Ilustrasi (istimewa)
INFONUSANTARA.NET
Kasus konfirmasi positif covid-19 pecah rekor dalam tiga hari berturut-turut. Selama rentang waktu 23-25 September 2020, tambahan kasus positif mengalami peningkatan.

Berdasarkan grafik pada laman https://covid19.go.id/peta-sebaran, kasus covid-19 menembus angka 4.000 kasus pertama kali pada 19 September yakni 4.168 kasus, kemudian sempat turun keesokan harinya 3.989 kasus.

Sejak itu, kasus terus berada di angka 4.000-an kasus, pecah rekor berturut-turut terjadi pada 23 September (4.465 kasus), 24 September (4.634), dan hari ini 25 September (4.823).

Dalam tiga hari saja kasus positif bertambah 13.922 kasus. Secara nasional, akumulasi kasus positif per hari ini mencapai 266.845 kasus, 196.196 sembuh, dan 10.218 meninggal dunia.

Data harian Satgas Covid-19 juga mencatat lima provinsi yang konsisten menjadi daerah dengan sebaran positif terbanyak selama tiga hari berturut-turut, di antaranya adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatra Barat.

Di Provinsi DKI Jakarta tambahan kasus positif 3 hari berturut-turut yakni 1.133 (23/9), 1.044 (24/9), 1.171 (25/9). Selama tiga hari, total kasus di ibu kota tercatat 3.348 kasus.

Lalu di Jabar total kasus selama tiga hari adalah 2.054 kasus, dengan rincian 516 kasus (23/9), 804 kasus (24/9), dan 734 kasus (25/9).

Tambahan 1.022 kasus di Jateng dengan rincian 257 (23/9), 434 (24/9), 331 (25/9). Kemudian 974 kasus di Jatim dalam tiga hari yakni 338 (23/9), 343 (24/9), dan 293 (25/9).

Sementara di Sumbar akumulasi kasus selama tiga hari adalah 714 kasus dengan rincian 204 (23/9), 302 (24/9), 208 (25/9).

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito sebelumnya pernah menyinggung soal kenaikan kasus positif covid-19 di Indonesia. Menurutnya kenaikan kasus positif disebabkan oleh perilaku masyarakat yang masih abai protokol kesehatan.

Ia bahkan menyebut masyarakat seolah-olah tidak memiliki empati meskipun telah mengetahui banyak korban akibat pandemi covid-19.

"Seiring dengan berjalannya waktu, kami melihat masyarakat semakin lengah, mengabaikan protokol kesehatan. Masyarakat seolah tidak memiliki empati meski telah menyaksikan begitu banyak korban yang muncul setiap hari karena positif covid-19," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (24/9).

Lebih lanjut, kasus kematian covid-19 tembus angka 10 ribu kasus pada 24 September ini tepatnya 10.015 kasus kematian. Kasus kematian tertinggi terjadi pada 22 September yakni 160 kasus kematian dalam sehari.

Selain itu, kasus sembuh terus fluktuatif hingga menunjukan tren peningkatan sejak 21 September. Kasus sembuh terus 3.000-4000 kasus. Rekor kasus sembuh tercatat pada hari ini yaitu 4.343 kasus dalam sehari. Sebelumnya rekor sembuh terjadi pada 18 September 4.088 kasus.
Sumber:CNNIndonesia

INFO NUSANTARA PERSADA
 
Top