November 2018

Anggota DPRD Padang Dewi Susanti Serahkan Secara Simbolis Satu unit Mobil Ambulance untuk Mesjid Nurul Ihsan Komplek Arai Pinang 

INFO PADANG - Anggota DPRD Kota Padang, Dewi Susanti dari Fraksi Gerindra, Dapil III (Kecamatan Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan, Bungus Teluk Kabung) Kota Padang, melalui pokok - pokok pikiran (Pokir) dewan, serahkan hibah bantuan secara simbolis satu unit mobil ambulance untuk Mesjid Nurul Ihsan Komplek Arai Pinang .Kel Pengambiran Ampalu Nan XX Kecamatan Lubuk Begalung, Senin (26/11).

Penyerahan hibah bantuan tersebut diterima pengurus masjid sekaligus dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad S.A.W. 

Dewi Susanti mengatakan untuk penyerahan hibah bantuan satu unit mobil ambulance ini merupakan salah satu bentuk aspirasi masyarakat di Komplek Arai Pinang ini. 

Selaku anggota dewan melalui reses yang telah dilaksanakan sebelumnya maka hasil aspirasi masyarakat yang telah kita tampung kita wujudkan dengan memberikan bantuan tersebut.
Dimana proposal yang diberikan oleh pengurus masjid dengan anggaran sebesar Rp 200juta direalisasikan untuk pembelian satu unit ambulance. 

"Alhamdulillah, anggaran tersebut sudah masuk ke rekening bank pengurus masjid Nurul Ihsan Komplek Arai Pinang," kata Dewi Susanti

Memang bantuan tersebut anggaran dari pemerintah, namun untuk mendapatkan hal tersebut itulah gunanya saya selaku wakil rakyat yang telah warga berikan amanah duduk di DPRD Kota Padang. 

Ia mengatakan, selaku wakil rakyat yang diberi amanah oleh masyarakat, tentu akan berusaha semaksimal mungkin memperjuangkan aspirasi warga baik sarana infrastruktur maupun bantuan melalui  pelatihan- pelatihan seperti kelompok UMKM, Majelis Taklim, pelatihan menjahit, tata boga dan kepemudaan. 

"Selain itu Dewi juga berharap ambulance tersebut dapat dimanfaatkan warga Komplek Arai Pinang, dijaga dan dirawat dengan baik, sehingga dapat dipergunakan dalam jangka waktu yang cukup lama, "harapan politisi Gerindra tersebut. 

Musni salah seorang warga setempat menyampaikan terimakasih banyak atas apa yang telah diperjuangkan oleh ibuk Dewi Susanti anggota DPRD Kota Padang untuk warga di Komplek Arai Pinang ini. 

Kami berharap apa yang telah diperjuangkan jangan hanya sampai disini saja, dan warga tentunya berkeinginan tahun depan ibu Dewi Susanti dapat duduk kembali di gedung DPRD Kota Padang,"  pungkasnya. (Inf)

INFO PADANG - Empat orang anggota DPRD Padang yang diduga belum mengembalikan anggaran kelebihan  dana tunjangan transportasi , berdasarkan temuan  Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang akan segera melakukan koordinasi dengan Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP).  

“ Terkait dugaan penyimpangan anggaran kelebihan dana  transportasi di DPRD Padang, kami (Kejari) Padang, akan segera melakukan koordinasi dengan APIP,” kata Kepala Kejari Padang, Syamsul Bahri, melalui Kasi Intel Kejari Padang, Yuni Hariaman, saat diwawancarai, Jumat kemarin (16/11). 

Lebih lanjut ia menjelaskan, hingga saat ini Kejari Padang belum menerima  Laporan Hasil Pemeriksaan  (LHP), terkait temuan tersebut. “ Berdasarkan ketentuan yang berlaku APIP,  akan menyerahkan penanganan temuan BPK kepada Aparat Penegak Hukum (APH),  dalam waktu 60 hari,’” jelasnya.  

Dari informasi yang diterima awak media, jumlah anggaran per masing masing  anggota dewan yang harus dikembalikan ke kas daerah dari temua BPK itu bervariasi. Misalnya Yulisman mesti mengembalikan kelebihan dana Rp 161.800 juta. Kemudian Amril Amin  harus mengembalikan sebesar  Rp 45.304. Selanjutnya Erisman sebesar Rp 400 juta dan Osman Ayub sebanyak Rp 88.4400. (Inf/eko)

Pelantikan PAW Anggota DPRD Padang oleh Ketua DPRD Kota Padang Elly Thrisyanti, Selasa (13/11)
INFO PADANG - Lima anggota dewan Pengganti Antar Waktu (PAW) DPRD Kota Padang sisa masa bakti 2014 - 2019 resmi di lantik dan di ambil sumpahnya oleh Ketua DPRD Padang, Elly Thrisyanti di Gedung DPRD Jalan Sawahan No.50,  Kecamatan Padang Timur pada, Selasa (13/11).

Lima anggota dewan PAW yang di lantik ini disebabkan karena sebelumnya ada lima orang anggota dewan juga yang pindah partai mengikuti pemilihan umum (pileg) pada 2019 mendatang.

Suasana Rapat Paripurna Istimewa Menyanyikan Lagu Indonesia Raya 
Kelima anggota DPRD Padang yang diganti itu adalah tiga orang anggota Fraksi Hanura Zaharman (pindah ke PKS), Osman Ayub (pindah ke NasDem) dan Yendril (pindah ke PKB mencaleg ke DPRD Provinsi), satu orang anggota Fraksi PPP Nila Kartika (pindah ke Demokrat) dan satu orang anggota Fraksi Golkar Helmi Moesim (pindah ke Partai Berkarya).

Sementara pengantinya di Fraksi Hanura adalah Tommy menggantikan Zaharman di daerah pemilihan Padang 2 (Kuranji Pauh), Suhaidi menggantikan Osman Ayub di Dapil Padang 5 (Padang Barat, Padang Utara, Nanggalo), Febrinal menggantikan Yendril di Dapil Padang 3 (Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan dan Bungus Teluk Kabung). Sementara untuk Fraksi Golkar Boy Bahrizon Bahar menggantikan Helmi Moesim di Dapil Padang 4 (Padang Timur, Padang Selatan). Dan untuk Fraksi PPP Engky Alexander menggantikan Nila Kartika di Dapil Dapil Padang 3 (Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan dan Bungus Teluk Kabung).

Lima Anggota DPRD Padang PAW Sisa Masa Bakti 2014-2019 yang Dilantik
Ketua DPRD Kota Padang Elly Thrisyanti mengatakan kelima anggota DPRD baru tersebut telah diambil sumpah dan siap bekerja sesuai tugas-tugas kedewanan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.       

" Kelimanya telah sah menjadi anggota DPRD Padang dan menduduki posisi yang telah ditetapkan. Kami juga berterima kasih kepada anggota DPRD terdahulu yang telah berjuang bersama untuk kepentingan masyarakat, ” kata dia.       

Penandatanganan Nota Sumpah Jabatan 
Dia menambahkan dengan lengkapnya struktur kedewanan maka pihaknya akan mengejar target ke depan seperti pembahasan Perda APBD 2019, Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan lainnya.       Dirinya juga merincikan anggota DPRD dari fraksi Golkarn Boy Bahrizon Bahar dan Febrinal dari Partai Hanura  ditempatkan di komisi III bidang pembangunan. Sementara Suhaidi dari Partai Hanura dan Engky Alexander dari PPP akan ditempatkan di Komisi I bidang pemerintahan.      

Sedangkan untuk anggota DPRD Padang dari Partai Hanura Tommy ditempatkan di Komisi IV bidang kesejahteraan masyarakat.      

" Kami berharap mereka semua dapat mengakomodir kepentingan masyarakat yang mereka wakili di lembaga ini, " kata politisi Gerindra tersebut.

Pembacaan Sumpah Jabatan oleh Ketua DPRD Kota Padang Elly Thrisyanti 
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kota (Sekko) Padang Asnel mengatakan pihaknya berharap dengan pelantikan kelima anggota DPRD ini dapat meningkatkan kinerja DPRD Padang terutama dalam program pembangunan daerah.     

" Masyarakat menaruh harapan besar terhadap wakilnya di gedung ini dan dengan kinerja yang baik harapan mereka akan dapat terwujud, ” kata Asnel yang mewakili walikota.   

Sekretaris Daerah Kota Padang, Asnel Menyampaikan Sambutan Mewakili Walikota Padang .
Febrinal salah seorang anggota dewan PAW fraksi Hanura menyampaikan ia merasa senang atas pelantikan yang di gelar sekarang. Namun demikian ia menyampaikan tugas dan tanggung jawab yang akan dijalankan lebih berat lagi yakni memperjuangkan aspirasi warga semua dan mengawal program pemerintahan yang ada.

Untuk langkah yang akan dilakukan ke depan tentu menyesuaikan diri dengan rekan-rekan dewan yang ada hingga ikut dalam berbagai kegiatan yang telah di susun oleh pimpinan dewan.


" Target yang akan di raih tentu Hanura lebih baik lagi ke depan dan pada pemilu 2019 menduduki kursi menjadi pimpinan DPRD," ucapnya saat ditemui koran ini.

Lalu, Tomi anggota dewan PAW Fraksi Hanura menyampaikan ia siap mengayomi masyarakat yang ada di daerah pemilihannya nanti dan memperjuangkan kebutuhan yang di perlukan warga melalui dana pokok-pokok pikiran (pokir) di DPRD Padang. Ini demi perubahan daerahnya serta menghidupkan perekonomian warga semua.

Sementara, Sesepuh partai Hanura, Raflis Agus meminta kepada para anggota dewan PAW yang baru di lantik terutama Fraksi Hanura yang jumlahnya 3 orang, untuk tetap berada bersama rakyat dan berbuat bagi rakyat. 

" Jangan rakyat dibiarkan melarat dan lemah. Mari sejahterakan rakyat dan perhatikan mereka. Agar perubahan terwujud dan perekonomian meningkat," sebutnya didampingi Ketua DPC Hanura Padang, Elvi Amri.(*)





INFO PADANG - 4 anggota DPRD Padang, digemparkan tentang pemberitaan adanya empat anggota dewan yang diduga belum mengembalikan dana negara. Bahkan, informasi tersebut meluas dikalangan publik lewat postingan resmi akun fanpage facebook DPRD Kota Padang, yang diunggah 10 November 2018.

Informasi dihimpun media ini, 4 anggota DPRD Padang itu antara lain, Yulisman, fraksi Demokrat, Amril Amin, fraksi PAN, Erisman, fraksi Gerindra, dan Osman Ayub, fraksi Hanura. Berdasarkan perkembangan informasi lewat akun tersebut, tertulis adanya dugaan tunjangan transportasi dan penginapan periode 2017 dan 2018, yang belum dikembalikan anggota DPRD setempat. Dana kelebihan itu seharusnya telah diserakan ke kas negara dalam tempo 60 hari, terhitung 28 Mei hingga 26 Juli tahun ini.

Disebutkan didalam akun tersebut, Jumlah anggaran per masing anggota dewan sebagai terduga, yakni Yulisman mesti mengembalikan kelebihan dana tersebut Rp161.800 juta. (realisasi anggaran perjalanan dinas dana tunjangan transportasi sebesar Rp73.400 juta di 2017 dan Rp88.400 juta di 2018). Amril Amin, sebesar Rp45.304 juta (realisasi anggaran belanja perjalanan dinas [penginapan] Rp44.200 juta dan Rp1.104 juta). Erisman, sebesar Rp88.400 juta (tunjangan transportasi di 2017 dan 2018, sebesar Rp44.200 juta). Osman Ayub, sebesar Rp88.400 juta (tunjangan transportasi tahun 2017 dan 2018 Rp44.200 juta)

Terkait hal ini, anggota DPRD Padang Yulisman mengaku memang telah mengetahui informasi yang beredar tersebut. Namun, perihal tuduhan tersebut ia melihat seolah-olah terjebak. Sebab, menurutnya tidak ada aturan yang menegaskan terkait persoalan tersebut kala itu.

" Setelah keluarnya PP 18 disahkan tidak ada yang menegaskan dikembalikan, ” kata Yulisman, usai rapat paripurna istimewa pelantikan anggota DPRD Padang PAW sisa masa jabatan 2014-2019 di DPRD Padang, kemarin (13/11).

Katanya, Sekwan DPRD Padang beserta jajaran pada saat itu hanya menginformasikan dan tidak menerangkan jikalau hal itu mesti dikembalikan. 

" Memang surat disampaikan hanya saja dasar surat itu lho. Kami tidak ada niat menguasai aset daerah, ” katanya.

Yulisman mengatakan, jika mesti dikembalikan, ia akan mengikuti aturan. Hanya saja, terkait nilai sebesar itu, ia merasa keberatan.

 “Kalau memang itu dianggap suatu yang harus dikembalikan, saya tidak ada alasan untuk tidak mengembalikan. Cuma dengan nilai yang cukup fantastis itu tentu saya mengembalikan sesuai dengan kemampuan sampai tahun anggaran ini, karena saya tidak ingin bermasalah,” katanya.

Ia sangat menyayangkan kalimat yang tertera “tilep”, sebab menurutnya, kalimat tersebut seakan-akan mengambil sesuatu dan dengan melawan hukum. Sementara, itu tidak melawan hukum.

Wakil Ketua DPRD Padang, Wahyu Iramana Putra mengatakan, dirinya tidak mengetahui siapa oknum keempat anggota DPRD Padang itu. Walau desas-desusnya jadi perbincangan.

“Saya tidak tahu kenapa bisa terjadi, dan tiba-tiba keluar dalam pemberitaan,” kata Wahyu.

Katanya, Sekwan DPRD Padang yang memiliki wewenang atas hal ini. Sebab, ia yang mengeluarkan anggaran. Mungkin saja, ini telah lama mengendap dan kemudian terjadi pemberitaan. 

" Beliau kan yang mengetahui karena di sana segala administrasi, dan pimpinan agar diketahui tidak memiliki tunjangan transportasi,” kata Wahyu.

Ketika dimintai keterangan terkait proses pemeriksaan anggaran, ia menerangkan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bertugas melakukan pemeriksaan bagi siapa pun yang menggunakan anggaran negara, baik itu APBD dan APBN. Sebelum pemeriksaan dilakukan BPK, Inspektorat melakukan pengecekan awal.

Lanjutnya, BPK melakukan pemeriksaan untuk memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan sesuai standar akuntasi pemerintahan. Sebelum terbit LHP, maka ada LHS. Pada proses itulah diberikan masa tenggat kepada siapa pun yang menggunakan anggaran sebelum adanya LHP. 

" Ketika terbitnya LHP diberikan masa rentang waktu lagi. Disamping akan ada penyerahan WTP kepada eksekutif didampingi legislatif, "pungkasnya. (Inf)


Salah Seorang Warga Sampai Aspirasi dalam Reses III Anggota DPRD Sumbar Albert Hendra Lukman di Jundul Rawang Padang Selatan 
INFO Sumbar - Mengambil Reses III tahun 2018 anggota DPRD Sumbar Albert Hendra Lukman Dapil I Kota Padang menjemput aspirasi ketengah masyarakat di Jundul Kelurahan Rawang Kecamatan Padang Selatan, Minggu (11/11) 

Terlihat antusias ratusan warga mengikuti reses yang dilaksanakan di Jundul Rawang ini di hadiri warga dari dua kelurahan yakni Rawang dan Teluk Bayur, Kecamatan Padang Selatan. Dan yang paling serunya dalam reses ini terjadi komunikasi dua arah dari warga yang langsung menyampaikan aspirasi mereka pada anggota DPRD Sumbar Albert Hendra Lukman.

Sekretaris Lurah Rawang Ali Buzar Menyampaikan Sambutan 
Dalam kesempatan itu Sekretaris Lurah Rawang, Ali Buzar menyampaikan, di Kelurahan Rawang ini ada sebanyak 14 RW dengan penduduk 11.000 jiwa. Khususnya untuk Jundul Rawang persoalan yang dominan itu adalah masalah banjir, dimana jika turun hujan hanya tiga jam saja sudah terjadi banjir dan paling terdampak banjir pada enam RW. 

Selain itu juga disampaikan bahwa dari ujung bukit karan pada tahun 2017 lalu  kami sudah melakukan usaha mendatang kan eskapator mini untuk menoreh bukit juga untuk menggali saluran drainase untuk meminimalisir air yang datang dari bukit ketika hujan turun.Tapi hal itu hanya sementara, kini  banjir lagi. " sebutnya. 

Kami atas nama pejabat kelurahan mengucapkan terimakasih atas kunjungan Reses yang dilakukan bapak Albert Hendra Lukman Anggota DPRD Sumbar Dapil I Koto Padang. Sebab dari  11 Kecamatan dan dari 104 kelurahan di Dapil I  Kota Padang, Kelurahan Rawang mendapatkan kehormatan dalam reses kali ini. "Mudah-mudahan apa yang telah di utarakan terkait kondisi di Jundul Rawang ini bisa diperjuangkan bapak Albert kedepannya, " pungkasnya. 

Dalam reses itu juga di dapati bahwa warga meminta agar ada perhatian dari Semen Padang pada warga Teluk Bayur yang terdampak akibat abu semen yang beroperasi di Teluk Bayur. Juga  meminta agar para buruh gudang mendapatkan jaminan hari tua, sebab mereka ada yang bekerja hingga puluhan tahun tapi belum ada jaminan hari tua mereka. 

Tidak hanya itu saja dalam reses tersebut warga juga antusias ingin mengetahui bagaimana mendapatkan bantuan berupa modal usaha, bantuan untuk pendidikan serta bedah rumah.

Anggota DPRD Sumbar Albert Hendra Lukman Dapil I Kota Padang Didampingi Christian Rudy Kurniawan Sutiono Caleg DPRD Kota Padang,Sekretaris Lurah Rawang 
Albert Hendra Lukman dalam kesempatan itu menyampaikan dalam kegiatan reses ini merupakan salah satu bentuk untuk  menjemput aspirasi ditengah masyarakat dan pada masa reses III tahun 2018 saya mengambil reses di Kelurahan Rawang ini yang juga di ikuti oleh warga dari Kelurahan Teluk Bayur. 

Saya tahu dari dulu warga Jundul Rawang ini berkuntak terus dengan yang namanya masalah banjir. Namun dalam hal ini karena untuk masalah banjir dan perbaikan drainase tersebut masuk dalam ruang lingkup pemerintah kota dan selaku wakil rakyat di tingkat Provinsi tentu hal ini akan kita koordinasikan bersama pemerintah kota dan DPRD Kota sesuai mekanisme dan aturan yang ada, "katanya. 

Kalau untuk eskapator mini yang disampaikan tadi, saya akan mengusahakan untuk membeli satu unit eskapator mini tersebut yang nanti di titipkan pada pemerintah kota sebagai aset. Jadi jika ada yang membutuhkan alat tersebut bisa didatangkan kelokasi dimana nantinya bisa dimanfaatkan bagi semua kelurahan yang  di Kota  Padang. 

Kemudian untuk masalah jaminan hari tua atau jaminan kesehatan dari para buruh diminta pucuk -pucuk pimpinan di asosiasi atau serikat buruh harus bisa menyuarakan kepemerintah. Silahkan sampai kan pada saya biar saya perjuangkan di DPRD Provinsi. Kalau belum ada membentuk kelompok serikat buruh silahkan bentuk lah kelompok serikat buruh ini sesuai aturan nya, dan ini tentunya akan kita perjuangkan.

"Begitu juga dampak abu semen yang dirasakan warga, silahkan buatkan surat  apa yang menjadi persoalannya, nanti akan kita koordinasi dengan direksi PT.Semen Padang, dimana biasanya  setiap perusahaan besar itu pasti ada yang namanya CSR,"  kata Albert Hendra Lukman Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Padang yang juga didampingi Christian Rudy Kurniawan Sutiono Caleg DPRD Kota Padang dari PDI Perjuangan Dapil IV, Padang Selatan dan Padang  Timur. 

Selain itu tambah Albert, selaku anggota dewan juga dirinya selalu mensosialisasikan program - program  dari pusat seperti bantuan pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk SD,SMP dan SMA. Juga ada bantuan bedah rumah,program bedah rumah ini merupakan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementrian PU-PR. 

Kemudian ada program dari saya sendiri melalui pokur di DPRD Sumbar yakni program bantuan modal usaha bagi Wanita Rentan Sosial Ekonomi (WRSE) atau wanita rentan miskin di kota Padang. Program WRSE yang mana dibantu berupa barang untuk usaha sebesar Rp.3juta potong pajak, seperti gerobak untuk usaha buat gorengan,  kompor gas bisa juga berupa hewan ternak berupa kambing untuk di ternakkan dan lain sebagainya. 

Program bantuan ini ada yang sudah terealisasikan dan ada yang sedang berjalan. Tahap selanjutnya tentu kita akan kembali mencari warga yang tepat sasaran untuk bisa mendapatkan bantuan tersebut. Hal ini agar bantuan tersebut betul betul bisa dimanfaatkan dan bermanfaat kedepan, " ujarnya. 

Selain itu kata Albert, pesta demokrasi Pileg dan Pilpres di bulan April 2019, dia berharap semua warga agar dapat meggunakan hak pilihnya dengan baik. Gunakan hak pilih kita dan saya rasa masyarakat saat ini sudah cerdas dalam menentukan pilihan. Bagaimana perkembangan pembangunan yang telah dilakukan pemerintah saat ini warga pasti dapat melihatnya, " ungkapnya (Inf). 


Kejurnas Olahraga Barongsai FOBI 2018 di GOR WHBT Kota Padang 

INFO
PADANG
,- Kejuaraan Nasional Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) berakhir kemarin, Minggu (11/11), sebelumnya telah dibuka resmi Jumat malam (9/11) dan diikuti sebanyak 500 atlet FOBI yang berasal dari 13 Pengprov se Indonesia.

Salah seorang atlet Barongsai dari Pengprov FOBI Aceh, Ratih, 21, menilai jika perhelatan saat ini bagus dan memberikan kesan tersendiri bagi peserta. "Ramai, terus ketemu lagi dengan tim tim daerah yang pernah tanding eksebisi PON 2016 di Jawa Barat," ujar Ratih, berkerudung coklat, kemarin.

Perhelatan olahraga perpaduan seni dan budaya ini menelan biaya dari pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Padang, Iswanto Kwara. Lewat dana pokir tersebut berhasil mengundang ratusan atlet dari 13 provinsi yang tersebar di Indonesia dalam laga Kejurnas FOBI 2018. Sebagai awal pemanasan menyambut PON 2020, dan Kejurnas tersebut diikuti, Aceh, Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Banten, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Berikut hasil perolehan medali Kejurnas FOBI 2018, Kategori Naga
Naga Taolu Bebas, medali emas direbut Banten (9.13), medali perak, Sumatera Barat (9), medali perunggu disabet Jawa Barat (8.72). Kemudian, Naga Kecepatan, medali emas dibawa pulang Jawa Tengah (0.52″), perak dibawa Banten (1.01″) dan Jawa Barat (1.56″) peroleh perunggu. Sementara, untuk halang rintang, medali emas itu dipetik Jawa Tengah (1.32″), bertengger pada medali perak, Sumatera Barat (1.35″) dan Jawa Barat (2.07″), kembali petik medali perunggu.


Pada kategori Pekingsai, taulobebas, medali emas direbut DKI Jakarta, lalu Sumbar medali Perak, sementara perunggu tidak ada. Untuk Pekingsai Kecepatan, lagi lagi DKI Jakarta sabet medali emas dan Perunggu untuk Sumatera Barat. Kategori Barongsai Tradisional, medali emas diperoleh Jawa Tengah (8.90), disusul Banten peroleh Perak 8.85), dan Kalimantan Barat (8.73). Kemudian, Barongsai halang rintang, Jawa Barat rebut emas dan DKI Jakarta bawa medali perak dan Jawa Tengah petik medali perunggu. Kemudian, taolu bebas, DKI Jakarta bawa pulang emas, Kalimantan Utara petik medali perak dan perunggu buat Sumbar. Sedangkan, barongsai kecepatan, lagi lagi DKI Jakarta rebut emas, Jawa Barat peroleh medali perak dan medali perak buat Banten.

Sekjen PB FOBI Xaverius Djunair mengatakan, dari hasil pertandingan pada sejumlah kategori yang dipertandingkan berjalan dengan baik dan telah berakhir digelar. Kota Padang, sebagai tuan rumah, menjadi contoh bagi daerah lainnya untuk menghelat Kejurnas FOBI berikutnya. Disamping itu, ini ruang bagi atlet serta kesiapan sambut PON 2020.

"Kami berterimakasih kepada tuan rumah, dan tentunya perjuangan kita bersama masih ada, dan semoga Kejurnas Olahraga Barongsai kian bergairah, apalagi PON sudah mau dekat," katanya.

Ketua Pengprov FOBI Sumbar, Iswanto Kwara menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyokong suksesnya agenda ini. Terkait perolehan medali oleh Sumbar, ia menerangkan akan melakukan evaluasi setelah kejuaraan dilaksanakan.

"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan PB FOBI sehingga dapat melaksanakan agenda ini, dan tentunya berdampak luas bagi kota Padang sebagai tuan rumah, terutama dalam menyukseskan olahraga dan kepariwisataan," ungkap Iswanto (ril)



teks photo : Penampilan para atlet olahraga Barongsai Indonesia saat tanding Kejurda di Gor HTT, Pondok, Padang. DOK. KARIADIL HAREFA/FOBI SUMBAR

INFO
PADANG
- Ratusan peserta Kejuaraan Nasional Federasi Olahraga Barongsai Indonesia merapat di Padang. FOBI Sumbar selaku tuan rumah memusatkan pertandingan tersebut di GOR Himpunan Bersatu Teguh (HBT), Pondok, Padang Barat.

Ketua FOBI Sumbar, Iswanto Kwara menyampaikan kepada wartawan, Kejurnas digelar selama tiga hari, mulai Jumat-Minggu (9-11) November 2018. Sambungnya, Kejurnas Barongsai 2018 di Padang, Sumbar mempertandingkan sembilan kategori, yakni naga taolu bebas, naga halang rintang, naga kecepatan, barongsai tradisional, barongsai halang rintang, barongsai taolu bebas, barongsai kecepatan, pekingsai taolu bebas, pekingsai kecepatan.

"Pagi besok (Jumat ini) pukul 10.00 WIB sudah digelar pertandingan dan malamnya pembukaan," jelas Ketua FOBI Sumbar, Iswanto Kwara yang juga anggota DPRD Kota Padang ini, Kamis (8/11).

Pembukaan kegiatan akan dilaksanakan pukul 19.30 WIB, Jumat malam (9/11). Sebanyak 13 Pengprov dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Kejurnas Olahraga Barongsai Indonesia. Meskipun pembukaan digelar malam, akan tetapi Jumat pagi sudah dilaksanakan pertandingan. 

Iswanto mengatakan, pembukaan ini semula dijadwalkan akan ditabuh oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani serta  Menpora Imam Nahrawi, namun dikarenakan jadwal kedua menteri padat, sehingga perhelatan ini akan dibuka oleh Sekdaprov Sumbar, didampingi para pejabat lainnya, baik dari KONI Sumbar, Dispora Padang, Walikota dan Ketua DPRD Padang.

"Kita sudah konfirmasi waktu itu ke pusat, jadwal dari kedua sangat padat ketika dikonfirmasi ulang," katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Johnson Salean menambahkan, saat ini panitia sudah menyambut tamu, baik peserta serta official serta dari PB FOBI Pusat. Para peserta sudah sebagian daftar ulang dalam mengikuti Kejurnas Olahraga Barongsai Indonesia. Selain itu, ini merupakan panggung bagi para atlet, sebagai pemanasan sambut Pekan Olahraga Nasional (PON) ke 20 tahun 2020 di Papua. 

FOBI Sumbar berharap dukungan seluruh pihak untuk menyukseskan agenda olahraga Barongsai Indonesia. Sebagai tuan rumah mengajak agar bersama-sama mendorong program pemerintah kota dalam dunia olahraga dan destinasi wisata.

"Selain bertanding, tentunya para tamu dapat menikmati wisata daerah kita dan saat ini para tamu dari berbagai provinsi mengisi kamar hotel yang ada di Padang," pungkas Johnson Salean. (ril/*)



INFO PADANG - Gubernur Sumatera Barat baru menandatangani satu Surat Keputusan (SK) yakni PAW Partai Golkar. Sementara empat PAW lain masih berada di meja Gubernur Sumbar draft SK-nya.

Dari lima anggota DPRD Padang yang menjalani proses pergantian antar waktu (PAW), Gubernur Sumatera Barat baru menandatangani satu Surat Keputusan (SK) yakni PAW Partai Golkar. Hal itu dikatakan Kabag Risalah dan Persidangan Sekrerariat DPRD Kota Padang, Desmon Dannus, Rabu (7/11) 

Desmon menjelaskan, menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, lima anggota DPRD Kota Padang akan segera di-PAW-kan karena berpindah partai.

“Jika sudah keluar lima SK PAW tersebut maka mereka akan dilantik oleh Ketua DPRD Kota Padang dan difasilitasi oleh Sekretaris DPRD Kota Padang dan jajarannya guna kelancaran prosesinya,” jelas Desmon.

Hal ini berkaitan dengan keluarnya Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumatera Barat tentang Pemberhentian Secara Hormat dari jabatannya sebagai Anggota DPRD Periode 2014-2019 pada 17 September 2018, lalu.

Kelimanya di-PAW, karena maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) dalam Pileg 2019 melalui Partai Politik (Parpol) yang berbeda.

Kelima anggota DPRD itu diantaranya, tiga anggota Fraksi Hanura Zaharman, Osman Ayub dan Yendril, satu orang dari Fraksi Golkar Helmi Moesim dan satu anggota Fraksi PPP Nila Kartika.

Maju sebagai Caleg di 2019 -20124, Zaharman memilih pindah ke PKS, Osman Ayub ke Nasdem, Yendril ke PKB (Caleg DPRD Sumbar), Helmi Moesim ke Partai Berkarya dan Nila Kartika ke Demokrat.

"Sesuai aturannya, mereka diwajibkan mundur dari partai sebelumnya dan sebagai anggota DPRD, jika maju dengan partai yang berbeda,” pungkasnya .(mbbg)

Warga Seberang Palinggam Berduyun Datangi Tempat Bantuan Korban Terdampak Banjir dari DPC PDI Perjuangan Padang 


INFO PADANG - Meringankan sedikit beban pada warga terdampak banjir bandang yang terjadi di Kota Padang pada Jum'at sore kemarin. PDI Perjuangan langsung menyalurkan sejumlah bantuan turun ke beberapa tempat, Sabtu malam (3/11).

Aksi peduli sesama dari PDI Perjuangan dengan membagikan sejumlah bantuan berupa bahan makanan, biskuit dan air mineral. Kedatangan rombongan bantuan itu menjadi perhatian warga, karena sejak mereka ditimpa musibah banjir belum ada satupun bantuan yang mereka terima.

Salah Seorang Warga Seberang Palinggam Bersalaman dengan Kader PDI Perjuangan 
Sejumlah warga Palinggam kecamatan Padang Selatan yang bermukim dekat pinggir sungai Batang Arau ini langsung berduyun ke tempat bantuan dibagikan. Mereka yang mendapat bantuan merasa bersyukur bisa mendapatkan bantuan tersebut.

Ya, saya ucapkan terima kasih banyak atas bantuan ini, tentunya ini sangat membantu pada kami yang menerima di Palinggam ini dan bantuan memang baru yang pertama kali masuk disini, "ungkap Warni salah seorang warga setempat.


Warga Palinggam Berduyun ke tempat Pembagian Bantuan KorbanTerdampak Banjir 
Begitu juga warga yang ada di kelurahan Seberang Palinggam. Kedatangan rombongan yang membawa bantuan ini langsung diserbu warga. bahkan sempat terjadi perang mulut dari salah seorang warga dan relawan partai.

Hal tersebut dipicu sejumlah warga setempat merasa jumlah bantuan yang datang tak sebanding dengan jumlah kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir dikawasan tersebut. Namun setelah diberikan penjelasan oleh salah seorang kader PDI Perjuangan, warga bisa menerima bagaimana cara  terbaiknya dalam membagi agar bantuan tersebut dapat diterima oleh warga terdampak banjir.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan, Christian Rudy Kurniawan Sutiono menyampaikan, bantuan ini merupakan wujud kepedulian terhadap sesama dari DPC PDI Perjuangan Padang yang diketuai bapak Albert Hendra Lukman. 

"Memang bantuan yang diantarkan  bersama seorang  rekannya sesama kader PDI Perjuangan  di Palinggam dan Seberang Palinggam yang ikut andil dibantu melalui Tim Badan Penanggulangan Bencana [BAGUNA] PDI Perjuangan Kota Padang ,dia akui tidaklah seberapa yang tentunya tidak bisa mengakomodir semua warga yang terdampak banjir. 

"Namun dengan semua kerendahan hati  berharap setidaknya bantuan tersebut bisa sedikit meringankan beban korban banjir," sebut Rudy yang juga caleg Dapil IV Kota Padang dari PDI Perjuangan ini.


Rencana DPC PDI Perjuangan juga akan menyerahkan sejumlah bantuan yang sama bagi korban banjir di Tarantang Lubuk Kilangan dan Lubuk Bagaluang.(inf)

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.