FOTO :Ketua Partai Hanura Kota Padang Fefrizal memasang jas PKB sebagai tanda dia resmi menjadi anggota dan mencaleg di PKB untuk DPRD Padang, Rabu(11/7) di Katagian Resto (wanteha)
INFO PADANG - Ketua Hanura Kota Padang Fefrizal mendaftar Calon Legislatif (Caleg) DPRD Padang Dapil Padang IV ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyampaikan dengan alasan bahwa PKB merupakan Parpol yang tingkat kenyamanannya di atas rata-rata Parpol lain peserta Pemilu, apalagi era 2019 menjadi ujian bagi kebangkitan partai berbasiskan Islam.

Itulah menjadi alasan Ketua Hanura Kota Padang Fefrizal mendaftar Calon Legislatif (Caleg) DPRD Padang Dapil Padang IV ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Fefrizal mengatakan dirinya ingin menjadi pejuang kebangkitan Islam di pesta demorkrasi 2019, dan saya amati PKB sebagai Parpol punya basis pemilih Islam terbesar, teduh, damai dan nyaman, saya ingin menjadi bagian itu.

Fefrizal membantah karena faktor internal di Partai Hanura selama ini jadi pemicu pengusaha minyak dan gas Sumbar ini hengkang dari Hanura.

“Tidak itu, semata-mata karena saya ingin berpartai nyaman saja dan PKB membuktikan,  bahkan kadernya di menteri Kabinet Jokowi juga menunjukan kinerja untuk masyarakat Indonesia,”ujarnya saat jumpa pers dengan wartawan di Katagian Resto Silungkang I Padang, Rabu (11/7)

Dampak Fefrizal mencaleg ke PKB, terungkap di jumpa pers tadi, langkah Ketua DPC Hanura Kota Padang akan diikuti loyalisnya.

“Saya tidak mengajak kawan-kawan lain pindah Caleg ke PKB atau Parpol lain ya, dari 45 Caleg Hanura siap daftar ke KPU, atas nama loyalitas berteman, hampir separo juga pindah Caleg ke Parpol lain,”sebutnya .

Menurut mantan Sekretaris Hanura Padang Zulhendry, Fefrizal pindah Caleg ke PKB justru akan berdampak kepada target Partai Hanura Padang.

“Dulu waktu saya dan Fefrizal jadi pimpinan Hanura Padang, kami menargetkan mempertahankan satu fraksi dengan jumlah kursi meningkat, saya lebih dulu hengkang dan mendaftar ke PDI Perjuangan, hari ini Fefrizal, pasti berdampak kepada perolehan kursi Hanura di DPRD Padang, atau jika Hanura tidak segera mengganti Ketua, saya pastikan tidak ada Caleg Hanura di Kota Padang, karena ditolak oleh KPU,”ujar Zul Togo biasa disebut kalangan pengusaha perminyakan dan gas elpiji di Sumbar.

Pada jumpa pers tadi, Fefrizal mengucapkan terima kasih kepada PKB yang menerima pencalegannya dengan tangan terbuka dan bersahabat.

“Cara PKB begini yang saya rindukan dalam berpartai, terima kasih Pak Akmal Ketua PKB Padang telah menerima saya,”ujarnya dengan menanggalkan jas Partai Hanura menggantinya dengan Jas PKB.

Sumber: (wanteha)

 
Top