Infonusantara [PADANG] - Pemerintah Kota Padang terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penerimaan pajak daerah. Pasalnya, lebih dari 72 persen penerimaan PAD berasal dari pajak daerah.
Penjabat Senentara (Pjs) Walikota Padang Drs. Alwis mengatakan, pajak merupakan sumber penerimaan PAD yang paling besar. Lebih kurang 72 persen dari PAD adalah dari pajak.

"Makanya masyarakat wajib pajak perlu terus diingatkan untuk kepatuhan membayar pajak. Kita selaku ASN harus menjadi teladan," kata Alwis saat perdana memimpin upacara di lingkungan Pemko Padang selaku Pjs. walikota, kemarin.
Untuk itu, kata Alwis lagi, perangkat-perangkat daerah yang memberikan pemasukan PAD agar bekerja maksimal. Potensi-potensi PAD agar terus digali untuk bisa membangun kota lebih pesat untuk kesejahteraan warga.
"Maksimalkan pendapatan agar bisa membangun kota ini dengan lebih dan bisa mensejahterkan kota," ujarnya.
Pada upacara bulanan di GOR H. Agus Salim itu, Pjs. Walikota Padang juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah perusahaan, hotel dan perorangan yang taat membayar pajak. Penghargaan dari Pemerintah Kota Padang ini diberikan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Kepala Bapenda Adib Alfikri mengatakan, penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi wajib pajak, baik perusahaan maupun perorangan. Hal ini akan berdampak terhadap peningkatan penerimaan pendapatan daerah agar maksimal untuk pembabgunan.
"Penghargaan ini sebagai motivasi untuk menumbuhkan kepatuhan wajib pajak agar tepat waktu menunaikan kewajibannya," ujarnya.(timhumas)
 
Top