January 2018

Walikota Padang Foto Bersama Pemain SBB Balaibaru dan Official
Infonusantara [PADANG] – Sekolah Sepak Bola (SSB) Balaibaru, Kuranji, Kota Padang berhasil melengkapi jumlah kuota sebanyak 8 tim yang akan mewakili Sumatera Barat (Sumbar) ke tingkat regional Sumatera dalam kejuaraan sepakbola usia dini U-12 Aqua Danone Nations Cup (AQDNC) 2018. Ajang ini akan berlangsung di Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara Februari mendatang.
Diketahui, SSB Balaibaru bersama PSTS Tabing berhak mewakili Kota Padang selaku finalis dalam Pra AQDNC regional Sumbar 4 bersaing bersama 48 SSB se-Kota Padang.
Sebelum berangkat menuju Deli Serdang, rombongan yang terdiri dari 12 pemain beserta official dari SSB Balaibaru turut pamit dan memohon restu dari Walikota Padang Selasa (30/1/2018) malam di rumah dinas kediaman walikota. Walikota Mahyeldi menyambut baik dengan melepas perjalanan SSB tersebut untuk bisa meraih impian nantinya.
Walikota dalam kesempatan itu menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Padang mengapresiasi pencapaian SSB Balaibaru mewakili Kota Padang bersama PSTS Tabing untuk berlaga di regional Sumatera dalam AQDNC U-12. Ia mengingatkan, bagi para pemain agar mengusung tekad untuk bisa menampilkan penampilan terbaik sehingga terus melaju sejauh-jauhnya di ajang tersebut.
“Semoga SSB Balaibaru dapat mewakili Kota Padang melaju di tingkat regional Sumatera, nasional bahkan sampai ke World Cup AQDNC di Russia nantinya,” harap walikota yang juga Ketua Umum PSP tersebut.
Oleh karena itu Mahyeldi juga mengimbau, masing-masing pemain senantiasa menjaga kebugaran agar bisa tampil optimal demi membanggakan Kota Padang dan Sumbar nantinya.
“Mari buktikan dan berilah kebanggaan untuk nama Kota Padang di Deli Serdang nanti. Dan tanamkan kepercayaan diri dan sungguh-sungguh bahwa kita bisa dan harus masuk ke babak final untuk bisa lolos ke tingkat-tingkat selanjutnya,” imbuh Mahyeldi sembari melepas para pemain, official pelatih dan keluarga pemain yang juga akan ikut berangkat ke Deli Serdang, pada Rabu (31/1/2017) malam itu.
Sementara itu, Pelatih Kepala SSB Balai Baru Alex Aldha Yudi mengaku bersyukur SSB Balaibaru U-12 bisa lolos ke regional Sumatera bersama PSTS Tabing selaku wakil Kota Padang dengan bergabung bersama 6 tim lainnya pada regional Sumbar I, II dan III. Seperti diketahui, 6 tersebut diantaranya SSB Dispora 50 Kota, SSB Kota Biru Payakumbuh, SSB Perisai Payakumbuh, SSB Poska Sijunjung, SSB Limkoti Padang Pariaman, dan SSB Persegat Padang Pariaman.
“Kita berharap dan optimis, Insyaallah di Regional Sumatera Piala AQDNC nanti bisa mencapai babak final. Sebagaimana 8 SSB asal Sumbar nantinya akan bersaing dengan 48 SSB yang berasal dari Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau dan Kepulauan Riau (Kepri). Sesuai jadwal pertandingan akan dilangsungkan tanggal 3-4 Februari 2018 nanti,” sebut Alex.
Seperti diketahui, dalam fase regional Sumatera nantinya 48 tim akan mengikuti babak fase group dengan satu group diisi sebanyak 3 tim. Hanya juara group yang berhak lolos ke babak knock out 16 besar dan melaju ke babak final jika terus meraih kemenangan. Nanti hanya dua tim selaku finalis yang diambil untuk melanjutkan ke tingkat nasional di Jakarta. Selanjutnya di tingkat nasional hanya satu tim yakni juara satu, yang akan mewakili Indonesia mengikuti World Cup AQDNC U-12 di Russia.(In7/David)

Wakil Wali Kota Emzalmi Bersama Istri Tinggalkan Rumah Dinas, Rabu (31/1) 

INFONUSANTARA, PADANG - Wakil Walikota Padang, Emzalmi sudah  meninggalkan rumah kedinasan yang ada di Jalan A. Yani No 51, Rabu (31/1),tepatnya pukul 11.00 WIB. Meski masih menyisakan waktu dua pekan kedepan, Bakal Calon Walikota Padang ini memilih lebih awal meninggalkan rumah berlantai dua tersebut. 

Terlihat Emzalmi didampingi sang istri Rosmawati keluar dari pintu utama dengan senyum sumringah. Mengenakan kaca mata hitam, baju koko hitam dan celana bahan yang juga hitam, mantan Sekda Padang ini melempar senyum. Sedangkan, sang istri tampak mengenakan stelan batik gamis berjilbab biru.

"Sudah kangen dengan rumah di Pasar Baru. Di sini kan lebih formal, kalau di sana lebih asri. Ada air mengalir, pepohonan dan suara burung. Juga lebih dekat dengan masyarakat," kata Emzalmi sembari mengunci rumah dan mengangkat beberapa buah koper.

"Sebagus apapun rumah yang ditempati, namun rumah punya sendiri memang lebih nyaman," tambahnya.

Baginya, rumah dinas yang ditempati merupakan kenangan yang teramat indah selama dirinya menjabat Wakil Walikota. Sebab, rumah itu bukan hanya sekedar tempat beristirahat dengan berbagai fasilitas yang disediakan negara, namun lebih dari itu, rumah sebagai tempat menyelesaikan persoalan masyarakat kecil.

"Pintu ini selalu terbuka. Alhamdulillah, masyarakat yang tadinya datang dengan raut muka yang penuh beban persoalan, dapat keluar dengan muka yang jernih," ujarnya.

Hal sama dijanjikannya saat berada di rumah pribadinya di kawasan Pasar Baru, Jalan Irigasi No.45. "Dengan tangan terbuka saya akan layani masyarakat. Sekalian saya akan menjaga pintu irigasi Gunung Nago," selorohnya.

Ditanya, barang apa yang selalu dibawanya, Emzalmi mengatakan, ada beberapa buku, dokumen dan barang-barang kecil keperluan sehari-hari. "Saya pamit dulu ya. Sebelum ke rumah, mau melayat dulu, ada yang meninggal,"  tambahnya.

Emzalmi langsung meluncur dengan menaiki mobil Toyota Fortuner bernopol BA 1009 BS warna hitam. Dalam mobil terlihat beberapa helai kemeja batik. Emzalmi dan sang istri pun melambaikan tangan. Sebelumnya, Kasubag Aset Bagian Umum, Nasdi menerima serah terima rumah dan mobil.

Tampak empat jenis mobil yang diserahterimakan, diantaranya satu jenis Fortuner, Camry dan dua unit Innova. Selain itu, juga ada empat pegawai dan sembilan orang security.

"Kangen juga sama pak Wawa (Emzalmi, red). Beliau kalau malam sering juga datang ke pos dan ngopi sama kami. Mudah-mudahan beliau selalu diberikan jalan yang terbaik dalam karir dan kehidupannya," ujar seorang security, Yogi.


Sumber : Klikpositif.com
[Cecep Jambak]

Rapat Dengar Pendapat oleh Komisi Penyiaran Indonesia kepada Komisi I DPR RI
INFONUSANTARA, Jakarta-  Gedung DPR Senayan, Selasa 30/1 menjadi lokasi Rapat Dengar Pendapat oleh Komisi Penyiaran Indonesia kepada Komisi I DPR RI, Ada empat aspek yang menjadi fokus pembahasan kali ini yaitu Evaluasi Kinerja KPI 2017, Realisasi Anggaran 2017, Rencana Kerja KPI 2018 dan juga membahas Isu-isu aktual. 

Rapat Dengar Pendapat yang dibuka oleh Meutya Hafid sebagai pimpinan dan ditutup oleh Asril Tanjung ini dihadiri oleh 9 komisioner KPI Pusat dan beberapa anggota komisi I DPR, rapat yang bertujuan untuk memaparkan kepada DPR tanggung jawab kerja yang telah dijalani selama satu tahun kepengurusan, dimana kemajuan-kemajuan yang telah tercapai serta mendiskusikan permasalahan yang sedang dihadapi oleh KPI Pusat sebagai lembaga regulator penyiaran.

Yuliandre Darwis selaku ketua KPI memaparkan hasil kinerja KPI yang mengambarkan kinerja  selama satu tahun, serta Yuliandre juga memaparkan rencana kerja yang telah dibuat untuk segera direalisasikan pada tahun 2018. 

Yuliandre menyebut penyerapan anggarapan KPI pada tahun 2017 mencapai 97,19 %, ini menjadi acuan bahwa kinerja baik dari KPI Pusat.

Beberapa kinerja KPI mendapat apresiasi dari anggota komisi I DPR, salah satunya adalah kemajuan bidang infrastruktur yang mengacu kepada fasilitas gedung baru dan pembaruan alat pemantauan penyiaran yang akan menjadi wajah dan kekuatan baru dari KPI Pusat. Serta isu siaran perbatasan yang telah diinisiasi KPI untuk menjaga isi siaran di daerah perbatasan harus menjadi perhatian khusus juga bagi pemerintah, karena ini dianggap penting sebagai menjaga ideologi bangsa.

Selanjutnya penetapan hari penyiaran Nasional yang akan dilaksanakan di Palu tanggal 1 April. Diharapkan bukan menjadi seremonial semata saja, tetapi lebih dari itu, momentum ini seharusnya dimaknai  dan diserap energi positifnya dalam memberi nafas baru kehidupan bangsa dan negara yang lebih baik melalui informasi dan penyiaran, serta permasalahan di KPID  mengenai pengganggaran dan kepengurusan juga menjadi fokus diskusi di rapat kali ini, dimana DPR sepakat untuk melakukan koordinasi kepada kementrian terkait untuk menyelesaikan masalah KPID.

Dalam RDP yang berisifat terbuka dan dihadiri oleh beberapa media nasional ini, KPI mendapatkan banyak masukan dan dukungan dari beberapa anggota Komisi I DPR, salah satunya Dr. Bacthiar Aly menyatakan bahwa KPI perlu didukung oleh semua stakeholder dan perlu dinaikan anggaranya menjadi dua kali lipat dari anggaran sekarang karena dinilai tugas  KPI yang berat dan mempunyai tanggung jawab langsung untuk menjaga ideologi bangsa melalui penyiaran.

Komisi I DPR RI juga memberikan masukan kepada KPI agar lebih berhati-hati dalam tahun politik 2018-2019 karena tensi politik yang semakin kuat akan merambat kepada ranah penyiaran nasional, dengan ini diharapkan KPI bisa tegas dan bisa berkolaborasi baik dengan Bawaslu dan KPU untuk mengawal siaran politik.

“Kami sangat menghargai banyak masukan beberapa anggota Komisi I DPR, ini seperti Vitamin bagi KPI Pusat sehingga kami bisa menjalankan acuan kerja yang telah ditetapkan untuk tahun 2018 agar berjalan dengan baik dan maksimal, ” ujar Yuliandre

Pada akhir rapat Komisi I DPR Draft Kesimpulan Rapat Dengar Pendapat memutuskan bahwa Komisi I DPR mengapresiasi evaluasi kinerja KPI pada tahun 2017 dan juga memberikan beberapa catatan penting agar KPI bisa lebih baik di tahun 2018. (Red)

Laporan: Rizki


Suasana Jelang Imlek ke - 2569 di Jalan Kelenteng Kota Padang 
INFONUSANTARA, Padang -- Ratusan Lampion atau tenglong berwarna merah terlihat hiasi suasana pecinan Pondok jelang perayaan tahun baru Imlek atau yang disebut Sin Cia oleh masyarakat Tionghoa yang berbahasa Hokkian dan Tiu chiu. Di tahun 2018 ini merupakan perayaan Tahun Baru Imlek (Sin Cia) ke-2569 yang jatuh pada hari Jum'at 16 Februari 2018 mendatang.

Lampion-Lampion tersebut terpasang diantaranya di Jalan Niaga dan Jalan Kelenteng. Selain di rumah-rumah warga, sebanyak 300 lampion atau tenglong berwarna merah ini juga sudah terpasang di Kelenteng See Hin Kiong, Jalan Kelenteng No.312, Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatra Barat.

"Ketua Panitia Pelaksana, Iswanto Kwara menyampaikan perayaan tahun baru Imlek ke - 2559 Tahun 2018 ini jatuh pada tanggal 16 Februari nanti. Namun sebelumnya, pada Rabu (31/1) ini terlebih dahulu dilaksanakan pembakaran Hio atau Dupa, selanjutnya pukul 18.30 WIB menyalakan sebanyak 300 lampion serta menampilkan atraksi barongsai dari himpunan keluarga Lim, di lokasi halaman Kelenteng See Hin Kiong, " katanya, Selasa malam (30/1) pada media ini.

Lampion atau tenglong berarti terang, dan perlu ritual dengan atraksi barongsai sebelum menyalakannya agar mendapatkan kebaikan. Kegiatan tersebut merupakan tradisi tiap tahun dalam menyambut tahun baru Imlek. 

"Tradisi ini kami adakan malam hari agar halayat ramai mengetahui kegiatan ini. Tradisi menyambut tahun baru dengan menyalakan lampion dan penampilan barongsai tersebut juga untuk memperlihatkan dan menunjang unsur pariwisata di kawasan pecinan Padang. Karena kita di Padang ini merupakan multi etnis dan salah satu nya adalah tradisi dari masyarakat Tionghoa yang ada di Padang ini, " ujar Iswanto Kwara yang juga anggota DPRD Kota Padang ini.

Juga dikatakan, ritual yang diadakan tersebut memiliki tanda simbolis tersendiri dan sangat bermakna untuk mendapatkan kebaikan pada tahun selanjutnya. Ritual barongsai sebelum menyalakan lampion itu melambangkan pengharapan agar rezeki di tahun baru terus berkembang.

"Sembilan buah jeruk saat ritual berarti emas dari Tuhan, selada melambangkan rezeki dan jeruk bali berarti harta. Di akhir ritual, jeruk bali dikembangkan yang maknanya agar harta dan rezeki terus berkembang," jelasnya.

Selanjutnya pihak Kelenteng juga akan mempersiapkan rangkaian acara lainnya. Pada perayaan Imlek nantinya akan ada banyak rangkaian acara, termasuk diadakannya pasar malam Imlek ( pasar murah,red) yang akan diselenggarakan mulai tanggal 8 hingga 12 Februari 2018, dengan menjual berbagai bahan kebutuhan pokok dan lain sebagainya yang diharapkan bisa bermanfaat membantu warga. 

"Selain itu kata Iswanto Kwara,  puncak perayaan Imlek ini adalah perayaan Cap Go Meh pada 2 Maret 2018 nanti. Dalam perayaan Cap Go Meh ini juga akan ada kegiatan tradisi arak - arakkan Kio dari HTT, Sipasan dari HTT, Kio Marga Lie, Kio Marga Tjoa dan Kwa(TjoaKwa), juga nanti ada Kio dari luar Sumatera yang akan turun, yakni Kio dari Semarang, Banten dan beberapa Kio dari luar perkumpulan, " ungkapnya.(In7)

Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis Bersama Kepala Staf Presiden, Moeldoko. 
INFONUSANTARA, Jakarta -- Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis berkesempatan menjalin silaturahmi dengan Moeldoko yang sudah resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo menjadi Kepala Staf Presiden sejak 17 Januari 2018 lalu. Silaturahmi kali ini digelar di Ruangan Kepala Staf Presiden, Selasa (30/1)

Moeldoko bercerita bahwa ruangan tempat kerjanya sekarang merupakan ruangan Presiden ke-2 Indonesia Soeharto bekerja pada masa jabatannya.

Pada pertemuan kali ini, Yuliandre dan Moeldoko membahas isu-isu kebangsaan yang strategis, terlebih di bidang penyiaran.

Moeldoko berharap dunia penyiaran dapat menjadi lebih maju di tahun ini dan tahun – tahun mendatang. Penyiaran sehat yang sesuai dengan moral bangsa menjadi konsen pembahasan. Masukan-masukan juga diberikan untuk kemajuan dunia penyiaran.

Selain membahas tentang penyiaran, mantan Panglima TNI ini juga bercerita banyak tentang jabatan Kepala Staf Presiden yang kini dijabatnya. Seperti diketahui, Kantor Staf Presiden yang sebelumnya bernama Unit Staf Kepresidenan  bertugas untuk memberikan dukungan kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam menjalankan tugasnya, khususnya dalam melaksanakan pengendalian program-program prioritas nasional, komunikasi politik, dan pengelolaan isu strategis. 

Diskusi yang hangat terjadi di antara dua tokoh yang sangat bersemangat membangun negaranya ini. Keduanya saling memberikan motivasi untuk membangun Indonesia yang lebih baik, Mereka percaya bahwa dalam menjalankan amanah sebagai KSP dan Ketua Lembaga Negara KPI Pusat, haruslah menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab. 

Tokoh militer yang juga meraih gelar doktor di Program Pascasarjana Ilmu Administrasi FISIP Universitas Indonesia ini juga berpesan, “Yuliandre sebagai Ketua Lembaga Negara RI termuda harus selalu positif dan semangat berjuang untuk sesuatu yang baik.” sebutnya. (Red)

Laporan: Bianca.


Infonusantara [PADANG] – Pemerintah Kota Padang terus melakukan langkah maju salah satunya dengan menghadirkan sistem pemerintahan berbasis teknologi aplikasi melalui keberadaan “Command Center” atau pusat komando. Hal tersebut, untuk mendukung mewujudkan e-government sekaligus dalam upaya peningkatan pelayanan publik secara cepat, tepat dan mudah yang tentunya sebagai percepatan Padang menuju ‘Smart City’.
Ruangan yang bertempat di lantai dua gedung Balaikota Padang itu, diresmikan Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, Selasa (30/1/2018). Peresmian ditandai dengan pembukaan selubung nama yang bertuliskan Command Center dengan dihadiri jajaran Asisten I, II dan III, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta camat se-Kota Padang.
Walikota dalam kesempatan itu menyampaikan sangat menyambut positif keberadaan ruang Command Center tersebut. Karena memiliki fungsi sebagai ruang pusat kendali kota. Apalagi semua yang terjadi di Kota Padang bisa dipantau dari sini. Terutama berkaitan kegiatan dan program di masing-masing OPD di lingkup Pemko Padang, serta berbagai informasi lainnya seperti bencana alam, kemacetan, data kependudukan, kesehatan, kebakaran dan lainnya.
“Alhamdulillah, Pemko Padang sekarang sudah memiliki ruang Command Center yang terlihat begitu representatif disertai sarana dan prasarananya,” sebutnya.
Mahyeldi juga mengharapkan, dengan adanya ruang Command Center ini tentunya akan memberikan kemudahan integrasi dan akses data atau informasi yang diperlukan secara cepat dan aman baik untuk pusat layanan dan penyimpanan database bagi seluruh OPD, tingkat kecamatan dan kelurahan yang akan dilaksanakan secara bertahap. Di samping itu juga membantu dalam mengontrol wilayah dan kinerja jajaran OPD, informasi terkini dan perkembangan kota melalui dashboard informasi publik.
“Jadi ruang Command Center ini memiliki arti penting dan merupakan wujud kesungguhan Pemko Padang untuk menata dan menyiapkan proses penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan akuntabel berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Sehingga, secara internal di ruangan ini kita akan bisa melihat berbagai informasi dan juga penyelesaian masalah secara cepat," imbuhnya.
Tak hanya itu katanya, apalagi di sini juga akan tersedia informasi aktifitas pemerintah masyarakat terkini. "Tentu ini memberikan kemudahan yang luar biasa bagi pemko, masyarakat dan lainnya,” tukuk walikota sembari meresmikan Command Center tersebut.
Sementara itu di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kominfo Kota Padang Suardi mengungkapkan, latar belakang pendirian Command Center untuk menyediakan akses informasi, aplikasi dan pemantauan infrastruktur teknologi informasi yang terintegrasi.
‘'Di dalam ruangan ini kita akan menyediakan ruangan data yang berpusat dan sekaligus menyajikan terkait informasi yang dibutuhkan secara akurat, cepat dan tepat. Selain itu apa saja isu yang beredar dan lagi trend saat ini dan beberapa waktu ke depan, juga akan disediakan informasi dan datanya di sini. Seperti salah satunya terkait pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Padang yang pelaksanaannya tinggal beberapa bulan lagi. Dan untuk ini, kita tengah mengkoneksikannya dengan KPU Kota Padang sehingga semua informasi semua tahapan pilkada bisa dilihat di Command Center ini,” terang mantan Kabaghumas Pemko Padang tersebut.(In7/David/Nda)

Ketua KPI, Yulaindre Darwis Bersama Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar di Gedung Kementiran ESDM. 

INFONUSANTARA, Jakarta- Yulaindre Darwis selaku Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) berkesempatan untuk mengujungi Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar di Gedung Kementiran ESDM 29/01/18.

Pertemuan yang diinisiasi oleh undangan dari Arcandra Tahar ini bertujuan sebagai silaturahmi dan juga untuk membahas isu-isu strategis kampung halaman mereka, dimana kedua tokoh nasional merupakan Putra Asli Sumatera Barat.

Meskipun terpaut usia yang cukup jauh kedua tokoh asli Minangkabau ini terlihat sangat akrab, bahasa tubuh yang santai dan tanpa ada rasa canggung membuat suasana diskusi menjadi hangat. 

Beberapa hal menjadi topik pembicaraan kedua tokoh yang pernah sama-sama menjalani pendidikan S1 di Bandung ini diantaranya, isu sosial, pergerakan ekonomi, bahkan isu agama yang sedang hangat di Nagari Minangkabau. 

Kedua tokoh ini sempat membahas keresahan masalah LGBT yang sempat menghebohkan warga Sumatera Barat dengan adanya Fanpage Facebook LGBT Sumatera Barat. 

Sebagaimana yang kita tahu Minangkabau adalah Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah yang seyogyanya menjunjung tinggi nilai agama sebagai role model untuk hidup, menurut Yuliandre Isu LGBT harus segera diredam dengan tindakakan yang kongkrit dari pemerintah daerah, jika tidak Minangkabau yang kita kenal sebagai adat budaya yang agamis akan tercoreng.

Dalam diskusi ringan tersebut keduanya sepakat bahwa cara yang paling tepat untuk mengangkat Sumatera Barat adalah memperkuat sektor Pendidikan dan Pariwisata, keduanya sepakat bahwa dua cara tersebut paling tepat saat ini untuk meningkatkan mutu ekonomi Ranah Minang.

Yuliandre yang juga dikenal sebagai tokoh pendidikan menambahkan bahwa faktor pendidikan yang mengacu kepada pemberdayaan sumber daya manusia yang berkualitas dan pariwisata khususnya halal destinantion bisa menjadi motor pergerakan ekonomi unggul untuk Sumatera Barat, dimana Sumatera Barat yang terdiri dari 19 Kabupaten/Kota yang tiap daerah tersebut memiliki destinasi wisata masing-masing serta kuliner lezat yang bahkan sudah diakui dunia.

Wakil Menteri yang menamatkan Doktoral di Amerika ini pun menambahkan potensi pariwisata akan menjadi potensi yang sangat besar untuk kemajuan ekonomi Ranah Minang, dimana gelar World Halal Tourism yang disematkan kepada Sumatera Barat pada tahun 2016 harus menjadi acuan dari percepatan pembangunan pariwisata di Nagari, baik faktor insfrastruktur maupun SDM yang mumpuni, tentu ini perlu sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan juga masyarakat.

Sebelum pertemuan berakhir Yulaindre memberikan harapanya atas pertemuan kedua tokoh ini bisa diduplikasi oleh tokoh-tokoh Minang lain, menurut Pria yang berasal dari Pariaman ini kecintaan terhadap tanah kelahiran harus ditunjukan dengan rasa kepedulian dan memberikan manfaat kepada ranah minang, dan diharapkan diskusi kecil tersebut memberikan sebuah bentuk karya ataupun tindakan yang nantinya bisa bemanfaat untuk Nagari.(Rls)

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah Isi Tausiyah Tabligh Akbar di Masjid Al Quwait Banuaran 
Infonusantara (Padang) – Pengurus Masjid Al Quwait Banuaran, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) gelar Tabligh Akbar, Sabtu (27/1/2018) malam.

H. Mahyeldi Ansharullah yang didaulat sebagai pemberi tausiyah berhasil memukau ratusan hadirin. Mereka yang hadir berasal dari Majelis Taklim berbagai masjid di Banuaran. Termasuk, para jamaah di sekitar masjid.

Malahan Mahyeldi yang juga Walikota Padang ini datang lebih awal dari jadwal yang telah ditetapkan. Menurut jadwal, Mahyeldi akan memberi tausiyah Ba’da Isya atau pukul 20.00 Wib. Namun harus dimajukan Ba’da Maghrib atau pukul 19.00 Wib.

Hendri Septa Calon Wakil Walikota Bersama Pengurus Masjid Al Quwait 
Dampaknya, banyak jamaah yang masih berdatangan saat Mahyeldi sedang bertausiyah. Namun, para jamaah tetap merasa puas, lantaran walikota idola mereka itu sengaja mentakhir (menunda.red) pelaksanaan shalat Isya. Karena, hal ini juga permintaan jamaah yang hadir dan Mahyeldi baru mengakhiri ceramahnya pukul 20.30 wib.

Turut hadir, Anggota DPRD Padang, Masrul Rajo Intan, Camat Lubuk Begalung, Rosail Akhyari, Lurah Banuaran, Darwi Zerman, Ketua PKK Banuaran, Zarita, Ketua RW dan Ketua RT se Banuaran dan para undangan lainnya.

Malahan diakhir- akhir acara juga hadir Ketua DPD PAN Kota Padang, Hendri Septa. Calon Wakil walikota Padang yang berpasangan dengan Mahyeldi di Pilkada 2018 ini hadir untuk menyerahkan bantuan tenda pada Masjid Al Quwait


Ketua Masjid Al Quwait Saribulih dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang menyukseskan Tabligh Akbar ini. “Kegiatan Tabligh Akbar ini digagas dalam rangka pelantikan pengurus periode 2018 – 2021,” ujarnya.

Lebih dari itu, ujarnya pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan launching Tahfidz Qur’an dan Badan Amil Zakat Masjid Al Quwait. Selanjutnya, juga dilaksanakan Gerakan Sahur dan Buka  Bersama Puasa Senin – Kamis. Termasuk, Gerakkan Literasi Masjid dan Pembentukan Kongsi Kematian Masjid Al Quwait.

“Sebelumnya, kita juga telah menjalankan sumbangan melalui media sosial. Ternyata mendapat respon positif, dari berbagai kalangan. Kita sudah menerima sumbangan dalam bentuk uang tunai, buku dan mukena dari para donatur. Insya Allah, beberapa pihak juga telah memberikan respon,” ujar Saribulih yang juga Ketua RT 04 RW 11 Kelurahan Banuaran ini.


Saribulih mengaku juga minta sumbangan tenda dan kursi pada Anggota DPR RI, H.M. Asli Chaidir melalui Ketua DPD PAN Padang, Hendri Septa untuk Kongsi Kematian. “Alhamdulillah, juga langsung ditanggapi dan diantar langsung Hendri Septa pada malam itu juga. Dia datang bersama rombongan dan ikut memberi motivasi pada para jamaah dan generasi muda yang pada acara tersebut,” ujarnya.

Suatu hal menarik, kegiatan Tabligh Akbar juga makin memperkuat rasa kebersamaan pada warga Perumahan Mitra Utama ini. Mereka saling bahu membahu dan ikut menyumbang beragam makanan ringan. Mereka juga secara bersama mengemas untuk dihidangkan pada para tamu.

Malahan Anggota DPRD Padang, Masrul yang melihat hal tersebut merasa takjub. “Saya salut dengan warga di sini yang kuat jiwa kebersamaan dan sifat gotong royong,” ujarnya. (Zet)



Infonusantara {PADANG] - Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) Baitul Mal wa Tamwil (BMT) sembilan kelurahan di Kecamatan Kuranji menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) secara serentak.
RAT tahun buku 2017 ini dibuka langsung oleh Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, bertempat di SD 36 Gunung Sariak, Ahad (28/1/2018). Dihadiri Camat Kuranji Rachmadeny Dewi Putri dan seluruh lurah selaku penanggung jawab dari unit KJKS.
Ada yang menarik dari evaluasi walikota terhadap KJKS BMT Kecamatan Kuranji, yaitu terjadi peningkatan jumlah pembiayaan dan pertumbuhan aset signifikan dari dari setiap unit. Paling unggul adalah KJKS Korong Gadang. KJKS ini mengalami pertumbuhan aset hingga 300 persen dengan arus kas tahun 2017 tembus Rp. 7,6 milyar dan petumbuhan Sisa Hasil Usaha (SHU) mencapai Rp. 250 juta dengan progres 4,4 persen.
"Sesuai komitmen Pemko Padang, setiap KJKS yang sudah mampu mandiri akan mendapatkan penambahan modal sebesar Rp. 200 juta agar bisa lebih mengembangkan potensi anggotanya, "kata Mahyeldi.
Menurut Mahyeldi, perkembangan koperasi tidak lepas dari kemampuan manager untuk memetakan potensi. Kemudian potensi itu digunakan untuk menambah keanggotaan dan modal serta aset sehingga koperasi tersebut bisa berkembang dan mandiri.
"Para manager KJKS harus bisa memetakan potensi untuk dijadikan kekuatan membesarkan koperasi," kata Mahyeldi.(In7/DU/Zal/Joim)

Ketua Komisi IV DPRD Padang, H.Maidestal Hari Mahesa Melepaskan Kepergian Habil Daud Anak Penderita Gizi Buruk di Rawat di RSUD Dr.Rasidin. 

INFONUSANTARA- Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, H.Maidestal Hari Mahesa sangat - sangat benar kita sayangkan sekali dan sesalkan disaat Kota Padang baru saja mendapatkan penghargaan Kota Layak Anak, bahkan masih banyak ternyata anak -anak kita, bahkan sampai ada jatuh korban seperti ini.

Hal ini terbukti dengan adanya ditemukan kasus gizi buruk yang diderita Habil Daud (7) anak pasangan dari Afrijon dan Mira Susanti dari Kelurahan Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang, yang baru saja berpulang kerahmatullah pagi ini, Minggu (28/1) sekitar pukul 10. 30 WIB di RSUD Dr.Rasidin.

H.Maidestal Hari Mahesa diwawancarai Wartawan TV Nasional. 
Ia menilai tidak ada perhatian dari pemerintah, karena penyampaian dari orang tua anak tersebut bahwasanya Walikota Padang belum ada datang untuk melihat Habil Daud ke rumah sakit." Padahal kasus anak menderita gizi buruk ini sudah diliput media bahkan sudah menjadi berita nasional, " kata Esa, Minggu ( 28/1) pada media ini.

Mungkin menurut Esa, saat ini Walikota sedang sibuk - sibuknya menghadiri undangan - undangan acara keramaian dan dia datang atau mungkin agenda yang sangat padat sehingga kasus ini tidak terperhatikan. "Artinya kita pertanyaan lagi maksud dan tujuan serta sampai sejauh mana sih tentang Kota Layak Anak tersebut, sementara masih banyak anak- anak kita yang belum terperhatikan, "katanya

Kejadian Ini akan menjadi bahan evaluasi, momentum pembelajaran bagi pemerintah dan kita semua sampai kemasyarakatnya. Pemko terutama Dinas Kesehatan akan kita evaluasi  dan dalam waktu dekat dinas terkait akan kita panggil sesegera mungkin, dimana sih salahannya. Kalau masalah anggaran sedikitpun kita tidak ada memotong anggaran.


Yang kita sayangkan pemerintah sekarang ini hanya melihat mempersolek mempercantik luar nya saja, ini salah satu contoh bukti di dalamnya kropos. Sangat disayangkan dan memiriskan sekali kondisi masyarakat ditelantarkan, sarana prasarana, pendidikan dasar, kesehatan yang kita temui." Kita juga akan evaluasi sampai ke tingkat posyandu, apakah SDM kader posyandu yang kurang, sarana prasarana yang kurang. Karena ujung tombak ini yang perlu kita perhatikan terlebih dahulu, "katanya.

Ketua Komisi IV ini juga mengatakan ada tiga anak lagi dengan kasus yang sama yang akan kita kunjungi, akan kita telusuri kelokasi, wilayahnya di Padang Timur dan Lubuk Begalung,  mungkin masih banyak lagi kasus gizi buruk yang belum kita ketahui.

Saya juga sangat sayangkan sekali sikap dari pihak RSUD ini, masa tidak ada satu pejabat yang berwenang di rumah sakit ini untuk dimintai keterangan." Alasannya hari Minggu libur , tidak ada alasan itu. Kalau tidak mampu untuk melayani masyarakat silahkan saja mundur pejabat RSUD ini, " tegas Esa.

Selain itu Esa juga mengatakan, apa gunanya ada agenda seperti sahur keliling, Jum'at keliling dan kegiatan keliling Walikota lainnya. Seharusnya kan bisa dicari informasi ditengah masyarakat dari kegiatan itu.

"Dan anehnya lagi ada juga informasi yang saya peroleh menyebutkan kalau orangtua anak ini sering ke dukun, ini fitnah namanya, serta segala biaya ditanggung oleh Baznas, tidak benar itu. Biaya itu ditanggung APBD, janganlah itu digunakan untuk pencitraan. Baznas waktu itu hanya mengantar ke RSUD dan tidak pernah datang lagi, " ungkap Ketua Komisi IV DPRD Padang ini.

Sementara orangtua dari almarhum Habil Daud mengatakan, bahwa dalam masa perawatan beberapa hari ini, kondisi anaknya yakni berat badannya sempat naik 1,1 kg dari 8 kg jadi 9,1 kg. Namun kondisi Habil meninggal dunia dia tidak tahu. Diketahui ketika petugas melalukan pemeriksaan pagi baru kami tahu.

"Ya kita selaku orangtua harus bagaimana lagi, mungkin ini yang terbaik untuk anak saya Habil, karena sakit yang dialami sudah dua tahun dialaminya. Namun karena kondisi ekonomi dan kami tidak punya BPJS, terpaksa dirawat dirumah saja, "ujarnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Padang, Feri Mulyani mengatakan Habil Daud derita gizi buruk akibat gangguan pertumbuhan atau Cerebral Palsy yang merupakan penyakit tumbuh kembang yang lebih mengarah pada gangguan tubuh, dimana anak menjadi tidak progresif dan cenderung kaku. Penyakit ini disebabkan karena adanya kerusakan pada sel-sel motorik, terutama pada susunan saraf pusat yang sedang berkembang.

Berdasarkan Data Dinkes Kota Padang selama tahun 2017 menemukan 61 kasus gizi buruk, dari 61 pasien 22 pasien berobah jadi gizi sedang, sedangkan 11 kasus gizi buruk dengan melakukan upaya monitoring dan 28 pasien sudah sembuh.

"Kasus gizi buruk murni hanya 5 persen selebihnya karena komplikasi penyakit. Dan upaya yang dilakukan Dinkes terhadap pasien gizi buruk antara lain dengan memberikan makanan tambahan khusus yang bisa didapatkan di puskesmas. Untuk itu kita mengingatkan kepada orang tua untuk lebih selektif menjaga buah hatinya dengan memberikan makanan sesuai dengan umur yang sudah dimasak, dan tidak memberikan makanan instan kepada anak, " ungkapnya (bai)




Suasana Jalan Santai bersama keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) Kemensos RI di dua kecamatan yakni, Padang Selatan dan Padang Timur
Infonusantara [PADANG] - Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah ikut bergabung dan membuka secara resmi kegiatan jalan santai bersama keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) Kemensos RI di dua kecamatan yakni, Padang Selatan dan Padang Timur. Kegiatan yang difasilitasi oleh Dinas Sosial Kota Padang ini dipusatkan di taman depan Kuburan Turki, Mata Air, Minggu (28/1/2017) pagi.
Walikota dalam kesempatan itu menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Padang mengapresiasi jalan santai tersebut. Di samping menambah kebugaran juga dapat mempererat tali silaturahim khususnya bagi masing-masing penerima PKH. Seperti diketahui, di Kecamatan Padang Selatan terdapat sebanyak 800 warga dan 600 warga di Kecamatan Padang Timur yang menjadi penerima bantuan dari pemerintah pusat tersebut.
“Selamat bagi bapak dan ibu selaku KPM PKH. Semoga bantuan yang diterima bermanfaat antara lain membantu biaya keperluan sehari-hari, keperluan anak sekolah serta lainnya,” sebut Mahyeldi.
Di samping itu, Mahyeldi pun juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan sinergi dari semua elemen masyarakat di Kota Padang yang kali ini, di Kecamatan Padang Selatan dan Padang Timur. Dengan kebersamaan itu kiranya telah membantu kelancaran kelanjutan pembangunan Kota Padang yang semakin menggeliat.
“Baik dalam menata berbagai objek wisata, pembangunan pasar raya dan pasar satelit lainnya serta berbagai program pembangunan lainnya. Maka itu sekali lagi kami menyampaikan terima kasih, semoga semuanya lebih maksimal lagi ke depan. Sehingga terciptanya masyarakat yang sejahtera dan sekaligus menjadikan Padang daerah yang menyenangkan bagi setiap pengunjung tentunya,” tukas wako mengakhiri sembari menyerahkan doorprize bagi pemenang undian jalan santai.
Pada kesempatan itu nampak hadir Camat Padang Selatan Fuji Astomi dan Camat Padang Timur Ances Kurniawan serta Unsur Forkopimka di dua kecamatan tersebut. (In7/David / Imral)

Regional Sales Manager Wilayah Sumatera Bagian Tengah, Sumartono didampingi Pendriadi, Manajer Wilayah Sumbar Memberikan Penjelasan Tentang Pilkada Rabbani dalam jumpa pers bersama awak media di Jalan Proklamasi No.52 C-D Terandam Padang, Sabtu(27/1).

INFONUSANTARA -- Suatu strategi  pemasaran produk yang unik dengan mengambil adopsi melalui momen Pilkada serentak 2018. Dan saat ini produk Rabbani juga lagi menggelar program Pilkada serentak se- Indonesia. Nama programnya adalah PILKADA RABBANI ( Pemilihan Kerudung dan Busana RABBANI).

Program Pilkada Rabbani ini dilaunching dari tanggal 22 Januari hingga 31 Maret 2018 mendatang, dan serentak dilaksanakan di 200 outlet cabang Rabbani se -Indonesia. Program ini adalah adopsi dari Pilkada dalam arti sebenarnya, dengan berbagai modifikasi dan teknis tambahan.


Produk Rabbani ini adalah pelopor kerudung instan yang berkantor pusat di Bandung. Produk Rabbani ini tidak hanya menjual jilbab maupun kerudung instan saja, banyak item pakaian atau busana muslim dan muslimah yang telah di desain dengan berbagai modifikasi kekinian, sehingga produk Rabbani ini berkesan Modis, Stylish, Elegan dan tentunya Syar'i, " terang Regional Sales Manager Wilayah Sumatera Bagian Tengah, Sumartono didampingi Pendriadi, Manajer Wilayah Sumbar dalam jumpa pers bersama awak media di Jalan Proklamasi No.52 C-D Terandam Padang, Sabtu(27/1).


"Dalam Pilkada Rabbani ini ada tiga kandidat produk yang di tawarkan pada  costomer untuk dipilih menjadi pemenang. Tiga kandidat produk itu yakni Kemko ( Kemeja Kokoh), Dresslim ( Dress Muslimah) dan Kerudung," jelas Sumartono. 

Kalau pada Pilkada serentak yang sesungguhnya memang pemilih hanya boleh memilih sekali hak suara saja.Tapi di Pilkada Rabbani ini costomer bisa berkali-kali memilih dengan ketentuan surat suara diperoleh lebih dari satu dengan nominal belanja kelipatan Rp200 ribu.

Teknis dalam Pilkada Rabbani ini adalah setiap customer yang belanja minimum Rp 200 ribu (untuk pembelian produk bebas,red ), costomer berhak mendapatkan satu surat suara dengan mengisi data  identitas costomer. Dan berlaku kelipatan belanja Rp200ribu, Rp400 ribu, Rp 600 ribu. Jika mendapatkan lebih dari satu surat suara, maka boleh memilih kandidat produk yang berbeda dari tiga kandidat produk yang ditawarkan tersebut.

Lebih lanjut dijelaskan, dalam penentuan pemenang untuk pemilihan kandidat produk setelah dipilih oleh semua costomer melalui surat suaranya dan setelah melalui tahapan akhir teknis Pilkada Rabbani yang dihitung dari seluruh TPS (outlet rabbani diseluruh Indonesia), maka hasilnya nanti hanya satu kandidat produk dari tiga produk yang ditawarkan Pilkada Rabbani tersebut saja yang jadi pemenang, sementara dua produk lainnya dipastikan gugur.

Dalam Pilkada Rabbani ini pengundian dan pengumuman pemenang yang berhak menerima hadiah akan dilakukan pada tanggal 16 April 2018 di kantor pusat Rabbani di Bandung, yang nantinya hasil pemenang akan di sampaikan melalui contac person pemenang dan diumumkan. 

Sumartono juga menjelaskan, jika hasil pemilihan surat suara dari costomer untuk tiga kandidat produk yang ditawarkan adalah produk  "Kemko" yang terbanyak dipilih se - Indonesia, maka surat suara costomer yang akan diundi untuk memperebutkan hadiah adalah semua costomer yang surat suaranya memilih produk Kemko tersebut. Begitu juga dengan dua kandidat produk yang lainnya mana yang pilihan surat suara terbanyak itu yang akan diundi nanti, " paparnya.


Hasil penarikan undian inilah didapati  pemenang akan memperoleh hadiah Umrah + Voucher Belanja senilai Rp 1.500.000; bagi pemenang Pertama untuk satu orang, kemudian bagi pemenang Kedua berupa Iphone + Voucher Belanja senilai Rp 1.000.000,-untuk satu orang dan pemenang Ketiga berupa NoteBook + Voucher Belanja senilai Rp 500.000,-untuk satu orang. Penarikan undian untuk pemenang akan disaksikan oleh Dinsos dan pihak kepolisian setempat nantinya.

Sumartono juga menambahkan, dengan makin pesatnya era transaksi jual beli memalui toko online saat ini, produk Rabbani juga menyikapinya dengan membuka Rabbani Mall Online, untuk memenuhi permintaan konsumen. Namun bagi costomer yang bertransaksi melalui Rabbani Mall Online, mereka tidak bisa ikut serta dalam Pilkada Rabbani ini," ungkapnya.(In7)










Ketua Koperasi KPRI Infokom Padang, Suardi Dalam RAT 2017 bersama anggota KPRI Infokom Padang di Bandung 

Infonusantara -- Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi KPRI Infokom Kota Padang Tahun 2017 dilaksanakan di Kota Bandung di ikuti sebanyak 28 orang anggota dari 56 orang semua peserta anggota Koperasi KPRI Infokom Kota Padang.

Ketua Koperasi KPRI Infokom Kota Padang Suardi Junir mengatakan,  dari 28 anggota yang hadir mengikuti RAT 2017 ini, berarti sudah mencukupi dan memenuhi syarat untuk di lakukan Rapat Anggota Tahunan 2017 yang kita laksanakan di Bandung, Jum'at malam (26/1).

Dalam laporanya Suardi menyampaikan bahwa kondisi keuangan KPRI Infokom Kota Padang sampai sekarang sangat baik dan jelas sama sekali arah perputaran keuangannya. Kegiatan simpan pinjam tahun 2017 yang di jalankan tahun buku 2017 KPRI Infokom memperoleh sisa hasil usaha (SHU) sebesar Rp. 66.408.096.- .Laporan keuangan ini di terima dengan baik oleh seluruh anggota yang hadir dalam RAT 2017 di Bandung.


"Dikatakan, Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai pemegang kekuasaan tertinggi  dalam tantangan kehidupan perkoperasian dan merupakan forum dialog, memberikan tanggapan, evaluasi dan penyampaian saran guna kelancaran roda organisasi suatu usaha koperasi," sebut Suardi.

Pada Rapat  Anggota Tahunan 2017, agenda rapat yang di bicarakan antara lain sebagai berikut 1. Laporan pengurus Suardi.  2. Laporan Badan Pengawas Richardi Akbar 3. Pengesahan laporan tahunan pengurus dari anggota. 4. Penyusunan program kerja tahun 2018.

Disamping itu, Suardi mengingatkan bila ada nantinya ada kekurangan jangan ada di bumbui dengan hal tak baik sehingga bernilai negatif tentu jelas merugikan organisasi yang kita miliki ini. "Kita harus bangga karena pandangan orang terhadap koperasi infokom sampai sekarang sungguh baik dan bahkan banyak ingin bergabung, tapi karena RAT melarang cukup anggota sekitar 60 orang tidak boleh lebih,"  kata Suardi.

Dalam kesempatan Suardi juga agak mengeluh, sebab sebagian dari anggota koperasi ada yang sering terlambat membayar kewajibannya yaitu mencicil angsuran hutang terhadap pinjamannya. Padahal koperasi telah menolong dan meringankannya yang bersangkutan saat dia membutuhkan dana segar.

Suardi juga menyampaikan saat menghadapi Sekda dan Sekda Asnel bertanya kenapa Koperasi Infokom RATnya kok sampai ke Kota Bandung dan jawabannya bahwa pelaksanaan RAT 2017 ini sudah kesempatan RAT tahun 2016 lalu. Hal ini juga sambil penyegaran anggota sekaligus kunjungi objek wisata di Kota Bandung.

"Dalam kesempatan itu juga  disampaikan bahwa kemajuan keuangan koperasi KPRI Infokom yang di kelola secara profesional tiap tahun hasilnya selalu bertambah besar, saat ini setiap anggota dapat meminjam dana segar sebesar Rp. 45 juta, " ungkap Suardi, Ketua Koperasi yang juga menjabat Kepala Badan kominfo Kota Padang ini.

Semantara Richardi Akbar selaku Badan Pengawas Koperasi KPRI Infokom Padang dalam kesempatan itu memohon kerja sama yang terjalin dengan baik dan saling memahami  tentang tanggung jawab anggota. "Sebab maju mundurnya sebuah organisasi terletak di tangan semua anggota. koperasi, "ujar Richardi.

Diharapkan seluruh anggota tentu taat dan patuh terhadap kesepakatan yang telah di buat bersama seperti membayaran pinjaman di bayar tepat waktunya. Pasalnya untuk membayar  dana pinjaman bisa lewat rekening bank pada KPRI Infokom secara non tunai  nantinya, tahap demi tahap kita akan mengikuti kemajuan dunia IT" katanya.

Richardi Akbar sampaikan, kekompakan ini harus terus di jaga, sehingga terjalin  keharmonisan di antara sesama anggota lewat Koperasi KPRI Infokom seperti dalam RAT kali ini.

Jadi hidup itu seperti ombak di lautan bebas, kadang kala ombak tenang dan bersahabat dengan nelayan, kadangkala ombak mengganas dan para nelayan tak bisa mencari nafkah tangkap ikan, jadi kehidupan kita tak obah seperti ombak di laut bebas. Dan kita nilai anggota koperasi Infokom Kota Padang, dapat di katakan koperasi keluarga seiya sekata dalam menghadapi berbagai persoalan demi kemajuan koperasi secara bersama kedepannya.

"Modal pertama sekali yakni sehati, saciok ba ayam sadancing ba basi, jadi persoalan dalam satu keluarga KPRI Infokom  dapat di tuntaskan secepatnya. Kekuatan koperasi ini kekuatannya terletak pada anggota koperasi," ungkap Richardi Akbar. (In7/ tf).


Saribulih, Ketua Masjid Al -Quwait Banuaran Nan XX Kecamatan Lubeg 
Infonusantara (PADANG) - Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah akan melakukan launching berbagai program di Masjid Al Quwait, Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Sabtu (27/1/2018) Ba'da Isya malam ini.

Beberapa program yang akan diperkenalkan itu diantaranya Tahfidz Quran, Gerakkan Sahur dan Buka Bersama, Puasa Senin Kamis, Badan Amil Zakat (BAZ), Gerakkan Literasi Masjid dan beberapa program lainnya.

Menariknya, launching dalam rangka pelantikan Pengurus Masjid yang baru saja terpilih itu, Mahyeldi juga didaulat sebagai penceramah Tabligh Akbar.

“Berbagai program ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang cerdas dan berakhlak mulia. Mudah-mudahan program ini akan menjauhkan generasi muda dari berbagai penyimpangan sosial dan penyakit masyarakat,” ujar Ketua Masjid Al Quwait, Saribulih

Lebih dari itu, berbagai program yang dikemas tersebut bertujuan untuk lebih mendekatkan masyarakat dengan masjid. Seperti Gerakkan Sahur dan Buka Bersama Puasa Senin Kamis diharapkan tidak hanya untuk mendekatkan diri pada Sang Khaliq tapi juga makin membangun silaturrahim sesama muslim. Begitu juga dengan Gerakkan Literasi Masjid tidak hanya sekedar menjadikan masyarakat dan generasi untuk gemar membaca, tapi juga mereka lebih menyenangi berdiam di masjid sambil menambah pengetahuan melalui buku.

“Tidak bisa kita pungkiri, keberadaan smartphone telah menjadikan masyarakat muslim dan generasi muda khususnya bersifat individualistis. Walau mereka duduk berdampingan namun tidak pernah bertegur sapa, lantaran sibuk dengan gadget masing-masing. Namun dengan membaca, mereka juga akan berdiskusi dan bertukar pikiran,” ujar Saribulih yang juga Ketua RT 04 RW 11 Kel. Banuaran Nan XX ini.

Terkait ide keberadaan BAZ di masjid, Saribulih berharap akan mampu mengurangi kesenjangan ekonomi masyarakat. Apalagi saat ini kemiskinan di sekitar lingkungan Masjid Al Quwait termasuk cukup tinggi. Karena itu, zakat yang dibayar oleh mereka mampu akan disalurkan pada masyarakat, digunakan untuk kegiatan produktif.

 “Di sekitar masjid, masih banyak masyarakat yang kurang beruntung dari segi keuangan. Mereka ini akan dibantu melalui BAZ dan diupayakan membuka usaha sesuai dengan potensi yang mereka miliki. Apalagi saat ini, ada yang sudah punya usaha, namun terkendala keuangan. Mereka ini kita prioritaskan dalam penyaluran zakat agar mereka, pada akhirnya bisa mandiri. Langkah selanjutnya, kita juga akan dirikan Koperasi Syariah, demi peningkatan taraf ekonomi masyarakat,” ujarnya.

"Saat ini, masyarakat miskin sudah butuh perhatian. Mereka ini para buruh, pegawai lepas dan para janda. Belum lagi yang akan jadi miskin lantaran usahanya tidak bisa berkembang lantaran kekurangan modal. Ini yang perlu jadi perhatian agar mereka tidak terjebak oleh para lintah darat dengan memberi pinjaman bunga tinggi," ujarnya.

Saribulih mengaku juga akan menghadirkan Ketua BAZNAS Padang, Kabag Kesra Kota Padang dan beberapa pejabat lainnya. "Insya Allah Ketua UPI YPTK, Bapak H. Herman Nawas juga akan hadir. Sekaligus menyerahkan Al Qur'an dan buku buku agama untuk Pustaka Masjid. Alhamdulillah, melalui WAG, juga sudah ada yang menyumbang untuk Pustaka Masjid kemarin. Baik dalam bentuk uang tunai maupun buku. Malahan mereka yang menyumbang, berasal dari  Pekanbaru, Jakarta dan beberapa daerah lain," ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Padang, Drs. H. Muhidi MM sangat mendukung program yang akan digulirkan oleh Pengurus Masjid Al Quwait. Menurutnya, berbagai program tersebut tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat. Namun lebih dari itu, hal ini juga membentingi generasi muda dari pengaruh negatif globalisasi.

“Mudah-mudahan program ini berjalan secara maksimal, demi mengembalikan marwah Minangkabau. Ini merupakan suatu upaya untuk menciptakan program pemerintah Sumbar yang telah didengungkan, yakni Gerakkan Kembali ke Surau,” ujarnya.

Sementara Camat Lubuk Begalung, Rosail Akhyari sangat mengapresiasi berbagai program yang akan ditelurkan ini. Menurutnya, ini merupakan program yang mesti ditindaklanjuti karena sangat selaras dengan visi dan misi serta program pembangunan Kota Padang.

Kegiatan ini juga akan dihadiri Wakil Ketua DPRD Padang, Asrizal, Anggota DPRD Masrul dan Budiman. (Rel)


Maidestal Hari Mahesa Ketua DPC PPP Padang


Infonusantara -- Siapa yang tidak kenal sosok muda seorang anggota DPRD Kota Padang tiga periode (2004-2009, 2009-2014, 2014-2019) ini, dan saat ini dia menjabat sebagai Ketua DPC PPP Kota Padang. Ya dia adalah H.Maidestal Hari Mahesa, dia adalah seorang wakil rakyat yang cukup vokal di DPRD Padang dalam mengkritik setiap  kebijakan pemerintah jika melenceng dari aturan.

Untuk menjalankan mesin pengakaderan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kota Padang, Maidestal Hari Mahesa yang akrab disapa Esa ini akan maju pada pemilihan legislatif 2019 untuk Bacaleg DPRD Provinsi Sumbar.


Saya maju ke Pileg Sumbar untuk pengakaderan PPP, kalau saya masih ikut Pileg Padang, sistem pengakaderan PPP tidak berjalan di Padang. Melihat pergerakan semua pengurus PPP Padang disemua tingkatan, kader, serta makin banyak simpatisan, masyarakat, serta anak muda yang mulai melirik, masuk dan bergabung dengan PPP, Insha allah PPP bisa meraih kursi Pimpinan DPRD Padang.  Akan tetapi saya tidak akan maju lagi untuk Pileg Padang karena lebih mementingkan sistem pengakaderan PPP. 

"Jika masih tetap maju ke Pileg Padang Dapil 5, Padang Utara, Padang Barat dan  Nanggalo, para kader akan manja, tidak mandiri dan hanya berharap saya yang akan lolos ke DPRD Padang. Akibatnya pengakaderan PPP tidak berjalan,"  kata Ketua DPC PPP Padang ini pada Infonusantara. net.

Ia juga mengatakan, alasan lainnya maju ke Pileg Sumbar karena banyaknya masyarakat di 11 kecamatan di Kota Padang mendorongnya menjadi anggota DPRD Sumbar agar bisa berbuat lebih banyak dan memperhatikan masyarakat di 11 kecamatan tersebut. 

Selain itu kata Esa, setelah melihat di beberapa kecamatan di Kota Padang, masih dalam keadaan " Jauh" dari sarana dan prasarana, bahkan banyak kelurahan yang tidak terperhatikan oleh Pemko Padang karena keterbatasan anggaran serta perjuangan yang konsisten dari anggota DPRD yang ada, dari hal ini lah saya berniat ikut pada Pileg Sumbar nanti.

Baik pada Pileg Padang maupun pada Pileg Sumbar, Maidestal Hari Mahesa yakin akan terpilih sebagai wakil rakyat. Ia yakin terpilih karena masyarakat sudah melihat apa yang sudah ia perbuat selama menjadi anggota DPRD Padang tiga periode berturut-turut dan makin dikenal masyarakat.

"Ia menjelaskan, suara pribadi dia saja pada Pileg Padang yang lalu merupakan suara terbanyak anggota DPRD Kabupaten /Kota se Sumbar, walaupun saat itu saya berada dalam penjara karena kasus yang dipolitisasi," sebutnya.

Menurut Esa, saat ini masyarakat sudah bisa belajar melihat dan membandingkan, serta menilai kinerja anggota DPRD maupun tokoh yang akan maju pada Pileg. Ia yakin menjadi tokoh yang dinilai berkinerja baik oleh masyarakat. 

Juga disampaikan mengenai batalnya maju pada Pilkada Padang, Maidestal Hari Mahesa mengungkapkan, dia mengambil keputusan itu setelah melihat kondisi serta situasi perpolitikan di Padang saat ini. Hal ini demi untuk kepentingan dan kemaslahatan yang lebih besar untuk umat. Dan karena batal maju pada Pilkada Padang, ia menyerahkan dukungan partainya untuk pasangan Emzalmi-Desri Ayunda. 

Terakhir Maidestal Hari Mahesa  menyampaikan, ia mohon doa dan dukungan dari sahabat, masyarakat, dunsanak semua untuk dipercayakan duduk di legislatif Sumbar.  "Insya allah kami siap mengemban amanah menjadi wakil rakyat," BERGERAK BERSAMA RAKYAT", untuk pembagunan dan kesejahteraan yang lebih baik lagi kedepannya,"  ungkapnya.(Red/In7)








H.Maidestal Hari Mahesa, Ketua DPC PPP Kota Padang 
Infonusantara (PADANG)- Sejumlah seniman tradisional di Kota Padang menyatakan diri bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pasalnya, selama ini mereka merasa tidak terwakili dalam penyampaian aspirasi mereka di Kota Padang.


"Awalnya mereka melihat aspirasi mereka tak tersampaikan. Mereka tidak pernah dilibatkan dalam pembangunan kota. Bahkan, karya mereka yang sudah mendunia pun tak ada penghargaan dari pemerintah kota," ujar Haji Maidestal Hari Mahesa, Ketua DPC PPP Kota Padang yang langsung menerima pernyataan sikap dan ikrar mereka bergabung bersama PPP, bertempat di salah satu komplek perumahan di Sungai Sapih Kuranji, Jumat(26/1)

Bahkan, kata politisi yang akrab disapa Esa ini, seniman yang hadir di acara tersebut menghibahkan salah seorang anggota mereka,  Defi Hardi untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kota Padang melalui PPP.

"Tak hanya itu, pada kesempatan itu mereka langsung mengisi formulir untuk pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) PPP kepada kami," ujar Esa haru.

Defi Hardi Bacaleg DPRD Padang 

Defi Hardi sendiri mengaku, dirinya diminta sejumlah seniman untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kota Padang. Ia meminta waktu dua hari untuk berfikir.

"Selama ini komunitas kami memang jauh dari yang diharapkan, seperti perhatian dari Pemko. Setelah dua hari saya berfikir dan melihat kesungguhan teman-teman, saya akan mengabdikan sisa umur saya wakil dari rekan-rekan seniman semua," ujarnya.

Dikatakannya, dengan amanah yang diberikan rekan-rekan sesama seniman, dirinya siap mengabdi untuk membangun daerah ini, khususnya Kuranji dan komunitas seniman.

"Saya sudah minta izin istri saya, dan dia mengatakan, "Kalau itu untuk kebaikan daerah dan komunitas seni, saya mengizinkan." Begitu juga teman-teman saya, mereka juga suport, termasuk orang tua saya. Makanya saya ambil momen ini, saya akan bertarung di Pileg 2019," cerita Defi Hardi dihadapan pengurus DPC PPP Kota Padang.

Suasana Pertemuan Bersama Seniman Tradisional Kota Padang 

Seniman Asben yang hadir pada kesempatan itu mengatakan, sudah saatnya komunitas seni punya perwakilan di DPRD Kota Padang. Dengan bahasa berpantun dia mengungkapkan dukungan kepada Defi Hardi untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kota Padang di Pileg nanti.

Pada kesempatan itu, sejumlah seniman yang hadir tak hanya menyatakan bergabung dengan PPP, tetapi mereka juga menyatakan tekad memenangkan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang di Pilkada 27 Juni 2018, Emzalmi-Desri Ayunda.

"Kami juga bertekad memenangkan pasangan calon Emzalmi-Desri Ayunda di Pilkada Padang 2018 yang diusung oleh PPP," ujar mereka.


#Pernyataan Seniman Tradisional Kota Padang ini dapat dilihat di live video akun Facebook H.Maidestal Hari Mahesa III #
(In7/by)




Wakil Walikota Padang Emzalmi Zaini bersama Kapolresta Padang Chairul Aziz Turun Kelapangan Menenangkan Aksi Pemblokiran Jalan Bypass KM14 oleh Masyarakat Tigo Sandiang.

Infonusantara (PADANG)-- Warga yang berasal dari enam kelurahan di Kota Padang yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Nagari Tigo Sandiang kembali memblokir Jalan Bypass KM 14 Kelurahan Aia Pacah Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (26 /1)
Pemblokiran jalan ini, akibat adanya surat perintah pengukuran dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang diberikan kepada Lurah Aia Pacah pada Jumat 26 Januari 2018 pagi dan langsung turun kelapangan. 

Evi Yandri Rajo Budiman, Sekretaris Forum Nagari Tigo Sandiang. 
“Tadi pagi kami mendapatkan surat pengukuran dari BPN yang diberikan kepada Lurah. Masa surat perintah pengukuran baru turun pagi, lantas langsung ke lapangan,” ujar Evi Yandri Rajo Budiman, Sekretaris Forum Nagari Tigo Sandiang.

Jalur Dua By Pass KM14 
Evi mengatakan, pemblokiran tersebut dilakukan untuk meminta kepastian hukum dan kenyamanan masyarakat. "Kami hanya meminta kepastian saja, kalau pemerintah berlaku semena-mena,kami juga bisa,” pungkasnya. 

Merutnya, pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) semena-mena dalam melakukan pengukuran terkait perkara tersebut. Dulu juga sering BPN melakukan pengukuran dan tunjuk batas, tadi pagi mereka memberikan surat pengukuran dan langsung ke lapangan." Padahal proses hukum perkara tersebut masih belum selesai,” tegas Evi.

Dia mengatakan bahwa pihaknya ingin bertemu dengan pihak BPN serta Pengadilan untuk memperjelas hal tersebut. "Kami ingin bertemu dengan pihak BPN dan Pengadilan untuk memperjelas status perkara ini dan jangan sampai ada hal yang membuat masyarakat resah, " ungkapnya.

Adanya kejadian pemblokiran jalan itu langsung di datangi Wakil Wali Kota Padang Emzalmi ke lokasi untuk menenangkan warga. Selain itu, Kapolres Padang Kombes Pol Chairul Aziz juga turun ke lokasi.

Pada kesempatan itu, Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz telah berjanji akan mempertemukan pihaknya dan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Tadi kami sudah melakukan pertemuan dengan beberapa orang perwakilan Forum Masyarakat Nagari Tigo Sandiang. Memang betul belum ada kesepakatan-kesepakatan terkait hal yang akan dilakukan BPN atau oleh Pengadilan Negeri,”ujarnya.

Namun demikian, kata Kapolres lagi, pihaknya berjanji akan memfasilitasi pertemuan antara BPN dan perwakilan Forum Nagari Tigo Sadiang untuk membahas dan menyelesaikan permasalahan tersebut.

Kapolresta Padang Kombes Pol Chairul Aziz Berjanji Akan Memfasilitasi Pertemuan antara BPN dan Perwakilan Forum Nagari Tigo Sandiang 

Tapi perlu dingat, jalan yang saat ini rekan-rekan tutup, itu adalah urat nadi perekonomian, bukan hanya untuk Kota Padang saja, tetapi Sumatera Barat. Mohon setelah ini dibuka (pemblokiran, red). Saya minta dalam waktu yang tidak terlalu lama, segera dibuka, karena ini merugikan masyarakat banyak,” kata Kapolres. 

Evi Yandri mengatakan, aksi yang sama kemungkinan akan kembali mereka lakukan jika pihak BPN tetap tidak mau menemui Forum Masyarakat Tigo Sandiang. “Saya tidak menjamin apa yang akan terjadi jika pihak BPN tidak mau menemui kami,” ungkap Evi Yandri. (In7/by)

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.