Pos polisi di dekat patung kuda yang diduga dibakar. (CNN Indonesia/Ryan Hadi Suhendra)

Infonusantara.net - Di tengah aksi demo tolak omnibus law UU Ciptaker, sebuah pos polisi yang berada di Jalan Medan Merdeka Barat, tepatnya di dekat pintu silang Monas diduga dibakar.

Dilansir dari CNNIndonesia.com,sekitar pukul 15.20 WIB api masih menyala di pos polisi tersebut. Selain itu, massa aksi tolak ombibus law terlihat tak menjauh dari arah pos polisi yang hangus tersebut. Selain itu, belum ada upaya pemadaman api itu baik, termasuk oleh polisi penjaga. 

Sementara itu, dari arah barikade polisi yang ada di kawasan Medan Merdeka Barat terlihat ada lontaran-lontaran gas air mata juga meriam air yang dikerahkan. Beberapa saat kemudian, massa terpencar di mana salah satunya mengarah ke Gondang Dia.

Selain di arah demo massa tolak omnibus law Ciptaker yang berada di kawasan Thamrin menuju Istana Kepresidenan, dari arah Harmoni juga massa terlibat bentrok dengan polisi.

Pada waktu yang bersamaan sekitar pukul 14.30an WIB tadi polisi di dua titik tersebut berupaya membubarkan massa dengan water cannon maupun gas air mata.

Massa aksi yang terdiri dari berbagai elemen, termasuk mahasiswa, itu bermaksud menuju Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara untuk memprotes Omnibus Law UU Ciptaker yang disahkan pemerintah dan DPR lewat rapat Paripurna pada Senin (5/10).

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sendiri saat ini tengah berada di Kalimantan tengah untuk melakukan kunjungan kerja meninjau food estate.


 
Top