Infonusantara.net :Camat Padang Timur Ances Kurniawan memaparkan seputar program dan kegiatan yang dilaksanakan di kecamatan yang ia pimpin. Salah satunya Program Hati Uda” (Perhatikan Usia Muda), yang telah dilaunching sejak 11 November 2019 lalu. Demikian disampaikan Ances dalam kegiatan diseminasi informasi bersama Dinas Kominfo Kota Padang di Media Center Balai Kota Padang, Rabu (22/1/2020).

Ia menjelaskan, pada peresmian program itu menghasilkan penandatanganan nota kesepahaman yang disepakati oleh stakeholder terkait di wilayah Kecamatan Padang Timur dengan disaksikan oleh Walikota Padang. Nota kesepahaman tersebut merupakan bagian penting dari Program “Hati Uda” yang mencakup beberapa bidang. 

"Antara lain yakni bidang kesehatan, bidang ketenagakerjaan, bidang ekonomi dan bidang K3 (kebersihan, keamanan dan ketertiban)," jelasnya.

Ances memaparkan, terkait bidang kesehatan, sesuai dengan judul Inovasi “Hati Uda” (Perhatikan Usia Muda), Kecamatan Padang Timur telah melakukan pemeriksaaan IVA Test bagi pegawai perempuan, Sadanis, Kadar CO bagi pegawai laki-laki dan perempuan, gula darah dan kolesterol secara gratis melalui petugas Puskesmas Andalas di Instansi masing-masing yang telah dilaksanakan sejak tanggal 14 sampai 26 September 2019.


"Target untuk tahun 2020 ini, dikarenakan Kecamatan Padang Timur mewakili Lomba IVA Test Kota Padang di tingkat Provinsi Sumbar dengan pencapaian sebanyak 4.800 jiwa. Untuk saat ini Kecamatan Padang Timur sudah mencapai 1.000 jiwa yang telah melaksanakan pemeriksaan termasuk seluruh ASN dan masyarakat se-Kecamatan Padang Timur. Sedangkan untuk tahap kedua, akan dilakukan pemeriksaan bagi masyarakat miskin penerima BDT (Basis Data Terpadu) dan guru se-Kecamatan Padang Timur yang dimulai pada Tanggal 22 Januari sampai 13 Februari 2020 dengan target 2.500 jiwa," paparnya.


"Alhamdulillah ini salah satu dari wujud pelaksanaan bidang kesehatan yang sudah berhasil di Kecamatan Padang Timur, dengan terwakilinya Kelurahan Jati dalam Lomba Kampung KB mewakili Provinsi Sumatera Barat di Tingkat Nasional dengan Icon “Rumah Data nya," sambungnya lagi.


Bidang selanjutnya terang Ances lagi yaitu bidang ketenagakerjaan. Hal itu ditandai dengan menyalurkan dan membina anak-anak putus sekolah yang telah dilatih melalui PKBM setempat serta memanfaatkan keahliannya dalam kegiatan perusahaan/instansi di wilayah kecamatan padang timur.


"Untuk tahun 2020 kita telah menyalurkan anak-anak putus sekolah sebanyak 34 orang yang berasal dari 5 kelurahan di Kecamatan Padang Timur untuk selanjutnya dilakukan proses belajar mengajar oleh PKMB Lokomotif di Kelurahan Sawahan Timur yang telah dimulai pada tanggal 20 Januari 2020," cetusnya.


Kemudian ditambahkannya yaitu bidang ekonomi. Yakni dengan memanfaatkan produk-produk UMKM lokal khususnya kuliner dan snack dalam aktifitas perkantoran seperti penggunaan dalam kegiatan rapat, kunjungan kerja (tamu) untuk oleh-oleh, dan catering makan siang.


Hal ini katanya, sejalan dengan Imbauan Walikota Padang Tanggal 13 Februari 2018 tentang tentang Imbauan Pemakaian Produk Lokal (Daerah) dimana warga Kota Padang dianjurkan untuk memakai sepatu, tas, pakaian sekolah dan lainnya yang berasal dari wilayah masing-masing. Ini juga sejalan dengan konsep “Hati Uda Kecamatan", serta pembangunan kampung tematik yang berada di Kelurahan Andalas dengan pembuatan workshop “sepatu dan tas berbahan jenis kulit” 


"Untuk tindaklanjut di tahun 2020, Kecamatan Padang Timur sudah melakukan langkah bersama dengan pihak pelaku usaha yaitu Bapak Al Zamar untuk pemakaian produk-produknya, bekerja sama dengan seluruh kepala sekolah di Kecamatan Padang Timur bagi siswa SD dan SMP, serta dalam waktu dekat akan dilakukan penjajakan bersama seluruh kepala sekolah melalui Dinas Pendidikan Kota Padang. Di samping itu, untuk promosi dan pemasaraan UMKM di Kecamatan Padang Timur, pihak kecamatan sudah menggandeng stakeholder sesuai dengan Nota Kesepahaman agar pada saat rapat-rapat dan menerima tamu kunjungan kerja memakai produk UMKM Kecamatan Padang Timur."


"Selanjutnya pihak Kecamatan juga akan menggandeng pihak OLIN (oleh-oleh Indonesia) yang merupakan salah satu pelaku usaha di Kecamatan Padang Timur untuk memasukkan produk-produk UMKM ke dalam aplikasi tersebut serta mempromosikan produk UMKM dalam aplikasi dimaksud. Salah satu tindaklanjut Nota Kesepahaman Hati Uda dengan adanya sosialisasi pemberian KUR bagi pelaku usaha di Kecamatan Padang Timur oleh Bank BRI yang dilakukan langsung pada Jumat 24 Januari 2020 yang dipimpin oleh Pimpinan Cabang BRI jl. Sudirman, Padang," terangnya.


Lebih lanjut papar Ances lagi, yaitu Bidang K3 (Kebersihan, Keamanan dan Ketertiban) berupa penyediaan bak sampah terpilah lima serta pembentukan Bank Sampah per-kelurahan. Kemduian disertai pembuatan peta digital (pengelompokan permasalahan ketertiban dan keamanan di masing-masing Kelurahan) sesuai dengan pelaksanaan SK Walikota Padang Nomor 101 Tahun 2016 tentang SOP Penertiban. 


"Sehingga kedepan Bapak Walikota Padang dapat melihat peta potensi permasalahan per kelurahan dan urgensi penyelesaiannya. Jadi, inilah beberapa hal terkait program Hati Uda yang telah dan akan dijalankan di Kecamatan Padang Timur. Kita tentu berharap dapat berjalan maksimal dan tercapai tujuan dan sasaran yang diinginkan," pungkasnya mengakhiri.(vid)

 
Top