Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Ir.H.Mulyadi silaturahmi dengan masyarakat Kota Padang 
Infonusantara.net - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Ir.H.Mulyadi menegaskan, seorang pemimpin itu harus bisa dipercaya omongannya.

Hal itu disampaikannya dalam silaturahmi bersama masyarakat di Panti Asuhan Budi Mulya Ranah Kecamatan Padang Selatan Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (14/2). 

Pertemuan itu dihadiri Ketua DPC Partai Demokrat Kota Padang Ilham Maulana, anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang, Sekretaris DPD Partai Demokrat Januardi Sumka, kader partai Demokrat, dan ratusan warga dari 11 kecamatan di Kota Padang.

"Seorang pemimpin itu harus bisa dipercaya omongannya. Kalau berjanji harus ditepati, sebab janji itu tak hanya kepada rakyat, tetapi urusannya juga dengan Allah," ungkap Bakal Calon Gubernur Sumatera Barat ini.

Dikatakan Mulyadi, pemimpin itu harus satu kata dengan perbuatan. Jangan sampai hanya bisa menasehati saja, tapi miskin keteladanan. 

Ia menegaskan, dirinya siap melepas jabatan sebagai anggota DPR RI untuk maju sebagai calon Gubernur Sumatera Barat.

"Saya sudah mengikhlaskan diri saya untuk membangun Sumatera Barat. Selama menjadi anggota DPR RI sudah banyak yang saya perbuat, misalnya kelok 9, jalan dari Peisisir Selatan tembus Muko-muko, jalan di Pasaman dan lain sebagainya. Itu memakai dana APBN, tak mudah menggait dana APBN itu," ungkapnya.

Menurut Mulyadi, tak mudah menjadi pemimpin di Sumatera Barat. Sebab, jika dibanding daerah tetangga, seperti Riau, Sumbar minim Sumber Daya Alam.

"Untuk itu dibutuhkan pemimpin yang kuat jaringannya ke pusat, sehingga bisa menggait dana APBN ke daerah ini. Jika kita terpilih nantinya sebagai gubernur, kita siap berjuang di pusat merebut APBN itu," cakapnya.

Selain itu, kata Mulyadi, pemimpin di Sumbar harus mampu mengatasi pengangguran. Untuk itu, dibutuhkan pemimpin yang larinya kencang, sehingga ekonomi meningkat, pengangguran berkurang dan pembangunan jalan.

"Kita akan wujudkan Sumbar sajahtera dan berkah. Tak hanya sejahtera, tapi berkahnya harus pula," pungkasnya.(inf )
 
Top