Latest Post

 


INFONUSANTARA.NET -- Sebanyak 40 kendaraan sepeda motor berbagai jenis di amankan anggotanya Satlantas Polres Dharmasraya dalam operasi Yustisi pada Sabtu malam Minggu 17 Juli  2021 lalu.Diduga kendaraan sepeda motor tersebut tidak melengkapi kelengkapan kendaraan tersebut.

Kapolres Dharmasraya AKBP Anggun Cahyono, S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Dharmasraya IPTU Feri Yuzaldi.SH yang saat di temui awak media di ruangan SatLantas Polres Dharmasraya pada hari Senin (19/07/2021) mengatakan, dalam pelaksanaan operasi Yustisi pada Sabtu malam Minggu 17 Juli  2021 lalu dipimpin langsung oleh Kapolres Dharmasraya AKBP Anggun Cahyono, S.I.K bersama Anggota Polres Dharmasraya.

Kami dari Satuan Lalu Lintas telah mengamankan sebanyak 40 kendaraan sepeda bermotor berbagai jenis yang melanggar. 

Tidak adanya perlengkapan kendaraan di antaranya tidak memakai helm dan tidak memiliki SIM,kemudian tidak ada STNK, apa lagi tidak adanya plat nomor polisi kendaraan sepeda motor tersebut.

Dalam pelanggaran tersebut anggota kami Satlantas Polres Dharmasraya melakukan penindakan dengan melakukan penilangan sebanyak 40 kendaraan sepeda motor tersebut dan selanjutnya menunggu jadwal  persidangan tilang di pengadilan.

"Kami tidak main - main bagi siapa yang melakukan pelanggaran dan peraturan lalu lintas akan kami tindak. Karena keselamatan dalam berkendaraan adalah nomor satu,"ucap Kasat Lantas Polres Dharmasraya IPTU Feri Yuzaldi.

Di tambahkan Kasat Lantas Polres Dharmasraya IPTU Feri Yuzaldi.SH, ia menegaskan kepada masyarakat kabupaten Dharmasraya yang memiliki khususnya sepeda motor, untuk melengkapi perlengkapan kendaraan nya seperti Plat Nomor Kendaraan (Nopol) wajib di pasang dan kemudian menggunakan helm dan surat kendaran seperti SIM dan STNK. 

"Dan kami mengimbau jangan ugal - ugalan di jalan, utamakan keselamatan dalam mengendarai kendaraan. Ingat keluarga di rumah,siapa yang melanggar kendaraan di wilayah Hukum Polres Dharmasraya akan kami tindak secara tegas," ucap Kasat Lantas Polres Dharmasraya IPTU Feri Yuzaldi.SH. (****).

Laporan:MsX

Gubernur Mahyeldi serahkan sapi kurban Presiden ke Masjid Raya Sumbar

INFONUSANTARA.NET -- Gubernur Sumatera Barat mahyeldi menyerahkan secara simbolis sapi kurban dari presiden Joko Widodo kepada pengurus Masjid Raya Sumatera Barat.

"Sapi kurban seberat 1,2 ton ini akan disembelih di Masjid Raya Sumatera Barat, dibagi ke dalam 1000 kantong, dan diantarkan kepada masyarakat yang membutuhkan," katanya di Padang, Senin (19/7/2021).

Gubernur mengatakan, meskipun sapi itu akan disemblih di Masjid Raya Sumbar pada momentum Idul Adha 1442 hijriah bertepatan dengan 20 Juli 2021, namun untuk mengantisipasi kerumunan pada masa pandemi, daging akan diantar ke alamat penerima.

"Panitia akan menyiapkan tim untuk mengantarkan daging kurban ke rumah penerima. Jadi tidak perlu dijemput," katanya.

Sapi yang terpilih sebagai sapi kurban presiden di Sumatera Barat merupakan sapi milik peternak asal Pulai Sungai Talah Bukit Lurah, Nagari Gadut, Kecamatan Tilatangkamang, Kabupaten Agam yang dibandrol sekitar Rp85 juta.

Sapi itu berkelamin jantan dengan jenis simental, berusia sekitar empat tahun dengan berat mencapai 1,2 ton. 

Sapi itu terpilih setelah menyisihkan lima sapi simental, PO dan limousin milik peternak dari Kota Payakumbuh, Pariaman, Kabupaten Tanahdatar dan Pesisir Selatan dengan berat 900 kilogram sampai satu ton.

Mahyeldi mengatakan kebijakan mengantarkan daging qurban ke rumah penerima itu diambil sebagai langkah antisipasi karena kota Padang saat ini sedang melaksanakan PPKM darurat yang menuntut tidak diperbolehkannya terjadi kerumunan.

Karena itu selain penyembelihan di Masjid Raya Sumbar, penyembelihan di masjid-masjid lain di provinsi itu, terutama untuk daerah yang menerapkan PPKM darurat diharapkan juga mengambil kebijakan untuk mengantarkan langsung daging qurban ke rumah masyarakat.

"Jangan sampai terjadi penumpukan masyarakat atau kerumunan di masjid saat antre mengambil daging Kurban," ujarnya.

(*)

INFONUSANTARA.NETSukses melatih para pelajar ikut Paskibraka mewakili Kabupaten Pesisir selatan ketingkat Nasional dan Provinsi tahun 2021, Dua anggota Kodim 0311/Pessel di dapuk penghargaan dari Bupati Pessel.

Pelajar yang lolos paskibraka ketingkat Nasional itu Flora Flecia Tanjung Siswi SMA 1 Tarusan sedangkan tingkat provinsi Aditya Aprilia Maulana Siswa SMA 2 Painan. Kedua pelajar tersebut utusan Kabupaten Pesisir selatan.

Sementara kedua pelatih yang menerima penghargaan yaitu, Pelda Nofrizal dan Serka Svend Pri. Penghargaan yang di berikan oleh Bupati Pessel di serahkan pada acara Pelepasan anggota calon Paskibraka Nasional dan Provinsi dari Pessel, Senin (19/7/2021) di Lapangan apel Kantor Bupati Pessel.

Pada kesempatan itu Bupati Pessel Rusma Yul Anwar menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota Kodim 0311/Pessel yang telah mendukung 2 orang pelajar yang di latih paskibraka, sehingga lolos ketingkat Provinsi dan Nasional.

“Patut kita berikan apresiasi kepada kedua pelatih anggota Kodim 0311/Pessel yang mampu membawa putra-putri Kabupaten Pessel mengikuti paskibraka tingkat Provinsi dan Nasional tahun 2021 ini” ucap Bupati dengan bangga.

Sementara itu Dandim 0311/Pessel Letkol. Inf Gamma Arthadila Sakti mengatakan, ia sangat berterimakasih kepada bupati Pessel karena, telah mengapresiasi anggota nya, dan memberi penghargaan.

“Semoga dengan adanya apresiasi ini bisa membuat giat anggota dalam melakukan kegiatan yang sangat bermanfaat untuk Pessel kedepan “tutupnya, (Pendim 0311/Pessel).


Editor : Heri Suprianto

Denny Siregar/ Cokro TV

INFONUSANTARA.NET -- Pegiat media sosial, Denny Siregar menyindir kader-kader Partai Demokrat yang ramai membalasnya usai menyindir Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Denny Siregar menyindir bahwa seluruh kader Demokrat saja tak mampu melawannya yang hanya sendirian.

“Lah ngelawan gua sendirian aja, seluruh kader Demokrat gak sanggup. Gitu kok mau ngelawan Jokowi,” katanya melalui akun Dennysiregar7 pada Senin, 19 Juli 2021.

Sebelumnya, para elite Partai Demokrat memang ramai membalas Denny Siregar yang menyindir SBY soal kasus korupsi Proyek Hambalang.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Ossy Dermawan menyindir bahwa Denny Siregar mungkin adalah binatang film masa depan hollywood.

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Demokrat, Herzaki Mahendra juga turut membalas bahwa Proyek Hambalang sebenarnya dapat diteruskan.

“Tapi dibuat jadi ‘Candi’ oleh Presiden Jokowi. Jokowi bisa mengurangi korban jiwa warga andai saja di awal tidak mengentengkan pandemi covid-19 ini demi ekonomi. Jokowi membuat candinya sendiri,” ungkapnya.

Deputi Bakomstra Demokrat, Ricky Kurniawan juga turut menyindir keras dengan menyebut Denny “Binatang Sinetron Congor TV”.

Ia mempertanyakan apa hebatnya Denny, selain membuat hoaks yang menyebabkan Pandemi mewabah di Indonesia.

“Ribuan rakyat mati sekarang dan loe turut andil sebagai penyebabnya,” tandas Ricky Kurniawan.

Tak ketinggalan Syahrial Nasution yamg merupakan Deputi Balitbang Partai Demokrat juga turut membalas Denny.

“Hebat itu pemimpin bengis yang menilai tumbangnya ribuan nyawa manusia lewat statistik. Kemudian buzzeRpnya bekerja puja-puji,” kata Syarial.

“Mustahil SBY mampu bermain sinetron di tengah malam buta. Sambil nenteng-nenteng beras. Ganggu rakyat tidur aja, bawa-bawa lampu kamera segala. Mereka besok mau kerja!” katanya.

Demikian beberapa balasan dari para elit Partai Demokrat yang berhasil dikumpulkan Makassar Terkini.

Adapun cuitan Denny Siregar yang dipersoalkan adalah komentarnya soal kemunculan SBY di film hollywood “The Tomorrow War”.

“Trus, apa hebatnya ya muncul cuman sekian detika doang ?? Sedangkan Hambalang muncul seumur hidup,” kata Denny pada Minggu, 18 Juli 2021.

Source:terkini.id

 

Abu Janda sembuh. Instagram /permadiaktivis2.

INFONUSANTARA.NET --Kabar bahagia datang dari aktivis media sosial, Permadi Arya atau akrab disapa Abu Janda yang akhirnya dinyatakan negatif alias sembuh dari Covid-19.

Saking senangnya, Abu Janda bahkan tampak melakukan sujud syukur dalam foto yang diunggahnya.

Ia juga memuji para nakes alias tenaga kesehatan yang telah merawatnya, menyebut mereka sebagai jihadis atau pejuang sebenarnya.

Ya, Abu Janda sangat berterima kasih kepada para dokter dan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Mayapada yang ikut mengawal kesembuhannya.

Ia menyebut mereka sebagai jihadis pejuang sebenar-benarnya, para santo, serta pahlawan.

Adapun hal itu disampaikan oleh Abu Janda melalui akun media sosial Instagram resminya pada hari ini.

Ia tampak begitu senang karena akhirnya berhasil sembuh meski memiliki komorbid dan mengalami gejala berat saat terinfeksi Covid-19 beberapa waktu lalu.

“SAYA DIKASIH PULANG! Saya terpapar, saya komorbid, saya berat, tapi saya selamat,” tulis Abu Janda, dikutip terkini.id pada Senin, 19 Juli 2021, via Instagram.

“berkat kerja keras para dokter dan nakes. jihadis pejuang sebenar-benarnya, para santo, para pahlawan.”

Lebih lanjut, aktivis itu menyinggung soal harapan yang masih ada untuk Indonesia bisa melewati pandemi ini lantaran merasa bahwa dirinya yang hampir mati pun nyatanya kini selamat dari ganasnya Covid-19.

Untuk itu, Abu Janda lantas memberi motivasi penyemangat agar rakyat Indonesia tak menyerah begitu saja.

“Saya yang hampir mati bisa selamat.. harapan masih ada, kita akan lewati semua ini meskipun berat.. DON’T GIVE UP.”

Sekali lagi, Abu Janda berterima kasih kepada sejumlah dokter dan para kru nakes yang telah merawatnya.

“Terima kasih dokter Monica @threes_rahardjo, dokter Shinta @shintavera, dokter Doni, dokter Septian, dan seluruh kru nakes RS Mayapada. KALIAN MALAIKATKU,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Abu Janda positif Covid-19 hingga harus menjalani isolasi mandiri yang pada akhirnya dilarikan ke ICU RS Mayapada Jakarta Selatan karena keadaannya sempat memburuk.

Source: terkini.id

INFONUSANTARA.NETJajaran polsek sikakap melakukan penangkapan terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang merupakan salah satu penumpang KMP. Gambolo.

Penangkapan pelaku insial RA (35) warga Dusun Sikakap Barat ini setelah kapal Gambolo merapat di pelabuhan WK sikakap, Dusun HVA, Kecamatan Sikakap, sekira pukul 07.30 WIB, Minggu (18/7/2021).

Pelaku di tangkap berdasarkan informasi masyarakat yang tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP/A/13/VII/2021/Polsek, tanggal 18 Juli 2021 tentang penyalahgunaan Narkotika jenis sabu.

Kapolsek Sikakap, AKP.Tirto Edhi mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari informasi masyarakat bahwa ada salah satu penumpang tujuan sikakap membawa barang haram jenis sabu-sabu.

“Dari informasi itu, kita bersama anggota turun langsung ke pelabuhan sambil menunggu kapal gambolo merapat di dermaga” sebut Kapolsek.

Setelah kapal gambolo merapat, Kapolsek bersama anggota melakukan pemeriksaan terhadap orang yang di duga membawa dan menggunakan sabu berada di atas kapal.

“Hasil pemeriksaan barang bawaan pelaku, ternyata di temukan narkotika jenis sabu siap pakai yang sudah di masukan kedalam kaca pirek” ucap Kapolsek.

Proses selanjutnya pelaku bersama barang bukti di bawa ke mako polsek sikakap untuk di proses sesuai hukum yang berlaku di negara republik Indonesia.



Editor : Heri Suprianto

INFONUSANTARA.NET - Polres Kepulauan Mentawai melaksnakan upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari Dinas Kepolisian personel Polres Kepulauan Mentawai yang di gelar di Mako Polres Mentawai.

Pelaksanaan upacara PTDH yang berlangsung di halaman Mako Polres Mentawai di Pimpin Langsung Kapolres Mentawai, AKBP.Mu”at, SH,MM di hadiri sejumlah PJU, para Kasat dan personel.

“Upacara PTDH terhadap Iptu DSN ini secara In absensia artinya bersangkutan tidak hadir” ucap Kapolres kepada media, Minggu (18/7/2021).

Pemberhentian Iptu.DSN ini, sebut Kapolres berdasarkan surat kepolisian Daerah Sumatera Barat Nomor : Kep/951/5/2021 tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari Dinas Polri terhitung mulai tanggal 31 mei 2021.

Iptu DSN terbukti secara sah dan menyakinkan melanggar pasal 14 ayat 1 huruf a peraturan pemerintahan Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2003 tentang pemberhentian anggota Polri dan pasal 11 huruf e peraturan Kapolri Nomor 14 tahun 2021 tentang kode etik profesi polri.

Kapolres menyebut, sebenarnya sebelum di lakukan upacara PTDH ini prosesnya cukup panjang dengan penuh pertimbangan hingga sampai saat ini baru di putuskan dengan keputusan terakhir.

“Upacara PTDH ini di harapkan tidak ada lagi, mari kita benar-benar menjalankan kedinasan dengan selalu meniatkan ihklas dan menjalankan tugas serta hindari pelanggaran sekecil apapun” kata Mu’at kepada personel.

Ambil hikmah dari semua ini dan jadikan motivasi bagi personel lainnya agar tidak terjadi seperti ini, jadilah anggota polri yang menjadi lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tutupnya mengakhiri.


Editor : Heri Suprianto

INFONUSANTARA.NETMasa Pandemi covid-19 yang mendera di seluruh indonesia, khususnya di bumi sikerei, jajaran Polres Kepulauan Mentawai terus memberikan terbaik dalam melaksanakan tugas penanganan covid-19 di wilkum polres Mentawai.

Dalam pelaksanaan kegiatan setidaknya para personel berlomba-lomba untuk meningkatkan kinerja dan dedikasi yang terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pada kegiatan apel bersama di Polres Mentawai, Bripka. Batara Dy Harahap di dapuk penghargaan pelaporan BLC terbaik dan terbanyak yang diserahkan langsung Kapolres Mentawai, AKBP.Mu’at, SH,MM di halaman mako polres mentawai.

“Penghargaan yang kita berikan kepada personel ini atas peran aktifnya dalam penerapan pelaporan aplikasi Bersatu Lawan Covid-19 (BLC)” kata Mu’at kepada media, Minggu (18/7/2021).

Selain itu, Kapolres juga mengucapkan terima kasih kepada personel yang sudah memberikan pengabdian terbaiknya dan dedikasi di Polres kepulauan Mentawai.

“Kepada seluruh anggota agar berlomba-lomba untuk memberikan dedikasi dan pengabdian terbaiknya, meski berada di pulau terluar tetap optimis untuk meraih kesuksesan” ucapnya.

Dia mengajak seluruh personel, jangan pernah lelah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terutama dalam kondisi pandemi saat ini, masyarakat pasti membutuhkan perhatian, dukungan dan edukasi.

Nah, disini peran kita di tuntut dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, meski kondisi kita berada di kepulauan, tapi kita mempu memberikan terbaik kepada masyarakat” sebut Mu’at.

Sementara Bripka. Batara Dy Harahap saat di konfirmasi awak media menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Polres Mentawai terutama kepada pucuk pimpinan yakni Kapolres Mentawai yang telah memberikan penghargaan.

“Penghargaan yang kita terima ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan dedikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama di institusi Polri khususnya Polres Mentawai” kata Batara.

Dia menambahkan meski sudah berada di polres mentawai kembali, namun tetap terus memberikan yang terbaik, bukan hanya saat bertugas di polsek sikakap saja, ini lah perubahan untuk yang lebih baik lagi untuk meningkatkan kinerja.



Editor : Heri Suprianto

 

Kecelakaan Maut di Jalan Raya Lama Jorong Seberang Piruko Timur Dharmasraya

INFONUSANTARA.NET -- Kecelakan lalu lintas yang terjadi di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) di Jalan Raya Lama Jorong Seberang Piruko Timur Nagari Koto Baru Kecamatan Koto Baru Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat pada hari Sabtu kemaren (17/07/2021) mengakibatkan 2 orang pelajar dan mahasiswa, dan 1 ibu rumah tangga pengendara sepeda motor tersebut meninggal dunia.

Kasusnya saat ini dalam penyilidikan Satuan Lalu lintas Polres Dharmasraya.

Kapolres Dharmasraya AKBP Anggun Cahyono, S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Dharmasraya IPTU Feri Yuzaldi.SH saat dihubungi pada hari Minggu (18/07/2021) di daerah Gunung Medan mengatakan, betul sekali pada  Sabtu sore kemaren (17/7/2021) Anggota kami Satlantas Polres Dharmasraya mendapat informasi dari  masyarakat telah terjadi kecalakan lalu lintas di Jalan Raya Lama Jorong Seberang Piruko Timur Nagari Koto Baru Kecamatan Koto Baru Kabupaten Dharmasraya,yang mana dalam kecalakan lalu lintas tersebut telah terjadi takbrakan sesama sepada motor diantaranya Sepeda Motor Honda jenis Scoopy tanpa Nomor Polisi dengan Sepeda Motor Honda jenis Tiger tanpa Nomor Polisi.

Mendapat informasi tersebut anggota kami dari Unit Laka Lantas Polres Dharmasraya lansung menuju Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) di Jalan Raya Lama Jorong Seberang Piruko Timur Nagari Koto Baru Kecamatan Koto Baru Kabupaten.Dharmasraya untuk oleh TKP dan kemudian menuju Pukesmas Koto Baru.

2 orang pelajar dan mahasiswa, dan 1 ibu Rumah Tangga yang menjadi korban Kecelakan lalu lintas yang mengakibat meninggal dunia diantaranya Hafiz , umur 17 Tahun (pelajar) adalah Pengendara Sepeda Motor Honda Tiger tanpa Nomor Polisi yang beralamat, Jorong Sungai Lancar Nagari Koto Salak Kecamatan Koto Salak Kabupaten Dharmasraya.

Kemudian Korban selanjutanya Leni umur 21 tahun (Mahasiswa) Alamat: Jorong Sungai Atang Nagari Batu Rizal Kecamatan Padang Laweh Kabupaten Dharmasraya dan Meilan Indri 29 tahun Ibu rumah Tangga (IRT) korban ini Pembonceng Sepeda Motor Honda jenis  Scoopy tanpa Nomor Polisi,   

Kronologis kecalakan tersebut berawal ketika korban Sepeda Motor Honda Scoopy mengendarai sepeda motornya sedang berjalan diduga agak ketengah jalan tersebut dalam kecepatan sedang dari arah yang berlawanan datang korban pengendara Sepeda Motor Honda Tiger diduga dalam kecapatan tinggi,karena keadaan sudah dekat kecalakakan lalu lintas tersebut tidak dapat dihindarkan , akibatnya korban terkapar di TKP tersebut.

Mendengar ada kecalakaan lalu lintas tersebut warga membantu korban untuk membawa ke Pukesmas Koto Baru,karena ke 3 orang korban mengalami luka yang  sengat serius,atau luka berat pada bagian kepala dalam penanganan dan perawatan medis Pukesmas Koto Baru,Ke 3 Orang kecalakan lalu lintas di antaranya 2 orang pelajar dan mahasiswa, dan 1 ibu rumah tangga meninggal dunia,dan telah di ambil dan semayamkan oleh pihak keluarganya.

Kasat Lantas Polres Dharmasraya IPTU Feri Yuzaldi.SH menegaskan kepada masyarakat Kabupaten Dharmasraya yang memiliki kususnya Sepeda Motor,untuk memperlengkapan kendaraannya seperti Plat Nomor Kendaraan (Nopol) wajib di pasang dan kemudian menggunakan helm dan surat kendaran seperti SIM dan STNK.

"Dan kami mengimbau jangan ugal ugalan di jalan,utamakan keselamatan dalam mengendarai kendaraan.Ingat keluarga di rumah,siapa yang melanggar kendaraan di wilayah Hukum Polres Dharmasraya akan kami tindak secara tegas,"ucap Kasat Lantas Polres Dharmasraya IPTU Feri Yuzaldi.SH  (***)

Laporan:MsX

Kodim 0310/SSD bersama Dinkes Dharmasraya Gelar Serbuan Vaksin COVID-19 di Pasar Pulau Punjung

INFONUSANTARA.NET -- Dalam memutus mata rantai covid -19 dan menjalankan program vaksinasi nasional, Kodim 0310 /SSD bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya,menggelar kegiatan dengan tema Serbuan Vaksinasi Covid-19 Pakai Masker Harga Mati Kalau tidak pakai masker bisa mati di masa pandemi Covid-19, pada hari Minggu (11/07/2021) di halaman parkir pasar Pulau Punjung.

Kegiatan vaksinasi massal dihadari oleh Dandim 0310/SSD Letkol Inf Endik Hendra Sandi, S.Sos.,M.I.Pol dan di damping Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya, Yosta Devina, S.Farm, Apt. dan Camat Pulau Punjung,Rizki Rulien Putra S.STP.Msi,kemudian Kepala Puskemas Sungai Dareh serta Wali nagari IV Koto Pulau Punjung, David Iskan,anggota Kodim 0310 /SSD, petugas medis Kesehatan Kabupaten Dharmasraya selanjutnya Perangkat pemerintahan nagari IV Koto Pulau Punjung,pengurus pasar baru Pulau Punjung.

Atusias pedagang dan warga melakukan vaksinasi meningkat,Kegiatan vaksinasi massal berjalan dengan aman dan terkendali.

Sementara itu Dandim 0310/SSD Letkol Inf Endik Hendra Sandi, S.Sos.,M.I.Pol saat di temui awak media mengatakan, pada hari ini kami dari Kodim 0310/SSD Wirabaraja,bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Dhramasraya serta pemerintahan nagari IV Koto Pulau Punjung,pengurus pasar baru Pulau Punjung melakukan vaksinasi masal di halaman parkir pasar Pulau Punjung.

Merupakan melaksakan program pemerintah tentang vaksinasi massal dan membantu pemeritah kabupaten dan kodya dalam melaksanakan vaksinasi ini di wilayah Kodim 0310/SSD.

Ditambahkan Dandim 0310/SSD Letkol Inf Endik Hendra Sandi, pada hari ini pada titik keramian,kususnya tempat pasar seperti halnya di pasar Baru Palau Punjung.Agar memudahkan masyarakat melakukan vaksinasi,Kita yang merapat di titik keramaian di fokuskan di pasar pada umumnya.

Sesuai jatah vaksinasi yang di berikan pemerintah 100 %, vaksin yang di bagaikan dalam tiga kelompok, 40% Dinas kesehatan Pemerintahan Daerah dan kemudian 30% untuk TNI selanjut 30% untuk Polri dalam vaksinasi Nasional,yang mana jatah TNI 30% yang lebih kurang 200 vial yang kami bagaikan di pasar baru Pulau Punjung.

"Harapan Kita kabupaten Dharmasraya 100% terbebas dari Covid 19 dan melaksanakan ekonomi dengan lancar,dengan di laksanakan pada tempat pasar ini.Dan Kabupaten Dharmasraya yang pertama dan bebas dari Covid -19,' tegas Dandim 0310/SSD Letkol Inf Endik Hendra Sandi (***)

Laporan:MsX

INFONUSANTARA.NETKebersamaan serta kedekatan dengan personel harus di lakukan seorang pemimpin, agar dalam melaksanakan kegiatan dapat berjalan dengan baik yang di perkuat dengan saling koordinasi.

Terlihat dalam kegiatan pelaksanaan serbuan vaksinasi di Desa Bosua, Kecamatan Sipora Selatan dalam perjalanan menuju ke lokasi, Dandim 0319/Mentawai, Letkol.Czi.Bagus Mardyanto dengan perwira dan personel tampak akrab saat berfoto bersama.

Fhoto bersama ini di manfaatkan Bagus Mardyanto bersama anggota sekaligus menikmati keindahan alam kepulauan mentawai yang disuguhkan dengan pasir pantai nan bersih dan indah untuk di jadikan momen selfi.

Meski mengarungi perjalanan yang cukup jauh menggunakan motor trail, namun selaku pimpinan Kodim 0319/Mentawai tak merasakan rasa lelah bersama personel, tetap semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kebersamaan ini sebagai wujud kedekatan dalam memperkuat silahturahmi sesama personel dalam melaksnakan tugas di lapangan, hal ini yang harus kita bangun terus menerus” kata Bagus Mardyanto kepada media, Minggu (18/7/2021).

Berbaur dengan anggota, kata dia musti di perkuat, nah membangun kebersamaan itulah yang harus terus di jaga, agar tetap solid dalam melaksnakan tugas baik di kantor maupun di lapangan, ujarnya.

Diakuinya perjalanan menuju ke Desa Bosua yang di rasakan tidak merasakan rasa letih, karena di barengi dengan canda tawa bersama personel sambil menikmati keindahan alam, meski kondisi akses jalan masih terbatas dengan melewati jalan curam, jembatan dan pantai hingga sampai ke lokasi pelaksanaan kegiatan.

Menurutnya, kegiatan yang di lakukan ini sederhana, selain itu memperkuat silahturahmi agar personel semakin solid dalam pelaksanaan tugas.

“Sesibuk apapun kegiatan yang kita laksanakan, sebagai seorang pemimpin kita harus manfaatkan waktu bersama anggota, baik di kantor maupun di lapangan” kata dia.

Kegiatan ini, Dandim mengajak anggota untuk istirahat sejenak sebelum kembali melaksanakan tugas pada fungsinya masing-masing, agar anggota tidak tidak terlalu kaku, maka di manfaatkan waktu untuk fhoto bersama.

“Ini salah satu bentuk keharmonisan yang di pupuk bersama personel saling sharing dan bertukar pendapat mengenai pelaksanaan tugas” kata dia lagi.

Maka kalau sudah tercipta keharmonisan, kesenjangan antara Pimpinan dan bawahan itu tidak terjadi dengan bercanda gurau bersama personel yang di rasakan itu keakraban, pungkasnya.


Editor : Heri Suprianto

2 Orang Diduga Pelaku Narkoba Jenis Sabu Diamankan Satresnarkoba Polres Dharmasraya

INFONUSANTARA.NET -- Menjelang hari raya Idul Adha,lagi - lagi dua orang Pemuda yang di duga pelaku narkotika jenis sabu yang di tangkap oleh anggota Satresnarkoba Polres Dharmasraya di daerah Jorong Padang Bungur Timur Kenagarian Abai Siat, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat pada hari Ju'mat malam (16/07/2021).

Dari tangan pelaku di temukan barang bukti narkotika golongan 1 jenis sabu.Satu orang dari Pelaku adalah resedivis dalam kasus yang sama.

Kapolres Dharmasraya AKBP Anggun Cahyono, S.I.K melalui Kasat Narkoba polres Dharmasraya Iptu Rajulan Harahap,SH yang di temui awak media di Rungan SatNarkoba Polres Dharmasraya pada hari Sabtu (17/07/2021) mengatakan, memang betul sekali pada Ju'mat malam anggota Satresnarkoba Polres Dharmasraya telah menangkap 2 orang pemuda yang diduga memiliki dan mengedar narkotika golongan 1 jenis sabu,di daerah Jorong Padang Bungur Timur Kenagarian Abai Siat Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya.

Satu orang dari Pelaku adalah resedivis dalam kasus yang sama.

Penangkapan 2 orang pelaku narkoba tersebut berkat informasi dari masyarakat dengan adanya diduga adanya sekelompok pemuda melakukan aktivitas narkotika sabu. Dan kedua pelaku tersebut berinisial KLD umur 32 tahun yang beralamat Jorong Suka Maju Kenagarian Koto Tinggi Kecamatan Koto Besar  Kabupaten Dharmasraya,kemudian pelaku yang kedua berinisial RSPD umur 34 tahun beralamat Jorong Padang Bungur Timur Kenagarian Abai siat Kecamatan Koto Besar Kabupaten Dharmasraya.

Dari tanagan pelaku ini di temukan barang bukti Narkotika golongan 1 jenis sabu di anataranya satu lembar kertas warna hitam yang di dalamnya terdapat , Satu buah plastik klip bening ukuran kecil yang berisikan butiran kristal bening diduga Narkotika Golongan I jenis Shabu,kemudian dua buah plastik klip bening ukuran kecil yang berisikan butiran kristal bening diduga Narkotika Golongan I jenis Shabu,satu buah kaca pirek warna bening, satu buah sendok plastik kecil warna bening, satu pak kecil plastik klip bening, satu buah handphone jenis Android merek VIVO warna biru,satu buah handphone jenis Android merek OPPO warna putih, lima lembar uang kertas pecahan Rp.100.000 (seratus ribu rupiah).

Dan saat ini ke dua orang pelaku telah di amankan di mapolres Dharmasraya untuk menjalankan penyilidikan lebih lanjut.

"Atas berbuatan pelaku tersebut dijerat Pasal 114 Jo Pasal 112 Jo Pasal 132 Undang Undang No 35 Tahun 2009, tentang  Narkotika.dengan ancaman 7 Tahun dan Maksimal 20 Tahun penjara,"tegas Kasat Narkoba polres Dharmasraya Iptu Rajulan Harahap (****)

Laporan:MsX

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.