October 2018

Perwakilan pelamar tes CPNS Mengadu ke Komisi IV DPRD Kota Padang 
"Secara Online Berkas Pelamar CPNS Dinyatakan Lengkap. Sudah dinyatakan lengkap saat mendaftar secara online melalui situs http:/sscn.bkn.go.id. 
Namun ketika berkas itu dikirimkan ke BKD Padang, ternyata berkas kami dinyatakan tidak ada".

INFO PADANG - Merasa dizalimi, serta diduga adanya kelalaian dan permainan dalam penerimaan CPNS, puluhan pelamar tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mendatangi DPRD Padang. 

Mereka mengadu ke wakil rakyat karena namanya dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi. Kedatangan mereka diterima Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra dan Ketua Komisi IV Maidestal Hari Mahesa, Jum'at  (26/10) 

Koordinator CPNS itu, Toni Kusmiran menyatakan mereka mengadu ke DPRD Padang setelah sebelumnya juga sudah mengadukan persoalan itu ke berbagai instansi seperti ombudsman, DPRD Sumbar dan kini ke DPRD Padang.

Dikatakan dalam proses penerimaan CPNS di Pemko Padang, mereka merasa ada kejanggalan yang luar biasa, dimana kebanyakan dari pelamar tersebut berkas mereka sudah dinyatakan lengkap saat mendaftar secara online melalui situs http:/sscn.bkn.go.id. 

"Namun ketika berkas itu dikirimkan ke BKD Padang, ternyata berkas kami dinyatakan tidak ada. Padahal kami mengirimkan melalui Pos dan ada resi pengiriman dan tanda terima oleh BKD. Ini kan luar biasa," katanya.

Selain itu, juga ada beberapa persoalan lain diantaranya pertama soal tidak adanya akreditasi perguruan tinggi saat pelamar lulus kuliah dan kasus ini banyak dijumpai pada pelamar lulusan Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

Lalu terkait alumni Pendidikan Guru Kelas Sekolah Dasar Universitas Negeri Padang yang melamar formasi Pendidikan Guru Sekolah Dasar dinyatakan tidak lulus karena terjadi perbedaan nomenklatur jurusan di ijazah.

Berikutnya ada juga pelamar yang dinyatakan tidak lolos karena tidak mencantumkan sertifikat tanda registrasi kependidikan.

"Ada sebanyak 3576 orang pelamar yang dinyatakan tidak lolos karena persoalan yang nyaris sama itu," kata Toni.

Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra mengatakan pihaknya akan coba memfasilitasi persoalan itu ke pihak BKD Padang. 

"DPRD meminta Pemko dalam hal ini Walikota dan BKD untuk serius memperhatikan persoalan ini. Sebab karena kelalaian administrasi di OPD Pemko, ribuan orang teraniaya. Untuk itu tes saja mereka tidak bisa," katanya.

Dikatakan, DPRD akan memperjuangkan nasib para pencari kerja itu, karena sebagian besar dari mereka sudah mengabdikan diri sebagai tenaga honorer. Karena yang banyak bermasalah itu adalah tenaga pendidik.(Inf )



INFO PADANG  - Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Sumbar bakal menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Barongsai di Kota Padang, pada 9 - 11 November 2018, bertempat di GOR Himpunan Bersatu Teguh (HBT)

Kejurnas Barongsai di Kota Padang, diikuti 15 Provinsi dengan 300 atlet.
Pembukaan Kejurnas Barongsai di Kota Padang, rencananya bakal dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan turut mengundang Gubernur Sumbar, Ketua KONI Sumbar, Walikota Padang dan lainnya.

Pencabutan Nomor Urut Peserta Kejurnas FOBI 2018 oleh Sekjen FOBI Xaverius Djunair Didampingi Kabid Pembinaan FOBI Arifin H, Ketua FOBI Sumbar Iswanto Kwara, Ketua Panitia Johnson Salean serta Freddy Tan ,Rudy
Sekjen FOBI Xaverius Djunair, Minggu (21/10) mengatakan, Kejurnas FOBI 2018 ini pemanasan untuk PON 2020 di Papua. Untuk Kejurnas FOBI sendiri sudah dua kali dilaksanakan, untuk Kejurnas kali ini di Sumatera Barat, Kota Padang untuk yang ketiga kalinya. 

Ia menambahkan, ajang ini menjadi momen pengenalan Barongsai sebagai olahraga, bukan sekadar seni dan tontonan. Terlebih, prestasi olahraga Barongsai Indonesia, sudah sampai level internasional. Klub dari Sumatera Barat, bahkan ada yang sudah juara dunia.

“Barongsai ini adalah benar-benar olahraganya rakyat. Terlebih, Barongsai juga mengandung seni dan budaya. Kalau olahraga ini tidak dipertandingakan, lama-lama bisa tidak ada. Mudah-mudahan sukses saat dipertandingkan dalam PON 2020,” katanya didampingi Arifin H, Kabid Pembinaan FOBI, 

Adapun dalam Kejurnas Barongsai 2018 di Kota Padang, ada 9 kategori yang di perlombakan, yakni, Naga Taulu Bebas, Naga Halang Rintang,Naga Kecepatan,  Barongsai Tradisional, Barongsai Halang Rintang, Barongsai Kecepatan, Barongsai Taolu Bebas, Pekingsai Taolu Bebas, Pekingsai Kecepatan. 
Dalam Kejurnas FOBI 2018 ini, para atlet akan memperebutkan medali Emas, Perak dan Perunggu serta Piagam.

Ia berharap, dapat memajukan Cabor Barongsai dan diterima di masyarakat serta membawa nama daerah ke event nasional dan international. "Tugas saya untuk memajukan Cabor Barongsai di Indonesia, serta dapat membawa nama daerah ke event nasional maupun international," ujarnya. 

Ia mendorong,  para atlet untuk  berkompetisi dengan sehat sehingga bisa tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020. Barongsai sendiri, kini sudah menjadi olahraga prestasi dan telah masuk anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sejak 2013 lalu.

Kami gembira, Barongsai kini sudah jadi anggota KONI pada 2013 dan sudah dilakukan pertandingan eksibisi nya  pada 2016. Sehingga,  bisa dipertandingkan dalam PON 2020 mendatang. Olahraga barongsai sudah dipertandingkan di regional bahkan internasional. Bahkan untuk Indonesia sendiri merupakan negara ketiga di dunia berprestasi untuk olahraga Barongsai ini.

"Olahraga Barongsai ini memiliki semangat tak asing buat Indonesia yakni semangat gotong rotong, seperti yang digaungkan Bung Karno," paparnya.

Sementara Ketua Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Sumbar, Iswanto Kwara menargetkan, untuk Sumbar meraih tiga besar, sehingga para atletnya bisa menuju PON.

"Namun, Sumbar optimis untuk menang meskipun persaingan di tiap kategori pertandingan cukup ketat. Dengan persiapan yang cukup matang, yakin menang, saat ini semua persiapan sudah ready, " tegasnya.

Disisi lain tentunya kita berharap dengan adanya ivent ini dapat membantu pada sektor kepariwisataan, perhotelan, restoran, maupun tempat perbelanjaan lainnya di Kota Padang.  "Dari 15 Pengprov yang ikut berlomba dengan jumlah 300 atlet serta belum lagi di tambah pendamping atlet, tentu ini akan menjadi kunjungan cukup luar biasa, " pungkas Ketua FOBI Sumbar, Iswanto Kwara yang juga merupakan anggota DPRD Kota Padang dari partai PDI Perjuangan ini. (Inf)




Foto Bersama Komisi II DPRD Kota Padang dengan Direktur Utama PT Semen Padang beserta Staf. 
Untuk merajut kembali silaturahmi, Komisi II DPRD Padang mengunjungi PT Semen Padang. Rombongan dipimpin Koordinator Komisi II Wahyu Iramana Putra disambut Dirut PTSP Yosviandri dan sejumlah direksi dan staf, Jum'at (19/10).

Dalam paparannya, Direktur Utama Yosviandri, mengatakan di tengah persaingan yang tajam industri persemenan nasional, perseroan saat ini sedang giat memperdalam dan memperluas pasar di Sumatera. 

Dirut PT Semen Padang Yosviandri 
“Dalam holding Semen Indonesia Group, PT Semen Padang mendapat penugasan untuk fokus menggarap pasar Sumatera. Di Sumatera PT Semen Padang masih menjadi market leader dengan market share di atas 42- 44 persen,” katanya. 

Yosviandri  mengakui, sebagai dampak persaingan dalam lima tahun terakhir kinerja PT Semen Padang mengalami penurunan. “Saat ini PT Semen Padang juga menghadapi sejumlah tantangan, diantaranya over supply dimana rata–rata produksi semen hanya diserap sebesar 66 persen.Sekarang industri semen Cina tengah gencar masuk dan melakukan penetrasi ke pasar Indonesia. Termasuk ke wilayah Sumatera,” ujarnya.

Koordinator Komisi II DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra bersama Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri 
Menurut mantan Direktur Pemasaran PT Semen Indonesia, PT Semen Padang harus terus berupaya untuk menghadapi tantangan tersebut dengan meningkatkan daya saing.“Di balik tantangan itu perseroan  juga memiliki peluang yang harus dimanfaatkan dengan baik,” katanya. 

Salah satu peluang tersebut adalah pembangunan jalan tol Padang – Pekanbaru sepanjang 140 km yang akan digarap PT Hutama Karya dan peluang program dana desa di Sumatera Barat yang nilainya mencapai Rp 40 miliar yang digunakan untuk pembangunan fisik yang pasti membutuhkan semen.

Koordinator Komisi II DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra Dalam Sambutannya. 
“Manajemen PT Semen Padang berharap dapat melewati tantangan dan mampu menangkap peluang – peluang tersebut sehingga kembali bisa survive di tengah sengitnya persaingan,” kata Yosviandri.

PT Semen Padang adalah perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara berdiri sejak 18 Maret 1910 di Kota Padang. BUMN ini pada 2017 memproduksi semen sebanyak 7,4 juta ton dan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 498,76 miliar lebih. Laba 2017 ini turun dari laba tahun 2016, sebesar Rp 723 miliar.

Suasana Pertemuan Komisi II DPRD Kota di PT Semen Padang 
Sementara Wahyu mengatakan, kedatangan ke PTSP dalam rangka merajut kembali silaturahmi yang beberapa waktu sempat terganggu karena berbagai sebab.

"Terakhir pada pembahasan APBD 2019 dimana pihak Semen Padang tidak bisa menghadiri pembahasan APBD di Bukittinggi beberapa waktu lalu," katanya

Kabag Humas DPRD Kota Padang Ermanto bersama sekretariat DPRD Kota Mendampingi Komisi II ke PT Semen Padang 
Namun begitu, kedepan kita harap hubungan harmonis yang sudah terjalin dengan baik. "Yang paling penting itu jalinan komunikasi bisa berlangsung baik sehingga Semen Padang terus berkontribusi bagi pembangunan Kota Padang," katanya.(*)


INFO BATAM -- Dalam rangka mensukseskan Pemilihan DPRD Kota, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD dan Pilpres tahun 2019 .Warga Ikatan Keluarga Pesisir Selatan (IKPS) Kota Batam terpanggil mendukung H. Sukri fahrial Chaniago salah seorang tokoh Minang maju sebagai anggota DPD RI.

Ketua IKPS Kota Batam Yufrinaldi, menegaskan Warga IKPS Kota Batam harus mensukseskan Pemilu 2019. IKPS kota Batam bukan kendaraan politik, namun ini merupakan keterpanggilan untuk mendukung tokoh Minang maju di pesta Demorkrasi 2019.

"Wajar dong kita dukung tokoh Minang, H. Sukri Fahrial Chaniago maju, jadi warga IKPS Kota Batam harus membantunya,” katanya saat diwawancarai disela- sela pertemuan pengurus IKPS Kota Batam dengan H. Sukri Fahrial Chaniago di perumahan Orchid Park Batam, Jumat (19/10/2018)

Menurut, Yufrinaldi, dukungan ini berdasarkan hasil musyawarah pengurus IKPS Kota Batam yang dihadiri dari ketua IK Penasehat, Pembina dan pengurus lain yang sepakat untuk mendukung Sukri Fahrial Chaniago.

“Tidak ada alasan untuk tidak mendukung beliau,karena satu-satunya orang Minang yang ikut bertarung di DPD RI dapil Provinsi Kepulauan Riau, Adapun beliau sendiri sudah tiga kali berturut-turut menjabat sebagai anggota dewan sampai saat sekarang ini, demi marwah Minang mari sama- sama kita untuk mewujudkan hal ini,” katanya yang diamini pengurus lainnya.

Dijelaskannya, masyarakat Batam asal Sumatera Barat sangat mengetahui tentang ketokohan Sukri Fahrial sebagai orang Minang di Provinsi Kepri. Dia juga memberikan semangat kepada Calon Legislatif yang berasal dari IKPS yang akan bertarung di dapil masing- masing, agar para Caleg IKPS sungguh sungguh bertarung pada pesta demokrasi 2019 dimana juga didukung penuh oleh masyarakat IKPS itu sendiri.

“Kalau orang Minang kompak di Kepulauan Riau ini dipastikan bapak Sukri Fahrial duduk di DPD RI 2019 nanti, Beliau juga berharap, mengajak suku lainnya, karena Bapak Sukri Fahrial adalah sosok yang bersahaja,yang juga dikenal ramah di luar suku Minang juga,”katanya

Ditambahkan, Yufrinaldi yang akrab disapa Naldi ini, H.Sukri Fahrial adalah orang yang akrab dengan siapa pun, dikalangan muda ataupun tua. Mari bangun opini luruskan niat bahu-membahu, orang Minang dipastikan memilih orang Minang ,karena satu-satunya beliau Bapak Sukri fahrial yang maju di DPD RI.

Oleh kare‎na itu Yufrinaldi berharap IKPS akan terus memberikan yang terbaik bagi bangsa. Jangan sampai Nasionalisme dan rasa sekampung yang tinggi yang ditanamkan oleh IKPS dirusak oleh paham-paham yang bersifat radikal.

Tampak acara pertemuan ditutup dengan pembacaan do’a oleh Sekjen IKPS Kota Batam Syahrial Efendi. (NL)

Editor :Inf



INFO NASIONAL - Presiden Joko Widodo pagi ini, Selasa, 16 Oktober 2018, mendatangi kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Kunjungan Presiden kali ini dilakukan untuk meninjau fasilitas umum bagi penyandang disabilitas di kompleks olahraga tersebut.

"Kita ingin melihat fasilitas untuk kaum difabel terutama yang berkaitan dengan fasilitas yang ada di Senayan. Baik toilet, musala, trotoar, atau fasilitas menuju (bangku) penonton. Saya kira 80 persen sudah baik," ujar Presiden setelah peninjauan.

Didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Presiden memulai peninjauan dengan melihat fasilitas toilet yang ramah bagi para disabilitas. Fasilitas toilet itu berada di sekitar patung Bung Karno di kawasan GBK.

Selanjutnya, Presiden dan rombongan meninjau fasilitas jalur penuntun dan petunjuk bagi disabilitas berupa _guiding block_ yang berada di sepanjang trotoar.

Meski mengaku cukup puas, Presiden masih memiliki sejumlah catatan yang harus ditindaklanjuti. Misalnya ketinggian wastafel yang menurutnya terlalu tinggi.

Dirinya sekaligus mendorong agar semua provinsi, kota, dan kabupaten mulai menyediakan fasilitas yang ramah bagi disabilitas di ruang-ruang publik.

"Kita ingin mendorong agar semua provinsi, kota, kabupaten itu juga ramah terhadap disabilitas. Ini yang ke depan ingin terus kita dorong sehingga yang kurang apa, nanti secara detail saya diberi masukan oleh Pak Menteri PU. Pak Gubernur juga beri masukan," ucapnya.

Jakarta, 16 Oktober 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden
Bey Machmudin

Red: Baim

Foto: Program KOTAKU Program Kementrian PU-PR Anggaran tahun 2018 di Kawasan Batang Arau Muaro Padang (Baim)
Wajah Baru Kawasan Wisata Terpadu Segera Terwujud di Batang Arau Padang Selatan 

INFO PADANG - Warga Kota Padang Sumatera Barat, khususnya kawasan Batang Arau Kecamatan Padang Selatan sudah dapat merasakan manfaat dari program Penataan Kawasan Permukiman Kumuh Perkotaan KOTAKU, program dari Kementerian PUPR tahun anggaran 2018.

Meski masih dalam tahap pengerjaan yang terus di kebut, setidaknya sudah terlihat sekali perubahan infrastruktur yang cukup signifikan untuk kawasan Batang Arau saat ini.

Foto: Hasil Pengerjaan Sarana Untuk Pejalan Kaki yang luas serta Pagar di Kawasan Batang Arau Muaro Padang (Baim)
Ketika kita meluangkan waktu untuk jalan - jalan santai baik itu bersama teman, keluarga maupun orang tercinta,  pastinya suasana baru, pembangunan sarana infrastruktur akan sangat terlihat mulai dari bawah jembatan Siti Nurbaya hingga ke ujung Muaro Padang.

Anda akan menemukan pemandangan baru untuk kawasan Batang Arau ini. Dimana saat ini sudah ada sarana untuk pejalan kaki (trotoar,red) yang cukup lebar di sepanjang pinggiran sungai hingga ujung Muaro Padang dilengkapi dengan pagar stainlis serta lampu jalan yang elegant.

Taman Ruang Terbuka Hijau Siti Nurbaya Batang Arau Kecamatan Padang Selatan (Baim)
Makin terlihat lebih menawan lagi ketika kita berada di ujung jalan muaro Padang, dilokasi ini dahulunya terdapat sebuah lapangan bola, namun kini sudah disulap dengan dilakukan penataan sarana infrastruktur sedemikian rupa menjadi sebuah areal untuk kegiatan olahraga, bisa juga untuk panggung pergelaran seni dengan nuansa alami berupa taman ruang terbuka hijau (TRTH) sebagai tempat favorit untuk bersantai di sore hari hingga menjelang senja sembari menyaksikan pesona keindahan matahari tergelam di ufuk barat pantai Padang.

Taman Ruang Terbuka Hijau 
Taman ruang terbuka hijau di ujung muara Padang ini pun bisa dinikmati wisatawan domestik untuk beristirahat sejanak sebelum atau sesudah menempuh perjalanan wisata ke Pantai Air Manis dimana disana ada kisah legenda Batu si Malin Kundang, maupun kunjungan wisata ke Taman Puncak Gunung Padang yang dikenal dengan kisahnya Siti Nurbaya.

Foto: Drainase, Lokasi Parkir dan UKM di Batang Arau Muaro Padang .
Pengunjungpun tak perlu risau untuk fasilitas toilet (WC Umum, red), begitupun untuk sarana ibadah (masjid /mushalla) , karena dikawasan ini ada tiga titik dibangun fasilitas Wc umum sementara tempat beribadah khusus muslim ada beberapa masjid dan mushalla yang berada di kawasan Batang Arau ini.

Selain itu melalui program KOTAKU ini juga ada areal pedagang UMKM dan kuliner serta areal parkir yang memadai. Tidak hanya itu saja, perbaikan drainase yang berada di depan rumah para warga setempat juga dilakukan. Perbaikan drainase ini sekaligus dipasangkan lapisan batu granit/ pualam sebagai lapisan atas disepanjang aliran drainase berfungsi sebagai trotoar.

Pengerjaan Infrastuktur Terus Dikebut

Senin, 15 Oktober 2018,  hasil pantauan infonusantara.net, dilapangan untuk pengerjaan proyek program KOTAKU dikawasan Batang Arau ini masih terus dikebut. Terlihat tak seberapa jauh dari bawah jembatan Siti Nurbaya, puluhan para pekerja sibuk melakukan aktifitasnya untuk melanjutkan penuntasan proyek pembangunan program Kementrian PU-PR ini, meski saat itu cuaca tak bersahabat di iringi guyuran hujan yang cukup deras.

Foto: Kondisi Hujan Pengerjaan Terus Berjalan  
Pengerjaan trotoar, pagar, drainase, serta taman taman ruang terbuka hijau sebagian besar sudah terlaksana pada jalan menuju ujung muaro Padang Kampung Pambayan. Sementara pelaksanaan pengerjaan dari Masjid Nurul Huda Kampung Pangalangan hingga lokasi di bawah jembatan Siti Nurbaya tepatnya di depan kantor lurah Batang Arau masih banyak pengerjaan yang mesti di sempurnakan. Begitupun pengerjaan hingga depan SD Tirto Nadi Kampung Batu.

Suksesnya sebuah kegiatan perkerjaan pembangunan tentu tak lepas dari komunikasi yang baik dan intens antara Owner, pihak pengawas, juga dukungan masyarakat sekitar, dan bagian inti yang paling terpentingnya adalah perkerjaan tersebut di laksanakan oleh Perusahaan kontraktor  yang profesianoal dan berpengalaman dalam bidangnya.


Kegiatan  peningkatan kualitas Kawasan Pemukiman Kumuh Batang Arau kota Padang yang di anggarkan oleh Dirjen Cipta Karya Kementrian PUPR ini di targetkan akan selesai selama 240 Hari Kalender pasca penanda tanganan kontrak, yang di kerjakan oleh PT.Mari Bangun Nusantara JO PT.Mari Bangun Persada Spesialis selaku kontraktor pelaksana, dengan nilai kontrak Rp25.463.890.000-.

Salah seorang selaku bagian dari pihak pelaksana yang tak mau namanya disebut menjelaskan, “kami terus memacu kegiatan perkerjaan secepat mungkin, dan sejauh ini kegiatan berjalan lancar, bahkan dapat dikatakan tidak ada kendala sama sekali, hanya saja jika kondisi cuaca buruk di guyur hujan yang cukup deras tentu pengerjaan sedikit terhambat, "ungkapnya.


Lebih lanjut di jelaskan, seperti kita lihat bersama, lokasi kegiatan ini berada pada kawasan rame aktivitas penduduk dan lalulalang kendaraan, perlu pemetaan system kerja yang matang, agar dalam penerapan kegiatan perkerjaan di lapangan tidak mengganggu aktivitas warga sekitar dan pengguna jalan raya." Dan kami sangat yakin kegiatan ini akan dapat di selesaikan tepat waktu"  tegas dengan penuh optimis.

Alex Indra Lukman: 
Penataan Kawasan Batang Arau Akan Dijadikan Proyek Percontohan Melalui Program KOTAKU 


Anggota Komisi V DPR RI Alex Indra Lukman 
Anggota Komisi V DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan, Alex Indra Lukman mendorong pelaksanaan program Penataan Kawasan Permukiman Kumuh tahun anggaran 2018 di kota Padang.

Program dari Kementerian PUPR tersebut, dialokasikan sebesar Rp.25 Miliar lebih untuk penataan daerah sepanjang muara sungai di Kelurahan Batang Arau Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumbar.


Dari semua program serupa yang ada diseluruh tanah air, dari Aceh hingga Papua, Kelurahan Batang Arau mendapat anggaran paling besar dan akan dijadikan proyek percontohan. Kawasan Batang Arau ini memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh kota - kota lain. Pasalnya kawasan ini mempertemukan laut, sungai, gunung dan kota.

"Nah keunggulan yang dimiliki ini tentunya perlu penataan, sehingga saya meminta Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk menata lewat program KOTAKU sehingga nanti menjadi kawasan wisata baru di kota Padang,” kata Alex.

Disampaikan, program ini bertujuan untuk menata dan mempercantik kawasan Batang Arau mulai dari perbaikan jalan, trotoar, drainase hingga sanitasi. Selain itu, juga dibuat taman-taman tempat bermain berasantai dan areal pedagang UMKM dan kuliner. Juga ada panggung untuk pergelaran seni budaya, areal untuk kegiatan olahraga serta areal parkir yang memadai.

“Ini adalah implementasi kebijakan Bapak Presiden Joko Widodo untuk membuka kawasan ekonomi baru, di mana dengan menjadikan kawasan ini sebagai tempat wisata, tentu akan berdampak kepada terbukanya lapangan pekerjaan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” ujar ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Barat ini.

“Saat penataan kawasan ini telah siap nanti, saya berharap pada masyarakat agar bisa merawat dan menjaga serta memanfaatkan kawasan ini semaksimal mungkin, serta meminta pada pemerintah daerah untuk mengawasi secara ketat pemanfaatan kawasan ini sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ungkap anggota DPR RI asal Sumatera Barat ini.(*)

Red: Baim 




INFO NASIONAL -Presiden Joko Widodo bersilaturahmi dengan para atlet Indonesia yang berlaga di Asian Para Games 2018. Pertemuan dihelat di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 13 Oktober 2018.

Saat memberikan sambutannya, Presiden mengatakan dirinya telah melihat dedikasi dan kerja keras para atlet disabilitas Indonesia sejak dari tempat latihan, baik di Solo maupun di Jakarta.


"Saya melihat badminton, saya lihat tenis meja, saya lihat, saya amati di voli duduk, di menembak, saya melihat sebuah dedikasi dan kerja keras dalam menyiapkan diri menghadapi Asian Para Games 2018. Bekerja keras, sebuah kerja keras yang luar biasa," kata Presiden di Ruang Garuda.

Raihan medali yang diperoleh atlet Indonesia telah melebihi target awal yang diberikan pemerintah, yakni 16 emas dan posisi 8 besar.

"Target yang saya berikan jelas di awal, 16 (medali emas) harus. Kemudian masuk ke 8 besar, harus. Tapi ternyata meleset semuanya, melesetnya ke atas," ujarnya diiringi tepuk para atlet dan ofisial yang hadir.


Presiden mengatakan dirinya terus memantau perkembangan perolehan medali kontingen Indonesia ini. Waktu dirinya menonton pertandingan angkat berat, Indonesia baru mendapatkan 9 medali emas. Kemudian Presiden mengaku saat itu dirinya dibisiki jika Indonesia bisa dapat 18 medali emas.

"Alhamdulillah paling tidak target sudah terlampaui. Hari berikut saya diberi tahu sekarang sudah 24. Berikutnya lagi saya diberi tahu 34. Tadi saya diberi tahu, saya dibisiki pasti ini dapat 35 emas. Kalau dapat 35 berarti kita masuk 5 besar. Yang jelas emasnya melebihi Asian Games," lanjutnya yang kembali disambut meriah semua hadirin. 

Atas capaian tersebut, para atlet langsung menerima bonus raihan medali sebagai wujud apresiasi dari pemerintah atas prestasi yang ditorehkan mereka. Seperti halnya saat Asian Games, bonus atlet yang diterima ini langsung dapat diterima para atlet bahkan sebelum upacara penutupan Asian Para Games digelar.

Pada kesempatan ini, Presiden langsung menyerahkan bonus secara simbolis kepada perwakilan atlet, yaitu Hendi Wirawan atlet cabang catur untuk medali emas, Aris atlet cabang renang untuk medali perak, dan Sriyanti atlet cabang _lawn bowl_ untuk medali perunggu. Tak hanya itu, untuk mengapresiasi para atlet yang belum berhasil mendapatkan medali, Presiden juga menyerahkan bonus yang diwakili oleh Rahayu atlet cabang angkat berat.

Besaran bonus berupa tabungan yang diterima para atlet ini pun sama dengan bonus untuk para peraih medali Asian Games 2018 lalu, yakni Rp1,5 miliar untuk peraih medali emas, Rp1 miliar untuk peraih medali perak, dan Rp750 juta untuk peraih medali perunggu. Sementara untuk atlet yang belum mendapatkan medali diberikan bonus apresiasi sebesar Rp20 juta.

Banyaknya bonus yang diberikan pemerintah ini pun membuat Presiden sempat berkelakar bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dikeluarkan pun menjadi lebih banyak.

"APBN yang keluar untuk saudara-saudara lebih banyak. Tapi kita syukuri alhamdulillah karena ini untuk nama bangsa dan negara Indonesia. Saya akan serahkan langsung pada pagi hari ini bonus. Bonusnya sama seperti Asian Games, Asian Para Games dan Asian Games sama. Yang jelas yang dapat emas itu dapat Rp 1,5 miliar," ujarnya.

Menurut Presiden, bonus yang diserahkan kepada para atlet tersebut sesuai dengan prestasi yang telah ditorehkan para anak bangsa.

"Negara tidak rugi memberikan itu kepada bapak dan ibu yang telah mengangkat harkat dan martabat negara kita ke kancah Asia. Mungkin yang dapat emas yang belum hadir di sini akan saya serahkan sendiri. Kan masih ada waktu sampai sore. Saya rasa itu. Sekali lagi saya amat bangga pada saudara-saudara sekalian," tandasnya.

Presiden kemudian mengajak para atlet dan ofisial untuk berfoto bersama di halaman belakang Istana Bogor. Setelah foto bersama, para atlet kemudian bersantap siang bersama di Gedung Sayap Kiri Istana Kepresidenan Bogor.

Turut mendampingi Presiden dalam acara ini  yaitu, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Ketua Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC) Raja Sapta Oktohari, dan _Chef de Mission_ kontingen Indonesia Arminsyah.

Kontingen Indonesia hingga Sabtu sore, 13 Oktober 2018 telah mengoleksi 37 medali emas, 47 medali perak, dan 51 medali perunggu dan bertengger di posisi kelima klasemen perolehan medali.

Bogor, 13 Oktober 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden
Bey Machmudin

Pemred :Baim

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah Bersama Hendra Febrizal Direktur Utama PDAM Padang 
INFO PADANG - Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah resmi melantik Hendra Febrizal menjadi Direktur Utama PDAM Kota Padang, Kamis 11 Oktober 2018. Pelantikan dimulai sekitar pukul 13.30 WIB. Dalam amanatnya walikota, meminta kepada Dirut baru tersebut untuk bisa mengembangkan bisnis PDAM sebagai perusahaan milik daerah, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hendra Febrizal Direktur Utama PDAM Padang Bersama Istri 
“Diharapkan, dirut yang baru dilantik bisa memajukan PDAM ini menjadi lebih baik. Serta meningkatkan pelayanan serta kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan,” ujar Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah dalam sambutannya.

Mahyeldi meminta seluruh jajaran agar bisa mendukung setiap program dan kebijakan yang dibuat oleh Direktur Utama yang baru, ataupun yang sedang berjalan saat ini dibuat oleh Direktur Utama yang lama.

“Saya meminta untuk beberapa bulan kedepan, ada kita menghadirkan konsep dan itu nanti bersamaan dengan pemerintah daerah. Sehingga nanti, ditahun 2020 kita mulai mengimplementasikan. Barangkali dalam kurun waktu dua tahun setelah itu tahun 2021 atau 2022, minimal ada sebahagian kawasan-kawasan di Kota Padang ini, yang bisa kita suguhkan air minum,” Kata Mahyeldi.

Walikota mengatakan saat ini Padang sudah mulai menjadi kota Internasional. Jadi salah satu tujuan dari pemerintah saat ini bagaimana membuat para pengunjung manca negara senang ketika berkunjung ke Kota Padang.

“Jadi salah satu cara bagaimana membuat turis mancanegara senang berkunjung ke Padang salah satunya, meningkatkan kualitas air minum. Oleh sebab itu, kita saat ini sudah mulai berkoordinasi dengan PDAM serta mengevaluasi kinerja-kinerjanya,” kata Mahyeldi.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Kota Padang, Hendra Febrizal usai menjalani pelantikan menyampaikan terimakasih kepada pemerintah Kota Padang yang telah memberikan amanah kepadanya menjabat sebagai Direktur Utama PDAM.


“Tentunya, apa saja program-program yang sedang berjalan saat ini tentu kita lanjutkan dan kita kembangkan. Kita berharap, salah satu program kita menjadikan satu kawasan menjadi zona air minum dapat terwujud. Mudah-mudahan seperti yang disampaian pak wali tadi, program ini akan kita percepat dan semoga di tahun 2019 nanti akan segera terwujud,” kata Hendra Febrizal. (*)

Alex Indra Lukman dalam kunjungan kerja sekaligus menghadiri kegiatan inovasi desa di aula Bappeda Mentawai.
INFO MENTAWAI – Program inovasi desa dalam kegiatan bursa inovasi yang ada di Kabupaten Kepulauan Mentawai perlu dikembangkan lagi. Bahkan, kalau bisa dikembangkan dengan mencari kesesuaian serta mengembangkan lagi pola-pola program yang dilaksanakan di daerah lain. Hal itu dikatakan Anggota Komisi V DPR RI, Alex Indra Lukman dalam kunjungannya ke Mentawai, Rabu (10/10).

Menurutnya, butuh penelitian untuk mencocokkan program yang dilaksanakan di daerah lain sekaligus menggali potensi desa-desa yang ada di Mentawai. Alex Indra Lukman juga mengajak seluruh komponen di pemerintahan desa untuk melakukan sharing dengan daerah lain. 


Mana program yang cocok dilaksanakan daerah yang berhasil melaksanakan program tersebut, sehingga tidak ada lagi kegiatan uji coba dan kegagalan yang tidak perlu. “Intinya, kita memahami potensi, baru mencari program yang cocok dilaksanakan di daerah,” kata Alex Indra Lukman usai kunjungan kerja sekaligus menghadiri kegiatan inovasi desa di aula Bappeda Mentawai.

Ia mengatakan, anggaran yang dikucurkan setiap desa bervariasi mencapai Rp800 juta hingga Rp1 miliar dibantu dengan APBD. Di Mentawai, setiap desa anggarannya bisa sampai Rp2 miliar hingga Rp3 miliar. 

Besarnya anggaran dana desa di Mentawai, kata Alex, merupakan wujud dari implementasi salah satu poin nawacita membangun daerah pinggiran dan itu sudah dilaksanakan di daerah Mentawai, ujarnya. 

Alex Indra Lukman menghimbau seluruh desa yang ada di Mentawai untuk bisa merumuskan program desa yang langsung dirasakan oleh masyarakat sesuai dengan peraturan penggunaan dana desa serta memperhatikan peraturan-peraturan pengelolaan keuangan yang berlaku saat ini. 

Kemudian, pada pemerintahan desa harus jeli melihat peraturan, karena persoalan pengelolaan keuangan desa sering terjadi. Oleh karena itu, di minta untuk membangun komunikasi dengan pihak penegak hukum agar tidak terjadi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan desa. (ers)

Silaturahmi Akbar Polres Pati Dalam Rangka Memperingati Hari Kesaktian Pancasila 
INFO PATI - Kepolisian Resor Pati yang saat ini dipimpin oleh AKBP Uri Nartanti Istiwidayati S.Ik, M.Si. menggelar silahturahmi dan pengajian akbar 
dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila dan menyongsong Pemilu damai, aman dan sejuk guna mempererat ukhuwah Islamiyah, persatuan dan kesatuan bangsa serta cinta tanah air, di halaman Mapolres Pati, Selasa (09/10/18) 

Acara silaturahmi dan pengajian Akbar mengundang Maulana Al Habib Luthfi Bin Ali Bin Hasyim Bin Yahya dari Pekalongan, Habib Umar Mutohar, Habib Al Ja'far. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kabidkum Polda Jateng, Forkompinda Kabupaten Pati. 

Dalam rangkaian acara, Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arief Darmawan S.Sos. didaulat membacakan teks Pancasila yang di ikuti seluruh jama'ah pengajian serta para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Kapolres Pati Uri Nartanti menyampaikan kepada ribuan jamaah pengajian, dalam kegiatan ini agar bersama-sama menghormati keberagaman yang ada di Indonesia khususnya di Kabupaten Pati.

Lebih lanjut menerangkan “Indonesia kaya akan keberagaman. Mulai dari adat, budaya, agama, suku, bangsa hingga bahasa. Namun dengan perbedaan tersebut kita tetaplah satu, yaitu Indonesia. 

"Mari kita sebagai rakyat Indonesia khususnya masyarakat Pati untuk menjaga keberagaman yang ada dengan saling menghormati dan bertoleransi. Jangan mudah terprovokasi dan tersulut emosi,” ujarnya.

Kapolres juga menjelaskan tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan menjaga empat pilar kebangsaan. Empat pilar tersebut adalah Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Mari kita jaga keamanan dan ketertiban Kabupaten Pati, Kami Kepolisian tidak mampu menjaga Pati tanpa bantuan dari TNI, ulama serta segenap lapisan masyarakat Pati. Selain itu masyarakat Pati agar taat kepada kewajiban sebagai umat beragama serta menjadi bangsa yang cerdas dalam menjaga persatuan dan kesatuan di dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya. 

Hal serupa juga diungkapkan Bupati Pati H. Haryanto S.H., M.M., M.Si atas apresiasinya kepada Polres Pati dengan terselenggaranya silahturahmi dan pengajian akbar ini untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan menjaga keutuhan NKRI dengan menangkal dan melawan paham radikalisme khususnya di wilayah Kabupaten Pati. 

Laporan: (Wn/Narto Pendim Pati)

Presiden Jokowi Membuka Rakernas ke-28 IWAPI di Inna Muara Hotel Padang Sumatera Barat 

INFO
NASIONAL
- Presiden Joko Widodo mendorong para perempuan pengusaha untuk memasarkan produk-produknya ke pasar-pasar di mancanegara. Dirinya meyakini dengan meningkatkan ekspor dan investasi maka akan memperbaiki defisit neraca perdagangan dan neraca transaksi berjalan.

"Saya mengajak ibu-ibu semua agar berani mengarahkan produknya ke pasar ekspor. Enggak usah ragu karena pasar itu ada segmentasinya yang berbeda-beda. Ada segmentasi atas, tengah, dan bawah," kata Presiden dalam sambutannya saat membuka Rapat Kerja Nasional ke-28 Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) tahun 2018 yang digelar di Hotel Grand Inna, Kota Padang, Sumatra Barat, Senin, 8 Oktober 2018.

Presiden meyakini produk-produk yang dihasilkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia tidak kalah bersaing dengan produk-produk dari negara lain. Hanya saja, terkadang para pengusaha terjebak dalam pemikiran bahwa tujuan ekspor itu harus ke Amerika, Eropa, atau Jepang. 

 "Jadi yang namanya pasar ekspor itu kita selalu mikirnya harus Amerika, harus Eropa, harus Jepang, padahal pasar-pasar yang lain di Asia Afrika terbentang sangat luas dan produk-produk kita bisa bersaing dengan produk-produknya dari negara lain, harganya, kualitasnya," ujarnya. 

Presiden menuturkan itu setelah dirinya mengundang salah seorang pengusaha wanita untuk berbagi cerita. Leni, begitu seorang ibu memperkenalkan dirinya, menyampaikan bahwa ia sudah mengeskpor produknya ke pasar-pasar ekspor nontradisional, yaitu negara-negara di Asia dan Afrika. "Saya ekspor ke Afrika. Nigeria, Kamerun, Ghana, dan juga ke Korea, dan satu lagi saya masuk ke pasar Filipina Pak," ujar Ibu Leni. 

Kepada Kepala Negara ia menceritakan awal dirinya membuka usaha dengan berjualan sendiri memakai ransel. Hingga kini ekspornya sudah puluhan ribu produk per satu kontainer yang nilainya ditaksir sebesar USD100 ribu. "Dan nanti bulan depan kami membuka _market_ baru lagi yaitu di Kamerun. Grand Openingnya 27 November," ujar Ibu Leni. 

Melihat banyaknya perempuan pengusaha yang sukses, Presiden pun berkata bahwa perempuan pengusaha sebenarnya itu lebih gigih, lebih ulet, lebih teliti, dan lebih perhitungan dari pengusaha laki-laki. Semua hal itu menurutnya merupakan modal besar pengusaha untuk sukses. 

"Kalau pengusaha itu apa pun yang namanya berjualan menentukan harga pasti dihitung, dikalkulasi, _cost_-nya berapa, untung mau berapa, itu yg saya yakini," lanjut Kepala Negara. 

Oleh sebab itu, Presiden percaya bahwa Indonesia membutuhkan lebih banyak perempuan pengusaha jika ingin semakin maju ekonominya. Tidak hanya itu, dalam menghadapi persaingan ekonomi ke depan, Indonesia membutuhkan semakin banyak pengusaha yang mampu membuka lapangan pekerjaan, pengusaha yang tidak hanya kuat di pasar dalam negeri tapi juga kuat untuk pasar-pasar ekspor. 

"Ingat bahwa tulang punggung ekonomi kita adalah terbesar di Asia Tenggara. GDP kita terbesar di Asia Tenggara dan di dalamnya yang terbesar memang usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah. Yang di dalamnya lagi adalah pengusaha-pengusaha perempuan," ujarnya.

Di penghujung sambutannya, Presiden mengajak para pengusaha untuk beradaptasi dalam menghadapi perubahan global cepat sebagai akibat dari revolusi industri 4.0, termasuk hal-hal seperti _artificial intelligence, internet of thing, crypto currency, bit coin,_ hingga _virtual reality._ "Kalau ini kita enggak mengerti, kita masih pakai cara-cara lama padahal dunia sudah berubah, hati-hati. Saya senang tadi Bu Nita menyampaikan sudah mulai mengajak para perempuan pengusaha untuk menjual produknya secara online, kalau kita ingin barang-barang kita terjual dengan cepat dengan harga yang baik," tandasnya. 

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam acara ini Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, dan Gubemur Sumatra Barat Irwan Prayitno. 

Padang, 8 Oktober 2018 Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin

Komite IV DPD RI Laksanakan Kunjungan Kerja di Balaikota Padang Sumatera Barat terkait Pembahasan RUU Konsultan Pajak 

INFO PADANG - Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI berkunjung ke Balaikota Padang Sumatera Barat dalam rangka menampung masukan tentang penyusunan pandangan DPD RI terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Konsultan Pajak, bertempat di ruangan Abu Bakar Jaar Balaikota Padang, Selasa (9/10). 

Kunjungan dari 12 orang anggota Komite IV DPD RI ini disambut Walikota Padang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang Asnel. Pertemuan itu diikuti sejumlah praktisi keuangan dari perbankan, akademisi dan praktisi perpajakan. Ketua Komite IV DPD RI, Ayi Hambali menegaskan, kedudukan konsultan pajak sangat penting bagi kehidupan berbangsa dan negara. 

Namun saat ini,  belum ada aturan perundang-undangan yang mengaturnya.  "Ketiadaan aturan perundang-undangan yang mengatur profesi konsultan pajak menjadikan DPR RI menginisiasi Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Konsultan Pajak," katanya.

Konsultan pajak merupakan suatu pekerjaan yang sangat mulia dan diperlukan oleh negara. Namun, kecenderungan orang melihat konsultan pajak dianggap negatif. Padahal sesungguhnya konsultan pajak akan mendudukkan orang membayar pajak.

Perlu diketahui bahwa pajak merupakan tulang punggung pendapatan negara, yang saat ini persentase wajib pajak kita sangat rendah. Makanya RUU ini sangat penting," ujarnya. 

Di sisi lain, ia juga mengapresiasi bahwa, masyarakat di Sumbar sudah sangat mengerti bahwa sangat perlu konsultan pajak ini. Sehingga baik masyarakat sebagai wajib pajak maupun pemerintah sebagai penerima pajak bisa diberlakukan secara adil. 

 "Dengan kata lain masyarakat wajib pajak maupun pemerintah dengan kewajiban ini tidak saling dirugikan. Kita lihat di luar negeri, masyarakat disana sangat taat pada pajak sehingga imbal balik positif nya juga dirasakan oleh masyarakat disana," sebut Ayi. 

Setelah ini masukan yang didapat dari daerah akan difinalisasi pekan depan. Dan seminggu kemudian akan dilaporkan pada DPR RI dan Pemerintah. Anggota DPD harus memberikan pertimbangan terhadap RUU yang diusulkan DPR RI. 

 "Untuk itu dalam kunjungan kerja ini kami ingin mendengarkan masukan dari bapak, ibu,  sebagai bahan bagi kami ketika pembahasan RUU Konsultan Pajak ini. Disamping pajak, jelasnya,  pemerimaan negara adalah PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak,  red). "Oleh karena itu,  kita juga ingin memasukan PNBP ke dalam RUU ini," katanya.

Rapat yang sama juga digelar di Sulawesi Selatan. Jumlah Komite IV ini 33 orang, dibagi. Setengah ke Padang, setengah lagi ke Sulawesi Selatan. "Namun, yang jelas, rapat di daerah bertujuan agar pandangan serta masukan dari daerah juga dapat dipertimbangkan dalam rangka pembahasan RUU Konsultan Pajak ini," ungkap Ayi Hambali 

Sementara itu,  Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang,  Asnel menyampaikan,  Pemerintah Kota Padang berterimakasih atas kunjungan Komite IV DPD RI yang telah melaksanakan sosialisasi RUU tentang Konsultan Pajak tersebut.  "Kami atas nama Pemerintah Kota Padang mengucapkan selamat datang kepada Ketua Komite IV DPD RI dan rombongan. Karena sudah mengunjung Kota Padang,  kata Asnel,  pihaknya mengajak rombongan Komite IV untuk menikmati objek wisata dan kuliner yang ada di Kota Padang. 

"Saya mengajak Ketua Komite IV dan rombongan menikmati objek-objek wisata dan kuliner di Kota Padang. Masakan Padang itu hanya ada dua,  yaitu enak atau enak sekali," pungkas Asnel.(Inf )



INFO PADANG  - Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra mengapresiasi pembentukan Pos Usaha Kesehatan (Pos UKK) di Kelurahan Gunung Pangilun.

Menurut Wahyu Pos UKK merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat di kelompok pekerja informal utamanya di dalam upaya promotif, preventif untuk melindungi pekerja agar hidup sehat dan terbebas dari gangguan kesehatan serta pengaruh pengaruh buruk yang diakibatkan oleh pekerjaan. 

"Prinsip Pos UKK adalah dari, oleh, dan untuk kelompok pekerja mandiri, kecil dan mikro di masyarakat," katanya, Senin (8/10)

Dia mengatakan sebagai anggota DPRD dia akan berupaya membantu dan memfasilitasi apa nantinya yang menjadi kebutuhan Pos UKK yang telah dibentuk tersebut.

"Sudah menjadi kewajiban kami sebagai wakil rakyat memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya," kata Wahyu.

Sementara Lurah Gunung Pangilun Andi Amir mengatakan Pos UKK merupakan tindakan preventif melindungi pekerja agar hidup sehat dan terbebas dari gangguan kesehatan serta pengaruh buruk yang diakibatkan oleh pekerjaan.

"Jadi salah satu tujuannya adalah untuk mengupgrade pengetahuan pekerja tentang kesehatan kerja dan kemampuan pekerja dalam menolong diri sendiri, pelayanan kesehatan kerja oleh kader, pekerja dan tenaga kesehatan," ujarnya.

Manfaat Pos UKK bagi pekerja adalah dapat mendeteksi secara dini permasalahan kesehatan kerja dan memperoleh pelayanan kesehatan kerja yang terjangkau. Bagi kader kesehatan, Pos UKK memiliki manfaat mendapatkan informasi lebih awal tentang kesehatan kerja. 

"Sedangkan bagi Puskesmas, mampu memperluas jangkauan pelayanan dan mengoptimalkan fungsi puskesmas. Dilain pihak manfaat bagi sektor lain yakni bisa memadukan kegiatan sektornya dan pemberdayaan masyarakat dengan lebih efektif dan efisien," katanya.

Pada kesempatan itu dibentuk tiga Pos UKK yakni Pos UKK Kelompok Pengrajin Pengolahan Limbah, Pos UKK Kelompok Pengrajin Akrilik dan Pos UKK Kelompok Produksi Makanan Kering. Kelompok-kelompok itu dibawah koordinasi Puskesmas Alai.(bbg)

Warga Padang Selatan Antusias Menyambut Kedatangan Anggota Komisi V DPR RI Alex Indra Lukman di halaman kantor Camat Padang Selatan 
INFO PADANG  - Puluhan peserta dari tiga kelurahan di Kecamatan Padang Selatan penerima program bantuan bedah rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR), terlihat antusias menyambut kedatangan Anggota Komisi V DPR RI , Alex Indra Lukman di halaman kantor Camat Padang Selatan, Senin (8/10). 


Anggota Komisi V DPR RI Alex Indra Lukman menyampaikan ini merupakan program sosialisasi dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang lebih kita kenal dengan istilah bedah rumah,program rumah layak huni dari Presiden RI Joko Widodo yang dikerjakan oleh Kementerian  PUPR.

"Selaku anggota Komisi V DPR RI tentunya saya wajib memperjuangkan program ini agar bisa dinikmati dan dirasakan oleh masyarakat di Dapil 1 Sumbar, kota Padang khususnya, " kata Alek dari halaman kantor Camat Padang Selatan. 

Anggota Komisi V DPR RI Alex Indra Lukman Didampingi Christian Rudy Kurniawan Sutiono Foto Bersama dengan Warga Penerima Bantuan Program BSPS Kementrian PUPR 
Alek Indra Lukman mengatakan untuk Dapil I Sumbar, Kota Padang melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementrian PU-PR ini ada 4000 rumah, dimana nominal setiap rumah dari program BSPS ini sebesar Rp 15juta, rincian Rp12,5juta untuk material bangunan dan Rp 2,5juta upah.

Tadi juga sudah saya sampaikan kepada warga penerima bantuan yang datang, bahwa anggaran ini memanglah kurang cukup, maka anggaran ini harus dimanfaatkan secara stimulan, diminta agar masyarakat bisa ikut membantu secara gotong-royong. 

"Ya, tentunya melalui program ini tentunya sangat dapat membantu dan  dirasakan sekali manfaatnya bagi banyak masyarakat kita yang kurang mampu di Sumatera Barat khususnya Kota Padang," pungkasnya. 

Sementara Christian Rudy Kurniawan Sutiono salah seorang kader PDI Perjuangan yang turut mendampingi Alek Indra Lukman mengatakan, yang sekarang ini untuk bantuan bedah rumah dari program BSPS Kementrian PU-PR memasuki tahap III untuk Kecamatan Padang Selatan.

Untuk tahap III ini ada tiga kelurahan yakni, Kelurahan Ranah Parak Rumbio, Seberang Padang, Mata Air. Masing -  masing setiap kelurahan ini mendapat bantuan untuk 20 rumah bedah rumah menjadi calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) , jadi semuanya ada 60 rumah untuk tahap III ini.

"Untuk mensukseskan program ini, kita turut andil saling bekerja sama dari para Caleg PDI Perjuangan di Dapil IV Padang Selatan - Padang Timur  mencari rumah - rumah  warga yang tepat sasaran dan betul betul layak untuk di rekomendasikan agar dapat menerima bantuan bedah rumah ini," ujar Rudy yang juga maju sebagai Caleg DPRD Kota Padang Dapil IV Padang Selatan - Padang Timur dari PDI Perjuangan.


"Selain itu menurutnya, ini salah satu nya juga membantu program pemerintah kota padang , namun saja letak nya penerima program ini di Kota Padang serta sejumlah daerah lainnya di Sumbar adalah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementrian PU-PR, merupakan aspirasi anggota Komisi V DPR RI, Alex Indra Lukman," ungkapnya. (Inf)


Presiden RI Joko Widodo 

INFO NASIONAL - Presiden Jokowi kembali melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat.Bahkan, pada kunjungan kali ini, mantan Gubernur DKI Jakarta itu dijadwalkan untuk membuka Rakernas Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) ke-28.

"Iya, besok (Senin,red) sore Pak Jokowi sampai di Padang untuk membuka acara Rakernas IWAPI di Inna Muara Hotel yang digelar pada Senin malam," kata Ketua Umum IWAPI Sumbar, Emma Yohana saat dibubungi melalui telepon genggam, Minggu (7/10/2018).

Acara Rakernas IWAPI itu, sebut Emma, dibuka oleh Presiden Jokowi sekitar pukul 20.00 WIB.Setelah acara pembukaan digelar, beliau kembali ke Jakarta.

"Pak Presiden tidak bermalam. Beliau akan kembali ke Jakarta usai meresmikan pembukaan Rakernas," ujarnya.

Selain Jokowi, pada Rakernas yang digelar pada 8-10 Oktober itu, juga hadir Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan Menteri Pemberdayaan Perempuan Yohana Yembise, serta sejumlah pimpinan Bank.

"Rakernas ini akan dihadiri sekitar 1500 anggota IWAPI seluruh Indonesia. Baik dari DPP maupun DPD. Sampai sore ini, sudah ada sekitar 1000 lebih anggota yang sudah menkonfirmasi kedatangannya. Jumlah ini akan terus bertambah mengingat Rakernas dibuka Senin (8/10/2018)," bebernya.

Selama Rakernas digelar, lanjutnya, IWAPI juga mengadakan acara seminar yang akan dihadiri sejumlah pihak kementerian terkait yang ada hubungannya dengan dunia wirausaha untuk menjadi pemateri seminar.

Seminar itu diadakan supaya dapat mendorong dan meningkatkan motivasi pengusaha wanita Indonesia untuk mengembangkan usahanya.

Kemudian di samping itu, seminar tersebut juga diharapkan agar anggota IWAPI bisa meningkatkan kemampuan dan pengetahuannya.

“Baik kemampuan dari sisi produk maupun manajemen, karena saat ini kita dihadapkan pada persaingan global melalui pasar online yang semakin menggurita. Dan tentunya, kami di IWAPI juga harus mengupdate semua hal yang berkaitan dengan beberapa hal tersebut,” bebernya.

Selain seminar, Senator asal Sumbar itu juga menyebut bahwa pada Rakernas besok, juga diadakan kegiatan sosial berupa penanaman 10 ribu batang bibit pohon produktif.

Penanaman pohon produktif itu akan dilakukan secara simbolis di halaman Museum Adityawarman.

“Info awalnya, yang akan melakukan penanaman secara simbolis nantinya Menteri Kehutanaan dan Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya Bakar bersama Ketum DPP IWAPI, Dyah Anita Prihapsari. Namun sampai sore ini, belum ada konfirmasi apakah Buk Menteri jadi datang atau tidak. Sampai saat ini kami masih menunggu konfirmasinya," beber Emma.

Ditambahkannya, selain menggelar kegiatan seminar dan penanaman pohon, juga dibuka acara pameran. Bahkan, sebanyak 80 stand disediakan IWAPI untuk di tempati.

"Stan pameran itu pada umumnya diisi oleh berbagai hasil produksi dari pelaku UMKM yang merupakan aggota IWAPI dari berbagai provinsi," pungkasnya. (trb)



INFO NASIONAL - Presiden Joko Widodo menerima gelar Tuanku Sri Indera Utama Junjungan Negeri dari Kesultanan Deli. Penganugerahan gelar ini dihelat di ruang utama Istana Maimoon, Minggu 6 Oktober 2018. Gelar adat ini merupakan gelar bangsawan tertinggi di Kesultanan Deli.

Prosesi pemberian gelar dimulai sekira pukul 11.00 WIB. Prosesi penganugerahan diawali dengan pemasangan Tengkulok oleh Pemangku Sultan Deli Tengku Hamdy Osman Delikhan Al-Haj.

Setelah itu, prosesi dilanjutkan dengan penyematan pin dan keris oleh Sultan Deli, Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam. Sultan kemudian menandatanganani Surat Ceri yang kemudian diserahkan kepada Presiden Jokowi.


Prosesi Tepung Tawar menjadi rangkaian prosesi berikutnya. Prosesi ini melibatkan 4 unsur perwakilan, yaitu Sultan Deli, perwakilan Raja-raja Nusantara, Gubernur Sumatera Utara, dan perwakilan Alim ulama.

Saat memberikan sambutan, Presiden pun berpantun untuk mengucapkan terima kasih atas kehormatan yang diberikan Kesultanan Deli kepadanya.

_Buah cempedak bentuknya bujur_
_Sangat disuka oleh semua_
_Adat Deli sangatlah luhur_
_Mari kita jaga bersama_

"Di dalam gelar adat ini saya merasakan terkandung amanah, terkandung tugas berat yang diberikan kepada saya untuk mewujudkan harapan dari Kesultanan Deli, harapan dari kerajaan-kerajaan se-Nusantara, harapan dari para pemangku adat Indonesia, harapan dari para ulama untuk terus bekerja keras bersama-sama dengan semua elemen bangsa membawa Indonesia bergerak maju, bergotong royong mewujudkan Indonesia yang _baldatun thayyibatun wa rabun ghafur_," kata Presiden.



*Energi Utama Kemajuan Bangsa adalah Kebudayaan*

Kepala Negara percaya bahwa di dalam kemajuan Indonesia ada tradisi dan kebudayaan bangsa yang menjadi sumber energi besar. Kebudayaan Nusantara yang sangat beragam, sangat kaya nilai-nilai luhur, dan sangat kaya kearifan lokal menurut Presiden, menjadi kepribadian bangsa dan modal untuk meraih kemajuan.

"Banyak yang berpikir bahwa yang namanya kemajuan itu mengesampingkan budaya, meminggirkan adat istiadat. Tapi bagi Indonesia, bagi kita justru energi utama kemajuan kita adalah kebudayaan," lanjutnya.

Presiden menuturkan banyak bangsa yang menjadi maju karena mengakar kuat pada budayanya. Ia pun mencontohkan beberapa negara seperti Korea Selatan dan India yang bergerak maju tanpa melupakan budayanya.

"Lihat India yang sudah maju dengan berbagai teknologi tapi budayanya tidak ditinggal, bahkan budaya India sudah sangat dikenal di berbagai belahan dunia. Mereka juga bergerak maju dengan mengakar pada budaya," ujarnya.

Oleh karena itu, Presiden mengajak semua pihak Keraton, Kesultanan, Raja, Pemangku Adat se-Nusantara untuk bersama-bersama memajukan kebudayaan Indonesia.

"Kita mengarungi perjalanan zaman yang panjang dengan bermodalkan kapal budaya kita dan saya yakin Indonesia akan sampai di tempat tujuan, yaitu Indonesia maju dengan tetap mempertahankan nilai-nilai luhur asli bangsa Indonesia," ucapnya.

Medan, 7 Oktober 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin


Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.