarang. Karena selain merugikan orang lain juga diri kita sendiri," ujarnya.

Pemusnahan BB dengan menggunakan mesin giling dan pembakaran di drum bekas itu dilakukan unsur Forkopimda Kota Padang, langung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang, Syamsul Bahri, Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan, Ketua Pengadilan Negeri Padang, Bambang Heri Mulyono, Ketua DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti dan Walikota Padang diwakili Kepala Kantor Kesbangpol Mursalim, Ka Rutan Anak Aia Azhar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Al Amin, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani dan lainnya.

Sebelumnya terlebih dahulu dilakukan Penandatanganan Berita Acara Pemusnahan Barang bukti oleh Kajari Padang Syamsul Bahri dengan saksi Ketua Pengadilan Negeri Padang Bambang Heri Mulyono Ketua BNK Kota Padang diwakili Kepala Kantor Kesbangpol Mursalim dan perwakilan BPOM Padang. (Inf /David/*)

Pemusnahan Barang Bukti Hasil Tangkapan yang Telah Disidangkan di Halaman Kantor Kejari Padang 
INFO PADANG - Barang bukti (BB) yang telah disidangkan di Pengadilan Negeri Padang dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang. Pemusnahan dilangsungkan di halaman Kantor Kejari Padang Jalan Gajah Mada, Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Rabu (26/9).

Pemusnahan dilakukan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang, Syamsul Bahri, Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan, Ketua Pengadilan Negeri Padang, Bambang Heri Mulyono, Ketua DPRD Kota Padang, Elly Trisyanti dan Walikota Padang diwakili Kepala Kantor Kesbangpol Mursalim, Ka Rutan Anak Aia Azhar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Al Amin, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani dan lainnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Padang Syamsul Bahri menyebutkan,  BB yang dimusnahkan ini berasal dari beberapa perkara. Tindak pidana narkotika dan psikotropika sebanyak 184 perkara, pangan sebanyak 1 perkara, perdagangan dan perlindungan konsumen sebanyak 1 perkara. Kemudian obat-obatan tanpa izin edar sebanyak 2 perkara dan kosmetik tanpa izin edar sebanyak 1 perkara.

Lebih lanjut ia merincikan, dalam pemusnahan BB ini berupa ganja dengan berat total  24934,57 gram, sabu 361,57 gram dan ekstasi 4,45 gram. Selanjutnya mie instan yang telah kadaluarsa 234 karung ditambah 130 kardus, minuman keras 1320 botol, obat-obatan tanpa izin edar 135 macam, kosmetik tanpa izin edar 9 macam dan ribuan rokok tanpa pita cukai.

"Pemusnahan barang bukti ini adalah bagian dari tugas penegakan hukum yang titik akhirnya adalah pemusnahan barang bukti. Hal ini juga dilakukan di Polresta Padang maupun Polda Sumatera Barat," kata Syamsul.

Sementara itu Ketua Pengadilan Negeri Padang, Bambang Heri Mulyono mengatakan untuk perkara narkoba setiap tahun angkanya terus bertambah.

''Dimana sepanjang tahun 2017 jumlah perkara narkoba yang ditangani di Pengadilan Negeri Padang sebanyak 323 perkara. Dan pada tahun 2018 sampai bulan September meningkat menjadi 398 perkara," tuturnya.

Ia mengungkapkan, pemusnahan barang bukti kali ini adalah pemusnahan barang bukti terhadap perkara yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Sebagaimana penyitaan barang bukti ini adalah bentuk keterpaduan antar penegak hukum baik kejaksaan, pengadilan, dan kepolisian yang harus tetap dijaga.

"Melalui pemusnahan barang bukti ini diharapkan bisa menjadi pembelajaran kepada masyarakat agar jangan coba-coba menguasai, memakai, apalagi mengedarkannya terutama barang yang dilarang".

"Terima kasih kepada BPOM dan Dinas Kesehatan yang telah melakukan operasi. Jangan pernah ragu membawa kasus seperti ini ke ranah hukum. Terima kasih juga kepada Kajari dan jajarannya, semoga kegiatan ini bisa menimbulkan efek jera kepada siapapun," tambahnya.

Walikota Padang diwakil Kepala Kantor Kesbangpol Mursalim menyambut baik pemusnahan BB tersebut. Ia pun berharap perkara yang telah disidangkan dan dimusnahkan kali ini terus ditekan di Kota Padang.

"Melalui pemusnahan BB ini kita tentu berharap dapat memberikan efek jera bagi masyarakat agar jangan sekalipun mencoba menguasai, memakai, apalagi mengedarkan barang yang terlarang. Karena selain merugikan orang lain juga diri kita sendiri," ujarnya.

Dalam pemusnahan BB tersebut menggunakan mesin giling, pembakaran di drum bekas yang dilakukan para unsur Forkopimda Kota Padang. Sebelumnya terlebih dahulu dilakukan Penandatanganan Berita Acara Pemusnahan Barang bukti oleh Kajari Padang Syamsul Bahri dengan saksi Ketua Pengadilan Negeri Padang Bambang Heri Mulyono Ketua BNK Kota Padang diwakili Kepala Kantor Kesbangpol Mursalim dan perwakilan BPOM Padang. (David/*)


INFO Pati - Simulasi Latihan Pra Operasi Mantap Brata 2018 yang melibatkan ratusan anggota Polres serta anggota TNI untuk pengamanan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 digelar di lapangan Stadion JoyoKusumo Pati,Selasa (25/09/2018) 

Pada apel tersebut dihadiri Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos, serta jajaran Forkompinda Kabupaten Pati. Pada kesempatan itu juga, personel gabungan TNI-Polri menggelar latihan Tactical Floor Game (TFG) sebagai persiapan menghadapi penyelenggaraan pemilu serentak mendatang.Kegiatan diikuti personel Polres, Polsek dan Kodim Pati.


Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidyawati S.IK. dalam sambutannya menyampaikan, agar pasukan yang terlibat dalam kegiatan pemilu mendatang, harus benar siap dan faham akan tugasnya masing-masing. Perkuat sinergitas TNI-Polri agar tercapainya pemilu aman dan damai, dan kepada pasukan yang sudah dipilih, susun rencana kegiatanya secara profesional guna menjamin keamanan dalam pemilu.


"Banyak upaya-upaya yang menyebarkan isu-isu tidak benar dimana yang bertujuan untuk memprovikasi masyarakat. Kapolres mengimbau agar masyarakat tidak ikut menyebar berita-berita yang bisa mengganggu kelancaran pelaksanaan Pemilu" kata Kapolres.

Sambutan Wabup Pati H.Sayful Arifin mengatakan dalam Simulasi yang baik ini,  kita berharap dan kita sama jaga pati tetap damai dalam hal ini merupakan gawe Parpol yg akan melaksanakan Pileg dan Pilpres kita semua menginginkan dalam memilih wakil rakyat dan pemimpin untuk  lima tahun kedepan bangsa lebih baik, kita rasakan latihan saja capek apalagi kenyataannya sekali lagi terima kasih kepada kepolisian dan TNI dari Kodim Pati yang telah bekerjasama menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik,”ungkapnya.

Di temui di lokasi Dandim Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos mengatakan Simulasi penanggulangan unjuk rasa anarki bertujuan agar personel yang terlibat pengamanan Pemilu faham akan tugas pokok dan fungsi, serta peran masing-masing satuan, baik di tingkat Polres maupun Polsek, demikian juga dengan TNI dan instansi terkait lainnya, peran masyarakat sangat di butuhkan dalam pelaksanaan Pileg maupun Pilpres.

"Mari kita jaga Pati dalam pelaksanaannya nanti aman damai dan tidak ada kendala,”tegasnya.

Laporan :Narto, Pendim Pati


  • INFO PADANG - Kehadiran transportasi darat kereta api (KA) Bandara Minangkabau Ekpres yang diresmikan langsung oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo pada bulan Mei 2018 lalu, saat ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sumatera Barat. 

Untuk itu dalam peningkatan pelayanan modatransportasi kereta api (KA) di Sumatera Barat, PT. KAI Divre II Sumbar akan meningkatkan pelayanan kereta api pada bulan Oktober 2018 dengan membuat integrasi tiga jalur kereta api yang beroperasi di Sumatera Barat. 

Hal ini dikemukakan dari hasil rapat yang dihadiri oleh Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Zulmafendi, Kepala KAI Divre II Sumbar Yuherman dan juga Kepala Balai Wilayah Sumatera Bagian Barat FJ Arisman yang bertemakan “Upaya Integrasi Pelayanan KA Penumpang di Sumatera Barat”,di Hotel Grand Zuri Padang, Jum'at (21/9).

Zulmafendi menjelaskan, hasil rapat tersebut akan dilakukan integrasi jadwal pemberangkatan kereta api dari masing-masing daerah sehingga jalur pemberangkatan kereta api saling terkoneksi dengan KA Minangkabau Ekpres yang beroperasi dari Padang ke Bandara Internasional MinangKabau (BIM). 

“Kita akan melakukan integrasi dari tiga jalur kereta api yang beroperasi di Sumatera Barat. Dimana dalam hal tersebut KA Sibinuang, KA Minang Kabau Ekspres dan KA Lembah Anai saling terintegrasi sehingga menciptakan jalur kereta api komuter yang beroperasi dengan mengikuti jadwal pemberangkatan”, sebutmya pada awak media. 

Selain itu dalam meningkatkan pelayanan tersebut, Kereta Api Lembah Anai akan bertolak langsung dari Kayu Tanam hingga ke Padang dan ke Bandara Internasional MinangKabau.

Permintaan masyarakat menginginkan adanya kereta api langsung dari Kayu Tanam menuju BIM dan Padang. Jadi tidak hanya kereta api Minangkabau Expres saja yang dari Padang bisa ke bandara, tetapi kereta api Lembah Anai juga akan menempuh jalur  kereta api tujuan BIM dan Padang. 

Lebihlanjut Zulmafendi menyampaikan, selain penambahan jalur kereta api Lembah Anai ke BIM dan Padang, juga akan terjadi penambahan jadwal keberangkatan KA Sibinuang dari Padang ke Pariaman. Kita akan menambah jadwal keberangkatan KA Sibinuang dari delapan perjalanan pulang pergi, menjadi sepuluh perjalanan dari dua kota tersebut. 

"Jika penambahan jadwal perjalanan terealiasi maka akan dilakukan pemanjangan jalur kereta api yang di Pariaman hingga ke Nareh Pariaman,” pungkasnya. 

Sementara Kepala KAI Divre II SUMBAR Yuherman menambahkan bahwa kehadiran KA Minangkabau Ekspres yang merupakan rangkaian dua gerbong lokomotif kereta api railbus ini sangat membantu masyarakat dari dan menuju Bandara Internasional Minangkabau. 

KA Minangkabau Ekspres adalah kereta api railbus produksi PT.Inka Madiun tahun 2017 yang mempunyai 393 tempat duduk dan beroperasi sebanyak 5 kali PP sehari antara Padang – BIM. Saat ini adanya peningkatan jumlah penumpang KA Minangkabau Ekspres dan dari catatan kami sebanyak 40 persen perhari penumpang baik yang masuk melalui BIM maupun menuju BIM.

Ditambahkannya, bahwa sebelumnya bagi penumpang KA Minangkabau Ekspres harus antri di Stasiun Simpang Haru, Stasiun Tabing dan Stasiun Duku. "Tetapi sejalan perkembangannya PT. KAI Divre II Sumbar akan menjadikan shelter Basko dan akan membangun shelter tambahan di Transmart dalam memudahkan penumpang KA Minangkabau Ekpres tujuan Bandara Internasional Minangkabau, " ungkapnya. (Inf )

Kebakaran di SPBU Sawahan Padang Timur Kota Padang 

INFO 
PADANG
- Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Sawahan Kecamatan Padang Timur tak jauh dari Gedung Bundar Sawahan, tempat anggota DPRD Kota Padang berkantor, Jum'at (21/8) pukul 15.00 WIB ludes di lalap sijago merah.

Informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Si jago merah melalap satu persatu mesin pompa pengisian BBM. Akibat kebakaran itu, kemacetan parah terjadi sepanjang jalan Sawahan. 

Kejadian kebakaran itu cepat tersebar di media sosial. Warga Kota Padang yang menyaksikan kejadian mengunggah foto dan video rekaman kejadian kebakaran. Foto dan video itu pun menyebar di group-group WhatSApp.

Dari rekaman video yang diperoleh media ini, terlihat api menyala pertama kali di jalur tengah mesin pompa pengisian BBM. Api terus membesar, sehingga melalap pompa lainnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Hendrizal Azhar ketika dikonfirmasi media ini mengatakan, api berasal dari tangki pengisian mobil angkot. Penyebabnya adalah korsleting arus pendek.

"Kronologi kejadiannya, api berasal dari tangki pengisian mobil angkot karena korsleting arus pendek," ungkapnya melalui pesan WhatSApp, Jumat, 21 September 2018 sore.( Inf)


INFO PADANG - Beberapa orang anggota DPRD Kota Padang yang mengundurkan diri untuk maju kembali sebagai calon legislatif (Caleg) di 2019 melalui partai yang berbeda secara resmi melalui Keputusan Gubernur Sumbar telah memberhentikan secara hormat dari jabatannya sebagai anggota DPRD Kota Padang periode 2014-2019 yang ditetapkan pada tanggal 17 September 2018 kemarin.

Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Padang, H. Maidestal Hari Mahesa menyampaikan dirinya sangat menyambut baik sekali dengan telah keluarnya Keputusan Gubernur Sumbar pada tanggal 17 September 2018 kemarin.

Ia mengatakan keputusan gubernur tersebut terkait tindak lanjut dari 
surat pengunduran diri dari lima orang  anggota DPRD Padang yang kembali maju mencalon sebagai calon legislatif (Caleg) di 2019 melalui partai yang berbeda dan termasuk salah satu nya adalah anggota dari Fraksi PPP yakni Nila Kartika. 

"Memang terkait persoalan pemberhentian Nila Kartika sudah lama sekali, karena ada kewajiban internal partai yang tidak dipatuhi atau dilanggar. Dan saat ini yang bersangkutan sudah mengundurkan diri dari PPP dan mencalonkan diri untuk Pileg 2019 melalui partai lain, " ujar politisi PPP yang akrab disapa Esa ini , Kamis (20/9).

Kemudian menurut Esa, sesuai aturan sejak tanggal dikeluarkan surat keputusan gubernur, maka anggota dewan yang telah mengundurkan diri itu tidak berhak lagi menerima dan melaksanakan apapun itu namanya, baik itu gaji maupun agenda - agenda kunjungan kerja kedewanan dan lainnya. Pasalnya mereka telah resmi tidak lagi menjabat sebagai anggota DPRD.

Lebih lanjut disampaikan, proses pemberhentian ada di gubernur karena itu merupakan syarat wajib jelang dikeluarkannya daftar caleg tetap (DCT) oleh KPU.

Sebab, katanya kalau saat DCT diumumkan surat pengunduran diri itu belum diproses, tentu akan berakibat yang bersangkutan bisa dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU dan tentu otomatis pencalegannya batal. "Alhamdulillah sudah diproses dan sudah ditetapkan keputusan gubernur nya,"  ungkap Maidestal Hari Mahesa anggota DPRD Padang tiga periode ini yang juga melangkah maju mencalon ke DPRD Propinsi. 

Sementara Sekretaris DPRD Kota Padang, Syahrul membenarkan bahwa semenjak surat Keputusan Gubernur Sumbar dikeluarkan maka segala mengenai keuangan maupun agenda- agenda kunjungan kerja dilembaga kedewanan tidak diperbolehkan untuk di ikuti, tidak bisa lagi. Sebab memalui keputusan gubernur tersebut sudah resmi mereka tak menjabat lagi sebagai anggota DPRD 

Mengenai kapan dilaksanakan Penggantian Antar Waktu (PAW) periode 2014-2019 dari lima orang anggota dewan yang mengundurkan diri ini tentu melalui mekanisme sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Harus melalui proses ke KPU kemudian ke Walikota Padang selanjutnya ke Gubernur Sumbar hingga dikeluarkan surat keputusan (SK) gubernurnya nya, nah baru bisa kapan dilaksanakan jadwal paripurna PAW nya, " pungkas Syahrul.

Berikut lima orang anggota DPRD Kota Padang yang telah resmi selesai diproses terkait surat pengunduran diri melalui Keputusan Gubernur Sumbar yang ditetapkan tanggal 17 September 2018, memutuskan menetapkan, memberhentikan secara hormat kepada 
Osman Ayub dari Fraksi Partai Hanura,
lr. H. Yendnl dari Fraksl Partai Hanura, Zaharman dari Fraksi Hanura, Helmi Moesim dari Fraksi Golkar dan Nila Kartika. A.Md dari Fraksi PPP dari jabatannya sebagai anggota DPRD Kota Padang periode 2014-2019. (Inf )


INFO PADANG - Komisi I DPRD Padang bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kesbangoi, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kabag Pemerintahan dan Camat se - Kota Padang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai persiapan menghadapi pemilu legislatif dan pemilihan presiden (pileg dan pilpres) pada 2019 nanti.

Komisioner Divisi Keuangan Umum dan Logistik KPU Padang, Mahyudin menyampaikan hingga sekarang jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ada sekitar 550.736 dari yang sebelumnya 551.918 pemilih. Data ini berkurang dan telah direvisi pada 18 Sept 2018, dikarenakan ada pemilih ganda dan meninggal dunia.

" Jadi jumlah DPT ada 1.182 pemilih, ujar Mahyudin usai rapat di gedung DPRD Padang pada, Senin (17/9).

Menurutnya, jumlah yang ada sekarang belum final lagi dan masih akan kita lakukan evaluasi dua bulan setelah ini. Tujuannya agar warga yang belum terdata bisa melakukan perekaman e - KTP di Disdukcapil Padang serta mereka tercantum di daftar pemilih tetap dan bisa menggunakan hak pilihnya pada pileg dan pilpres 2019 nanti.

" Ia juga menyampaikan sesuai dengan UUD No 7 Tahun 2017 bahwa pemilih harus menggunakan kartu tanda penduduk (KTP). Jika tepat pada 17 April 2019 saat pesta demokrasi berlangsung warga belum juga memilikinya, maka tidak dibenarkan menggukan hak pilihnya," paparnya.

Lalu, untuk jumlah peserta pemilu yang lolos dan tercantum di Daftar Caleg Sementara (DCS) ada 1.030 orang yang terdiri dari 716 orang DPRD Padang, 160 orang DPRD Sumbar, 128 orang DPR RI dari 16 partai politik yang ada serta 24 orang anggota DPD RI calon perseorangan dan 2 pasang calon Presiden dan Wakil Presiden RI.

Untuk tahapan kampanye akan dimulai pada 23 Sept 2018 - 13 April 2019. Sedangkan Alat Peraga Kampanye (APK) akan difasilitasi oleh KPU dengan jumlah yang terbatas dan lokasi pemasangannya ditentukan oleh kelurahan di 10 - 15 titik yang ditetapkan oleh Camat dan diteruskan ke kelurahan setempat.

" Kemudian, pemasangan spanduk dan baliho dilakukan oleh partai politik masing-masing. Pada, Kamis 20 Sept 2018 Daftar Calon Tetap (DCT) akan diumumkan nanti. Para peserta pemilu juga diminta menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LDAK) paling lambat pada pengumuman DCT nanti, ucapnya.

Ketua Komisi I DPRD Padang, Azirwan meminta kepada Disdukcapil Padang terus melakukan perekaman data bagi warga yang telah pantas memiliki e - KTP, supaya nanti saat pelaksanaan pemilu 2019 warga bisa menyalurkan hak pilihnya dan kehilangan dalam memilih tidak ditemui nanti.

" Selain itu, kepada penyelenggara pemilu diminta saling koordinasi dengan Capil soal data yang ada, ini demi menghindari perselisihan dan mewujudkan kesamaan, ujar kader NasDem ini.

Disamping itu, kepada Bawaslu diminta mengawasi baliho yang terpasang nanti secara keseluruhan. Jangan Bawaslu membiarkan terpasang di lokasi yang terlarang seperti Sekolah dan Masjid. Ini kan tidak sesuai aturan namanya.

" Ia berharap, Badan Pengawas Pemilu bersikap tegas dalam hal ini. Apabila terdapat pelanggaran, maka tarik langsung hendaknya, agar ini tidak menjadi sorotan banyak publik nanti serta keamanan terwujud, ucapnya didampingi Zulhardi Z Latif, Sekretaris Komisi I DPRD Padang.

Sementara, Plh Kepala Disdukcapil Padang, Vidal Triza menyampaikan hingga sekarang jumlah warga Padang yang telah melakukan perekaman e - KTP ada sekitar 10 ribu. Sedangkan pemilih pemula 45 ribu, 49 ribu suket yang harus dikeluarkan e - KTP dan asumsi pemindahan data yang akan dilakukan ada 15 ribu.

" Ia meminta warga mendatangi kecamatan masing-masing agar terdaftar nanti, mendapatkan KTP dan datanya ada di KPU Padang, ujar Vidal yang juga Asisten I Setdako Padang ini.(Inf)


Ketua DPRD Padang Elly Thrisyanti 
INFO PADANG - Ditetapkannya 41 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi pelajaran berharga bagi anggota DPRD di daerah lain, termasuk DPRD Kota Padang. Apatah lagi, tersiar kabar KPK dan Kejaksaan sedang membidik penyaluran dana hibah dan pelaksanaan kegiatan yang berasal dari pokok-pokok (pokir) anggota dewan.

Ketua DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti mewanti-wanti agar anggota DPRD Kota Padang tidak bermain api, terutama dalam pelaksanaan kegiatan yang diusulkan melalui pokok-pokok pikiran anggota dewan.

"Kita diberi peluang untuk memasukan usulan ke dalam program kegiatan. Namun kita harus menghindari hal-hal yang dapat merugikan kita," cakap politisi Partai Gerindra ini, Senin sore, (17/9)

Ia berharap, anggota DPRD Kota Padang mengikuti aturan dan prosedur yang ada. Disamping itu, ia meminta Pemerintah Kota Padang menegakkan aturan dengan tegas dalam mengakomodir usulan anggota dewan. 

"Kalau usulan itu beresiko atau tak sesuai aturan, beri penjelasan kepada anggota dewan yang bersangkutan. Dalam pengusulan itu harus dilihat regulasi yang ada," pungkasnya.

Secara kelembagaan, kata Elly, DPRD Kota Padang bersih dari koruptor yang berusaha memaling uang rakyat. Tetapi ia tetap mengingatkan anggota DPRD Kota Padang untuk tidak terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan yang diusulkan melalui pokir. 

Pasalnya, kata Elly, tugas anggota dewan adalah pengawasan, bukan pelaksana kegiatan. "Saya mengimbau kepada kawan-kawan anggota dewan, ketika kita sudah mengusulkan, serahkan pelaksanaan kegiatannya kepada pemko, jangan terlibat melaksanakan kegiatan itu, apalagi berfikiran soal fee," tegasnya.(Inf)


INFO PATI -  Suatu kebanggaan tersendiri bagi Kodim 0718/Pati, wilayah bianaannya mengikuti kegiatan penilaian lomba Bhakti Sosial dalam rangka TNI Manunggal KB Kesehatan tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2018.
Penilaian Bhakti Sosial TMKB Kesehatan tersebut dilaksanakan di Rumah Sakit Islam Margoyoso dan Balai Desa Soneyan dan Dukuh Kedung Panjang, Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, diikuti lebih 100 orang, Rabu (12/09/2018) 
“ Melalui Program KB Kesehatan, kita kendalikan pertumbuhan penduduk dan kita tingkatkan kesehatan masyarakat dalam rangka mencapai kesejahteraan bersama”

Dalam sambutannya Pjs. Kepala Desa Soneyan bapak Marsana mengatakan,  selamat datang kepada tim penilai lomba Bhakti Sosial TMKB Kes tingkat Provinsi Jawa Tengah yang telah datang desa kami dan KB Kes di desa Margoyoso. 

Kegiatan ini sudah di canangkan oleh Bupati pada tahun 2017 dengan mengadakan Kampung KB, untuk rincian pelayanan di Rumah Sakit Islam (RSI) meliputi, Pelayanan KB IUD Jumlah peserta 40 Pasien, Pelayanan KB Implan jumlah pasien 64 Pasien, Pelayanan IVA jumlah peserta 17 pasien, dalam pelaksanaannya masyarakat sangat mendukung kegiatan ini dan didukung sepenuhnya oleh Babinsa yang tidak kenal lelah melaksanakan sosialisasi masalah KB,”katanya. 

Mayor Inf May Artantyo tim penilai mengatakan,  masalah kependudukan adalah masalah kita bersama, kegiatan ini adalah motivator bagi para Babinsa dan menciptakan inovasi dan kreatifitas dari para petugas kesehatan yang ada di wilayah. Penilaian ini kami mendapatkan data pendukung dan kegiatanya kampung KB adalah program pemerintah yang harus dukung sepenuhnya dalam pelaksanaanya.”jelasnya.

Sementara Kasdim 0718/Pati Mayor Inf  Much. Sholikin, S.Ag, Msi, di temui di lokasi mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah menyiapkan sarana dan prasarana serta budaya lokal dalam penyambutan kepada tim penilai. 

KB membuat kita sejahtera dalam segala hal termasuk sumberdaya alam sehingga anak cucu kita memperoleh kehidupan yang layak dan cerdas. "Semoga Ridho dan Rahmat dari Tuhan YME memberikan berkah buat kita dan dari Kodim Pati mendapatkan nilai yang lebih baik dibandingkan dengan wilayah lain, " harapannya. 

Selain itu juga disampaikan, peran serta dan Keterlibatan TNI melalui kerja Babinsa yang terjun langsung ke masyarakat sangat membantu penyuksesan program dalam mengatasi kendala pelaksanaan program KB di wilayah binaannya dan salah satu bakti TNI terhadap masyarakat. "Dalam hal ini anggota TNI ini juga tidak hanya dijadikan penyuluh saja tetapi juga ikut menjadi akseptor KB," pungkasnya. 

Laporan: Narto, Pendim Pati



INFO, DPRD Kota Padang mengesahkan Perubahan APBD Kota Padang tahun anggaran 2018 dalam rapat paripurna yang digelar Senin (10/9) dipimpin Ketua DPRD Padang Elly Thrisyanti.

Dalam Perubahan APBD 2018 itu, Pemko Padang, menargetkan pendapatan daerah naik sebesar Rp2,4 miliar dalam APBD perubahan 2018, APBD induk 2018 sebesar Rp2,32 triliun, menjadi Rp2,35 triliun.

Walikota Padang Mahyeldi saat rapat paripurna pengesahan mengatakan pihaknya optimis dapat mencapai target tersebut. Namun itu tentu harus melalui dukungan semua pihak termasuk DPRD.

“Target peningkatan pendapatan daerah ini diprediksi berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) yakni hasil retribusi daerah sebesar Rp72,3 miliar. Jumlah tersebut lebih besar Rp2,4 miliar dari target pendapatan yang ditetapkan dalam APBD 2018 yakni Rp69,9 miliar,” katanya. 


Dalam APBD perubahan 2018 pihaknya menargetkan pendapatan asli daerah sebesar Rp603,7 miliar dari Rp601,2 miliar di APBD induk 2018.

Kemudian untuk belanja daerah dalam APBD perubahan mengalami kenaikan sebesar Rp6,2 miliar sehingga menjadi Rp2,48 triliun, sementara pada APBD induk 2018 belanja daerah senilai Rp2,47 triliun.Sumber kenaikan itu berasal dari belanja langsung sebesar Rp6,2 miliar. Setelah itu ada sisa lebih pembiayaan tahun berkenaan sebesar Rp3,7 miliar.

Mahyeldi mengatakan pihaknya memang berupaya terus menaikkan belanja langsung karena sektor ini akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Bahkan sejak 2016 pihaknya secara khusus mengalokasikan anggaran belanja langsung ini lebih besar dari belanja tidak langsung yakni di atas 50 persen.



"Dalam beberapa waktu ke depan kami menargetkan belanja langsung ini dapat mencapai 60 persen dari total belanja daerah," kata dia.

Dalam kesempatan itu, atas nama Pemerintah Kota Padang Mahyeldi pun menyampaikan terima kasih kepada DPRD Padang yang telah bekerja keras bersama eksekutif dalam menetapkan Perubahan APBD TA 2018 sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Menurutnya, penghargaan yang setinggi-tingginya patut diberikan kepada pimpinan dan para Anggota DPRD Kota Padang melalui penyampaian 9 fraksi yang telah memberikan persetujuan terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD TA 2018.

“Semoga keharmonisan antara eksekutif dan DPRD ini senantiasa terpelihara dengan baik dalam bekerjasama sehingga sasaran pembangunan dapat kita capai. Sekali lagi kami mengucapkan banyak terima kasih atas masukan dan saran yang disampaikan baik ketika pembahasan pada Pansus-Pansus sampai pendapat akhir yang telah disampaikan oleh masing-masing fraksi,” ucapnya.


Sementara Ketua fraksi Perjuangan Bangsa DPRD Padang Wismar Panjaitan mengatakan dalam meningkatkan pendapatan daerah sangat diharapkan kerja keras dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pihaknya mengusulkan untuk mendorong merealisasikan target tersebut dirinya mengusulkan agar Pemkot Padang memberikan penghargaan bagi OPD yang mampu mencapai target yang diberikan tersebut.

Sementara bagi OPD yang tidak mampu mencapai target yang diberikan sebaiknya diberikan sanksi sehingga mereka berupaya mencapai target tersebut.

"Hal ini bertujuan untuk OPD bersemangat dalam meningkatkan kinerja mereka dalam mengumpulkan pendapatan daerah," pungkasnya (***)



INFO PATI - Guna meningkatkan kualitas Apintel yang profesional untuk mendukung tugas pokok sehari-hari diwilayahnya, Kodim 0718/Pati menggelar latihan teknis Intelejen Tahun 2018 kepada anggota unit intel. Senin(10/9)

“Kegiatan Latnis Intel di laksanakan guna mempertajam daya Inteljen dan mempunyai kepekaan terhadap informasi sekecil apapun di wilayahnya”

Latihan yang akan berlansung selama 2 hari  di buka langsung oleh Dan Unit Intel Kodim Pati Lettu Inf Suwoyo, dalam sambutannya menyampaikan tujuan latihan ini adalah untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan satuan, Intelijen dalam melaksanakan tugas - tugas penyelidikan, pengamanan, penggalangan dan administrasi Intelijen. Anggota intelijen wajib mempunyai kepekaan terhadap informasi sekecil apapun di wilayah tanggung jawabnya, berkaitan dengan kegiatan protokoler, pengamanan VVIP/VIP, objek vital, dan pam tubuh yang sudah menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawab komando kewilayahan.

Lebih lanjut menambahkan, Ancaman stabilitas keamanan yang ditimbulkan oleh aksi terorisme, atau organisasi lainya seperti ISIS. yang sedang berkembang harus dapat menjadi satu atensi khusus bagi aparat Intelijen, untuk tetap memberikan informasi yang berguna bagi satuan dalam menjaga kondisi keamanan di wilayah agar tetap terkendali dan kondusif.”jelasnya.

Di temui di ruangan Kapten Inf  Yahudi menjelaskan, Latnis Intel wajib dilakukan dengan serius dan penuh tanggung jawab, kepada koordinator materi dan pelatih harus melaksanakan latihan sesuai dengan rencana yang telah disusun, sehingga hasil dari latihan dapat terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. Diharapkan, dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan aparat Intelijen Kodim 0718/Pati dalam melaksanakan tugas-tugas Intelijen di wilayah Kabupaten Pati.

“Latihan Teknis Intelijen merupakan satu atensi khusus bagi aparat intelijen. Agar tetap memberikan informasi yang berguna untuk satuan dalam menjaga kondisi keamanan di wilayah agar tetap terkendali dan kondusif,” ujarnya

Laporan: Narto Pendim Pati


INFO PADANG - DPRD Kota Padang mengesahkan Perubahan APBD Kota Padang tahun anggaran 2018 dalam rapat paripurna yang digelar, Senin (10/9) dipimpin Ketua DPRD Padang Elly Thrisyanti.

Dalam Perubahan APBD 2018 itu, Pemko Padang, menargetkan pendapatan daerah naik sebesar Rp2,4 miliar dalam APBD perubahan 2018, APBD induk 2018 sebesar Rp2,32 triliun, menjadi Rp2,35 triliun.

Walikota Padang Mahyeldi saat rapat paripurna pengesahan mengatakan pihaknya optimis dapat mencapai target tersebut. Namun itu tentu harus melalui dukungan semua pihak termasuk DPRD.

“Target peningkatan pendapatan daerah ini diprediksi berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) yakni hasil retribusi daerah sebesar Rp72,3 miliar. Jumlah tersebut lebih besar Rp2,4 miliar dari target pendapatan yang ditetapkan dalam APBD 2018 yani Rp69,9 miliar,” katanya. 

Dalam APBD perubahan 2018 pihaknya menargetkan pendapatan asli daerah sebesar Rp603,7 miliar dari Rp601,2 miliar di APBD induk 2018.

Kemudian untuk belanja daerah dalam APBD perubahan mengalami kenaikan sebesar Rp6,2 miliar sehingga menjadi Rp2,48 triliun, sementara pada APBD induk 2018 belanja daerah senilai Rp2,47 triliun.Sumber kenaikan itu berasal dari belanja langsung sebesar Rp6,2 miliar.
Setelah itu ada sisa lebih pembiayaan tahun berkenaan sebesar Rp3,7 miliar.

Mahyeldi mengatakan pihaknya memang berupaya terus menaikkan belanja langsung karena sektor ini akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Bahkan sejak 2016 pihaknya secara khusus mengalokasikan anggaran belanja langsung ini lebih besar dari belanja tidak langsung yakni di atas 50 persen.

"Dalam beberapa waktu ke depan kami menargetkan belanja langsung ini dapat mencapai 60 persen dari total belanja daerah," kata dia.

Dalam kesempatan itu, atas nama Pemerintah Kota Padang Mahyeldi pun menyampaikan terima kasih kepada DPRD Padang yang telah bekerja keras bersama eksekutif dalam menetapkan Perubahan APBD TA 2018 sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Menurutnya, penghargaan yang setinggi-tingginya patut diberikan kepada pimpinan dan para Anggota DPRD Kota Padang melalui penyampaian 9 fraksi yang telah memberikan persetujuan terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD TA 2018.

“Semoga keharmonisan antara eksekutif dan DPRD ini senantiasa terpelihara dengan baik dalam bekerjasama sehingga sasaran pembangunan dapat kita capai. Sekali lagi kami mengucapkan banyak terima kasih atas masukan dan saran yang disampaikan baik ketika pembahasan pada Pansus-Pansus sampai pendapat akhir yang telah disampaikan oleh masing-masing fraksi,” ucapnya.

Sementara Ketua fraksi Perjuangan Bangsa DPRD Padang Wismar Panjaitan mengatakan dalam meningkatkan pendapatan daerah sangat diharapkan kerja keras dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pihaknya mengusulkan untuk mendorong merealisasikan target tersebut dirinya mengusulkan agar Pemkot Padang memberikan penghargaan bagi OPD yang mampu mencapai target yang diberikan tersebut.

Sementara bagi OPD yang tidak mampu mencapai target yang diberikan sebaiknya diberikan sanksi sehingga mereka berupaya mencapai target tersebut.
Hal ini bertujuan untuk OPD bersemangat dalam meningkatkan kinerja mereka dalam mengumpulkan pendapatan daerah (Inf)


INFO PADANG - Berbagai kegiatan digelar Masyarakat untuk menyambut tahun baru Islam. Mereka seperti berupaya menjadikan momentum pergantian tahun tersebut untuk berhijrah demi menggapai ketenangan jiwa dan menumpuk bekal untuk akhirat kelak.

Hal tersebut, juga digelar masyarakat Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.

Menyongsong tahun 1440  Hijriah, Para jamaah Masjid Al Quwait Perumahan Mitra Utama tersebut menggelar Tabligh Akbar bersama Mubaligh Senior Sumbar, Drs. H. Deflaizar, Sabtu, 8 Agustus 2018.

"Momen itu juga dimanfaatkan untuk Pembukaan Festival Muharram 1440 H. Dalam beberapa pekan ke depan berbagai perlombaan digelar. Diantaranya, lomba Rabana antar Majelis Taklim Masjid se Kelurahan Banuaran, Tahfidz tingkat anak - anak dangdut remaja, Tilawah, baca puisi Islam, khatib bagi pria dan ceramah agama agama serta lomba lainnya," ujarnya Panitia pelaksana, Reni Andrianti.

Dia menambahkan, Festival Muharram dengan tema "Tahun Baru, Momentum Berhijrah untuk Menggapai Ketenangan Jiwa" ini ditujukan pada semua kalangan.

"Kita sengaja mengundang Mubaligh Senior sebagai inspirasi dan motivasi. Walau telah berusia senja, namun semangat dan rasa optimis Buya Deflaizar tetap membara," ujarnya.

Hal sama dikatakan Ketua Masjid Al Quwait, Saribulih. Pria yang juga Ketua RT 04 RW 11 Kelurahan Banuaran Nan XX tersebut mengaku telah mengenal Buya Deflaizar sejak masih pimpinan di SMK PGRI Padang. "Setiap tahun pada salah satu Hari Besar Islam, saya sengaja mengundang Buya Deflaizar. Selain penyampaian tausiyah yang menarik juga semangatnya. Ini saya disampaikan pada siswa yang berjumlah ribuan orang waktu itu," ujarnya.

Menurutnya, saat ini semangat itu masih ada pada mubaligh tersebut. Hujan lebat ujarnya, tidak menjadi halangan untuk memberikan ilmu pada kaum muslim Banuaran.

"Kita tetap bersyukur, walau diguyur hujan lebat, namun masjid yang berkapasitas 200 orang ini masih didatangi hampir 50 persen daya tampung," ujarnya.

Suatu hal menarik, Ustadz Deflaizar yang membahas tentang pentingnya berhijrah juga menyentil tentang perubahan sikap kaum muslim  yang telah beroreantasi kapitalis. "Sebagai orang muslim, harta yang kita punya harus bisa dibawa mati. Malah yang terjadi selama ini menjadi warisan yang tak pernah lagi mengalir setelah kita mati," ujarnya.

Untuk itu, ujarnya, jadikanlah harta itu sebagai sedekah jahiriyah. Dengan tujuan bisa dibawa mati. "Jadikan harta itu untuk menghasilkan anak yang Sholeh dan ladang ilmu," ujarnya.

Saat itu, Ustadz Deflaizar juga menyentil makin berkurangnya rasa pada masyarakat Minangkabau. "Resepsi pernikahan makan badan jalan. Ini namanya rasa telah pudar. Saya berharap DPRD Padang bikin Perda. Kalau resepsi memakan badan jalan harus bayar ke kas daerah," ujarnya pada Anggota DPRD Padang, Masrul yang juga hadir pada kesempatan tersebut.

Tidak sekedar ceramah, Ustadz juga mengimplementasikan dalam bentuk menginfakkan sebegian hartanya ke Masjid Al Quwait. "Ini hasil ceramah saya, siang tadi. Lantaran AC nya masih berhutang, maka  ini saya jadikan Shadaqah Jahiriyah di Masjid Al Quwait. Saya harap yang lain juga mengikuti," ujarnya.

Tak pelak, bak gayung bersambut satu persatu jamaah ikut berladang amal. Mereka tidak hanya sekedar menerobos guyuran hujan deras demi mendengar tausiyah. Lebih dari itu, juga berupaya menumpuk ladang amal dengan memperbesar nilai sadaqah.

Alhasil, momentum tahun baru Hijriyah tersebut berhasil terkumpul Rp 2.950.0000. "Alhamdulillah telah mampu menutupi beban hutang 1 AC seharga Rp3,9 juta plus upah pasang," ujar Saribulih yang mengaku masih butuh minimal 3 AC lagi. 
Saribulih menambahkan, ini merupakan infaq terbesar dalam peringatan hari besar Islam. “Jumlah yang terkumpul dalam memperingati hari besar Islam selama ini hanya rata rata Rp 1,5 juta. Namun malam ini jauh di atas rata rata. Padahal, Padang diguyur hujan yang  sangat dahsyat. Artinya yang hadir, betul betul sudah teruji keimanannya,” ujar Praktisi pers ini.

Saribulih menambahkan, ini merupakan infaq terbesar dalam peringatan hari besar Islam. “Jumlah yang terkumpul dalam memperingati hari besar Islam selama ini hanya rata rata Rp 1,5 juta. Namun malam ini jauh di atas rata rata. Padahal, Padang diguyur hujan yang  sangat dahsyat. Artinya yang hadir, betul betul sudah teruji keimanannya,” pungkas Praktisi pers ini.(Rel)

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.