Ilustrasi pemeriksaan Swab (foto:ist)
INFONUSANTARA.NET
PADANG - Penyebaran virus corona atau Covid-19 di Sumbar kian menjadi-jadi. Mayoritas, yang terinfeksi adalah orang yang melakukan perjalanan luar daerah melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Teranyar, Anggota DPRD Sumbar dan General Manager PLN Sumbar terkonfirmasi positif virus berbahaya tersebut.

Juru Bicara Covid-19 Sumbar Jasman Rizal, Jumat (21/8) mengakui, dua “pejabat” Sumbar itu dipastikan positif setelah hasil pemeriksaan swab test-nya keluar. Keduanya diketahui baru saja kembali dari perjalanan dinas ke Jakarta dalam pekan ini.

Anggota DPRD Sumbar berinisial A itu saat ini telah menjalani isolasi di Semen Padang Hospital (SPH). Begitu juga dengan GM PLN Sumbar Bambang diisolasi dan dirawat di SPH. “Hasil swab keduanya keluar Selasa 18 Agustus dan Kamis 20 Agustus 2020. Sekarang diisolasi dahulu,” kata Jasman yang juga Kepala Diskominfo Sumbar.

Jasman menyebut, anggota DPRD tersebut diketahui positif Covid-19 saat dilakukan tes swab di Gedung DPRD Sumbar Selasa (18/8). Ada sekitar 80 orang yang melakukan tes swab terdiri dari anggota DPRD, staf, ASN, tenaga ahli, dan Satpam. ”Kondisi dia sehat-sehat saja, jadi dia masuk orang tanpa gejala (OTG), sekarang sudah masuk isolasi,” katanya.

Dengan positifnya anggota DPRD Sumbar ini, Pihak Gugus Tugas neneruskan tracking dan tracing kepada keluarga dan orang-orang yang pernah kontak dengan A. “Kita juga imbau juga kepada orang-orang yang pernah kontak dengan beliau melakukan tes swab,” katanya.

Menurutnya, A diduga tertular karena sering melakukan perjalanan dari luar daerah. Sebelumnya ia telah melakukan perjalanan dari Jakarta dan Pekanbaru. Apalagi sebelumnya juga diketahui ada satu orang ASN di DPRD Sumbar yang juga terkonfirmasi Covid-19. Sehingga saat ini total sudah 2 orang yang terkonfirmasi terpapar Covid-19 di Kantor DPRD Sumbar.

GM PLN
Sementara GM PLN Unit Induk Wilayah Sumbar, Bambang Dwiyanto dinyatakan positif Covid-19 usai kembali dari Jakarta 18 Agustus 2020 lalu. Jasman Rizal mengatakan, Bambang berada di Jakarta sejak 14 Agustus lalu. Yang bersangkutan, menurutnya setelah kembali ke Sumbar, langsung test swab mandiri di Rumah Sakit (RS) BMC. Hasilnya keluar 20 Agustus 2020. Sekarang Bambang sudah isolasi di SPH.

”Selama menunggu hasil swab, beliau isolasi mandiri dan hanya berkontak dengan sekretaris pribadinya, sopir, satpam dan karyawan PLN yang mengantarkan surat-surat ke rumahnya. Hari ini di test swab berdasarkan tracing sebanyak 14 orang lagi dari pihak PLN,” ujarnya.

Ia kembali mengingatkan masyarakat Sumbar yang datang dari luar, agar memanfaatkan test PCR (swab) gratis yang telah disediakan Pemprov Sumbar. “Hampir semua yang terkonfirmasi positif Covid-19 punya riwayat datang dari luar Sumbar. Tak bosan-bosannya kami meminta masyarakat. Sepulang dari luar daerah Sumbar, manfaatkanlah test PCR (swab) gratis yang telah disediakan. Termasuk di BIM,” ujarnya.

Manager Humas PLN UIW Sumbar Afriman mengatakan, semua pegawai PLN wilayah Sumbar akan menjalani tes swab. “Ada sekitar 100 lebih pegawai yang akan menjalani tes swab,” kata Afriman.

Selain tes swab, PLN Sumbar juga akan melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh ruangan kantor. Meski demikian, kantor wilayah PLN Sumbar tidak tutup pelayanannya.

”Untuk pelayanan tidak tutup. Kita kan sudah terapkan protokol kesehatan yang ketat di kantor. Setiap masuk harus pakai masker, cuci tangan dan diukur suhu tubuh,” kata Afriman.

45 Kasus
Jasman Rizal mengungkapkan, Jumat (21/8) berdasarkan hasil pemeriksaan 2.003 sample spesimen oleh Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso, di bawah pimpinan dan penanggungjawab dr Andani Eka Putra, M.Sc, ditemukan sementara 43 sample terkonfirmasi positif Covid-19.

Sebanyak 45 orang positif Covid-19 tersebut, Kota Padang 24 orang, Kabupaten Padangpariaman 2 orang, TanahdDatar 4 orang, Kabupaten Agam 3 orang, Kota Bukittinggi 4 orang, Kota Padangpanjang 1 orang, Limopuluah Kota 2 orang, Kota Payakumbuah 4 orang, dan Kota Pariaman 1 orang. “Untuk pasien yang sembuh sebanyak 42 orang,” katanya.

Dia menyebut total sampai hari ini telah 1.527 warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 45 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Penambahan 45 orang positif ini merupakan jumlah terkonfirmasi positif terbanyak per hari yang pernah terjadi di Sumatera Barat. Sembuh bertambah 42 orang, sehingga total sembuh 999 orang dan meninggal bertambah 1 orang, sehingga total meninggal 46 orang. (ade)

Sumber:posmetropadang.co.id

INFO NUSANTARA PERSADA
 
Top