Articles by "Padang Panjang"

Showing posts with label Padang Panjang. Show all posts

PadangPanjang,infonusantara.net - Pemko membuka peluang bagi para guru yang ingin melanjutkan program studinya ke jenjang pascasarjana strata II (S2) melalui beasiswa. Ini sejalan dengan visi misi kepemimpinan Walikota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano dan Wakil Walikota, Drs. Asrul di bidang pendidikan.

Wako Fadly menyebut, program ini terbuka untuk semua guru sekolah yang ada di Padang Panjang, termasuk guru dari SDIT ini.

"Saya minta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) agar menyaring (penerima beasiswa-red), supaya realisasinya tepat sasaran," ucap Fadly Amran saat temu ramah ke SDIT Ma'arif, Selasa (26/1/2021).

Kedatangan Fadly didampingi Kadisdikbud, Drs. M. Ali Tabrani, M.Pd ke SDIT Ma'arif ini, merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan antara pengurus yayasan dengan dirinya beberapa waktu lalu.

"Kami tadi juga sudah melihat beberapa titik lokasi di kawasan SDIT ini dan akan menjadikan catatan bagi kami. Bagaimana pun, visi-misi pendidikan ini harus kita laksanakan bersama dan akan kita percepat," sebutnya.

Fadly juga telah memerintahkan Ali Tabrani dan jajaran untuk merealisasikan apapun bentuk bantuan yang bisa diberikan ke SDIT Ma'arif dan juga sekolah lainnya, baik negeri maupun swasta yang ada di Kota Padang Panjang.

Sementara itu, Pengurus Yayasan Wakaf Ma'arif, Drs. Masril menyebutkan, pihaknya juga akan berusaha untuk mewujudkan visi dan misi walikota, salah satunya menjadi sekolah Islam yang rahmatan lil a'lamin terdepan di Kota Padang Panjang.

"Mudah-mudahan satu per satu dapat kita realisasikan," ucapnya di acara yang turut dihadiri Kepala SDIT Ma'arif, Marniati, SE, S.Pd beserta majelis guru lainnya. (Lala/kmf).




Editor : Heri Suprianto


PadangPanjang,infonusantara.net - Walikota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano meminta laporan capaian kinerja pemerintah yang terangkum dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) dan Laporan Kinerja Pemerintah Daerah (LKPD) dapat dirampungkan secara tepat dan akurat. 

“Ini menjadi tolak ukur keberhasilan kita, termasuk saya sendiri sebagai walikota. Ini adalah pertanggung jawaban walikota yang didukung data-data dari masing masing OPD,” ungkap Fadly dalam Rapat Teknis Penyusunan LPPD dan LKPJ tahun anggaran 2020, Selasa (26/1/2021). di Hall Lantai III Balikota.

Penyusunan LPPD dan LKPJ, kata Fadly, tak terlepas dari kerjasama semua OPD yang menyerahkan laporan capaian kinerjanya masing masing. 

"Apa yang dilakukan dalam intern OPD dan action di lapangan harus seimbang. Percuma action hebat, tapi pertanggung jawaban tidak realible. Saya meyakini ini semua tentang leadership,” imbuhnya.

 LPPD dan LKPJ, menurut Fadly, bukan sekadar penyusunan saja, tetapi terkait peradaban. Kemudian, hal itu harus dapat diketahui masyarakat secara umum.

“Laporan harus transparan. Bisa diumumkan  lewat website. Laporan hendaknya bisa diketahui masyarakat lewat PPID,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Kabag Otonomi Daerah Biro Pemerintahan Setda Provinsi Sumbar, Marliosni, S.Sos, MM menyampaikan, OPD harus mememahai indikator kinerja yang melekat pada OPD masing-masing. 

“Data harus ada, perencanaan tugas harus sesuai dengan target yang diberikan. Apresiasi kepada pemerintah Kota Padang Panjang yang telah lebih dahulu melangkah melakukan penyusunan,” katanya, (Lala/kmf).



Editor : Heri Suprianto

PadangPanjang,infonusantara.net - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) kota Padang panjang melaksanakan musda ke V, dilaksanakan secara virtual serentak se-Sumatera Barat.

Kegiatan untuk kota Padang panjang dilaksanakan di DPD PAN silaing bawah, Sabtu 23 Januari 2021.

"Alhamdulillah Musda PAN ke V berjalan lancar dan sukses serta di hadiri pengurus dan kader DPD PAN Kota Padang Panjang" ucap syukur Mardiansyah Adi sebagai Ketua terpilih

Mardiansyah Adi memaparkan, Saya di amanahkan oleh ketua umum saudaraku DR(HC) Zulkifli Hasan SE.MM sebagai ketua DPD dan ketua Tim formatur tunggal periode 2021-2026.

Tentu hal ini tidak terlepas dari seluruh dukungan kader PAN yang ada di kota Padang panjang dan mari bersama kita pertahankan kemenangan partai kita ini karena ini adalah buah hasil kerja keras kita semua, imbuhnya

Ucapan terima kasih yg sebesar-besarnya  kepada saudaraku H. Eko Furqani  SE.MM dan seluruh jajaran pengurus serta kader yg telah berjuang bersama untuk partai kita ini, sebut Mardiansyah

Amanah bukanlah tugas yang ringan saya juga mohon dukungan dan arahan dalam mengemban tugas partai ini kedepannya.(YB).

Editor : Heri Suprianto

PadangPanjang,infonusantara.net - Sebanyak 19 kepala madrasah dan 2  dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Simeuleu, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam melakukan studi banding ke Padang Panjang selama tiga hari.

Mereka mengunjungi Kemenag Padang Panjang,  SDIT Juara, Pondok Pesantren Kulliyatul Mubhalighien Kauman (MA KMM Kauman), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN).

Rombongan dipimpin Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Simeuleu, Abusmar, M.Pd ini, disambut Mudir Pontren MA KMM, Derliana, MA, pengawas Pendidikan Madrasah Kemenag Padang Panjang, Drs. Agus Nasution, MA, Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PDM Pabasko, Syamsul Anwar, M.Pd di MA KMM, Sabtu (23/1/2021). 

Penyambutqn rombongan di suguhkan dengan persembahan tari piriang, pagelaran tradisi silek Minangkabau dan pertunjukan seni bela diri khas Muhammadiyah, Tapak suci yag semuanya diperagakan  santriwan santriwati Pontren MA KMM.

"Kami merasa bersyukur dapat menimba ilmu dari madrasah-madrasah yang ada di Kota Padang Panjang, khususnya Pondok Pesantren MA KMM Kauman ini. Apalagi sekolah ini didirikan Buya Hamka memiliki program madrasah yang luar biasa. Benar-benar menyandingkan Iptek dan Imtaq,” kata Abusmar.

Dijelaskan Abusmar, kunjungan ini merupakan program Kelompok Kerja Madrasah Kabupaten Simeuleu untuk masa depan pendidikan madrasah di daerah itu.

Sementara Derliana mengatakan, di Kauman Padang Panjang, pihaknya mengupayakan program-program yang membentuk kepribadian peserta didik cerdas secara Iptek dan Imtaq. Hal yang tak jauh berbeda juga diutarakan Syamsul Anwar. (Lala/kmf).



Editor : Heri Suprianto

PadangPanjang,infonusanatara.net - Walikota, H. Fadly Amran, BBA mengingatkan semua OPD agar melakukan pengarsipan dengan baik sesuai standar kearsipan yang telah ditentukan. 

“Pengarsipan ini sangat penting dilakukan. Mohon menjadi perhatian bagi semua OPD agar benar-benar melaksanakan kearsipan dengan baik. Sehingga pengelolaan arsip lebih tertata," pesan Fadly dalam Rakor Audit Pengawasan Kearsipan OPD di Hall Lantai lll Balaikota,  Rabu (20/1/2021).

Dikatakannya, arsip mempunyai peran penting dalam organisasi, baik organisasi pemerintah maupun swasta. Manfaat arsip bagi suatu organisasi antara lain berisi informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan. Juga dapat dijadikan sebagai alat bukti bila terjadi masalah. Juga dapat dijadikan alat pertanggungjawaban manajemen, serta dapat dijadikan alat transparansi birokrasi.

"Arsip juga dapat bermanfaat secara optimal bagi organisasi apabila dikelola dengan tertib dan teratur. Namun sebaliknya, apabila arsip dikelola dengan tidak tertib, maka akan menimbulkan masalah bagi organisasi. Apabila arsip sulit untuk ditemukan, akan menjadi hambatan dalam proses pengambilan keputusan dan akan mempersulit proses pertanggungjawaban," paparnya. 

Selain itu, kara dia arsip juga bukan sebatas digunakan untuk administrasi. Lebih dari itu, arsip juga perlu diselamatkan dan dilestarikan keberadaannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Alvi Sena, ST, MT menjelaskan, kegiatan Rakor ini digelar untuk meningkatkan pengetahuan, informasi dan juga menambah wawasan terkait pelestarian dan pengelolaan arsip. 

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si, kepala Dinas Perpustakaan Provinsi diwakili Kepala Bidang Kearsipan, Kiswati, SS, MPA, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Yas Edizarwin, SH dan kepala OPD se-Kota Padang Panjang. (Lala/Kmf).



Editor : Heri Suprianto

PadangPanjang,infonusantara.net - Walikota H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano melantik 77 pejabat struktural di Hall Lantai III Balaikota, Selasa, (19/1). Pelantikan sekaligus menyikapi perubahan Susunan Organisasi dan Tata Kerja  (SOTK) di Sekretariat Daerah Kota (Setdako). 

Perubahan SOTK ini, di antaranya Bagian Umum dan Perlengkapan berubah menjadi Bagian Umum  dan tetap dijabat Delfianto, SST, MT. Kemudian, Bagian Protokoler berubah menjadi Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, yang juga masih dijabat pejabat lama, Junaidi, SH. Lalu, Bagian Perekonomian berubah menjadi Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam yang juga dijabat pejabat sebelumnya, Putra Dewangga, S.Sos, M.Si.

Sementara itu, Zia Ul Fikri, SE, yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris pada Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), dipercaya sebagai kepala Bagian Administrasi Pemerintahan. 

Promosi jabatan diraih Romi Ar Rahman, ST yang sebelumnya menjabat sebagai lurah Pasar Usang. Pria kelahiran 1982 itu, kini menjadi kepala Bidang Pengelolaan Pasar pada Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM. 

Kepada para pejabat yang terdiri dari 7 pejabat eselon III dan 70 eselon IV ini, Fadly Amran meminta agar dapat bekerja dengan ikhlas, memiliki jiwa leadership, jujur dan berintegritas.

"Suatu pekerjaan tidak akan ada arti, kalau tidak ada keikhlasan. Namun keikhlasan saja tidak akan cukup, bila tidak dibarengi dengan jiwa kepemimpinan, kejujuran dan integritas," ujar Fadly.

Tekad anti KKN, lanjut Fadly, harus dimiliki. "Saya tidak mau ada yang melakukan KKN. Kalau ada, saya tidak akan memaafkan," tegasnya.

Kepada para pejabat yang berhubungan langsung dengan masyarakat, Fadly meminta agar bisa selalu standby dan menjadi pemimpin yang mengayomi, mau mengorbankan waktu  dan hati untuk masyarakat.

"Saya tidak pernah membentak masyarakat. Begitupun hendaknya bapak dan ibu kepada masyarakat. Ikhlas berjuang untuk masyarakat," tuturnya. 

Perubahan SOTK, kata Fadly, harus bisa dipelajari pejabat terkait. "Apa saja perubahannya. Kenapa berubah. Apa yang disesuaikan. Pelajari dan jangan sampai tidak tahu," ujar Fadly.

Turut hadir dalam pelantikan ini, Wakil Walikota Drs. Asrul, Wakil Ketua DPRD Yulius Kaisar,  Sekdako, Sonny Budaya Putra A.P, M.Si dan sejumlah kepala OPD. (Lala/kmf).




Editor : Heri Suprianto

PadangPanjang,infonusantara.net - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si menginginkan mereka yang mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) dapat menjadi entreprenuer.  Harapan yang sama tertumpang kepada BLK Komunitas Pondok Pesantren Thawalib Gunung. 

“Kita berharap BLK Komunitas ini nantinya menjadi lembaga pelatihan yang memberikan kompetensi kepada para santri, alumni santri dan masyarakat sekitarnya. Kita tidak ingin mereka hanya masuk ke dunia kerja, tetapi juga diharapkan menjadi seorang entrepreneur,” ungkap Menaker, saat meninjau BLK Komunitas Ponpes Thawalib Gunung, Minggu (17/1/2021). 

Lebih lanjut dikatakannya, keberlangsungan BLK yang merupakan bantuan Kemnaker 2019 lalu itu, dapat disinergikan dengan program Pemko Padang Panjang. 

"Saya berharap Pemko menjadi bagian dari BLK, menciptakan tenaga kerja yang mandiri dan berdaya saing," ucapnya.

Tidak hanya di tingkat kota atau di Sumbar, kata dia , tetapi mampu bersaing di seluruh dunia. "Kita tidak ingin tenaga kerja asing yang menguasai dunia kerja. Kita ingin tenaga kerja dari Indonesia seperti tamatan pesantren yang menjadi tenaga kerja Qur'ani, mandiri dan berdaya saing," ujarnya.

Walikota H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano sangat mengapresiasi komitmen Menaker membangun BLK di Pondok Pesantren Thawalib Gunung  yang secara tidak Langsung telah membangun cendiakawan muslim yang multi talenta.

"Pelatihan ini sesuai dengan era 4.0, menjadikan generasi muda dengan berbagai kebiasaan. Insyaa Allah Pemko akan bantu BLK ini," ujar Fadly. 

Kendati begitu, Fadly berharap juga kepada Kemnaker dapat memberikan bantuan yang sama kepada seluruh pondok pesantren yang ada di Kota Padang Panjang. 

Total pesantren ada delapan di Kota Padang Panjang, papar Wako Fadly dan berharap Kemnaker dapat memberikan bantuan yang sama.

Sementara itu, anggota DPR RI Komisi IX, dr. H. Suir Syam, M.Kes, MMR menyampaikan, alumni ponpes jangan menjadi pengangguran. "Tamatan ponpes harus mempunyai keahlian, punya usaha, menampung tenaga kerja. 

"Pelatihan sudah ada. Diharapkan Pemko melanjutkan program ini. Hendaknya terangkat marwah ulama kita," sebutnya.

Dikatakan, Suir Syam, pembangunan BLK yang diusulkan ke Kemnaker itu, tidak ada fee-nya. "Kami tidak minta uang satu persen pun. Ini perlu kita luruskan, karena ada BLK komunitas yang minta uang mengatasnamakan kementerian dan anggota dewan " jelas Suir. 

Pimpinan Pondok Pesantren Thawalib Gunung, Ustadz H. Muhammad Mahfuz Mustia, Lc menuturkan,  kunjungan Menaker merupakan sebuah anugerah. 

"Semoga ini membawa berkah, mendapat rahmat dari Allah. Terimakasih bantuannya, BLK telah melahirkan angkatan pertama," ujarnya. 

Wako Fadly didampingi Kepala Dinas PMPTSP,  Ewasoska, dalam acara ini menyerahkan surat izin BLK Komunitas Thawalib Gunung, disaksikan Menaker Ida Fauziyah. (Lala/kmf).



Editor : Heri Suprianto

PadangPanjang,infonusantara.net - Guna memastikan penegakan disiplin protokol Covid-19 tetap diterapkan masyarakat. Tim gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP melakukan razia di kawasan Pasar Padang Panjang, Jumat 15 Januari 2021.

“Masyarakat di imbau agar tetap menggunakan masker setiap melakukan aktivitas di luar ruangan dan ditempat publik,” imbau AKP Winedri, Kasi Sabhara Polres Padang Panjang.

Setelah melakukan razia, tim melakukan apel bersama di gedung M. Syafei yang dipimpin Winedri.

"Razia yang kita lakukan banyak kita lihat masyarakat yang tidak menggunakan masker," ungkapnya.

Namun begitu, tim gabungan tidak boleh menyerah. Tim harus tetap melakukan razia penegakan protokol Covid-19 ini, demi kita, demi keluarga, demi masyarakat Kota Padang Panjang, terangnya 

"Tindakan yang  kita ambil di lapangan. Kalau ada yang melanggar,  kita lakukan pendekatan persuasif dahulu.  Data kegiatan kita laporkan  ke provinsi," tambahnya.

Untuk itu, Winedri berharap kepada masyarakat baik warga maupun pengunjung yang datang ke Kota Padang Panjang, agar tetap memakai masker saat berada di luar ruangan. Juga harus menjaga jarak dan mematuhi protokol kesehatan demi kebaikan bersama. (yb.kmf).



Editor : Heri Suprianto

PadangPanjang,infonusantara.net - Sebagai kelurahan Tipe I dengan luas wilayah dan penduduk yang  besar, Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT) berhak mengusulkan 12 kegiatan beserta 3 cadangan pada Musrenbang, Kamis (14/1/2021).

Usulan tersebut antara lain, pemasangan pita pengaduh/Speed Bump, pemeliharaan jalan utama, penyuluhan PIK-R, pembinaan tahfiz Qur’an, serta bantuan sosial pertanian. "Kami berharap usulan ini bisa diakomodir," kata Lurah, Icip Harianto, S.Th.I.

Musrenbang dibuka Camat PPT, Doni Rahman, S.Pd.I Datuak Simarajo, dihadiri perwakilan OPD terkait,  jajaran RT, LPM, FKPM, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat yang dipandu fasilitator kelurahan. 

Doni Rahman menyampaikan, yang telah diputuskan secara bersama-sama dalam Musrenbang, tentunya menjadi yang paling urgen dan fundamental.

"Jadi usulan kegiatan sejalan dengan visi misi walikota, saat ini pemulihan ekonomi sangat dibutuhkan masyarakat" kata Doni (Lala/kmf).



Editor : Heri Suprianto

PadangPanjang,infonusantara.net - Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang digelar Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB), Kamis (14/1/2021) mengusulkan enam kegiatan. 

Enam kegiatan itu, antara lain terkait penerangan jalan, pelatihan guru PAUD, pelatihan silat dan pelatihan pemasaran online.

Lurah Pasar Baru, Agusril, S.Pd menyampaikan, Musrenbang di tengah pandemi ini dilaksanakan dengan berbagai keterbatasan.

"Pelaksanaan Musrenbang bekerjasama dengan fasilitator kelurahan dibimbing fasilitator kecamatan dan sesuai panduan Bappeda," terangnya.

Disebutkannya, di pra Musrenbang, usulan Kelurahan Pasar Usang 6 kegiatan dan 3 cadangan. "Harapan kami, usulan ini menjadi prioritas di tingkat kota. Karena ini betul-betul kebutuhan masyarakat, bukan dari usulan suatu kelompok.

Camat PPB, Fhandy Ramadhona S.STP, MM mengatakan, meski ada sejumlah perubahan sistem, Musrenbang tidak terlepas dari pemberdayaan masyarakat dan pembenahan sarana prasarana. 

Dikatakan Fhandy, usulan tahun sekarang merupakan usulan yang tidak terakomodir pada tahun sebelumnya. "Dalam artian, yang tidak tercapai tahun lalu, bisa diusulkan kembali tahun ini. Serta ada hal penting yang dapat dipertimbangkan.

Sekretaris Bappeda, Davidson menyampaikan, tahun ini kelurahan dibagi menjadi 3 tipe dalam menentukan usulan pada Musrenbang.

"Tipe ini berdasarkan jumlah penduduk, luas wilayah, jumlah RT dan DTKS. Tipe 1 maksimal  12 usulan, tipe II maksimal 9 usulan,  dan tipe III maksimal 6 usulan. Kelurahan Pasar Baru termasuk tipe III," ungkapnya.

Sementara usulan untuk tahun 2022, kata Davidson, diharapkan mengarah kepada peningkatan ekonomi yang terdampak Covid-19. 

Musrenbang ini turut dihadiri perwakilan OPD terkait, RT, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, LPM, FKPM, fasilitor kelurahan dan kecamatan. (Lala/kmf).




Editor : Heri Suprianto

PadangPanjang,infonusantara.net - Keputusan pemerintah memulai kembali pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah pada awal Januari 2021, menjadi  tantangan bagi pengelola sekolah. Sekolah harus mempersiapkan PTM yang aman dan nyaman. 

Hal itu tentu tidak mudah, karena di masa pandemi, PTM harus menjamin keamanan siswa dan guru. Bagi SMPN 6 Kota Padang Panjang, semuanya menjadi mudah karena mereka telah menyiapkan inovasi jauh-jauh hari.

Setelah beberapa waktu berhasil mengenalkan pembelajaran daring tanpa paket data internet, kali ini SMPN6 membuat inovasi untuk PTM ini. Inovasinya, menciptakan Thermal Gate otomatis di gerbang sekolah dan kartu absensi.

Kepala SMPN 6, Muji Sirwanto, M.Pd kepada wartawan mengatakan, Thermal Gate telah ada sejak pertengahan semester lalu.  Alat ini merupakan upaya yang dilakukan agar tidak terjadi kontak siswa dengan guru yang memegang thermogun.

Cara kerjanya, Thermal Gate dipasang pada gerbang sekolah. Ketika siswa datang, mereka dapat langsung mengukur suhu tubuh  dengan mendekatkan tangan ke alat itu, tanpa bantuan orang lain.

"Apabila suhu siswa di atas 37°c, maka otomatis alarm akan berbunyi. Siswa langsung diminta untuk pulang dan istirahat di rumah,” tambahnya.

Sementara untuk absensi, jelas Muji, siswa telah dibekali kartu berisi chip yang bisa juga digunakan sebagai kartu pelajar dan kartu pustaka. Penggunaan kartu ini juga sangat mudah. Dengan menempelkan pada kaca yang telah disediakan, otomatis akan langsung keluar nama pemilik kartu dan jam datang di komputer sekolah.

“Hal ini juga merupakan upaya dalam mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan SMPN 6,” ujar Muji kepada media, Rabu (13/1/2021). 

Tak lupa juga kesiapan fisik sekolah, kata Muji seperti sarana sanitasi dan kebersihan, kesiapan penerapan bermasker, dan wastafel di masing-masing kelas. Serta fasilitas pelayanan kesehatan, sampai kepada peraturan pembelajaran di sekolah yang terintegrasi dengan kesepakatan bersama orangtua.

"Di SMPN 6 ini, siswa diajarkan untuk selalu shalat Dhuha berjamaah setiap hari. Karena yang penting itu Imtaq (iman dan taqwa-red) dulu, baru Imtek (ilmu dan teknologi-red),” tambahnya.

Ke depannya, Muji berharap agar situasi semakin baik. Pandemi segera berakhir, dan aktivitas pembelajaran dapat berjalan seperti biasa. (yb.kmf).




Editor : Heri Suprianto

PadangPanjang,infonusantara.net - Melihat pengelolaan pariwisata Padang Panjang yang terbilang baik, Komisi II DPRD Kabupaten Solok Selatan (Solsel) Kunjungi Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Padang Panjang.

Kunjungan tersebut berkaitan pembahasan  Rencana Induk Perkembangan Pariwisata Daerah (Ripparda) Solsel. 

Rombongan disambut Sekretaris Disporapar, Hendra Saputra, Kabid Pariwisata, Reynold Oktavian serta jajarannya di PDIKM, Rabu (13/1/2021). 

"Rombongan Komisi II DPRD Kabupaten Solok Selatan datang ke Padang Panjang lantaran tertarik dengan kemajuan terhadap pengelolaan wisata Kubu Gadang yang semakin berkembang. Bahkan mendapatkan bantuan baik dari pemerintah pusat" ucap Hendra

Di jelaskan, Komisi II DPRD Kabupaten Solok Selatan ini ingin tahu, apa kiat yang dilakukan sehingga Kubu Gadang bisa berkembang. Apa peranan pemerintah dalam memajukannya. Bagaimana masyarakat yang mau ikut andil menaikkan wisata tersebut.

Terkait dengan Ripparda, rombongan menanyakan apakah Ripparda mengacu pada RPJMD, RTRW serta program-program lainnya. "Kita sedang mengacu ke sana," tambahnya. (yb.kmf).




Editor : Heri Suprianto

PadangPanjang,infonusantara.net - Pasca diresmikan Sub Terminal Agribisnis Ganting Maju Bersama (STA GMB) pada 15 Oktober 2020 lalu terus dilakukan pengembangan. Hari ini di STA dibuka outlet khusus eceran untuk penjualan langsung ke warga dengan tampilan menarik layaknya mini market.

Sayuran segar hasil produksi petani Kelurahan Ganting, Kecamatan Padang Panjang Timur dan sekitarnya itu, dipajang di rak-rak khusus outlet yang diberi nama Outlet Sayur STA GMB. Hampir semua jenis sayuran, ada di sini. Termasuk beras dan komoditi lainnya.

Launching outlet sayur ini, ditandai dengan berbelanjanya Walikota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano ke lokasi yang berada persis di seberang jalan RSUD Padang Panjang tersebut, Senin (11/1/2021). Walikota muda itu, membeli sayur japan (labu siam-red), sawi, cabai, kentang, beras dan lainnya.

Fadly Amran mengucapkan selamat kepada pengelola STA GMB yang telah mendirikan outlet khusus eceran ini. “Ini yang di harapkan.

“Semoga dengan telah dibukanya outlet sayur ini, dapat meningkatkan penjualan dan kesejahteraan masyarakat Ganting, khususnya para petani. Nanti kalau dalam prosesnya ada kesulitan atau kendala, Pemko siap membantu,” kata Fadly didampingi Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (DPP), Ade Nefrita Anas, SP, Camat Padang Panjang Timur, Doni Rahman, S.Pd.l, lurah dan tokoh masyarakat sekitar.

Kabid Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan DPP, Fitriadi M, S.Pt menjelaskan, STA GMB ini awalnya adalah grosir khusus sayuran yang menampung hasil produksi petani setempat. Pedagang pengumpul membeli produk petani di STA GMB ini dengan harga yang pantas. Petani diuntungkan dari sisi harga yang selama ini di bawah kendali para toke. STA GMB beroperasi dua kali seminggu.

“Dalam pengembangannya, berdasarkan ide Pak Wali, di STA GMB ini dibuka outlet khusus. Tidak hanya sebagai lokasi jual beli partai besar atau grosir, dengan adanya outlet, pembelian eceran pun dilayani di sini, untuk memenuhi kebutuhan sayur-mayur masyarakat,” jelasnya.

Untuk pengembangan outlet ini, Pemko melalui DPP, membantu pengadaan rak display dan sarana lainnya melalui APBD perubahan. Sehingga tampilan outlet ini bisa menarik masyarakat untuk berbelanja di sini.

“Outlet ini akan melayani pembeli setiap hari. Sementara STA GMB yang biasanya beroperasi dua kali seminggu, kini juga hampir setiap hari ada transaksi,” jelas Fitriadi.

Dikatakannya, produk pertanian di outlet ini, belum ada pemisahan hasil pertanian organik maupun anorganik. “Ke depan, akan dikembangkan ke arah itu,” ujarnya. (yb.kmf).


Editor : Heri Suprianto

PadangPanjang,infonusantara.net - Lokasi wisata alam yang satu ini sangat unik, di samping memiliki sungai yang panjang juga di dalam sungai terdapat ikan larangan yang sudah besar-besar dengan menambah keindahan alam tersebut.

Bisnis wisata alam batu limo itu semakin menjanjikan banyak potensi di kota Serambi Mekah itu, karena kota itu mempunyai pesona alam yang cantik dan berhawa sejuk yang berlokasi di kampung baru RT 05 Kelurahan silaing atas kecamatan Padang Panjang Barat kota Padang Panjang.

Dengan letak lokasi yang tampa disengaja akan sering dilewati oleh mobil yang lalu lalang di daerah kota Padang panjang, karena terletak disebuah perlintasan antara Padang, Bukittinggi.

Nasrul selaku ketua RT 05 silaing atas saat dikunjungi wartawan di lokasi wisata alam Batang Air Batu Limo pada hari Minggu 10/01/2021. kelihatan juga masyarakat setempat sedang melakukan gotong royong bersama.

Dikatakan juga oleh Nasrul, Kegiatan Goro itu kami lakukan setiap hari Minggu, kecuali kemarin sempat istirahat sejenak semasa Covid-19 dari bulan Pebruari - Juli 2020, dan dari bulan Agustus kemarin sampai sekarang rutinitas goro sudah berjalan seperti biasa lagi setiap minggunya, kecuali ada hal-hal penting kami tidak melakukan goro tersebut.

Goro yang kami lakukan itu untuk konsumsinya selalu inisiatif dari warga semua adalah Swadaya dari masyarakat setempat, imbuhnya

Nasrul juga mengatakan Batang Air Batu Limo juga objek wisata yang menarik dan cukup menjanjikan, disamping alamnya yang indah juga memiliki batang Air dengan ikan gariang yang sudah cukup besar-besar disepanjang aliran sungai, sudah hampir lebih kurang 1 tahun kami rawat, nanti kita adakan mancing mania, sebutnya.

Nasrullah Nukman, SH. selaku warga masyarakat RT 05 kampung Baru juga anggota DPRD kota Padang Panjang aktif 3 periode itu memaparkan sebagai berikut.

Sebagai warga saya sangat bersyukur dengan antusiasmenya masyarakat untuk mewujudkan tempat wisata alam lembah batu limo itu dan sekaligus Mendukung program yang telah di kembangkan oleh pemerintah dalam bentuk wisata masyarakat.

"Jadi untuk kedepannya, destinasi wisata alam batu limo itu akan di kelola oleh kelompok Sadar wisata masyakarat" ucapnya.

Nah, sebagai anggota DPRD, saya sangat mendukung dan meminta kepada masyarakat kegiatan kegiatan ini betul-betul direncanakan dengan baik dan memiliki Visi kedepan, karena masyarakat dan orang-orang yang akan berkunjung untuk berwisata pasti akan mencari lokasi yang dekat dengan alam, sebutnya.

Tak hanya itu kita akan juga menyediakan Medan bapaneh nantinya dan juga telah meminta kepada warga untuk membuat homestay, minimal warga dapat menyediakan 1 kamar di rumahnya sengaja di stand by kan bagi tamu-tamu kita yang akan menginap, atau membuat kotek-kotek kecil, imbuhnya

Kesempatan itu Lurah silaing atas Datuak Majo Labiah (Kovis Hendry M) sewaktu dikunjungi wartawan di ruang kerjanya pada hari Senin 11 Januari 2021, menyampaikan,  kegiatan yang dilakukan oleh RT 05 dan RT 06 untuk membuka Destinasi wisata adalah guna untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat setempat nantinya.

"Marilah kita berlomba-lomba untuk mencapai sesuatu hal yang positif sehingga Visi Misi kota Padang Panjang dapat terwujud dengan baik, ajak lurah

Kemudian harus bangkit dalam inovasi-inovasi yang dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, apa lagi di masa Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini entah kapan akan berakhir.

Jadi untuk itu, kata dia kita tidak mungkin hanya berharap dengan bantuan dari pemerintah saja, harus ada inovasi-inovasi yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sendiri, imbuhnya

Selain itu diharapkan juga agar RT yang lainnya juga ikut menciptakan inovasi-inovasi kedepan, tidak juga harus sama mungkin RT-RT yang lain di bidang UMKM dan sebagainya.

"Kita juga akan membuat kampung KB, kampung bersih dan kampung Sunnah di RT 09 dan RT 10, juga kampung wisata religi di pemekaran RT 11 nanti, harapnya. (YB).



Editor : Heri Suprianto

PadangPanjang,infonusanatara.net - Kondisi yang dirasakan masyarakat dengan musibah non alam yang terjadi saat ini tidak terlalu berpengaruh, pasalnya dimana-mana masyarakat selalu giat memanfaatkan lokasi Destinasi wisata alam yang berada dilingkungan yang ada, agar daerah tersebut dapat dikunjungi oleh wisatawan nantinya.

Salah satunya di daerah Silaing atas RT 06 tidak ketinggalan dengan Destinasi wisata alam kelok SILATURAHMI yang cukup menjanjikan dengan panorama alamnya yang indah.

Di bawah kepemimpinan Lurah Kovis DT Majo Labiah (Kovis Hendry M) salah seorang lurah yang Energik juga sangat mensuport kegiatan yang dilakukan oleh masing-masing RT, seperti RT 06 dengan destinyasi wisata kelok SILATURAHMI dan RT 05 dengan Destinasi wisata alam yang cukup menarik yaitu batang AIA Batu Limo.

Dalam kegiatan itu melaksanakan gotong royong bersama di daerah kelok SILATURAHMI sewaktu dikonfirmasi awak Media, dengan ketua RT 06, Heldi Spd,  Minggu (10/1/2021).

Ketua RT Heldi Spd yang akrab disapa dengan Edi itu memaparkan bahwa kegiatan ini dilakukan sejak beberapa waktu lalu berawal dari kunjungan orang-orang hebat yang sangat mengerti dengan Pokdarwis.

Ditambahkan oleh Edi orang tersebut adalah Medi Rosdian, Fahmi Darusman, Beni Satria, Cjohnys Emkave, Pesona Jejak dan wisata Sumbari berdiskusi awalnya di warung nasi sup Mak Ijal, sebut pak RT 06.

Kenapa judul SILATURAHMI itu kami ambil untuk sebuah Nama terang pak RT, yang juga artinya adalah SILAT singkatan dari Silaing atas Rahmi adalah hubungan dari manusia ke manusia yang akan memanfaatkan lokasi wisata ini nantinya.

Sebelumnya tempat ini adalah semak belukar dan tempat pembuangan sampah oleh masyarakat setempat sebutnya.

Masih banyak lagi program-program yang telah kami lakukan seperti pembagian takjil di bulan Ramadan kemarin, berbagi takjil kepada setiap sopir yang melewati daerah kami itu banyaknya 1200 paket dan juga pembagian sembako kepada warga kami sebanyak 90 paket di RT 06 , dengan harga satu paketnya 75.000 rupiah di masa Pandemi Covid-19 ini.

Bantuan yang kami bagikan adalah sumbangan dari para Donatur, baik dari rantau maupun seperti daerah Payakumbuh, Padang bahkan ada juga Bantuan dari Nigeria karena warga kami ada yang bekerja disana dan mempunyai hubungan baik sebut ketua RT 06. (YB).



Editor : Heri Suprianto

PadangPanjang,infonusanatara.net - Wakil Walikota, Drs. Asrul menyatakan Kota Padang Panjang siap menjalankan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang akan dimulai Senin, 11 Januari. 

"Kami meninjau sejumlah sekolah dari semua tingkatan yang dibagi dua tim.  Alhamdullilah kesiapan cukup bagus. Insyaa Allah tetap muka bisa dilaksanakan Senin depan," ungkap Asrul seusai memonitor persiapan sekolah di seluruh tingkatan bersama Forkopimda, Jumat (8/1/2021).

Asrul menjelaskan, kesiapan sudah dimulai dengan melakukan test swab kepada guru. Kemudian dari pengamatan di sejumlah sekolah,  sudah menerapkan protokol kesehatan seperti menyediakan tempat cuci tangan, thermogun, kelas dengan jarak dan jumlah yang diatur. 

"Murid yang mengikuti PTM, mendapat izin orang tua, ini telah dilaksanakan oleh sekolah. Memang ada beberapa orang tua yang tidak mengizinkan tatap muka. Kita tidak memaksa, siswa bisa belajar secara daring," lanjut Asrul.

Terkait sekolah asrama, kata Asrul siswa yang akan masuk harus disertai dengan surat keterangan bebas Covid-19. "Bila belum memiliki surat keterangan, bisa menghubungi pihak sekolah. Pemko akan memfasilitasi dengan swab gratis. Sampai hasilnya keluar, murid diisolasi sementara di ruangan tertentu di asrama.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Drs. M. Ali Thabrani, M.Pd  mengatakan, menyikapi SKB menteri perihal PTM di semester  genap, pihaknya langsung membentuk tim yang memastikan semua sekolah siap dari segi sarana dan prasarana. 

"Semua sudah memenuhi syarat. Guru sudah diswab, kesiapan administrasi, persetujuan orang tua dan komite sekolah. Siswa tidak dipaksa PTM, bila tidak berkenan bisa dengan pembelajaran jarak jauh," katanya.

Ali Thabrani menjelaskan jumlah guru dan tenaga pendidik (tendik) seluruh tingkatan di Kota Padang Panjang jalani swab test di bawah naungan Disdikbud sejumlah 1.249 orang, di bawah naungan Kemenag 707 orang. Di bawah naungan Provinsi Sumbar, SLTA sebanyak 264 guru , SMK sebanyak 362 guru, dan SLB 47 guru. 

"Bila guru dinyatakan positif, akan diisolasi. Hasilnya sudah keluar sebelum PTM," katanya. 

Tim satu yang dipimpin Asrul, meninjau SMPN 3, SD 11 Ekor Lubuk, SMAN 1 dan SMPN 5. Sementara Tim dua yang dipimpin Ketua DPRD Mardiansyah, A.Md memonitor ke SMPN I, SD kompleks di Kelurahan Gumala , SMAN II, dan SMA I Sumbar. (Lala/kmf).



Editor : Heri Suprianto

PadangPanjang,infonusanatara.net - Dari 2.000-an lebih calon PNS formasi 2019 yang ikut seleksi hanya 77 orang dinyatakan lulus di Kota Padang Panjang dan menerima SK Pengangkatan CPNS hari ini, Rabu (6/1/2021).

Mereka yang lulus CPNS terdiri dari 33 orang tenaga pendidik, 22 orang tenaga kesehatan, dan 22 orang tenaga teknis. Mereka mendapat pembengkalan dan motivasi dari Walikota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano pada acara yang dilaksanakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di Hall Lantai III Balaikota.

“Jujur, komitmen dan loyalitas, merupakan kunci utama dalam sebuah kesuksesan. Apabila ketiga ini kita tanamkan dalam diri kita, insyaa Allah ke depan kita akan meraih kesuksesan," kata Fadly.

Dalam kegiatan pengangjatan CPNS di turut hadir Wakil Walikota, Drs. Asrul, Sekretaris Daerah, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si, asisten, Kaban BKPSDM, Rudi Suarman, A.P, kepala OPD dan undangan lainnya ini.

Fadly juga memberikan motivasi kepada CPNS untuk memulai dengan semangat baru, asah kebiasaan, totalitaskan waktu, dan gali potensi diri.

"Hari pertama kerja jadikanlah itu cerminan dalam setiap yang kita lakukan untuk hari-hari berikutnya. Ketika kita tanamkan di hari pertama semangat untuk mengabdi, ke depan hingga pensiun nanti, akan sangat mempengaruhi sekali," tukasnya.

Wako Fadly mengajak para CPNS agar menanamkan pada diri, bahwa mulai sekarang terapkan untuk anti korupsi, kolusi dan nepotisme menjadi prioritas utama di dalam kehidupan. Karena kejujuran adalah komitmen, kata dia.

Sementara itu, Wawako Asrul juga memberikan arahan kepada CPNS agar kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan selama ini, tidak seperti biasa lagi. Karena ada peraturan yang harus dipatuhi dan ada kewajiban yang harus dipenuhi.

"Banyaklah bertanya dalam instansi yang kita tempati nanti. Jalin komunikasi sesama kantor, jangan hanya duduk-duduk saja" ajak Asrul (Lala/kmf).




Editor : Heri Suprianto


PadangPanjang,infonusantara.net - Kalau tidak ada aral melintang, proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di masa pandemi Covid-19 di kota Padang Panjang akan dimulai senin depan 11 Januari 2021.

Untuk persiapan PTM ini Pemerintah Kota Padang Panjang bersama unsur Forkopimda, langsung menggelar rapat yang berlangsung di RM Pak Datuak, Rabu (6/1/2021) membahas tentang apa saja persiapan yang telah dilakukan. Baik dari sisi tenaga pendidik, kesehatan serta kesiapan sekolah.

Walikota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano  menegaskan, pelaksanaan PTM ini secepatnya, senin depan, para siswa  sudah mengikuti proses belajar. Segala persiapan sudah dilakukan, baik dari guru yang sedang diswab maupun kelaikan kondisi sekolah.

"Jadi, guru-guru yang sudah melakukan swab yang hasilnya telah keluar, bisa nantinya memberikan pembelajaran di sekolah," ucap Fadly

Jika nanti hasil swab, kata Fadly ada guru yang hasilnya positif, guru tersebut akan dikarantina dan dilakukan tracking. Namun pembelajaran tetap berlanjut, sebutnya.

Sementara Wawako, Drs. Asrul mengatakan, terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka harus dipastikan adanya  surat pernyataan dari orang tua. Karena ada orang tua yang masih takut untuk melepas anaknya ikut PTM ini.

Hal senada disampaikan Ketua DPRD, Mardiansyah, A.Md. menyebut hasil pantauan dari unsur terkait, katanya, mereka sangat mendukung dilangsungkannya PTM ini

"Di lihat di lapangan, sudah banyak dilakukan persiapan di sekolah. Kami meminta kepada BPBD, sepulang sekolah agar personil diturunkan melakukan penyemprotan disinfektan," imbaunya. (Lala/Kmf).




Editor : Heri Suprianto

PadangPanjang,infonusantara.net - Guna mengantisipasi penyebaran covid-19, sebanyak 132 tenaga pendidik dan kependidikan menjalani swab test yang dilaksanakan Pemko melalui Dinas Kesehatan (Dinkes).

Mereka berasal dari SMAN 1 Padang Panjang dan SMAN 1 Sumatera Barat yang ada di Kelurahan Sigando, Kecamatan Padang Panjang Timur.

"132 orang itu, tidak hanya guru, ada juga tenaga kependidikan, seperti pegawai tata usaha dan penjaga sekolah,” sebut Kepala Dinkes, Drs. Nuryanuwar, Apt, M.Kes, M.MR kepada media, Selasa (5/1/2021).

Persiapan belajar tatap muka, pihaknya akan menyelesaikan swab test seluruh tenaga pendidik dan kependidikan secepatnya, agar pelaksanaan pembelajaran segera dimulai dalam waktu dekat.

"Untuk besok (6/1), kita akan melakukan swab di lima SLTA sederajat (MAN, SMK-red) dan satu di SMP dan hasil swab akan keluar tiga hari aetelah pengambilan sampel" sebutnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs. M. Ali Thabrani, M.Pd menyebut, untuk jadwal swab memang diserahkan kepada Dinkes. Pihaknya hanya melakukan fasilitasi dan memastikan seluruh tenaga pendidik dan kependidikan ikut test usap ini. 

Pelaksanaan swab tadi pagi, dari pantauan awak media tercatat sebanyak 69 tenaga pendidik dan kependidikan di SMAN 1 Padang Panjang yang diambil sampelnya oleh tim medis Dinkes. Sedangkan di SMAN 1 Sumbar, diikuti 63 orang.

Kepala SMAN 1 Sumbar yang juga  Ketua MKKS SMA, SLB, dan SMK se-Kota Padang Panjang, Budi Hermawan, S.Pd, M.Si mengatakan, swab test ini wajib dilakukan para guru dan tenaga kependidikan, demi kenyamanan dan keamanan dalam pelaksanaan PTM di masa pandemi Covid-19.

Pembelajaran tatap muka, kata dia sangat penting bagi para murid, karena selama pandemi ini seluruh pembelajaran dilakukan secara daring. Pihaknya sedikit mengalami kendala , baik para guru maupun peserta didik, terangnya.

"Kami, para guru sangat berharap PTM ini segera dilakukan. Apapun konsekuensi dan persyaratannya kami siap. Meskipun harus diswab beberapa kali. Kami sudah rindu, murid pun juga rindu dengan suasana pembelajaran secara langsung di sekolah, " ungkapnya.

Kegiatan swab ini dilakukan Pemko guna mencegah penyebaran Covid-19 pada saat dilaksanakannya PTM. Ini sesuai surat keputusan bersama (SKB)  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19. (Lala/kmf).



Editor : Heri Suprianto

PadangPanjang,infonusantara.net - Pengembangan koperasi, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di kota Padang Panjang mendapat apresiasi dari Menteri Koperasi dan UKM, Teten Madsuki.

Dia menyebut, Padang Panjang punya potensi menarik dan pihaknya mendukung penuh langkah Pemko dalam menginisiasi dan semangat untuk fokus pada UMKM sebagai ujung tombak ekonomi.

Apresiasi itu disampaikan, Teten Madsuki langsung di hadapan Walikota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano dan Tim Percepatan Pembangunan Kota Padang Panjang dalam kegiatan presentasi “Adaptasi dan Transformasi Koperasi dan UMKM Padang Panjang” di Kemenkop UKM, Jakarta, Selasa (29/12/2020).

Prinsip pendampingan, pengembangan dan inkubasi yang dilakukan Rumah Wirausaha Padang Panjang, kata dia sejalan dengan visi Kemenkop UKM. Khususnya berkenaan dengan program-program terkait perbaikan proses bisnis, peningkatan kapasitas SDM, perluasan akses pasar dan upaya memunculkan local heroes UMKM.

"Ini kalau istilah saya, Paten! Perlu kita dukung dan semoga menjadi inspirasi bagi daerah lain,” pujinya Menteri Koperasi dan UKM itu.

Disamapikan lagi, bahwa Padang Panjang memiliki potensi yang menarik dan harus dikonsolidasikan agar brandnya kuat. Misalnya, produk susu agar diperkuat, sehingga nantinya bisa memenuhi kebutuhan susu nasional yang sangat tinggi,” sebutnya.

Teten yang didampingi  Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop UKM, Arif Rahman Hakim, Asisten Deputi Organisasi dan Badan Hukum Koperasi, Christina Agustin, Stafsus, Fiki Satari dan jajaran, mengapresiasi program yang dikembangkan Padang Panjang di bawah kepemimpinan Fadly Amran.

“Kreativitas, inovasi dan kolaborasi menjadi entry point dalam pengembangan UMKM dan kelembagaan koperasi. Terus terang, semangat untuk fokus pada UMKM sebagai keunggulan dan ujung tombak pelaku ekonomi Padang Panjang, saya apresiasi. Kita akan terus mendukung,” ucapnya.

Dalam presentasinya, Fadly Amran memaparkan tentang  pengembangan road map koperasi dan UMKM dalam upaya penguatan ekonomi, peningkatan kesejahteraan, dan keadilan ekonomi di Padang Panjang. Di kota ini sudah diluncurkan program Rumah Wirausaha guna meng-upgrade para wirausahawan menjadi pengusaha yang handal dan mampu bersaing di tingkal lokal, nasional, bahkan internasional.

“Terkait pengembangan koperasi, Padang Panjang adalah kota pertama di Sumbar sebagai Kota Koperasi Syariah yang dilaunching gubernur Sumbar pada peringatan Hari Koperasi 22 Juli lalu. Di mana dari 45 jumlah koperasi saat ini, setengahnya sudah terkonversi menjadi koperasi syariah. Targetnya dalam 5 tahun periode RPJMD (2018-2023-red), seluruh koperasi sudah terkonversi menjadi koperasi syariah,” paparnya.

Dalam kesempatan ini, juga didiskusikan mengenai kelembagaan dan digitalisasi koperasi, sinergisitas Rumah Wirausaha dengan program Kemenkop UKM, serta follow up penambahan Banpres UMKM. Dan Menteri Teten menyarankan agar dilakukan konsolidasi usaha perorangan dan usaha kelompok menjadi usaha koperasi dengan melakukan kolaborasi maksimal. (Lala/kmf).

Editor : Heri Suprianto

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.