Pencarian Korban Hanyut Terbawa Air Bah di Bukit Gado-gado Kecamatan Padang Selatan 

INFO PADANG - Memasuki hari ke lima untuk pencarian  Reksa Hardiansah (10) murid SDN 40 Kelurahan Bukit Gado-gado Kecamatan Padang Selatan yang  hanyut terbawa arus dari aliran banda dekat Masjid Jabaldin menuju pantai laut bukit gado-gado hingga Minggu (30/9) masih belum mendapati titik terang. 



Dalam pencarian  itu terlihat Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Kota Padang, Pemuda Pancasila (PP) MPC kota Padang, Pemuda Panca Marga (PPM),Kelompok Siaga Bencana (KSB), Team Resque Cepat (TRC) Semen Padang, Menwa Maharuyung, KBRC, KPA, serta masyarakat setempat. 

Informasi yang diperoleh,  peristiwa hanyutnya Reksa terjadi pada, Rabu (26/9), dimana Kota Padang saat itu di guyur hujan dengan intensitas yang cukup tinggi. Hilangnya berawal dari, Reksa sepulang sekolah dan ia bermain-main bersama temannya di banda Masjid Jabaldin. Namun malang bagi Reksa saat itu mendadak terjadi air bandang di aliran banda Masjid Jabaldin tersebut, sehingga Reksa langsung terbawa arus yang sangat deras.



Danru Alfa Tim Basarnas Padang, Riko Likardo menyampaikan pencarian sudah dilakukan dengan menggunakan dua perahu karet untuk  menyisiri pesisir pantai. Satu perahu hingga pulau si Nyaru dan satu perahu lagu hingga pulau pisang kecil dan besar. Informasi terbaru juga kami peroleh setelah sampai di pulau si Nyaru, ada satu korban jatuh kelaut diantara pulau Sinyaru dan Sirandah.

Lebih lanjut disampaikan hingga hari ini(Minggu,red) kita masih belum mendapat hasil keberadaan korban bernama Reksa (10) yang  hanyut terbawa arus dari aliran banda dekat Masjid Jabaldin bukit gado-gado, semua tenaga sudah dikerahkan untuk menyisir aliran banda Masjid Jabaldin hingga ke laut, " ujar Riko dari lokasi bukit gado-gado. 

"Untuk pencarian akan dilakukan selama seminggu,saat ini merupakan hari kelima dan kami akan lanjutkan pencarian semaksimal mungkin hingga Selasa (2/10) depan. Jika belum ada titik terang hingga hari ketujuh tersebut maka pencarian akan dihentikan, namun jika ada titik terang pencarian akan kembali dilakukan, "pungkasnya. 



Dari pantauan media ini dilapangan, kenyataan ini tidak bisa ditampik, meski  telah berjibaku selama lima hari mencari bocah yang hanyut di Kelurahan Bukit Gado-gado pada Rabu (26/09) lalu, namun rasa lelah dan putus asa tidak terlihat dari raut wajah mereka (anggota PP,red). Semangat kebersamaan dalam melakukan pencarian baru mereka sudahi pada pukul 19.30 WIB. 

Ketua PP MPC Kota Padang, Roy Madea Oka menyampaikan, bahwa kami dari organasi kepemudaan telah melakukan pencarian selama lima hari, namun belum ada titik terang, padahal kami telah menelusuri aliran banda Masjid Jabaldin bukit gado-gado dalam pencariannya." ujar Roy Madea Oka yang akrab dengan panggilan Boni ini.

Saya selaku Ketua MPC PP Kota bersama Sekretaris Denni Darlizon, telah menginstruksikan dan memotivasi seluruh jajaran untuk tetap melanjutkan pencarian atas hanyutnya Reksa. 



Kami akan mengerahkan seluruh tenaga untuk pencarian Reksa ini. Hal ini sesuai dengan motto nya, "Sekali Layar Terkembang, Surut Kita Berpantang" telah mengalir diseluruh urat nadi anggota PP dalam memberikan bantuan terhadap masyarakat," ungkapnya. 

Selaku Ketua PP MPC Padang dia pun  motivasi kepada seluruh anggota PP, "berikut tulisan motivasi tersebut 
Pancasila  !!!
Salam buat saudaraku, betul kita lelah  bung. Tapi kami yakin kita tak akan pernah mundur. bisa kah kita mengembalikan lagi sang anak kepangkuan ibunya ?. Apapun kondisinya.? Kita buatkan makam yang layak buat anak kita ini. Kita mandikan. Kita kafani. Kita sholat kan bersama.Kita tempatkan di tempat yang layak. Jangan menyerah saudaraku. !!! Semoga TUHAN besok hari memberikan izin bagi kita dan di mudahkan dalam pencarian dan evakuasi. Abadi, salam buat anak istri di rumah. MPC PADANG. (inf)


 
Top