Pilot wanita pertama di Indonesia Capt Indah Yuliani (Foto: dok. istimewa)


Infonusantara.net 
Indonesia berduka salah seorang wanita terbaik Captain Pilot Wanita Pertama untuk penerbangan sipil di Indonesia meninggal dunia. Indah Yuliani tutup mata untuk selamanya di usia 61 tahun, pada Jum'at (11/9/2020).
Capt Pilot Indah Yuliani meninggal dunia diketahui sebelumnya terpapar virus Corona (COVID-19). Ketika sakit, Indah atau yang akrab disapa Cipluk oleh rekan-rekannya, sempat berbagi cerita.

"Ikatan Pilot Indonesia (IPI) merasa sangat kehilangan dengan wafatnya Almarhumah Capt Indah Juliani (Cipluk)," tulis Ketua Dewan Etik IPI Capt Noor Wahjudie lewat pesan singkat, Sabtu (12/9/2020).

Noor Wahjudie mengatakan penghormatan IPI tak sekadar karena Indah pilot senior. IPI menilai Indah adalah sosok yang inspiratif bagi perempuan untuk mengembangkan potensi diri.

"Kami menghormati Almarhumah bukan hanya dalam kapasitasnya sebagai pilot senior. Tapi juga perannya dalam meng-encourage para wanita untuk mengembangkan potensinya secara penuh," ucap Noor Wahjudie.

Noor Wahjudie menuturkan Indah meninggal dunia pada Jumat (11/9). Jenazah dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta Timur (Jaktim).

"Selamat jalan, sahabatku. Damai dan berbahagialah di sisi-Nya," ujar Noor Wahjudie.

Dalam rekaman percakapan via WhatsApp yang dibagikan Ketua Dewan Etik Ikatan Pilot Indonesia (IPI) Capt Noor Wahjudie, Sabtu (12/9/2020), Indah mengatakan awalnya tak merasakan gejala Corona. Dia pun sempat melakukan tes PCR swab dan hasilnya negatif.

Setelah tes PCR kedua dinyatakan langsung positif. Pesan itu ditulis Indah pada Rabu (9/9). Dia lalu mengatakan kondisinya menurun setelah dinyatakan positif Corona. "Drop, temperatur 38,9 (derajat Celsius)

Indah sempat berpesan kepada rekan-rekan pilot untuk tak menyepelekan kesehatan. Dia juga bercerita sempat dipasangi ventilator.

Jadi untuk teman-teman, jangan pernah bilang kita baik-baik saja. Hikmahnya buat saya, Allah masih sayang saya, masih dikasih kesempatan bertahan sampai kemarin (8/9) malam ventilator baru lepas.

Capt Indah Yuliani pun sempat menceritakan berada di ruang ICU dan mendoakan rekan-rekan pilot agar memperhatikan kesehatan. 

"Take care ya, teman-teman," ucap Indah.

Pesan terakhir pilot yang dikenal sebagai alumni LPPU Curug Angkatan 28 dan Captain Pilot Wanita Pertama Indonesia itu pun viral di aplikasi Whatsapp, (12/9/2020).

Dimana Cipluk memperingatkan bahwa viruscorona ini tidak bisa dianggap sepele. Dalam pesan yang beredar, Cipluk mengaku awalnya tidak merasakan gejala apapun dan saat mengikuti tes Swab yang pertama hasilnya dinyatakan negatif.

Sayang saat tes Swab kedua hasilnya positif dan ia dinyatakan sebagai golongan pasien positif Covid-19 tanpa gejala alias OTG (Orang Tanpa Gejala).

Cipluk pun menjelaskan bahwa dirinya sempat kesulitan karena banyak rumah sakit yang menolaknya karena keterbatasan kamar yang ada.(dari berbagai sumber)

INFO NUSANTARA PERSADA

 
Top