Articles by "Kotabukittinggi"

Showing posts with label Kotabukittinggi. Show all posts

 

INFONUSANTARA.NET --Kabar gembira bagi pengguna sepeda motor Honda yang ingin melakukan service atau perawatan motor di AHASS Hayati Bukittinggi. Konsumen bisa mendapatkan diskon (potongan harga) untuk layanan jasa service lengkap yang disertai dengan penggantian Oli Mesin dan Oli Gardan.

Bengkel resmi motor Honda yang beralamat di Jalan Bypass Pulai Anak Air Bukittinggi ini, sengaja membuat program diskon jasa service untuk para pengguna setia motor merk Honda, tujuanya adalah agar para pemakai atau pengguna sepeda motor Honda memiliki rasa antusias tinggi untuk melakukan perawatan motor Honda ke bengkel resmi.

Kepala Bengkel AHASS Hayati Bukittinggi, Satria Putra menyampaikan, saat ini hingga 31 Desember 2020 nanti ada program Gebyar Ganti Oli di AHASS Hayati Bukittinggi.

"Biaya service lengkap disertai ganti oli mesin dan oli gardan, biasanya konsumen akan membayar sebesar 125.000. Namun, dengan adanya program Gebyar Ganti Oli di AHASS Hayati Bukittinggi ini, konsumen cukup bayar 99.000 atau hemat sebesar 25.000," terang Satria di bengkel AHASS Hayati Bukittinggi yang berdampingan dengan swalayan Budiman dan rumah makan Bajamba ini.

Selain itu, terang Satria bahwa ganti Oli di AHASS Hayati Bukittinggi tidak perlu antri.

"Ganti Oli tidak perlu antri, lalu gratis jasa penggantian Oli, gratis pemeriksaan rem, rantai, lampu, serta tekanan angin ban", terang Satria

Untuk informasi lebih jelas dan lengkap, silahkan datang ke AHASS Hayati Bukittinggi. Jam kerja bengkel setiap hari, mulai dari Senin-Sabtu mulai pukul 08.00 s/d 17.00 WIB, serta di hari Minggu mulai buka pada pukul 08.00 s/d 13.00 WIB.

"Syarat dan ketentuan berlaku disetiap promo program ini," pungkas Satria.(Sat)

Foto:(ist)
Infonusantara.net -- Salah satu sanggar yang berasal dari kelurahan Garegeh kota Bukittinggi, yaitu Sanggar Tari Nusantara Minangkabau (Gastarana) diundang oleh KBRI Prancis dan KWRI UNESCO untuk tampil pada acara Bulan Indonesia pada Kamis (19/09) di Paris Prancis.

Duta Besar/Wakil Delegasi Tetap RI UNESCO, Surya Rosa Putra menyebutkan bahwa acara Bulan Indonesia ini adalah kegiatan yang diselenggarakan untuk mempromosikan keragaman warisan budaya alam Indonesia.


"Kegiatan Bulan Indonesia ini diselenggarakan, selain untuk mempromosikan berbagai warisan budaya alam Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO, juga menjadi kampanye tak langsung beberapa nominasi budaya tak benda (intangibale cultural heritage) Indonesia oleh UNESCO", terang Surya Rosa Putra secara tertulis dalam surat undangan yang dilayang ke Sanggar Gastarana tertanggal 22 Juli 2019 lalu.


Ia menambahkan pada acara Bulan Indonesia ini, juga ada pertunjukan seni seperti pementasan seni tari, pameran seni rupa, seni music, pantun serta festival kuliner nusantara. Dan, salah satu pengisi acara ini adalah sanggar yang berasal dari kota Bukittinggi Sumatera Barat yaitu sanggar Gastarana.

Sementara itu, pimpinan sanggar Gastarana, Zami Sofa yang dihubungi via chat WhatsApp mengucapkan banyak terimakasih kepada Duta Besar/Wakil Delegasi Tetap RI UNESCO, Surya Rosa Putra yang telah mengundang dan menjamu anggota sanggar Gastarana selama di Paris Prancis.

"Dapat undangan dan berkesempatan untuk mengisi acara kesenian bertaraf internasional di Paris Prancis, merupakan kebanggaan dan kehormatan besar bagi kami. Bahkan, setiba kami di Paris, kami langsung dijamu dan diundang nginap di rumah Pak Dubes", kata Alumni ASKI Padang Panjang angkatan 93 ini.

Sanggar Gastarana, kata Da Oz adalah sanggar kecil dari kelurahan Garegeh kota Bukittinggi yang diundang untuk menampilkan kesenian tradisonal Minangkabau di pentas internasional. Tujuan sanggar Gastarana tampil di Paris adalah untuk memperkenalkan dan mengembangkan budaya Sumatera Barat atau budaya Minangkabau di pentas internasional.

"Pada pementasan di Paris, sanggar Gastarana menampilkan Tari Rantak yang berkalaborasi dengan Ibu Dubes, dan penampilan kedua adalah Tari Piring Tigo Sapilin. Dan, Insya Allah pada tahun 2020 nanti, Sanggar Gastaran akan dinundang lagi dengan karya-karya tarian yang baru. Dan, semoga tahun depan, kita bisa didampingi oleh Pemda Sumbar ataupun Pemko Bukittinggi", harap Da Oz, Jumat (20/09) via chat WhatsApp

Sebagai warga kelurahan Garegeh kota Bukittinggi, Da Oz mengatakan, mereka sangat bangga sekali bisa tampil dan membawa nama kelurahan Garegeh di pentas internasional.

"Kami juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu sanggar Gastarana baik bantuan secara moril maupun materil, sehingga pada akhirnya kami bisa memenuhi undangan untuk mengisi acara Bulan Indonesia di kantor Pusat UNESCO Paris Prancis", ungkap pria yanh akrab disapa dengan Da Oz ini.

Rombongan sanggar Gastarana berangkat dari Bukittinggi ke Paris sebanyak 9 (sembilan) orang, dan untuk biaya keberangkatan menuju Paris, Da Oz mengaku mereka bahkan sampai berhutang kepada seseorang. 

"Untuk berangkat ke sini, kami harus berhutang pada seseorang", terang Da Oz.

Da Oz berharap, setiba mereka nanti di Indonesia, bakalan ada pihak-pihak dermawan baik itu pejabat pemerintah maupun swasta yang mau membatu dalam membayar utang biaya perjalanan mereka ke Paris.

Sementara itu, salah satu tokoh pemerhati budaya Bukittinggi, Ramdalel 
sangat apresiasi sekali dan ikut berbanngga hati atas diundang serta tampilnya Sanggar Gastarana di Paris.

"Kami, dari sekumpulan pemerhati budaya, tentunya amat berbangga akan prestasi (invatitation) yang didapatkan oleh sanggar Gastarana ini. Karena memang amat bersejarah dan sangat fantastis dalam dunia seni pementasan. Apalagi, ini murni sebuah undangan dari dunia international", ungkap Pendiri Dewan Kesenian Tanah Datar ini.

"Sekali lagi, kami sangat bersyukur dan mendoakan pementasan disana itu, akan berlangsung dengan baik, apik dan menarik.  Dengan begitu, kepada adik-adik Gastarana, untuk juga dapat menjaga diri serta menata waktu, agar semua berlangsung sebagaimana harapan juga tantangan yang akan ditampilkan", tukasnya.

Sementara tokoh generasi muda Bukittinggi, Yofialdi M Jufri mengaku selaku warga Bukittinggi juga turut bangga atas prestasi yang diraih oleh sanggar Gastarana di pentas internasional.

"Keberhasilan Sanggar Gastarana mentas di panggung internasional ini merupakan sebuah kebanggaan bagi Saya sebagai masyarakat Bukittinggi, dan sanggar Gastarana ini merupakan aset yang sangat berharga bagi kita semua", ujar Yofialdi

Yofialdi melanjutkan, bahwa sanggar Gastarana patut dilestrikan dan diberi perhatian lebih oleh setiap stakeholder, termasuk oleh Pemko Bukittinggi, karena dengan adanya perhatian lebih dari setiap stakeholder, maka bisa membantu kemajuan serta perkembangan terhadap sanggar Gastarana dan sanggar-sanggar lain yang ada di kota Bukittinggi.(*)

Foto: Handiwarman Saputra (tengah) bersama Yofialdi (kanan), Ibrahim (kiri).
Infonusantara.net,Bukittinggi  Handiwirman Saputra jadi satu-satunya seniman Indonesia yang diundang khusus Paviliun Internasional di ajang Venice Art Biennale (VAB) ke-58, di kota Venice, Italia. 

Seniman yang berasal dari kota Bukittinggi ini akan memboyong karya-karyanya pada pameran seni tertua dan terbesar di dunia tersebut hingga 24 November 2019 nanti.

Handiwarman merupakan orang Indonesia ketiga yang ikut ambil bagian di ajang Venice Art Biennale ini. Sebelumnya, pada tahun 1958 ada Affandi, dan Heri Dono pada tahun 1990.

Venice Art Biennale merupakan pameran seni tertua, terbesar dan terkemuka di dunia, dimulai pada tahun 1895, dan menjadi barometer karya-karya seni bernilai tinggi, dan diikuti oleh 90 negara.

"Ada empat obyek karya seni instalasi dan satu buah lukisan yang akan dipamerkan paja ajang Venice Art Biennale tersebut," ucap Alumni SMA 1 N Bukittinggi, Jumat (21/06) via pesan WhatsApp.

Salah satu karya seni instalasi yang bakal dipajang oleh pria yang akrab dipanggil dengan sapaan Kamang ini adalah karya berbentuk pemangkasan tanaman yang dipotong-potong, lalu tumbuh lagi.

"Untuk mendapatkan bentuk tanaman yang diharapkan, kita memotong-motongnya. Itu ada maksud dan tujuan filosofisnya," lanjut Handiwirman yang juga merupakan Alumni SMP 1 N Bukittinggi ini.

Sementara Yofialdi M. Jufri salah satu pengurus Masika ICMI Sumbar sekaligus perwakilan dari Santri Preneur Sumbar sempat berkunjung ke kediaman Handiwirman di Yogyakarta beberapa waktu yang lalu, turut bahagia dan senang ketika mendengar bahwa kawan satu sekolah, satu kampung dan satu permainan denganya ikut pameran  pada ajang internasional sekelas ajang Venice Art Biennale tersebut.

“Saya ikut bangga dan senang ketika mengetahui bahwa karya-karya seniman asal Sumbar, yakni Handiwirman akan dipajang di ajang Venice Art Biennale. Dan, Saya tidak terkejut akan itu, karena sepanjang yang Saya ketahui, sosok dari Handiwirman adalah seorang seniman yang sederhana, cerdas, kreatif, pekerja keras, dan paling penting beliau adalah sosok seniman idealis yang berkarya tidak diperbudak oleh materi,” ungkap pria yang akrab di panggil Yofi ini.

Sementara Ibrahim salah satu dosen di ISI Padang Panjang yang juga ikut berkunjung ke kediaman Handiwirman bersama Yofialdi M. Jufri pada saat itu mengungkapkan bawah mereka bertiga memiliki tujuan dan visi yang sama untuk mendorong anak-anak muda Sumbar untuk berkarya seperti senior-senior mereka di Yogyakarta.

“Kita berharap, anak-anak muda Sumbar juga bisa berkarya seperti Handiwirman yang mana, karyanya sudah mendunia. Kita akan berjuang bersama untuk saling besar dan membesarkan sehingga karya seni anak-anak muda Sumbar nantinya juga bisa mendunia,” ungkap Ibrahim yang juga merupakan Ketua Sakato Art Community.

Lau Ibrahim melanjutkan, bahwa pada kesempatan itu, mereka bertiga juga berkeinginan untuk membuat agenda tahunan untuk melaksanakan ajang pameran karya seni anak muda atau seniman di Sumbar.

“Pada 2018 lalu, di Sumbar telah dilaksanakan pameran lukisan di Bukittinggi, dan kita berharap event tahunan pameran karya-karya seni di Sumbar bisa dilakasnakan secara rutin dan berkesinambungan,” tambah dosen ISI Padang Panjang ini.

Baik Handiwirman, Ibrahim maupun Yofialdi berharap semua pihak bisa membantu terselenggaranya event tahunan pameran karya seni dari seniman Sumbar, seperti Yogya Art dan Venice Art.(Inf/Sat)

Kepala Seksi PHU Kemenag Kota Bukittinggi H. M. Arsyad.
INFO (Kota Bukittinggi)- Pemberangkatan Calon Jama'ah Haji musim haji tahun 2018 (1439 Hijriah) akan segera tiba, walau masih berjarak sekitar lebih sebulan lebih lagi namun para jamaah calon Haji khususnya untuk kota Bukittinggi diharapkan mulai mempersiapkan fisik dan mental serta mematangkan pengetahuan manasik haji.

Jamaah Calon Haji Kota Bukittinggi yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji pada tahap 1 (16 April s.d 4 Mei 2018) yang lalu berjumlah 286 orang dan untuk pelunasan tahap 2 (16-25 Mei 2018) 63  orang. Secara keseluruhan Jama'ah Calon Haji Kota Bukittinggi yang sudah melunasi BPIH sebanyak 349 orang jamaah diluar cadangan yang juga sudah melunasi sebanyak 9 orang.

Berdasarkan informasi yang diberikan Kepala Seksi PHU Kemenag Kota Bukittinggi H. M. Arsyad di Ruangan Kerjanya Senin, 28/05/2018.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji Dan Umrah Kota Bukittinggi H. M. Arsyad menyampaikan "Dari total jumlah 349 orang Jama'ah calon Haji Kota Bukittinggi yang telah melunasi Biaya Pperjalan Ibadah Haji tersebut terdapat 15 orang  Jama'ah Calon Haji yang mutasi ke Kabupaten/Kota lain dan terdapat 1 orang yang mengundurkan diri berangkat setelah melakukan pelunasan sehingga tidak dihitung sebagai Jama'ah Calon Haji yang akan berangkat dari Kota Bukittinggi pada musim haji tahun 2018 ini," tuturnya.

Lebih lanjut kata H. M. Arsyad selain pengurangan juga ada penambahan 23 orang Jama'ah Calon Haji berasal dari Kabupaten/Kota lain yang masuk mutasi ke kota Bukittinggi serta telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji di tempat asalnya sehingga Jama'ah Calon Haji Kota Bukittinggi  yang tercatat akan berangkat berjumlah 356 orang.

"Kita berharap kepada semua jamaah calon Haji yang telah melunasi  Biaya Perjalanan Ibadah Haji agar selalu menjaga kesehatan serta memantapkan ilmu manasik yang sudah didapat sembari menunggu pemantapan pada manasik tingkat Kota nantinya agar keberangkatannya bisa dengan aman, lancar dan mendapatkan haji yang mabrur/mabrurah," tutupnya (Sy)

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.