Padang Panjang Nyatakan Siap Laksanakan PTM Senin Depan

PadangPanjang,infonusanatara.net - Wakil Walikota, Drs. Asrul menyatakan Kota Padang Panjang siap menjalankan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang akan dimulai Senin, 11 Januari. 

"Kami meninjau sejumlah sekolah dari semua tingkatan yang dibagi dua tim.  Alhamdullilah kesiapan cukup bagus. Insyaa Allah tetap muka bisa dilaksanakan Senin depan," ungkap Asrul seusai memonitor persiapan sekolah di seluruh tingkatan bersama Forkopimda, Jumat (8/1/2021).

Asrul menjelaskan, kesiapan sudah dimulai dengan melakukan test swab kepada guru. Kemudian dari pengamatan di sejumlah sekolah,  sudah menerapkan protokol kesehatan seperti menyediakan tempat cuci tangan, thermogun, kelas dengan jarak dan jumlah yang diatur. 

"Murid yang mengikuti PTM, mendapat izin orang tua, ini telah dilaksanakan oleh sekolah. Memang ada beberapa orang tua yang tidak mengizinkan tatap muka. Kita tidak memaksa, siswa bisa belajar secara daring," lanjut Asrul.

Terkait sekolah asrama, kata Asrul siswa yang akan masuk harus disertai dengan surat keterangan bebas Covid-19. "Bila belum memiliki surat keterangan, bisa menghubungi pihak sekolah. Pemko akan memfasilitasi dengan swab gratis. Sampai hasilnya keluar, murid diisolasi sementara di ruangan tertentu di asrama.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Drs. M. Ali Thabrani, M.Pd  mengatakan, menyikapi SKB menteri perihal PTM di semester  genap, pihaknya langsung membentuk tim yang memastikan semua sekolah siap dari segi sarana dan prasarana. 

"Semua sudah memenuhi syarat. Guru sudah diswab, kesiapan administrasi, persetujuan orang tua dan komite sekolah. Siswa tidak dipaksa PTM, bila tidak berkenan bisa dengan pembelajaran jarak jauh," katanya.

Ali Thabrani menjelaskan jumlah guru dan tenaga pendidik (tendik) seluruh tingkatan di Kota Padang Panjang jalani swab test di bawah naungan Disdikbud sejumlah 1.249 orang, di bawah naungan Kemenag 707 orang. Di bawah naungan Provinsi Sumbar, SLTA sebanyak 264 guru , SMK sebanyak 362 guru, dan SLB 47 guru. 

"Bila guru dinyatakan positif, akan diisolasi. Hasilnya sudah keluar sebelum PTM," katanya. 

Tim satu yang dipimpin Asrul, meninjau SMPN 3, SD 11 Ekor Lubuk, SMAN 1 dan SMPN 5. Sementara Tim dua yang dipimpin Ketua DPRD Mardiansyah, A.Md memonitor ke SMPN I, SD kompleks di Kelurahan Gumala , SMAN II, dan SMA I Sumbar. (Lala/kmf).



Editor : Heri Suprianto

[blogger]

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.