Banjir Genangi 50 Hektar Sawah Siap Panen di Kelurahan Bungus Barat Kec. Bungus Teluk Kabung

Puluhan Hektar Sawah Digenangi Banjir di Kampung Jaruai Kelurahan Bungus Barat Kec. Bungus Teluk Kabung
Infonusantara.PADANG - Intensitas hujan yang cukup tinggi terjadi di Kota Padang, Rabu(20/9) khususnya dikawasan Kecamatan Bungus Teluk Kabung, akibatkan puluhan hektar sawah menguning yang akan panen habis direndam banjir.

Dari pantauan media ini, puluhan hektar sawah diperkirakan gagal panen. Titik banjir terdampak paling parah berada di RW 03, 04,05,08 kampung Jaruai Bungus Barat. 

Fitra Yedi (42) salah seorang tokoh masyarakat setempat mengatakan, banjir yang terjadi memang banyak merendam lahan sawah warga. Saat ini puluhan hektar sawah siap panen bisa dikatakan gagal.

"Menurutnya padi yang menguning saat ini memang bisa dipanen ,namun hasilnya tentu tidak bagus lagi, bisa saja beras nya menghitam dan tentunya ini akan menjadi kerugian bagi petani, " katanya.

Lebih lanjut katanya, hujan deras diperkirakan turun sekitar pukul 13.30 Wib dan sekitar 2 jam atau pukul 14.30 Wib, air sudah memasuki rumah warga dengan ketinggian batas pinggang orang dewasa. Banjir ini tambahnya akibat luapan dari sungai Batang Timbalun. Kondisinya saat ini karena kecilnya aliran menuju arah  muara Bungus, sehingga terjadilah luapan air. 

Kita meminta ketegasan pemerintah kota agar bisa dilakukan pelabaran sungai kearah muara dan pembangunan Dam untuk sungai Batang Timbalun ini. "Jika hujan terus turun hingga malam nanti, bisa diperkirakan sebagian besar rumah warga dan sawah dikawasan Bungus Barat ini akan rata direndam banjir, ''ungkapnya.

Lurah Bungus Barat Erman, B.Rj. Nan Putih menyampaikan, kondisi banjir di Bungus Barat saat ini terdampak pada 3 RW dan 17 RT dikawasan kampung Jaruai. Sekitar 50 hektar sawah siap panen terendam banjir dan ada sekitar 800 KK terendam banjir.

Kondisi dilapangan sudah ada perahu karet dari BPBD, PMI Padang, namun untuk bantuan makanan dan lainnya belum ada. Kami saat ini minta untuk dibuatkan dapur umum, untuk kerugian diperkirakan sekitar Rp200 juta, " katanya.(Im7)

[blogger]

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.