May 2018

Calon Wakil Walikota Padang Desri Ayunda

DESRI AYUNDA 


INFO (PADANG) 
Kegiatan Pesantren Ramadhan merupakan trade mark bagi Kota Padang. Inilah pembeda suasana bulan suci Ramadhan, dimana para siswa-siswi diajak ke Masjid dan Mushalla terdekat untuk mengikuti pendidikan agama. Pembeda dari suasana hari-hari biasa dan suasana Ramadhan di daerah yang tidak menggelar Pesantren Ramadhan. Kota Padang seperti suasana dalam lagu qasidah, "Kota Santri" yang didendangkan ulang Anang-KD. 

Sebagai generasi yang pernah merasakan hidup di masjid ketika beranjak remaja, Kegiatan Pesantren Ramadhan sangat bermanfaat untuk menumbuhkan dan membangun karakter (character building) generasi masa depan Kota Padang. Ada kekuatan spiritual yang dapat ditanamkan kepada mereka sebagai pedoman hidup nantinya, ketika godaan-godaan datang yang akan menjerumuskan masa depan 

Pada masa dulu, laki-laki minang memang lebih banyak hidupnya di surau. Selain belajar mengaji juga belajar bela diri. Surau menjadi titik kumpul tempat dimana komunikasi social budaya dan agama berlangsung. Ketika itu, teknologi informasi belum merobah budaya masyarakat. Hal yang sangat berbeda dengan kondisi hari ini, dimana teknologi informasi berkembang pesat yang secara langsung telah merobah kekuatan sosial budaya yang pernah ada. 

Karakter laki-laki minang yang tangguh memang dilahirkan dari kehidupan surau melalui pembelajaran yang didapatkannya. Dibandingkan dengan program Pesantren Ramadhan, yang hanya berlangsung hanya dua minggu, tentulah tidak sebandingkan. Namun demikian, sepanjang masa pendidikan dari sekolah dasar hingga menengah pertama, anak-anak dan remaja Kota Padang yang muslim akan mendapatkan pendidikan Pesantren Ramadhan setiap tahun. Ini sangat positif. 

Program Pesantren Ramadhan ini dicetus atas kesadaran dari pemangku kebijakan kota, pentingnya para pelajar diberikan pendidikan agama yang lebih. Mengingat pada kurikulum sekolah formal, masih sangat minim pendidikan agama didapatkan. Apalagi bila bulan suci Ramadhan tiba, efektivitas proses belajar dan mengajar di sekolah sedikit menurun di banding hari biasa. 

Menurut pengakuan para guru dan pengurus masjid yang aktif setiap tahun mengelola kegiatan Progra Pesantren Ramadhan, setiap tahun terdapat perubahan yang menunjukkan kegiatan ini sekadar berlangsung saja. Tidak seserius pada awal-awal hadirnya kegiatan ini. Sekadar memenuhi kewajiban dan rutinitas semata. Ada apa? Sepanjang yang kita pelajari, sesuatu yang rutin tanpa ada evaluasi yang melahirkan revitalisasi, menjadi sesuatu yang sia-sia. Bahasa lainnya, “rutinitas itu membunuh.” Lebih-lebih, perubahan-perubahan kebijakan setiap tahun dalam kegiatan, seperti tahun ini, ada proses belajar dan belajar di sekolah untuk satu minggu di bulan Ramadhan. Tentu saja, konsep awal Pesantren Ramadhan menjadi sudah berbeda. Padahal, Pesantren Ramadhan, menurut Fauzi Bahar ialah memindahkan siswa-siswa dari sekolah ke masjid dan mushalla. Artinya kegiatan formal di sekolah ditiadakan. Bila mana masih ada kegiatan di sekolah, maka semangat Pesantren Ramadhan tentu menjadi berubah. 

Atas catatan di atas, perlu ada evaluasi dan revitalisasi agar program Pesantren Ramadhan ini menjadi lebih kuat untuk membangun karakter siswa-siswa yang qur'ani. Revitalisasi dari semangat para pengajar, para guru yang terlibat, pengurus, hal-hal teknis, juga tentunya materi-materi ajar. Yang jelas, konsepnya, Pesantren Ramadhan adalah kegiatan yang memeriahkan bulan suci Ramadhan sekaligus memberi wahana penting bagi para pelajar mendapatkan sentuhan-sentuhan spiritual: bisa beribadah dengan baik, penanaman moral etika sopan santun dan membuat para siswa-siswi tidak berkeliaran tanpa arah di bulan suci Ramadhan. 

Seorang wali murid pernah curhat, kegiatan Pesantren Ramadhan kini sudah berubah sekadar mencatat ceramah ustadz, lalu mendengar instruksi instruktur, seterusnya ada kelas belajar agama yang minim. Sekadar memenuhi kewajiban para guru saja. 

Semoga curhat ini cuma satu kasus kecil dari kegiatan besar yang telah berlangsung setiap tahun. Tetapi curhat ini sangat berarti bagi kebaikan kegiatan di masa datang. Yang jelas, kegiatan Pesantren Ramadhan adalah kegiatan positif yang keberlangsungannya mesti berkualitas dan terus ditingkatkan. Bukan sebaliknya, lesu dan berlangsung apa adanya. Sayang dan terasa berdosa, jika itu terjadi dari sebuah keinginan yang luhur untuk membangun karakter generasi masa depan kita. Wassalam. []


Dua orang Biksu dan pengurus Himpunan keluarga Lim Beri Santunan dan Bingkisan 
Pengurus Keluarga Lim Foto Bersama Anak yatim piatu 

INFO (PADANG) - Perayaan Waisak 2562 BE tahun 2018 berbagi berkah walaupun beda agama namun bentuk harmonisasi dan toleransi serta kepedulian sosial sangat tinggi, seperti kegiatan sosial yang dilakukan umat Budha di kota Padang yang  menggelar acara Buka bersama serta beri santunan dan bingkisan pada puluhan anak yatim piatu.


Selain berbagi berikan santunan, para tokoh tionghoa dan warga tionghoa di Kampung Pondok ini pun terlihat ikut berbuka bersama anak yatim piatu yang bertempat di gedung sosial kebudayaan himpunan keluarga Lim, Jalan Pulau Karam No.68, Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (29/5/2018).

Lim Hap Kian, Ketua pengurus harian Graha Samatha Giri sekaligus pengurus himpunan keluarga Lim mengatakan, kegiatan sosial yang dilakukan ini  mengajarkan pada umat untuk berbagi kasih pada semua umat tanpa memandang suku bangsa, ras dan agama apapun.

Kegiatan ini rutim setiap tahun dilaksanakan begitu juga pada hari - hari besar umat Budha. Tema perayaan kali ini adalah, "Dengan Kebhinekaan Kita Tingkatkan Kerukunan Hidup Beragama". 

"Kegiatan bhakti sosial lainnya juga rutin dilakukan seperti mendatangi panti Jompo, panti asuhan, dimana bantuan yang diberikan merupakan bantuan dari umat akan kembali kita berikan untuk umat tanpa memandang agama apapun,"  ujarnya.

Lim Hap Kian juga menyampaikan walaupun kita bukan umat muslim, tapi di bulan suci ramadhan ini kita ikut sedikit berbagi untuk anak yatim piatu sebanyak 85 orang putra dan putri dari yayasan Panti Asuhan Budhi Mulia. "Karena anak yatim juga mempunyai hak yang sama merasakan kebahagiaan dan keceriaan," ujarnya .

Semua kegiatan yang dilakukan tentunya sesuai dengan ajaran dan keyakinan yang kami anut, Sang Budha, guru agung dari umat Budha yang mengajarkan untuk selalu berbuat kebaikan, saling membantu, tolong menolong, saling mencintai serta mengasihi dan menciptakan kedamaian.

Apapun kegiatan - kegiatan sosial yang rutin dilakukan semata - mata bertujuan agar terciptanya keharmonisan. Kalau selama ini kita selalu berbicara  mengedepankan toleransi antar umat beragama, suku, ras, namun keharmonisan ini lebih dari itu. Karena yang namanya harmonis ini selain saling mendukung, termasuk toleransi, kita juga saling bekerjasama, saling membantu, berbagi, dan saling mencintai serta mengasihi. Itu yang disebut harmonisasi," sebut Hap Kian.

Di sisi lain sambungnya, kondisi negara saat ini sama - sama kita ketahui, suasana suhu politik baik itu Pilkada serentak 27 Juni 2018 nanti , Pilpres dan Pileg baik di daerah maupun di pusat mulai memanas. Namun dalam Budha apa saja kegiatan yang sifatnya sosial dan keagamaan tidak boleh dibawakan untuk tujuan mencapai suatu jabatan dalam politik. Budha tidak ada berpolitik.

Lebih lanjut disampaikan harapan nya, tentu kita bersama - sama inginkan kedamaian di negeri ini khusus Kota Padang dengan harapan bisa saling bekerjasama, saling membantu, berbagi, dan saling mencintai serta mengasihi.

Sementara untuk kegiatan buka bersama anak yatim piatu ini disponsori atau didukung penuh oleh perhimpunan keluarga Lim. Kebetulan gedung perhimpunan keluarga Lim ini adalah gedung serba guna, sosial kebudayaan maka pelaksanaan dipusatkan di gedung Lim tanpa dipungut biaya, bahkan konsumsi pun juga di tanggung, ungkapnya.

Sementara pengurus yayasan panti asuhan Budhi Mulia, Muhammad Khairil mengatakan dari pengurus panti mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah mengundang buka bersama anak yatim Budhi Mulia.

Dia mengatakan acara buka bersama yang dilakukaan di gedung Lim ini untuk anak panti karena ini diundang adalah acara sosial ya tidak masalah apapun agamanya. Semua santri dan pengurus akan tetap menghadirinya dan ada jaminan halalnya untuk konsumsi yang disajikan.

Kalau mengenai ada polemik itu pribadi dan golongan, kalau kami dari panti yang namanya sosial ya sosial. Jadi kalau ada non muslim yang mau membantu tidak ada salahnya dan dilihat dari kisah nabi tidak ada melarang bergaul dengan non muslim, karena disini memberikan kebebasan menjalankan untuk meningkatkan tali silatrahmi antar umat dan hal itu tidak dibatasi, " pungkasnya.(Inf)


Kepala Seksi PHU Kemenag Kota Bukittinggi H. M. Arsyad.
INFO (Kota Bukittinggi)- Pemberangkatan Calon Jama'ah Haji musim haji tahun 2018 (1439 Hijriah) akan segera tiba, walau masih berjarak sekitar lebih sebulan lebih lagi namun para jamaah calon Haji khususnya untuk kota Bukittinggi diharapkan mulai mempersiapkan fisik dan mental serta mematangkan pengetahuan manasik haji.

Jamaah Calon Haji Kota Bukittinggi yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji pada tahap 1 (16 April s.d 4 Mei 2018) yang lalu berjumlah 286 orang dan untuk pelunasan tahap 2 (16-25 Mei 2018) 63  orang. Secara keseluruhan Jama'ah Calon Haji Kota Bukittinggi yang sudah melunasi BPIH sebanyak 349 orang jamaah diluar cadangan yang juga sudah melunasi sebanyak 9 orang.

Berdasarkan informasi yang diberikan Kepala Seksi PHU Kemenag Kota Bukittinggi H. M. Arsyad di Ruangan Kerjanya Senin, 28/05/2018.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji Dan Umrah Kota Bukittinggi H. M. Arsyad menyampaikan "Dari total jumlah 349 orang Jama'ah calon Haji Kota Bukittinggi yang telah melunasi Biaya Pperjalan Ibadah Haji tersebut terdapat 15 orang  Jama'ah Calon Haji yang mutasi ke Kabupaten/Kota lain dan terdapat 1 orang yang mengundurkan diri berangkat setelah melakukan pelunasan sehingga tidak dihitung sebagai Jama'ah Calon Haji yang akan berangkat dari Kota Bukittinggi pada musim haji tahun 2018 ini," tuturnya.

Lebih lanjut kata H. M. Arsyad selain pengurangan juga ada penambahan 23 orang Jama'ah Calon Haji berasal dari Kabupaten/Kota lain yang masuk mutasi ke kota Bukittinggi serta telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji di tempat asalnya sehingga Jama'ah Calon Haji Kota Bukittinggi  yang tercatat akan berangkat berjumlah 356 orang.

"Kita berharap kepada semua jamaah calon Haji yang telah melunasi  Biaya Perjalanan Ibadah Haji agar selalu menjaga kesehatan serta memantapkan ilmu manasik yang sudah didapat sembari menunggu pemantapan pada manasik tingkat Kota nantinya agar keberangkatannya bisa dengan aman, lancar dan mendapatkan haji yang mabrur/mabrurah," tutupnya (Sy)

Bupati Limapuluh Kota, H.Irfendi Arbi Serahkan Bantuan Safari Ramadhan pada Pengurus Masjid Akhdhar 
INFO (Limapuluh Kota)   - Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah. Setiap amal kebaikan selama bulan suci ini akan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda. Jangan sampai ada warga miskin yang tidak bisa berbuka puasa dalam bulan istimewa ini.

Hal itu disampaikan Bupati Limapuluh Kota H. Irfendi Arbi selaku ketua tim safari Ramadhan di Masjid Akhdhar Kenagarian Situjuah Ladang Laweh Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Senin (28/5).

“Kita tidak ingin ada warga yang tidak bisa memasak untuk berbuka puasa. Kita harus bersimpati dan peduli terhadap mereka yang hidup serba kekurangan tersebut. Mari kita beri makan untuk berbuka orang miskin seperti yang dianjurkan Rasullullah SAW,” papar Irfendi.

Dikatakan, bulan penuh rahmat ini hendaknya benar-benar dimanfaatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperbanyak amal shaleh seperti saling membantu dengan sesama, termasuk bantuan untuk pendidikan anak dari keluarga tidak mampu.

“Mari kita berlomba-lomba berbuat kebaikan dan melaksanakan amal sholeh di bulan istimewa ini, termasuk menunjukan kepedulian terhadap warga miskin. Sebab, Allah menjanjikan pahala berlipat ganda,” tutur Irfendi sembari menegaskan tidak mau ada anak pintar dari keluarga miskin batal kuliah karena tidak memiliki ongkos atau karena ketiadaan biaya pendaftaran.

Dalam kunjungan safari Ramadhan Pemkab Limapuluh Kota itu Bupati Irfendi juga menyerahkan bantuan bagi Masjid Akhdhar sebesar Rp10 juta dan bantuan sembako berupa 20 karung beras bagi para warga miskin. Selain itu bupati Irfendi juga membagikan bantuan dana sosial bagi sejumlah warga miskin dari Baznas Kabupaten Limapuluh Kota.

Sebelumnya pada sesi dialog, warga Dasril Mukhtar berharap bantuan papan penunjuk jalan masuk Nagari Situjuah Ladang Laweh, agar orang tahu ke mana jalur menuju nagari yang berada di pinggang Gunung Sago tersebut. Selain itu, warga juga mempertanyakan kebenaran adanya bantuan dana Swisindo sebesar Rp 15 juta/perbulan. Sebab, sudah lewat setahun berlalu, janji bantuan tersebut tak kunjung terealisasi.

Menjawab aspirasi warga tentang papan penunjuk arah, Bupati Irfendi menyebut akan meneruskan langsung ke Dinas Perhubungan.

Sementara terkait dengan Swisindo, Wakil Kapolsek Situjuah Limo Nagari Iptu Franuddin meminta masyarakat tidak mudah percaya dan terperdaya dengan segala bujuk rayu pihak tertentu.

“Saya harap warga tidak mudah tergoda dengan iming-iming Swisindo yang menjanjikan bantuan uang jutaan rupiah setiap bulannya. Hingga kini semua itu hanya bohong dan tidak terbukti. Untuk memastikan kebenaran adanya dana Swisindo tersebut, bisa dicek ke bank-bank pemerintah,” ungkap Franuddin.

Ikut hadir dalam safari Ramadhan itu sejumlah kepala OPD, pengurus Baznas dan pihak Kemenag Kabupaten Limapuluh Kota. (Ul)


Kunjungan Safari Ramadhan Anggota DPRD Padang Helmi Moesim di Masjid Al-kautsar Parak Gadang Timur 
INFO, PADANG- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang, Helmi Moesim melaksanakan Safari Ramadhan (TSR) 1439 H /2018M ke Masjid Al- Kautsar  Parak Gadang Timur ,Kecamatan  Padang Timur, Senin (28/5).


Dalam kunjungan itu turut hadir  beberapa tokoh masyarakat, Tokoh agama dan ketua RT/RW Parak Gadang Timur .

Dalam sambutan Helmi Moesim menyampaikan, bahwa kunjungan ini merupakan agenda rutin tahunan di DPRD Padang setiap  Ramadhan. Tujuannya dalam mencerdaskan masyarakat dibidang keagamaan dan itu sebagai visi dan misi kota Padang.

"Apa yang dilakukaan melalui kegiatan kunjungan safari ramadhan ini merupakan salah satu wujud peduli pemerintah kota Padang melalui bantuan untuk pembangunan Masjid dan Mushalla", ujarnya. 

Helmi juga menghimbau pada bulan Ramadhan ini hendaklan memperbanyak membaca Al Qur’an, tidak saja bagi kita orang tua, akan tetapi juga bagi generasi muda. Kepada genarasi muda, ia mengimbau untuk menghindari narkoba, perlu diwaspadai dan perhatian bersama, karena manyangkut terhadap masa depan generasi bangsa.  Peran serta orang tua, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai dan tokoh-tokoh masyarakat.

"Untuk itu, pendidikan karakter Al Qur’an harus dibangun agar tingkah laku dan pola hidup generasi muda kita dapat terbentengi,” sebutnya. 

Pada kesempatan tersebut Helmi Moesim juga menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Al kautsar Parak Gadang Timur sebesar Rp15 juta dan malam sebelumnya di Mushalla Jabal Tsur  juga memnyerahkan bantuan dana sebesar Rp10 juta. 

Bantuan tersebut merupakan dana hibah Pemerintah Kota Padang untuk Masjid dan Mushalla. Penyerahan bantuan dilaksanakan tidak dalam bentuk tunai tapi melalui pengajuan proposal dari pengurus Mesjid dan mushalla yang ditujukan ke DPRD Padang   

Kemudian, ia juga menyerahkan zakat pribadi sebesar satu juta rupiah yang diterima langsung oleh pengurus Masjid al-kautsar Parak gadang timur untuk fakir miskin dan anak yatim yang ada di sekitarnya

Legislator ini berjanji akan memperhatikan akses jalan lingkungan, pembangunan rumah ibadah dan drainase. Terutama di RT 3 juga butuh perbaikan drainase dan jalan dibeberapa lokasi di wilayah ini yang mulai rusak.

"Dikecamatan Padang Timur juga memberikan bantuan  satu unit ambulance melalui dana hibah DPRD,  Kemudian jalan lingkar Seberang Palinggam 2018 ini juga akan selesai," pungkasnya. (INF7)

Ketua DPRD Padang Elly Thrisyanti Sampaikan Sambutannya Dalam Acara Buka Puasa Bersama
INFO (PADANG)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang gelar buka puasa bersama dengan unsur Muspida Kota Padang, Senin (28/5/2018), bertempat di halaman parkir dalam gedung Bundar Sawahan.

Ketua DPRD Kota Padang Elly Thrisyanti mengatakan kegiatan buka puasa bersama ini adalah agenda tahunan yang selalu diselenggarakan di DPRD Padang. Dimana tujuannya agar lebih meningkatkan hubungan silahturahmi agar terwujud kerjasama yang harmonis antara sesama anggota dewan sendiri serta pejabat dilingkungan Pemko Padang.

Dalam kesempatan itu Ketua DPRD  juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang yang berhasil meraih (WTP) 5 kali berturut-turut. Tentu berkat kerja keras dan kadang kala bersentuhan, pergesekan namun dengan suatu tujuan bagai mana untuk  menciptakan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan Kota Padang dapat terlaksana dengan baik tidak terlepas dari kerja sama antara DPRD dan Pemko, harus ada kerjasama yang sinergi legislatif dan eksekutif untuk mencapai tujuan bersama.

"Dalam kesempatan ini atas nama DPRD serta kerja sama yang telah terjalin, sesuai dengan tupoksi dan peraturan per Undang--undangan yang berlaku diharapkan dapat terus terlaksana dengan sebaiknya. Sehingga percepatan pembangunan  Kota Padang dapat dinikmati oleh masyarakat kota Padang betul-betul menikmati arti dari pembangunan tersebut, " katanya.

Selain itu  Elly Trisyanti juga mengingatkan kepada semua lapisan masyarakat kota Padang, untuk tahun 2018 ini dan tahun 2019 penuh dengan agenda politik, Pilkada kota Padang didepan mata, Pilpres, Pileg akan menyusul sesudah itu. Suhu politik tentu dapat terlihat memanas, namun kita harapkan semuanya berjalan lancar dan damai.

" Kepada seluruh masyarakat mari gunakan hak pilihnya serta jajaran pemerintah mari kita komit untuk melaksanakan Pilkada Badunsanak, Pilpres,  Pileg yang damai sehingga lahir pemimpin yang betul amanah dan bertangung jawab  terhadap kesejahtetan masyarakat, " ujarnya

Kemudian ketua DPRD  berharap kepada Pemerintah kota Padang,  yang telah meraih WTP 5 kali berturut-turut, tentu hasil WTP tersebut masih ada catatan, dimana catatan tersebut butuh perhatian kita bersama, tidak Pemerintah saja tentu melibatkan DPRD beserta jajarannya. Apa yang telah dilaksanakan dengan baik kita jadikan lebih baik lagi dengan suatu tujuan bersama untuk mencapai kesejahteraan masyarakat," pungkas Elly Thrisyanti.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Ir.Asnel menyampaikan kita bersyukur dan bangga sekali dalam ramadhan ini Pemerintah Kota Padang kembali meraih prestasi prediket wajar tanpa pengecualian (WTP)  5 kali berturut-turut, atas laporan hasil pemeriksaan  (LHP) keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2017 dari Badan Pemriksaan Keuangan  ( BPK)  perwakilan Sumatera Barat.

Asnel juga menyampaikan ,perolehan prestasi ini bukan dari kinerja Pemerinth kota Padang saja, juga berkat jalinan kerja sama serta kinerja DPRD yang telah menjalankan fungsi dan tugas sebagai bagian dari penyelenggara Pemerintah Daerah.

Peran DPRD Kota Padang sangat luar biasa dalam menyususn rencana kerja pemerintah Daerah (RKPD) kota Padang, melalui pokok pikiran yang dituangkan dalam program kerja, kita berharap RAPBD Kota Padang tahun 2019 menjadi RAPBD yang aspiratif, Partisifatif dan akomodatif.

"Artinya anggaran yang disediakan dalam APBD benar-benar mencerminkan keinginan dari rakyat, dapat dipergunakan sebaik-baiknya untuk rakyat serta hubungan antara DPRD dan Pemko Padang kedepannya bisa terus berjalan dengan harmonis dan bersinergi," pungkasnya. (INF7)



Ketua DPRD Kota Padang Elly Thrisyanti Serahkan Bantuan Safari Ramadhan Secara Simbolis pada Pengurus. 
INFO (PADANG) - Ketua DPRD Kota Padang Elly Thrisyanti laksanakan kunjungan Safari Ramadhan 1439 H /2018 M ke Surau Zam Zam Blok Mutiara I RW 8 Kelurahan Pengambiran Ampalu Nan XX Kecamatan Lubuk Begalung,sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis sebesar Rp.15juta, Senin (28/5). 

Ketua pengurus Surau Zam Zam, H.Hasan Basri mengatakan sudah 17 tahun berdiri nya Surau Zam Zam dan sudah tiga kali periode pula berganti Ketua DPRD Padang, baru kali ini kita mendapat kunjungan dari DPRD Kota Padang khususnya oleh Ketua DPRD Kota Padang buk Elly Thrisyanti yang juga merupakan warga Kelurahan Pengambiran Ampalu Nan XX dan daerah pemilihan (Dapil) nya juga ada di Kecamatan Lubuk Begalung. 

"Kita patut bersyukur karena Ketua DPRD Kota Padang adalah warga Kita juga di Pengambiran Ampalu Nan XX ini. Kita berharap kedepannya semoga sukses mengemban amanah,harapan kita semoga periode berikutnya juga terpilih kembali di DPRD Padang," ujarnya. 

Lebih lanjut disampaikan, aspirasi kita pada waktu itu adalah membangun loteng Surau Zam Zam ini, dan alhamdulillah waktu itu janji dari buk Elly Thrisyanti akan datang di bulan ramadhan, alhamdulillah janji tersebut dipenuhi hari ini melalui kunjungan safari ramadhan DPRD Kota Padang. 

Untuk pembangunan loteng ini sekaligus dengan lampu hias nya agar terlihat lebih indah kata Hasan Basri, pengurus masih ada berhutang, dan mudah mudahan jelang Idul Fitri dapat terlunas. "Atas nama warga kami mengucapkan terima kasih banyak atas kunjungan safari ramadhan DPRD Padang serta bantuan yang telah disampaikan sangat membantu sekali bagi kami, " pungkasnya. 

Ketua DPRD Padang Elly Thrisyanti dalam sambutannya menyampaikan alhamdulillah ramadhan ini saya dapat mengunjungi warga beserta jamaah Surau Zam Zam ini dalam rangka kunjungan safari ramadhan DPRD Padang. 

"Elly mengatakan, sebelumnya saya pernah menyampaikan kepada Ketua pengurus bahwa untuk bantuan pembangun loteng disini akan kita usahakan mencarikan dananya, saya ajukan untuk masuk di agenda safari ramadhan dan alhamdulillah usulan diterima, " ujar Elly. 

Dalam kunjungan Safari Ramadhan ini kita hanya diberikan amanah untuk menyampaikan bantuan, yang mana bantuan ini gunanya untuk memancing sumber bantuan dana atau donatur lainnya. 

Elly juga mengatakan, selaku wakil rakyat yang telah diberikan kepercayaan dan amanah oleh warga, tentunya ia akan menjaga amanah itu dengan cara memperjuangkan aspirasi masyarakat khususnya pada dapil saya yakni pada Kecamatan Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan dan Bungkus Teluk Kabung. Kebetulan saya juga adalah warga Kelurahan Pengambiran Ampalu Nan XX Kecamatan Lubuk Begalung ini.

Saya inginkan yang terbaik untuk Pengambiran Ampalu Nan XX ini, namun hal tersebut tidak terlepas dari peranan seluruh elemen masyarakat. "Kalau bukan kita siapa lagi yang akan melakukan, siapa lagi yang akan memperjuangkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat kita," ujarnya. 

Aspirasi masyarakat yang telah kita tampung agar bisa didapatkan anggaran serta bisa dilaksanakan yang tujuannya untuk kebutuhan dan kepentingan masyarakat itu sendiri, maka akan kita sampaikan ke pemerintah kota yang akan dianggarkan di APBD. 

Lebih lanjut Elly menyampaikan untuk Majelis Taklim disini saya telah memasukkan dalam anggaran pokir sebesar Rp 10 juta dan di awal 2019 sudah dapat dicairkan. "Kemudian untuk Jalan Mutiara I sepanjang 250 meter juga sudah kita masukkan dalam dana aspirasi sekitar Rp.300 juta dianggarkan di 2019, " ungkapnya. (INF7)

SPSC 
INFO (PADANG) - Sebagai calon Wakil Walikota Padang nomor urut 1 di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 Juni 2018, Desri Ayunda memenuhi undangan berbuka bersama Sinar Padang Sport Club (SPSC) di kediaman H. Alexander, Senin, 28 Mei 2018. 

SPSC merupakan suatu komunitas pencinta jalan sehat, Berbagai kegiatan dilaksanakan untuk menjalan keakraban sesama anggota, termasuk melaksanakan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan salat tarawih berjamaah dan tausyiah yang disampaikan ustad Drs. Yonesli.

Ketua SPSC Nurhasdy menegaskan, pihaknya mendukung pasangan Emzalmi-Desri. Ia mengajak anggota SPSC untuk memenangkan pasangan ini dengan cara datang ke TPS untuk memberikan hak suara untuk Emzalmi dan Desri Ayunda. 

"Kota Padang butuh pemimpin yang mampu mengayomi semua lapisan masyarakat. Sosok Emzalmi dan Desri Ayunda kita yakini mampu memenuhi harapan masyarakat. Kita sudah melihat rekam jejak kedunya," ujarnya. 

Emzalmi, jelasnya, merupakan seorang pamong senior dijajaran Pemerintahan Kota Padang yang ahli di bidang penataan infrastruktur. Sementara Desri adalah sosok profesional yang ahli di bidang manajemen ekonomi. 

"Perpaduan birokrat dan profesional ini kita yakini akan membawa perubahan yang lebih baik di Kota Padang. Apatah lagi, Emzalmi dan Desri bukan tokoh atau ketua partai politik, tetapi keduanya mampu mendapatkan dukungan partai-partai politik besar di kota ini, ditambah lagi dukungan partai baru. Emzalmi dan Desri merupakan pasangan yang lahir dari rakyat dan didukung partai politik, bukan pasangan yang mengaku-ngaku koalisi rakyat, tetapi secara faktanya adalah tokoh dan ketua partai," pungkasnya. 

Ia mengatakan, kemampuan pasangan ini tidak diragukan lagi untuk memimpin kota ini. Ini terlihat dari depat publik yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang. 

"Dari debat itu, kita tahu secara terang benderang, mana yang berisi, mana yang tak berisi dan hanya pandai beretorika," cakapnya.   

Desri Ayunda menyampaikan terimakasih atas dukungan yang telah diberikan oleh SPSC. Ia mengatakan, Emzalmi dan Desri Ayunda, jika diizinkan Allah memimpin kota ini, akan menjadi pemimpin untuk semua lapisan masyarakat.

"Kami ingin mewujudkan Kota Padang sebagai kota maju, mandani dan religius berbasis pariwisata pendidikan perdagangan," tegasnya.

Hadir pada kesempatan tersebut, Penasehat SPSC Ramlan Nasution, H. Martias Rusli, H. Havid Datuk Rangkayo Basa, Yusman Kasim dan Hendri Final. Selain itu, juga terlihat hadir bacaleg yang merupakan anggota SPSC, yaitu Lilik Supardi (Gerindra), Budiman (PBB), dan Erwin Pangeran (PPP).

Calon Wakil Walikota Padang Desri Ayunda Kunjungi Rumah Korban Tertimpa Pohon di Parupuak Tabiang 
INFO (PADANG) - Calon Wakil Walikota Padang nomor urut 1 di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 Juni 2018, Desri Ayunda mengujungi rumah yang tertimpa pohon akibat angin kencang di Kelurahan Parupuk Tabiang Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, Senin, 28 Mei 2018.

Akibat kejadian tersebut, Sepriadi (40) mengalami patah tulang. Menurut Sepriadi, kejadiansekira pukul  16.30 WIB pada Jumat, 18 Mei 2018. 

"Angin sangat kencang waktu itu, sehingga menumbangkan pohon kedondong yang ada samping rumah saya dan menghancurkan rumah semi parmanen milik keluarga saya ini," ujarnya.

Di rumah itu, Sepriadi tinggal bersama istrinya Nina (38) dan anaknya Adam Sesar (6). Parahnya, akibat kejadian tersebut tak hanya Sepriadi yang mengalami patah tulang, tetapi anaknya Adam Sesar mengalami luka di kepala.

"Alhamdulillah, kami sudah mendapatkan pertolongan medis," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Desri Ayunda menyampaiakan rasa belasungkawa atas musibah yang dialami oleh Sepriadi dan keluarga. Menurutnya, penanganan korban bencana alam, seperti puting beliaung adalah tangungjawab bersama.

"Sesuai dengan amanat Undang-undang nomor: 24 tahun 2007, ini adalah tanggungjawab kita bersama. Kedepannya, korban bencana ini harus kita perhatikan," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah wajib membantu korban bencana, tak cukup dengan datang membawa mie instan, sarden, dan matras saat kejadian menimpa warga. 

Apa lagi, pengulangan bencana sudah ada acuannya di PP nomor: 21 tahun 2008 tentang Penanganan Korban Bencana, dimana dikatakan panganan korban bencana tidak hanya dilakukan saat terjadi bencana, tetapi juga pengulangan bencana pra bencana.

"Bagaimana kita melakukan sosialisasi kepada masyarakat terhadap ancaman bencana, apa yang mengintai mereka dengan mempersiapkan relawan-relawan bencana di tingkat kelurahan. Kita lakukan peningkatan kapasitas relawan bencana yang ada di kelurahan seperti pelatihan berkesenambungan,  alat pengamanan diri mareka, alat komunikasi dua arah perlu kita prioritaskan," jelasnya. 

Tak hanya itu, katanya, harus juga ada penanganan korban bencana saat terjadi bencana. Kalau relawan bencana tingkat kelurahan sudah memiliki kapasitas, korban bencana dengan cepat mendapatkan pertolongan,  karena Kota Padang adalah etalasenya bencana gempa, banjir, tanah longsor dan puting beliaung.

"Perlu kita tahu, penanganan pasca bencana harus dilakukan, seperti memberikan bantuan rehap rumah pasca bencana. Ini sudah diatur di PP tentang pendanaanya," ungkap Desri.

Pada pasal 4, jelas Desri, dana pengulangan bencana bisa bersumber dari APBN, APBD dan dari masyarakat yang peduli terhadap korban bencana. Dana siap pakai yang dititipkan oleh pemerintah pusat di APBD Rp2 milyar setiap tahunnya juga bisa digunakan untuk membantu korban bencana.

"Jadi tidak ada alasan bagi pemerintah daerah untuk tidak menyalurkan bantuan kepada korban bencana," pungkasnya.

Tak sekedar mengunjungi Sepriadi dan keluarga, Desri bersama Ormas Pemuda Pancasila juga melakukan goro memperbaiki rumah Sepriadi.(*)

Presiden RI Joko Widodo (Foto :Rusman -Biro Pres Setpres)
INFO (Nasional) - Sebagai umat muslim, memberikan zakat adalah menjalankan sebuah keindahan Islam sebagai agama yang _rahmatan lil alamin_. Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo dalam sambutannya saat menyerahkan zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Istana Negara pada Senin, 28 Mei 2018.

"Melalui zakat kita berbagi dengan para mustahik, para penerima zakat. Berbagi rezeki, berbagi rasa persaudaraan, berbagi ibadah, berbagi kebahagiaan, terlebih di bulan suci Ramadan saat ini," ujar Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengajak para menteri untuk menunaikan kewajiban zakatnya. Selain para menteri, hadir juga sekitar 300 pejabat tinggi termasuk pejabat eselon I dari berbagai kementerian dan lembaga negara, serta direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Semoga zakat yang kita keluarkan menyempurnakan ibadah puasa kita dan menyempurnakan ketaatan kita, ketakwaan kita kepada Allah SWT. Dan saya mengajak para muzaki, para pemberi zakat, untuk memberikan zakat melalui BAZNAS, supaya lebih aman, lebih teratur dan bisa benar-benar tepat penyalurannya kepada para mustahik," tuturnya.

Berbeda dengan acara pada tahun-tahun sebelumnya, hari ini diundang juga publik figur dan muzaki dengan berbagai profesi seperti dokter, pengusaha kecil hingga tukang ojek untuk menunaikan zakat bersama-sama dengan Presiden.

BAZNAS sendiri menyiapkan 30 konter di lingkungan Istana Negara untuk melayani pembayaran zakat. Pembayaran bisa dilakukan secara tunai maupun nontunai untuk memudahkan muzaki menunaikan zakatnya.

Tampak juga Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua DPR Bambang Soesatyo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang masing-masing menyalurkan zakatnya melalui konter-konter tersebut untuk kemudian diikuti oleh para menteri dan pejabat eselon I kementerian maupun lembaga pemerintah, serta sejumlah direksi BUMN.

Menurut Ketua BAZNAS Bambang Sudibyo, zakat makin berperan dan bersinergi dengan program-program pengentasan kemiskinan pemerintah. Penelitian Pusat Kajian Strategis (Puskas) BAZNAS pada 2017 menunjukkan bahwa distribusi dan pendayagunaan zakat berhasil meningkatkan pendapatan mustahik fakir miskin sebanyak 27 persen per tahun.

Jakarta, 28 Mei 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin


Anak Anak  Derita Penyakit Kulit 


INFO (PPWI,TOBASOMASIR) SUMUT - Keberadaan PT. Aquafarm Nusantara yang beroperasi di Danau Toba kini membuat warga di Desa Sirungkungon, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Provinsi Sumatera Utara semakin resah. Pasalnya, perusahaan yang bergerak di bidang budi daya ikan itu diduga telah mencemari lingkungan sekitar dan menyebabkan situasi tidak kondusif di kalangan masyarakat sekitar, khususnya warga Desa Sirungkungon.


Sejumlah warga Desa Sirungkungon terutama anak-anak telah terdampak berbagai penyakit akibat pencemaran lingkungan tersebut. Mulai dari air danau yang menjadi sumber air kebutuhan minum penduduk yang tidak layak konsumsi, hingga pencemaran udara dengan bau tidak sedap dimana-mana. Akibatnya, sejumlah warga terserang penyakit kulit akibat pencemaran lingkungan air maupun udara sebagai dampak pembuangan limbah dari perusahaan itu.

Tidak terima akan pencemaran air dan udara di wilayah mereka ini, warga Desa Sirungkungon, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Provinsi Sumatera Utara, beserta pewarta PPWI Nasional melayangkan surat pengaduan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh PT. Aquafarm Nusantara ke Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo di Jakarta.

Dalam surat pengaduan tersebut, warga menjelaskan kondisi lingkungan di Desa Sirungkungon akibat keberadaan PT. Aquafarm Nusantara. Warga menuding beroperasinya perusahaan ini telah mengakibatkan pencemaran air dan udara.

Sebelum adanya PT. Aquafarm Nusantara, warga di Desa Sirungkungon mengambil air Danau Toba untuk dikomumsi maupun mandi dan mencuci pakaian. Namun, sejak berdirinya PT. Aquafarm Nusantara di desa ini, warga sudah tidak dapat lagi mengkonsumsi karena air danau sudah berubah warna dan berbau (tercemar).

Bukan hanya itu, saat air tersebut digunakan untuk mandi juga menimbulkan efek samping pada kesehatan warga dan telah mengakibatkan penyakit kulit, terutama pada anak-anak. Kondisi ini, menurut warga Desa Sirungkungon, adalah akibat pembuangan limbah dari kegiatan usaha PT. Aquafarm Nusantara.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, kegiatan perusahaan yang membuang limbah sembarangan merupakan perbuatan pidana. 

Fakta di lapangan, PT. Aquafarm Nusantara membuang ikan mati dan busuk langsung ke Danau Toba. "Juga, limbah pengasinan ikan yang busuk disalurkan langsung ke Danau Toba yang mangakibatkan air berwarna putih. Lalu, karena air busuk tersebut yang mangakibatkan udara berbau busuk dan menggangu saluran pernapasan warga," ujar salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya, didampingi Jannus Tampubolon dari PPWI Tobasa.

Berdasarkan UU No. 32 tahun 2009 tersebut, persoalan yang diakibatkan limbah sebagaimana diatur pada pasal 98 ayat (1) dan (2) yaitu:

(1) Setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan yang mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambien, baku mutu air, baku mutu air laut, atau kriteria baku kerusakan lingkungan hidup, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling sedikit Rp. 3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah) dan paling banyak Rp. 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).

(2) Apabila perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan orang luka dan/atau bahaya kesehatan manusia, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan denda paling sedikit Rp. 4.000.000.000,00 (empat miliar rupiah) dan paling banyak Rp. 12.000.000.000,00 (dua belas miliar rupiah).

Maka dari itu, warga Sirungkungon memohon kepada Presiden melalui instansi terkait untuk dapat menindak dan mengkaji kembali keberadaan PT Aquafarm Nusantara di Desa Sirungkungon, karena lebih banyak mudharat daripada azas manfaat kepada masyarakat Desa Sirungkungon. "Apalagi dari kegiatan perusahaan juga telah menimbulkan terjadinya pencemaran lingkungan," timpal Marly, salah satu pengurus DPC PPWI Tobasa yang ikut dalam peninjauan ke lokasi pembuangan limbah PT. Aquafarm Nusantara di desa Sirungkungong itu.

Melihat program pemerintah tentang Danau Toba yang menjadi salah satu tujuan wisata internasional, warga berharap agar penyebab pencemaran di Danau Toba, khususnya di Desa Sirungkungon, segera diselidiki. "Ini sangat penting, agar dilakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut dan ditindak tegas," pungkas Jannus, yang ikut menandatangani surat warga desa ke Presiden RI. [Jml/Red]

Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra didampingi Pengurus Masjid Al Ikhlas diwawancarai Awak Media 
INFO (PADANG) - Wakil Ketua DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra didampingi sekretariat DPRD Padang laksanakan kunjungan safari ramadhan yang keduanya di Masjid Al Ikhlas Kelurahan Kampung Olo Kecamatan Nanggalo dan sekaligus menyerahkan bantuan untuk keperluan pembangunan Masjid sebesar Rp.15 juta, Minggu (27/5) malam. 

Sehari sebelumnya safari ramadhan Wakil Ketua DPRD Padang ini mengunjungi Mushalla Nurul Hadi, di Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, sekaligus juga menyerahkan bantuan sebesar Rp 10 juta secara simbolis. Dimana pencarian dana bantuan safari ramadhan ini beda dari tahun sebelumnya dan sesuai aturan saat ini melalui sistem non tunai akan di transfer ke rekening pengurus baik itu Masjid maupun Mushalla yang dikunjungi unsur pimpinan maupun anggota dewan dalam kunjungan Safari Ramadhan 1439 H /2018 M ini.

Hadir dalam kesempatan tersebut tokoh masyarakat setempat yakni mantan Wakil Walikota Padang periode 2004-2009, Yusman Kasim, Babinkanthibmas Polsek Nanggalo, Lurah Kampung Olo Nanggalo, LPM, RW dan RT setempat, Majelis Taklim serta jamaah Masjid Al Ikhlas. 

Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra dalam kesempatan itu menyampaikan, kewajiban saya selaku anggota DPRD Padang yang telah diambil sumpah jabatannya adalah wajib memperjuangkan aspirasi masyarakat Kota Padang dan khususnya di dapil masing masing, kebetulan dapil saya di Kecamatan Padang Utara, Padang Barat dan Nanggalo ini, " kata Wahyu. 

Wahyu juga mengungkapkan untuk bantuan hibah dan Bansos selama ini memang tidak dibatasi apalagi dari pokir anggota dewan. Namun untuk realisasi di 2019 dengan keluarnya Perwako Nomor 11 Tahun 2018, maka bantuan tidak lagi bisa kita menganggarkannya seperti bantuan untuk kelanjutan penyelesaian pembangunan rumah ibadah yang membutuhkan biaya hingga Rp 100 juta, begitu juga bantuan mobil ambulance gratis, karena besaran bantuan maksimal hanya bisa di realisasikan Rp.50 juta saja. 

Tentunya dengan besaran anggaran yang telah ditentukan Perwako ini tidak dapat menuntaskan permasalahan yang ada dengan cepat, apa yang dikerjakan akan terkatung - katung. Padahal untuk daerah lain seperti di Bali, itu bantuan untuk pembangunan rumah ibadah bisa dianggarkan hingga Rp.1,5 miliar. 

Namun untuk tahun ini kita inginkan setiap RW harus dapat Betor, tahun ini ada 8 betor  direalisasikan. Dan untuk pak lurah nya, apa apa aspirasi dari masyarakat kita segera masukkan, juga  daftar nama masyarakat miskin kita ke Dinsos. " Daftar terbaru warga miskin agar bantuan bantuan untuk masyarakat kurang mampu ini benar benar yang berhak menerima," tegas Wahyu. 

Selain itu kata Wahyu,  untuk kegiatan pesantren ramadhan tahun depan tidak ada lagi pembayaran yang dipungut pada anak, karena itu dananya sudah ada dari APBD Padang. "Jika pungutan diminta pada anak, maka akan menjadi beban bagi para orangtua lagi. Saya juga menginginkan agar anak anak kita bisa jadi Hafiz dan Hafizah Qur'an," kata Wahyu.

Dia juga mengatakan dalam Pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang, saat ini masih ada perselisihan DPT. Namun pesan saya mari kita jaga Pilkada damai di Kota Padang ini.Hanya tinggal sebulan lagi silahkan tentukan pilihan kita masing-masing untuk  pembangunan yang lebih baik lagi untuk lima tahun kedepan, silahkan tentukan pilihan yang terbaik untuk pemimpin kota ini , " ungkap Ketua DPD Partai Golkar Padang ini.

Sementara Ketua pengurus Masjid Al Ikhlas, H. Sunardi mengucapkan terimakasih atas kunjungan dari tim safari ramadhan DPRD Padang dalam hal ini yakin oleh Wakil Ketua DPRD Padang bapak Wahyu Iramana Putra.

Bantuan ini akan kita gunakan untuk pembangunan atap Kanofi terlebih dahulu. Juga nanti kita akan perluasan pembangunan masjid Al Ikhlas untuk samping kiri dan kanan nya dikarenakan jamaah yang makin bertambah tiap tahunnya, " ungkapnya. (INF7)



INFO (PADANG)- Sebagai tokoh masyarakat Sumatera Barat, Muhammad Tauhid menilai pasangan nomor urut 1 di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Padang, Emzalmi dan Desri Ayunda lebih unggul dari pesaingnya dari segala sisi.

"Karena yang bertarung hanya dua pasang, saya menilai pasangan Emzalmi dan Desri Ayunda memiliki kualitas nomor 1," ungkapnya di sela-sela buka puasa bersama Himpunan Keluarga Kerinci (HKK) Sumatera Barat, bertempat di Hotel Syariah Rangkayo Basa, Minggu, 27 Mei 2018.

Penilai mantan anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, dua kali debat kandidat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang menunjukkan kualitas masing-masing pasangan calon.

"Dari debat kandidat itu, kita dapat melihat kualitas masing-masing calon. Saya lihat Emzalmi-Desri Ayunda menguasai persoalan," pungkasnya.

Ia berharap, jika pasangan Emzalmi dan Desri Ayunda terpilih, pasangan ini mampu membenahi sistem birokrasi di Kota Padang, terutama soal pengurusan perizinan.

"Saya yakin pasangan ini mampu melakukannya, karena Pak Em itu kan birokrat tulen. Saya contohkan saja, kemaren saya mengurus Izin Gangguan, tapi sampai saat ini belum kelar-kelar juga," ungkapnya.

Ia tidak ingin menilai kelemahan pesaing Emzalmi-Desri Ayunda. Tapi menurutnya, kelemahan terletak pada calon Wakil Walikota nomor urut 2.

"Ada ketakutan saya di sini, tapi tidak usahlah saya sebutkan, kita semua bisa menilainya," pungkas Tauhid.

Ia mengajak warga Kota Padang, khususnya warga Kota Padang asal Kerinci untuk menjatuhkan pilihan kepada pasangan Emzalmi dan Desri Ayunda.

"Kalau kita ingin melakukan perubahan dan apa yang kita takutkan tidak terjadi, maka mari kita pilih Emzalmi dan Desri Ayunda, demi Kota Padang yang lebih baik untuk kita semua," cakapnya.

Calon Wakil Walikota Padang Desri Ayunda Hadiri Undangan Pembukaan MTQ Remaja Masjid Jihad ke-17 di Koto Tingga 
INFO (PADANG) -Sebagai calon Wakil Walikota Padang nomor urut 1 di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 Juni 2018, Desri Ayunda memenuhi undangan untuk menghadiri pembukaan MTQ  remaja masjid Jihad ke-17 di Koto Tingga Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu, 27 Mei 2018. 

Menurut Panitia Pelakasana, Rizki, MTQ ini memperlombakan cabang hifzil quran  dan solo song religi. MTQ dilaksanakan dari tanggal 27 Mei sampai 3 Juni 2018. 

"Alhamdulillah, MTQ ini terlaksana berkat persipasi dari donatur yang tidak mengikat," ungkapnya. 

Sementara itu, Sekretaris Pengurus Masjid Jihad, M Yunus  menyampaikan terimakasih atas kehadiran Desri Ayunda dan rombongan. Menurutnya, Desri Ayunda merupakan salah satu putra terbaik Kota Padang. 

"MTQ ini kita laksanakan dalam rangka membentuk akhlak generasi muda yang berlandaskan  al Quran, sekaligus mengajak genersi muda mincintai masjid, sehingga generasi muda terhindar dari hal-hal yang negatif," urainya. 

Ketua Forum Komunikasi Anak Nagari Pauh IX, Evi Yandri Rajo Budiman mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan remaja masjid Jihad Koto Tingga. Apatah lagi, remaja masjid ini selalu aktif melaksanakan MTQ, sehingga sampai hari ini sudah dilaksanakan sebanyak 17 kali.

"Kedepannya kita berharap, perlombaan MTQ bukan hanya kita jadikan untuk melihat suara yang merdu, tetapi bagaimana remaja Koto Tingga bisa mengamalkan  firman Allah yang terkandung di dalam al Quran," pungkasnya. 

Tak ketinggalan, Desri Ayunda mengapresiasi remaja mesjid Jihad Koto Tingga. Ia mengatakan, remaja masjid Jihad yang aktif mensyiarkan agama Islam patut dijadikan contoh dan teladan. 

"Kepada generasi muda Koto Tingga, saya mengajak untuk menjadi pionir sebagai generasi muda yang barbasis masjid dan mengurangi pergaulan bebas serta penyalahgunaan narkoba," harapnya. 

Dikatakannya, untuk kedepan, pembinaan iman dan takwa generasi muda berbasis mesjid perlu ditingkatkan. Generasi muda perlu dikembalikan ke masjid dan mushalla.

"Pelaksanaan pesantren Ramadan perlu kita tingkatkan kualitasnya. Sekarang hanya tingkat SD dan SMP, kedepannya anak-anak SMA juga kita upayakan untuk ikut pesantren Ramadan. Tentunya berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat," ulasnya.(*)


INFO ( PADANG) - Calon Wakil Walikota Padang nomor urut 1 di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 Juni 2018, Desri Ayunda menghadiri acara buka puasa bersama dengan Himpunan Keluarga Kerinci (HKK) Sumatera Barat, bertempat di Hotel Syariah Rangkayo Basa, Minggu, 27 Mei 2018. 

Ketua Pelaksana Dr. Zulherman M. Sc., mengatakan, kegiatan berbuka bersama tersebut tak hanya dihadiri pengurus HKK, tetapi juga dihadiri oleh mahasiswa asal Kerinci dan warga Kerinci yang berdomisili di Kota Padang.

"Kami berterimakasih atas kehadirannya bapak/ibu pada acara berbuka bersama ini. Kegiatan ini kita gelar untuk saling bersilaturahmi dan memperkokoh persaudaraan antara kita," ujarnya. 

Ketua Umum HKK Sumbar Tafriani Kasim pada kesempatan itu mengapresiasi Desri Ayunda yang telah bersedia hadir pada acara berbuka bersama sekaligus bersilaturahmi dengan keluarga besar HKK yang ada di daerah ini. 

"Kita semua tahu, Pak Desri Ayunda adalah urang sumando kita. Pak Des juga salah seorang pembina HKK. Dan di Pilkada Kota Padang 27 Juni 2018 mendatang beliau maju sebagai calon Wakil Walikota Padang berpasangan dengan Pak Emzalmi," ujarnya.

Ia mengajak warga Kota Padang asal Kerinci untuk berperan aktif di Pilkada Kota Padang. Caranya, dengan melakukan sosialisasi kepada sanak saudara dan tetangga serta mengajak mereka datang ke TPS pada tanggal 27 Juni 2018.

"HKK bukan organisasi politik. Tetapi kita butuh pemimpin yang memiliki kedakatan emosional dengan kita. Tanpa harus saya perjelas, sikap kita sudah jelas dalam menghadapi Pilkada Kota Padang ini. Namun, jangan sampai pula perbedaan pilihan merusak persaudaraan kita," pungkasnya. 

Dukungan yang diberikan orang Kerinci, katanya, bukan saja karena Desri Ayunda urang sumando Kerinci, tetapi lebih kepada pengalaman dan rekam jejak Emzalmi dan Desri Ayunda. Emzalmi seorang birokrat yang kaya pengalaman, sedangkan Desri Ayunda seorang profesional handal. 

Sementara itu, Pembina HKK Muhammad Tauhid  mengajak masyarakat Kerinci yang ber-KTP Kota Padang untuk mendukung penuh pasangan Emzalmi dan Desri. 

"Kita sudah disuguhkah dua kali debat yang diadakan oleh KPU.  Kita sudah melihat kemampuan pasangan calon ini. Tidak bisa kita pungkiri, kapasitas calon nomor urut 1 lebih mumpuni, baik dibidang ilmu kepemerintahan maupun penataan ekonomi," ujarnya.(*)

Calon Wakil Walikota Padang Desri Ayunda Buka Puasa Bersama Anak Yatim 
INFO (PADANG) -- Calon Wakil Walikota Padang nomor urut 1 di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 Juni 2018, Desri Ayunda berbuka bersama dengan anak yatim, bertempat di hotel Rangkayo Basa Padang, Sumatera Barat, Sabtu, 26 Mei 2018. 

Kegiatan berbuka bersama yang menghadirkan 250 orang anak yatim tersebut digelar oleh Group Bunga yang diketuai oleh Edha Desri Ayunda. Acara diawali oleh pembacaan ayat suci al Quran yang dilantunkan oleh Hj. Ninno. 

Ketua Group Bunga, Edha Desri Ayunda menyampaikan rasa terimakasih kepada anak-anak yatim dan para pembimbing mereka yang telah bersedia hadir memenuhi undangan berbuka bersama tersebut. 

"Pada hari ini di bulan yang suci  ini, kami sengaja mengundang 250  anak-anak ku semua untuk berbagi di bulan yang penuh berkah ini dalam rangka menjalin silaturrahmi dan sekaligus berbuka bersama. Semoga pada hari ini, pertemuan kita ini di ridhoi oleh Allah SWT," ungkapnya. 

Tak lupa Edha mengajak semua anak-anak yang hadir untuk meningkatkan iman dan takwa, apatah lagi sedang berada di bulan puasa yang penuh ampunan dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

"Mari kita tingkatkan iman dan takwa kepada Allah. Anak-anak ku, jauhilah pergaulan bebas dan narkoba. Semoga kalian menjadi anak-anak yang berguna bagi keluarga, bangsa dan agama, karena kalian adalah calon-calon  pemimpin bangsa ini kedepannya.  Maka dari itu rajin lah menimba ilmu. Jadilah anak-anak yang saleh, semoga orang tua kalian ditempatkan di surga oleh Allah.  Mari kita selalu mendoakan kedua orang tua kita, karena doa anak yang saleh di ijabah oleh Allah," ujarnya.  

Edha Desri mengajak undangan yang hadir dan memiliki kelebihan rezeki untuk menyantuni anak yatim. Menurutnya, menyatuni anak yatim merupakan salah satu sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

"Marilah kita santuni anak yatim dan berbagi kasih sayang kepada mereka,  karena mereka tidak seberuntung anak-anak yang lain. Mereka masih kecil-kecil sudah ditinggalkan oleh orang tuanya. Marilah kita berikan perhatian, tidak hanya di bulan Ramadan saja, tapi kapan saja," cakapnya. 

Sementara itu, ustadz Baharudin Jamil dalam tausiyahnya mengajak semua yang hadir meneladani Rasulullah SAW dalam memperlakukan anak yatim.  

"Barang siapa yang merawat dan membina serta memberikan kasih sayang pada anak yatim, maka mereka bersama dengan aku di surga," ungkap ustad menyebutkan sabda Rasulullah SAW. 

Desri Ayunda pada kesempatan itu memberikan apresiasi kepada Group Bunga yang telah melakukan kegiatan yang mulia di bulan suci Ramadan ini dengan berbagi kepada anak yatim. 

"Kedepannya kita harus meningkatkan perhatian kepada anak-anak yatim di Kota Padang ini. Sebab anak-anak yatim ini wajib kita perhatikan keberlangsuangan pendidikannya," tegasnya.  

Kalau pemerintah tidak memperhatikan mereka, ujar Desri, maka kebanyakan dari mereka akan menjadi anjal  (anak jalanan, red). Sebab, belum tentu sanak family orang tua mereka memberikan perhatian yang cukup kepada mereka.

Untuk itu, katanya, alangkah baiknya, penanganan anak-anak yatim ini dimasukan ke dalam kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

"Bukan hanya sekadar masuk sekolah gratis,  tetapi kita anggarkan biaya transportasi mereka ke sekolah, karena yang berat itu bagi ibuknya biaya transportasi. Bagi anak yatim, seluruhnya kita gratiskan, dan sekolah tidak di benarkan meminta iuran apapun kepada mereka," tukuknya.

Namun, kata Desri, keberadaan anak yatim di kota ini perlu didata dengan valid. Untuk pendataan tersebut, harus dilibatkan semua komponen, terutama Majelis Taklim dan pengurus masjid. 

"Dengan data itu, kita mengetahui berapa anggaran yang harus kita sediakan untuk mereka selama satu tahun. Ini bukan hanya untuk anak yatim saja, tetapi juga anak terlantar lainnya," ulasnya. 

Sesuai dengan amanat Undang-undang Sasar 1945 pasal 34 ayat (1), jelas Desri, anak-anak terlantar dan fakir miskin dipelihara oleh negara. Kalau negara tidak memperhatikan anak-anak ini, mereka bisa bermetamorfosis menjadi pengamen dan anak-anak jalanan serta pengemis.

"Kita razia mereka, sementara kita sebagai penyelagara negara tidak memperhatikan mereka. Kita tidak menjalankan amanat undang-undang. Betapa zalimnya kita," ungkapnya.

"Saya yakin, kalau kita mengajukan anggaran untuk anak-anak yatim dan anak terlantar  ini, DPRD pasti setuju. Sebab anak yatim ini adalah tangungjawab kita bersama, sesuai perintah agama dan amanat konstitusi di negara ini," pungkasnya.(*)

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.