Reses I 2021,Muharlion: Aspirasi Masyarakat Tiga Kelurahan yang Ditampung Banyak Seperti Tahun Lalu

 

Reses I 2021 Muharlion di Masjid Raya Kampuang Jambak Kel. Batipuh Panjang, Kamis (21/1)

INFONUSANTARA.NET-- Agenda masa rehat sidang (reses) I tahun 2021 terhitung tanggal 19 hingga 24 Januari, dan telah dilaksanakan di beberapa tempat di Kecamatan Kota Tangah oleh anggota DPRD Kota Padang, Muharlion terungkap aspirasi masyarakat yang ditampung masih banyak seperti tahun sebelumya.

Muharlion menyampaikan untuk permintaan masyarakat dalam reses.I yang dilaksanakan pada hari perdananya ,Selasa (19/1) di Kelurahan Lubuk Buaya dan dan selanjutnya di Masjid Al Hidayah Dadok Tunggul Hitam,Rabu (20/1) dan di Masjid Raya Kampuang Jambak Kel. Batipuh Panjang, Kamis (21/1), masih mencuat mengenai drainase dan jalan yang belum diperbaiki, bantuan modal usaha, bantuan masjid - mushalla.

Dan untuk program tahun ini melalui pokok - pokok pikiran (pokir) dewan, kita memang lebih banyak memfokuskan untuk drainase,jalan,bantuan modal usaha, bantuan masjid - mushalla. Sama halnya dengan permasalahan yang disampaikan masyarakat tadi dalam reses .

Reses I 2021 Muharlion di di Masjid Al Hidayah Dadok Tunggul Hitam,Rabu (20/1) 

Selain permasalahan tersebut, berbagai  hal juga disampaikan oleh para warga yang menghadiri reses anggota dewan ketua Fraksi PKS DPRD Kota Padang tersebut.

Seluruh aspirasi, dikatakan Muharlion, diterima dan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang ada untuk dijadikan bahan dimasukan ke dalam pokok pikiran (pokir) anggota DPRD. Seterusnya, akan dimasukan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Padang.

Dalam reses itu kepada masyarakat Muharlion menyampaikan bahwa pengembangan kota kedepan, dengan telah dibangun terminal type A di kawasan ini, tentu memberikan dampak ekonomi buat masyarakat.

Dia juga menekankan mulai saat ini,semua anak -anak kita harus sekolah, karena kita sudah menyediakan akses. Direncanakan tahun ini pembangunan bangunan baru permanen untuk dua SMPN baru.

"Masing-masing SMP 43 dibangun di kawasan Dadok Tunggul Hitam Kecamatan Koto Tangah, serta SMP 44 berlokasi di Pisang Kecamatan Pauh. Lahan sudah ada dan sudah dianggarkan melalui APBD dan mudah - mudahan juga ada dari APBN melalui bantuan DAK, "jelasnya.

Disamping itu ,kita juga menerima permintaan masyarakat mengenai sebidang perlintasan kereta api. Perlu jadi pertimbangan buat pemko untuk di koordinasikan dengan pihak PJKA, apalagi pasca tertabraknya Bus TransPadang beberapa hari yang lalu

Kemudian masalah sertifikat tanah warga di Tunggul Hitam yang masih tertahan di BPN, terkait kasus Lehar. Masyarakat setempat meminta agar proses pengeluaran sertifikat cepat ditindak lanjuti.

Selanjutnya mengenai pengendalian banjir di simpang Kalumpang. Masyarakat pertanyakan pengerjaan pengendalian banjir tersebut. Sebab pengaruh banjir dan abrasi sangat bepengaruh besar bagi masyarakat setempat.

"Seluruh aspirasi, dikatakan Muharlion, diterima dan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang ada untuk dijadikan bahan dimasukan ke dalam pokok pikiran (pokir) anggota DPRD. Seterusnya, akan dimasukan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Padang, "pungkasnya.

Juga dipaparkan, fungsi anggota DPRD itu adalah melakukan proses penganggaran, bersama pemerintah daerah membahas anggaran pendapatan belanja daerah Kota Padang dalam pembangunan fisik, pemberdayaan ekonomi dan lengkap semuanya.

Reses I 2021 Muharlion di Kelurahan Lubuk Buaya (19/1)
Reses yang dilaksanakan dihadiri Camat Koto Tangah, Magdalena, Lurah Lubuk Buaya , Riri Candra, Ketua RT, tokoh masyarakat, pemuda dan ibu - ibu dan bapak -bapak dari masyarakat setempat, "ungkap anggota dewan tiga periode dari PKS ini

Sebelumnya diberitakan Dinas Pendidikan Kota Padang segera membangun dua Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri baru. Masing-masing SMP 43 dibangun di kawasan Dadok Tunggul Hitam Kecamatan Koto Tangah, serta SMP 44 berlokasi di Pisang Kecamatan Pauh.(Inf)

[blogger]

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.