July 2020

Budi Syahrial Anggota Komisi I DPRD Kota Padang Fraksi Gerindr
                       Infonusantara.net
PADANG - Fraksi Gerindra DPRD Padang mengirimkan surat resmi kepada Ketua DPRD Padang Syafrial Kani perihal untuk mengajukan hak interpelasi terhadap Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah.

"Kami, dari Fraksi Partai Gerindra Kota Padang, mengajukan hak interpelasi terhadap saudara Walikota Padang," demikian petikan surat Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang tersebut.

Anggota DPRD Kota Padang Budi Syahrial membenarkan bahwa dari Fraksi Gerindra telah mengajukan hak interpelasi terhadap Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah.

Dikatakan Budi, yang jelas dalam pengajuan hak interpelasi terhadap walikota ini syarat minimal nya dalam aturan kan sudah terpenuhi, yakni 7 orang anggota dewan dari dua fraksi berbeda.

"Untuk Fraksi Gerindra sendiri sudah ditandatangani oleh 11 orang anggota fraksi. Kemudian 1 orang dari Fraksi Golkar PDI Perjuangan dan 1 orang dari Fraksi Demokrat ikut menandatangani surat hak interpelasi ini, " jelas Budi Syahrial via seluler nya ketika di hubungi Infonusantara.net (31/7) 

Surat pengajuan hak interpelasi itu bernomor 009/B/F.GER/DPRD-Pdg/VII-2020. Suratnya ditandatangani Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye dan Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Padang Muzni Zen, Rabu kemarin,dan tinggal menunggu nomor register dari Sekwan kemudian baru dipanggil walikota.

Dalam surat tersebut, dijelaskan 3 alasan pengajuan interpelasi. Salah satunya mempertanyakan kelanjutan pembagian BLT dari Pemko Padang sesuai Peraturan Walikota (Perwako Nomor 33 Tahun 2020)

Kemudian meminta Walikota Padang  memaparkan permasalahan masih belum terealisasinya penyaluran tahap selanjutnya BLT tersebut. Dan hal-hal yang berkaitan dengan persoalan penggunaan anggaran Covid-19. Demikian poin materi interpelasi dari Fraksi Gerindra DPRD Padang.

Lebih lanjut Budi Syahrial menyampaikan, permasalahan masih belum terealisasinya penyaluran tahap selanjutnya terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) menjadi pertanyaan besar. Padahal untuk BLT itu ada anggaran nya Rp 77 Miliar dan dari anggaran penyaluran BLT tahap awal sebesar Rp 45 Miliar dan dikembalikan kembali Rp 6 Miliar karena terjadi kesalahan data. ada yang sudah meninggal, data ganda namun masuk data penerima bantuan.

Nah kalau anggaran itu di gabung berarti ada sekitar Rp 83 Miliar dan itu cukup untuk dua kali penyaluran BLT. Namun hingga saat ini tidak ada kejelasan nya. 

Alasan yang kita peroleh tetap masalah laporan. Seharusnya bagi loporan yang tidak ada permasalahan dibagikan saja dan yang bermasalah menyusul nantinya.Jangan persoalan ini dijadikan kesan politis, atau ada kesengajaan dimana nanti di perkirakan saja dana BLT ini disalurkan di September dekat jelang Pilgub. 

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar Andre Rosiade menginstruksikan Fraksi Gerindra DPRD Padang untuk menginterpelasi Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah. Andre menyebut Mahyeldi tak memenuhi janjinya terkait BLT Corona. Setiap hari kami menerima keluhan soal pencairan dana BLT ini. 

"Jangankan tiga bulan sesuai yang dijanjikan, yang satu bulan di tahap pertama saja masih banyak yang belum mendapat BLT.  Kita minta kawan-kawan fraksi Gerindra mempertanyakan itu. Jangan sampai janji sebagai walikota tidak dipenuhi, tapi sibuk mengejar mimpi menjadi gubernur," pungkasnya.(Inf)


Infonusantara.net
PADANG - Dalam rangka peningkatkan PAD Kota Padang perlu segera dilakukan kaji ulang kembali dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terhadap perhitungan pendapatan daerah yang didapat dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Teluk Bayur, Padang .
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Padang Boby Rustam menegaskan pembangunan kota ini kedepannya akan lebih baik lagi di segala sektor tentunya dengan membutuhkan anggaran yang cukup besar.

Dari mana anggaran itu diambilkan sebut Boby Rustam, ya sudah pastinya melalui pencapaian pendapatan daerah maksimal.

Untuk itu kata Boby Rustam, dalam rangka untuk peningkatan pendapatan daerah, ia meminta kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang untuk segera melakukan kajian ulang terhadap perhitungan pendapatan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang diterima dari pihak PT Pelindo II Cabang Teluk Bayur, yang berada di kawasan Kecamatan Padang Selatan tersebut. 

Ia mengatakan bahwasanya PT Pelindo II Cabang Teluk Bayur, pada prinsipnya sudah memasuki kawasan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Dimana kawasan yang masuk dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), menjadi prioritas oleh pemerintah sebagai ladang pendapatan.

"Selain itu untuk diketahui bahwa saat ini sudah banyak perusahaan- perusahan asing yang bercokol di kawasan pelabuhan Teluk Bayur, dan baru - baru ini berdiri salah satunya perusahan asing yang bernama Asia Agro. Ini tidak tanggung-tanggung besar perusahaan nya, dengan kapasitas sekian ribuan ton konsumsi nya, " sebut Boby Rustam wakil rakyat putra Teluk Bayur ini, kemarin pada awak media.

Dalam hal ini, dinas terkait harus mendata kembali dan harus tahu apa - apa saja perusahan yang ada saat ini di kawasan PT Pelindo II CabangTeluk Bayur.

Lebih lanjut disampaikan Boby Rustam, dalam pembahasan KUA PPAS APBD TA 2O21 bersama Bapenda beberapa waktu lalu, kata Boby , masa iya, Semen Padang saja mampu memberikan untuk pendapatan daerah sebesar Rp.9,5 Miliar, sementara Semen Padang juga membayar pajak pada PT Pelindo II Cabang Teluk Bayur, seperti pajak sewa dermaga.


Pelabuhan Teluk Bayur Kota Padang(ist)
Dan pada kenyataannya kok, PT Pelindo II Cabang Teluk Bayur cuma sanggup Rp2 milar, sementara pemasukan yang dihasilkan melalui pelabuhan ini sangat luar biasa besarnya.Bisa dikatakan dipelabuhan ini transaksinya hitungannya adalah Dollar. 

Disamping itu, tak hanya pedapatan dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), tapi juga dari sektor perparkiran yang terlalu monoton tidak ada peningkatan sama sekali dan juga masalah piutang yang sangat lamban penanganannya. 

Seperti persoalan SPR contohnya, tunggakkan pajak yang sudah sekian lama dengan jumlah yang tak sedikit, tak terlihat penanganan serius dari pemko, serta sektor - sektor lain yang perlu dikaji ulang.

"Nah ini perlu untuk disikapi Bapenda serta dinas terkait lainnya guna peningkatan pendapatan daerah," pungkas kader Gerindra Kota Padang ini (Inf)


INFO NUSANTARA PERSADA


Infonusantara.net
PADANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang menggelar diskusi dengan wartawan media siber, Rabu (29/7). Hal itu dilakukan untuk mensosialisasikan Pilgub Sumbar 2020, terutama soal data pemilih.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua KPU Kota Padang Riki Eka Putra. Hadir pada kesempatan itu, Komisioner KPU, Sekretaris KPU Kota Padang dan jajaran KPU Kota Padang lainnya.

Bertindak sebagai narasumber pada kegiatan tersebut, mantan Ketua KPU Sumbar Mufti Syarfie dan Ketua Devisi Data KPU Sumbar Arianto dengan moderator Kasubag Teknis KPU Padang, Sutrisno.

“Kami berharap, rekan-rekan media untuk membantu KPU mensosialisasikan tahapan-tahapan Pilkada, sehingga partisipasi pemilih meningkat di Pilkada 9 Desember 2020, mendatang,” kata Riki Eka Putra.

Dikatakan Riki, KPU Kota Padang sudah melakukan verifikasi faktual calon Gubernur dan Wakil Gubernur dari jalur perseorangan.

“Saat ini, kita melakukan tahapan pencocokan, penelitian pemutakhiran data pemilih warga Kota Padang,” ujarnya.

Menurutnya, dalam pencocokan dan penelitian data pemilih tersebut, dibutuhkan partisipasi dan perhatian yang tinggi dari warga kota.

“Apalagi di masa pendemi Covid-19 ini, tentu sangat dibutuhkan partisipasi aktif dan perhatian warga kota,” jelasnya.

Dikatakannya, bentuk pencocokan dan penelitian pemilihan ini adalah petugas melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga Kota Padang.

“Kami harap warga dapat menerima petugas yang datang dengan baik, sehingga tugas mereka berjalan dengan baik dan benar,” katanya.

Dia mengatakan, jika pemilih sudah ada di daftar model A, petugas tinggal mencocokan saja lagi.

“Petugas juga mengunjungi rumah warga yang baru dan juga warga yang belum terdata sebagai pemilih, tapi sudah punya hak pilih,” cakapnya.

Dikatakan Riki, pelaksanaan tahapan Coklit tersebut sebetulnya sudah dimulai sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2020 mendatang.

Lebih lanjut ia menyebutkan di Padang sendiri sudah ditetapkan sekitar 1.936 TPS. Maka PPDP akan bekerja berbasiskan TPS atau hanya di ruang lingkup TPS.

“Jumlah pemilih yang akan menggunakan hak suaranya dalam satu TPS diperkirakan sekitar 200 sampai 500 hak suara. Kemungkinan di Padang hanya mencapai 200 hingga 300 hak suara dalam satu TPS,” kata dia.

Saat melakukan Coklit nantinya, seluruh PPDP yang bertugas kelapangan sebanyak1936 orang tersebar di 104 kelurahan tetap menerapkan protokol kesehatan Corona Virus Disease (COVID-19) dengan menggunakan alat pelindung diri berupa alat pelindung wajah, masker dan sarung tangan.

“Selain itu masyarakat juga bisa mengecek datanya secara daring apakah sudah masuk daftar pemilih tetap (DPT) atau belum melalui https://lindungihakpilihmu.kpu.go.id/​, bisa juga  melalui WhatsApp Center KPU Padang di nomor 082268082788," pungkasnya.(Inf)

INFO NUSANTARA PERSADA





Anggota DPRD Kota Padang Zulhardi Z Latif Langsung ke Lapangan Meninjau Lokasi yang Akan di lakukan pengecoran
Infonuntara.net
PADANG --Anggota DPRD Kota Padang Zulhardi Z Latif,SH.MM terjun langsung ke lokasi yang akan di lakukan pengecoran di Kecamatan Kuranji Kota Padang, Rabu (29/7)

Dalam kunjungannya Zulhardi yang akrab di panggil buya ini terjun langsung ke beberapa titik pengecoran yang di dampingi langsung oleh PU kota Padang. Ini bertujuan agar nantinya titik - titik pengecoran yang sudah di programkan tidak terjadi salah sasaran atau salah tempat.

Adapun titik-titik lokasi yang akan dilakukan pengecoran yakni di RW 01Kelurahan Kuranji dekat makam pahlawan Kuranji kompleks kemilau permata sepanjang 175 Meter, RW 02 Kelurahan Kuranji jalan taduh Simpang Akhirat sepanjang 183 Meter dan RW 05 RT 03 Kelurahan Kuranji sepanjang 125 Meter.

Zulhardi Z.Latif menyampaikan kepada masyarakat yang mendapatkan bantuan atau program pengecoran ini agar selalu bekerjasama dengan pihak yang terkait nantinya, agar pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan sebaik-baiknya."Jangan nanti waktu datang orang yang akan melakukan pengecoran jalan terhenti karena masalah tanah serta masalah lainnya," katanya.

Ditegaskan, tentu kita sangat berharap nantinya peran dari RT dan RW yang ada di masing-masing tempat, bisa nantinya mengakomodir masalah ini nantinya. sehingga warga yang sudah lama membutuhkan bantuan pengecoran jalan ini bisa terealisasi dan merasakan manfaat dari pengecoran jalan ini.

Dalam kunjungannya ini Zulhardi juga di sambut oleh tokoh masyarakat yang ada di lokasi tersebut, dalam pertemuan ini warga atau tokoh masyarakat yang di panggil Ijaf sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh buya ini, karena kami sangat terasa sekali kendala apabila jalan tidak ada.

Ijaf juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Zulhardi Z Latif yang sudah mendengarkan aspirasi warga yang ada di dapilnya khususnya tempat kami di kelurahan Kuranji.

"Tidak sia- sia kami memilih anggota DPRD, karena selama dua periode beliau menjadi anggota DPRD Kota Padang sudah banyak bantuan yang sudah di realisasikan di wilayah kami di Kecamatan Kuranji dan ini adalah salah satu programnya dan masih banyak lagi program -progran beliau yang tidak bisa di sebutkan satu-persatu karena semakin banyaknya,"pungkasnya.(Inf/dori)

Penyerahan SK DPP ke Mulyadi-Ali Mukhni langsung oleh Ketua Umum Zulkfili Hasan.
Infonusantara.net
PADANG – Terjawab sudah teka-teki yang menggelayut di benak masyarakat Sumbar. Debat lapau pun mereda seiring dipublisnya jawaban Ir. H Mulyadi, Amghota DPR RI yang telah memastikan mengandeng Bupati Padang Pariaman H Ali Mukhni untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pillada) Sumbar 2020.

Sumber terpercaya media ini di DPP PAN, Sabtu (25/7)  memastikan bahwa Surat Keputusan (SK) DPP PAN untuk pasangan Mulyadi dan Ali Mukhni telah diteken Ketua Umum Zulkifli Hasan dan Sekjen DPP PAN.

“Sudah, PAN usung pak Mulyadi-Ali Mukhni ke Pilkada Gubernur Sumbar 2020,” ujar sumber media ini via pesan whatsapp.

Tak hanya sekedar kabar SK diteken Ketum PAN, bahkan hari Minggu ini (26/7) di jadwalkan penyerahan SK DPP ke Mulyadi-Ali Mukhni langsung oleh Ketua Umum Zulkfili Hasan.

“Insya Allah Pak Zul serahkan SK kepada Paslon usungan PAN ke Pilkada Sumbar di Jakarta,” ujarnya lagi.

Seperti santer di Sumbar, bahwa Anggota DPR RI Mulyadi yang merupakan Ketua DPW Partai Demokrat Sumbar dan Ali Mukhni selain Bupati Padang Pariaman juga Ketua DPW PAN Sumbar, sejak webinars dilaksanakan Spektrum Politica beberpa waktu lalu, kedua tokoh ini sudah saling melempar pujian.

Bahkan bocoran sebuah lembaga suver nasional menempatkan Mulyadi-Ali Mukhni tertinggi elektabilitasnya. Lembaga survey kredibel itu pun menyatakan jika Pilkada dilaksanakan hari ini menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar adalah Mulyadi dan Ali Mukhni (survey periode Juni 2020).

Sementara rivalitas di bursa Pilkada Sumbar, Nasrul Abit-Indra Catri diusung Partai Gerindra dan Mahyeldi-Audy diusung PKS-PPP menguntit jauh di belakang Paslon yang diusung PAN dan Demorkat ini.

Sedangkan Mulyadi dihubungi membenarkan soal terbitnya SK DPP PAN mengusung dirinya dengan Ali Mukhni.

“Allhamdulillah, betul sudah ditandatangani oleh Ketua Umum DPP PAN, Pak Zulkifli Hasan,” ujar Mulyadi singkat. (ms/rls/ald).

INFO NUSANTARA PERSADA


Irwan Basir Dt Rajo Alam (baju orange) ikut membantu Goro bersama warga Pasa Lalang
Infonusantara.net
PADANG -- Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (DPD LPM), Irwan Basir Dt. Rajo Alam, mengapresiasi kegiatan gotong-royong (goro) warga Pasa Lalang Kelurahan Kuranji Kecamatan Kuranji Kota Padang.

Pasalnya, kegiatan goro tersebut merupakan warisan budaya nenek moyang bangsa Indonesia yang perlu dipertahankan sampai kapan pun.

"Karena dalam bergoro itu banyak terkandung nilai-nilai kearifan lokal bagaimana kita hidup bersosial masyarakat. Oleh sebab itu, mari kita bekerjasama bukan sama-sama bekerja," ungkapnya usai menghadiri kegiatan goro warga mengecor lantai masjid di daerah setempat, Minggu (26/7/2020).

Menurutnya, dalam beberapa dasawarsa ini, budaya goro di tengah-tengah masyarakat sepertinya sudah memulai memudar. Penyebabnya, pengaruh negatif globalisasi yang lebih menonjolkan kepentingan individual.

"Padahal kita tahu, dengan bergoro ini pekerjaan seberat apa pun bisa menjadi ringan kalau kita kerjakan bersama-sama tanpa pamrih. Ini patut kita syukuri," ucap Ketua MPA KAN Pauh IX Kuranji itu mengingatkan.

Untuk itu, ia berharap kepada tokoh-tokoh masyarakat, alim ulama, cerdik-pandai dan unsur pemerintahan hendaknya bisa bersinergi dalam mempertahankan budaya leluhur tersebut dan mewariskannya kepada generasi sekarang dan yang akan datang.

"Kalau sudah tertanam nilai-nilai sosial itu kepada anak-anak kita sejak kecil, Insya Allah sampai dia dewasa pasti tak akan pernah lupa dan akan selalu mengabdi untuk orang banyak," tukas Irwan Basir menambahkan.

Irwan Basir Dt Rajo Alam bersama Camat Kuranji Eka Putra Buhari dan masyarakat setempat

Hal senada juga disampaikan Camat Kuranji, Eka Putra Buhari yang turut hadir bersama Lurah Kuranji, Kasma Efendi Garda pada kesempatan tersebut.

Diakuinya, dari sekian banyak kampung dan kelurahan di Kecamatan Kuranji, Kampung Pasa Lalang Kelurahan Kuranji lah yang pertama dikunjunginya sejak dilantik jadi Camat Kuranji akhir Desember 2019 lalu.

"Jadi Kampung Pasa Lalang ini sudah tidak asing lagi bagi saya. Terus-terang saya kagum melihat semangat goro masyarakat di Kecamatan Kuranji ini pada umumnya," puji camat.

Soalnya, hampir setiap minggu, setiap warga yang ada di sembilan kelurahan selalu bergoro membersihkan lingkungannya masing-masing.

"Khusus di Pasa Lalang ini, tidak hanya dalam kondisi normal saja mereka bergoro. Dalam situasi darurat ketika masa-masa sulit covid-19 lalu, warga di sini tetap kompak saling membantu. Sehingga yang awalnya ada warga positif bisa berubah menjadi negatif karena terus diberikan dukungan moril oleh warga lainnya," beber camat dengan nada puas.

Sebagai bentuk kepeduliannya, baik Dt. Irwan Basir maupun Camat Kuranji sama-sama memberikan sumbangan untuk membantu pembangunan Masjid Nurul Yaqin Pasa Lalang tersebut.

Irwan Basir Dt. Rajo Alam memberikan bantuan 20 zak semen, sedangkan Camat Kuranji, Eka Putra Buhari memberikan sumbangan Rp500 ribu dari kocek pribadinya masing-masing.


Setelah makan bersama warga, Irwan Basir dan Camat Kuranji beserta rombongan juga meninjau kegiatan budi daya ikan kolam oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Ammico Jaya, masih wilayah Pasa Lalang tersebut. (noa)

INFO NUSANTARA PERSADA

Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang
Wismar Panjaitan dari PDI Perjuangan
Infonusantara.net
PADANG - Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang Wismar Panjaitan menyampaikan, sehubungan dengan Komisi IV yang membidangi urusan kesejahteraan rakyat yang meliputi pendidikan, kesehatan dan sosial, tentunya kita akan kawal kebijakan serta pengalokasian anggaran yang telah diusulkan melalui pembahasan KUA PPAS APBD 2021.

Mengenai pendidikan saat ini yang paling utama adalah masalah mengenai standar kompetensi tenaga pendidik, sarana prasarana dan keuangan.

Masalah di tenaga pendidik ini, kata Wismar mereka harus mengupdet terus ilmu nya. Bagaimana cara mengupdet ilmu tersebut, ya harus ada mengikuti pelatihan - pelatihan, bisa berupa diklat, penataran, seminar, workshop dan lainnya.

Begitupun kepala sekolah, mereka ini harus mendapatkan pelatihan ,karena kepala sekolah itu adalah manajer. Bagaimana seorang kepala sekolah ini agar bisa menciptakan kualitas dan standar mutu pendidikan melalui tenaga pendidik nya. Karena kualitas suatu pendidikan ditentukan oleh kapasitas dan kapabilitas seorang pendidik.

Selain itu mengenai sarana prasarana yang harus menunjang. Hal ini menyangkut kenyamanan dalam proses belajar mengajar di sekolah seperti perawatan gedung sekolah ,ruang kelas, pustaka, labor, lapangan olahraga, dan lainnya.

Dan kesemuanya itu tentunya haruslah didukung melalui sumber keuangan yang memadai dalam melaksanakan operasional di sekolah tersebut.

Lebih lanjut disampaikan, berbicara kedepannya dan terlepas dari pandemi Covid 19 ini, Wismar menegaskan, untuk dunia pendidikan, kita sudah harus berlari mengejar kualitas dan standar mutu pendidikan. Baik itu di sekolah negeri ataupun swasta.

Kedepan yang diutamakan itu adalah standar mutu pendidikan pada sekolah, bukan ber sekolah di negeri atau swasta. Dan harus kita ingat, bahwa bersekolah tak hanya sekedar untuk memperoleh ijazah saja, kalau ijazah tersebut tak bisa digunakan untuk masa depan mereka, untuk apa, "ujar Wismar Panjaitan,kemarin.

Setiap orang tua pasti menginginkan   anak mereka setelah tamat sekolah nanti menjadi manusia yang berguna, bisa menjadikan masa depan mereka lebih baik dan dapat bisa bersaing dalam dunia pekerjaan.

"Nah ini yang harus kita kawal dalam dunia pendidikan saat ini. Agar kedepannya lahir generasi penerus bangsa yang berkualitas," ujarnya.

Begitupun mengenai masalah kesehatan dan sosial tambah Wismar, diharapkan masalah kesehata dan sosial ini dijamin oleh negara atau pemerintah, paling tidak masyarakat ada rasa kenyamanan nya tentang kesehatan dan sosial ini karena sudah terjamin oleh negara ataupun pemerintah setempat.

 "Untuk itu kita di Komisi IV akan dorong dan kawal kebijakan pemerintah untuk masalah pendidikan, kesehatan dan sosial ini bagi masyarakat Kota Padang khususnya bagi masyarakat kita yang kurang mampu, " pungkasnya.

INFO NUSANTARA NET


Camat Lubuk Begalung Wilman Muchtar hadiri acara silaturahim di Poskamling RT 02 RW01 Kelurahan Tanjuang Aja Nan XX, Sabtu (25/7/2020) 
Infonusantara.net
PADANG,LUBEG -- Camat Lubuk Bagaluang Nan XX Wilman Muchtar menghadiri acara silaturahim antara Lurah, RT, RW serta warga masyarakat   Kelurahan Tanjuang Aua Nan XX di Poskamling RT 02 RW 01, Sabtu ( 25/7/20).

Kehadiran Camat Wilman Muchtar telah dinantikan warga RT 02 RW 01 dengan menyuguhkan hidangan lontong malam dan minuman.

Dikesempatan tersebut Camat Wilman Muchtar didaulat untuk memberikan sambutan, dalam sambutannya Camat Wilman sangat senang dan bangga hadir di acara silaturahim ini. 

Camat Wilman juga bangga dengan warga RT 02 RW 01 yang telah mengangkat acara ini dengan sederhana dan penuh keakraban.

"Kegiatan ini yang sangat diharapkan, tidak perlu acaranya mewah  - mewah cukup sederhana, yang penting keakraban antara perangkat Kelurahan, RT, RW dan warga masyarakat tetap terjaga," ucap Wilman Muchtar.

Camat Wilman Muchtar juga mengatakan, dalam menjalin keakraban, kita perlu mengadakan Forum Kopi Setengah (Forkopsteng) yang artinya cukup dengan minum kopi setengah aspirasi warga dapat kita tampung. Forkopsteng ini sangat ampuh menjaring aspirasi warga dengan aparat pemerintahan.

"Forkopsteng ini nantinya akan kita terapkan pada setiap kelurahan dalam rangka menjaring aspirasi warga masyarakat untuk kemajuan pembangunan di Kota Padang," sebut camat multi talenta hoby nyanyi ini.

Lebih lanjut kata Wilman, kenapa Forkopsteng perlu diterapkan. Karena di dalam Forkopsteng masyarakat bebas menyampaikan aspirasi secara terbuka. Mungkin di forum resmi mereka takut atau tidak berani untuk menyampaikan aspirasi.

"Di Forkopsteng inilah mereka bisa terbuka menyampaikan aspirasi kepada kita semua," pungkas camat muda yang energik ini.

Sementara itu Lurah Tanjuang Aua Nan XX, Luxani mengucapkan terima kasih kepada Camat Lubuak Bagalung Nan XX yang telah bersedia hadir pada acara silaturahim ini.

"Semoga Forkopsteng yang diterapkan Camat Lubuak Begaluang Nan XX dapat menyalurkan aspirasi warga masyarakat untuk kemajuan pembangunan di kelurahan," ujar Luxani.
Ditambahkan Luxani, di Kelurahan Tanjuang Aua Nan XX, ada beberapa Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) yang telah berdiri,  nantinya akan kita pilih Poskamling yang bisa menjadi Icon untuk kelurahan.


"Kita berharap Poskamling yang berada di RT 02 RW 01 ini bisa mewakili Kelurahan Tanjuang Aua Nan XX untuk diperlombakan pada tingkat kecamatan," ungkapnya.(Inf*)

INFO NUSANTARA PERSADA


Infonusantara.net
PADANG - Setelah sukses memutus mata rantai penyebaran virus covid - 19 dan memutus Clusster Pagambiran dalam tempo kurang satu bulan, Tim Kapuyuak Kuniang mulai mengembangkan sayapnya dibuktikan dengan dibentuknya Perguruan Pencak Silat dengan nama Kapuyuak Kuniang Nagari Nan XX. 

Hal ini disampaikan oleh Andi Meirizal sebagai Koordinator Tim Kapuyuak Kuniang dalam rangka kegiatan Silaturrahmi serta kebulatan tekad dalam membangun Pampangan Kedepan di salah satu rumah Pemuka Masyarakat, Yanuar Ilyas yang beralamat di Jalan Bandes Pampangan,Sabtu (25/7).

Andi Meirizal menyampaikan bahwa kunci kesuksesan dalam memutus mata rantai penyebaran virus covid - 19 adalah kebersamaan dan saling percaya. Maka tak salah rasanya tidak kurang dalam satu bulan atau tepatnya dihari ke 24, Clusster Pagambiran yang tercatat sebagai Clusster Terbesar kedua di Sumatera Barat setelah Clusster Pasarraya bisa teratasi dengan cepat. 

Alhamdulillah dengan kebersamaan ini, kami dari Tim Kapuyuak Kuniang bersama Bapak Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas dan Lurah beserta LPM serta seluruh masyarakat di Kecamatan Lubuak Bagaluang bertekad secara bersama untuk segera memulangkan Si Corona ke kampung halamannya. 

Dengan demikian dengan niat tulus dan ikhlas tersebut, setelah mulai melandainya virus covid - 19 di Nagari Nan XX ini, maka Andi Meirizal bersama Pak Yanwar beserta beberapa tokoh tokoh masyarakat di Kelurahan Pampangan Nan XX berniat untuk mengembangkan sayap dengan memberikan latihan silat kepada anak anak sekitar. Dan berkat kebersamaan juga, Andi yang biasa dipanggil dengan Pak Ade ini mendirikan Perguruan Pencak Silat dengan nama yang sama yakni nya Perguruan Pencak Silat Kapuyuak Kuniang Nagari Nan XX. 

Pak Ade yang kali ini berniat maju kembali sebagai Ketua LPM Kelurahan Pampangan Nan XX, setelah lepas menjadi warga biasa selama periode ini. Yang salah satu program unggulan nya adalah mengaktifkan kembali kegiatan kegiatan bersifat keagamaan dan kebudayaan seperti membentuk Perguruan Silat, Randai, Penyelenggaraan Jenazah, Mengadakan Pekan Muharam dan lain sebagainya. Setiap program unggulan tersebut akan disingkronkan dengan kegiatan program pemerintah kota. 


Seperti yang disampaikan Yanwar Ilyas, salah seorang Pemuka Masyrakat, "Pak Ade wajib kita dukung karena beliau sudah berpengalaman baik kedalam maupun keluar. Dalam arti kata, Pak Ade ini dulu juga pernah menjabat sebagai Ketua LPM di Pampangan ini dan banyak yang sudah dibangunnya baik pembangunan phisik maupun pembangunan mental serta pembangunan SDM terhadap masyarakat. Apalagi beliau banyak kenal dengan pejabat baik dari kalangan eksekutif maupun legislatif. Jadi rugi rasanya kalau masyarakat tidak memilih kembali" tutup Yanwar.(*)

INFO NUSANTARA PERSADA

Dua Tersangka Narkoba Jenis Shabu (ist)
Infonusantara.net
Dharmasraya -- Lagi - lagi dua orang  pemuda yang diduga memakai dan menyimpan serta mengedarkan narkotika jenis shabu ditangkap oleh Satresnarkoba Polres Dharmasraya yang di pimpin lansung oleh Kasatresnarkoba Iptu Rajulan Harahap, SH, di daerah Kecamatan Pulau Punjung, Sabtu (25/07).

Dalam penangkapan tersebut diamankan sejumlah barang bukti narkotika jenis shabu dalam bentuk paket kecil.   

Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah, S.Ik.MT, melalui Kasatresnarkoba Iptu Rajulan Harahap.,SH, saat dihubungi melalui via telpon seluler mengatakan memang betul sekali pada hari ini, kami anggota Satresnarkoba Polres Dharmasraya telah mengamankan dua orang  pemuda,yang diduga memakai dan menyimpan narkotika jenis shabu di Kecamatan Pulau Punjung.

Kronologisnya berawal dari informasi masyarakat dengan adanya seorang yang melakukan, memakai dan menyimpan serta mengedarkan narkotika jenis shabu.Anggota kami melakukan penyilidikan terhadap informasi tersebut. 

Dalam penyelidikan awal tersebut, seorang pemuda yang berinisal RDI (35) kita amankan dengan barang bukti, 1 (satu) bungkus plastik bening yang berisikan 8 (delapan) paket kecil narkotika jenis shabu yang dibungkus dengan plastik bening. 

Juga kata Iptu Rajulan jajarannya mengmankan satu buah plastik bening berisikan tiga paket shabu dibungkus dengan plastik bening.di daerah di Jorong Pasir Putih Nagari Sungai Kambut Kecamatan Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya.

Untuk pelaku yang pertama ini adalah resedivis, dalam kasus pencurian. Kemudian anggota kami melakukan pengembangan terhadap pelaku yang pertama,dan anggota kami mengamankan pelaku yang kedua berinisial MSA (24) dari daerah yang sama.

Dari hasil penyilidikan dan penggeledahan terhadap pelaku ke dua di temukan barang bukti, satu unit handphone rusak warna kuning yang berisikan satu  paket kecil narkotika jenis shabu yang dibungkus dengan plastik bening, satu unit handphone lipat warna merah  merk strawberry, seperangkat alat hisab shabu.

Saat ini kedua orang pemuda dan barang buktinya kita amankan Polres Dharmasraya. Saat ini masih kita dalami dari mana didapat barang haram tersebut. Pelaku dijerat dengan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,Pasal 112,114 dan127,dimana ancaman hukumannya diatad sepuluh tahun penjara," pungkas Kasatresnarkoba, Rajulan. (MsX)

INFO NUSANTARA PERSADA



Infonusantara.net
Dharmasraya -- Dalam masa pademi Covid-19 masih saja beroperasi tempat hiburan malam dan karaoke tanpa izin yang berada di Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

Dan akhirnya, belasan pekerja karaoke (pemandu karaoke) diamankan oleh petugas Satpol PP Kabupaten Dharmasraya, pada Kamis malam (23/07). 

Belasan pekerja karoke ini,setelah diamankan dan dibawa ke kantor Satpol PP di kilometer 2 Pulau Punjung untuk dilakukan pendataan.

Menurut informasi, umumnya para perkerja karaoke tersebut berasal dari luar Kabupaten Dharmasraya, diantaranya dari Jawa Barat,Palembang, Jambi, Bengkulu kemudian Medan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Dharmasraya, Safrudin, S.Sos. Msi yang di dampingi Yunisman, S. Sos,Kabid Trantibum dan Damkar Satpol Dharmasraya mengatakan, tujuan kami dalam rangka membarantas penyakit masyarakat pada tempat hiburan malam karoke tanpa izin yang selama ini sudah marak di Kabupaten Dharmasraya.

Dengan adanya informasi marak tempat hiburan malam karaoke tanpa izin tersebut,dalam masa pademik Covid 19,kami menerapkan fiskal distesing dan menjalan kan protokol kesehatan yang berlaku.Apa lagi tempat hiburan malam ini tidak memiliki izin sama sekali, dan telah melanggar Peraturan Daerah Kabuapten Dharmasraya.

"Kami dari Satpol PP Kabupaten Dharamasraya terus menegakan peraturan daerah selama Kabupaten Dharmasraya berdiri,barang siapa yang melanggar peraturan daerah, akan kami tertibkan sesuai peraturan yang berlaku, " ujarnya.

Di tambahkan Kepala Satpol PP Kabupaten Dharmasraya, Safrudin,dari hasil penyelidikan dan keterangan dari para pekerja karaoke ini,kebanyakan  berasal dari luar kabupaten Dharmasraya. Untuk para kerja karoke hiburan malam yang di amankan sebanyak 19 orang yang semuanya wanita.

"Kita berharap kedepannya tidak ada lagi tempat hiburan malam karoke tanpa izin yang beroperasi di Kabupaten Dharmasraya ,apa lagi telah melanggar norma adat kita “Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah dalam masyarakat Minangkabau” dan melanggar  peraturan pemerintah yang saat ini sudah ada perdabnya dalam kasus ini," ucap, Kasat Pol PP, Safrudin, S.Sos.( MsX)

INFO NUSANTARA PERSADA


Infonusantara.net
PADANG - Humas Bank Nagari Padang, Muhammad Riza Harry Susanto menginformasikan, bank milik daerah yang telah siap konversi ke sistem syariah ini, tak hanya siap membantu pengelolaan keuangan masjid dan mushalla, melainkan juga siap mendampingi unit-unit bisnis yang dikelola Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang ada di ibu kota Provinsi Sumbar ini.

"Bank Nagari ingin masuk lebih jauh dalam pemberdayaan ummat. Bank Nagari akan ikut langsung mengembangkan ekosistem ekonomi berbasis syariah. Kami membuka pintu selebar-lebarnya pada setiap elemen masyarakat untuk saling bersinergi," ungkap Riza saat pelantikan Pengurus Cabang Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Padang Utara, Rabu (22/7/2020).

Sebelumnya, ungkap Riza, Bank Nagari telah menyediakan layanan QRIS bagi ummat yang akan membayarkan zakat, infak, sadaqah ataupun waqaf secara online. Layanan QRIS ini merupakan sistem pembayaran non tunai yang disediakan perbankan, untuk menjawab perubahan pola transaksi di masa depan.

"Konsep Bank Nagari Syariah untuk pengembangan ekosistem ekonomi ummat, akan kami paparkan pada Rakerda DMI Padang pada 25 Juli 2020 nanti," ungkap Riza.

Hal senada dikatakan Wakil Ketua Baznas Padang, Syafriadi Autid. Menurutnya, Banzas Padang siap mendukung pemberdayaan ekonomi ummat.

"Baznas Padang punya program khusus di sektor ekonomi ummat ini, Padang Bangkit," ungkapnya.

Ramaikan Kembali Masjid

Sementara, Ketua Harian DMI Kota Padang, Johardi Dt Bandaro Putiah menyampaikan permohonan maaf Ketua Umum DMI Padang, Maigus Nasir yang tak bisa melakukan pelantikan secara langsung.

"Karena tugas beliau sebagai anggota DPRD Sumbar, Pak Maigus hanya berkesempatan melantik 6 dari 11 pengurus cabang di Padang. Sebanyak 5 pengurus cabang tersisa, akan dilantik Kakan Kemenag Padang," ungkap Johardi.

Di kesempatan itu, Johardi mengingatkan DMI Padang Utara untuk menyiapkan program kerja. Selain itu, juga membentuk pengurus ranting DMI di tingkat kelurahan

Kakan Kemenag Padang, Marjanis informasikan soal adanya aplikasi online untuk pendataan masjid secara nasional. Hasil pendataan dari Sistem Informasi Masjid (Simas) ini bisa dilihat di alamat https://simas.kemenag.go.id.

"Manajemen, pemakmuran dan pemeliharaan masjid merupakan elemen yang mesti diisi dalam Simas itu," ungkapnya.


Saat pembacaan SK Pengurus Cabang yang dilakukan M Fikar (sekretaris DMI Padang) disebutkan, Pengurus Cabang DMI Kecamatan Padang Utara, dipimpin B Evandry Dt Rajo Batuah bersama Patra Rina Dewi (sekretaris) dan Arnita (bendahara).

Untuk majelis mustasyar, dipimpin Prof H Nurtain dengan Azwar Hasan (wakil ketua) dan dua orang anggota. Sedangkan majelis pakar, diketuai Indra Farni, Darmawan Kasim (wakil ketua) dengan dua orang anggota.

Susunan pimpinan harian kecamatan ini, dilengkapi dengan 7 bidang dengan seorang ketua dan beberapa orang anggota.

Dikesempatan itu, juga dikukuhkan Koperasi Serba Usaha Nurul Ikhlas yang jadi salah satu unit bisnis DMI Padang Utara.

Koperasi ini berawal dari zakat harta jemaah lalu dikembangkan jadi sebuah koperasi yang dibentuk pada 19 Juni 2020 lalu. Usaha anggotanya juga beraneka ragam. Seperti peternakan, kuliner, produk Sembako, pembuatam kompos dan lainnya. (relis)

INFO NUSANTARA PERSADA

Ketua Komisi I DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti (ist
Infonusantara.net
PADANG - Bagian Kerjasama Setdako Padang kembali mengusulkan perjalanan dinas ke luar negeri dengan anggaran mencapai ratusan juta rupiah. Hal itu terungkap dalam pembahasan KUA PPAS APBD tahun anggaran 2021 dengan Komisi I DPRD Kota Padang.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Padang Elly Thrisyanti mengatakan, perjalanan ke luar negari yang diusulkan Bagian Kerjasama Setdako Padang tersebut merupakan fasilitasi untuk menindaklanjuti perjalanan lama.

"Bukan perjalanan baru. Itu perjalanan lama untuk menindaklanjuti. Kalau yang di usulkan tadi itu kan untuk 2021, nanti keputusannya kan dibanggar," kata politisi perempuan dari Partai Gerindra ini usai pembahasan, Selasa (21/7) kemarin.

Elly Thrisyanti mengakui kapan Covid-19 berakhir tidak bisa dipastikan. Namun, ia menegaskan, untuk mencoret usulan anggaran perjalanan dinas ke luar negeri ditengah pandemi Covid-19 tersebut, kewenangannya berada di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Padang. 

"Cuma untuk mencoret, Komisi I nanti kan punya rekomendasi yang nanti kita serahkan ke Banggar. Banggar sendiri tentu punya pertimbangan pula," kata Elly Thrisyanti didampingi Kabag Kerjasama Setdako Padang, Erwin.

Terkait anggaran perjalanan ke luar negeri yang juga ada diusulkan SKPD lainnya, Elly menegaskan, tergantung urgensinya. "Nanti kita lihat, pertimbangan kepentingannya bagaimana? Dan kalau memang urgensinya tidak ada, mengingat kondisi saat ini, untuk apa?"pungkas Elly.

Dikatakan Elly, Kepala Bagian Kerjasama saat pembahasan tersebut menjelaskan, beberapa MoU sudah ada pelaksanaan.

"Seperti perikanan, expert untuk Batang Arau sudah jalan, kemudian sedang tender. Ba Ria Vung Tau sudah jalan juga, dengan buktinya kita ada Corner di sini, di sana juga ada Corner kita," jelas Elly.

Lebih lanjut kata Elly, perjalanan dinas ke luar negeri yang dilakukan Pemko Padang harus berdampak ke investasi dan kesejahteraan warga kota. Dan jangan mempersulit investor, sebab mencari investor tersebut sulit, sehingga ketika sudah ada, jangan dipersulit pula.

Jika regulasinya sudah tepat, dan memang visible dengan Kota Padang, jangan pula masuk kepentingan - kepentingan lain yang mempersulit investor. Sebab, dengan regulasi yang berbelit-belit, investor akan malas ke sini.

"Kita butuh investor untuk membangun kota ini, sehingga Kota Padang menjadi kota maju dan destinasi dalam segala hal," ungkap Srikandi DPRD Kota Padang dari Partai Gerindra ini.(Inf)

Sumber: (BentengSumbar.com)

INFO NUSANTARA PERSADA

Anggota DPRD Kota Padang Faisal Nasir
Fraksi PAN
Infonusantara.net
PADANG - Anggota Komisi IV DPRD Padang Faisal Nasir mengatakan adanya penambahan dua rombongan belajar (rombel) disetiap sekolah negeri 
dan sekolah filial SMP negeri, perlu Pemko Padang melakukan kajiannya  lagi.

Hal ini demi keseimbangan pendidikan dan mewujudkan kenyamanan. Jika semua sekolah negeri ditambah dua rombel dan juga penambahan filial SMP negeri, maka harus di ingat juga akan dikemanakan nasib SMP swasta. 

Menurutnya, jangan pemerintah menutup ruang pada SMP swasta yang ada, dan perlu juga diperhatikan nasib SMP swasta ini dari seluruh aspek. 

Bayangkan saja nasib para guru honor sekolah swasta yang gajinya didapatkan dari uang sekolah para peserta didik. Jika di sekolah swasta itu murid hanya sedikit, bagaimana biaya operasional mereka.

"Padahal, keberadaan sekolah swasta kontribusinya juga sudah nyata ,yakni sama - sama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui penyelenggaraan pendidikan," ujar Faisal, Rabu (22/7).

Mengenai penambahan dua rombel di setiap SMP negeri maupun penambahan gedung baru sekolah  Filial , bukannya tidak setuju kata Faisal, namun hal ini harus dilakukan kajian lebih lanjut. 

la menilai kebijakan untuk menambah dua rombel di seluruh SMP negeri di Kota Padang itu mengancam eksistensi SMP swasta. Bisa jadi pada tahun ajaran 2020-2021 ini SMP swasta tidak mendapatkan anak didik. "Nah mau di kemanakan nasib SMP swasta ini," ungkap Faisal.

Persoalan sekarang terkait PPDB sistem zonasi dimana banyak anak - anak kita yang tidak bisa diterima di sekolah negeri. Sementara untuk masuk ke sekolah swasta banyak orangtua peserta didik mengaku  terkendala biaya.

Menurutnya ,bagaimana caranya pemerintah untuk dapat mencarikan solusi bagi anak yang dari keluarga tidak mampu, namun mereka pintar tapi tidak bisa ditampung di sekolah negeri ini. 

"Kan bisa saja pemerintah membiayai mereka di sekolah swasta, namun tentu nya itu tidak semuanya. Harus benar-benar dilakukan survey kerumah calon peserta didik yang bersangkutan, apakah betul - betul dari keluarga tidak mampu," ujar Faisal.

Jadi secara tidak langsung sekolah swasta terbantu dengan hal ini, dengan kata lain disubsidi. Dengan demikian SMP swasta tidak akan kekurangan peserta didik.

Namun disamping itu sambung Faisal, tentunya kepada pihak sekolah swasta harus bisa memberikan imej atau menyakinkan masyarakat dan calon peserta didik, bahwa di sekolah swasta tersebut mempunyai kualitas dan mutu pendidikan yang baik. Mempunyai keunggulan dan mampu bersaing dengan sekolah fovorit.

Disaat sekarang ini memang dibutuhkan sekali kualitas dan mutu pendidikan yang di selenggarakan pihak penyelenggara dunia pendidikan. Tidak semua sekolah swasta tersebut ungkap Faisal Nasir yang imej dan mutu pendidikan nya buruk, namun banyak juga sekolah - sekolah swasta maupun yayasan yang mempunyai kualitas dan mutu pendidikannya sudah diakui kredibilitasnya.(Inf)

INFO NUSANTARA PERSADA




Infonusantara.net
Dharmasraya - Sampai hari ini sudah 7 orang tenaga medis Pukesmas Padang Laweh,Kecamatan Padang Laweh Kabupaten Dharmasraya,Sumatera Barat,terpapar positif virus covid 19.

Diduga dalam klaster baru, 7 orang tenaga medis tersebut menjalani isolasi perwatan di RSUD Sungai Dareh dan satu orang di RSU Semen padang dan sebagian isolasi mandari.

Diketahui untuk saat ini Pukesmas Padang Laweh masih ditutup dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya dr Rahmadian melalui Kepala Pukesmas Padang Laweh, Gufra,Skap saat ditemui awak media, Selasa (21/7) mengatakan, memang benar pada hari ini ada penambahan Tiga orang tenaga medis Puskemas Padang Laweh, terpapar positif virus covid 19 dari hasil tes swab pada hari ini. Dan berapa hari lalu juga ada 4 tenaga medis sudah terpapar positif virus covid 19.

"Saat ini ke 7 orang tenaga medis tersebut sudah menjalani isolasi perawatan di RSUD Sungai Dareh, dan satu orang di RSU Semen padang dan sebagian isolasi mandari," jelasnya.

Untuk jumlah total petugas di Pukemas Padang Laweh sendiri ada sebanyak 72 orang, ada dari PNS, tenaga honor, tenaga magang dan lainya.

"Dengan adanya kasus ini tenaga medis kami menjalani isolasi mandiri di rumah saja. Untuk saat ini Pukesmas Padang Laweh di tutup sementara waktu ,selama empat belas hari kedepan dan menunggu keputusan dinas kesehatan, "ujarnya.

Langkah yang kami lakukan saat ini dengan melakukan treking dan tes swab kepada warga yang kontak terhadap pasien dan untuk saat ini jumlah yang terpapar covid 19 di Kecamatan Padang Laweh ini berjumlah 11 orang dari hasil tes swab.

"Harapan kami dengan upaya menggiatkan gugus tugus kecamatan untuk penanganan covid 19 dan patuhui protokol kesehatan dalam masa pademik covid 19 ini,'  ucap Kepala Pukemas Padang Laweh, Gufra. (MsX)

INFO NUSANTARA PERSADA

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.